cover
Contact Name
Ifall
Contact Email
ifall@unisapalu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksijurnalabditani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 26224682     EISSN : 26224690     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Abditani merupakan salah satu jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu. Jurnal ini berisi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang merupakah hilirisasi dari hasil-hasil penelitian dalam rumpun ilmu pertanian umum yang meliputi pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan. Jurnal abditani diterbitkan setahun sekali yaitu pada bulan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NON-PRODUKTIF MELALUI KETERAMPILAN PEMBUATAN PRODUK SABUN CUCI PIRING DI SMP BINA DAKWAH LEUWILIANG BOGOR Muhammad Fathurrahman; Tri Aminingsih; Usep Suhendar
Jurnal Abditani Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v5i2.171

Abstract

Mitra yang terlibat dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah SMP Bina Dakwah Leuwiliang Bogor. SMP Bina Dakwah merupakan suatu lembaga non-profit yang bergerak di bidang pendidikan. Masyarakat kelompok ini kami jadikan sebagai mitra untuk diberikan keterampilan membuat sabun cuci piring dengan harapan keterampilan ini mampu mengangkat masyarakat untuk berkarya dan menjadi masyarakat yang produktif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Pelaksanaan program ini dilakukan melalui pelatihan keterampilan pembuatan sabun cuci piring untuk skala industri rumah tangga secara detail, kontinyu dan tuntas sampai dihasilkan produk sabun cuci piring dengan kualitas yang baik. Selain itu, dilakukan pelatihan pengemasan dan pelabelan produk sabun cuci piring dalam kemasan. Pelatihan dilanjutkan dengan pembinaan serta pendampingan mitra dalam memulai membuat jaringan pemasaran ke berbagai pihak yang membutuhkan produk sabun cuci piring ini. Jenis luaran yang akan dihasilkan dari program pemberdayaan masyarakat non produktif melalui keterampilan membuat sabun cuci piring ini adalah model pemberdayaan masyarakat, mencakup terbukanya wawasan masyarakat non-produktif mengenai peluang usaha pembuatan sabun cuci piring, menghasilkan tenaga-tenaga terampil, menghasilkan produk sabun cuci piring yang berkualitas baik dan siap untuk dipasarkan dan membuka peluang untuk direkomendasikan menjadi usaha kecil mandiri yang lebih potensial sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang berimbas pada peningkatan kesejahteraan.
PEMANFAATAN LIMBAH SI KULEM (KULIT LEMON) SEBAGAI LILIN AROMATERAPI LEMON PADA IBU HAMIL DALAM MENGURANGI MUAL MUNTAH DIMASA PANDEMIK COVID RR Nindya Mayangsari; Rysky Diah Anggraini; M. Ardan; Nurhasanah
Jurnal Abditani Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v5i2.172

Abstract

Sampah rumah tangga seperti kulit lemon adalah limbah yang bersifat zat organikyang biasa dianggap tidak berguna lagi dan harus dikelola agar tidak membahayakan lingkungan. Penggunaan limbah seperti kulit lemon ternyata dapat dijadikan sebagai lilin aromaterapi yang bernilai jual tinggi dan bermanfaat dalam mengurangi rasa mual dan muntah yang sering dialami oleh ibu hamil. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan mengedukai ibu hamil dalam mengelola kulit lemon menjadi lilin aromaterapi lemon. Program pengabdian ini diawali sosialisasi kepada pemerintah, kepada ibu hamil serta demonstrasi dan pendampingan kepada 20 ibu hamil selama 4 minggu. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa anggota rumah tangga partisipan telah mengelola sampah kulit lemon dengan baik sehingga meningkatnya semangat dari masyarakat untuk mendampingi dalam pembuatan lilin aromaterapi.
EKPLORASI PRODUK UNGGULAN UMKM BARU DI DESA PACAREJO, KABUPATEN GUNUNGKIDUL HASIL KELOMPOK IBU PKK Nahiyah Jaidi; Sutopo Sutopo; Bayu Rahmat Setiadi; Ganda Sukmara; Tri Sumarni
Jurnal Abditani Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v5i2.173

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk (1) Meningkatkan kapasitas produksi unit UMKM di Desa Pacarejo melalui bantuan Teknologi Produksi; (2) Meningkatkan kualitas pengelolaan SDM UMKM yang efektif dan efisien; (3) Meningkatkan mutu produk dan variannya dengan menunjukkan identitas UMKM Desa Pacarejo; dan (4) Memperluas jangkauan pemasaran produk-produk UMKM baik di dalam dan luar DIY. Subjek kegiatan ini adalah Kelompok Ibu-Ibu PKK Dusun Kepuh Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kab. Gunungkidul. Tempat pelaksanaan kegiatan pelatihan di UNY Kampus Semanu, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan Pelatihan dilakukan pada Tanggal 3 Desember 2021. Hasil kegiatan PPM ini adalah produk-produk olahan kacang yang terdiri atas kacang disco daun jeruk, bumbu pecel kering, cookies kacang, kacang sembunyi, cake kacang gula palem, roti kacang, dan kering tempe kacang teri. Selain itu, mitra juga dibekali keterampilan membuat kemasan (packaging) dalam bentuk kemasan plastik dan toples. Peserta pelatihan sangat puas dan menyatakan kebermanfaatan yang sangat besar dengan adanya pelatihan ini sehingga dapat menjadi pemantik bagi kelompok untuk melakukan inovasi lain tentang olahan kacang sebagai produk unggulan daerah Desa Pacarejo.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TANI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN PESTISIDA NABATI Rifki Andi Novia; Lutfi Zulkifli; Indah Setiawati; Aulidya Nurul Habibah
Jurnal Abditani Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v5i2.174

Abstract

Pemberdayaan masyarakat tani dengan sasaran petani di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas merupakan program pengabdian masyarakat yang didanai oleh LPPM Universitas Jenderal Soedirman melalui skema Program Penerapan IPTEKS. Tujuan jangka panjang dari pemberdayaan masyarakat tani ini agar petani dapat mengusahakan budidaya tanaman padi secara organik. Dengan budidaya padi secara organik, maka petani tidak saja diberdayakan untuk mendapatkan hasil produksi yang meningkat, namun aspek keberlanjutan usahatani, kemandirian petani, daya saing produk yang dihasilkan, daya tawar petani dan keramahan lingkungan akan dicapai. Namun dalam rangka mencapai tujuan jangka panjang tersebut, permasalahan awal yang dihadapi oleh petani yakni masih rendahnya tingkat ketrampilan petani (psikomotorik) dalam pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dan Pestisida Nabati (Pesnab). Demi mengatasi permasalahan tersebut, Program Penerapan IPTEKS dilaksanakan dengan metode berupa pelatihan pembuatan pupuk organik cair dan pestisida nabati yang dilaksanakan di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Pupuk organik cair dan pestisida nabati dibuat dengan memanfaatkan sumberdaya alam sekitar, karena bahan baku yang dibutuhkan relatif banyak di lingkungan pedesaan. Dengan adanya kegiatan pemberdayaan masyarakat tani ini, petani di Desa Dawuhan menjadi lebih terampil dan mampu dalam membuat pupuk organik cair dan pestisida nabati, sehingga dapat dimanfaatkan langsung untuk budidaya tanaman padi secara organik
STRATEGI MEMBRANTAS HAMA TERHADAP TANAMAN PADI DENGAN PESTISIDA NABATI DI DESA SESANDAN WANASARI TABANAN I Gusti Ayu Putu Gita Savitri; Ketut Elly Sutrisni
Jurnal Abditani Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v5i2.177

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan penduduk Indonesia. Tanaman padi perlu selalu ditingkatkan produktivitasnya untuk memenuhi kebutuhan pokok penduduk yang semakin meningkat. Pada tahap awal pengabdian kepada masyarakat ditemukan bahwa masalah tersebesar petani di desa Sesandan Wanasari Tabanan adalah mengenai cara membrantas hama pada tanaman padi yang ramah lingkungan. Berdasarkan hasil observasi maka metode kegiatan yang dilakukan yaitu melakukan sosialisasi secara offline dan online, melakukan wawancara terkait pelatihan edukasi pembuatan pestisida nabati, serta melakukan pengamatan selama kurang lebih 45 hari. Hasil kegiatan pelatihan pembuatan dan penyemprotan pestisida nabati memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman para petani dan manfaat yang dirasakan yaitu mudah terurai di alam sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar, dapat membunuh hama dan menghasilkan padi dengan kualitas yang semakin baik,bahan yang digunakan untuk membuat pestisida juga relative lebih murah, dan dosis nya tidak beresiko pada tanaman padi.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN BAYAM BRASIL DI KOMUNITAS OMAH PASEDULURAN SLEMAN DAN GEMAH RIPAH YOGYAKARTA Kukuh Madyaningrana; Tri Yahya Budiarso; Catarina Aprilia Ariestanti; Dan Daniel Pandapotan; Wulan Sari Sinaga
Jurnal Abditani Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v5i2.231

Abstract

Pembumian konsumsi Bayam Brasil (Althernanthera sissoo) sebagai tanaman sayur alternatif bagi masyarakat perkotaan perlu didukung oleh pemahaman teknik budidaya yang baik. Sebagai salah satu unsur penting dalam tahapan budidaya, pemilihan dan pembuatan pupuk pendukung pertumbuhan tanaman sayur mutlak untuk dicermati. Pupuk organik cair (POC) sebagai salah satu bentuk pupuk organik layak menjadi opsi dalam pemilihan pupuk tanaman bayam brasil karena faktor ketersediaan bahan baku dan ruang pembuatan di lingkungan komunitas pegiat urban farming. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan cara pembuatan pupuk organik cair (POC) berbasis sampah organik yang ada di sekitar lingkungan komunitas urban farming Omah Paseduluran Sleman Gemah Ripah Yogyakarta yang menjadi lokasi pilot project budidaya tanaman Bayam Brasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa POC berbasis sampah organik seperti air cucian beras, irisan kulit buah dan urin ternak domba mudah untuk dibuat. Peserta kegiatan pelatihan pembuatan POC antusias dalam mengikuti kegiatan dan bertekad untuk membuat POC ini secara mandiri untuk diaplikasikan di tanaman budidaya yang dipunyai, baik itu bayam brasil atau tanaman lainnya. Kata kunci : sampah organik, pupuk organik cair, bayam brasil
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH PASAR SEBAGAI PUPUK ORGANIK Aris Aksarah Pas; Kasman Jaya Saad; Faigah A. Badjamal
Jurnal Abditani Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v5i2.232

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok tani “Subur Makmur” yang berada di wilayah Kelurahan Boyaoge Kecamatan Tatanga, antara lain : Pemanfaatan pupuk organik yang langka akibat tidak adanya sumber pupuk organik (pupuk kandang dan kompos) yang dekat dari lokasi usaha. Serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang tinggi, karena jenis tanaman monokultur pada luasan yang sempit. Rendahnya nilai jual komoditas yang diusahakan, karena hasil panen hanya dijual di pasar tradisional. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani, antara lain : Pemanfaatan sampah pasar berupa sisa sisa sayuran dan buah buahan menjadi pupuk organik dengan memanfaatkan MOL. Penggunaan teknologi mulsa plastik untuk menekan pertumbuhan gulma. Menerapkan metode pengendalian hama secara terpadu. Membina petani dalam manajemen pengolahan hasil agar dapat memasarkan hasilnya di pasar modern (swalayan). Solusi yang akan dilaksanakan pada kegiatan ini adalah : Pendidikan dan penyuluhan tentang pemanfaatan pupuk organik dan pengendalian hama terpadu, pelatihan dan bimbingan teknis pembuatan MOL, teknik aplikasi di lapangan (praktek lapang) dan demonstrasi plot, penggunaan mulsa serta pengolahan dan pengemasan hasil, pembinaan dan monitoring. Luaran dihasilkan dalam program PKM ini meliputi : Adanya rakitan teknologi pembuatan pupuk organik cair MOL, dijadikan alternatif pemenuhan kebutuhan pupuk untuk lahan pertanian hortikultura. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok masyarakat sasaran (mitra), sehingga memiliki kemandirian dalam melaksanakan kegiatan usahataninya. Terciptanya usaha kecil produksi pupuk organik padat dan pupuk organik cair MOL untuk memenuhi memenuhi kebutuhan pupuk petani. Pemanfaatan mulsa plastik untuk menekan pertumbuhan gulma, sehingga mengurangi kompetisi dengan tanam utama dan meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Petani (mitra) lebih bijak dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan menggunakan sistem PHT serta mitra memasarkan hasilnya di pasar modern dengan harga jual yang lebih tinggi.
STRATEGI MENANAM SAYURAN DENGAN METODE HIDROPONIK DALAM MENINGKATKAN EKONOMI DI DESA SESANDAN WANASARI TABANAN Putu Bagus Panji Mataram; Made Mulyadi
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 1 (2023): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i1.180

Abstract

Hidroponik merupakan salah satu metode menanam tanpa menggunakan media tanah melainkan memanfaatkan air yang menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara pada nutrisi tanaman. Pada tahap awal pengabdian masyarakat ditemukan bahwa masalah terbesar masyarakat di desa sesandan wanasari tabanan yaitu mengenai perekonomia sejak kondisi pandemic dan saat ingin bercocok tanam para masyarakat di desa setempat tidak memiliki lahan yang luas. Berdasarkan hasil observasi metode kegiatan yang dilakukan yaitu melakukan sosialisasi secara offline dan online, melakukan wawancara terkait pelatihan edukasi pembuatan sayuran kangkung dengan metode hidroponik, serta melakukan pengamatan selama kurang lebih 45 hari. Hasil kegiatan pelatihan pembuatan sayuran kangkung dengan metode hidroponik memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemhaman masyarakat dan manfaat yang dirasakan yaitu meningkat nya penghasilan masyaraat desa setempat, bisa menanam sayuran di rumah, hasilnya pun segar dan bernutrisi, serta setelah dijual banyak diminati.
PEMANFAATAN HUTAN MANGROVE SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN ALTERNATIF BAGI MASYARAKAT PESISIR DI DESA SUKAKERTA KARAWANG Muhamad Rom Ali Fikri; Mohamad Sam'un; Zeni Ayu Lestari; Tasyah Dwi Rahmawati; Triadi
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 1 (2023): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i1.182

Abstract

Keberadaan hutan mangrove penting secara ekologis, karena pendukung rantai pangan di areanya, melindungi pantai dari angin kencang, abrasi/erosi dan tsunami. Disamping manfaat ekologis, mangrove juga bermanfaat scara ekonomi. Fungsi ekonomis adalah sebagai penghasil kayu untuk bahan baku dan bahan bangunan dan bahan makanan, selain itu biota yang hidup di ekosistem mangrove juga memiliki nilai ekonomi jika diolah secara tepat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di usun Tengkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang yang belum begitu mengenal pemanfaatan buah mangrove dan hasil alam sehingga memiliki eonomi tinggidan meningktakan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan bertujuan Meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat melalui KUB tentang cara mengolah buah mangrove dan biota di ekosistem menjadi berbagai produk sebagai alternatif pendapatan tambahan.. masyarakat yang mengikuti kegiatan ini adalah masyarakat yang tergabung dalam KUB Kreasi Alam Bahari. Metode pelaksanaan kegiatan melalui Demonstrasi dan Pelatihan pembuatan kopi dari buh mangrove, dan varian produk Ikan Talang-talang yang dikembangkan menjadi keripik kulit, nuget dan baso Ikan Talang-talang. Proses evalusi dilakukan dengan mewawancarai beberapa warga untuk dimintai keterangan dan kesan terhadap kegiatan yang telah dilakuakan. Masyarakat khususnya yang mengikuti kegiatan sangat merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut. Kerena mereka dapat menambah keterampilan dalam pengolahan buah mangrove dan ikan Talang-talang yang menjadi olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
INOVASI ES KRIM BERBASIS JAMUR TIRAM DI UMKM “HAIDAR” (KELOMPOK WANITA TANI JAYA MAKMUR) KABUPATEN SEMARANG Binardo Adi Seno Mawarno; Christiana Noviani; Roostian Moordiani
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 1 (2023): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i1.185

Abstract

Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur yang berada di Desa Susukan, Ungaran, Kabupaten Semarang merupakan kelompok di bawah binaan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah yang berfokus pada budidaya jamur tiram. Salah satu anggota kelompok telah mengolah jamur tiram menjadi berbagai produk olahan pangan dengan nama UMKM “HAIDAR”. Untuk terus meningkatkan inovasi produk, dalam kegitan ini, dilakukan pelatihan pembuatan produk es krim jamur tiram dalam bentuk cup dan juga stick, pengemasan serta uji nilai gizi. Hasil uji kesukaan menunjukkan produk ini memiliki tingkat penerimaan yang baik terhadap tekstur, rasa dan daya terima secara keseluruhan. Untuk nilai gizi, produk es krim jamur tiram dalam bentuk cup memiliki nilai kadar air sebesar 71,95%, kadar abu sebesar 0,98%, kadar lemak sebesar 1,09%, kadar protein sebesar 7,98% serta kadar karbohidrat sebesar 18,00%. Sedangkan es krim dalam bentuk stick memiliki nilai yang sedikit lebih rendah yaitu 7,82% untuk protein, 1,07% untuk kadar lemak serta 15,98% untuk kadar karbohidrat. Produk inovasi ini diharapkan tidak hanya untuk menambah keragaman produk olahan pangan UMKM “HAIDAR” tetapi juga meningkatkan tingkat produksi budidaya jamur tiram bagi Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur.

Page 10 of 19 | Total Record : 189