cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 532 Documents
Analisis Tingkat Kerusakan Bangunan Pada Gedung Utama SMPN Satap Raja Saputra, Anggi; Sudirman, Sudirman; Fikri, Muhammad
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i3.5425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan yang terjadi pada bangunan gedung SMPN Satap Raja. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan observasi objek yang digunakan peneliti untuk mendapatkan data sebagai deskriptif permasalahan yang ada pada objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan persentase total kerusakan visual pada seluruh komponen bangunan SMPN Satap Raja tiap-tiap ruangan, yaitu. Kelas 7 sebesar 10,06 %, Kelas 8 sebesar 9,79 %, Kelas 9 sebesar 10,30%, Ruang Laboratorium sebesar 8,72%, Ruang Guru sebesar 0,65%, Ruang Kantor sebesar 0,44%, Ruang Tata Usaha sebesar 17,77% dan Ruang Perpustakaan sebesar 0,37%. Maka dapat disimpulkan Persentase tingkat kerusakan total pada seluruh komponen bangunan yaitu 8,41%, maka kategori kerusakan visual banguanan gedung utama SMPN Satap Raja merupakan kerusakan ringan. Yang mengkategorikan kondisi keseluruhan bangunan sebagai Kerusakan Ringan. Temuan ini menekankan pentingnya upaya pemeliharaan dan intervensi yang tepat waktu untuk memastikan keselamatan dan fungsionalitas bangunan, mengingat pentingnya peran bangunan ini dalam mendukung berbagai kegiatan di sekolah. This research aims to determine the level of damage occurring to the building of SMPN Satap Raja. The type of research that will be used is quantitative research, such as object observation, which the researcher uses to obtain data as a descriptive account of the problems present in the research object. The research results show the total percentage of visual damage to all components of the SMPN Satap Raja building in each room, namely. Class 7 at 10.06%, Class 8 at 9.79%, Class 9 at 10.30%, Laboratory Room at 8.72%, Teacher's Room at 0.65%, Office Room at 0.44%, Administration Room at 17.77%, and Library Room at 0.37%. It can be concluded that the total damage percentage of all building components is 8.41%, thus the visual damage category of the main building of SMPN Satap Raja is classified as minor damage. Which categorizes the overall condition of the building as Minor Damage. These findings emphasize the importance of timely maintenance efforts and interventions to ensure the safety and functionality of the building, considering the significant role this building plays in supporting various activities at the school.
Kajian Tingkat Kerawanan Bencana Banjir dan Kebakaran di Kecamatan Manggala, Kota Makassar Arief, Rimba; Nilawati, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i3.5440

Abstract

Kecamatan Manggala merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki potensi kerawanan terhadap genangan dan banjir serta sebagian tergolong sebagai kawasan kumuh yang rentan terhadap bencana kebakaran. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tingkat kerawanan bencana banjir dan kebakaran di Kecamatan Manggala dengan menggunakan metode overlay, skoring dan pembobotan parameter kerawanan banjir dan kebakaran. Metode ini memungkinkan penggabungan berbagai faktor yang mempengaruhi kerawanan kedua bencana tersebut, seperti kemiringan lereng, bentang alam, penggunaan lahan, curah hujan, kondisi permukiman serta infrastruktur yang ada. Faktor-faktor tersebut kemudian diberi bobot sesuai dengan tingkat pengaruhnya terhadap kerawanan banjir dan kebakaran, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik overlay untuk menghasilkan peta kerawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah dengan kepadatan penduduk tinggi, penggunaan lahan yang tidak terkendali, dan infrastruktur yang kurang memadai memiliki kerawanan tinggi terhadap banjir dan kebakaran. Manggala District is one of the sub-districts located in Makassar City, South Sulawesi Province which has the potential to be vulnerable to inundation and flooding and is partially classified as a slum area that is vulnerable to fire disasters. This study aims to identify and analyze the level of flood and fire vulnerability in Manggala District by using the overlay, scoring and weighting methods of flood and fire vulnerability parameters. This method allows the combination of various factors that affect the vulnerability of the two disasters, such as slope, landscape, land use, rainfall, settlement conditions and existing infrastructure. These factors are then weighted according to the level of influence on flood and fire vulnerability, then analyzed using overlay techniques to produce vulnerability maps. The results show that areas with high population density, uncontrolled land use, and inadequate infrastructure have high vulnerability to floods and fires.
Potensi Kolam Depresi Kanaan Sebagai Solusi Inovatif Untuk Pengendalian Banjir Di Kota Bontang Asmirah, Asmirah; Surya, Batara; Sariman, Syahrul
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i3.5534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pembangunan Kolam Depresi Kanaan di Kota Bontang dalam mengurangi risiko banjir dan memberikan manfaat sosial serta ekonomi bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui survei pendahuluan, wawancara mendalam, serta analisis peta kadastral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah yang paling terdampak banjir terletak di hilir sungai, dengan mayoritas masyarakat berpenghasilan rendah yang sangat rentan terhadap dampak banjir. Pembangunan Kolam Depresi diharapkan dapat menampung kelebihan air hujan dan mengalihkan aliran air ke lokasi yang lebih aman. Selain itu, analisis menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses pengadaan tanah dan relokasi sangat penting untuk meminimalkan potensi konflik sosial. Penelitian ini juga menemukan bahwa kolam depresi dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan, termasuk peningkatan kualitas tanah dan keanekaragaman hayati. Dengan demikian, proyek ini diharapkan tidak hanya berhasil mengatasi masalah banjir, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Bontang secara berkelanjutan. This study aims to analyze the potential of the Kanaan Depression Pond development in Bontang City to reduce flood risk and provide social and economic benefits to the community. The method used is a qualitative approach, with primary and secondary data collection through preliminary surveys, in-depth interviews, and cadastral map analysis. The results of the study indicate that the areas most affected by flooding are located downstream of the river, with the majority of low-income communities who are very vulnerable to the impacts of flooding. The construction of the Depression Pond is expected to accommodate excess rainwater and divert water flow to safer locations. In addition, the analysis shows that community involvement in the land acquisition and relocation process is very important to minimize the potential for social conflict. This study also found that the depression pond can have a positive impact on the environment, including improving soil quality and biodiversity. Thus, this project is expected to not only succeed in overcoming flood problems, but also improve the quality of life of the community in Bontang City in a sustainable manner.
Kajian Sosial Dan Implikasi Sosiologi Pembagian Jalan Lingkar Berbas Pantai Tanjung Laut Indah Kota Bontang Kalimantan Timur Iskandar, Iskandar; Sabiq, Muhammad
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i3.5535

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap rencana pembangunan Jalan Lingkar Berbas Pantai – Tanjung Laut Indah di Kota Bontang serta mengevaluasi dampak sosial dan lingkungan yang mungkin timbul. Metode penelitian yang digunakan adalah mix method, menggabungkan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan kuantitatif melalui survei yang melibatkan 45 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengetahui rencana pembangunan, namun pemahaman mengenai tujuan dan kebijakan pemerintah masih terbatas. Di samping itu, pembangunan jalan diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, mengurangi keterisolasian wilayah pesisir, serta menciptakan peluang ekonomi baru. Namun, potensi dampak negatif terhadap lingkungan, terutama pada kawasan mangrove, perlu diatasi melalui mitigasi yang tepat. Pembahasan menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam perencanaan proyek untuk mencapai keberhasilan yang inklusif dan berkelanjutan. The purpose of this study was to analyze public perceptions of the planned development of the Berbas Pantai – Tanjung Laut Indah Ring Road in Bontang City and to evaluate the possible social and environmental impacts. The research method used was a mix method, combining a qualitative approach through in-depth interviews and a quantitative approach through a survey involving 45 respondents. The results showed that the majority of respondents were aware of the development plan, but their understanding of government goals and policies was still limited. In addition, road construction is expected to improve accessibility, reduce the isolation of coastal areas, and create new economic opportunities. However, the potential negative impacts on the environment, especially in mangrove areas, need to be addressed through appropriate mitigation. The discussion shows the importance of community involvement in project planning to achieve inclusive and sustainable success.
Pengaruh Penambahan Eco-Enzyme Terhadap Struktur Komunitas Alga Perifiton Matitaputty, Mario; Sucahyo, Sucahyo; Hastuti, Susanti Pudji
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.4393

Abstract

Penelitian tentang pengaruh penambahan eco-enzyme terhadap struktur komunitas alga perifiton bertujuan untuk menjawab salah satu alternatif penanganan pencemaran ekosistem perairan dengan memperhitungkan dampak negatif yang dapat dihasilkan seperti meledaknya populasi alga perifiton. Penelitian dilakukan di Laboratorium Akuakultur Fakultas Biologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Waktu penelitian dilakukan mulai bulan Januari hingga Mei 2023. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental, perifiton akan ditumbuhkan pada aquarium volume 4 L., dengan menggunakan enam pemberian eco-enzyme konsentrasi 0,5 ml/L, 1 ml/L, 2 ml/L, 4 ml/L, 8 ml/L, dan tanpa eco-enzyme sebagai kontrol, kemudian akan dilakukan pengamatan terhadap suhu, TDS, dan struktur komunitas alga perifiton. Hasil penelitian menunjukan ditemukan 5 jenis spesies alga perifiton. Kepadatan terendah alga perifiton ditemukan pada perlakuan eco-enzyme dam tertinggi pada kontrol, sedangkan berdasarkan indeks keanekaragaman dan keseragaman ditemukan rendah dengan nilai dibawah 1. Indeks dominansi nilainya mendekati 1, yang berarti terjadi dominansi oleh salah satu spesies alga perifiton yaitu Synedra ulna. Penambahan eco-enzyme pada konsentrasi yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan alga perifiton. Research on the effect of adding eco-enzymes on the community structure of periphyton algae aims to answer one alternative for dealing with pollution of aquatic ecosystems by taking into account the negative impacts that can result, such as exploding populations of periphyton algae. The research was conducted at the Aquaculture Laboratory, Faculty of Biology, Satya Wacana Christian University, Salatiga. The time of the research was carried out from January to May 2023. The method used is an experimental method, periphyton will be grown in a 4 L volume aquarium, using six eco-enzyme concentrations of 0.5 ml/L, 1 ml/L, 2 ml/L. L, 4 ml/L, 8 ml/L, and without eco-enzyme as a control, then observations will be made on temperature, TDS, and periphyton algae community structure. The research results showed that 5 types of periphyton algae species were found. The lowest density of periphyton algae was found in the Eco-enzyme treatment and the highest was in the control, whereas based on the diversity and uniformity index it was found to be low with a value below 1. The dominance index value was close to 1, which means that there was dominance by one species of periphyton algae, namely Synedra ulna. The addition of eco-enzyme at high concentrations can inhibit the growth of periphyton algae.
Metode Pemeringkatan Bintang untuk Evaluasi Laik Fungsi Jalan Pada Ruas Jalan Batas Kota Sidoarjo – Krian Mawardi, Amalia Firdaus; Syafriansyah, Brian; Basuki, Rachmad; Machsus, Machsus; Prajitno, Achmad Faiz Hadi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.4547

Abstract

Keselamatan jalan adalah suatu kewajiban agar pengguna transportasi aman dan nyaman dalam menggunakannya. Jalan laik fungsi menunjukkan bahwa jalan tersebut aman jika pengguna mematuhi rambu lalu lintas dan aturan yang berlaku. Namun, tidak semua ruas jalan memenuhi kondisi yang ideal, seperti pada Ruas Jalan Batas Kota Sidoarjo – Krian. Evaluasi laik fungsi dilakukan melalui survei secara langsung pada Lokasi penelitian dengan mengisi form. Data survei diolah menggunakan form pemeringkatan bintang untuk menentukan peringkat bintang persegmen jalan. Dari hasil pengolahan, diketahui segmen jalan yang tidak laik fungsi akan diberikan rekomendasi perbaikan agar meningkatkan pemeringkatan bintang. Setelah proses pengambilan data dan dilakukan pengolahan didapatkan hasil pemeringkatan bintang pada tiap segmen jalan, dengan rincian penilaian sebagai berikut: 2 segmen mendapatkan bintang 5, 112 segmen mendapatkan bintang 4, 26 segmen mendapatkan bintang 3, dan 4 segmen mendapatkan bintang 2. Dengan demikian, nilai rata-rata pemeringkatan bintang adalah 4,50, sehingga ruas jalan ini mendapatkan peringkat bintang 4. Rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan peringkat bintang antara lain: penambahan rambu lalu lintas, penambahan lampu lalu lintas, perbaikan marka jalan, penambahan rumble strips, dan penambahan ZoSS (Zona Selamat Sekolah). Total biaya perbaikan yang dibutuhkan sebesar Rp. 746.664.839. Road safety is an obligation so that transportation users are safe and comfortable in using it. A road that is functionally feasible indicates that the road is safe if users obey traffic signs and applicable regulations. However, not all road sections meet ideal conditions, such as the Sidoarjo – Krian City Boundary Road Section. Evaluation of functional feasibility is carried out through a direct survey at the research location by filling out a form. Survey data is processed using a star rating form to determine the star rating of each road segment. From the processing results, it is known that road segments that are not functionally feasible will be given recommendations for improvement in order to increase the star rating. After the data collection process and processing, the results of the star rating for each road segment were obtained, with the following assessment details: 2 segments received 5 stars, 112 segments received 4 stars, 26 segments received 3 stars, and 4 segments received 2 stars. Thus, the average star rating value is 4.50, so this road section received a 4-star rating. Recommendations for improvement to increase the star rating include: adding traffic signs, adding traffic lights, improving road markings, adding rumble strips, and adding ZoSS (School Safety Zone). The total repair costs required are Rp. 746,664,839.
Korelasi Disiplin Kerja dengan Prestasi Kerja Karyawan Pada Koperasi Serba Usaha Fausan Makassar Mas'uri, Fadli; Setiawan, Lukman; Akhtar SRED, Moh.; Muchlis, Ahmad
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.4956

Abstract

Setiap organisasi berupaya meningkatkan kualitas kerja sesuai dengan visi, misi, tujuan dan strategi organisasinya. Pencapaian kualitas kerja karyawan tidaklah mudah diwujudkan dalam suatu organisasi, karena banyak pertimbangan yang menyebabkan sulitnya pencapaian kualitas kerja terpenuhi. Metode penelitian yang dilaksanakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel yang digunakan adalah sebanyak 25 orang yang seluruhnya adalah seluruh karyawan pada Kantor Koperasi Serba Usaha Fauzan Makassar. Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara disiplin kerja dengan prestasi kerja karyawan. Semakin tinggi disiplin kerja karyawan semakin tinggi pula prestasi kerja karyawan. Maka disarankan kepada para mitra usaha agar senantiasa mampu memberikan disiplin kerja secara terus-menerus kepada karyawan untuk melakukan pekerjaan secara lebih profesional, lebih giat, tepat waktu dan dengan loyalitas yang tinggi. Every organization strives to improve the quality of work in accordance with its vision, mission, goals and organizational strategy. Achieving employee work quality is not easy to achieve in an organization, because there are many considerations that make it difficult to achieve work quality. The research method carried out in this research is quantitative descriptive. The population and sample used were 25 people, all of whom were all employees at the Fauzan Makassar Multi-Business Cooperative Office. Based on the description of the results and discussion, it can be concluded that there is a positive relationship between work discipline and employee work performance. The higher the employee's work discipline, the higher the employee's work performance. So it is recommended to business partners to always be able to provide continuous work discipline to employees to carry out work more professionally, more actively, on time and with high loyalty.
Analisis Pengaruh Konsentrasi Reaktan Terhadap Kinetika Reaksi Kalium Persulfat Dan Kalium Iodida Ariani, Desi Budi; Silvia, Silvia
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.5496

Abstract

Reaksi iodine clock merupakan model yang ekonomis, aman, dan sederhana untuk mempelajari kinetika kimia di laboratorium dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinetika reaksi antara kalium persulfat (K2S2O8) dan kalium iodida (KI) dengan meninjau pengaruh konsentrasi reaktan. Eksperimen dilakukan dengan tiga variasi konsentrasi, menggunakan natrium tiosulfat sebagai zat penunda dan kanji sebagai indikator.  Hasil menunjukkan peningkatan konsentrasi mempercepat laju reaksi, dengan orde reaksi 2,61 untuk K2S2O8 dan 2,17 untuk KI. Nilai orde reaksi tersebut menunjukkan mekanisme kompleks, dengan pembentukan iodin sebagai tahap penentu laju reaksi. The “iodine clock” reaction is an economical, safe, and simple model for studying chemical kinetics in basic laboratories. This study aims to analyze the reaction kinetics between potassium persulfate (K2S2O8) and potassium iodide (KI) by examining the effect of reactant concentrations. Experiments were conducted using three different concentrations, with sodium thiosulfate as the delaying agent and starch as the indicator. The results showed that increasing concentrations accelerated the reaction rate, with reaction orders of 2.61 for K2S2O8 and 2.17 for KI. These values indicate a complex mechanism, with iodine formation as the rate-determining step.
Pemanfaatan Limbah Bambu Ramah Lingkungan Bernilai Ekonomis Pada Industri Kerajinan Rumah Tangga Dahri, Ahmad Thamrin; Syarif, Humayatul Ummah; Ali, Muh. Yusuf; Yunus, Andi Ibrahim; Sompa, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.5515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses pemanfaatan limbah, teknik pembuatan, dan dampak sosial/lingkungan. Penelitian ini termasuk penelitian studi kasus dengan responden adalah masyarakat umum dan ibu rumah tangga, serta karang taruna di Lingkungan Pattene. Adapun teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipatif di sentra industri kerajinan, wawancara mendalam dengan pengrajin, dokumentasi proses produksi (bisa juga berupa foto/video). Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil industri kerajinan rumah tangga Masyarakat Lingkungan Pattene berupa produk berbahan bambu dengan memanfaatkan bambu sebagai bahan kreasi, yang mempunyai daya tarik dan bernilai ekonomis. Produk ini ramah lingkungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. This study aims to analyze the process of waste utilization, production techniques, and the social/environmental impacts. It is case study research involving respondents from the general public, housewives, and youth organization members (Karang Taruna) in the Pattene community. The data collection techniques include participatory observation at the local handicraft industry center, in-depth interviews with artisans, and documentation of the production process (which may include photos and videos). The conclusion of this study is that the household handicraft industry in the Pattene community produces bamboo-based products by creatively utilizing bamboo as a raw material. These products are attractive, economically valuable, environmentally friendly, and contribute to economic growth.
Kajian Kerentanan Bencana Banjir Dan Kebakaran Di Kecamatan Manggala, Kota Makassar Arief, Rimba; Nilawati, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.5640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kerentanan terhadap bencana banjir dan kebakaran di Kecamatan Manggala dengan mengintegrasikan berbagai faktor yang memengaruhi kerentanan bencana, seperti faktor fisik dan wilayah, sosial budaya, serta ekonomi. Tingkat kerentanan di wilayah tersebut diperoleh melalui analisis overlay yang mempertimbangkan indikator-indikator kerentanan terhadap bencana banjir dan kebakaran. Penentuan nilai kerentanan bencana didasarkan pada total skor dari berbagai parameter yang mempengaruhi terjadinya bencana tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah yang berada di kawasan rawan banjir dan kebakaran cenderung memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi, terutama jika terletak di dekat kawasan dengan kepadatan bangunan dan penduduk yang tinggi, keteraturan dan kualitas bangunan yang buruk, serta keberadaan lahan produktif dan kawasan industri. Temuan dalam penelitian ini memberikan landasan yang kuat bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan mitigasi bencana dan pengelolaan risiko. Penelitian ini juga merekomendasikan langkah-langkah mitigasi yang dapat mengurangi kerentanan di wilayah yang teridentifikasi rawan terhadap bencana banjir dan kebakaran. This study aims to examine the vulnerability to flood and fire disasters in Manggala District by integrating various factors that affect disaster vulnerability, such as physical and regional factors, socio-cultural, and economic. The level of vulnerability in the region was obtained through overlay analysis that considered indicators of vulnerability to flood and fire disasters. The determination of the disaster vulnerability value is based on the total score of various parameters that affect the occurrence of the disaster. The results show that areas located in flood- and fire-prone areas tend to have a higher level of vulnerability, especially if they are located near areas with high building and population density, as well as paying attention to the order and quality of buildings, the existence of productive land, and industrial areas. These findings provide a strong foundation for decision-making in disaster mitigation planning and risk management. The study also recommends mitigation measures that can reduce vulnerability in areas identified as prone to flood and fire disasters.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue