cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
Gamifikasi Aplikasi Kuliner Berbasis Web Sebagai Strategi E-Marketing Produk Bahan Pangan Nur, Rini; Utomo, Muhammad Nur Yasir; Fansab, Nur Ayu Farahgta
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i1.2132

Abstract

Aplikasi kuliner yang berisi ribuan resep masakan memiliki peluang untuk pengembangan stategi e-marketing. Tidak sedikit penyaji resep masakan secara eksplisit menuliskan bahan yang digunakan dengan merek produk yang hanya menguntungkan perusahaan terkait. Penyebutan ini, secara tidak langsung membuat penyaji resep merekomendasikan produk tersebut kepada para pembaca resep. Akan tetapi, penyaji resep tidak mendapatkan feedback apapun dari perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan aplikasi kuliner berbasis web yang di dalamnya menerapkan konsep gamifikasi guna memaksimalkan e-marketing dan sosial bisnis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, sedangkan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Alur gamifikasi dimodelkan dalam Graph Database karena unsur-unsur terkait memiliki keterhubungan data satu sama lain yang sangat kuat. Selain memaksimalkan stategi e-marketing melalui aplikasi kuliner, user yang terlibat di dalamnya pun akan mendapatkan benefit dari penyebutan merek bahan pangan tersebut melalui konsep bisnis sosial. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode blackbox testing, disimpulkan bahwa aplikasi ini berjalan sesuai fungsi dari setiap fitur berdasarkan kondisi masukan. Hasil uji coba melalui kuesioner dengan total 45 responden dimana kinerja sistem menunjukkan nilai 99,98%, pengaruh gamifikasi dalam sistem untuk user menunjukkan nilai 97.7% dan kepuasan responden terhadap user interface menunjukan  nilai 91.1%. Culinary applications that contain thousands of recipes have opportunities for the development of e-marketing strategies. Not a few recipe presenters explicitly write down the ingredients used with product brands that only benefit the related company. This mention indirectly makes the recipe presenter recommend the product to the recipe readers. However, the recipe presenter did not receive any feedback from the company. This study aims to implement web-based culinary applications in which the concept of gamification is applied to maximize e-marketing and social business. The type of research used is development research, while the data is analyzed descriptively quantitatively. The gamification flow is modeled in the Graph Database because related elements have very strong data connectivity with each other. In addition to maximizing the e-marketing strategy through culinary applications, users who are involved in it will also benefit from mentioning the food brand through the concept of social business. Based on the test results using the blackbox testing method, it is concluded that this application runs according to the function of each feature based on input conditions. The test results through a questionnaire with a total of 45 respondents where the performance of the system shows a value of 99.98%, the effect of gamification in the system for users shows a value of 97.7% and respondents' satisfaction with the user interface shows a value of 91.1%.
Artikel Review: Pengaruh Pemberian Bacillus Sp. Terhadap Sintasan dan Pertumbuhan Post Larva Udang Vaname Litopenaeus vannamei yang Terinveksi Vibriosis Akmaluddin, Akmaluddin; Mutmainnah, A.Miftahul Rizka; Ikbal, Muhammad; Anwar, Asni
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i1.2351

Abstract

Udang vaname merupakan salah satu spesies unggulan perikanan yang saat ini banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satu permasalahan dalam budidaya udang vaname adalah munculnya penyakit bakterial seperti vibriosis yang menyerang larva vaname yang dapat menyababkan pertumbuhan terhambat dan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberiam bacillus sp terhadap sintasan dan pertumbhan post larva udang vaname yang terinfeksi vibriosis dan menghambat pertumbuhan bakteri yang menyerang udang vaname. Metode artikel review ini diproleh dari beberapa pustaka jurnal. Terdapat 4 jurnal utama yang menampilkan hasil pengaruh Bacillus sp. terhadap peningkatan kualitas air, penurunan populasi Vibrio sp, dan pengaruh Bacillus sp. terhadap sintasan serta pertumbuhan larva yang terinveksi Vibrio sp hasil review menunjukkan bahwa Bacillus sp. sp  merupakan salah satu bakteri menguntungkan yang mampu menekan populasi Vibrio sp, meningkatkan kelulushidupan post larva yang terinveksi vibrio dan juga dapat meningkatkan pertumbuhan mutlak post larva udang vaname. Vaname shrimp is one of the leading fishery species which is currently widely cultivated in Indonesia. One of the problems in vannamei shrimp farming is the emergence of bacterial diseases such as vibriosis which attacks vannamei larvae which can cause stunted growth and death. This study aims to analyze the effect of Bacillus sp administration on the survival and growth of post larvae of vannamei shrimp infected with vibriosis and inhibiting the growth of bacteria that attack vannamei shrimp. This review article method was obtained from several journal libraries. There are 4 main journals that display the results of the influence of Bacillus sp. on improving water quality, decreasing Vibrio sp populations, and the influence of Bacillus sp. on the survival and growth of larvae infected with Vibrio sp. the results of the review showed that Bacillus sp. sp is one of the beneficial bacteria that can suppress the Vibrio sp population, increase the survival of post larvae infected with vibrio and can also increase the absolute growth of vannamei shrimp post larvae.
Pencitraan Banjir Rob Zona Medan Utara Menggunakan Regresi Logistik dan Artificial Neural Network Serta Global Information System Pyanto, Farino
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i1.2441

Abstract

Perlunya memetakan zona terancam banjir rob berdasarkan faktor-faktor penyebab banjir rob di wilayah Medan Utara sebagai dasar bagi stakeholder dalam rangka penanganan banjir rob. Indikator kerawanan terhadap banjir rob mencakup curah hujan, drainage density, land use, jarak ke sungai, jenis tanah, elevasi, kemiringan, aspek, jarak ke muara. Analisis data menggunakan GIS dan regresi logistik serta ANN. Lokasi penelitian adalah kecamatan Belawan, Marelan dan Labuhan. Hasil analisis yang didapat, yaitu faktor curah hujan, drainage density, elevasi, jarak ke muara, aspek berpengaruh terhadap kerawanan banjir rob. Sedangkan indikator land use, jenis tanah, jarak ke sungai, kemiringan tidak berpengaruh terhadap kerawanan banjir rob. Hasil analisis menunjukkan peringkat indikator yang mempengaruhi terhadap kerawanan banjir rob dari pertama sampai sembilan adalah jarak ke muara, elevasi, aspek, jarak ke sungai, jenis tanah, land use, kemiringan, curah hujan dan drainage density. Sampel 209 dengan 9 dan 7 faktor didapat ketepatan model penelitian sebesar 86,1%. Hasil penelitian dengan rumus MAPE menunjukkan akurasi data train percobaan 1 sebesar 64,5662% dan data tes percobaan 1 sebesar 75,7515%. Sementara data train percobaan 2 sebesar 70,5429% dan data tes percobaan 2 sebesar 78,5544%. The need to map tidal flood threat zones based on the factors that cause tidal floods in the North Medan area as a basis for stakeholders in the context of tidal flood management. Indicators of vulnerability to tidal flooding include rainfall, drainage density, land use, distance to the river, soil type, elevation, slope, aspect, distance to the estuary. The purpose of this study was to map the level of vulnerability to tidal floods in the northern coastal area of Medan and identify the factors that influence tidal flooding. Data analysis using GIS and logistic regression and ANN. The research locations are Belawan, Marelan and Labuhan districts. The results of the analysis obtained, namely the factors of rainfall, drainage density, elevation, distance to the estuary, aspects that influence tidal flood vulnerability. While the indicators of land use, soil type, distance to the river, slope have no effect on tidal flood hazard. The results of the analysis show that the ranking of indicators that affect the tidal flood vulnerability from first to nine is distance to the estuary, elevation, aspect, distance to the river, soil type, land use, slope, rainfall and drainage density. Sample 209 with 9 and 7 factors obtained the accuracy of the research model of 86.1%. The results of the study using the MAPE formula showed that the accuracy of the first trial train data was 64.5662% and the first experimental test data was 75.7515%. While the data for trial 2 was 70.5429% and the data for trial 2 was 78.5544%.
Analisis Penguatan Sistem Perbankan Digital Di Indonesia Berdasarkan Asas-Asas Perbankan Tirtawijaya, Yehezkiel Kevin; Wagiman, Wagiman
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i1.2493

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perbankan digital, khususnya yang ada di Indonesia, telah memenuhi asas-asas perbankan yang dapat mengakomodir kepentingan pihak-pihak. Jenis penelitian ini adalah yuridis normatif dengan meneliti pada tataran asas-asasnya. Kedudukan asas sekalipun bukan hukum positif namun merupakan sendi sekaligus melingkupi cara kerja bank, baik pada lingkup perbankan konvensional, maupun perbankan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asas kehati-hatian pada UU No. 10 Tahun 1998, merujuk “kehati-hatian” dalam konteks yang mewajibkan bank untuk selalu berhati-hati dan menetapkan standar kehati-hatian yang tinggi serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan asas kehati-hatian dalam Peraturan Bank Indonesia No. 20/6/PBI/2018, bermakna “kehati-hatian” pada konteks, agar bank dalam menjalankan kegiatan usahanya, baik dalam penghimpunan dan penyaluran dana kepada masyarakat harus sangat berhati hati. Kaitannya dengan penggunakan teknologi, asas kehati-hatian dalam UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, “Asas kehati-hatian” berarti lembaga perbankan dan nasabahnya, sebagai peserta utama dalam transaksi elektronik, memiliki tanggung jawab khusus untuk melindungi dari setiap dan semua risiko yang terkait dengan penggunaan Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan demikian menjadi jelas “asas kehati-hatian” terkait dengan bank digital tidak hanya melekat pada banknya semata, tetapi juga bagi nasabah-nasabahnya, seta pihak-pihak lain yang terlibat dalam sistem perbankan digital. The purpose of this research is to find out whether digital banking, especially in Indonesia, has fulfilled the principles of banking that can accommodate the interests of the parties. This type of research is normative juridical by examining the level of principles. The position of principles, although not positive law, is a joint as well as covering the way banks work, both in the scope of conventional banking and digital banking. The results show that the principle of prudence in Law No. 10 of 1998, refers to "prudence" in a context that requires banks to always be careful and set high prudential standards and compliance with applicable laws and regulations. While the principle of prudence in Bank Indonesia Regulation No. 20/6/PBI/2018, means "prudence" in the context that banks in carrying out their business activities, both in collecting and distributing funds to the public, must be very careful. In relation to the use of technology, the principle of prudence in Law No. 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions, "The principle of prudence" means that banking institutions and their customers, as the main participants in electronic transactions, have a special responsibility to protect against any and all risks associated with the use of Information Technology and Electronic Transactions. Thus it becomes clear that the "precautionary principle" related to digital banking is not only attached to the bank itself, but also to its customers, as well as other parties involved in the digital banking system.
Pandangan Ulrich Beck Tentang Risiko dan Ketidakpastian yang Dialami Oleh Masyarakat Modern Kusvianti, Putri; Ashari, Achmadiannisa Putri Rahmanita; Izzah, Ajeng Nurul
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i1.2495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana pandangan Ulrich Beck terhadap risiko dan ketidakpastian yang dialami oleh masyarakat modern. Metode penelitian dalam kajian ini adalah studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah pandangan Ulrich Beck tentang risiko dan ketidakpastian yang dialami oleh masyarakat modern. Umat manusia saat ini bergeser dari masyarakat industri ke masyarakat risiko. Masyarakat risiko adalah masyarakat yang dihadapkan dengan sebuah kehidupan baru, salah satunya adalah tentang ketidakpastian dari kehidupan sosial manusia. Ketidakpastian disebabkan karena semakin besarnya risiko yang dihasilkan oleh manusia di dalam kehidupan. Risiko berhubungan dengan ketidakpastian. Risiko adalah kombinasi dari dampak peristiwa atau perubahan sebuah keadaan yang digabungkan dengan kemungkinan terjadinya sebuah kejadian atau peristiwa. Risiko dipandang dari sudut lembaga–lembaga pengetahuan yan sudah ada yang dimana kemampuan dari individu dan kelompok digunakan untuk mengorganisasikan semua kapasitasnya untuk memecahkan suatu masalah. This study aims to find out and explain Ulrich Beck's view of the risks and uncertainties experienced by modern society. The research method in this study is library research. The result of this study is Ulrich Beck's view of the risks and uncertainties experienced by modern society. Humanity is currently shifting from an industrial society to a risk society. The risk society is a society that is faced with a new life, one of which is about the uncertainty of human social life. Uncertainty is caused by the greater risk generated by humans in life. Risk is related to uncertainty. Risk is a combination of the impact of an event or change in a situation coupled with the likelihood of an event or events occurring. Risk is viewed from the point of view of existing knowledge institutions where the abilities of individuals and groups are used to organize all their capacities to solve a problem.
Kinerja Operasi dan Pemeliharaan Saluran Sekunder Desa Buntu Barana Kecamatan Suli Barat Kabupaten Luwu Indrajaya, Indrajaya; Rusida, Rusida; Baharuddin, Andi Fathussalam; Setiawan, Hikmah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i1.2498

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar debit air, kinerja operasi dan pemeliharaan saluran sekunder Desa Buntu Barana. Metode penelitian yang digunakan adalah perhitungan besar debit air dan mengetahui kinerja operasi dan pemeliharaan saluran sekunder Desa Buntu Barana melalui pendekatan kuantitatif baik data primer maupun data sekunder berdasarkan pokok masalah yang diteliti. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat ketercukupan air pada saluran sekunder Desa Buntu Barana cukup baik dengan menggunakan sistem pengairan bergilir atau rotasi. Inventarisasi aset irigasi berdasarkan skema jaringan irigasi pada saluran sekunder Desa Buntu Barana mengaliri areal pertanian seluas ± 3803 Ha. Kinerja jaringan irigasi saluran sekunder Desa Buntu Barana mengalir dengan debit aliran sebesar 11,440 /det, maka kinerja jaringan irigasi saluran sekunder 100% baik. Kondisi fisik dan pemeliharaan insfrastruktur saluran sekunder Desa Buntu Barana dalam keadaan sangat baik dan dapat diklasifikasikan 100% baik
Dampak Peningkatan Jalan Terhadap Perubahan Tata Guna Lahan di Sekitarnya: Studi Kasus Jalan Sawerigading di Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo Adriansyah, Muhammad Rafdy; Asrah, Ulmiyah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i1.2499

Abstract

lahan di kawasan sepanjang Jalan Sawerigading, dan mengetahui dampak pembangunan Jalan Sawerigading terhadap perubahan tata guna lahan di sekitarnya. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan sepanjang Jalan Sawerigading Kabupaten Wajo. Pengambilan data primer dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada masyarakat sebagai responden di kawasan sepanjang jalan Sawerigading dan data sekunder melalui instansi/dinas terkait. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif yaitu analisis statistik melalui regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tata guna lahan di kawasan sepanjang Jalan Sawerigading adalah aksesibilitas, nilai lahan, kebijakan pemerintah dan penduduk. Dampak pembangunan Jalan Sawerigading terhadap perubahan tata guna lahan di sekitarnya yaitu terjadi perubahan fungsi lahan sehingga aktivitas di atas lahan ikut berubah, terjadi peningkatan luas lahan terbangun dan kenaikan harga lahan. This research aim to identify the factors affecting the changes of the land uses in the areas along Sawerigading Road and to investigate the impacts of the road upgrading of Sawerigading Road on the land uses of the neighboring areas. The research was conducted in the areas along Sawerigading Road, Wajo Regency. The primary data were collected by distributing questionnaires to the community members as respondents and were living along Sawerigading Road, while the secondary data were collected from the related institutions/service offices. The data were then analyzed using descriptive-qualitative and descriptive-quantitative analysis or the statistical analysis through logistic regression. The research results revealed that the factors affecting the land use changes in the areas along Sawerigading Road were accessibility, land prices, government policy, and the population. The impacts of the construction of Sawerigading Road on the land uses of the neighboring areas were the change of the land fuction, which in turn changing the activities on the land, the increasing area of the develop land and the increase of the land price.
Pengembangan Komunitas Petani Padi Pada Program Water Resources Irrigation Sector Management Project (WISMP) di Kabupaten Luwu Haerianti, Haerianti
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i1.2500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (i) bentuk dan tingkat partisipasi komunitas petani padi pada Operasi dan Pemeliharaan (OP) jaringan irigasi, (ii) faktor-faktor yang mempengaruhi OP Partisipatif, dan (iii) formulasi pengembangan komunitas untuk bentuk dan tingkat partisipasi terhadap OP jaringan irigasi dan unsur pembangunan (R-O-N) melalui tiga bidang Community Development (CD) yaitu (i) pendidikan petani, (ii) pengorganisasian petani, dan (iii) manajemen sumber daya masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (i) bentuk partisipasi adalah  pemberian informasi dan konsultasi, tingkat partisipasi adalah partisipasi rendah atau partisipasi simbolis.  (ii) Faktor-faktor yang mempengaruhi adalah pengetahuan dan keterampilan budidaya tanaman padi hemat air, kesadaran OP partisipatif, dan kebijakan pemerintah terhadap pembangunan/rehabilitasi jaringan irigasi. (iii) Pengembangan komunitas petani padi lebih lanjut dapat dilakukan dengan cara (i) pendidikan petani yang berkaitan pengembangan pengetahuan  dan ketrampilan, serta kesadaran tentang OP  jaringan irigasi partisipatif, desain/kontstruksi partisipatif,  penerapan teknologi hemat air yang meningkatkan produksi; (ii) pengorganisasian petani berupa perlunya aturan-aturan yang dijadikan konsensus bagi semua anggota serta legalitas organisasi yang yang berkekuatan hukum; (iii) manajemen sumber daya masyarakat berupa pembangunan/rehabilitasi jaringan irigasi dengan mekanisme swakelola, pengembangan usaha pertanian terpadu, dan penyediaan tenaga pendamping. This study aims to determine (i) the form and level of community participation of rice farmers in the Operation and Maintenance (OP) irrigation network, (ii) the factors that influence Participatory OP, and (iii) formulation of community development for the form and level of participation in OP agricultural network and elements of development (R-O-N) through three areas of Community Development (CD), namely (i) farmer education, (ii) farmer organization, and (iii) community resource management. The type of research used is descriptive qualitative and quantitative. The research results show that (i) the form of participation is the provision of information and consultation, the level of participation is low participation or symbolic participation. (ii) The influencing factors are the knowledge and skills of water-efficient rice cultivation, awareness of participatory OPs, and government policies on the construction/rehabilitation of irrigation networks. (iii) Further development of the rice farming community can be carried out by means of (i) farmer education related to the development of knowledge and skills, as well as awareness about participatory irrigation network OPs, participatory design/construction, application of water-saving technologies that increase production; (ii) organizing farmers in the form of the need for rules that are used as the context for all members and the legality of an organization that has the force of law; (iii) management of community resources in the form of construction/rehabilitation of irrigation networks with self-management mechanisms, development of integrated agricultural businesses, and provision of assistants.
Evaluasi Kekuatan Struktur Kolom Eksisting Pada Pembangunan Mako Polres Toraja Utara Menggunakan Schimidt Hammer Test Fikri, Muhammad; Nurhidayah, Nurhidayah; Adriansyah, Muhammad Rafdy; Ahmadi, Ahmadi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i1.2501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu beton kolom eksisting dengan menggunakan uji kualitas fisik bangunan dengan cara tidak merusak (non-destructive) yaitu metode dan peralatan pengujian rebound number (Schimidt Hammer Test) SNI ASTM C805 -2012. Pengujian dilakukan pada pagi hari dan siang hari selama tiga hari bertur;ut-turut. Hasil Mutu beton rata-rata struktur kolom eksisting hasil korelasi pada kondisi pagi sebesar 457,57 kg/cm2, dan kondisi siang sebesar 479,90 kg/cm2. Bangunan eksisting struktur kolom memenuhi kriteria kekuatan mutu beton karakteristik berdasarkan perhitungan hasil pengujian hammer test yaitu sebesar 328,32 kg/cm2 pada pagi hari, dan 343,50 kg/cm2 pada siang hari, dengan mutu beton yang direncanakan yaitu K-300, dimana berdasarkan hasil pengujian tersebut diperoleh kekuatan tekan rata-rata karakteristik > 80%. This research aims to review existing quality concrete columns by using the physical qualities building with the destructive ( non-destructive ) the methods and equipment testing rebounds number ( schimidt hammer test ) SNI ASTM C805 -2012. Testing was conducted in morning and afternoon. consecutive for three days. The results of the quality of concrete on average structure column existing the correlation to the morning of 457,57 kg per cm2 , and the condition the day of 479,90 kg per cm2. The existing structure column meet the criteria of quality concrete characteristic based on calculations of the outcome of the testing test at per kg / 328,32 cm2, in the morning and 343,50 kg / cm2 during the day. Quality concrete k-300 is planned, where the results of tests were obtained a compressive force average characteristic >80%
Analisis Tingkat Kerusakan Jalan : Studi Kasus: Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Telluwanua, Km 10 hingga Km 12 Kota Palopo Sudirman, Sudirman
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i1.2502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dan bentuk kerusakan jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Telluwanua, KM 10 hingga KM 12 Kota Palopo. Jalan yang rusak merupakan salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, khususnya di malam hari. Kerusakan jalan juga mempunyai dampak langsung, bukan hanya terhadap efisiensi dan efektivitas fungsi dari jalan itu sendiri, tetapi juga terhadap para pengguna jalan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui penerapan konsep Pavement Condition Index (PCI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara 20 segmen yaitu segmen nomer 1, 3, 4, 5, 6, 8, 9, 10, 12, 13, 14, 16, 17, dan 18 masuk dalam klasifikasi ‘sempurna’ (excellent). Sedangkan segmen nomer 7, 11, 15 dan 19 masuk dalam klasifikasi ‘sangat baik (very good). Tetapi di segmen nomor 2 dan 20 tidak terdapat kerusakan jalan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan PCI, nilai perkerasan secara keseluruhan adalah 78,6. Ini berarti bahwa kondisi kerusakan jalan rata-rata masuk dalam klasifikasi ‘sangat bagus’ (very good). This study aims to determine the causes and forms of road damage of the Trans Sulawesi road, Telluwanua District, KM 10 to KM 12, Palopo City. Damaged roads are one of the factors causing traffic accidents, especially at night. Road damage also has a direct impact, not only on the efficiency and effectiveness of the function of the road itself, but also on the road users. This study used a quantitative method through the application of the Pavement Condition Index (PCI) concept. The results showed that among the 20 segments, segment numbers 1, 3, 4, 5, 6, 8, 9, 10, 12, 13, 14, 16, 17, and 18 were included in the 'perfect' (excellent) classification. While segments number 7, 11, 15 and 19 are included in the 'very good' classification. But in segments number 2 and 20 there is no road damage. Based on the results of calculations with PCI, the overall pavement value is 78.6. This means that the average road damage condition is classified as 'very good' (very good).

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue