cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 83 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2020)" : 83 Documents clear
PELATIHAN VERTIKULTUR KEPADA DASA WISMA MELATI 2 GEDANG ANAK UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG SEBAGAI UPAYA MELESTARIKAN LINGKUNGAN SELAMA PANDEMIC COVID 19 Tri Hardjanti Nugrahaningsih; Eny Trimeiningrum; Berta Bekti R
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.420-428.2020

Abstract

Tim pengabdian melakukan kegiatan pengabdian pada ibu ibu dasa wisma melati 2 Gedang Anak Ungaran Timur Kabupaten Semarang selama masa pandemic covid 19. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan penghijauan dengan memanfaatkan lahan sempit yang dimiliki sekaligus memanfaatkan barang barang bekas seperti botol air mineral atau lainnya, melalui pelatihan vertikultur atau menanam secara bertingkat menggunakan pot dari botol air mineral atau barang bekas lainnya. Metode pelaksanaan pengabdian adalah mengajak ibu ibu dasa wisma untuk terlibat dalam mengumpulkan barang bekas dan melakukan penanaman tanaman secara vertikultur. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah para ibu dapat memanfaatkan waktu di rumah selama pandemic covid 19 dengan menanam tanaman secara vertikal dan lingkungan menjadi semakin hijau. Kata kunci: Kesadaran lingkungan, Lahan Ssempit, Plastik, Vertikultur, Pemanfaatan barang bekas ABSTRACT The community service team carried out community service activities for the mother of the dasa wisma jasmine 2 Gedang Anak Ungaran Timur Semarang Regency during the Covid 19 pandemic. This service aims to increase reforestation by utilizing the narrow land that is owned while at the same time utilizing used goods such as mineral water bottles or others, through verticultural training or planting in terraced using pots from mineral water bottles or other used goods. The method of implementing this service is to invite dasa wisma mothers to be involved in collecting used goods and planting plants verticulture. The conclusion of this dedication is that mothers can take advantage of the time at home during the Covid 19 pandemic by planting plants vertically and the environment becoming greener. Keywords: Environmental Awareness, Verticulture, Narrow land, Plastic, Use of used goods
PENYULUHAN BAHAYA MEROKOK DALAM RANGKA PERINGATAN HARI PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) SEDUNIA DAN BULAN PEDULI KANKER PARU Russilawati Russilawati; Sabrina Ermayanti; Masrul Basyar
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.356-366.2020

Abstract

Padang Municipality has been making effort to improve quality of life for its citizens by providing out door facility trough weekly car free day program. Even though it is supposed to be fresh air there were many visitors still smoking tobacco so that caused air pollution. Tobacco smoking has been known as major risk factor for Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) and lung cancer. In addition tobacco smoking has been considered to have association with twenty millions premature deaths. Our objectives were to outspread knowledge about hazard of tobacco and smoking cessation campaign in commemoration of COPD word day and month of lung cancer care 2018. Counseling was implemented by presentation, discussion, leaflet, and quiz with door prize. Meanwhile, smoking cessation campaign was performed by waking around and giving present to individu who willingly put out the cigarette at the moment. Total 155 visitors were involved in the event. They were classified in three groups of never smoker, former smoker or current smoker. Furthermore, 74 self identified current smokers were assessed in regard of grade of smoking, nicotine dependence, and motivation to smoke by using standardized questioner. Analysis of interview found out most of visitors were mild smoker with low nicotine dependence, and had motivation for smoking by social influence and stress relief. The data could be considered in choosing smoking cessation program for community. Keyword: tobacco smoking, nicotine, COPD, lung cancer
EDUKASI BAHAYA PERGAULAN BEBAS TERHADAP PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PMS) PADA SISWA SMPN II MEUREBO Fitriani Fitriani; Teungku Nih Farisni; Yarmaliza Yarmaliza; Zakiyuddin Zakiyuddin; Fitrah Reynaldi
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.122-126.2020

Abstract

Pergaulan bebas dikalangan remaja dewasa ini semakin mengkhawatirkan. Remaja mempunyai rasa keingintahuan yang besar, menyukai pertualangan dan tantangan serta cenderung berani mengambil resiko atas perbuatannya tanpa didahului oleh pertimbangan matang. Penyakit Menular Seksual Bebas (PMS) yang terjadi pada remaja dewasa ini merupakan dampak pergaulan bebas. Dalam mengatasi masalah ini tentu memelurkan peran serta seluruh lapisan masyarakat, termasuk akademisi di bidang kesehatan masyarakat. Metode dalam kegiatan ini berupa penyuluhan /ceramah interaktif kepada siswa (siswi) SMPN II Mereubo. Penggunaan Metode ceramah/penyuluhan ini dengan pertimbangan bahwa (i) merupakan kelompok sasaran yang berpendidikan sehingga peluang untuk menerima dan menangkap informasi yang disampaikan cukup besar. Kegiatan pengabdian “edukasi bahaya pergaulan bebas terhadap penyakit menular seksual” melalui penyuluhan (ceramah) dengan sasaran siswa (i) SMPN II Meurebo berhasil dilakukan dengan baik, sehingga terjadi peningkatan pengetahuan siswa (i) setelah dilakukan penyuluhan. Kata Kunci : Edukasi, Pergaulan bebas, Penyakit menular seksual ABSTRACT Promiscuity among teenagers today is increasingly worrying. Adolescents have a great sense of curiosity, like adventure and challenges and tend to dare to take risks for their actions without careful consideration. Free Sexually Transmitted Diseases that occur in adolescents today are the impact of promiscuity. In overcoming this problem, of course the participation of all levels of society, including academics in the field of public health. The method in this activity is in the form of counseling / interactive lectures to students of SMPN II Mereubo. The use of this lecture / extension method with the consideration that is an educated target group so that the opportunity to receive and capture the information presented is quite large. The service activity "education on the dangers of promiscuity against sexually transmitted diseases" through counseling (lectures) with the target of students SMPN II Meurebo was successfully carried out, resulting in an increase in student knowledge after counseling. Keywords: Education, Promiscuity, Sexually transmitted diseases
RANCANG BANGUN MESIN CUCI TANGAN OTOMATIS PORTABEL UNTUK MENGURANGI EFEK PANDEMI COVID 19 Tri Hannanto Saputra; Herda Agus Pamasaria; Bondan Wiratmoko; Reza Hermawan; Romi Supriyono
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.534-540.2020

Abstract

Mesin cuci tangan otomatis adalah alat yang berfungsi untuk membersihkan tangan secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi efek pandemi Covid 19 melalui rancang bangun mesin cuci tangan otomatis portabel. Kelebihan mesin ini adalah dapat bekerja secara otomatis pada saat ada tangan yang ingin dibersihkan dan dapat dipindah dengan mudah. Mesin ini dapat mengeluarkan air kemudian mengeluarkan cairan sabun untuk membantu proses membersikan tangan. Sensor infra merah (infrared) pada kran air dan cairan sabun digunakan untuk mendeteksi keberadaan tangan yang ingin dibersihkan. Air dikeluarkan melalui pompa yang diatur oleh selenoid valve. Relay digunakan untuk mengendalikan input dan output mesin ini. Sinyal yang terdeteksi pada infrared diteruskan sebagai input relay, kemudian relay meneruskan sinyal tersebut agar air dan cairan sabun dapat keluar secara otomatis. Mesin dilengkapi dengan baterai sebagai alternatif sumber tenaga. Penggunaan alat ini dapat mempermudah manusia dalam kegiatan membersihkan tangan. Kata kunci: Covid 19, Mesin cuci tangan otomatis, Pembersih tangan, Infrared, Selenoid valve ABSTRACT Automatic hand washing machine is a tool that functions to clean hands automatically. This study aims to reduce the effects of the Covid 19 pandemic through the design of a portabel automatic hand washing machine. The advantage of this machine is that it can work automatically when there is a hand that you want to clean and can be moved easily. This machine can remove water and then remove soap to help the process of washing hands. Infrared sensor (infrared) on water faucet and soap liquid is used to detect the presence of the hand that wants to be cleaned. The water is discharged through a pump which is regulated by the selenoid valve. Relays are used to control the input and output of this machine. Signal detected in infrared forwarded as an input relay, then the relay forwards the signal so that water and soap can come out automatically. The machine is equipped with a battery as an alternative source of power. The use of this tool can make it easier for humans to clean their hands. Keywords: Covid 19, Automatic hand washing machine, Hand sanitizer, Infrared, Selenoid valve
IPTEK BAGI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN: PENERAPAN METODE SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION) DI KECAMATAN NAMORAMBE, KABUPATEN DELI SERDANG, SUMATERA UTARA Jongkers Tampubolon; Yanto Raya Tampubolon; Ferlando Jubelito Simanungkalit; Jongkers Tampubolon
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.285-297.2020

Abstract

Meningkatkan produksi beras sebagai bahan pangan utama di Indonesia merupakan tantangan ketahanan pangan. Ketersediaan produksi dapat ditempuh tanpa harus meningkatkan penggunaan sumberdaya alam melalui peningkatan produktivitas lahan, mengingat masih besarnya kesenjangan antara produksi yang dihasilkan petani dan potensi yang dapat dicapai. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produksi padi di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, melalui penyuluhan dan pelatihan yang bersifat partisipatip dengan implementasi langsung pada areal usahatani petani peserta (demonstrasi plot), meliputi: (i) pemupukan tepat (jenis, jumlah dan waktu aplikasi), (ii) teknik sederhana seleksi benih, (iii) teknik sederhana pengolahan jerami (limbah produksi padi) menjadi pupuk organik yang diaplikasikan dalam budidaya padi, dan (iv) teknik penanaman padi metode SRI (system of rice intensification) dengan dua bibit per lubang tanam dengan umur bibit lebih pendek. Hasil yang diperoleh: (i) produksi padi meningkat dari sekitar 5,4 ton menjadi 8,75 ton/ha (peningkatan 62 %), (ii) penggunaan bibit berkurang dari 40-50 kg menjadi 10 kg/ha (turun 75 – 80 %), biaya pengolahan tanah dan penggunaan pupuk (Urea, SP-36 dan KCl) berkurang 50 %, dan (iii) petani mampu mengolah limbah panen padi (jerami) menjadi pupuk organik yang penggunaannya akan meningkatkan kualitas tanah. Kegiatan ini diharapkan dapat dikembangkan dari tingkat demplot menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas sehingga teknik budidaya ini semakin cepat diadopsi oleh petani padi di Sumatera Utara. Kata kunci: Ketahanan Pangan, Iptek bagi Masyarakat (IbM), Metode SRI (system of rice intensification), pengomposan pupuk organik, Sumatera Utara ABSTRACT Keywords: Food security, Sci-tech for community, System of Rice Intensification (SRI), Composting organic fertilizer, North SumatraTo increase rice production as a staple food in Indonesia is a challenge to food security in terms of availability, in line with population growth and an increase in per capita income. The availability of production can be pursued without having to increase the use of natural resources through increasing productivity, given the large gap between the production produced by farmers and the potential that can be achieved. This community service activity (sci-tech for the community) aims to increase rice production in Namorambe District, Deli Serdang Regency, North Sumatra, through participatory extension education and training with direct implementation in participating farmer’s farm (demonstration plots), including: (i) proper fertilization (type, quantity and time of application), (ii) simple seed selection techniques, (iii) simple composing techniques of paddy straw into organic fertilizers applied in rice cultivation, and (iv) rice planting method SRI (system of rice intensification) with two seeds per planting hole an earlier replanting. Results obtained: (i) rice production increased from about 5.4 tonnes to 8.75 tonnes / ha (an increase of 62%), (ii) the use of seeds was reduced from 40-50 kg to 10 kg / ha (decreased by 75 - 80 %), reducing of land processing costs as well as fertilizer application up to 50 %, and (iii) farmers are able to process rice harvest waste (paddy straw) to become organic fertilizer, which will improve soil quality. It is hoped that this method can be replicated to reach a wider group of farmers at the farm level.
PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DENGAN PENANAMAN ALPUKAT DAN PEPAYA CALIFORNIA UNTUK PENINGKATAN GIZI MASYARAKAT DI DESA TERONG KABUPATEN BANTUL Zuhud Rozaki; Arie Kusuma Paksi
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.56-62.2020

Abstract

Desa Terong memiliki cukup banyak kasus stunting. Perhatian terhadap pemenuhan pangan yang bergizi perlu dilakukan. Upaya peningkatan gizi masyarakat lewat pemanfaatan lahan pekarangan dengan penanaman tanaman buah seperti papaya California dan alpukat yang bergizi bisa menjadi solusi yang tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan gizi dan ekonomi masyarakat sasaran dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pendampingan. Masyarakat sasaran sangat antusias dengan kegiatan pengabdian ini, terlihat dari jumlah peserta saat penyuluhan dan penyerahan bibit pepaya california dan alpukat. Meskipun hasil dari tanaman buah tersebut membutuhkan waktu, masyarakat sasaran merasa bahwa upaya ini cukup membantu dalam usaha perbaikan gizi masyarakat. Bahkan masyarakat berpikiran bahwa penanaman tanaman buah di lahan pekarangan ini bisa menjadi potensi pengembangan desa menjadi desa wisata berbasis buah. Jangka panjang dari dampak kegiatan pengabdian ini sangat berarti mulai dari level keluarga sampai wilayah desa. Pemenuhan gizi keluarga secara mandiri lewat lahan pekarangan perlu dikembangkan, masyarakat perlu lebih disadarkan. Selain memberikan asupan gizi yang baik, juga bernilai ekonomis. Kata kunci: Lahan Pekarangan, Pepaya California, Alpukat, Gizi Masyarakat, Stunting ABSTRACT Keywords: Homegarden, California Papaya, Avocado, Community Nutrition, StuntingStunting cases in Terong Village are quite high. Attention on the nutrient food fulfillment need to be more serious. Efforts to increase people nutrition through homegarden utilization with planting california papaya and avocado can be solution here. This community service activity aims to increase people nutrition and economic through homegarden utilization. Method which was used is extension and assistance. The targeted community was very enthusiastic about this community service program, it can be seen from the number of participants during extension and handing over California papaya and avocado seeds. Although the results of the fruit crops need time, the targeted community feels that this effort is quite helpful to improve people nutrition. The targeted community thinks that planting fruit trees on homegarden can be a potential for village development to become a fruit-based tourism village. The long-term impact of these community service activities is significant from the family level to the village area. Fulfillment of family nutrition independently through the homegarden utilization, the community needs to be more aware. In addition to providing good nutrition, it is also economically valuable.
PEMBERIAN SEMBAKO DALAM UPAYA GERAKAN PEDULI MASYARAKAT DI ERA NEW NORMAL DI DESA MEDAN ESTATE KABUPATEN DELI SERDANG Ida Ria Royentina Sidabukke; Formaida Tambunan; Mestika Lumbantoruan
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.225-230.2020

Abstract

Akibat penyebaran virus covid-19 ini sangat cepat, Pemerintah Indonesia mengeluarkan beberapa peraturan yang diantaranya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga aturan New Normal. Sepanjang diberlakukan PSBB, masyarakat ekonomi rendah mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari hari yang diantaranya sulit memperoleh sembako akibat dampak dari PSBB yang diantaranya adalah pelarangan berjualan atau akibat PHK dari dampak PSBB tersebut. Metode kegiatan yang dilakukan pada Pengabdian Kepada Masyarakat adalah dengan berinteraksi kepada masyarakat yang terdampak pada pandemi virus corona yang di awali dengan perkenalan diri dari Tim Pelaksana dengan Masyarakat di Dusun VIII Blok A Lorong I Desa Estate Kabupaten Deli Serdang yang menerima bantuan sosial yang diwakili oleh Kepala Dusun Estate Kabupaten Deli Serdang disaksikan oleh masyarakat penerima bantuan sosial. Setelah perkenalan, tim pelaksana memberikan bantuan sosial dalam bentuk, beras, minyak makan, gula pasir dan telur yang dibagikan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dari masing masing tim pelaksana yang telah ditetapkan. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa masyarakat diajak untuk turut peduli kepada masyarakat yang terdampak dari pandemi covid-19 untuk meringankan beban mereka melalui bantuan sosial. Kepedulian kepada masyarakat yang mengalami permasalahan merupakan tanggung jawab kita semua sebagai makhluk sosial. Kata Kunci : Pemberian sembako, Gerakan peduli masyarakat ABSTRACT As a result of the rapid spread of the covid-19 virus, the Indonesian Government issued several regulations, including Large-Scale Social Restrictions (PSBB) to New Normal regulations. As long as the PSBB was implemented, people with low economic backgrounds experienced difficulties in fulfilling their daily needs, including difficulty in obtaining basic necessities due to the impact of the PSBB, which included the prohibition of selling or layoffs from the impact of the PSBB. The method of activities carried out in Community Service is by interacting with the community affected by the corona virus pandemic which begins with the introduction of the Implementation Team with the Community in Dusun VIII Blok A Lorong I Village Estate Deli Serdang Regency who receives social assistance represented by the Head Village Estate Deli Serdang Regency was witnessed by the community who received social assistance. After the introduction, the implementation team provided social assistance in the form of rice, cooking oil, sugar and eggs which were distributed according to the assigned duties and responsibilities of each implementing team. Based on the activities that have been carried out, it can be concluded that the community is invited to care for the people affected by the Covid-19 pandemic to reduce their burden through social assistance. Concern for people who experience problems is the responsibility of all of us as social beings. Keywords: Providing groceries, Community care movement
WISATA PANTAI SEBAGAI SENTRA OLAHAN MINYAK KELAPA TAHAN SIMPAN DAN VIRGIN COCONUT OIL PASCA GEMPA DI DESA SALUBOMBA Asrawaty Asrawaty; Sitti Sabariyah; Marjun Marjun; Muhammad Jufri
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.589-594.2020

Abstract

Desa Salubomba memiliki potensi hasil pertanian melimpah, namun belum mampu mengangkat tingkat kesejahteraan yang lebih baik, karena ketidakberdayaan masyarakat mengelola potensi sumberdaya yang dimiliki dan manajemen lemah pasca gempa. Salah satunya belum dapat mengolah minyak kelapa yang tahan simpan dan virgin coconut oil (VCO). Meningkatkan pendapatan masyarakat pasca gempa perlu diberdayakan pengolahan hasil pertanian sehingga menghasikan produk bernilai ekonomi tinggi dipasarkan pada lokasi wisata pantai. Tujuan PPDM yaitu membantu program pemerintah membangun masyarakat, membantu mensukseskan terlaksananya program RPJM desa serta membantu kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Mitra PPDM yaitu kelompok mengolah minyak tahan simpan dan Virgin Coconut Oil serta pengelola wisata sebagai pengrajin lidi kelapa. Kegiatan berbasis teknologi meliputi penyuluhan, pendidikan dan pelatihan pengolahan hasil pertanian serta pendampingan pasca pelatihan. Proses untuk mengembangkan kelompok mitra yang lebih berdaya guna, dengan pendekatan learning by doing yaitu belajar sambil berusaha. Pendekatan dilakukan pasca pelatihan untuk pengembangan usaha, sehingga tercipta wirausaha baru untuk peningkatan ekonomi masyarakat pasca gempa. Kegiatan non teknis; manajemen kelompok melalui penguatan kelembagaan kelompok mitra, strategi pemasaran dan pembukuan kelompok mitra. Keseimbangan antara kegiatan teknis pengolahan hasil pertanian dan manajemen kelompok, berkembang menuju kelompok mandiri, memasarkan produk olahan lokal menunjang kepariwisataan di desa Salubomba. Kata kunci: Kelapa, Minyak kelapa, VCO, Wisata pantai ABSTRACT Salubomba village has the potential for abundant agricultural products, but has not been able to raise a better level of welfare, due to the powerlessness of the community to manage its potential resources and weak post-earthquake management. One of them has not been able to process storage-resistant coconut oil and virgin coconut oil (VCO). Increasing the income of the community after the earthquake, it is necessary to empower agricultural product processing so as to produce high economic value products marketed at coastal tourism locations. The objectives of PPDM are to assist government programs to build communities, to help the implementation of the village RPJM program and to help the independence and welfare of the community. PPDM partners, namely a group processing storage resistant oil and virgin coconut oil as well as tourism managers as coconut stick craftsmen. Technology-based activities include counseling, education and training on agricultural product processing as well as post-training assistance. The process of developing a more efficient partner group with a learning by doing approach, namely learning by doing. The approach is carried out after training for business development, so as to create new entrepreneurs to improve the community's economy after the earthquake. Non technical activities; group management through institutional strengthening of partner groups, marketing strategies and bookkeeping of partner groups. The balance between technical activities of agricultural product processing and group management, developing towards an independent group, marketing local processed products to support tourism in the village of Salubomba. Keywords: Coconut, Coconut oil, Virgin coconut oil, Beach tourism
PENGEMBANGAN PRODUK PANGAN FUNGSIONAL DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA SUAK PANDAN ACEH BARAT Nanda Triandita; Khori Suci Maifianti; Maya Indra Rasyid; Hilka Yuliani; Lia Angraeni
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.457-464.2020

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) merupakan media penyampaian iptek kepada masyarakat. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan oleh dosen Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar di Desa Suak Pandan Kabupaten Aceh Barat. Tema PKM ini adalah pengembangan produk pangan fungsional dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan PKM ini adalah memperkenalkan pangan fungsional, manfaat pangan fungsional bagi kesehatan dan mempraktekkan cara mengolah pangan fungsional berbasis mie labu kuning dan kunyit asam. Peserta PKM merupakan ibu rumah tangga di desa suak pandan, Aceh Barat yang berjumlah 12 orang. Peserta PKM mengikuti pelatihan pembuatan mie labu kuning dan minuman fungsional kunyit asam serta melakukan pemeriksaan glukosa darah. Luaran dari PKM ini adalah meningkatnya keterampilan ibu rumah tangga di desa Suak Pandan, Aceh barat dalam mengolah produk pangan untuk menunjang diversifikasi produk pangan. Kata kunci: Diversifikasi, Mie labu kuning, Minuman kunyit asam, Pangan fungsional, Pengabdian kepada masyarakat ABSTRACTCommunity service activities are a medium for delivering science and technology to the community. The implementation of this service is carried out by lecturer from the Faculty of Agriculture, Teuku Umar University in Suak Pandan Village, West Aceh Regency. Theme of this activities is the development of functional food products in improving public health and prosperity. The purpose of this activities is to introduce health benefit of functional food and to practice the processing of functional food based on pumpkin noodles and tamarind turmeric. Participants were 12 housewives in Suak Pandan village, West Aceh. The participants attended training on making pumpkin noodles and tamarind turmeric functional drinks and carried out blood glucose checks. Output of this activities was to increase skills of housewives in Suak Pandan village, West Aceh in processing food products to support food product diversification. Keywords: Diversification, Community service, Functional food, Pumpkin noodles, Tamarind turmeric drink
PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA ORANG DENGAN LUPUS DI SURAKARTA Evi Nurhayatun; Nurhasan Agung Prabowo
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.390-394.2020

Abstract

COVID-19 merupakan masalah kesehatan global yang menghantui berbagai aspek kehidupan. Orang dengan lupus (ODAPUS) merupakan populasi rentan terjadi penularan COVID-19, dengan tingkat kematian lebih tinggi daripada populasi normal. Mitra pengabdian ini adalah Yayasan Tittari Surakarta. Yayasan Tittari merupakan yayasan yang bertujuan mensejahterakan ODAPUS dengan melakukan berbagai macam kegiatan, Analisis masalah bersama mitra menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tentang COVID-19 yang rendah pada ODAPUS menyebabkan ODAPUS lebih rentan terkena COVID-19, ODAPUS menjadi takut kontrol ke rumah sakit dan menjadi tidak disiplin minum obat serta tingkat stress yang tinggi pada ODAPUS. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang COVID-19 pada ODAPUS dan menurunkan stress ODAPUS selama pandemik COVID-19. Kegiatan pengabdian meliputi penyuluhan di poliklinik dan webinar awam melalui aplikasi daring, pembuatan buku saku COVID-19 khusus ODAPUS. Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang COVID-19 dan menurunkan angka stress pada ODAPUS Yayasan Tittari Surakarta. Kata kunci: Pencegahan, COVID-19, Lupus, ODAPUS, Yayasan Tittari ABSTRACT COVID-19 is a global health problem that haunts various aspects of life. People with lupus (ODAPUS) are a population susceptible to transmission of COVID-19, with a higher mortality rate than the normal population. The Tittari Foundation is a foundation that aims to improve ODAPUS by carrying out various kinds of activities, Problem analysis with partners shows that the low level of knowledge about COVID-19 in ODAPUS makes ODAPUS more susceptible to COVID-19, ODAPUS is afraid to go to the hospital and becomes undisciplined taking medication and high stress levels in ODAPUS. This service aims to increase knowledge about COVID-19 in ODAPUS and reduce stress for ODAPUS during the COVID-19 pandemic. Community service activities include counseling at the clinic and webinars through online applications, making a special COVID-19 pocket book for ODAPUS. This service can increase knowledge about COVID-19 and reduce stress levels for ODAPUS at the Tittari Surakarta Foundation. Keywords: Prevention, COVID-19, Lupus, ODAPUS, Tittari Foundation