cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 51 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2021)" : 51 Documents clear
PKM UNAND MEMPROGRAM UMKM BILIH TUJUH MUARO MENUJU PASAR MODERN Delvi Yanti; Deivy Andhika Permata; Lendrawati Lendrawati
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.307-313.2021

Abstract

aspek usaha Kelompok Ikan Bilih Tujuh Muaro secara berkelanjutan selama 3 tahun. Metode pelaksanan kegiatan ini dilakukan dalam beberapa langkah yaitu: 1) identifikasi masalah, dilakukan sebagai langkah awal untuk merumuskan apa saja yang permasalah yang dihadapi mitra dalam mengembangkan usahanya; 2) melakukan diskusi dengan mitra (Kelompok Bilih Tujuh Muaro) melalui media online dan kunjungan lapangan, untuk menentukan masalah prioritas yang perlu penyelesaian; dan 3) penelitian pustaka untuk acuan materi yang digunakan selama kegiatan pengabdian ini. Dari kegiatan PKM yang telah dilakukan disimulkan bahwa produk yang dihasilkan UMKM Bilih Tujuh Muaro telah memenuhi beberapa persyaratan memasuki pasar modern (disverifikasi produk, kualitas, kemasan, dan keamanan produk) dan UMKM Bilih Tujuh Muaro telah memiliki beberapa pesyaratan administrasi untuk memasarkan produk pada pasar modern (sertifikasi BPOM dan Halal), namun perlu pembaharuan. Urgensi program pengembangan mitra yang perlu dilakukan adalah: 1) pembaharuan desain produk dan penggurusan hak cipta merk, 2) pembaharuan sertifikasi BPOM dan Halal, dan 3) pengurusan STP sehingga produk UMKM Bilih Tujuh Muaro siap tembus pasar modern. Kata kunci: bilih, tujuh muaro, pasar modern, PKM ABSTRACT The purpose of this activity is to assist in the preparation, establishment and/or improvement of various aspects of the Bilih Tujuh Muaro Fish Group business in a sustainable manner for 3 years. The method of implementing this activity is carried out in several steps, namely: 1) problem identification, carried out as a first step to formulate what problems are faced by partners in developing their business; 2) conduct discussions with partners (Group Bilih Tujuh Muaro) through online media and field visits, to determine priority issues that need to be resolved; and 3) library research for reference materials used during this service activity. From the PKM activities that have been carried out, it is concluded that the products produced by UMKM Bilih Tujuh Muaro have met several requirements to enter the modern market (product diversification, quality, packaging, and product safety) and UMKM Bilih Tujuh Muaro has several administrative requirements to market products in the modern market. (BPOM and Halal certification), but needs updating. The urgency of partner development programs that need to be carried out are: 1) updating product designs and managing trademark copyrights, 2) renewing BPOM and Halal certifications, and 3) managing STP so that UMKM Bilih Tujuh Muaro products are ready to enter the modern market. Keywords: bilih, tujuh muaro, modern market, PKM
PEMBERDAYAAN KADER PRODUK KUE BAYAM MERAH (PKB) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEHAMILAN DENGAN ANEMIA DI DESA SUKOMULYO KECAMATAN PUJON Wenny Rahmawati; Dwi Norma Retnaningrum
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.123-128.2021

Abstract

Kondisi bayi lahir dengan premature, lahir cacat, bayi lahir dengan berat rendah, keguguran dan kematian janin dapat diakibatkan karena masalah anemia pada ibu hamil. Prevalensi anemia pada ibu hamil mencapai 48,9%, hal itu dikemukakan oleh Riset Kesehatan Dasar 2018. Sedangkan, berdasarkan data WHO di negara berkembang terdapat 52% ibu mengalami anemia. Bayam merah (Amaranthus tricolor L.) sangat kaya kandungan vitamin, yaitu A, C dan E. Protein, karbohidrat, lemak, mineral, zat besi, magnesium, mangan, kalium dan kalsium juga terkandung pada bayam merah. Dibandingkan dengan tanaman lain, kandungan zat besi bayam merah lebih tinggi, sehingga berguna untuk penderita anemia. Namun masyarakat masih jarang mengonsumsi bayam merah sebagai alternatif sayuran karena tampilannya yang kurang menarik, sehingga tim pengabdi tertarik memberikan pelatihan pembuatan kue berbahan dasar bayam merah. Tujuan dari kegiatan ini adalah pembentukan dan peningkatan ketrampilan kader pendamping gizi ibu hamil. Peningkatan kualitas pendampingan pada ibu hamil dengan melalui pelatihan pembuatan kue berbahan bayam merah yang mudah dan murah untuk bisa dikonsumsi oleh ibu hamil sehingga dapat mengurangi kejadian anemia. Kegiatan dilaksanakan bulan September 2021 dengan hasil terbentuknya 10 kader dan terlaksananya pelatihan kader oleh tim pengabdi. Kata kunci: bayam merah, produk kue bayam merah, kader produk kue bayam, anemia, gizi ibu hamil ABSTRACT The condition of babies born prematurely, birth defects, babies born with low weight, miscarriage and fetal death can be caused by anemia problems in pregnant women. The prevalence of anemia in pregnant women reached 48.9%, it was stated by the 2018 Basic Health Research. Meanwhile, based on WHO data in developing countries there were 52% of mothers experiencing anemia. Red spinach (Amaranthus tricolor L.) is very rich in vitamins, namely A, C and E. Protein, carbohydrates, fats, minerals, iron, magnesium, manganese, potassium and calcium are also contained in red spinach. Compared to other plants, the iron content of red spinach is higher, so it is useful for people with anemia. However, people still rarely consume red spinach as an alternative to vegetables because it looks less attractive, so the service team is interested in providing training on making cakes made from red spinach. The purpose of this activity is the formation and improvement of the skills of nutritional support cadres for pregnant women. Improving the quality of assistance to pregnant women through training in making cakes made from red spinach which is easy and cheap to be consumed by pregnant women so as to reduce the incidence of anemia. The activity was carried out in September 2021 with the results of the formation of 10 cadres and the implementation of cadre training by the service team. Keywords: red spinach, spinach cake products, cadre of spinach cake products, anemia, nutrition pregnancy
PENGOLAHAN MAKANAN DARI JAMUR SAWIT DI KECAMATAN SANGIR BALAI JANGGO KABUPATEN SOLOK SELATAN Sari Mustika; Anni Faridah
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.236-240.2021

Abstract

Kegiatan industri sawit menghasilkan limbah berupa tandan kosong kelapa sawit. Tandan kosong kelapa sawit ini berperan sebagai media tumbuh jamur sawit. Luasnya perkebunan sawit yang ada di Kecamatan Sangir Balai Janggo sangat berpotensi menghasilkan jamur sawit dalam jumlah banyak. Permasalahan yang ada adalah sampai saat ini, minat masyarakat Kecamatan Sangir Balai Janggo dalam memanfaatkan potensi yang ada di daerah mereka masih sangat rendah, dikarenakan masih sangat kurangnya informasi tentang pemanfaatan dan pengolahan jamur sawit ini. Padahal jamur sawit ini sangat memungkinkan untuk dijadikan bahan pangan sehat karena mempunyai kandungan protein tinggi dan kandungan lemak yang rendah. Selain itu, permasalahan lainnya adalah jamur sawit ini merupakan bahan pangan dengan karakteristik cepat mengalami pembusukan setelah dipanen, jika tidak segera dilakukan penanganan dan pengolahan lebih lanjut maka akan menurunkan kualitas aroma, bentuk, dan rasa jamur sawit. Oleh karena itu, untuk menjaga kualitas dari jamur sawit, perlu dilakukan penanganan dan pengolahan selanjutnya sehingga dapat mempertahankan kualitas jamur sawit tersebut Kata kunci: makanan, jamur sawit, sangir balai janggo, solok selatan ABSTRACT The activities of the palm oil industry produce waste in the form of empty fruit bunches of oil palm. The empty fruit bunches of this oil palm act as a medium for growing oil palm mushrooms. The extent of oil palm plantations in Sangir Balai Janggo District has the potential to produce large quantities of oil palm mushrooms. The problem that exists is that until now, the interest of the people of Sangir Balai Janggo District in utilizing the potential that exists in their area is still very low, because there is still very lack of information about the utilization and processing of this palm mushroom. Whereas this palm mushroom is very possible to be used as healthy food because it has a high protein content and low fat content. In addition, another problem is that this palm mushroom is a food ingredient with the characteristics of rapidly decaying after being harvested, if it is not immediately handled and processed further it will reduce the quality of the aroma, shape, and taste of the palm mushroom. Therefore, to maintain the quality of the palm fungus, it is necessary to carry out further handling and processing so that it can maintain the quality of the palm fungus. Keywords: food, palm mushroom, solok selatan
PENGEMBANGAN PRODUK SELAI KULIT KOPI PADA KELOMPOK UNIT PRODUKSI PENGOLAHAN CATUR PARAMITHA DESA CATUR KINTAMANI BALI Luh Suriati; I Gede Pasek Mangku; I Dewa Gede Yudi Ardana; I Wayan Widiantara Putra
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.63-68.2021

Abstract

Kopi merupakan komoditas unggulan Indonesia. Pengolahan kopi menghasilkan 55-60% biji kopi dan 40-45% kulit kopi. Pemanfaatan limbah kulit kopi di Indonesia belum optimal. Perkembangan perkebunan kopi juga secara tidak langsung meningkatkan jumlah limbah kulit kopi yang dihasilkan. Teknologi tepat guna diperlukan untuk mengolah limbah kulit kopi menjadi produk salah satunya selai. Selai merupakan makanan favorit masyarakat saat ini. Selain rasanya yang enak, selai juga memiliki profil nutrisi yang baik dan dimakan dengan roti. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada kelompok Unit Produksi Pengolahan Catur Paramitha, Desa Catur, Kintamani Bali. Kopi green bean dan kopi bubuk sudah diproduksi dan dipasarkan oleh mitra, namun pengolahan limbahnya belum dilakukan. Mitra ingin mengolah limbah kulit kopi menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Mitra tidak mengetahui bidang kewirausahaan, sehingga kesulitan dalam mengelola produksi dan pemasaran. Solusi untuk mengatasi permasalahan mitra adalah: memberikan teknologi tepat guna pengolahan selai kulit kopi, bantuan peralatan, pengetahuan tentang cara pengemasan, dan pelabelan produk selai, pemasaran dan kewirausahaan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat telah berjalan dengan lancar. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 20 orang. Berdasarkan hasil evaluasi, kelompok menguasai teknologi pembuatan selai hingga 75%. Perlu pendampingan lebih lanjut kepada kelompok sehingga dihasilkan produk selai kulit kopi yang berkualitas dan dapat dipasarkan. Kata kunci: kopi arabika, kulit kopi, kintamani, pengembangan produk, selai ABSTRACT Coffee is Indonesia's leading commodity. Coffee processing produces coffee beans and coffee husks. Utilization of coffee husk waste in Indonesia is not optimal. The development of coffee plantations also increases the coffee husk. Appropriate technology is needed to process coffee husks, which is jam. Jam is a favorite food of today's society. Its great taste, jam also has a good nutritional profile. This service activity was carried out in the Catur Paramitha group, Catur Village, Kintamani Bali. Green bean coffee and ground coffee have been produced and marketed, but the waste treatment has not been carried out. Partners want to process coffee husks into products that have added value. Partners do not know the field of entrepreneurship, so it is difficult to manage production and marketing. The solutions to overcome partner problems are: providing appropriate technology for processing coffee husks jam, equipment assistance, knowledge on packaging and labeling, marketing and entrepreneurship. The implementation of community service activities has been running smoothly. The number of participants who took part in the activity was 20 people. The group mastered the technology of making jam up to 75%. There needs to be further assistance so that quality and marketable coffee husks jam products. Keywords: arabica coffee, coffee husks, jam, kintamani, product development
UPAYA PEMENUHAN PANGAN YANG BERGIZI SECARA MANDIRI DI MASA PANDEMI COVID-19 Nyayu Neti Arianti; Rahmi Yuristia; Andi Irawan
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.345-354.2021

Abstract

Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sejak bulan Maret 2020 berpengaruh kepada kemampuan rumahtangga untuk memenuhi pangan keluarga. Ibu rumahtangga yang memiliki peran sangat potensial dalam keluarga menjadi khalayak yang strategis bagi kegiatan pengenalterapan ilmu pengetahuan dan keterampilan upaya pemenuhan pangan secara mandiri. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan, demonstrasi dan belajar sambil mengerjakan (praktek). Pengetahuan dan keterampilan yang dikenalkan adalah menanam sayur-sayuran bayam dan kangkung dalam keranjang buah bekas, membuat tauge dan membat telur asin. Peserta kegiatan terdiri dari 13 ibu yang rumahtangganya terdampak pandemi Covid-19 terutama dalam hal penurunan kemampuan ekonomi. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan mempraktekkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di rumah masing-masing. Sebagian besar peserta kegiatan menyatakan bahwa bertanam sayuran dalam keranjang bekas, membuat tauge dan membuat telur asin memberikan keuntungan ekonomi, tidak bertentangan dengan situasi kondisi sosial, budaya dan lingkungan, mudah dilakukan, bisa dicoba sendiri dan hasilnya dapat diamati. Semangat peserta kegiatan harus terus dipertahankan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh harus terus diterapkan sehingga dapat menyediakan sumber pangan secara mandiri. Pengetahuan dan keterampilan sederhana yang lain juga dapat dikenalkan agar membangkitkan kreatifitas, produktifitas dan kemandirian terutama bagi ibu-ibu rumahtangga. Kata kunci: upaya pemenuhan pangan, pangan keluarga, pangan bergizi, mandiri, pandemi Covid-19 ABSTRACT The Covid-19 pandemic, which has been going on since March 2020, affects the ability of households to meet family food. Housewives who have a very potent role in the family become strategic audiences for the application of knowledge and skills to fulfill food independently. Activities carried out by extension methods, demonstrations and learning by doing (practice). The knowledge and skills transferred were growing spinach and kale in fruit baskets, making bean sprouts, and making salted eggs. Participants in the activity were 13 housewives whose households were affected by the Covid-19 pandemic, especially in terms of decreasing economic capacity. Participants participated in the activity enthusiastically and practiced the knowledge and skills acquired in their own homes. Most of the participants stated that growing vegetables in baskets, making bean sprouts, and salted eggs provide economic benefits, compatible with social, cultural, and environmental situations, was easy to apply, could be tried by themself and the results could be observed. The enthusiasm of the participants in the activity must be maintained. The other knowledge and skills have to be applied continuously so that they can provide food sources independently. Knowledge and other simple skills can also be applied to generate creativity, productivity, and independence, especially for housewives. Keywords: efforts to fulfill food, family food, nutritious food, independent, covid-19 pandemic
PENGEMBANGAN LABELLING DAN KEMASAN VAKUM PADA UKM DI WILAYAH KEPULAUAN SERIBU Rina Ningtyas; Deli Silvia; Zulkarnain Zulkarnain; Muryeti Muryeti; Wiwi Prastiwinarti; Saeful Imam; Novi Purnama Sari
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.160-165.2021

Abstract

Pengetahuan UKM yang rendah tentang kemasan mengenai labelling kemasan (desain dan regulasi) dan pemilihan material dan teknik cetak kemasan yang tepat menjadi masalah yang dapat menghambat daya beli dan nilai jual produk UKM. Beberapa masalah terkait UKM di Kepulauan Pramuka diantaranya adalah belum adanya pelatihan/penyuluhan tentang kemasan (pengembangan kemasan, desain, material dan teknik cetak), belum ada label kemasan yang sudah memenuhi standar, dan produk pangan yang cepat rusak. Untuk menangani masalah tersebut, Prodi Teknologi Industri Cetak Kemasan (TICK) melaksanakan pengabdian masyarakat dengan Mitra Yayasan Darul Nasihin, di Pulau Pramuka, Kabupaten Kepulauan Seribu. Pengabdian dilakukan menggunakan metode blended (gabungan online dan offline) tentang kemasan standarisasi labelling dan teknologi kemasan UKM. Pelaksanaan. Online melalui Webinar tentang 1) Desain dan teknik cetak; 2) Regulasi Labelling Kemasan; dan 3) Pemilihan material dan teknologi kemasan pangan yang tepat. Peserta yang mendaftar terdiri dari 94 orang, yang terdiri dari 33 pemilik UKM, mahasiswa 32 dan umum 29 orang. Sedangkan offline dilakukan pelatihan 1) Teknologi Kemasan Vakum; 2) Praktek Pengemasan Vakum, serta 3) Pemberian alat vakum sealer kepada mitra. Hasil Pengabdian diharapkan bisa meningkatkan penjualan UKM dengan pengembangan kemasan sesuai produknya serta memperpanjang masa simpan. Sehingga produk UKM dapat dipasarkan diluar Kepualaun Seribu. Kata kunci: regulasi, desain, kemasan vakum, teknik cetak, UKM ABSTRACT The low knowledge of SMEs about packaging regarding packaging labeling (design and regulation) and the selection of appropriate packaging materials and printing techniques are problems that can hinder the purchasing power and selling value of SME products. Some of the problems related to SMEs in the Pramuka’s Islands include the lack of training/counseling on packaging (packaging development, design, materials and printing techniques), no packaging labels that meet standards, and food products that spoil quickly. To deal with this problem, the Packaging Printing Industry Technology Study Program (TICK) carried out community service with Darul Nasihin Foundation Partners, on Pramuka’s Island, Seribu’s Islands Regency. The service is carried out using the blended method (a combination of online and offline) regarding standardized packaging, labeling and SME packaging technology. Implementation. Online via Webinar on 1) Design and printing techniques; 2) Packaging Labeling Regulations; and 3) Selection of appropriate food packaging materials and technology. Participants who registered consisted of 94 people, consisting of 33 SME owners, 32 students and 29 general public. While offline training was carried out 1) Vakum Packaging Technology; 2) Vakum Packaging Practices, and 3) Provision of vakum sealers to partners. The results of the service are expected to increase SME sales by developing packaging according to their products and extending their shelf life. So that SME products can be marketed outside the Seribu’s Islands. Keywords: regulation, design, vakum packaging, printing technique, SMEs
PENJUALAN PRODUK OLAHAN DURIAN DAN KONTES BUAH UNGGUL SEBAGAI ATRAKSI WISATA BARU KAMPUNG BATU BUSUK P.K. Dewi Hayati; Arief Munandar; Nindia Novita Sari; Salsabyla Syamtiolga; Ardiati Nazifu; Rafki Saputra; Risa Meutia Fiana; Panca Jarot Santoso
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.275-281.2021

Abstract

Batu Busuk merupakan kampung yang memiliki potensi ekowisata, wisata peninggalan bersejarah, agrowisata dan wisata budaya. Tujuan kegiatan ini adalah mengangkat dan mempromosikan potensi wisata Batu Busuk melalui penjualan kuliner olahan dan kontes buah durian. Metode pengabdian masyarakat yang diterapkan meliputi kegiatan penyuluhan, demonstrasi, pelatihan dan pendampingan sesuai dengan jenis kegiatan yang berlangsung. Kedua kegiatan yaitu penjualan produk olahan dan kontes buah durian memberikan pengalaman baru bagi pengunjung karena unik dan tidak ditemui pada daerah tujuan wisata lainnya di Sumatera Barat. Dengan demikian kedua atraksi wisata ini dapat menjadi salah satu aktivitas promosi wisata Batu Busuk yang efektif. Seluruh wisatawan yang berkunjung menganggap penting bahwa kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan. Seluruh responden (42 orang) kontes durian, baik dari stakeholder, pengunjung dan peserta kontes setuju bahwa kegiatan kontes seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, sehingga di masa mendatang pemerintah daerah sudah harus mengambil peran yang lebih besar untuk kemajuan wisata Batu Busuk. Kata kunci: agrowisata, atraksi, keberlanjutan, kuliner, promosi ABSTRACT Batu Busuk is a village with the potency for nature tourism, historical heritage, agro-tourism and culture tourism. This activity aims to raise and promote the tourism potency of Batu Busuk through the sale of processed culinary delights and a durian fruit contest. The community service method applied includes extension services, demonstrations, training and mentoring in line with ongoing activities. The two activities, namely the sale of durian processed products and the durian fruit contest, provide new experiences for visitors because they are unique and sole tourism destination in West Sumatra. Thus, these two tourist attractions can effectively promote Batu Busuk tourism activities. All tourists consider it crucial that similar activities are carried out sustainably. All respondents (42 people) of the durian contest, including stakeholders, visitors and contestants, agreed that the contest activities should become the responsibility of the local government; hence hereafter, the local government should take a more significant role in the progression of Batu Busuk tourism. Keywords: agrotourism, attraction, sustainability, culinary, promotion
PENDAMPINGAN ADAPTASI TEKNOLOGI SERTA PEMANFATANNYA DALAM MENANAMKAN LITERASI DAN NUMERASI DI SD 3T Binti Anisaul Khasanah; Naning Sutriningsih; Septia Devi Widianti
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.209-215.2021

Abstract

Kurangnya pemahaman guru dan siswa mengenai teknologi menjadi permasalahan utama dalam proses pembelajaran di masa pandemi. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan melalui kegiatan pendampingan adaptasi teknologi serta pemanfaatannya dalam menanamkan literasi dan numerasi siswa di Sekolah Dasar yang tergolong kriteria 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) di Provinsi Lampung. Kegiatan dilakukan secara luring dengan menerapkan protocol kesehatan di 3 SD sasaran yaitu UPT SD Negeri 1 Pujodadi, UPT SD Negeri 2 Podomoro dan UPT SD Negeri 4 Sendangmulyo. Kegiatan ini diikuti oleh 38 peserta yang terdiri dari guru dan siswa. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk: 1) membantu para guru dan siswa dalam memanfaatkan teknologi pada pembelajaran daring; 2) meningkatkan ketrampilan guru dan siswa dalam penggunaan aplikasi pada pembelajaran daring; 3) memberikan informasi kepada guru dan siswa mengenai pentingnya penanaman literasi dan numerasi sejak dini serta pemanfaatan media digital sebagai sarana menanamkan literasi dan numerasi. Kesimpulan dalam kegiatan pengabdian ini antara lain: 1) teknologi informasi menjadi sarana utama untuk saling berinteraksi di masa pandemi sehingga guru dan siswa dituntut untuk mampu beradaptasi dengan teknologi dalam proses pembelajaran daring; 2) pemanfaatan teknologi khususnya media digital dapat digunakan untuk menanamkan literasi dan numerasi siswa dalam pembelajaran daring. Kata kunci: pendampingan, adaptasi teknologi, pembelajaran daring, literasi, numerasi ABSTRACT The lack of understanding of teachers and students about technology is a major problem in the learning process during the pandemic. The implementation of Community Service activities is carried out through mentoring activities for technology adaptation and its use in instilling literacy and numeracy in elementary school students belonging to the 3T criteria (Lagged, Foremost and Outermost) in Lampung Province. The activity was carried out offline by implementing health protocols in 3 target primary schools, namely UPT SD Negeri 1 Pujodadi, UPT SD Negeri 2 Podomoro and UPT SD Negeri 4 Sendangmulyo. This activity was attended by 38 participants consisting of teachers and students. This mentoring activity aims to: 1) assist teachers and students in utilizing technology in online learning; 2) improve the skills of teachers and students in the use of applications in online learning; 3) provide information to teachers and students regarding the importance of inculcating literacy and numeracy from an early age and the use of digital media as a means of inculcating literacy and numeracy. The conclusions in this service activity include: 1) information technology is the main means for interacting with each other during the pandemic so that teachers and students are required to be able to adapt to technology in the online learning process; 2) the use of technology, especially digital media, can be used to instill literacy and numeracy in students in online learning. Keywords: mentoring, technology adaptation, online learning, literacy, numeration
SOSIALISASI DAN PELATIHAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS DIGITAL KEPADA UMKM GUNA MENUJU UMKM YANG LEBIH BERKUALITAS Ilham Sanubari; Amir Hidayatulloh
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.95-102.2021

Abstract

Sistem Informasi Akuntansi salah satu sarana bagi Usaha Mikro Kecil Menengah yang sangat diperlukan untuk menyusun berbagai laporan yang efisien dan valid. Sosialisasi dan pelatihan sistem informasi akuntansi berbasis digital dilakukan dengan tujuan agar para pelaku UMKM memahami tentang pentingnya sistem informasi akuntansi, sehingga para pelaku usaha diharapkan dapat menggunakan sistem informasi akuntansi khususnya digital dalam melaksanakan usahanya sehingga dihasilkan informasi yang valid dalam proses pengambilan keputusan. Sosialisasi dan pelatihan ini dilakukan untuk para pelaku UMKM di RW 11 Desa Mendungan, Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Pengabdian ini dilakukan kepada 2 pelaku UMKM yaitu AS Aluminium dan UMKM Laundry Kita. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi, pelatihan dan pendampingan menyusun laporan keuangan menggunakan SI APIK dengan tutorial dan diskusi. Kegiatan pengabdian ini dapat mengubah persepsi pelaku UMKM mengenai pentingnya sistem informasi akuntansi, dan juga pelaku UMKM memiliki kemampuan dalam mengimplementasikan sistem informasi akuntansi berbasis digital dalam melakukan usaha Kata kunci: UMKM, SIA, SIAPIK, Laporan keuangan ABSTRACT Accounting Information System is one of the means for Micro, Small and Medium Enterprises that is indispensable for compiling various efficient and valid reports. The socialization and training of digital-based accounting information systems was carried out with the aim that MSME actors understand the importance of accounting information systems, and it was expected that they were able to use accounting information systems, especially digital ones, in carrying out their business so that valid information is produced in the decision-making process. This socialization and training was carried out for MSME actors in RW 11 Mendungan Village, Giwangan Village, Umbulharjo District, Yogyakarta City. This service was carried out for 2 MSME actors, namely AS Aluminum and MSME Laundry Kita. The method used in this community service is socialization, training and assistance in preparing financial reports using SI APIK with tutorials and discussions. This service activity can change the perception of MSME actors regarding the importance of accounting information systems and improve the ability to implement digital-based accounting information systems for business. Keywords: UMKM, SIA, SIAPIK, Financial statements
EDUKASI KANDUNGAN ASI DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI Ellla Amalia; Subandrate Subandrate; M. Hafizh Arrafi; M. Nadhif Prasetyo; Annes C. Adma; M. Dias A. Monanda; Safyudin Safyudin; Medina Athiah
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.31-36.2021

Abstract

Pemberian ASI eksklusif pada bayi telah dianjurkan oleh semua pihak. ASI tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan energi bayi, tetapi juga memberikan makronutrien dan mikronutrien yang penting untuk tumbuh kembang bayi. Walaupun demikian, cakupan pemberian ASI eksklusif belum dapat dikatakan optimal. Hal tersebut dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan ibu mengenai kandungan nutrisi ASI dan faktor ibu yang bekerja. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu menyusui mengenai kandungan ASI dan pemberian ASI perah (ASIP). Kegiatan dilakukan secara online melalui Zoom. Kegiatan berupa seminar atau penyuluhan dengan menghadirkan 3 topik dan 3 narasumber. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan dengan menilai suasana diskusi dan memberikan pertanyaan tertutup melalui pra dan pascates. Sebanyak 29 ibu menyusui mengikuti kegiatan ini dengan rerata usia 29 tahun dan sebagian besar bekerja (80%). Para peserta antusias memberikan pertanyaan kepada para narasumber. Hasil evaluasi pra dan pascates menunjukkan ada peningkatan pengetahuan ibu menyusui sebesar 31% (p=0,000). Kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi kandungan ASI dan pemberian ASIP berhasil dilakukan dengan baik. Edukasi mampu meningkatkan pengetahuan ibu menyusui. Edukasi atau penyuluhan dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan atau pemahaman masyarakat.Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Kata kunci: ASI, ASIP, edukasi, nutrisi, pengetahuan ABSTRACT Exclusive breastfeeding for babies has been recommended. It fulfills the baby's energy needs and provides nutrients that are necessary for baby's growth and development. However, the coverage of exclusive breastfeeding has not yet been sufficient, that is affected by the mother’s lack of knowledge about breast milk and the mother’s occupation. This community service aims to provide education to breastfeeding mothers about the content of breast milk and expressed breast milk to the breastfeeding mothers. The activities were performed by presenting 3 experts using online Zoom. Evaluation was done by assessing the atmosphere of the discussion and establishing closed questions through pre and post-test. A total of 29 breastfeeding mothers have participated in this activity with an average age of 29 years and most of them have job (80%). The participants were actively asking questions to the speakers. The results of the pre- and post-test evaluation showed that there was an increase in knowledge of breastfeeding mothers by 31% (p=0.000). It concludes that community service in the form of education activities on the content of breast milk and breastfeeding has been successful. Education or outreach activities has been proven to increase public’s knowledge and understanding of certain topic. Keywords: breast milk, education, expressed breast milk, knowledge, nutrition