cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 51 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2021)" : 51 Documents clear
PEDULI LANSIA DARI COVID-19 DENGAN GERAKAN VAKSINASI DOOR TO DOOR DUSUN AMPELDENTO KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG Senditya Indah Mayasari; Wenny Rahmawati; Dwi Norma Retnaningrum
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.137-144.2021

Abstract

Wabah Coronavirus (COVID-19) sampai saat ini masih menjadi masalah besar di dunia kesehatan. Tingginya kematian kasus COVID-19 di Indonesia menggerakkan pemerintah untuk gencar melakukan kegiatan vaksinasi secara bertahap. Kegiatan vaksinasi COVID-19 dilakukan untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat COVID-19, upaya pencegahan dan melindungi kesehatan masyarakat, mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) dan memperkuat sistem kesehatan, menjaga produktifitas serta meminimalkan dampak sosial dan ekonomi. Sasaran vaksinasi pada lansia menjadi perhatian khusus, mengingat sekitar 50% kematian akibat COVID-19 terjadi pada lansia. Tujuan pengabdian : mempercepat target vaksinasi pada lansia. Pelaksanaan vaksinasi pada lansia dilakukan dengan door to door di Dusun Ampeldento Karangploso dengan jumlah target / sasaran 142 lansia. Hasil didapatkan 90% sasaran lansia telah dilakukan vaksinasi secara door to door. Jenis vaksin yang diberikan Vaksin Sinovac yang dilakukan 2 tahap yaitu dosis ke-1 dengan peserta 129 lansia dan dosis ke-2 125 peserta. Beberapa lansia tidak dapat dilakukan vaksin dikarenakan adanya komorbid dengan hipertensi dan diabetes. Kesimpulan pemberian vaksin Sinovac pada lansia dapat mempercepat penurunan pandemi dan agar herd immunity segera tercapai dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun. Kata kunci : vaksinasi, covid-19, lansia, door to door ABSTRACT The Coronavirus (COVID-19) outbreak is still a big problem in the world of health. The high mortality rate of COVID-19 cases in Indonesia has moved the government to aggressively carry out vaccination activities in stages. COVID-19 vaccination activities are carried out to reduce morbidity and mortality due to COVID-19, prevent and protect public health, achieve herd immunity and strengthen the health system, maintain productivity and minimize social and economic impacts. The target of vaccination in the elderly is of particular concern, considering that around 50% of deaths from COVID-19 occur in the elderly. Purpose of service: to accelerate vaccination targets for the elderly. The vaccination for the elderly was carried out door to door in Ampeldento Karangploso District with a target number of 142 elderly. The results showed that 90% of elderly targets had been vaccinated door to door. The type of vaccine given is the Sinovac vaccine, which is carried out in 2 stages, namely the 1st dose with 129 elderly participants and the 2nd dose of 125 participants. Some of the elderly cannot be vaccinated due to comorbidities with hypertension and diabetes. The conclusion is that giving the Sinovac vaccine to the elderly can accelerate the decline in the pandemic and so that herd immunity can be achieved in less than 1 year. Keywords: vaccination, covid-19, elderly
TOURISM RECOVERY MELALUI PELATIHAN KULINER HALAL PADA PENGELOLA HOMESTAY NAGARI HARAU DI ERA NEW NORMAL Anni Faridah; Sari Mustika; Ezi Anggraini
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.249-254.2021

Abstract

Pandemik Covid 19 membuat wisatawan memilih tujuan wisata yaitu daerah yang jauh dari keramaian dan memilih menginap di homestay untuk menghindari kerumunan. Bagi wisatawan, objek wisata alam, kuliner dan pengalaman unik merupakan daya tarik untuk melakukan kunjungan wisata ke suatu daerah. Wisatawan datang ke suatu daerah untuk berburu atau bernostalgia dengan alam sekaligus menikmati makanan khas daerah setempat. Di era new normal ini, industri pariwsata melakukan “tourism recovery” menata kembali objek wisata, wisata kuliner dan homestay sehingga mejadi destinasi wisata yang sesuai dengan kondisi pandemik. Nagari Harau tergolong nagari yang tingkat ekonomi masyarakat rendah dan keadaan sarana dan prasarana yang belum memadai, penghasilan masyarakat yang rendah serta sumber daya manusia baik ilmu pengetahuan maupun keterampilan masih belum terlatih. Di Nagari Harau terdapat homestay yang hanya baru sebatas menyediakan tempat dan belum memiliki pengetahuan untuk memberikan pengalaman yang unik seperti menyiapkan makanan khas Harau; khas Sumatera Barat atau makanan nusantara. Setiap homestay perlu diberikan/ditingkatkan pengetahuan dan keterampilan yaitu peningkatan wawasan, keterampilan, dan manajemen, tentang penerapan olahan makanan dan minuman khas Harau, khas Minang. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat lokal Nagari Harau Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota menuju pariwisata halal khususnya dibidang kuliner halal. Kata kunci: harau, homestay, kuliner halal, new normal ABSTRACT The Covid-19 pandemic has made tourists choose tourist destinations, namely areas that are far from the crowds and choose to stay at homestays to avoid crowds. For tourists, natural attractions, culinary and unique experiences are the main attraction for visiting an area. Tourists come to an area to hunt or reminisce with nature while enjoying the local specialties. In this new normal era, the tourism industry is carrying out "tourism recovery" rearranging tourist attractions, culinary tourism and homestays so that they become tourist destinations that are in accordance with the conditions of the pandemic. Nagari Harau is classified as a nagari with a low level of community economy and inadequate facilities and infrastructure, low community income and human resources both in terms of knowledge and skills are still not trained. In Nagari Harau there are homestays that are only limited to providing a place and do not yet have the knowledge to provide unique experiences such as preparing Harau specialties; typical of West Sumatra or archipelago food. Each homestay needs to be given/improved knowledge and skills, namely increasing insight, skills, and management, regarding the application of processed food and beverages typical of Harau, typical of Minang. This training activity aims to empower the local community of Nagari Harau, Harau District, Limapuluh Kota Regency towards halal tourism, especially in the field of halal culinary. Keywords: Tourism recover, halal culinary, homestay, harau
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGADUK PAKAN UNTUK PETERNAKAN PUYUH DI KANAGARIAN SALO KECAMATAN BASO KABUPATEN AGAM Ruzita Sumiati; Adriansyah Adriansyah; Fardinal Fardinal; Yusri Yusri
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.189-194.2021

Abstract

Kanagarian Salo Kec. Baso Kab. Agam memiliki beberapa peternakan puyuh yang dikelola secara mandiri. Berdasarkan survey yang dilakukan pada awal 2020 di peternakan puyuh kanagarian Salo, pakan puyuh diaduk secara manual menggunakan skop sehingga hasil adukan tidak merata ditiap bagian. Pengolahan pakan yang baik sangat berpengaruh pada produksi telur puyuh. Pakan yang baik memiliki komposisi pengadukan yang merata di setiap bagian ransum, sehingga puyuh mendapat gizi sesuai kebutuhannya. Berdasarkan permasalahan tersebut sangat perlu dibuatkan mesinpengaduk pakan unggas. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah menyediakan mesin pengaduk pakan ternak puyuh kapasitas 400 kg untuk peternak di Kanagarian Salo. Diharapkan proses pengadukan pakan menjadi lebih efektif dan efisien. Metoda yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan mitra adalah adalah rancang bangun alat pengaduk pakan yang aplikatif berdasarkan kebutuhan mitra dan sosialisasi cara pemakaian mesin pengaduk. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah tersedianya mesin pengaduk pakan puyuh kapasitas 400 kg untuk peternakan puyuh di kanagarian salo dan pemahaman peternak dalam pengoperasian mesin. Kata kunci : pakan unggas, pakan puyuh, mesin pengaduk, tingkat campuranhomogen ABSTRACT Kanagarian Salo Kec. Baso Kab. Agam has several independently managed quail farms. Based on a survey conducted in early 2020 quail farm in Kanagarian Salo, the quail feed ingredient was stirred manually using a shovel that produce Non-homogeneous mix. Good feed processing is very influential on the production of quail eggs. A good feed has an even mixing composition in every part of the ration, so that the quail gets the nutrition their needs. Based on these problems, a poultry feed mixer machine is needed. The method used to solve the problems is the design of an poultry feed mixer machine based on the needs of partners and socialization of how to use the mixer machine. The result of this activity is the availability of a poultry feed mixer machine with 400 kg capacity for quail farms in Kanagarian Salo and the understanding of farmers in operating the machine. Keywords: poultry feed, quail feed, mixing machine, degree of mixing, homogen
STUDI TINGKAT PREFERENSI PANELIS TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORI SELAI KOLANG KALING (Arenga Pinnata Fruits) Desnita Desnita; Eka Yusmaita; Iswendi Iswendi; Iryani Iryani
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.75-81.2021

Abstract

Selai buah kolang kaling (Arenga Pinnata fruits jam) berperilaku sebagai fluida pseudoplastik yang memiliki tegangan permukaan bersifat koloid. Viskositas selai ini meningkat dengan diberikan perlakuan penambahan konsentrasi gula dan tingkat keasaman. Penerimaan keseluruhan panelis tertinggi untuk selai yang dibuat dengan gula 40%, jeruk nipis 0,2% dan garam 0,2% dari berat bubur kolang kaling yang dilumatkan. Uji kesukaan ragam selai buah kolang kaling dilakukan kepada 20 panelis tidak terlatih. Studi tingkat preferensi panelis untuk karakteristik sensorik dianalisis dengan model Rasch menggunakan aplikasi facets. Selai yang paling disukai dari karakteristik sensori aroma, warna, rasa, dan tingkat kemanisan adalah selai Nagaling (Naga kolang kaling). Sedangkan dari segi tekstur selai yang paling disukai adalah selai Nasling (Nenas Kolang Kaling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa exact agreement diperoleh sebesar 58,5%, nilai ini mendekati hasil analisis expected agreements yang diperoleh hasil sebesar 59,3%. Artinya analisis menunjukkan kesesuaian (fit) antara model dengan estimasinya. Kata kunci: preferensi panelis, selai, kolang kaling, karakteristik sensori, koloid ABSTRACT Arenga Pinnata Fruits jam behaved as pseudoplastic fluid exhibiting yield stress. Viscosity of this jam increased with sugar concentration and acidity. The overall acceptability was rated highest for the jam prepared with 40% sugar, 0,2 % lime drops and 0,2 % salts. The preference test for the diversification of Arenga Pinnata fruits jam was conducted on 20 untrained panelists. Panelists’ preferences level study for sensory characteristics was analyzed by Rasch model using the facets application. The most preferred jam from the sensory characteristics of smell, color, taste, level of sweetness is Nagaling jam. In other hands the terms of texture the most preferred jam is Nasling jam. The results show that exact agreements obtained are 58.5%, this value is close to the analysis of the expected agreements which obtained the results of 59,3%. It is means the analysis shows fit with estimated model. Keywords: panelists preference, jam, arenga pinnata fruits, sensory characrteristic, koloid
PERBAIKAN MANAJEMEN USAHA KAWA DAUN PADA MITRA KAWA AMOR DI LIMAU MANIS KECAMATAN PAUH KOTA PADANG Ediset Ediset; Rian Hidayat; Weriantoni Weriantoni; Amrizal Anas; Zamzami Zamzami
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.366-372.2021

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan pada mitra Kawa Amor yang menjalankan usaha kawa daun di Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Permasalahan mitra diantaranya adalah 1) mitra belum dilengkapi identitas atau jati diri sebagai suatu kelompok usaha, 2) Pemasaran produk yang dihasilkan mitra sebagian besar masih dilakukan secara konvensional dari individu ke individu.. Tujuan dari kegiatan ini adalah mentransformasi mitra menjadi kelompok usaha yang iconik dengan memiliki identitas usaha tersendiri dan mengintroduksi inovasi pemasaran yang berbasis Digital Marketing yang dapat menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. Transfer pengetahuan dan teknologi pada kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode pelatihan dan pendampingan secara berkala. Hasil kegiatan adalah terjadinya perubahan pada manajemen usaha, yaitu mitra telah memiliki plank merek dan logo usaha yang merupakan bagian dari identitas usaha, serta mitra juga telah mengadopsi sitem pemasaran secara digital, seperti memiliki map lokasi usaha dan media sosial Instagram (IG) untuk wadah promosi dan pemasaran Kata kunci : digital marketing, identitas usaha, dan manajemen usaha ABSTRACT This community service activity is carried out on Kawa Amor partners who run a kawa daun business in Limau Manis, Pauh District, Padang City. Partner problems include 1) partners have not been equipped with identity or identity as a business group, 2) Marketing of products produced by partners is still mostly done conventionally from individual to individual. The purpose of this activity is to transform partners into iconic business groups with their own business identities and to introduce digital marketing-based marketing innovations that can reach a wider market share. The transfer of knowledge and technology in this service activity is carried out by means of training and mentoring methods on a regular basis. The result of the activity is a change in business management, namely partners have a brand plank and business logo which are part of their business identity, and partners have also adopted a digital marketing system, such as having a business location map and Instagram (IG) social media for promotion and marketing. Keywords: business identity, business management and digital marketing
PEMBERDAYAAN KELOMPOK UTARAN MELALUI PEMBUATAN SABUN HOMEMADE EKSTRAK KEDELAI DARI SISA PRODUKSI TAHU Tri Ana Mulyati; Fery Eko Pujiono; Munifatul Lailiyah
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.1-7.2021

Abstract

Kediri dikenal sebagai Kota Tahu dimana banyak usaha kecil menengah yang memproduksi usaha tahu. Salah satu kelompok usaha tahu yang berada di Kediri adalah Kelompok Utaran (Usaha Tahu rumahan) yang berada di Desa Badal Pandean Kabupaten Kediri. Dalam keseharian, kelompok Utaran telah memproduksi tahu, menghasilkan bahan sampingan yang belum dimanfaatkan yaitu ekstrak kedelai. Sari kedelai memiliki beberapa manfaat seperti mencegah penuaan dini, melindungi kerusakan kulit dari sinar ultra violet, serta mencegah terbetuknya jerawat. Melihat besarnya manfaat sari kedelai, maka salah satu limbah produksi tahu kelompok Utaran, dapat pula dijadikan salah satu bahan tambahan pada produksi sabun. Hal ini dilakukan karena sabun menjadi kebutuhan yang penting terutama pada masa pandemi Covid-19 ini. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dalam produksi, pengemasan serta pemasaran produk sabun “Utaran”. Pengabdian masyarakat untuk memanfaatkan sisa tahu yang tidak terjual menjadi sabun ektrak tahu telah dilakukan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan mitra tentang pemanfaatan ektrak tahun menjadi sabun meningkat menjadi 100%. Disamping itu, pelatihan pembuatan tahu menghasilkan mitra mampu membuat sabun ekstrak tahu dengan sangat baik. Pelatihan pengemasan produk juga telah dilakukan untuk menjaga keberlanjutan program. Kata kunci: sabun, homemade, ektrak kedelai, kelompok usaha tahu, covid-19 ABSTRACT Kediri is understood because the City of Tofu where many small and medium businesses produce tofu businesses. one among the tofu business groups in Kediri is that the Utaran Group (home-based Tofu Business) located in Badal Pandean Village, Kediri Regency. In their lifestyle, the Utaran group has produced tofu, producing a by-product that has unused, namely soybean extract. Soybean juice has several benefits like preventing premature aging, protecting skin damage from ultraviolet rays, and preventing acne from forming. Seeing the good benefits of soybean juice, one among the assembly wastes of the Utara group also can be used as another ingredient in soap production. This soap-making program was administered because soap became a crucial necessity, especially during this Covid-19 pandemic. The methods used are counseling, training, and help within the production, packaging, and marketing of " Utaran" soap products. Community service to use the remaining tofu that's unsold into tofu extract soap has been administered. The results of this activity showed that the knowledge of partners about the utilization of year extract into soap increased to 100%. Additionally, the tofu-making training resulted in partners having the ability to form tofu extract soap all right. Training on product packaging and marketing has also been administered to take care of the sustainability of the program Keywords: soap, homemade, soybean extract, tofu business groups, covid-19
SOSIALISASI MENU GIZI SEIMBANG DENGAN MEDIA LEAFLET SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI KABUPATEN BUTON UTARA Febriana Muchtar; Nurmaladewi Nurmaladewi; Irma Irma; Hastian Hastian
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.173-180.2021

Abstract

Covid-19 atau Coronavirus disease 2019 merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus yang ditemukan pertama kali di Wuhan, China. Sejak teridentifikasi pada akhir tahun 2019 dan menyebar ke seluruh dunia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan Covid-19 sebagai pandemi global. Sifat virus yang menyebar sangat cepat, membutuhkan upaya pencegahan dan pengendalian yang tepat. Selain dengan menerapkan protokol kesehatan, pencegahan infeksi covid-19 dapat dilakukan dengan asupan gizi seimbang. Konsumsi makanan dengan prinsip gizi seimbang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga menurunkan risiko penyakit infkesi. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan informasi dengan media leaflet tentang contoh menu sehari-hari berdasarkan prinsip gizi seimbang kepada rumah tangga di Kabupaten Buton Utara. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton Utara. Kegiatan pengabdian sangat direspon oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton Utara dan dapat diterapkan dalam menyusun menu sehari-hari. Kata kunci: sosialisasi, covid-19, menu gizi seimbang, leaflet ABSTRACT Covid-19 or Coronavirus disease 2019 is a contagious infectious disease caused by a virus that was first discovered in Wuhan, China. Since identified at the end of 2019 and spread throughout the world, the World Health Organization (WHO) has declared that Covid-19 is a global pandemic. The nature of the virus that spreads very quickly requires proper prevention and control efforts. In addition to implementing health protocols, the prevention of COVID-19 infection can be anticipated by having balanced nutritional intake. Consumption of foods with the principle of balanced nutrition can improve the immune system thereby reducing the risk of infectious diseases. The purpose of the community service activity is to provide information using leaflet media containing examples of daily menus based on the principle of balanced nutrition to households in North Buton Regency. Implementation of community service activities in collaboration with the PKK team of North Buton Regency. The community service activity was very well responded by the Chairperson of PKK Team of the North Buton Regency and could be applied in compiling the daily menu. Keywords: socialization, covid-19, balanced nutrition menu, leaflet
PEMBERDAYAAN KELOMPOK MILENIAL MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN MAKANAN SUPLEMEN KAPSUL IKAN GABUS DI DESA ANCA KECAMATAN LINDU KABUPATEN SIGI Arfan Arfan; Hasmari Hasmari; Ratnawati Ratnawati; Faigah A Badjamal; Ridwan Ridwan; Juhana Juhana
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.288-293.2021

Abstract

Makanan suplemen kapsul ikan gabus sebagai solusi peningkatkan nilai tambah, memiliki kandungan albumin tinggi, yang berperan mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengangkat potensi sumber daya ikan danau Lindu utamanya ikan Gabus, serta memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok usaha milenial untuk mampu membuat makanan suplemen kapsul ikan gabus sebagai sarana meningkatkan pendapatan. Program pengabdian ini di laksanakan di Desa Anca, yang difokuskan pada pengembangan produk unggulan daerah di Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaannya adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan (capacity building), diskusi, praktek kerja (demplot), dan kegiatan pendampingan pengolahan ikan gabus yang dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini, bermitra dengan kelompok usaha milenial Kalendu Kolenorasi hasil binaan BUMDES Desa Anca. Keterlibatan mitra dan pemerintah setempat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan tentang pengolahan makanan supplemen kapsul ikan gabus dan manfaatnya, dilakukan secara interaktif dan partisipatif tentang peningkatan kapasitas sumber daya manusia milenial. Untuk menjaga keberlanjutan program, dilakukan kegiatan pendampingan dengan intensitas melakukan komunikasi, baik melalui media telepon , media sosial, dan melakukan pertemuan langsung dengan mitra untuk diskusi terkait dengan masalah pengembangan usaha dan cara pemecahannya. Target luaran yang ingin dicapai adalah kelompok usaha milenial Kalendu Kolenorasi Desa Anca mampu mengelola dan menghasilkan produk makanan supplemen kapsul ikan gabus. Kata kunci : pemberdayaan, pelatihan, pendampingan, kapsul ikan gabus, peningkatan pendapatan ABSTRACT Snakehead fish capsule supplement food as a solution to increase added value, has a high albumin content, which plays a role in accelerating the wound healing process. The purpose of this community service is to raise the potential of Lake Lindu fish resources, especially snakehead fish, as well as provide knowledge and skills to millennial business groups to be able to make snakehead fish capsule supplement food as a means of increasing income. This service program was carried out in Anca Village, which is focused on developing regional superior products in Sigi Regency. The method used in its implementation is to increase the capacity of human resources through training (capacity building), discussions, work practices (demplots), and sustainable management of snakehead fish. This service activity is in partnership with the Kalendu Kolenorasi millennial business group fostered by BUMDES Anca Village. The involvement of partners and the local government was very enthusiastic in participating in training activities on food processing for snakehead fish capsule supplements and their benefits, carried out interactively and participatively on increasing the capacity of millennial human resources. To maintain the sustainability of the program, mentoring activities are carried out with the intensity of communicating, both through telephone media, social media, and holding direct meetings with partners for discussions related to business development problems and how to solve them. The output target to be achieved is that the millennial business group Kalendu Kolenorasi Anca Village is able to manage and produce snakehead fish capsule supplement food products. Keywords: empowerment, training, mentoring, snakehead fish capsules, increasing income
PENGELOLAAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS TIPE 2 MELALUI PEMBERDAYAAN PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT UNS Desy Puspa Putri; Nurhasan Agung Prabowo; Risalina Myrtha; Hendrastutik Apriningsih; Berty Denny Hermawati
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.224-229.2021

Abstract

Insidensi Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 meningkat di Indonesia seiring dengan perubahan pola hidup masyarakat ke arah sedentary lifestyle. DM tipe 2 merupakan penyakit katastrofik karena angka kecacatan dan kematiannya cukup tinggi, serta memerlukan pembiayaan yang besar. Pengelolaan diabetes yang baik perlu melibatkan kemandirian penderita dalam hal diet, aktivitas fisik, pemakaian obat dan pemeriksaan gula darah berkala. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pemberdayaan penderita DM tipe 2 dalam tata kelola penyakit sehingga didapatkan luaran dan kualitas hidup yang lebih baik. Metode yang digunakan adalah edukasi melalui live Instagram, webinar awam dan pelatihan melalui pembentukan Persadia. Persadia (Persatuan Diabetes Indonesia) merupakan organisasi mandiri yang aktif bergerak khususnya di bidang diabetes. Dalam Persadia, penderita DM dapat berinteraksi dengan penderita DM lainnya, tenaga kesehatan dan simpatisan sehingga memberikan dukungan untuk pengelolaan DM yang baik. Kegiatannya meliputi senam rutin tiap minggu, pemeriksaan kesehatan gratis, dan diskusi mengenai diabetes dan penyakit metabolik. Sebelum dan sesudah kegiatan diberikan kuesioner mengenai pengetahuan dan kepuasan penderita DM tipe 2 terhadap pelayanan yang diberikan. Didapatkan peningkatan rerata pengetahuan, kepuasan dan kunjungan penderita DM tipe 2 di poliklinik RS UNS (p<0.005). Pengabdian ini secara tidak langsung meningkatkan kualitas hidup melalui pemberdayaan penderita diabetes. Kata kunci: diabetes mellitus, edukasi, kepuasan, persadia, pengetahuan ABSTRACT The incidence of type 2 Diabetes Mellitus (DM) is increasing in Indonesia along with changes towards a sedentary lifestyle. Type 2 DM is a catastrophic disease because the rate of disability and death is quite high, and requires an enormous funding. We involved the patient's independence in terms of diet, physical activity, drug use, and regular blood sugar checks for better management. We aim to increase the empowerment of diabetic patients in disease management to improve disease outcomes and thus, their quality of life through this service. We used educational method through live Instagram, webinar, and Persadia. Persadia (IDA/Indonesian Diabetes Association) is an independent organization that is actively engaged in diabetes. In Persadia, diabetic patient can interact with another patients, health workers, and sympathizers to provide better support. We scheduled weekly gymnastics, free medical check-ups, and discussions about diabetes and metabolic diseases. Before and after the activity, we prepared questionnaires regarding knowledge and satisfaction level of diabetic patients. There was an increase in the average knowledge, satisfaction, and visits of diabetic patients at outpatient clinic in UNS Hospital (p<0.005). This service indirectly improves the quality of life by empowering diabetic patients. Keywords: diabetes mellitus, education, satisfaction, persadia, knowledge
PELATIHAN LITERATURE REVIEW UNTUK MEMPERKAYA ILMU DALAM BIDANG SISTEM INFORMASI LOGISTIK RUMAH SAKIT Berly Nisa Srimayarti; Devid Leonard; Dicho Zhuhriano Yasli
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.110-115.2021

Abstract

Literature review sebagai studi awal untuk mendalami pelaksanaan penelitian yang akan menghasilkan state of the art yang lebih komprehensif. Penggunaan literature review dapat melakukan analisis relevansi hasil penelitian yang dilakukan dengan penelitian sebelumnya. Sumber literature review bisa dicari melalui berbagai online database. Melalui pelatihan ini pengabdi mempraktekkan 3 cara penggunaan online database yaitu Google Scholar, SpringerLink, dan PubMed. Pencarian artikel difokuskan pada topik sistem informasi logistik rumah sakit, sebagai suatu bentuk penciri dari Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit STIKES Dharma Landbouw Padang. Pelatihan dilakukan melalui aplikasi zoom meeting, dilaksanakan pada tanggal 31 Mei-2 Juni 2021, dengan jumlah peserta yaitu 120 orang. Pelatihan terlaksana dengan baik, dibuktikan dengan tanya jawab dan beberapa peserta yang bersedia menjadi volunteer saat melakukan parktek pencarian di online database. Kata kunci: literature review, online database, sistem informasi, logistik, administrasi rumah sakit ABSTRACT Literature review as an initial study to explore the implementation of research that will produce a more comprehensive state of the art. The use of literature studies can analyze the relevance of the results of research conducted with previous research. Sources of literature review can be searched through various online databases. Through this training, the congregation practiced 3 ways of using online databases, namely Google Scholar, SpringerLink, and PubMed. The article search focused on the topic of hospital logistics information systems, as a form of characterization of the STIKES Dharma Landbouw Hospital Administration Study Program, Padang. The training was carried out through the zoom meeting application which was held on 31 May – 2 June 2021 with 120 participants. The training was carried out well, as evidenced by questions and answers and several participants who were willing to volunteer when conducting searches in online databases. Keywords: literature review, online database, information systems, logistics, hospital administration