cover
Contact Name
Sosiohumaniora
Contact Email
sosiohumaniora@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosaku_sumah@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sosiohumaniora
ISSN : 14110911     EISSN : 24432660     DOI : -
Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan menerbitkan Artikel terpilih dibawah lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 789 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN DI KECAMATAN POLONGBANGKENG UTARA KABUPATEN TAKALAR PROPINSI SULAWESI SELATAN Dahyar Daraba -
Sosiohumaniora Vol 17, No 2 (2015): SOSIOHUMANIORA, JULI 2015
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.878 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v17i2.7305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruhterhadap tingkat keberhasilan program pemberdayaan masyarakat miskin oleh para pihak (stakeholders)melalui dana Bantuan Langsung Pemberdayaan Sosial (BLPS) di Kecamatan Polongbangkeng Utara KabupatenTakalar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah pengurus kelompok usahabersama (KUBE) yang terdiri atas 75 orang. Dari jumlah populasi tersebut diambil sampel sebanyak 63 orang denganteknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Datadianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dengan menggunakan persentase, sedangkan pengujian hipotesispenelitian menggunakan uji F dan uji t yang diolah dengan program SPSS versi 16. Hasil penelitian menjelaskanbahwa tingkat keberhasilan program pemberdayaan masyarakat miskin berada pada kategori baik (47,62%). Hasil ujiF (sig = 0.000 < 0.05) menunjukkan bahwa variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi secarabersama-sama mempunyai pengaruh yang positif terhadap keberhasilan program pemberdayaan masyarakat miskindengan kontribusi sebesar 34,1%. Secara parsial variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasijuga berpengaruh positif terhadap keberhasilan program pemberdayaan masyarakat miskin.
HUBUNGAN DINAMIKA ORGANISASI KOPERASI DENGAN PARTISIPASI ANGGOTA KOPERASI (Suatu Kasus pada Koperasi Persusuan) Unang Yunasaf; Nugraha Setiawan; Lilis Nurlina
Sosiohumaniora Vol 3, No 2 (2001): SOSIOHUMANIORA, JULI 2001
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v3i2.5207

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan selama satu bulan di Koperasi Unit Desa Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keadaan dinamika organisasi koperasi, partisipasi anggota koperasi, dan hubungan dari keduanya. Penelitian dilakukan dengan metode survai. Unit analisis adalah KUD Tanjungsari, dan pengambilan sampel responden dilakukan secara gugus bertahap. Jumlah responden 30 orang dari dua kelompok peternak terpilih. Uji keeratan hubungan yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika Organisasi KUD Tanjungsari tergolong cukup dinamis. Unsur-unsur dinamika organisasinya menunjukkan: tujuan koperasi tergolong cukup dinamis, fungsi tugas koperasi tergolong cukup dinamis, pembinaan dan pemeliharaan tergolong cukup dinamis, penerapan peraturan dan sanksi tergolong kurang dinamis, pengadaan fasilititas tergolong sangat dinamis, dan tekanan pada organisasi tergolong dinamis. Partisipasi anggota KUD Tanjungsari tergolong cukup. Unsurunsur partisipasi anggota menunjukkan: partisipasi anggota dalam perencanaan tergolong cukup, partisipasi anggota dalam pelaksanaan tergolong tinggi. Derajat hubungan dinamika organisasi KUD Tanjungsari dengan partisipasi anggota menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat. Kata Kunci: Dinamika organisasi koperasi, Partisipasi anggota koperasi.
PENGARUH EMOTIONAL CAPITAL TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA PADA SISWA SETARA SMA DI JATINANGOR Anissa Lestari Kadiyono
Sosiohumaniora Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.565 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v19i2.12071

Abstract

Pendidikan kewirausahaan sebagai salah satu mata pelajaran wajib bagi siswa setara SMA dalam Kurikulum 2013 bertujuan untuk memberikan bekal bagi pelajar untuk dapat berwirausaha karena wirausaha inilah yang dapat membuat bangsa ini menjadi mandiri dan sejahtera. Implementasinya berbeda-beda pada SMA, SMK, maupun MA. Selaku remaja, tahap eksplorasi karir dilalui dengan adanya stimulasi lingkungan dan pendidikan. Situasi emosi yang dimiliki oleh siswa selayaknya dikembangkan menjadi kompetensi emosional yang dapat dimanfaatkan dalam memanfaatkan kapasitas kognitif, personal, sosial, maupun pengembangan ekonominya yang terdiri atas sub facet kompetensi personal dan sub facet kompetensi sosial. Stimulasi pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan intensi siswa dalam berwirausaha. Penelitian dilakukan pada siswa kelas XII pada SMA negeri, swasta, SMK, dan MA di Jatinangor. Total responden sebanyak 496 orang dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perkembangan individu, khususnya remaja yang sangat dipengaruhi oleh emosi, akan mendorong pentingnya modal emosional agar dapat mendorong munculnya intensi wirausaha pada individu. Modal emosional terbentuk dengan sumbangan kompetensi Sosial yang lebih besar, dibandingkan dengan kompetensi Personal. Dengan demikian, pendidikan kewirausahaan dan stimulasi lingkungan akan lebih mampu mengembangkan modal emosional siswa berupa kesiapan mental serta sikap positif terhadap wirausaha, yang sebaiknya tidak hanya dari sekedar menumbuhkan keterampilan, kemampuan, keahlian, ataupun jaringan yang sebaiknya dimiliki siswa namun juga aspek softskill yang dibutuhkan dalam mempersiapkan penciptaan pewirausahawan-pewirausahawan baru di masa yang akan datang.
KONTRIBUSI EKUITAS MEREK TERHADAP PEMBENTUKAN NILAI PELANGGAN: Studi pada Telepon Selular Zulfadil -; Sugianto Yasir
Sosiohumaniora Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v8i2.5365

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan memahami pengaruh ekuitas merek dalam pembentukan nilai pelanggan, dan efek nilai pelanggan terhadap intensi membeli dari konsumen, dalam kategori produk telepon selular. Penelitian ini mengacu pada sebagian model konseptual penelitian Baldauf et. al. (2003), dengan menggunakan dimensi brand awareness, brand perceived quality, brand loyalty, customer value, dan purchase intention. Alat ukur reliabel dan valid untuk mengukur objek penelitian. Hasil pengujian dengan menggunakan regresi berganda memperlihatkan, bahwa dimensi brand loyalty punya kontribusi pengaruh yang signifikan dan merupakan dimensi ekuitas merek yang terpenting terhadap pembentukan nilai pelanggan – baik aspek non-moneter maupun aspek moneter. Ditemukan pula fakta bahwa dimensi perceived quality punya kontribusi pengaruh yang signifikan hanya dalam pembentukan nilai pelanggan pada aspek non-moneter. Sementara itu, dimensi brand awareness sama sekali tidak punya kontribusi pengaruh yang signifikan dalam pembentukan nilai pelanggan. Namun bila dilihat dari uji korelasi, maka untuk sementara kami berpendapat bahwa dimensi brand awareness merupakan interverning factor antara perceived quality dan purchase intention. Dugaan ini tentunya perlu diperiksa dengan melakukan pengujian lebih lanjut. Hasil pengujian terakhir memperlihatkan, customer value – baik aspek non-moneter maupun aspek moneter – punya kontribusi pengaruh yang signifikan terhadap purchase intention, dengan aspek nonmoneter sebagai variabel yang terpenting. Hasil penelitian berimplikasi pada pentingnya pengukuran ekuitas merek pada salah satu aspek asset tak berwujud. Strategi penyediaan nilai yang lebih mengarah pada aspek non-moneter, barangkali akan lebih efektif dalam pencapaian tujuan yang diharapkan perusahaan, tanpa mengabaikan faktor-faktor lainnya. Peningkatan hubungan melalui upaya-upaya pemasaran relasional, menjadi pertimbangan yang penting dalam membangun loyalitas yang kokoh. Kata Kunci: Kesadaran Merek, Kualitas Merek yang Dilihat, Loyalitas Merek, Nilai Konsumen, dan Intensitas Pembelian
PENGARUH PRODUCT ASSORTMENT DAN GAYA HIDUP HEDONIS TERHADAP IMPULSE BUYING PENGUNJUNG TRANS STUDIO MALL (TSM) BANDUNG Bob Foster
Sosiohumaniora Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.157 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v17i1.5673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh product assortment dan gaya hidup hedonis /hedonic lifestyle terhadap impulse buying. Terdapat tiga variable yang diteliti, yaitu product assortment, hedoniclifestyle dan impulse buying. Penelitian ini mengambil lokasi di Trans Studio Mall (TSM) Bandung dengantarget populasi konsumen yang pernah berbelanja di Trans Studio Mall. Pengambilan sampel penelitian denganmetode judgmental sampling. Sampel minimal yang dibutuhkan adalah sebanyak 200 sampel. Teknik analisismenggunakan analisis regresi linear berganda. Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa product assortmentberpengaruh terhadap impulse buying di Trans Studio Mall. Demikian juga hedonic lifestyle berpengaruhsignifikan terhadap impulse buying di Trans Studio Mall.Kata kunci: hedonic lifestyle , product assortment, impulse buying
STRUKTUR KLAUSA VERBAL DALAM BAHASA INDONESIA DAN BAHASA JEPANG: SUATU ANALISIS KONTRASTIF Wahya -; Nani Sunarni; Endah Purnamasari
Sosiohumaniora Vol 3, No 1 (2001): SOSIOHUMANIORA, MARET 2001
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v3i1.5198

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pendeskripsian data bahasa Indonesia dan bahasa Jepang menggunakan metode distribusional. Hasil pendeskripsian dibandingkan secara kontrastif. Berdasarkan hasil penelitian, struktur klausa verbal bahasa Indonesia dan bahasa Jepang berbeda. Perbedaan yang menonjol ditunjukkan oleh relasi verba dengan objek. Dalam bahasa Indonesia, objek berposisi pascaverbal (VO), sedangkan dalam bahasa Jepang, objek berposisi praverbal (OV). Relasi predikat verbal dengan argumen (subjek dan objek) tidak ditandai dengan partikel dalam bahasa Indonesia, sedangkan dalam bahasa Jepang relasi itu ditandai dengan partikel (joshi), yakni wa atau ga dalam predikasi; o atau ga dalam komplementasi. Kata kunci: klausa verbal, pra-verbal, pasca-verbal
PERPUSTAKAAN UMUM DI INDONESIA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN SOSIAL Dian Sinaga
Sosiohumaniora Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v6i1.5323

Abstract

Perpustakaan umum sebagai institusi sosial sangat besar peranannya dalam perubahan sosial. hal ini berkaitan dengan keberadaan perpustakaan yang menyediakan informasi dan sumber informasi yang sangat dibutuhkan untuk pengembangan hidup dan kehidupan masyarakat. Informasi merupakan kekuatan yang maha dahsyat. Informasi sebagai komoditi yang bersifat aneh yang akan menumbuhkembangkan potensi masyarakat, termasuk di dalamnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Tantangan bagi pustakawan adalah, bagaimana perpustakan ini dapat dijadikan sebagai sarana belajar yang berkelanjutan, pusat informasi yang aktual sehingga masyarakat pembacanya berubah menjadi masyarakat yang dinamis dan produktif. Kata kunci : Perpustakaan Umum, Institusional, Agen Perubahan Sosial, Informasi, Produktivitas Sosial
KOMUNIKASI TRANSENDENTAL DALAM BISNIS TRAVEL HAJI DAN UMRAH DI INDONESIA Soediyono Hidayat Purbaningrat
Sosiohumaniora Vol 14, No 2 (2012): SOSIOHUMANIORA, JULI 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.436 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i2.5489

Abstract

Sorotan masyarakat terhadap penyelenggaraan haji belakangan ini semakin meningkat, khususnya soal penanganan dan penyelenggaraan haji yang dinilai kurang professional, hingga tuntutan dihapuskannya monopoli penyelenggaraan ibadah haji oleh Pemerintah c.q Departemen Agama karena lembaga tersebut dinilai tidak mampu dan sudah saatnya untuk diserahkan kepada swasta. Idealnya perjalanan untuk melaksanakan ibadah haji atau umrah tidak mengalami hambatan karena murni merupakan ibadah dan berada dalam nuansa komunikasi transendental, suatu bentuk komunikasi yang melibatkan pribadi seseorang dan jemaah dengan Allah SWT, Tuhan Alam Semesta. Sedangkan komunikasi bisnis adalah komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis, mencakup berbagai macam bentuk komunikasi, baik komunikasi verbal maupun nonverbal. Komunikasi verbal adalah salah satu bentuk komunikasi yang disampaikan kepada pihak lain dengan menggunakan media tulisan maupun lisan. Aspek komunikasi bisnis dan komunikasi transendentan memiliki benang merah yaitu sama-sama merupakan komunikasi dimana ada komunikan, pesan, dan komunikator, dan keduanya sama-sama jenis komunikasi dua arah (two way communications) dimana komunikan dalam proses penyampaian pesan selanjutnya dapat berposisi menjadi komunikator. Walaupun dalam komunikasi transendental pesan yang disampaikan Alloh kepada manusia tidak sebagaimana penyampaian pesan dari manusia kepada manusia. Penyelenggaraan perjalanan haji akan berjalan baik apabila dikelola oleh lembaga yang kuat dan diusung oleh Sumber Daya Manusia yang jujur, amanah, bertanggung jawab, kompeten, dan berorientasi pada pemberian pelayanan dan perlindungan kepada jamaah. Hanya dengan cara itu jamaah haji Indonesia dapat terhindar dari permainan tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab.
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN PUSKESMAS DTP TAROGONG KABUPATEN GARUT Saleha Rodiah; Evi Rosfiantika; Andri Yanto
Sosiohumaniora Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.666 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v18i1.9357

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya Pusat Kesehatan Masyarakat Dengan Tempat Perawatan (Puskesmas DTP) Tarogong Kabupaten Garut dalam kegiatan strategi promosi kesehatan ditinjau dari : 1)pemberdayaan, 2) bina suasana, 3) advokasi dan 4) kemitraan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dengan pengumpulan data melalui studi pustaka dan studi lapangan berupa wawancara dan dokumentasi. Dengan teknik purposif, informan penelitian ini berjumlah 9 orang. Kesimpulan penelitiannya adalah: 1) strategi promosi kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat dilakukan berjenjang oleh petugas kesehatan Puskesmas DTP Tarogong serta kader pemberdayaan masyarakat (KPM) kepada individu, kelompok dan masyarakat dalam bentuk penyuluhan, konseling, demonstrasi dan dialog; 2) Bina suasana diupayakan melalui kegiatan promosi kesehatan di luar gedung dan di dalam gedung, dengan pengunaan media promosi serta perilaku petugas kesehatan; 3) advokasi ditujukan dan melibatkan komitmen serta dukungan seperti Pimpinan Kecamatan Tarogong Kaler dan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dalam upaya pembuatan kebijakan/ regulasi dan pengadaan sumber daya; dan 4) kemitraan saat ini masih mengandalkan kehadiran mitra yang menawarkan kegiatan tertentu untuk ikut sertadalam kegiatan promosi kesehatan.
RISET OPERASI PELAYANAN PENGOBATAN DAN KESEHATAN IBU DAN ANAK PADA MASYARAKAT TERASING BADUY DI KABUPATEN LEBAK Sutedja -; Djuariah Utja Utja
Sosiohumaniora Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v4i3.5272

Abstract

Masyarakat Baduy di Kabupaten Lebak merupakan masyarakat yang berbeda agama dan adat dengan masyarakat Sunda sekitarnya. Sebagai masyarakat yang dianggap terasing, mereka diberikan prioritas dalam permbangunan sarana pelayanan kesehatan untuk mengatasi masalah kesehatan yang dialami tetapi kurang dimanfaatkan. Untuk mengetahui faktor-faktor apa yang menyebabkan kecilnya hasil pelayanan puskesmas pada masyarakat Baduy telah dilakukan riset operasional pada masyarakat yang bertempat tinggal di 53 kampung di Desa Kanekes. Sampel diambil secara bertingkat. Dipilih secara acak 8 kampung, 4 kampung sebagai kampung yang memperoleh intervensi dan 4 kampung sisanya sebagai kontrol. Sampel penduduk dipilih dari hasil skrining. Variabel yang diteliti adalah : pengetahuan, sikap dan praktek penggunaan pelayanan kesehatan moderen dan tradisional sebelum dan sesudah intervensi. Data pengetahuan dan sikap dikumpulkan dengan wawancara mendalam. Data praktek pelayanan dikumpulkan dari frekwensi penggunaan pelayanan kesehatan. Adanya peningkatan penggunaan pelayanan kesehatan selama periode penelitian di wilayah intervensi karena faktor jarak yang lebih dekat. Pengetahuan dan sikap masyarakat di wilayah intervensi dan wilayah kontrol berisfat positif terhadap pengobatan dan program KIA tetapi menolak pada pelayanan KB. Agar cakupan pelayanan puskesmas meningkat sebaiknya dibuat puskesmas keliling di kampung yang biasa dilalui oleh sebagian besar masyarakat yang pergi ke ladang. Kata kunci : Baduy, Pelayanan Kesehatan, Puskesmas

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 1 (2025): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2025 Vol 26, No 3 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2024 Vol 26, No 2 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2024 Vol 26, No 1 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2024 Vol 25, No 3 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2023 Vol 25, No 2 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2023 Vol 25, No 1 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2023 Vol 24, No 3 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2022 Vol 24, No 2 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2022 Vol 24, No 1 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2022 Vol 23, No 3 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2021 Vol 23, No 2 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2021 Vol 23, No 1 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2021 Vol 22, No 3 (2020): SOSIOHUMANIORA, NOVEMBER 2020 Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020 Vol 22, No 1 (2020): SOSIOHUMANIORA, MARCH 2020 Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019 Vol 21, No 2 (2019): SOSIOHUMANIORA, JULI 2019 Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019 Vol 20, No 3 (2018): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2018 Vol 20, No 2 (2018): SOSIOHUMANIORA, JULI 2018 Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018 Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017 Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017 Vol 19, No 1 (2017): SOSIOHUMANIORA MARET 2017 Vol 18, No 3 (2016): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2016 Vol 18, No 2 (2016): SOSIOHUMANIORA, JULI 2016 Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016 Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015 Vol 17, No 2 (2015): SOSIOHUMANIORA, JULI 2015 Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015 Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014 Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014 Vol 16, No 1 (2014): SOSIOHUMANIORA, MARET 2014 Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013 Vol 15, No 2 (2013): SOSIOHUMANIORA, JULI 2013 Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013 Vol 14, No 3 (2012): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2012 Vol 14, No 2 (2012): SOSIOHUMANIORA, JULI 2012 Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012 Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011 Vol 13, No 2 (2011): SOSIOHUMANIORA, JULI 2011 Vol 13, No 1 (2011): SOSIOHUMANIORA, MARET 2011 Vol 12, No 3 (2010): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2010 Vol 12, No 2 (2010): SOSIOHUMANIORA, JULI 2010 Vol 12, No 1 (2010): SOSIOHUMANIORA, MARET 2010 Vol 11, No 3 (2009): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2009 Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009 Vol 11, No 1 (2009): SOSIIOHUMANIORA, MARET 2009 Vol 10, No 3 (2008): SOSIIOHUMANIORA, NOPEMBER 2008 Vol 10, No 2 (2008): SOSIOHUMANIORA, JULI 2008 Vol 10, No 1 (2008): SOSIOHUMANIORA, MARET 2008 Vol 9, No 3 (2007): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2007 Vol 9, No 2 (2007): SOSIOHUMANIORA, JULI 2007 Vol 9, No 1 (2007): SOSIOHUMANIORA, MARET 2007 Vol 8, No 3 (2006): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2006 Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006 Vol 8, No 1 (2006): SOSIOHUMANIORA, MARET 2006 Vol 7, No 3 (2005): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2005 Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005 Vol 7, No 1 (2005): SOSIOHUMANIORA, MARET 2005 Vol 6, No 3 (2004): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2004 Vol 6, No 2 (2004): SOSIOHUMANIORA, JULI 2004 Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004 Vol 5, No 3 (2003): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2003 Vol 5, No 2 (2003): SOSIOHUMANIORA, JULI 2003 Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003 Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002 Vol 4, No 2 (2002): SOSIOHUMANIORA, JULI 2002 Vol 4, No 1 (2002): SOSIOHUMANIORA, MARET 2002 Vol 3, No 3 (2001): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2001 Vol 3, No 2 (2001): SOSIOHUMANIORA, JULI 2001 Vol 3, No 1 (2001): SOSIOHUMANIORA, MARET 2001 More Issue