cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
Pertukaran Mahasiswa Merdeka Inbound Universitas Bosowa: Peminat Sociolinguistics Meningkat Batau, Sitti Haliah; Muliati, Muliati; Rampeng, Rampeng
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i3.1992

Abstract

Mahasiswa inbound Universitas Bosowa adalah mahasiswa yang berasal dari Perguruan Tinngi lain yang datang ke Universitas Bosowa untuk mengikuti perkuliahan selama 1 semester.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi informasi yang berkaitan dengan peminat mata kuliah Sociolinguistics oleh mahasiswa merdeka inbound di Universitas Bosowa.  Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bersifat kualitatif.  Penelitian ini menampilkan jumlah peminat mata kuliah Sociolinguistics mahasiswa inbound angkatan pertama pada tahun 2021 dan angkatan kedua pada tahun 2022.  Metode penelitian dilakukan melalui wawancara kepada mahasiswa peserta mata kuliah Sociolinguistics pada semester ganjil tahun ajaran 2021 dan tahun 2022.  Berdasarkan data yang diperoleh peminat mata kuliah Sociolinguistics pada angkatan pertama tahun 2021 hanya 1 orang dari Universitas Samudera dan pada angkatan kedua tahun 2022 meningkat menjadi 6 orang yaitu 3 mahasiswa dari Universitas Negeri Medan, 1 mahasiswa dari Institut Pendidikan Bahasa Cirebon, 1 mahasiswa dari Institut Pendidikan dan Bahasa Invada Cirebon, dan 1 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Semarang.  Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa peminat mata kuliah Sociolinguistics pada angkatan kedua tahun 2022 meningkat secara signifikan. Bosowa University inbound students are students from other tertiary institutions who come to Bosowa University to attend lectures for 1 semester. The purpose of this research is to explore information related to interest in Sociolinguistics courses by inbound independent students at Bosowa University. This research is a descriptive qualitative research. This research shows the number of interested students in the Sociolinguistics course of the first batch of inbound students in 2021 and the second batch in 2022. The research method was carried out through interviews by students who participating in the Sociolinguistics course in the odd semesters of the 2021 and 2022 academic years. Based on the data obtained, there was only 1 student in the first batch of 2021 from Samudera University who interested in the Sociolinguistics course and in the second batch of 2022 it increased to 6 students, namely 3 students from Medan State University, 1 student from the Cirebon Language Education Institute, 1 student from the Invada Cirebon Language and Education Institute, and 1 student from the Muhammadiyah University of Semarang. Thus, it can be concluded that students interested in Sociolinguistics course in the second batch of 2022 have increased significantly.
Implementasi Good Governance Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Desa Ko`Mara Kecamatan Polombangkeng Utara Sulfianna, Sulfianna; Sobirin, Sobirin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i3.2001

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendapatkan informasi lebih lanjut tentang partisipasi masyarakat terhadap perencanaan pembangunan dalam mewujudkan good governance di Desa Ko`mara Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar dan untuk mengetahui dan mendapatkan informasi lebih lanjut tentang penerapan/pelaksanaan tata Kelola good governance dalam pembangunan terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Ko`mara Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar. Metode penelitian kualitatif terdiri dari menganalisis perkembangan dan mendeskripsikan serta memberikan gambaran terhadap fokus penelitian antara partisipasi masyarakat dan peran good governance terhadap pembangunan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data secara wawancara, dan pengamatan dengan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada responden di Lapangan. Hasil penilaian dari evaluasi bahwa partisipasi atau keterlibatan masyarakat dan peran good governance terhadap pembangunan belum berhasil secara optimal dengan penilaian menggunakan indikator-indikator yang digunakan dalam penelitian tidak sesuai yang diharapkan yang menjadi tujuan organisasi. The purposes of this study were (1) to find out and get more information about community participation in development planning in realizing good governance in Ko`mara Village, North Polombangkeng District, Takalar Regency and (2) to find out and get more information about the implementation/implementation of governance of good governance in the development of community welfare in Ko`mara Village, North Polombangkeng District, Takalar Regency. Qualitative research methods consist of analyzing developments and describing and providing an overview of the research focus between community participation and the role of good governance in development. This study uses data collection techniques by interview, and observation by asking a number of questions to respondents in the field. The results of the evaluation of the evaluation that community participation or involvement and the role of good governance in development have not been optimally successful with an assessment using the indicators used in the research not as expected which is the goal of the organization.
Evaluasi Realisasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (Pbb-P2) Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar Hamid, Sobirin; Sulfianna, Sulfianna; Abdullah, Abdullah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i3.2003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui realisasi pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBB P2) di Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar, serta mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung dalam implementasi kebijakan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBB P2) di Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan bersifat cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pemungutan PBB yang dilaksanakan oleh pemerintah Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar, didasari pada kewajiban melaksanakan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah serta sebagai upaya meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak.  Masih adanya keterlambatan dan kesalahan dalam SPPT yang dikeluarkan Dispenda mengakibatkan keterlambatan dan permasalahan petugas pemungut di lapangan. This study aims to determine the realization of the collection of Rural Urban Land and Building Tax (PBB P2) in Matakali District, Polewali Mandar Regency, and to determine the inhibiting factors and supporting factors in implementing the policy of collecting Rural Urban Land and Building Tax (PBB P2) in Matakali District, Polewali Regency. Mandarin. This research is descriptive with a qualitative approach and is cross sectional. The results showed that the implementation of the PBB collection policy carried out by the Matakali District government, Polewali Mandar Regency, was based on the obligation to implement Law Number 28 of 2009 concerning Regional Taxes and Levies and as an effort to increase regional income from the tax sector. There are still delays and errors in the SPPT issued by the Regional Office resulting in delays and problems with the collection officers in the field.
Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK - ETAP) Pada Laporan Keuangan CV Quantum Menne, Firman; Laming, Ripa Fajarina; Putri, Indriani Alni
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i3.2004

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi dari Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK – ETAP) pada penyusunan Laporan Keuangan Pada CV Quantum. Data diperoleh dari CV Quantum dengan menggunakan data laporan keuangan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan standar akuntansi keuangan untuk entitas tanpa akuntabilitas publik, yang terdiri dari Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas, Neraca, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan. Maka, laporan keuangan yang dihasilkan oleh CV Quantum belum sepenuhnya menyampaikan laporan keuangan fiskal yang disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan , karena CV Quantum hanya menyajikan laporan keuangan yang terdiri dari Laporan Laba Rugi dan Neraca untuk setiap periode dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2021. Dengan demikian, diharapkan CV Quantum dapat menyajikan laporan keuangannya sejalan dengan Standar Akuntansi Keuangan tanpa akuntabilitas publik. The purpose of this study is to find out how the implementation of Financial Accounting Standards for Entities Without Public Accountability (SAK - ETAP) in the preparation of Financial Statements at CV Quantum. Data obtained from CV Quantum using company financial report data. The research method used in this study is a qualitative descriptive analysis method. The results of the study show that based on financial accounting standards for entities without public accountability, which consist of Profit and Loss Statements, Statements of Changes in Equity, Balance Sheets, Statements of Cash Flows, and Notes to Financial Statements. Thus, the financial reports produced by CV Quantum have not fully submitted the fiscal financial reports required by the Financial Accounting Standards, because CV Quantum only presents financial reports consisting of a Profit and Loss Report and a Balance Sheet for each period from 2017 to 2021. Thus, it is hoped that CV Quantum can present its financial reports in line with Financial Accounting Standards without public accountability.
Analisa Pemberdayaan terhadap Kesejahteraan Kelompok Peternak Telur Bebek di Desa Tanra Tuo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang Idris, Muhammad; Muchlis, Ahmad; Menne, Firman; Indrawati, Erni; Jumarding, Ahmad
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i3.2007

Abstract

Kelompok di pedesaan memiliki tujuan untuk pemenuhan masyarakat akan bibit bebek yang dihasilkan dari kegiatan menetaskan telur bebek.  Usaha penetas telur bebek sebenarnya merupakan peluang usaha yang cukup baik dan menjanjikan, akan tetapi pada kenyataannya bahwa kemampuan masyarakat di desa Tanra Tuo untuk usaha ini masih tradisional, seperti ditetaskan dengan bantuan indukan ayam betina yang sedang mengeram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pemberdayaan kelompok penetas telur bebek dalam rangka peningkatan pendapatan dan kesejahteraan peternak di desa Tanra Tuo, kecamatan Cempa, kabupaten Pinrang. Penelitian ini menggunakan studi lapangan (Field Research), dan data dalam penelitian yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun metode penelitiannya menggunakan metode kualitatif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa bentuk pengelolaan pemberdayaan kelompok penetasan telur bebek di desa Tanra Tuo manisa dapat dijalankan dengan baik karena adanya sosialisasi dan sekolah lapang, jika dianalisis dari sudut ekonomi berjalan sesuai dengan prinsip tolong-menolong, Sementara itu tingkat pendapatan dan kesejahteraan peternak meningkat dengan adanya bantuan bibit telur, adanya sosialisasi, dan penyuluhan mengenai teknologi modern dalam teknik penetasan telur. Duck egg hatchery groups in rural areas have a goal of fulfilling the community's need for duck seeds produced from duck egg hatching activities. This business is actually a quite good and promising business opportunity, but in reality, the ability of the people in Tanra Tuo village to do this business is still traditional, such as being hatched with the help of brood hens that are incubating. This study aims to analyze the empowerment of duck egg hatching groups in order to increase the income and welfare of farmers in the village of Tanra Tuo, Cempa sub-district, Pinrang district. This research uses field studies (Field Research), and the data in the research are primary and secondary data. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The research method uses qualitative methods. The results obtained show that the form of empowering duck egg hatchery groups in Tanra Tuo Manisa village can be carried out well because of socialization and field schools. egg seed assistance, outreach, and counseling regarding modern technology in egg hatching techniques.
Potensi Nilai Tambah Limbah Jagung Sebagai Bahan Pakan Bersuplemen Ternak Kambing Di Kelurahan Pakeng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang Kadir, Muhammad Jurhadi; Yusriadi, Yusriadi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i3.2012

Abstract

Kambing merupakan salah satu hewan ternak yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Dibandingkan hewan ternak lain seperti sapi, kuda, kerbau, kambing sangat banyak digemari terutama di daerah pedesaan setelah ayam. Selain itu kambing sangat mudah dalam pemeliharaannya. Cukup diberi makan sebanyak satu atau dua kali sehari serta makanannya sangat mudah diperoleh. Kambing yang dulunya berkeliaran di pemukiman warga kini dapat dipelihara secara intensif serta limbah-limbah yang ada dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak kambing. Limbah yang mudah diperoleh untuk dijadikan suplemen ternak kambing yaitu limbah jagung, baik yang diperoleh dari petani maupun dari pengusaha jagung giling dan bahkan dapat diperoleh dari pasar tradisional. Pengolahan yang paling tepat untuk meningkatkan kandungan limbah jagung sebagai bahan suplemen yaitu dengan membuat silase pakan ternak dengan bahan campuran seperti dedak padi, mikroba starter dan air gula. Target luaran dari kegiatan ini yaitu adanya nilai tambah limbah jagung sebagai pakan ternak kambing bersuplemen yang murah dan memiliki kandungan gizi tinggi serta mudah diperoleh karena sumbernya melimpah dipedesaan. Goat is one of the livestock that has great potential to be developed. Compared to other livestock such as cows, horses, buffalo, goats are very popular, especially in rural areas after chickens. In addition, goats are very easy to maintain. Enough to be fed once or twice a day and the food is very easy to obtain. Goats that used to roam in residential areas can now be maintained intensively and the existing waste can be used as goat feed. Waste that is easily obtained to be used as a supplement for goats is corn waste, both obtained from farmers and milled corn entrepreneurs and can even be obtained from traditional markets. The most appropriate treatment to increase the content of corn waste as a supplement is to make animal feed silage with mixed ingredients such as rice bran, microbial starter and sugar water. The output target of this activity is the added value of corn waste as a supplementary goat feed that is cheap and has high nutritional content and is easy to obtain because the source is abundant in rural areas
Performa Induk Bunting Kambing Peranakan Etawa yang Diberi Pakan Suplemen di Peternakan Rakyat Murniati, Tati
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i3.2013

Abstract

Salah satu masalah yang umum dihadapi oleh petani ternak tradisional rendahnya mutu pakan dengan kandungan zat nutrisi yang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup pokok, produksi dan reproduksi.  Perbaikan pakan dengan penambahan berbagai suplemen pada ternak kambing telah banyak dibuktikan dapat meningkatkan efisiensi reproduksi dan performans produksi Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu pemberian pakan suplemen yang tepat selama kebuntingan. Induk kambing sebanyak 57 ekor dibagi ke dalam kelompok perlakuan. Kelompok I diberi pakan suplemen selama kebuntingan umur 0 bulan sampai 1 bulan.  Kelompok II diberi pakan suplemen selama kebuntingan umur 1 sampai 3 bulan Kelompok III sebelum dan setelah melahirkan (umur 1 sampai 5 bulan), kelompok IV kontrol tan pa pakan suplemen selama kebuntingan, kelompok V kontrol setelah melahirkan dan kelompok VI diberi suplemen setelah melahirkan. Suplemen yang digunakan berupa Urea molasses multinutrient. Hasil penelitian maka didapat : Pemberian pakan suplemen dapat meningkatkan pertambahan berat badan induk bunting maupun yang sudah melahirkan. Waktu yang optimum pemberian pakan suplemen pada induk bunting yaitu umur kebuntingan 0 sampai 1 bulan. One of the common problems faced by traditional livestock farmers is the low quality of feed containing nutrients that cannot meet the basic needs of life, production and reproduction. Improvement of feed with the addition of various supplements in goats has been widely proven to increase reproductive efficiency and production performance. The aim of this study was to determine the right time of supplementary feeding during pregnancy. 57 goats were divided into treatment groups. Group I was given supplementary feed during pregnancy at the age of 0 months to 1 month. Group II was given supplemental feed during pregnancy aged 1 to 3 months. Group III was before and after delivery (aged 1 to 5 months), group IV was the control without supplementary feed during pregnancy, group V was the control after delivery and group VI was given supplementary feed after delivery. The supplement used is Urea molasses multinutrient. The results of the study obtained: Supplementary feeding can increase the weight gain of pregnant and postpartum mothers. The optimum time for giving supplementary feed to pregnant sows is 0 to 1 month of gestation.
Pengaruh Motivasi dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha Hasniati, Hasniati; Syahruddin, Syahruddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i3.2014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi dan pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 94 orang mahasiswa dengan metode analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS.25 Hasil penelitian ini adalah X1(Motivasi) secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Y (Minat Berwirausaha). Sedangkan X2 (Pengetahuan Kewirausahaan) secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Y (Minat Berwirausaha). dan X1 (Motivasi) dan X2 (Pengetahuan Kewirausahaan) variabel mempunyai pengaruh positif dan simultan terhadap variabel Y (Minat Berwirausaha). The purpose of this study was to determine motivation and entrepreneurial knowledge on interest in entrepreneurship at the Amkop College of Economics. Makassar.This study uses a quantitative approach with a sample of 94 students with multiple linear regression analysis method with the help of SPSS.25 The results of this study are X1 (Motivation) partially has a positive and significant influence on the variable Y (Interest in Entrepreneurship), while X2 (Entrepreneurial Knowledge) partially has a positive and significant effect on the variable Y (Enterprise Interest) and X1 (Motivation) and X2 (Entrepreneurial Knowledge) the variable has a positive and simultaneous influence on the Y variable (Entrepreneurial Interest).
Review Artikel: Teknik -Teknik Analisis Profil Mikrobiota Penyebab Karies Ibrahim, Sukaeni; Hardjo, Marhaen
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i3.2106

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit infeksi kronis yang umum terjadi akibat bakteri kariogenik yang melekat pada gigi. Mikroorganisme kariogenik berperan penting dalam perkembangan karies. Streptococcus mutan merupakan mikroorganisme pathogen penting dalam perkembangan lesi karies. Perkembangan terbaru dalam teknologi sekuensing DNA belakangan ini telah memungkinkan untuk memetakan profil komposisi mikrobioma rongga mulut dan memberikan harapan dalam menyelesaikan penyakit menular ini. Pada penelitian ini, kami mengumpulkan data penelitian mengenai teknik analisis profil mikrobioma rongga mulut melalui mesin pencarian online Google Scholar dan Pubmed. Dan didapatkan 15 jurnal yang membahas mengenai teknik identifikasi mikrobioma rongga mulut. Teknik analisis mikrobioma rongga mulut dapat diketahui dengan jelas beserta kelebihan dan kekurangan untuk merancang penelitian lebih lanjut tentang mikrobioma penyebab terjadinya karies. Dental caries is a common chronic infectious resulting from tooth adherent cariogenic bacteria. The cariogenic microorganisms play an important part in caries development. Streptococcus mutan is an important pathogenic organism in the development of caries lesion. The development of dental caries is highly associated with the microbiota in the oral cavity. Recent developments in DNA sequencing technology have made it possible to map the compositional profile of the oral microbiome and provide hope in solving the problem on this infectious disease. The development of dental caries is closely related to the microbiota in the oral cavity. Recent developments in DNA sequencing technology have made it possible to map the compositional profile of the oral microbiome and provide hope in solving this infectious disease problem. Methode: In this study, we collected research data regarding the technique of analyzing oral microbiome profiles through the online search engines Google Scholar and Pubmed. And obtained 15 journal that discuss the identification technique of the oral microbiome Result: The oral microbiome analysis technique can be identified clearly along with its advantages and disadvantages for design further research on the microbiome that causes caries.
Pemberian Tepung Azolla Azolla Microphylla Fermentasi ke Dalam Pakan Dengan Konsentrasi yang Berbeda Terhadap Performa Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) Fase Grower Asmawati, Asmawati; Idrus, Muhammad; Mudarsep, Miftahul Jannah; Winata, Ardi Adi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i3.2123

Abstract

Peningkatan produktivitas ayam KUB dapat dilakukan melalui perbaikan kualitas dan kuantitas pakan yang diberikan dengan system pemeliharaan intensif. Pakan berkualitas harus mengandung zat-zat nutrisi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan umur dan tujuan pemeliiharaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan tepung Azolla mycrophyla fermentasi dalam pakan dengan konsentrasi yang berbeda terhadap performa (konsumsi, pertambahan bobot badan, FCR) ayam KUB Fase Grower.Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam KUB Fase Grower pada umur 67 hari yang dipelihara selama 30 hari sebanyak 96 ekor dengan 16 petakan kandang dan masing-masing petak terdiri dari 6 ekor ayam KUB. Sebelum masuk perlakuan maka dilakukan pembiasaan selama 7 hari. Pakan yang digunakan pada umur 67-97 hari menggunakan pakan campuran yang terdiri dari jagung, konsentrat, dan dedak dengan menambahkan tepung Azolla microphylla yang sudah difermentasi menggunakan EM-4. Perlakuan yaitu pemberian tepung azolla (Azolla microphylla) fermentasi ke dalam pakan 0% (P0), 4% (P1), 8% (P2), dan 12% (P3). Hasil analisis ragam menunjukkan pemberian tepung azolla (Azolla microphylla) fermentasi ke dalam pakan menunjukkan hasil yang berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan, sedangkan konversi pakan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05). Increasing the productivity of KUB chickens can be done through improving the quality and quantity of feed given with an intensive rearing system. Quality feed must contain the nutrients needed according to age development and maintenance goals. This study aims to determine the effect of using fermented Azolla mycrophyla flour in feed with different concentrations on the performance (consumption, body weight gain, FCR) of KUB Grower Phase chickens. The material used in this study was KUB Grower Phase chickens at the age of 67 days reared for 30 days as many as 96 birds with 16 plots of cages and each plot consisted of 6 KUB chickens. Before entering the treatment, habituation was carried out for 7 days. The feed used at the age of 67-97 days uses mixed feed consisting of corn, concentrate and bran by adding Azolla microphylla flour which has been fermented using EM-4. The treatment was the administration of fermented azolla flour (Azolla microphylla) into the feed 0% (P0), 4% (P1), 8% (P2), and 12% (P3). The results of the analysis of variance showed that the addition of fermented azolla flour (Azolla microphylla) to the feed had a significant effect (P<0.05) on feed consumption and body weight gain, while feed conversion had no significant effect (P>0.05).

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue