cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
TINJUAN HUKUM TERHADAP KEBIJAKANBIAYA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) Kasim, Husain
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reformasi peraturan perundang-undangan perpajakan daerah membawa dampak positif terhadap penerimaan daerah dari sektor pajak daerah dan retribusi daerah, yang salah satu jenisnya adalah Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan atau disingkat BPHTB. BPHTB adalah pajak yang dikenakan atas perolehan perolehan hak atas tanah dan bangunan.Perolehan hak atas tanah dan atau bangunan adalah perbuatan atau peristiwa hukum yang mengakibatkan diperolehnya atau dimilikinya hak atas tanah dan atau bangunan oleh orang perseorangan pribadi atau badan. Objek pajak BPHTB adalah perolehan hak atas tanah dan atau bangunan.Subjek BPHTB adalah orang pribadi atau badan yang memperoleh hak atas tanah dan atau bangunan. Dasar pengenaan Pajak BPHTB ( DPP) adalah Nilai Perolehan Objek Bajak atau disingkat menjadi NPOP. NPOP dapat berbentuk harga transaksi dan nilai pasar.Jika nilai NPOP tidak diketahui atau lebih kecil dari NJOP PBB, maka NJOP PBB dapat dipakai sebagai dasar pengenaan pajak BPHTB. BPHTB yaitu merupakan pajak yang harus dibayar akibat perolehan hak atas tanah dan bangunan meliputi hak milik, hak guna usaha, hak guna bangunan, hak pakai, hak milik atas satuan rumah susun dan hak pengelolaan.
OPTIMASI PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DENGAN METODE PERT DAN CPM Hi. Muhammad, Amiruddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementation of a project work requires not only a reliable human resources, but also must be supported by a good management. Planning project activities is an issue that is very important because it is the basis for project planning in order to be able to finish the projects implemented with time and cost optimal. Method PERT and CPMis a management tool that is associated with the planning and control of costs and time on a project. Both of these methods can be applied in carrying out the project, so that all work can be run according to plan and provide more satisfactory results. The purpose of this study was to evaluate the time and cost Development Project Market Sarimalaha Tidore Islands, North Maluku. In searching for the possibility of achieving time a project that has been planned in the schedule with the analysis using PERT method and analyze the time and cost of the project through the acceleration of activity using CPM method. The data used data is market development project Sarimalaha Tidore Islands. From the research that has been carried out showed that that the possibility of the project is completed in accordance with the Time scedulle based analysis using PERT method amounted to 98.42%. For the analysis of acceleration events with CPM method showed that that the maximum acceleration of the process of acceleration occurs when the project can be accelerated up to 162,17 days from 170 days when the original plan and the cost of the project rose to Rp.8.857.795.386,00 of plan costs prior to acceleration is Rp.8,775,686,914.00. Thus a reduction in project time for 7,83 days and increase the cost of Rp.82.108.472,00at the time of reaching the maximum acceleration.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN TRADISIONIL SINGKI-TAMBOLANG BERBASIS PENGEMBANGAN KOMODITAS UNGGULANKECAMATAN RANTEPAO KABUPATEN TORAJA UTARA: DEVELOPMENT STRATEGY OF SUSTAINABLE ZONE TRADITIONAL SINGKI-TAMBOLANG BASED ON DEVELOPMENT MAIN COMMODITIESDISTRICT RANTEPAO NORTH TORAJA REGENCY -, Rusida
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditi yang menjadi potensi unggulan sektor pertanian Kawasan Permukiman Tradisional Singki-Tambolang dan menjelaskan strategi pengembangan Kawasan Permukiman Tradisional. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan pendekatan survei langsung, visualisasi terhadap obyek yang diteliti serta melakukan survei institusional pada instansi yang terkait dengan data dan informasi yang dibutuhkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis komoditi pertanian, perkebunan, hortikultura buah-buahan dan sektor peternakan yang dapat dikembangkan di Kawasan Permukiman Tradisionil Singki-Tambolang Kecamatan Rantepao Kabupaten Toraja Utara antara lain jenis komoditi pertanian tanaman pangan meliputi komoditi jagung. Komoditi perkebunan antara lain, jenis komoditi kakao dan kelapa. Komoditi hortikultura buah-buahan antara lain, jenis komoditi pisang. Komoditi sektor peternakan adalah jenis ternak kerbau, ayam ras dan itik (2) strategi diarahkan pada pengembangan sektor agribisnis dan agroindustri
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) MELALUI PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, MOTIVASI, RESPON MAHASISWA Lestari, Pertiwi Indah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS melalui pendekatan inkuiri dapat meningkatkan aktivitas, motivasi dan respon mahasiswa pada mata kuliah kimia anorganik..Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bersifat deskriptif. Subjek penelitianadalah mahasiswa Biologi 1 semester I dengan jumlah mahasiswa 22 orang dan dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2016/2017 Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan angket. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan aktivitas, motivasi, respon Mahasiswa yang dibelajarkan melalui penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) melalui Pendekatan Inkuiri Terbimbing. Peningkatan aktivitas mahasiswa dari siklus I kesiklus II yakni73,83% menjadi 84,50% yang berarti mengalami peningkatan sebesar 10,67%. Respon mahasiswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe TPS juga mengalami peningkatan sebesar 40,62% dimanapada siklus I sebesar 59,38% menjadi 100% pada siklus II. Sebanyak 83,33% siswa pada siklus I termotivasi belajar kimia sedangkan pada siklus II sebanyak 96,67% yang berarti ada peningkatan sebesar 13,34%. Aspek psikomotorik juga mengalami peningkatan yakni 84,38% menjadi 93,75%. Hal ini mengakibatkan hasil belajar kimia (aspek kognitif) secara klasikal mengalami perubahan dari 59,38% menjadi 96,88% yang berarti ada peningkatan sebesar 37,50%.
PENERAPAN METODE BERMAIN DENDE-DENDE DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR GEOMETRI SISWA SD DI KECAMATAN TANRALILI KABUPATEN MAROS Az Zahra, Fatimah; Basri, Syamsuriana
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan aktivitas siswa melalui penerapan metode bermain dende-dende pada pembelajaran matematika dalam meningkatkan motivasi belajar geometri siswa SD Inpres 23 Toddopulia Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros, (2) mengetahui motivasi belajar geometri siswa dalam pembelajaran matematika melalui permainan dende-dende di SD Inpres 23 Toddopulia Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD Inpres 23 Toddopulia Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros dan sampel penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 36 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Teknik pengambilan data dengan menggunakan angket, observasi/pengamatan dan wawancara.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Aktivitas siswa melalui penerapan metode bermain dende-dende pada pembelajaran matematika dalam meningkatkan motivasi belajar geometri siswa SD Inpres 23 Toddopulia kecamatan Tanralili kabupaten Maros berada pada kategori aktif, (2) Motivasi belajar geometri siswa dalam pembelajaran matematika melalui penerapan metode bermain dende-dende di SD Inpres 23 Toddopulia Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros berada pada kategori tinggi.
STUDI PENCEMARAN LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) PADA PERMUKAAN DAN SEDIMEN DI PERAIRAN PANTAI TIDORE KOTA TIDORE KEPULAUAN -, Ainuddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsentrasi logam berat kadmium (Cd) pada permukaan perairan dan pada sedimen dan sekaligus untuk mengetahui kualitas air di perairan Pantai Tidore Kota Tidore Kepulauan. Penelitian ini dilakukan pada 3 stasiun yaitu di Pelabuhan Rum , Pelabuhan Goto dan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kota Tidore Kepulauan. Penelitian ini merupakan penelitian survey dan laboratorium, dimana pengambilan sampel dilakukan secara langsung di lapangan kemudian dianalisis menggunakan Spektrofotometrik Serapan Atom (SSA) yang dilakukan di Laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Kelas I Manado. Berdasarkan hasil pengukuran kualitas perairan di lokasi penelitian ditinjau dari parameter fisika kimia umumnya masih layak untuk kehidupan bagi organisme perairan atau biota laut demikian pula konsentrasi dan bahan pencemar logam berat kadmium (Cd) yang ditemukan baik pada permukaan perairan maupun sedimen di perairan Kota Tidoe Kepulauan sesuai uji laboratorium nilai konsentrasinya masih dibawah ambang batas (NAB) yang diperkenankan.
PENGEMBANGAN DAN PENINGKATAN NILAI TAMBAH BERAS MERAH BERBASIS PEMBERDAYAAN SUMBERDAYA LOKAL Ambar, Abdul Azis Ambar Azis; -, Irmayani -; Maming, Khadijah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras Merah merupakan komoditi melimpah di wilayah Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang. Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang sangat merespon pengembangan komoditi beras merah ini sebagai komoditi unggulan yang dihasilkan masyarakat setempat. Pemerintah setempat telah mengalokasikan sejumlah dana untuk pengembangan komoditas Beras Merah mulai tahun 2013 ini. Meskipun demikian ada sejumlah kendala untuk pengembangan Beras Merah di daerah Enrekang, yaitu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan masyarakat daerah tentang Beras Merah masih terbatas dalam hal budidaya untuk peningkatan produksi yang aman lingkungan, Penanganan pasca panen Beras Merah, dalam komunitas masyarakat Enrekang. Masyarakat belum mempunyai pengetahuan bagaimana mengolah Beras Merah menjadi produk unggulan lokal yang mempunyai nilai jual tinggi, serta belum optimalnya Peningkatan Sistem Kelembagaan Komoditas Beras Merah. Oleh sebab itu dalam kegiatan program Iptek bagi Wilayah (IbW) ini akan diimplementasikan sejumlah kegiatan pengembangan Komoditas Beras Merah melalui Pemberdayaan Sumber Daya Lokal dan juga sebagai wadah pemasaran hasil pengolahan Beras Merah di Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang agar dapat dengan mudah dijangkau oleh konsumen melalui prasarana pasar dan untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Strategis pelaksanaan program pengembangan Beras Merah di Kabupaten Enrekang dengan beberapa program kegiatan yaitu 1). Perbaikan Budidaya Beras Merah, 2). Peningkatan Swadana dan Swadaya Masyarakat, dengan Program Pengembangan Teknologi Tepat Guna pascapanen 3) Kegiatan Peningkatan Sistem Kelembagaan Komoditas Beras Merah.
ASIDOSIS LAKTAT PADA PENGGUNAAN METFORMIN Suriana Dwi Sartika; Umar, Husain
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i1.850

Abstract

Metformin merupakan obat antihiperglikemik yang paling sering diberikan di dunia dan dianggap sebagai terapi lini pertama untuk diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) yang baru didiagnosis oleh beberapa organisasi profesional. Dalam 50 tahun terakhir pengalaman klinis global, metformin umumnya dianggap aman dengan efek samping yang paling sering yaitu gastrointestinal (diare, mual, dan muntah). Metformin dikontraindikasikan pada pasien dengan gangguan hati ataupun ginjal, pada usia tua, dan pada kondisi pasien dimana dapat meningkatkan resiko asidosis laktat. beberapa kasus telah dilaporkan mengenai hubungan asidosis laktat dan penggunaan metformin. Metformin associated lactic acidosis (MALA) merupakan kejadian yang sangat jarang (sekitar 10 kasus per 100.000 pasien per tahun) namun memiliki angka mortalitas sekitar 30-50%.
HAK WARIS ISTRI KEDUA DITINJAU DARI KOMPILASI HUKUM ISLAM Syamsur, Lucky
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui dan memahami kedudukan istri kedua sebagai ahli waris menurut kompilasi hukum islam, dan faktor-faktor yang membatasi hak istri kedua dalam mewarisi menurut kompilasi hukum islam.Penelitian ini merupakan penelitian normatif-yuridis, yaitu mengkaji norma – norma hukum yang tertuang dalam Kompilasi Hukum Islam dikaitkan dengan kaidah-kaidah sosial lainnya, pendekatan penelitian ini merupakan pendekatan hukum islam (sebagai salah satu positif Indonesia). sebagai kesimpulan, kedudukan istri kedua dalam kompilasi hukum islam tidak diatur, hak mawarisnya secara a contrario 1/8 bagian masing masing istri pertama dan kedua apabila pewaris tidak meninggalkan anak, apabila meninggalkan anak maka masing masing mendapat 1/16, masing- masing ¼ dibagi dua dan 1/18 dibagi dua dan Penghalang istri kedua mendapat warisan secara analogi tidak berbeda dengan ahliwaris yang lain yang secara praktik, penghalangan ini di negasikan pada hukum waris islam (Alqur’an dan hadist), walaupun kompilasi hukum islam hanya merumuskan dua syarat sebagaimana disebutkan pada Pasal 173.
KOMPARASI PERILAKU LENTUR BALOK T BETON TULANG BERLAPIS AKIBAT BEBAN STATIS MONOTONIK DAN STATIS SIKLIK Sariman, Syahrul; Nurdin, Abd. Rahim
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan gelagar beton bertulang type balok-T, merupakan konstruksi jembatan yang paling banyak digunakan di Indonesia. Dari beberapa peraturan pembebanan jembatan yang pernah dibuat, pada prinsipnya menggunakan beban bergerak berupa beban terbagi rata dan beban garis yang dalam aplikasinya dalam desain diasumsikan sebagai beban statik ekivalen. Prinsip perhitungan struktur diatas dua tumpuan sebagaimana halnya girder jembatan beton bertulang akibat momen lentur adalah bahwa bagian tekan dipikul oleh penampang beton sedangkan bagian tarik sepenuhnya dipikul oleh besi tulangan, dengan demikian ada penampang beton pada bagian tarik dibawah garis netral yang tidak diperhitungkan memikul beban, Berkaitan dengan hal itu pada penelitian ini akan dilakukan pengujian perilaku balok-T akibat tegangan lentur dengan rongga botol plastik pada penampang tarik. Ada beberapa pertimbangan yang mendasarinya antara lain pembuatan rongga akan mengurangi berat balok, mereduksi penggunaan beton dan semen, serta memanfaatkan limbah botol plastik. Bila dikaitkan dengan isu lingkungan, pengurangan semen berarti mengurangi potensi pencemaran akibat gas CO2 dan pemanfaatan limbah botol plastik berarati mereduksi pencemaran lingkungan akibat bahan plastik yang sulit terurai.Balok uji dibuat dalam 2 kondisi yakni sebagai balok- T semu dan balok-T murni dengan penampang diambil dari penampang girder jembatan beton bertulang standar dengan skala 1 : 3 yang kemudian masing-masing diuji dengan beban statis yang mewakili beban tetap dan beban statis berulang yang merupakan perwujudan dari beban bergerak pada jembatan. Hasil yang diharapkan dalam penelitian antara lain dapat mengetahui perbandingan kemampuan memikul beban pada balok-T, baik akibat perbedaan lebar efektif, maupun akibat adanya rongga pada pada penampang tarik .Selain itu juga untuk merumuskan perbedaan perilaku lentur, menyangkut (hubungan beban – lendutan, kekakuan dan daktilitas) baik pada beton maupun pada baja tulangan, dalam memikul beban statis monotonik dan beban statis siklik.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue