cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL DI KOTA MAKASSAR Nasution, Hanry Setiawan
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak adalah periode pekembangan yang merentang dari masa bayi hingga usia lima atau enam tahun, periode ini biasanya disebut dengan periode prasekolah, kemudian berkembang setara dengan tahun tahun sekolah dasar. Berdasarkan UU Peradilan Anak, anak dalam UU No.3 tahun 1997 tercantum dalam pasal 1 ayat (2) yang berbunyi: “ Anak adalah orang dalam perkara anak nakal yang telah mencapai umur 8 (delapan) tahun tetapi belum mencapai umur 18 tahun (delapan belas) tahun dan belum pernah menikah.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI SAKSI DALAM PERKARA PIDANA DI KOTA MAKASSAR Putera, Riski Ek a
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak saksi cenderung rentan untuk dipengaruhi bahkan diancam dengan kekerasan dengan berbagai tindakan demi mengubah kesaksian anak tersebut yang mungkin dapat mengancam kedudukan seseorang, oleh karena itu anak saksi sangat penting diberikan perlindungan. Sesuai dengan latar belakangyang telah diuraikan di atas, maka permasalahan yang akan dibahas dalam tesis ini adalah:Bagaimanakah kedudukan anak sebagai saksi dalam perkara pidana dan Bagaimanakah perlindungan hukum terhadap anak dibawah umur sebagai saksi suatu tindak pidana, tipe penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual diperoleh analisa Anak yang perposisi sebagai saksi dalam perkara pidana akan mendapatkanjaminan perlindungan hukum yakni berupa jaminan keselamatan baik fisik, mental, maupun sosial dan memiliki akses terhadap informasi mengenai perkembangan perkara. Anak sebagai saksi harus mendapatkan haknya berdasarkan kepentingan terbaik anak dan penghargaan terhadap anak. jaminan perlindungan yang didapatkan tidak hanya dari Undang- Undang No.11 tahun 2012 tentang Sistem peradilan pidana anak, namun juga dari Undang-Undang nomor 13 tahun 2006 tentang perlindungan saksi dan korban
ANALISIS KEBERADAAN PERMUKIMAN KUMUH DI BANTARAN SUNGAI KELURAHAN BULOA KECAMATAN TALLO KOTA MAKASSAR -, Jufriadi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permukiman kumuh adalah salah satu dari sekian banyak permasalahan penataan ruang tidak terkecuali di Kota Makassar. permukiman kumuh di Kota Makassar selain kawasan kumuh yang menepati lahan-lahan yang legal, yang disebut “Slum Area”, kawasan kumuh seringkali juga muncul pada lahan-lahan tanpa hak yang jelas, baik secara status kepemilikan maupun secara fungsi ruang kota yang umumnya merupakan lahan bukan untuk tempat hunian, tanpa seijin pemiliknya, yang karenanya pada umumnya membawa konsekuensi terhadap tidak layaknya kondisi hunian masyarakat tersebut, karena tidak tersedia fasilitas sarana dan prasarana dasar bagi lingkungan huniannya Tipe kumuh di Kelurahan Buloa dilihat dari segi keadaan kepemilikan tanahnya, baik itu dimiliki secara sah dan berada pada tanah yang kepemilikannya tidak sah (dihuni secara liar), sesuai pernyataan Abdul Gaffar Alhab Staf Kelurahan Buloa yang menyatakan bahwa sebagian besar warga masih belum memiliki bukti kepemilikan tanah, karena pada dasarnya sebagian besar tanah merupakan masih dalam status tanah negara. Status kepemilikan tanah di Kelurahan Buloa ada dua yakni tanah bersertifikat dan tanah negara yang belum dilekati hak yang diduduki oleh warga. Jadi sebagian besar masyarakat Kelurahan Buloa khususnya yang bermukim langsung di tepian sungai merupakan pemukim liarPermasalahan kawasan permukiman kumuh yang terjadi di Kelurahan Buloa perlu segera dilakukan penanganan sehingga tercapai suatu lingkungan permukiman yang sehat dan layak huni serta berkualitas. Pentingnya penanganan permasalahan permukiman kumuh ini, sejalan dengan apa yang ditegaskan dalam UU nomor 1 Tahun2011 tentang perumahan dan permukiman bahwa penataan perumahan dan permukiman bertujuan untuk (1) Memenuhi kebutuhan rumah sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, dalam rangka peningkatan dan pemerataan kesejahteraan manusia; (2) Mewujudkan perumahan dan permukiman yang layak dalam lingkungan yang sehat, aman serasi dan teraturTipe penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data lebih lanjut yang diperoleh dianalisis dengan analisis regresi, analisis korelasi dan analisis deskriptif kualitatif Metode pengambilan data dengan observasi, wawancara, pemeriksaan dokumen dan sketsa perencanaan penataan permukiman dibantaran sungai.
KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA DIBAWAH TANGAN (Coppie Collationnee) YANG DIBUAT OLEH NOTARIS SELAKU PEJABAT UMUM: Strength of Proof of Deed Below Hands (Coppie Collationnee) Made by Notary As Public Official -, Zulkurniah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memuat tujuan khusus yang ingin diperoleh dari penelitian yang akan dilakukan, yakni: a. Untuk mengetahui dan menganalisis kekuatan pembuktian akta dibawah tangan yaitu coppie collationne. b. Untuk mengetahui dan menganalisis apakah akta coppie collationne dapat dibatalkan oleh hakim.Penelitian yang dilakukan pada tesis ini adalah penelitian hukum normatif empiris, yaitu penggabungan antara pendekatan hukum normatif dengan adanya penambahan berbagai unsur empiris.Metode penelitian normatif-empiris mengenai implementasi ketentuan hukum normatif (undang-undang) dalam aksinya pada setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam suatu masyarakat.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) akta Coppie Collationne sebagai akta pengganti dari notaris membantu hakim dalam hal pembuktian, karena dengan diakuinya tanda tangan dari pihak notaris, maka isi akta pun dianggap sebagai kesepakatan antara para pihak, karena kebenarannya terletak pada tanda tangan dari notaris, diakuinya tanda tangan oleh pihak notaris serta terhadap pihak yang bermohon untuk dibuatkan akta pengganti berarti dia juga mengakui isi surat yang berada di atas tanda tangannya tersebut maka akta tersebut menjadi bukti yang sempurna. (2) Kesalahan dalam bentuk akta, yaitu apabila bentuknya suatu pernyataan keputusan rapat umum luar biasa sedang yang seharusnya berita acara rapat, maka aktanya batal tetapi isinya tidak. Pembatalan menimbulkan keadaan tidak pasti, oleh karena itu Undang-undang memberi batas waktu untuk menuntut berdasarkan pembatalan.Undang-undang memberi pembatalan apabila hendak melindungi seseorang terhadap dirinya sendiri.
PENGARUH RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP LOYALITAS NASABAH DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING: (Studi Kasus Pada BRI Kantor Unit Citra Sudiang Makassar) Cangara, Satriawati
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi yang dapat dilakukan untuk mempertahankan eksistensi perusahaan adalah dengan menerapkan relationship marketing. Pihak BRI Kantor Unit Citra Sudiang Makassar telah menerapkan Relationship Marketing dengan baik. Namun, terjadi peningkatan jumlah penutupan rekening nasabah selama tiga tahun terakhir. Selain itu terdapat kesenjangan hasil di beberapa penelitian sebelumnya. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh antara ikatan keuangan, ikatan sosial dan ikatan struktural secara langsung dan tidak langsung terhadap loyalitas nasabah serta adakah pengaruh antara kepuasan terhadap loyalitas nasabah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara ikatan keuangan, ikatan sosial dan ikatan struktural secara langsung dan tidak langsung terhadap loyalitas nasabah serta mengetahui pengaruh antara kepuasan terhadap loyalitas nasabah.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah BRI Kantor Unit Citra Sudiang Makassar. Penarikan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Sampel dihitung menggunakan rumus iterasi di peroleh sebanyak 100 responden. Metode pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, dan kuesioner. Metode analisis data penelitian ini menggunakan path analysis dengan tingkat signifikan sebesar 5 %.
PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI TAMBAK BANDENG MELALUI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKT DESA KEKEAN KABUPATEN PANGKEP Hamsiah, Andi; Suriani, Seri; S, Lukman
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan sektor perikanan utamanya perikanan air payau dan perikanan laut memang saatnya memperoleh perhatian serius, bahkan hendaknya menjadi program prioritas untuk dikembangkan di Kabupaten Pangkep. Tentunya harus dibarengi dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan secara teratur dan berkesinambungan.Realisasi produksi perikanan budidaya di Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan terkhusus jenis ikan bandeng diestimasi bakal melampaui target hingga akhir tahun ini. Tahun 2016 produksi ikan bandeng ditargetkan mampu mencapai 93.332 ton seiring dengan pengembangan tekonologi budidaya perikanan yang telah dikembangkan.Dengan meningkatnya jumlah produksi ikan bandeng di Kabupaten Pangkep mendorong harga ikan turun sehingga kadang kala petani tambak mengalami kerugian sehingga diperlukan tehnologi untuk penangana hasil produksi ikan bandeng.Dengan meningkatnya jumlah produksi ikan bandeng di Kabupaten Pangkep mendorong harga ikan turun sehingga kadang kala petani tambak mengalami kerugian sehingga diperlukan tehnologi untuk penangana hasil produksi ikan bandeng.Tehnologi yang ditawarkan dalam IbM ini adalah bagai mana menangani pasca panen ikan bandeng dengan Metode Bandeng Asap cair, yang bias mengawetkan ikan bandeng sampai satu bulan, serta metode partisipatif bagi Kelompok Petani Tambank Ininnawa dan Kelompok Tani Madeceng. Dengan Program ini dapat mendorong peningkatan pendapatan Kelompok Petani Tambank sebesar 30% serta mampu mendorong peningkatan Pendapatan Daerah Kabupaten Pangkep.
PENETAPAN LOKASI DAN PELEPASAN HAK MILIK ATAS TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG PENGADAAN TANAH BAGI PEMBANGUNAN UNTUK KEPENTINGAN UMUM Ansyari, Andi Nadiah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2012, dalam perencanaan penetapan lokasi para pihak yang terlibat yakni calon pengguna lahan, pemilik lahan, dan pemerintah, memusyawarahkan rencana penentuan lokasi lahan untuk pembangunan kepentingan umum. Dalam pelepasan hak atas tanah untuk kepentingan umum tidak sedikit berujung dengan ketidak sepakatan antar pihak dalam menentukan ganti kerugian dalam pelepasan hak dan solusi penyelesaian tersebut yaitu dapat diselesaikan dengan cara mediasi atau upaya hukum dengan cara mengajukan gugatan perdata ke pengadilan negeri setempat atau mengajukan gugatan ke pengadilan tinggi tata usaha negara setempat.Pada hakekatnya pembebasan tanah adalah untuk dipergunakan bagi kepentingan umum, dan prosedur pembebasan tanah untuk kepentingan umum harus dilaksanakan dengan cara musyawarah mufakat.
PENGEMBANGAN MODEL PELATIHAN VOCASIONAL YANG EFEKTI UNTUK MENINGKATKAN LIFE SKILLS ANAK PANTI ASUHAN DI KOTA MAKASSAR Hamid, Sundari
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mendesain Model Pelatihan Vocasional dan perangkat pelatihan yang efektif, sebagai salah satu alternatif dalam upaya meningkatkan mutu pelatihan khususnya pelatihan yang dilaksanakan bagi anak panti asuhan di kota Makassar. Pelatihan yang dilaksanakan selama ini tidak sesuai harapan, mengutip data World Economic Forum 2014, bahwa indeks daya saing Indonesia pada tahun 2014-2015 menduduki peringkat ke-34 dari 144 negara yang ada di dunia dan salah satu pilar yang dinilai adalah pendidikan dan pelatihan (Republika 2014 : 1). Model pelatihan Vocasional Life Skills (Model PVLS) dikembangkan berdasarkan alur pengembangan Borg and Gall (2003) dengan empat tahap yaitu (a) studi pendahuluan, (b) Pengembangan Produk, (c) validasi Model dan (d). uji coba lapangan. Subyek penelitian adalah adalah anak panti asuhan yang ada di kota Makassar.Teknik pengumpulan data adalah (a) observasi, (b) wawancara, (c) studi dokumentasi, (d) uji kompetensi. Produk yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah model PVLS yang divalidasi oleh validator setelah itu diujicobakan untuk mengetahui keefektifan model. Untuk menganalisis perolehan data tersebut digunakan analisis deskriptif kualitatif yang hasilnya efektif dalam meningkatkan kompetensi keterampilan anak panti asuhan.
PENGARUH ABU TERBANG KELAS-F TERHADAP ABRASI MORTAR BETON Hadijah, Nur; -, Hijriah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan beton untuk konstruksi bangunan sangat luas, tidak hanya pada konstruksi gedung tetapi juga pada konstruksi jalan, jembatan dan prasarana lainnya. Beton merupakan sekumpulan interaksi mekanis dan kimiawi dari material berupa campuran agregat halus, agregat kasar serta semen Portland dan jika perlu diberi bahan tambah agar beton menjadi lebih berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesifikasi Fly Ash (Abu Terbang) dan mengetahui bagaimana kekuatan dari campuran beton yang menggunakan Fly Ash sebagai bahan tambah pada agregat halus.Penelitian ini bersifat eksperimental yang dilaksanakan di Laboratorium Bahan dan Beton Politeknik Negeri Ujung Pandang. Variasi benda uji yaitu pada penambahan Fly Ash dengan kadar 0%, 5%, 10%, 15% dan 20 %. Benda uji akan diamati pada umur 14, 28, 42 dan 56 hari, dimana jumlah benda uji sebanyak 60 buah. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian karakteristik material yang digunakan baik itu agregat kasar maupun agregat halus serta pengujian abrasi mortar beton untuk menentukan hasil keausan.Hasil penelitian disimpulkan bahwa material Fly Ash kelas-F memenuhi kriteria sebagai agregat halus untuk campuran beton.
PENYESUAIAN DIRI KORBAN PERDAGANGAN ANAK -, Musawwir; -, Syawaliah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This is a qualitative research, the objectives are to know how the self-image of the child trafficking’s victims, the mind-set and the self adjustment formed, and the psychological impact experienced by the victims.The method of this research is structured interview method, which refers to the research’s focus that have been made before. Subject of this research are three victims of child trafficking.The result of this research shows that: (1) Most of the subjects have a negative selfimage; (2) The mind-set formed on the victims are influenced heavily by the judgement of the people around them, and then influenced the victims self adjustment on the daily life, and generally all victims are not able yet to do a good self adjustment; (3) the psychological impacts which experienced by the victims are trauma, which have a similier with perpetrator, being agressive, and even frustration.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue