cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
Upaya Penanganan Bencana Banjir Pada Sistem Jalur Kendaraan di Kota Makassar Sebagai Destinasi Wisata Cahyani, Erna; Yunus, Andi Ibrahim; Dahri, Ahmad Thamrin; Safaruddin, Safaruddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.2829

Abstract

Salah satu fenomena alam yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia berupa bencana banjir. Pemerintah melakukan sosialisasi melalui pendekatan dan bimbingan kepada masyarakat tentang mitigasi bencana banjir. Usaha penanganan mitigasi bencana banjir untuk jalur evakuasi kendaraan sistem transportasi, agar masyarakat dapat mempersiapkan diri jika terjadi bencana banjir. Salah satu faktor penyebab terjadinya banjir, yaitu kondisi tinggi dan rendah elevasi tanah, kurang tersedia limpasan/daerah aliran sungai, dan daerah resapan air, sehingga menjadi tempat genangan air yang menjadikan kondisi daerah tersebut menjadi zona rawan, sangat rawan, dan waspada terhadap bencana banjir. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan jalur evakuasi menggunakan kendaraan menuju ke daerah evakuasi sebagai upaya mengurangi risiko akibat bencana banjir. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengambilan data menggunakan observasi, wawancara langsung, dan studi dokumentasi Total luas daerah berdampak banjir, yaitu: Kecamatan Rappocini sebesar 2,949 km2, Kecamatan Manggala sebesar 10,888 km2, dan Kecamatan Panakukkang sebesar 9,410 km2. Daerah dan jalur evakuasi bencana banjir berdasarkan kondisi daerah sangat aman dan aman dari bencana banjir, di Kecamatan Manggala sebanyak 6 (enam) tempat dan 6 (enam) ruas jalan; di Kecamatan Rappocini sebanyak 21 (dua puluh satu) tempat dan 8 (delapan) ruas jalan; dan di Kecamatan Panakkukang sebanyak 21 (dua puluh satu) tempat dan 14 (empat belas) ruas jalan One of the natural phenomena that occurs in several regions of Indonesia is in the form of floods. The government conducts outreach through approaches and guidance to the community regarding flood disaster mitigation. Efforts to handle flood disaster mitigation for transportation system vehicle evacuation routes, so that people can prepare themselves in the event of a flood disaster. One of the factors causing the occurrence of flooding, namely the condition of high and low ground elevation, lack of available runoff/watersheds, and water catchment areas, so that it becomes a pool of water which makes the condition of the area a vulnerable zone, very vulnerable, and alert to flood disasters. . This study aims to plan an evacuation route using a vehicle to the evacuation area as an effort to reduce the risk of flooding. The type of research used is qualitative research by collecting data using observation, direct interviews, and documentation studies. The total area affected by flooding, namely: Rappocini District of 2,949 km2, Manggala District of 10,888 km2, and Panakukkang District of 9,410 km2. Areas and evacuation routes for floods based on regional conditions are very safe and secure from floods, in Manggala District there are 6 (six) places and 6 (six) roads; in the Rappocini District as many as 21 (twenty one) places and 8 (eight) roads; and in Panakkukang District as many as 21 (twenty one) places and 14 (fourteen) roads
Pengembangan Prasarana Dasar Kawasan Permukiman Desa Awo Gading Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu Hasbi, Hasbi; Indrajaya, Indrajaya
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.2830

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan prasarana dasar kawasan permukiman Desa Awo Gading Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu. Penelitian ini termasuk qounten analisis melalui pendekatan kualitatif baik data primer maupun data sekunder yang selanjutnya dideskripsikan  dalam bentuk kalimat-kalimat yang sesuai dengan pokok masalah yang diteliti. Berdasarkan tujuan penelitian yang telah dikemukakan, maka jenis penelitian ini digolongkan kedalam penelitian kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pengambangan prasarana dasar kawasan permukiman Desa Awo Gading Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu berdasarkan analisis SWOT adalah menggunakan strategi SO yaitu: (a) Pengembangan prasarana sebagai penunjang kegiatan pertanian melalui pemanfaatan anggaran dana desa (ADD), (b) Pengembangan sektor pertanian tanaman pangan, (c) pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat yang sejalan dengan kegiatan pertanian, (d) peningakatan hasil pertanian dengan ketersediaan air yang mencukupi dan menjadi lokasi percontohan pertanian The purpose of this study was to determine the basic infrastructure development strategy for residential areas in Awo Gading Village, Lamasi District, Luwu Regency. This research includes quantification analysis through a qualitative approach both primary data and secondary data which are then described in the form of sentences that are in accordance with the subject matter under study. Based on the research objectives that have been stated, this type of research is classified into qualitative research. The results of the analysis show that the basic infrastructure development strategy for the residential area of Awo Gading Village, Lamasi District, Luwu Regency based on the SWOT analysis is to use the SO strategy, namely: (a) Development of infrastructure to support agricultural activities through utilization of the village fund budget (ADD), (b) Development of the agricultural sector food crops, (c) developing community economic activities that are in line with agricultural activities, (d) increasing agricultural output with sufficient water availability and becoming agricultural pilot locations
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Melalui Konsep Belajar Sepanjang Hayat Pada Siswa SMPN Satap di Desa Kendekan Walenrang Timur Djafar, Chece; Nur, Irayanti; Aris, Arini Lestari
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.2832

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk penerapan GLS dengan berapa langkah yang telah disusun sesuai dengan kondisi dan kekurangan yang ada di sekolah tersebut, guna mencapai tujuan pembelajaran dan peningkatan kualitas peserta didik dan tenaga kepandidikannya. Penelitian ini mengguanakan analisis deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data wawancara, dokumentasi, memgambil beberapa literature sumber data lainnya. Hasil penelitian ini yaitu kegiatan GLS berjalan efektif dan bereksinambungan, tentunya dengan adanya keterlibatan berbagai pihak yang ada di lingkungan sekolah. Harapan dan sarannya adalah perlunya perhatian serius dari pemerintah terhadap sekolah yang jauh dari kota (di desa), akses menuju sekolah hendaknya mendapat perhatian perbaikan, sehingga sarana dan prasarana pendidikan bisa merata di semua bidang dan lokasi This study aims to describe the form of School Literacy Movement (SLM) implementation with how many steps have been prepared according to the conditions and shortcomings in the school, to achieve learning objectives and improve the quality of students and their teaching staff. This study uses qualitative descriptive analysis, with methods of collecting interview data, documentation, taking several other data source literature. The result of this research is that School Literacy Movement  (SLM) activities run effectively and sustainably, of course, with the involvement of various parties in the school environment. The hope and suggestion is the need for serious attention from the government to schools that are far from the city (in villages), access to schools should receive attention to improvement so that educational facilities and infrastructure can be evenly distributed in all fields and locations
Cara Meningkatkan Kinerja Guru Dalam Pengalaman Mengajar, Kompetensi Guru, dan Budaya Kerja Pada SMA Negeri 9 Kabupaten Bulukumba Nurlaelah, Nurlaelah; Iriani, Nisma; Rahman, Abd; Muchtar, Asikin; Putera, Wahyudi; Maidin, Andi Muh Rusdi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.2839

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pengalaman mengajar, kompetensi guru dan budaya kerja terhadap kinerja guru di SMA Negeri 9 Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui observasi yaitu. mengamati kondisi belajar mengajar di sekolah dan teknik penyebaran kuesioner kepada responden dengan menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman mengajar, kualifikasi guru dan budaya kerja berpengaruh langsung positif dan signifikan terhadap kinerja guru di SMA Negeri 9 Bulukumba. Oleh karena itu, pengalaman mengajar, kompetensi guru dan budaya kerja dalam kinerja guru SMA Negeri 9 Bulukumba penting untuk pengembangan pengetahuan, visi dan pola pikir guru dalam pendidikan sekolah, khususnya di SMA Negeri 9 Kabupaten Bulukumba The purpose of this study was to analyze the effect of teaching experience, teacher competence and work culture on teacher performance at SMA Negeri 9 Bulukumba Regency. This research was designed using quantitative descriptive methods through observation, namely. observing teaching and learning conditions at school and questionnaire distribution techniques to respondents using the SPSS version 25 program. The results showed that teaching experience, teacher qualifications and work culture had a direct positive and significant effect on teacher performance at SMA Negeri 9 Bulukumba. Therefore, teaching experience, teacher competence and work culture in the performance of SMA Negeri 9 Bulukumba teachers are important for the development of knowledge, vision and mindset of teachers in school education, especially in SMA Negeri 9 Bulukumba Regency
Mutu Pelayanan Publik Melalui Peningkatan Sumber Daya Manusia Di Kecamatan Mandai Kabupaten Maros Sulfianna, Sulfianna; Sobirin, Sobirin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.2849

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan publik melalui peningkatan SDM di Kecamatan Mandai Kabupaten Maros dan mengetahui kendala apa saja yang dihadapi masyarakat dalam hal pelayanan di Mandai, Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif untuk menganalisis prioritas penelitian yaitu kualitas layanan dalam peningkatan sumber daya manusia dengan menggambarkan dan melakukan peninjauan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada responden. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik selain itu peningkatan sumber daya manusia belum dilaksanakan secara optimal The aims of this study were to find out the quality of public services through improving human resources in Mandai District, Maros Regency and to find out what obstacles the community faces in terms of service in Mandai, Maros Regency. The research method used is a qualitative method to analyze research priorities, namely service quality in improving human resources by describing and conducting reviews. This study uses data collection techniques through interviews and observation by asking several questions to respondents. The results of the evaluation show that the quality of public services besides improving human resources has not been implemented optimally
Tinjauan Penerapan Sistem Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja : Studi Kasus Projeck Pembangunan SD Negeri 102 di Kota Sorong Widodo, Slamet; Desembarti, Faried; Maysyurah, Alfina; Rumakefing, Sadli
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.2851

Abstract

Pembangunan Konstruksi Gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri 102 Kota Sorong merupakan sarana fasilitas untuk menunjang kebutuhan pendididkan di daerah tersebut. Pekerjaan konstruksi wajib memenuhi ketentuan tentang Sistem Manajemen Keselamtan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Alat Pelindung Diri (APD), serta tata lingkungan setempat untuk menjamin terwujudnya tertib penyelengaraan pekerjaan konstruksi. Terkait dengan potensi risiko kecelakaan kerja pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi, maka pengetahuan akan manajemen K3 pada suatu proyek konstruksi saat ini telah menjadi kebutuhan mendasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui SMK3 dan tingkat keberhasilannya pada konstruksi SD Negeri 102 kota Sorong. Teknik analisis data yang digunakan berupa mengumpulkan data menggunakan metode kuantitatif, didapatkan tingkat keberhasilan penerapan SMK3 dari segi keamanan adalah 20.67 % dimana perusahan telah menyediakan seluruh APD dan seluruh peralatan dalam kondisi baik untuk setiap pekerja. Tingkat keberhasilan Penerapan sistem manajemen dari segi kesehatan adalah 38.32% dimana perusahan hanya memberikan jaminan kesehatan (BPJS) untuk karyawan. Tingkat penerapan sistem manajemen dari segi keselamatan adalah 26.00% dimana perusahan berusaha melakukan pencegahan dan mengurangi kecelakaan kerja dengan cara menyiapkan perlengkapan keamanan seperti APD bagi setiap pekerja guna mencegah kecelakaan kerja dan sebagian pekerja tidak menggunakan APD kerena minimnya pengetahuan mengenai kecelakaan kerja. Tingkat penerapan manajemen dari aspek hukum adalah 68.18% dimana perusahaan tidak pernah menyelengarakan upaya keselamatan kerja. Tingkat penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dimana perusahan berusaha melakukan pencegahan dan mengurangi kecelakaan kerja. Pembangunan Konstruksi Gedung SD Negeri 102 Kota Sorong masih minim penerapan SMK3 pada konstruksi yang ditinjau, namun perusahaan telah melakukan keserasian diantara seluruh pekerja dengan penerapan SMK3. Construction Construction of Public Elementary School (SD) 102 Sorong City a facility to support the needs of education in the area. Construction work must comply with the provisions on the Occupational Safety and Health Management System (SMK3), Personal Protective Equipment (PPE), and local environmental procedures to ensure the orderly implementation of construction work. The purpose of this study was to determine SMK3 and its success in the construction of SD Negeri 102 Sorong city. The data analysis technique in the form of collecting data using quantitative methods, it was found that the success rate of implementing SMK3 in terms of safety was 20.67% where the company had provided all PPE and all equipment in good condition for each worker. The success rate of implementing a management system in terms of health is 38.32% where the company only provides health insurance (BPJS) for employees. The level of implementation of the management system in terms of safety is 26.00% where the company tries to prevent and reduce work accidents by preparing safety equipment such as PPE for each worker to prevent work accidents and some workers do not use PPE because of the lack of knowledge about work accidents. The level of management implementation from the legal aspect is 68.18% where the company has never carried out work safety efforts.. Construction Construction of SD Negeri 102 Sorong City still has minimal application of SMK3 in the construction reviewed, but the company has made compatibility among all workers with the application of SMK3.
Analisis Tingkat Kerusakan Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index : Studi Kasus Jalan Poros Latuppa-Bonglo Fikri, Muhammad; Sarira, Akbar Ardyansyah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.2854

Abstract

Ruas jalan Latuppa-Bonglo merupakan salah satu jalur utama yang dilalui masyarakat untuk menuju ke Kecamatan Bastem, begitu pun sebaliknya masyarakat masyarakat Bastem yang ingin menuju ke Kota Palopo. Keberadaan ruas jalan ini sangat membantu pergerakan sektoral di wilayah kecamatan Bastem yang terletak di dataran tinggi. Kondisi ruas jalan Latuppa-Bonglo sebagian besar sudah bagus dan layak untuk dilalui, tetapi pada beberapa titik terdapat kerusakan yang disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan poros Latuppa-Bonglo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data yang diperoleh dari lapangan, kemudian dianalisis dengan metode PCI yang digunakan untuk mengetahui tingkat kerusakan geometric jalan yang terjadi di ruas jalan Latuppa-BongloJenis kerusakan yang terjadi di sepanjang 3.000 meter yaitu amblas, retak pinggir perkerasan, lubang, pelepasan butir dan retak kulit buaya. Berdasarkan hasil perhitungan Pavement Condition Index (PCI), diketahui kondisi perkerasan jalan tiap segmen. Dari hasil perhitungan didapat nilai Pavement Condition Index (PCI untuk ruas jalan poros Latuppa-Bonglo sepanjang 3.000 meter yang menjadi lokasi pada penelitian ini adalah 70,87. Berdasarkan nilai nilai tersebut, maka ruas jalan ini termasuk dalam klasifikasi Sangat Baik (Very Good). The Latuppa-Bonglo road section is one of the main routes for people to go to Bastem District, and vice versa for the people of Bastem who want to go to Palopo City. The existence of this road section is very helpful for sectoral movements in the Bastem sub-district which is located in the highlands. The condition of the Latuppa-Bonglo road section is mostly good and feasible to pass, but at some points there is damage caused by several factors. This study aims to determine the level of damage and types of damage that occurred on the Latuppa-Bonglo axis road. The type of research used in this research is quantitative research using descriptive methods. The data obtained from the field were then analyzed using the PCI method which was used to determine the level of road geometric damage that occurred on the Latuppa-Bonglo road section. Based on the results of Pavement Condition Index (PCI) calculations, it is known the condition of the road pavement for each segment. From the calculation results, the Pavement Condition Index (PCI) value for the 3,000-meter Latuppa-Bonglo axis road which is the location of this study is 70.87. Based on these values, this road segment is included in the Very Good classification
Analisis Kesulitan Belajar Fisika Siswa SMK di Halmahera Barat Patandean, Agustinus Jarak; Natalia, Natalia; Swandi, Ahmad
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.2856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kesulitan belajar fisika siswa kelas X TKJ di salah satu SMK yang ada di Halmahera Barat. Metode penelitian ini menggunakan deskripsi kualitatif dimana instrumen yang digunakan adalah wawancara, lembar pengamatan, tes hasil belajar dan dokumentasi. Sampel dari penelitian ini adalah 24 siswa kelas X TKJ dengan 14 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data dianalisis dengan langkah- langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 24 siswa, terdapat 12 suswa yang tidak tuntas dalam pembelajaran fisika untuk mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Selain itu, kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa dalam belajar fisika antara lain (a) kesulitan memahami materi fisika dimana sering terjadi miskonsepsi, (b) kesulitan memahami persoalan yang diberikan, (c) kesulitan menganalisis soal, (d) kesulita menentukan rumus yang harus digunakan untuk menyelesaikan soal, (e) kesulitan melakukan perhitungan, dan (f) kesulitan melakukan kegiatan imiah seperti praktikum. Penyebab kesulitan belajar pada mata pelajaran fisika adalah siswa kurang fokus memperhatikan guru pada saat kegiatan belajar berlangsung, selain itu penggunaan model, metode dan strategi pembelajaran fisika oleh guru masih monoton dan membuat siswa merasa bosan belajar fisika. Faktor tidak terlaksananya kegiatan praktikum fisika disekolah juga membuat penguasaan konsep dan ketertarikan siswa dalam belajar fisika masih sangat rendah This study aims to analyze the factors that cause difficulties in learning physics in class X TKJ at one of the Vocational Schools in West Halmahera. This research method uses qualitative descriptions where the instruments used are interviews, observation sheets, learning achievement tests and documentation. The sample of this study were 24 students of class X TKJ with 14 male students and 10 female students. The data were analyzed by means of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that out of 24 students, there were 12 students who did not complete physics learning to achieve the Minimum Completeness Criteria (KKM). In addition, the difficulties faced by students in learning physics include (a) difficulty understanding physics material where misconceptions often occur, (b) difficulty understanding the problems given, (c) difficulty analyzing questions, (d) difficulty determining the formula to be solved. used to solve problems, (d) difficulties in doing calculations, and (d) difficulties in carrying out scientific activities such as practicum. The cause of learning difficulties in physics subjects is that students pay less attention to the teacher when learning activities take place, besides that the use of models, methods and strategies for learning physics by teachers is still monotonous and makes students feel bored learning physics. The factor of not carrying out physics practicum activities at school also makes concept mastery and students' interest in learning physics still very lows
Analisa Minyak Isolasi Transformator Daya dengan Metode Disolved Gas Analysis (DGA) dan Purifikasi: Studi Pada PT. Perta Arun Gas Lhokseumawe Furqaranda, Rastra; Suwarno, Suwarno
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.2871

Abstract

Salah satu komponen terpenting dalam sistem pembangkitan listrik yaitu transformator daya. Transformator daya memiliki minyak isolator cair sebagai pendingin maka kualitas minyak merupakan hal yang harus sangat diperhatikan karena memiliki kondisi ketidaknormalan jika terjadinya gangguan panas berlebih pada tansformator daya yang mengakibatkan kebakaran. Metode yang dapat digunakan untuk mengetahui gangguan yang terjadi pada minyak isolasi transformator daya adalah dengan metode pengujian Dissolved Gas Analysis (DGA). Dalam penelitian ini, pengujian DGA menggunakan interpretasi dari IEEE Std C57-104-2008. Tujuan dari metode yang digunakan adalah mencari analisa gangguan ketidaknormalan minyak trafo ialah dengan 4 metode yaitu metode TDCG (Total Dissolved Combustible Gas), Rogers Rasio, Key Gas, dan Duval Triangle. Dari hasil analisa yang dilakukan menunjukkan metode TDCG memiliki kandungan gas 1565 ppm berada pada kondisi 2, metode Rogers Rasio menghasilkan gejala panas berlebih yang mencapai temperature 300-700oC, metode Key Gas menyebabkan gangguan Overheating Oil, dan metode Duval Triangle menghasilkan D1 = Discharge of Low Energy, T2 = Thermal Fault 300-700ºC, dan T3 = Thermal Faults Exceeding 700ºC. Untuk menghilangkan berbagai jenis gangguan gas ketidaknormalan serta memperbaiki kualitas minyak isolasi transformator daya dapat dilakukan dengan menggunakan purifikasi. Dari hasil purifikasi minyak trafo penurunan kandungan gas menjadi 243 ppm berada pada kondisi 1, sehingga kualitas minyak isolasi transformator daya tersebut dalam keadaan murni dan layak untuk digunakan kembali di PT. Perta Arun Gas Lhokseumawe The most important part in a system of electrical is power transformers. The power transformer having oil an insulator liquid as a coolant so qualities of oil is must be very consider, because having the condition abnormality if disruption remains in the heat power transformer resulting in fire. A method that can be used to know the problems that occurred on oil isolation of power transformer by Dissolved Analysis Gas (DGA). In this thesis, testing DGA use interpretation of IEEE Std C57-104-2008. Methods is used to looking for analysis that abnormality disorder a oil transformer is that by 4th methods which is a method of TDGC (Total Dissolved Combustible Gas ), Rogers Ratio, Key Gas, and Duval Triangle. From the analysis carried out show TDGC method has any gas 1565 ppm at the 2nd condition, Rogers ratio method of excess produce symptoms heat at temperature 300 – 7000C, Key gas causing disorder overheating oil , and duval triangel methods produce D1 = discharge of low energy, T2 = thermal fault 300- 7000C , and T3 = thermal faults exceeding 7000C. To deprive of various types of disorder that abnormality gas and to improve quality of an insulating transformer power can be conducted using purifikasi. From the results of purifikasi oil transformer the decline in the womb a gas into 243 ppm in 1st condition, resulting in the isolation oil transformer resources in a pure state and useful for used of the back in PT. Perta Arun Gas Lhokseumawe
Desain Prototipe Filter Air Bersih Berbasis Tenaga Surya Sariman, Syahrul; Swandi, Ahmad; Ratnawati, Ratnawati; Buraerah, Muh. Fikruddin; Dipalaya, Tismi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.2877

Abstract

Keterbatasan air bersih yang layak digunakan oleh masyarakat masih menjadi masalah dibeberapa tempat khususunya di daerah terpencil yang belum memiliki akses air dari PDAM dan menggunakan air baku dari sumur dan sungai. Tidak semua air dari mata air dapat langsung digunakan, perlu adanya proses penjernihan terlebih dahulu sebelum air tersebut disimpan didalam penampungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain prototipe penjernihan air baku menggunakan sistem filterasi berbasis tenaga surya. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan jenis pendekatan R&D. Dari hasil pengujian, prototipe ini mampu menjernihkan air dengan debit 1.368 liter/per jam. adapun data parameter air berupa suhu, TDS dan pH sebelum melalui proses filtraisi adalah masing-masing 28,3 0C, 263 ppm, 8,98. Dan setelah melalui filtrasi adalah masing-masing 27,0 0C, 109 ppm, 8,30. Sedangkan secara visual dan penciuman terjadi perubahan warna dan bau air setelah dan sebelum melewati sistem filterisasi. Tentu saja perlu pengukuran di laboratorium untuk memasikan kembali kandungan mineral atau zat-zat lainnya didalam air. Selain itu, dengan menggunakan panel surya 50 Wp, aki 12 volt 18 Ah dan pompa DC 50 watt, sistem ini dapat bekerja selama 2,8 jam dibawah sinar matahari. Tegangan, arus, daya listrik dan Efisiensi panel surya yang dihasilkan dipengaruhi oleh besar kecilnya intensitas cahaya matahari, jika intensitas matahari tinggi maka efisiensi yang dihasilkan tinggi begitu juga sebaliknya Limited clean water that is suitable for use by the community is still a problem in several places, especially in remote areas that do not have access to water from the PDAM and use raw water from wells and rivers. Not all water from springs can be used directly, there needs to be a purification process before the water is stored in the reservoir. This study aims to design a raw water purification prototype using a solar-powered filteration system. The research used an experimental method with a type of R&D approach. From the test results, this prototype is capable of purifying water with a debit of 1,368 liters/per hour. the water parameter data in the form of temperature, TDS and pH before going through the filtration process were respectively 28.3 0C, 263 ppm, 8.98. And after going through filtration are respectively 27.0 0C, 109 ppm, 8.30. Meanwhile, visually and smelling, there is a change in the color and smell of the water after and before it passes through the filtering system. Of course it needs measurements in the laboratory to reconfirm the content of minerals or other substances in the water. In addition, using a 50 Wp solar panel, 12 volt 18 Ah battery and a 50 watt DC pump, this system can work for 2.8 hours under the sun. Voltage, current, electric power and the efficiency of the resulting solar panels are affected by the size of the intensity of sunlight, if the intensity of the sun is high, the resulting efficiency will be high and vice versa

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue