Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Effectiveness of the Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) during the Covid-19 Period in Bireuen Regency Aisyah, Ti; Sukmawati, Cut; Hasyem, Muhammad; Aklima, Nur
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 2, No 2 (2021): Multidimensi Problematika Masyarakat
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v2i2.5202

Abstract

Non-Cash Food Assistance (BPNT) aims to reduce the burden of public spending in meeting basic needs. However, there are some problems with distribution. This research focuses on indicators of the effectiveness of the distribution of the BPNT assistance program, namely target accuracy, choice accuracy, and timeliness, as well as the benefits of the BPNT program for the community. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The types of data used are primary and secondary data. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the study illustrate that the effectiveness of the distribution of non-cash food assistance in Bireuen Regency has not been fully running well because BPNT recipients are not on target. Meanwhile, KPM is not given the freedom to choose aid materials according to their needs, so it is not the right choice. In addition, the schedule for assisting is still not following the provisions so that it is not on time. The benefits of the program can be directly felt by the poor in improving food security and improving the economy for SMEs (e-Warung). Overall, the distribution of Non-Cash Food Assistance (BPNT) to KPM is still less effective. ABSTRAKBantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bertujuan mengurangi beban pengeluaran masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok. Namun dalam penyaluran terdapat beberapa permasalahan.  Penelitan ini berfokus pada indikator efektivitas penyaluran program bantuan BPNT yaitu ketepatan sasaran, ketepatan pilihan, dan ketepatan waktu, serta manfaat program BPNT bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa efektivitas penyaluran bantuan pangan non tunai di Kabupaten Bireuen belum sepenuhnya berjalan dengan baik karena penerima BPNT tidak tepat sasaran. Sementara KPM tidak diberikan kebebasan dalam pemilihan bahan bantuan sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak tepat pilihan. Selain itu, jadwal pemberian bantuan masih belum sesuai dengan ketentuan sehingga tidak tepat waktu. Adapun manfaat program langsung dapat dirasakan oleh masyarakat kurang mampu dalam meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi bagi pelaku UKM (e-Warung).  Secara keseluruhan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada KPM masih kurang efektif.
Analisis Penyebab Tingginya Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Aceh Utara Sukmawati, Cut; Murniati, Murniati; Yunanda, Rizki; Sakdiah, Sakdiah; Safrina, Safrina
Aceh Anthropological Journal Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Department of Anthropology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aaj.v7i2.11597

Abstract

The issue of drug abuse and illicit trafficking is increasing every year. North Aceh District of Aceh Province is one of the districts with a high number of drug abuse cases, as in 2018 there were 124 cases of drug abuse and in 2019 there were 96 cases. This article describes the reality of the causes of high drug abuse cases in North Aceh District. The study was conducted in North Aceh District, Aceh, Indonesia, using qualitative methods in the research process. Observation, interviews and document utilization were used to collect data on the causes of high drug abuse in North Aceh district. The data collected was then classified, arranged in patterns, organized, interpreted, given meaning and concluded. This study found that there are different views, from the North Aceh local government, which is still not fully committed to the implementation of P4GN facilitation so that there is still high drug abuse, from the BNNK and North Aceh Police. The causes of the high number of cases of drug abuse and illicit trafficking in North Aceh Regency are lack of public awareness, non-existent rehabilitation facilities, the number of drug entry points into North Aceh, the existence of individual factors that cannot say NO to drugs. The influence of environmental factors (family, school and socialization), and the absence of local regulations and P4GN Action Plans.Abstrak: Permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika setiap tahunnya semakin mengalami peningkatan. Kabupaten Aceh Utara  Provinsi Aceh merupakan salah satu Kabupaten dengan tingginya jumlah kasus penyalahgunaan narkotika, seperti halnya tahun 2018 ada 124 kasus penyalahgunaan narkoba dan pada tahun 2019 ada 96 kasus. Artikel ini mendeskripsikan realitas penyebab tingginya kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Aceh Utara. Studi yang dilakukan di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Indonesia ini menggunakan metode kualitatif dalam proses penelitiannya. Observasi, wawancara (interview) dan pemanfaatan dokumen digunakan untuk mengumpulkan  data  tentang penyebab masih tingginya penyalahgunaan narkotika di kabupaten Aceh Utara. Data yang berhasil dikumpulkan kemudian diklasifikasikan, disusun dalam pola-pola, diorganisasikan, ditafsirkan, diberi makna dan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa ada perbedaan pandangan, dari Pemda Aceh Utara masih belum berkomitmen penuh untuk implementasi Fasilitasi P4GN sehingga masih tingginya penyalahgunaan narkoba, dari pihak BNNK dan Polres Aceh Utara. Penyebab masih tingginya kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kabupaten Aceh Utara yaitu kurangnya kesadaran masyarakat, fasilitasi rehabilitasi yang belum ada, banyaknya jalur masuk narkoba ke Aceh Utara, Adanya faktor individu yang tidak bisa berkata TIDAK pada narkoba. Adanya pengaruh faktor lingkungan (keluarga, sekolah dan pergaulan), dan belum adanya Peraturan daerah dan Rencana Aksi P4GN.
Pelayanan Permohonan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi Lhokseumawe Setiawan, Khalil Noverri; Sukmawati, Cut; Nirzalin, Nirzalin
Jurnal Transparansi Publik (JTP) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Transparansi Publik (JTP) - May 2024
Publisher : Program Magister Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtp.v4i1.9507

Abstract

This study examines passport application services at the Immigration Office, Class II TPI Lhokseumawe. It is known that the use of the M-Paspor application is still experiencing various problems, especially in the passport application service process, which has changed from manual to using the online system, and problem solving by the Immigration Office. The research focuses on online passport services and problem solving by the TPI Lhokseumawe Class II Immigration Office regarding online passport application services. The theory used to analyze the problem is public service theory. The research method uses a qualitative approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results showed that the passport application service process at the Immigration Office Class II TPI Lhokseumawe uses two methods, namely walk-in passport services and online through the M-Paspor application. The walk-in passport application process is limited to a quota of 50 per day and is given only to priority people such as senior citizens over 60 years old, infants, breastfeeding mothers, and pregnant women. Whereas passport applications online, namely using the M-Paspor application on mobile phones, have referred to the Minimum Service Standards, including clear service procedures by providing Standard Operating Procedures, fast turnaround times because they have registered in advance through the M-Paspor application, service fees referring to Government Regulation Number 28 of 2019, service products in the form of passports that can be submitted online at this time, complete facilities and infrastructure, as well as maximum competence of service providers. There are problems with the online passport application service at the Immigration Office Class II TPI Lhokseumawe, including the public's understanding of using the M-Paspor application, problematic internet networks, and the M-Passport application system, which is frequently updated. Problem solving is carried out through the stages of reporting complaints from the public, which are followed up through identifying problems by the leadership, giving dispositions to the responsible section, and making decisions to resolve problems related to the service of passport applications by the community.
Pelatihan Dan Pengembangan Teknologi Tepat Guna Produksi Pakan Silase Secara Berkelanjutan Dalam Mendukung Usaha Peternakan Sapi Di Desa Blang Gurah Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara Nazaruddin, M; Nasution, Abdullah Akhyar; Ilham, Iromi; Yunanda, Rizki; Muchlis, Muchlis; Sukmawati, Cut; Kamil, Ade Ikhsan; Meiliza, Richa
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v1i2.8103

Abstract

Problem utama yang terjadi selama ini adalah produktivitas peternak sapi di Blang Gurah yang belum memuaskan dan tata niaga yang belum baik. Salah satu hal yang melatarbelakanginya adalah terbatasnya ketersediaan pangan. Berdasarkan realitas tersebut, kegiatan pengabdian pengembangan teknologi tepat guna melalui program produksi silase dengan menggunakan bahan baku limbah pertanian penting untuk dilakukan pelatihan dan sosialisasi. Selain itu, sebagai daerah yang masyaraktnya terdampak covid 19, pilihan untuk melakukan produksi silase bukan hanya memudahkan pakan untuk para peternak tradisional, namun juga dapat menjadi terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat. Program kegiatan ini juga menjadi pengayaan kepada masyarakat bagaimana membangun komitmen dan kesadaran bersama tentang pemanfaatan limbah rumahan dan limbah pertanian yang selama ini terkesan tidak memiliki nilai manfaat. Pengetahuan atas proses pembuatan pakan silase penting diketahui oleh masyarakat Desa Blang Gurah yang melakukan kegiatan beternak khususnya dan masyarakat luas secara umum. Kondisi ini menjadi penting karena beberapa hal: 1) bahan dasar pembuatan pakan (limbah pertanian) mudah didapat di wilayah Balng Gurah karena memang wilayah tersebut berada dalam sistem sosial budaya yang agrikultural; 2) pakan silase dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hewan ternak karena mengandung banyak nutrisi; 3) pembuatan silase mudah dan murah sehingga sangat berpeluang besar dalam meningkatkan kesejahteraan peternak; 4) di wilayah tersebut juga ada penyuluh yang dapat diajak bekerjasama untuk saling sharing pengetahuan terkait hal tersebut; 5) pakan silase dapat disimpan untuk jangka waktu yang lama sehingga ketika musim paceklik pakan datang, sislase dapat menjadi pilihan alternatif dalam pemenuhan pakan ternak; dan 6) menjadi solusi bagi peternak yang tidak memiliki banyak waktu untuk menggembala. Akhirnya, nasib akan berubah sejalan dengan kemauan dan komitmen kita untuk selalu berusaha mengubahnya. Dan salah satu usaha itu adalah mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini.
PELATIHAN KETERAMPILAN PEURAKAN PEUNEUWOE (HANTARAN) DALAM ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT ACEH DI GAMPONG BLANG PULO KOTA LHOKSEUMAWE Iryani, Lisa; Sufi, Sufi; Ameliany, Nanda; Sukmawati, Cut; Sjafruddin, Sjafruddin
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v2i1.9542

Abstract

Berbagai instrumen dalam pelaksanaan perkawinan adat Aceh yang merupakan bagian dari pada bentuk kearifan lokal yang saat ini sudah mulai dilupakan atau jarang mendapatkan perhatian dari masyarakat Aceh terutama Peurakan Meuasoe (Hantaran). Fenomena semacam ini akan sangat berdampak terhadap kebudayaan dan kelestarian adat istiadat terutama dalam tatanan masyarakat Aceh untuk itu tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat tahun ini berencana akan melakukan pelatihan keterampilan merangkai Peurakan Meuasoe dalam prosesi adat perkawinan Aceh. Pelaksanaan pengabdian ini akan menghasilkan luaran tentang bagaimana kemampuan yang harus dimiliki terutama ibu-ibu PKK dan remaja putri di Desa Blang Pulo Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe agar mampu membuat atau merangkai Peurakan Meuasoe (Hantaran) atau seserahan yang merupakan rangkaian prosesi adat istiadat perkawinan masyarakat Aceh. Selain itu juga dengan bentuk dan nilai seni tinggi maka harga komersial sebuah produk Peurakan Meuasoe (Hantaran) mempunyai nilai jual yang cukup tinggi dipasaran hal ini disebabkan karena tidak semua orang punya kemampuan untuk membuat dan merangkai Peurakan Meuasoe (Hantaran) tersebut dengan nilai seni yang tinggi. Untuk itu dengan kemampuan yang dimiliki oleh setiap ibu-ibu PKK dan remaja putri di Desa Blang Pulo tentunya akan berdampak secara langsung terhadap pendapatan ekonomi masyarakat setempat. Teknik pelaksanaan pelatihan ini dengan melakukan wawancara, tanya jawab serta praktek secara langsung tentang teknik pembuatan rangkaian Peurakan Meuasoe (Hantaran). Diharapkan juga kepada pemerintah Gampong khusus Gampong Blang Pulo Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe agar dapat memberikan perhatian yang serius sehingga kemampuan dan skill yang dimiliki oleh setiap ibu-ibu PKK dan remaja putri seperti program semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga akan berdampak pada kemampuan dan pendapatan masyarakat setempat secara mandiri.
PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP KUALITAS PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT (Studi Pada BUMN yang Terdaftar di BEI 2021-2022) Ningsih, Siti Widya; Sukmawati, Cut
Negotium: Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 6 No 2 (2023): Negotium Vol.6 No.2 Juli-Desember 2023
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/njiab.v6i2.13145

Abstract

This research aims to analyze the influence of Good Corporate Governance and Financial Performance on the quality of Sustainability Report disclosures in State-Owned Enterprises (BUMN) companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in the 2021-2022 period. Data was obtained from the official website of the Indonesian Stock Exchange (www.idx.co.id) and the official website of each company. The research sample was 23 companies. This research uses a quantitative approach. The data analysis method used in this research is the Multiple Linear Regression method and the samples selected used the purposive sampling method, namely a sampling technique with certain criteria. Analysis of research data processing using Microsoft Office Excel 2021 and SPSS 25.0 for Windows software. The research results show that the Board of Commissioners and the Board of Directors have a significant positive influence on the closure of sustainability reports, while the audit committee and profitability do not have a significant influence on the closure of sustainability reports. 
ANALISIS LAJU PERTUMBUHAN DAN KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK RESTORAN TERHADAP PENDAPATAN PAJAK DAERAH KOTA MEDAN (Studi Pada Badan Pendapatan Daerah Kota Medan) Siregar, Vivi Ariani; Sukmawati, Cut
Negotium: Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 7 No 1 (2024): Negotium Vol.7 No.1 Januari-Juni 2024
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/njiab.v7i1.12791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis laju pertumbuhan dan kontribusi penerimaan pajak restoran terhadap pendapatan pajak daerah di Kota Medan selama periode 2018-2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran yaitu metode kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Kemudian data akan dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan pada Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Pemerintah Kota Medan, diperoleh hasil bahwa laju pertumbuhan pajak restoran tergolong positif dikarenakan setiap tahunnya rata-rata pertumbuhan pajak restoran di Kota Medan mencapai 10,30%. Kemudian, pajak restoran sendiri memiliki kontribusi yang besar terhadap pendapatan pajak daerah di Kota Medan, di mana selama periode 2018-2021 rata-rata pajak restoran mampu memberikan kontribusi untuk pendapatan pajak daerah mencapai 12,95%. Hal ini menunjukkan bahwa pajak restoran memiliki kontribusi yang besar dalam meningkatkan pendapatan pajak daerah di Kota Medan.
Analysis of Competitive Strategies in Retaining Customers (Study on Makecents Coffee Space in New Terrain) Syafina, Ashifa Ridza; Nursanjaya, Nursanjaya; Iryani, Lisa; Sukmawati, Cut; Ritonga, Nursakinah
Jurma : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif Vol 8 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM UIKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

With the increasing popularity of the coffee shop business in the city of Medan, Makecents Coffee Space must implement appropriate competitive and marketing strategies in order to continue to win the competition, attract customers and maintain customer loyalty. witnessing it directly or indirectly is like giving a list of questions to be answered. From the results of the SWOT analysis and discussion, the factors that are the advantages of Makecents coffee space which can be used to increase competitiveness in facing competition between similar businesses are the price and quality factors offered. The strategies carried out by Makecents Coffee Space first analyze what the market wants, then provide a good service process so that it can attract customers, provide attractive product offers, and free customers to comment and provide input by providing stalls for commenting so that they can retain existing customers. already exists and is able to attract more customers. Based on the competitive strategy that has been created, the right strategy for Makecents Coffee Space to retain customers is to pay attention to customer orientation, personalize the customer experience, beautify existing customers by providing stalls so that customers are free to comment so as not to make customers disappointed and result in a decrease in the good value of Makecents. . coffee room. Of the existing strategies, all of them are the core of a market strategy where the company increases its sales of available products and markets through more aggressive marketing efforts.
BRAND SWITCHING BEHAVIOUR KONSUMEN MUSLIM ACEH TERHADAP PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN PASCA FATWA MUI NO 83 TAHUN 2023 Ritonga, Nursakinah; Andyna, Cut; Ameliany, Nanda; Sufi, Sufi; Sukmawati, Cut
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.176-184

Abstract

The international Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) movement is an effort of resistance that does not use violence but by boycotting products affiliated with Israel. In line with the BDS movement, the Fatwa commission of the Indonesian Ulema Council (MUI) on November 8, 2023 issued the latest fatwa number 83 of 2023 regarding the Law of Support for the Palestinian Struggle which confirms that supporting Israeli aggression against Palestine is haram. Aceh Province is the only province that implements the principles of Islamic Shari'ah in Indonesia.This study aims to explain and analyze the effect of e-WOM and Brand Image on consumer behavior to do Brand Switching directly. This type of research is Explanatory Research. The population in this study is the Acehnese Muslim community domiciled in Lhokseumawe City, North Aceh Regency, Bireun Regency who make brand switching in food and beverage product purchase transactions where the population is not known with certainty. The sampling technique in this study used accidental sampling technique. The number of samples was 100 respondents using the Lemeshow formula. Data collection methods using questionnaires and literature studies. The data analysis method used in this study consists of instrument tests in the form of validity tests and reliability tests, normality tests, then path analysis. The results showed that E-WOM has a positive and significant effect directly on Brand Image.  E-WOM has a positive and significant effect directly on Brand Switching. Brand Image has a positive and significant effect on Brand Switching. The indirect effect of e-WOM on Brand Switching through Brand Image is more explained by the direct effect than the indirect effect.
PELATIHAN PEMBUATAN KUE AGAR AGAR SUNTIK DAN PENGENALAN STRATEGI PEMASARAN MELALUI MEDIA SOSIAL DI GAMPONG PADANG SAKTI KECAMATAN MUARA SATU KOTA LHOKSEUMAWE Ameliany, Nanda; Sufi, Sufi; Iryani, Lisa; Ritonga, Nursakinah; Sukmawati, Cut; Irhamsyah, Irhamsyah; Juliansyah, Juliansyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5230-5240

Abstract

Pelatihan pembuatan kue agar-agar suntik merupakan program yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat di Gampong Padang Sakti dengan meningkatkan keterampilan kuliner mereka dan menciptakan peluang usaha baru. Pelatihan ini melibatkan pemberian pengetahuan dan keterampilan praktis dalam pembuatan kue agar-agar suntik, mulai dari teknik dasar hingga variasi resep yang lebih kompleks. Strategi pemasaran untuk produk agar-agar suntik melibatkan identifikasi pasar potensial, pengembangan merek dan kemasan produk, serta promosi melalui berbagai saluran, termasuk media sosial, acara lokal, dan kemitraan dengan toko-toko atau restoran setempat. Fokusnya adalah untuk meningkatkan visibilitas produk, menarik perhatian konsumen, dan membangun hubungan yang kuat dengan pasar target. Dengan kombinasi pelatihan yang berkualitas dan strategi pemasaran yang efektif, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi mitra di Gampong Padang Sakti, seperti peningkatan pendapatan, kemandirian ekonomi, dan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.