cover
Contact Name
Amar Sani
Contact Email
amar@stieamkop.ac.id
Phone
+6285399929080
Journal Mail Official
amar@stieamkop.ac.id
Editorial Address
Kota makassar, Sulawesi selatan INDONESIA
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
YUME : Journal of Management
ISSN : -     EISSN : 2614851X     DOI : https://doi.org/10.37531/yum.v6i1
YUME : Journal of Management menerbitkan naskah artikel 3 kali dalam setahun (April, Agustus dan Desember), berisikan artikel dalam bidang Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Operasional, Manajemen Sratejik, Perilaku Organisasi, Corporate Governance, Manajemen Perubahan, Sistem Informasi Manajemen, Manajemen Pendidikan, Manajemen Keperawatan, Manajemen Kesehatan, dan Kewirausahaan dengan mengacu pada standar dan prosedur penelitian ilmiah yang ditetapkan dewan redaksi untuk dipublikasikan. YUME : Journal of Management bekerja sama dengan: 1. Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Regional Sul-sel 2. Forum Pengelola Jurnal Manajemen (FPJM).
Articles 2,469 Documents
Pengaruh Brand Image, Service Quality, Store Atmosphere, Dan Menu Diversity terhadap Consumer Satisfaction Kopi Kenangan Di Purwokerto Audia, Vina; Wisnu, Andhi Johan Suzana,
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11299

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan, untuk menganalisis pengaruh brand image, service quality, store atmosphere, dan menu diversity terhadap consumer satisfaction  Kopi Kenangan di Purwokerto. Populasi dalam penelitian ini adalah orang yang telah melakukan pembelian di Kopi Kenangan dengan minimal pembelian 2 kali yang tidak diketahui jumlahnya secara pasti. Peneliti menganalisis 100 responden. Teknik analisis yang digunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan alat bantu statistic IBM SPSS 27. Berdasarkan hasil uji t variabel brand image menunjukkan nilai thitung sebesar 5,849, variabel service quality menunjukkan nilai thitung sebesar 3,658, variabel store atmosphere menunjukkan nilai thitung sebesar 3,121, dan variabel menu diversity menunjukkan nilai thitung sebesar 3,042. Nilai thitung tersebut lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1,661, yang berarti variabel brand image, service quality, store atmosphere dan menu diversity berpengaruh positif dan signifikan terhadap consumer satisfaction. Penelitian ini memberikan implikasi, perlunya meningkatkan kualitas pelayanan karyawan serta memperkuat riset dan pengembangan produk untuk memastikan konsumen mendapatkan kepuasan. Bagi penelitian selanjutnya, disarankan menggunakan variabel lain seperti kualitas prosuk, promosi, penawaran discount, atau fasilitas.Kata Kunci: Brand Image, Service Quality, Store Atmosphere, Menu Diversity, dan Consumer Satisfaction.
Analisis Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pelanggan Gojek Wahdiniwaty, Rahma; Lorencia Simarmata,, Nadzila Kaisya Nur Astrian, Raesya Silviana Gifa Natansya,; Hendri, Cut Yuliana Putri
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11410

Abstract

Dalam dunia digital saat ini, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kualitas layanan memengaruhi kebahagiaan konsumen Gojek. Paradigma mobilitas perkotaan telah berubah dengan munculnya teknologi transportasi online, dan Gojek merupakan salah satu penyedia utama ekosistem layanan multi-layanan. Lima karakteristik kualitas layanan tangibles (fitur fisik), keandalan, responsivitas, jaminan, dan empati diukur dalam studi ini menggunakan metodologi kuantitatif dan pendekatan SERVQUAL. Survei pelanggan Gojek digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang kepuasan pelanggan dalam berbagai situasi, termasuk situasi yang tidak menguntungkan seperti cuaca buruk dan kemacetan lalu lintas. Berdasarkan temuan studi, layanan Gojek memiliki skor rata-rata 3.88, yang menempatkannya dalam kategori baik secara keseluruhan. Dimensi jaminan menunjukkan tingkat profesionalisme pengemudi, kenyamanan, dan keamanan yang tinggi, dengan skor tertinggi (4,00). Dengan skor rata-rata 3,97, kepuasan pelanggan juga menunjukkan kinerja yang baik, dibuktikan dengan kesan positif (4,04), harapan yang terpenuhi (4,00), dan keinginan untuk merekomendasikan (3,96). Meskipun kelima aspek SERVQUAL telah terbukti memiliki dampak positif terhadap kepuasan pelanggan, aspek responsivitas memiliki skor terendah (3,79), menunjukkan adanya ruang untuk perbaikan. Menurut survei ini, keputusan pelanggan untuk menggunakan layanan transportasi online sangat dipengaruhi oleh peningkatan kepuasan mereka terhadap layanan Gojek pada periode modern. Implikasi manajemen dari studi ini mencakup saran untuk meningkatkan waktu respons melalui penggunaan kecerdasan buatan, pelatihan berkala bagi pengemudi, dan pengembangan sistem keamanan yang lebih canggih. Dalam industri yang semakin kompetitif, bisnis transportasi online dapat menggunakan studi ini sebagai acuan untuk mengoptimalkan kualitas layanan dan meningkatkan kepuasan serta loyalitas pelanggan. Studi ini juga memperluas pemahaman kita tentang manajemen layanan digital.Kata Kunci: Kualitas Layanan, Kepuasan Pelanggan, Gojek, SERVQUAL, Transportasi Online
Pengaruh Human Resource, Social Factors dan Employer Branding terhadap HRM Sustainable pada Perusahaan di Karanganyar Khasanah, Uswatun; Muhammad Yusuf Ariyadi, Mirna Aulia Sari, Kamila Asadiyah Azzahro, Bagus Misbahul,
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11010

Abstract

Keberlanjutan manajemen sumber daya manusia (Human Resouce Manajement Sustainability) merupakan salah satu faktor penting bagi pertumbuhan dan keunggulan serta kesuksesan perusahaan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Human Resource, Social Factors, dan Employer Branding terhadap HRM Sustainability pada perusahaan di Karanganyar. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebar kuisioner melibatkan sebanyak 102 responden karyawan yang bekerja di perusahaan di Karanganyar. penelitian ini mengkaji bagaimana pengaruh Human Resource, Social Factors, dan Employer Branding terhadap HRM Suistainability. Kata Kunci: HRM Sustainable; Social factors ; Human Resources
Pengaruh Disiplin Kerja, Motivasi Kerja, dan Sarana Prasarana terhadap Kinerja Karyawan UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang Umam, Muchammad Syaiful
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, dan sarana prasarana terhadap kinerja pegawai UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda untuk mengukur tingkat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 60 responden pegawai UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang. Teknik analisis data yang diterapkan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R Square) melalui SPSS, hasil penelitian mengindikasikan bahwa variabel disiplin kerja (X1), motivasi kerja (X2), dan sarana prasarana (X3) menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,243 menunjukkan bahwa 24,3% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel independen disiplin kerja, motivasi kerja dan sarana prasarana, sedangkan 75,7% dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel yang ada dipenelitian ini. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa meskipun secara etika kinerja pegawai bermuatan disiplin kerja, motivasi kerja dan sarana prasarana dinilai positif namun tidak signifikan, secara empiris strategi tersebut masih mampu meningkatkan kinerja pegawai UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang
Pengaruh Firm Age, Underwriter Reputation, Return On Equity, Leverage, Dan Earning Per Share Terhadap Underpricing Saham Pada Sektor Consumer Non Cyclicals Di Bursa Efek Indonesia Triani, Sevi; Dian S.P. Koesoemasari, Heru Cahyo,
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Firm Age, Underwriter Reputation, Return On Equity (ROE), Leverage, And Earnings Per Share (EPS) terhadap Underpricing Saham IPO pada perusahaan sektor consumer non cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan 43 perusahaan sebagai sampel dengan periode pengamatan 2020–2024 yang ditentukan melalui metode purposive sampling. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap underpricing saham IPO. Hasil empiris menunjukkan bahwa umur perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap underpricing Saham. Reputasi underwriter dan ROE berpengaruh negatif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa reputasi underwriter yang lebih tinggi dan profitabilitas yang lebih baik berkaitan dengan tingkat underpricing yang lebih rendah. Sebaliknya, leverage dan EPS tidak berpengaruh signifikan terhadap underpricing IPO. Temuan ini menegaskan pentingnya karakteristik spesifik perusahaan dan kualitas underwriter dalam menentukan hasil penetapan harga IPO pada sektor consumer non cyclicals di Indonesia.Kata Kunci: Underpricing; Underwriter;Fundamental Perusahaan
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Harga Terhadap Keputusan Menggunakan Jasa Bengkel Las Anto Di Panai Hulu Syahfitra, Defri; Hasibuan, Muhammad Irwansyah; Amin, Mhd.
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap keputusan menggunakan jasa bengkel Las Anto di Panai Hulu. Latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya pemahaman faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen dalam memilih jasa, khususnya di sektor bengkel las yang memiliki persaingan ketat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 150 responden. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS melalui uji regresi linier berganda, meliputi uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menggunakan jasa, harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menggunakan jasa, serta keduanya secara simultan memberikan pengaruh signifikan dengan kontribusi sebesar 84,5%. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi kualitas pelayanan dan harga merupakan faktor utama yang memengaruhi konsumen dalam memutuskan penggunaan jasa bengkel. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa peningkatan kualitas pelayanan yang konsisten dan penerapan strategi harga yang kompetitif akan memperkuat daya saing bengkel di pasar lokal. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan; Harga; Keputusan Konsumen; Jasa Bengkel. 
Bangkit dan Bertahan: Peran Pelatihan Kewirausahaan Terhadap Ketahanan UMKM Difabel Di Graha Nawasena Denpasar Aryana, Ni Nengah Windi Aristya Ardeswari; I Gusti Ngurah Oka Ariwangsa, Putu Irma Yunita, Komang Sri Widiantari,
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.10767

Abstract

This study aims to explain how entrepreneurship training provided by Graha Nawasena Denpasar contributes to the resilience of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) owned by persons with disabilities through the development of skills, innovation, and networks. Using a qualitative approach and purposive sampling, seven informants were selected, including disabled MSME owners, and the coordinator of Graha Nawasena. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using NVivo 14. The findings reveal that the training enhances participants’ technical abilities, interpersonal skills, self-confidence, and adaptive resilience. Participants also demonstrate increased innovation through the adoption of new tools, product diversification, and simple marketing strategies aligned with their abilities and market needs. Furthermore, social networks formed through community activities, exhibitions, institutional support, and digital promotion strengthen business continuity and expand market opportunities. The results indicate that entrepreneurship training plays a significant role in building the resilience of disabled MSMEs by reinforcing internal resources based on the Resource-Based View framework. Overall, the training serves as a key factor enabling disabled entrepreneurs to survive, grow, and adapt despite various limitations.Keywords: entrepreneurship training, disabled MSMEs, business resilience, skills, innovation, networksPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Graha Nawasena Denpasar berkontribusi terhadap ketahanan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik penyandang disabilitas melalui pengembangan keterampilan, inovasi, dan jejaring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling, sehingga terpilih tujuh informan yang terdiri atas pemilik UMKM penyandang disabilitas, serta koordinator Graha Nawasena. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan NVivo 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tersebut mampu meningkatkan kemampuan teknis, keterampilan interpersonal, kepercayaan diri, serta daya adaptif peserta. Peserta juga menunjukkan peningkatan inovasi melalui penerapan alat baru, diversifikasi produk, dan strategi pemasaran sederhana yang disesuaikan dengan kemampuan serta kebutuhan pasar. Selain itu, jejaring sosial yang terbentuk melalui kegiatan komunitas, pameran, dukungan kelembagaan, dan promosi digital berperan dalam memperkuat keberlanjutan usaha serta memperluas peluang pasar. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan kewirausahaan memiliki peran signifikan dalam membangun ketahanan UMKM penyandang disabilitas dengan memperkuat sumber daya internal sebagaimana dijelaskan dalam kerangka Resource-Based View. Secara keseluruhan, pelatihan ini menjadi faktor kunci yang memungkinkan wirausaha penyandang disabilitas untuk bertahan, berkembang, dan beradaptasi meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.Kata kunci: pelatihan kewirausahaan, UMKM penyandang disabilitas, ketahanan usaha, keterampilan, inovasi, jejaring
Memahami Dan Mengelola Generasi Z Peran Critical Thinking dalam Mengatasi Resistensi Terhadap Perubahan Organisasi Novita, Nazwa; Riswan Steven Mangaputua Simorangkir,, M. Chaerul Rizky, Raffly Firmansyah Putra, Ravenska Anindia,; Sitanggang, Saut Maruli Tua
YUME : Journal of Management Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v8i3.10979

Abstract

Di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, Keterampilan 4C (Communication, Collaboration, Creaticity, dan Critical Thinking) memiliki peran utama dalam pengembangan kompetensi Generasi Z. Namun, di antara keempat keterampilan tersebut, keterampilan berpikir kritiis memiliki peran paling signifikan dalam membantu generasi Z menghadapi kompleksitas dan perubahan yang cepat. Teknologi yang berkembang pesat dan perubahan juga menuntut Generasi Z untuk berpikir kritis karena mampu membantu dalam memahami dan mengeavulasi informasi serta tantangan dan pengambilan keputusan yang tepat dalam situasi yang beragam. Sedangkan perubahan adalah hal yang lumrah terjadi kapanpun.Maka dari itu, diperlukannya hal yang dapat mengatur perubahan tersebut agar menjadi lebih terorganisir dan mencapai tujuan dari suatu organisasi atau perusahaan. Hal itulah yang disebut Manajemen Perubahan. Dalam perubahan pasti terjadi penolakan baik secara individu maupun kelompok dalam sebuah organisasi atau perusahaan.Dibutuhkannya manajemen resistensi yang terjadi didalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran berpikir kritis dalam mengatasi resistensi terhadap perubahan organisasi sebagai bagian integral dari manajemen perubahan organisasi. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi bahwa berpikir kritis berkontribusi signifikan dalam mengatasi resistensi terhadap perubahan organisasi. Studi ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis memungkinkan organisasi untuk merespons perubahan secara lebih efektif dan menghasilkan solusi inovatif  yang relevan dengan perkembangan yang ada. Kesimpulan dari penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan keterampilan berpikir kritis dalam organisasi untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing di era perubahan yang dinamis.      Kata Kunci : Manajemen, Perubahan, Resistensi, Generasi Gen Z
Pengaruh Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance(GCG) Terhadap Kinerja Karyawan Perumda Tirtanadi Cabang Deli Tua Putri, Nurul Lia; Sukmawati, Cut; Ameliany, Nanda; Sufi Sufi, Nur Hafni,
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11350

Abstract

Penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance(GCG) menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui penciptaan lingkungan kerja yang transparan, akuntabel, dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governanceterhadap kinerja karyawan pada Perumda Tirtanadi Cabang Deli Tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Perumda Tirtanadi Cabang Deli Tua yang berjumlah 102 orang. Penentuan jumlah responden menggunakan metode sampling jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian sebanyak 100 responden. Untuk menganalisis data, digunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, uji hipotesis, serta koefisien determinasi dengan bantuan software SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Good Corporate Governanceberpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung > t tabel, yaitu sebesar 11,914 > 1,983 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H₁ diterima dan H₀ ditolak. Semakin baik penerapan prinsip-prinsip GCG seperti transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, maka semakin meningkat pula kinerja karyawan Perumda Tirtanadi Cabang Deli Tua. Oleh karena itu, penting bagi manajemen perusahaan, khususnya di bidang BUMD, untuk memahami dan mengoptimalkan penerapan Good Corporate Governanceagar mampu meningkatkan kinerja karyawan serta mempertahankan kualitas pelayanan publik di tengah persaingan yang semakin ketat.Kata Kunci: Good Corporate Governance, Kinerja Karyawan, BUMD
Customer Loyalty: Electronic Word of Mouth dan Quality Product Yang Dimediasi Brand Trust BGS Coffee Bar & Lifestyle Shop Novilia Nalini, Ni Putu; Made Mulyadi, I Gusti Ngurah Oka Ariwangsa, Ni Ketut Anjani,
YUME : Journal of Management Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v8i3.10906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh electronic word of mouth dan quality product terhadap brand trust dan customer loyalty, serta peran mediasi dari brand trust pada pengaruh electronic word of mouth dan quality product terhadap customer loyalty. Lokasi penelitian ini di BGS Coffee Shop & Lifestyle Shop dan sampel yang digunakan sejumlah 140 responden. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan SmartPLS 4. Hasil pengujian menunjukkan bahwa electronic word of mouth (e-WOM) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust. Selain itu, kualitas produk (quality product) juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust. Selanjutnya, e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan (customer loyalty), begitu pula kualitas produk yang memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Temuan lain menunjukkan bahwa brand trust memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap customer loyalty. Lebih lanjut, brand trust terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang secara positif dan signifikan memediasi hubungan antara e-WOM dengan customer loyalty, serta hubungan antara kualitas produk dengan customer loyalty. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti adalah pihak manajemen BGS Coffee Shop & Lifestyle Shop memberikan reward berupa diskon atau free produk kepada konsumen yang bersedia memberikan ulasan, mengkombinasikan bahan baku produk yang memiliki warna berbeda pada tiap makanan, membuat produk sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, selalu memberikan produk yang berkualitas dan pelayanan yang baik.Kata Kunci: Electronic Word of Mouth, Quality Product, Brand Trust, Customer LoyaltyAbstractThis study aims to determine the influence of electronic word of mouth (e-WOM) and product quality on brand trust and customer loyalty, as well as the mediating role of brand trust in the relationship between e-WOM and product quality toward customer loyalty. The research was conducted at BGS Coffee Shop & Lifestyle Shop, involving a sample of 140 respondents. Data analysis was performed using SmartPLS 4. The results indicate that e-WOM has a positive and significant effect on brand trust. Similarly, product quality also has a positive and significant impact on brand trust. Furthermore, e-WOM positively and significantly affects customer loyalty, as does product quality, which also has a positive and significant influence on customer loyalty. Another finding reveals that brand trust has a positive and significant effect on customer loyalty. Moreover, brand trust serves as a mediating variable, positively and significantly mediating the relationship between e-WOM and customer loyalty, as well as between product quality and customer loyalty. The study suggests that the management of BGS Coffee Shop & Lifestyle Shop should provide rewards, such as discounts or free products, to customers who are willing to leave reviews, combine raw materials with different colors for each food item, produce items according to established standards, and consistently deliver high-quality products and excellent service.Keywords: Electronic Word of Mouth, Product Quality, Brand Trust, Customer Loyalty