cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
Budidaya Pakcoy Brassica Rapa L. Dengan Menggunakan Teknik Hidroponik Sistem Nutrient Films Technique Di Kebun Hidroponik Tirta Tani Farm Gowa Maulana, Zulkifli; Tamala, Evi; Amiruddin, Amiruddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.3459

Abstract

Pakcoy merupakan salah satu sayuran daun yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan sayuran yang banyak dibudidayakan saat ini. Tanaman pakcoy memiliki nilai ekonomis yang relative murah dan mudah untuk dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari bagaimana cara aplikasi hidroponik NFT pada budidaya tanaman pakcoy. Kegunaan penelitian ini untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan serta ilmu yang dapat diterapkan tentang aplikasi hidroponik NFT pada budidaya tanaman pakcoy.penelitian ini menggunakan metode observasi dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan terhadap teknik budidaya tanaman pakcoy pada system hidroponik NFT, dan metode wawancara dengan senantiasa melakukan wawancara dengan para pendamping lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya tanaman pakcoy pada system hidroponik sangat berguna karena penggunaan system NFT dapat memudahkan pengendalian daerah perakaran tanaman. Oleh karena itu, pemberian nutrisi akan menentukan baik atau tidaknya pertumbuhan Pakcoy. Pemberian nutrisi dalam jumlah dan konsentrasi yang tepat akan meningkatkan pertumbuhan Pakcoy Pakcoy is one of the leafy vegetables that is much liked by the people of Indonesia and a vegetable that is widely cultivated today Pakcoy plants have economic value which is relatively cheap and easy to cultivate. This study aims to find out and learn how to apply NFT hydroponics to pakcoy cultivation. The use of this research is to gain experience and skills as well as knowledge that can be applied about the application of NFT hydroponics to Rakcoy cultivation. the field assistants, The results of the study showed that the cultivation of pakcoy plants in a hydroponic system was very useful because the use of the NFT system could facilitate control of the plant's root area. Therefore, providing nutrition will determine whether or not Pakcoy's growth is good. Providing nutrients in the right amount and concentration will increase the growth of Pakcoy
Analisis Keragaman Agronomi Tanaman Jagung Buah Maulana, Zulkifli; Andilolo, Jelsilah Putri; Nasution, Muhammad Arif; Abri, Abri; Amiruddin, Amiruddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.3460

Abstract

Tanaman jagung Zea mays L. merupakan salah satu komoditas penting dalam sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan dan bahan baku industri di Indonesia. Peningkatan keragaman agronomi pada tanaman jagung menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas dan adaptasi tanaman terhadap berbagai kondisi lingkungan.Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman agronomi pada tanaman Jagung Buah, dengan fokus pada karakteristik pertumbuhan seperti tinggi tanaman, diameter batang, jumlah helai daun, panjang daun, panjang buah, diameter buah, dan berat buah. Penelitian ini dilakukan di Desa Bontoramba, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dari Mei hingga Juli 2023. Data dikumpulkan dalam lima periode pengamatan selama masa pertumbuhan tanaman, dengan analisis statistik menggunakan perangkat lunak SPSS. Data pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam cluster dengan metode K-means. Hasil analisis dikelompokkan dalam tiga kelompok cluster, yaitu kelompok pertumbuhan tinggi, sedang, dan rendah, dengan karakteristik agronomi yang berbeda. Kelompok pertumbuhan tinggi memiliki tinggi tanaman tertinggi, jumlah daun yang banyak, dan berat buah paling tinggi. Kelompok pertumbuhan sedang berada di antara kedua kelompok lainnya dalam hal karakteristik agronomi, sementara kelompok pertumbuhan rendah memiliki karakteristik pertumbuhan paling rendah.Selain itu, analisis klaster hierarkis juga dilakukan untuk menggambarkan hubungan antar kelompok tanaman jagung. Hasilnya menunjukkan sejumlah kelompok berdasarkan tingkat kesamaan karakteristik agronomi, yang memberikan gambaran yang lebih jelas tentang keragaman dalam pertumbuhan tanaman jagung buah.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang keragaman agronomi pada Jagung Buah dan berkontribusi dalam pengembangan varietas unggul serta praktik pertanian yang lebih efektif Corn (Zea mays L.) is one of the crucial commodities in the agricultural sector, playing a strategic role in meeting both food and industrial raw material needs in Indonesia. Increasing agronomic diversity in corn plants is key to enhancing productivity and their adaptation to various environmental conditions. Therefore, this study aims to analyze agronomic diversity in Sweet Corn plants, focusing on growth characteristics such as plant height, stem diameter, leaf count, leaf length, ear length, ear diameter, and ear weight. This research was conducted in Bontoramba Village, Gowa Regency, South Sulawesi, from May to July 2023. Data were collected during five observation periods throughout the plant's growth cycle, with statistical analysis using SPSS software. The observation data were analyzed using cluster analysis with the K-means method, resulting in three clusters: high, medium, and low growth. The high-growth cluster exhibited the tallest plants, the highest leaf count, and the heaviest ears. The medium-growth cluster fell in between the other two clusters regarding agronomic characteristics, while the low-growth cluster had the lowest growth characteristics. Additionally, hierarchical cluster analysis was conducted to depict the relationships among corn plant groups, revealing several groups based on agronomic characteristic similarity. This provides a clearer picture of agronomic diversity in Sweet Corn growth. This research is expected to provide deeper insights into agronomic diversity in Sweet Corn and contribute to the development of superior varieties and more effective agricultural practices
Pola Kuman Dan Sensitivitas Antibiotik Kasus Leukositospermia Pada Pria Pasangan Infertil Thamrin, Rahmawati
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i1.1438

Abstract

Leukosit yang terdapat pada sperma merupakan indikasi adanya infeksi saluran genitalia pria. Peran patogenik yang terjadi pada leukocytospermia, ditandai dengan pelepasan spesies oksigen reaktif yang menyebabkan penipisan kapasitas fungsional sperma. Staphylococcus areus adalah mikroba dominan dalam etiologi infertilitas pria, dan menemukan bahwa ciprofloxacin dan ofloxcasin menjadi pengobatan yang efektif untuk infeksi bakteri pada pria mandul. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pola jenis kuman dan uji sensitivitas antibiotik pada leukosistospermia pada pria infertil di Klinik Andrologi RSUP Baptis Kediri. Desain penelitian adalah deskriptif. Sampel diambil dari data sekunder pasien pasangan infertil yang berobat ke Klinik Andrologi Rumah Sakit Baptis selama periode 1 Januari 2012 sampai dengan 1 Juni. Mikroorganisme yang paling banyak ditemukan pada penelitian ini adalah staphylococcus sp sebanyak 22 sampel (57,8%) kemudian diikuti oleh streptococcus sp sebanyak 5 sampel (13,16%). Antibiotik yang paling sensitif adalah imipenem yang sensitif terhadap 36 sampel (80%). Yang paling sensitif kedua adalah Meropenem, dimana sensitif terhadap 33 sampel (73,3%). Staphylococcus aureus ditemukan menjadi agen dominan dalam sampel leukocytospermia. Antibiotik yang paling sensitif adalah Imipenem, meropenem, dan Chloramphenicol. Penulis mendorong kultur mikroorganisme dan tes sensitivitas sebagai pemeriksaan rutin untuk sampel leukositospermia untuk resep antibiotik rasional Leucocytes that found in sperms is an indication of male genital tract infection. Patogenic role that occurs in leucocytospermia, remarks by release of reactive oxygen species that leads to functional capacity depletion of sperm. Sstudy by Komola at al,,Staphylococcus areus is the predominant microbes in male infertility etiology, and found that ciprofloxacin and ofloxcasin to be the effective treatment of bacterial infections in sterile male. This study aims to provide patterns of germ types and antibiotic sensitivity test in leucocystospermia in infertile man on Andrology Clinic of Baptis General Hospital, Kediri. The study design is descriptive. Samples was collected from secondary data of patients of infertile couples attended Andrology Clinic Baptize Hospital during period of January 1st 2012 untill June 1st. The most common microorganism found in this study is staphylococcus sp, which was found in 22 sampels (57,8%) then followed by streptococcus sp found in 5 sampels (13,16%). The most sensitive antibiotics is imipenem in which sensitive to 36 sampels (80%). The second most sensitive is Meropenem, in which sensitive to 33 sampels (73,3%). Staphylococcus aureus was found to be the predominants agents in leucocytospermia samples. The most sensitive antibiotics were Imipenem, meropenem, and Chloramphenicol. Authors encourage microorganism culture and sensitivity tests as the routine examination for leucocytospermia samples for rational antibiotic prescription
Karakteristik Penderita Seksio Sesarea Di Beberapa Rumah Sakit Di Wilayah Indonesia Periode Tahun 2010 Sampai Dengan 2018 Murnita, Ika Azdah; Hariadi, Annisyah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i1.1513

Abstract

Seksio sesarea adalah prosedur pembedahan guna melahirkan bayi melalui insisi pada dinding abdomen (laparotomi) dan dinding uterus (histerotomi), yang merupakan tindakan akhir dari berbagai kesulitan dalam menolong persalinan dan tindakan alternatif bagi ibu yang tidak bisa atau ingin melakukan persalinan normal yang dilakukan karena pertimbangan medis juga termaksud permintaan pasien sendiri atau saran dokter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik penderita seksio sesarea berdasarkan pada usia, paritas, adanya indikasi pre-eklamsia/eklamsia, plasenta previa, riwayat seksio sesarea, ketuban pecah dini, dan disproporsio sefalopelvik pada ibu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur pada karakteristik pendeita seksio sesarea dalam jurnal hasil penelitian medis pada literatur.Hasil penelitian dari sepuluh literatur menunjukan presentase angka kejadian seksio sesarea dibeberapa rumah sakit di wilayah Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2018 dapat disimpulkan bahwa pada persalinan dengan seksio sesarea, indikasi terbanyak adalah ibu dengan paritas beresiko (52,9%) disusul dengan ibu dengan kelompok usia beresiko (27,1%), adanya indikasi disproporsio sefalopelvik (19,1%), adanya indikasi pre-eklamsia/eklamsia (10,5%), ibu dengan riwayat seksio sesarea sebelumnya (10,2%), adanya indikasi plasenta previa (8,4%) dan ketuban pecah dini (4,1%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai tambahan informasi dalam upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit dan pusat pelayanan kesehatan dalam perencanaan program pelayanan kebidanan berkaitan dengan tindakan seksio sesarea.
Karakteristik Penderita Pneumonia Anak di Beberapa Rumah Sakit di Indonesia Periode Tahun 2012 Sampai Dengan Tahun 2019 Hariadi, Anisyah; Murnita, Ika Azdah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i1.1514

Abstract

Pneumonia adalah proses inflamasi pada parenkim paru dan merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak, terutama di negara berkembang. Prevalensi kejadian pneumonia pada anak di Indonesia cukup tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien anak penderita pneumonia di berbagai rumah sakit dan puskesmas yang tersebar dibeberapa provinsi di Indonesia tahun 2012-2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan literature review menggunakan 12 penelitian karakteristik pneumonia anak sebagai sampel pada penelitian ini.. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu pneumonia pada anak banyak terdapat pada anak laki-laki (57,9%) terutama pada kelompok usia <1 tahun (55,3%). Pasien anak penderita pneumonia tersering pada anak dengan keadaan malnutrisi (53%). Karakteristik pasien anak penderita pneumonia pada penelitian ini sesuai dengan teori sebelumnya, serta kedepan perlu dilakukan penelitian sejenis dengan cakupan penelitian yang lebih luas.
Aktivitas Peserta Didik Kelas XI SMK Menggunakan Website Pembelajaran Terintegrasi Dengan Video Berbasis Youtube Arsyad, Susalti Nur; Rizal, A.; Pebrial, Marina; Swandi, Ahmad
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i3.2855

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  bagaimana aktivitas siswa SMK dalam pembelajaran yang menggunakan website pembelajaran yang terintegrasi dengan video berbasis Youtube. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan sampel 16 siswa kelas XI SMK di salah satu sekolah di Kabupaten Halmahera Barat. Data diperoleh dengan melakukan observasi dan wawancara yang mendalam. Adapun hasil dari penelitian ini, dapat diperoleh bahwa aktivitas belajar siswa menggunakan website pembelajaran yang terintegrasi dengan youtube berada pada kategori baik. The aim of this research is to find out how vocational school students' activities are in learning using learning websites that are integrated with YouTube-based videos. The method used in this research was quantitative descriptive, with a sample of 16 class XI vocational school students in one of the schools in West Halmahera Regency. Data was obtained by conducting in-depth observations and interviews. As for the results of this research, it can be obtained that students' learning activities using learning websites integrated with YouTube are in the good category.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Menggunakan Analisis Regresi Spasial di Provinsi Papua Barat Daya Abubakar, Endang; Ibal, La
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i3.3746

Abstract

Berdasarkan data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di setiap kabupaten/kota di Indonesia, dapat dilihat bahwa IPM di Wilayah Indonesia Timur sangat berpengaruh dibandingkan dengan IPM di Wilayah Indonesia bagian barat. Ini menunjukkan bahwa ada perbedaan atau ketimpangan dalam IPM di Wilayah Indonesia Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis regresi spasial faktor – faktor yang mempengaruhi IPM Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2022. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh Kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat Daya. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Penelitian menggunakan analisis regresi spasial dengan menggunakan aplikasi Arc GIS 10.8 dan GeoDa. Hasil penelitian menunjukkan Model regresi spasial faktor-faktor yang mempengaruhi indeks pembangunan manusia di Provinsi Papua Barat Daya adalah Y = 39.2181 + 0,00008 X1 + 2.81164 X2 - 0.234164X3 + 0.885758 X4, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Papua Barat Daya  adalah pengeluaran per kapita, Rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, dan angka harapan lama sekolah. Based on Human Development Index (HDI) data in each district or city in Indonesia, it can be seen that the HDI in the Eastern Indonesia Region is very influential compared to the HDI in the Western Indonesia Region. This shows that there are differences or disparities in HDI in the Eastern Indonesia Region. The aim of this research is to carry out a spatial regression analysis of the factors that influence the HDI of Southwest Papua Province in 2022. The population in this study is from all districts and cities in Southwest Papua Province. This research includes quantitative research. The research uses spatial regression analysis using the Arc GIS 10.8 and GeoDa applications. The results of the research show that the spatial regression model of the factors that influence the human development index in Southwest Papua Province is Y = 39.2181 + 0.00008 X1 + 2.81164. Southwest is per capita expenditure, average years of schooling, life expectancy, and expected years of schooling.
Analisis Keterampilan Proses Sains Fisika Pada Mahasiswa Pendidikan Fisika FKIP Universitas Khairun Sambiri, Usman; Isra, Hutri Handayani; Saputra, Aji
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i3.3773

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis keterampilan proses sains fisika mahasiswa pendidikan fisika Fakultas keguruan dan Ilmu pendidikan Universitas Khairun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan proses sains  mahasiswa. Indikator keterampilan proses sains yang menjadi objek dalam penelitian ini  adalah keterampilan mengkomunikasikan data, keterampilan menafsirkan data dan keterampilan menerapkan konsep. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan desain penelitian one shot case study. Data yang disajikan berupa skor rata-rata, nilai tertinggi dan nilai terendah dengan menggunakan skala likert untuk pengkategorian setiap indikator. Kategori yang digunakan terdiri atas tinggi, sedang dan rendah. Hasil analisis data menunjukan bahwa rata-rata skor keterampilan proses sains mahasiswa berada pada kategori sedang dengan skor 34,08 dari 64. Hal tersebut berarti bahwa mahasiswa pendidikan fisika semester 3 dapat mengkomunikasikan data dengan cara membuat tabel, grafik  atau membaca grafik, kemudian menafsirkan data seperti membuat kesimpulan dan kemudian menerapkan konsep dari data yang telah di sajikan dengan baik. Research has been conducted about the anayisis of the physics sciences process skils of the physics education students at the faculty of teacher training and education, Khairun University. Porpose of the research is to know the college students’s science process skills. Indicator of the science procces skills become objecs of this research are data comunication skills, interpreting data skills, and skills to apply consepts. research methode used is descriptive methode with one shot case study desain. appearing data are mean score, the higest score, lowest score and likert scale to categorite every indicator. categorization used consist of hight, medium, and low. the result of data analizes are obtained college students's mean score of science process skills in medium category and the score is 34,08 of 64. it's result show that college students of educational physics in 3rd semenster can data comunication skills like make a table, chart and read the chart, interpreting data skills such as make conclution and skills to apply consepts from the data with good
Penerapan Sistem Pakar untuk Deteksi Stunting Sany, Farhan Andrianca
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i3.3774

Abstract

Penelitian ini melakukan systemic literature review dengan fokus pada penerapan sistem pakar untuk deteksi stunting. Dalam strategi pencarian, digunakan metode yang mengacu pada PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian menggunakan GoogleScholar dengan kata kunci “sistem pakar”, dan “deteksi stunting” dengan rentang waktu 2019-2023. Dalam mengumpulkan dan mengevaluasi berbagai penelitian terkait, penelitian ini menyelidiki metode-metode sistem pakar yang telah diterapkan untuk deteksis stunting menggunakan metode systemic literature review. Tujuan dari dilakukan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikan metode sistem pakar apa yang sering diterapkan dalam deteksi stunting, metode sistem pakar yang memiliki tingkat akurasi tertinggi dan platform apa yang sering digunakan dalam penerapan sistem pakar deteksi stunting. Berdasarkan kajian dari 8 jurnal ditemukan bahwa metode sistem pakar yang paling sering digunakan adalah Forward Chaining, metode yang memiliki tingkat akurasi sempura 100% adalah Naïve Bayes, gabungan K-Nearest Neighbord dan Forward Chaining, dan gabungan Forward Chaining dan Certainty Factor. Adapun platform yang digunakan dalam penerapan sistem pakar adalah web. This research conducts a systemic literature review with a focus on the implementation of expert systems for stunting detection. In the search strategy, a method referring to PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) was used. Search using GoogleScholar with the keywords "expert system" and "stunting detection" with the time period 2019-2023. In gathering and evaluating various related studies, this research investigates the expert system methods applied to stunting detection using the systemic literature review method. The objective of this study is to identify the expert system methods commonly used in stunting detection, methods with the highest accuracy rates, and platforms frequently utilized in the implementation of stunting detection expert systems. Based on the analysis of 8 journals, it was found that the most commonly used expert system method is Forward Chaining, the method with a perfect accuracy rate of 100% is Naïve Bayes, a combination of K-Nearest Neighbor and Forward Chaining, and a combination of Forward Chaining and Certainty Factor. The platform used in implementing the expert system is a web platform.
Tinjauan Sarana dan Prasarana Pelayanan Jasa Transportasi Angkutan Penumpang Pada Terminal Tipe A: Studi Kasus: Terminal Daya Kota Makassar Cahyani, Erna; Yunus, Andi Ibrahim; Mastuti, Faizah; Bahar, Bahar; Rohman, Dede
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i3.3789

Abstract

Terminal Regional Daya merupakan merupakan Terminal Induk Penumpang Tipe A Kota Makassar. Moda pengangkutan berupa transportasi merupakan suatu gerakan pemindahan barang atau subjek orang dari tempat satu ke tempat lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelayanan ketersediaan sarana dan prasarana di Terminal Regional Daya. Jenis penelitian menggunakan metode pengamatan langsung ke terminal, pengumpulan data dilakukan dengan survai data primer, berupa pengamatan langsung (observasi) dan angket (kuesioner) dan survai data sekunder, berupa dokumen yang diolah menggunakan metode IPA. Kondisi saat ini yang terlihat di Terminal Regional Daya, tidak adanya pemisahan jalur pejalan kaki dan kendaraan, jarangnya terdapat petugas keamanan di dalam terminal, memiliki tower pengawas yang tidak berfungsi maksimal, diperlukan penambahan petugas oprasional di dalam terminal, dan memasang papan informasi yang jelas di dalam terminal. Berdasarkan hasil penelitian tingkat ketersediaan sarana dan prasarana atau fasilitas di Terminal Regional Daya perlu peningkatan dalam melayani dan memenuhi kebutuhan penumpan serta sesuai standar terminal tipe A. Daya Regional Terminal is the Main Passenger Terminal Type A for Makassar City. The mode of transportation in the form of transportation is a movement of goods or people from one place to another. This research aims to determine the level of service availability of facilities and infrastructure at the Daya Regional Terminal. This type of research uses the direct observation method at the terminal, data collection is carried out by primary data surveys, in the form of direct observations (observations) and questionnaires (questionnaires) and secondary data surveys, in the form of documents processed using the IPA method. The current conditions seen at the Daya Regional Terminal, there is no separation of pedestrian and vehicle paths, there are rarely security officers in the terminal, there is a control tower that is not functioning optimally, it is necessary to add additional operational officers in the terminal, and install clear information boards in the terminal. in the terminal. Based on the research results, the level of availability of facilities and infrastructure or facilities at the Daya Regional Terminal needs to be improved in serving and meeting passenger needs and in accordance with type A terminal standards.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue