cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
Analisis Persepsi Penerapan Manajemen Proyek Terhadap Keberhasilan Suatu Proyek Konstruksi Stringer, Stringer; Jusmidah, Jusmidah; Fikri, Muhammad; Nurhidayah, Nurhidayah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.5869

Abstract

Proyek konstruksi sering menghadapi berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi keberhasilannya, seperti ketidakefisienan perencanaan, keterbatasan sumber daya, serta kurangnya pengelolaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi penerapan manajemen proyek terhadap keberhasilan proyek konstruksi, dengan studi kasus pada proyek Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. To’Monto di Kecamatan Walenrang Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang terdiri dari konsultan, kontraktor, dan pekerja proyek. Teknik analisis yang digunakan mencakup uji validitas, reliabilitas, analisis regresi linear berganda, dan perhitungan nilai mean (rata-rata). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek perencanaan, mengorganisir, kepemimpinan, dan sumber daya memiliki pengaruh terhadap keberhasilan proyek, meskipun secara simultan kontribusinya hanya sebesar 23%, sementara 77% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Di antara keempat aspek tersebut, sumber daya manusia yang produktif dalam melaksanakan tugasnya menjadi faktor paling berpengaruh dengan nilai mean 4,4. Berdasarkan temuan ini, disarankan adanya penguatan aspek kepemimpinan, optimalisasi pengelolaan sumber daya, serta penelitian lanjutan terhadap faktor eksternal lainnya yang mempengaruhi keberhasilan proyek konstruksi.  Construction projects often face various challenges that can affect their success, such as inefficiencies in planning, resource limitations, and ineffective management. This study aims to analyze the perception of project management implementation on the success of construction projects, with a case study on the Irrigation Network Improvement Project of D.I. To’Monto in Walenrang Utara District. The research employs a quantitative descriptive approach, with data collected through questionnaires distributed to respondents, including consultants, contractors, and project workers. The analysis techniques used include validity and reliability tests, multiple linear regression analysis, and mean value calculations. The results indicate that the aspects of planning, organizing, leadership, and resources influence project success, although their combined contribution is only 23%, while 77% is influenced by other factors not examined. Among these aspects, productive human resources in performing tasks is the most influential factor, with a mean value of 4.4. Based on these findings, it is recommended to strengthen leadership aspects, optimize resource management, and conduct further research on other external factors affecting the success of construction projects.  
Komunitas Mikroba Lumpur Sawah Asal Desa Aweh, Kabupaten Lebak Benliani, Naila Fatimah Azzahra; Roziqoh, Ati; Nahdiyatunnisa, Nahdiyatunnisa; Vanza, Nabila; Maryani, Nani
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.5871

Abstract

Komunitas mikroba tanah sangat menentukan kesuburan tanah, yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Desa aweh diketahui memiliki tingkat kesuburan tanah yang tinggi, sehingga padi yang ditanami penduduk menghasilkan produksi yang melimpah. Meskipun demikian, belum diketahui tingginya kesuburan tanah desa Aweh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunitas mikroba lumpur sawah Desa Aweh, Kabupaten Lebak, Banten menggunakan kolom Winogradsky sebagai miniatur ekosistem tanah sawahnya. Penelitian ini, menggunakan metode yang digunakan Sergei Winogradsky untuk mempelajari ekosistem mikroba dalam sebuah kontainer. Pembuatan kolom Winogradsky dilakukan dengan mengambil lumpur dari Desa Aweh yang ditanami padi dengan produksi tinggi serta adanya penambahan supplementasi nutrisi berupa karbon, mineral dan bahan organik lainnya. Untuk mengetahui adanya pengaruh faktor abiotic dalam kolom dilakukan penambahan variabel bebas seperti jerami, asam etanoat (cuka), larutan basa (detergen), garam, cangkang telur, dan daun. Pertumbuhan mikroba pada kolom kemudian diamati setiap hari hingga minggu ke delapan. Terdapat perubahan lapisan warna yang terbentuk pada kolom Winogradsky, yaitu warna hitam, merah, kuning, hijau, orange dan putih berturut-turut dari atas ke bawah. Lapisan Warna menunjukkan keragaman mikroba yang ada pada kolom. Berdasarkan hasil analisis lumpur sawah Desa Aweh kaya akan bakteri Desulfovibrio dan Desulfuromonas. Warna merah dari bakteri Chromatium atau Rhodospirillum. Warna kuning dari bakteri Brevibacteriu linens dan Xanthomonadin. Warna hijau dari bakteri Chlorobium. Warna orange dari bakteri Chromatium. Warna putih dari bakteri Desulfotomaculum dan Desulfobacter. Penelitian ini memberikan pengetahuan tentang keragaman mikroba yang dapat meningkatkan kesuburan tanah. The soil microbial community greatly determines soil fertility, which influences plant growth. Aweh village is known to have a high level of soil fertility, so the rice planted by the residents produces abundant production. However, it is not yet known how high the soil fertility of Aweh Village is. This research aims to determine the microbial community of rice field mud in Aweh Village, Lebak Regency, Banten, using the Winogradsky column as a miniature rice field ecosystem. This research uses the method used by Sergei Winogradsky to study the microbial ecosystem in an aquarium. The Winogradsky column was made by taking mud from Aweh Village, which is planted with high-yielding rice, and adding nutritional supplementation in the form of carbon, minerals, and other organic materials. To determine the influence of abiotic factors in the column, independent variables were added, such as straw, ethanoic acid (vinegar), alkaline solution (detergent), salt, egg shells, and leaves. Microbial growth on the column was then observed every day until the eighth week. There are changes in the colour layers formed on the Winogradsky column, namely black, red, yellow, green, orange, and white, respectively, from top to bottom. The colour layer shows the diversity of microbes present in the column. Based on the results of the analysis of Aweh Village rice field mud, it is rich in Desulfovibrio and Desulfuromonas bacteria. The red colour is from Chromatium or Rhodospirillum bacteria. The yellow colour comes from the bacteria Brevibacteriu linen and Xanthomonadin. The green colour is from Chlorobium bacteria. The orange colour of the Chromatium bacteria. The white colour is from Desulfomaculum and Desulfobacter bacteria. This research provides knowledge about the diversity of microbes that can increase soil fertility.
Perbandingan Tingkat Kerusakan Jalan Dengan Metode Road Condition Index (RCI) dan Pavement Condition Index (PCI) Habibah, Shofya; Indrajaya, Indrajaya; Sudirman, Sudirman; Muarif, Muarif
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.5915

Abstract

Bagaimana penanganan kondisi kerusakan jalan pada ruas Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Masamba. Metode yang digunakan oleh peneliti yaitu jenis penelitian kuantitatif. Berdasarkan hasil perhitungan di dapat nilai Pavement Condition Index (PCI) untuk ruas Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara dalam penelitian ini adalah 70. Dari nilai PCI tersebut maka ruas jalan ini termasuk dalam Klasifikasi sedang (Fair). Tingkat kenyamanan dan kerataan (RCI) pada ruas Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara dapat di kategorikan cukup dilihat dari RCI maksimum sebesar 6 dengan kondisi baik (good) sedangkan RCI minimum sebesar 5 dengan kondisi sedang (fair). Berdasarkan hasil yang di dapatkan dari kedua metode yang digunakan pada ruas Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara penanganan yang dapat dilakukan untuk metode PCI dengan nilai 56,09 klasifikasi Baik (Good) yaitu penanganan rehabilitasi, sedangkan untuk metode RCI dengan nilai 3,85 dan kondisi visualnya rusak/bergelombang banyak lubang yaitu pemeliharaan berkala. How to handle road damage conditions on Jalan Hos Cokroaminoto, Masamba District. The method used by the researcher is a quantitative research type. Based on the calculation results, the Pavement Condition Index (PCI) value for Jalan Hos Cokroaminoto, Masamba District, North Luwu Regency in this study was 70. From the PCI value, this road section is included in the Fair Classification. The level of comfort and flatness (RCI) on Jalan Hos Cokroaminoto, Masamba District, North Luwu Regency can be categorized as sufficient, seen from the maximum RCI of 6 with good conditions while the minimum RCI is 5 with fair conditions. Based on the results obtained from the two methods used on the Hos Cokroaminoto Road section, Masamba District, North Luwu Regency, the handling that can be done for the PCI method with a value of 56.09 in the good classification is rehabilitation handling, while for the RCI method with a value of 3.85 and the visual condition is damaged/wavy with many holes, namely periodic maintenance.
Analisis Kapasitas Kanal Pannampu Dalam Menunjang Eksistensi Sistem Drainase Berkelanjutan Kota Makassar Panguriseng, Darwis; Kuba, Muh. Syafaat S.; Djunur, Lutfi Hair
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.5920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas Kanal Pannampu di Makassar sebagai sistem drainase primer dalam menghadapi permasalahan banjir. Metode yang digunakan meliputi prediksi debit banjir maksimum dengan memperhitungkan peningkatan curah hujan sebesar 10% akibat perubahan iklim, serta analisis komparatif antara potensi debit banjir dan kapasitas eksisting kanal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kanal Pannampu, dengan kapasitas 29,58 m³/det dan catchment area 6,92 km², tidak mampu menampung volume banjir tahunan yang terjadi saat ini. Selain itu, tindakan mitigasi yang ada hampir tidak efektif. Oleh karena itu, diperlukan pembangunan kanal baru dengan perencanaan yang komprehensif untuk meningkatkan kapasitas drainase dan memastikan keberlanjutan fungsi sistem drainase di kota Makassar. This study aims to analyze the capacity of the Pannampu Canal in Makassar as a primary drainage system in dealing with flood problems. The methods used include prediction of maximum flood discharge by taking into account a 10% increase in rainfall due to climate change, as well as a comparative analysis between potential flood discharge and existing canal capacity. The results of the study indicate that the Pannampu Canal, with a capacity of 29.58 m³/sec and a catchment area of 6.92 km², is unable to accommodate the current annual flood volume. In addition, existing mitigation measures are almost ineffective. Therefore, it is necessary to build a new canal with comprehensive planning to increase drainage capacity and ensure the sustainability of the drainage system function in the city of Makassar.
Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Urban Farming dan Ekonomi Kreatif Surya, Batara; Salim, Agus; Hernita, Hernita; Rasyidi, Emil Salim
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.5932

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat di Kelurahan Tanjung Merdeka Kota Makassar melalui pengembangan usaha ekonomi berbasis urban farming dan ekonomi kreatif yang terintegrasi dengan sektor pariwisata lokal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka pengangguran dan kemiskinan, serta rendahnya produktivitas dan daya saing produk usaha masyarakat. Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif, pelatihan, workshop, serta penerapan teknologi tepat guna. Fokus utama program adalah peningkatan kapasitas kelembagaan, tata kelola usaha, inovasi produk, akses pasar potensial, serta digitalisasi sistem pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas, daya saing, dan kemandirian pelaku usaha, terutama dalam usaha berbasis hidroponik dan ekonomi kreatif rumah tangga. Analisis regresi menyimpulkan bahwa pemberdayaan ekonomi, penguatan kelembagaan, dan pemanfaatan teknologi berkontribusi secara signifikan terhadap produktivitas usaha masyarakat, dengan nilai koefisien determinasi mencapai 77,79%. Program ini juga menciptakan dampak sosial berupa peningkatan kohesi sosial, partisipasi komunitas, serta pengurangan angka pengangguran
Pengaruh Perbedaan Metode Ekstraksi Terhadap Kadar Senyawa Bioaktif Ekstrak Daun Sirih Hutan Piper aduncum L. Nuur Hanifah, Hesty; Saepudin, Syumillah; Octaviani, Anindita
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i2.6327

Abstract

Piper aduncum L., dikenal sebagai sirih hutan, merupakan tanaman dari famili Piperaceae yang secara tradisional dimanfaatkan untuk mengobati luka bakar, bisul, batuk, sariawan, dan gangguan saluran cerna. Tanaman ini diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti fenolik, flavonoid, dan alkaloid. Penelitian bertujuan mengevaluasi pengaruh metode ekstraksi maserasi dan refluks terhadap kadar senyawa fenolik, flavonoid, dan alkaloid menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode refluks menghasilkan kadar fenolik dan alkaloid yang lebih tinggi (60,686 mg GAE/g dan 4,628 mg PE/g) dibandingkan maserasi (42,134 mg GAE/g dan 3,678 mg PE/g). Sebaliknya, kadar flavonoid lebih tinggi pada metode maserasi (30,726 mg QE/g) dibandingkan refluks (26,368 mg QE/g). Perbedaan metode ekstraksi berpengaruh terhadap komposisi metabolit sekunder dalam ekstrak daun sirih hutan. Piper aduncum L., commonly known as forest betel, is a plant from the Piperaceae family that has traditionally been used to treat burns, boils, coughs, mouth ulcers, and digestive disorders. This plant is known to contain secondary metabolites such as phenolics, flavonoids, and alkaloids. This study aimed to evaluate the effect of maceration and reflux extraction methods on the levels of phenolic, flavonoid, and alkaloid compounds using a UV-Vis spectrophotometer. The results showed that the reflux method produced higher levels of phenolics and alkaloids (60.686 mg GAE/g and 4.628 mg PE/g, respectively) compared to the maceration method (42.134 mg GAE/g and 3.678 mg PE/g). Conversely, the maceration method yielded a higher flavonoid content (30.726 mg QE/g) than the reflux method (26.368 mg QE/g). The differences in extraction methods significantly influenced the composition of secondary metabolites in the forest betel leaf extract.
Analisis Dampak Putusan Hakim Mahkamah Konstitusi Terhadap Putusan Mahkam Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 Fatmawaty, Andi; Sutanto, Christofer
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i2.6689

Abstract

Konstitusi telah diatur bahwa negara Indonesia ialah negara hukum, yang pelaksanaannya dilakukan oleh pemerintah sesuai amanat dalam alinea ke-4 pembukaan UUD NRI 1945 bahwa tugasnya melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia sebagai perwujudan dari sila ke-5 “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”. Di dalamnya diatur mengenai Mahkamah Konstitusi sebagai pengawal Konstitusi (the guardian of constitution), sekaligus pelaksana dari kekuasaan kehakiman. Apabila terdapat Undang - Undang yang muatannya bertentangan dengan konstitusi (inconstitutional), maka Mahkamah dapat membatalkan keberadaan Undang - Undang tersebut baik secara keseluruhan ataupun bagian-bagian dari Undang-Undang tersebut dengan menyatakan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. Sifat dari putusan Mahkamah Konstitusi ialah final and binding. Pada kajian kali ini penulis lebih menitikberatkan terhadap sifat dari putusan MK yang berbeda dengan putusan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara agar putusan MK dapat dikaji ulang seperti putusan lainnya. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan kajian kepustakaan. The Constitution, it has been stipulated that the Indonesian state is a state of law, the implementation of which is carried out by the government in accordance with the mandate in the 4th paragraph of the preamble of the 1945 NRI Constitution that its duty is to protect the entire Indonesian nation and all Indonesian bloodshed as a manifestation of the 5th precept "Social Justice for All Indonesian People". In which it is regulated about the Constitutional Court as the guardian of the constitution, as well as the executor of judicial power. If there is a law whose content is inconstitutional, the Court can cancel the existence of the law either in whole or parts of the law by declaring it to have no binding legal force. The nature of the Constitutional Court's decision is final and binding. In this study, the author focuses more on the nature of the Constitutional Court decision which is different from other decisions. This study aims to find ways that the Constitutional Court decision can be reviewed like other rulings. By using normative juridical approaches and literature review.
Identifikasi Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan Kota Bonelemo Kecamatan Bajo Barat Kabupaten Luwu Aswawi, Nafsiah; Tenri, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i2.6695

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tipologi dan tingkat kekumuhan kawasan permukiman kumuh perkotaan Kota Bonelemo Kecamatan Bajo Barat Kabupaten Luwu. Metode penelitian yang digunakan adalah pembobotan dan qounten analisis melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif baik data primer maupun data sekunder yang selanjutnya dideskripsikan dalam bentuk kalimat-kalimat yang sesuai dengan pokok masalah yang diteliti. Hasil analisis menunjukkan bahwa tifologi kawasan permukiman kumuh perkotaan Kota Bonelemo Kecamatan Bajo Barat Kabupaten Luwu adalah permukiman kumuh yang berlokasi pada daerah dataran tinggi dan termasuk kategori kumuh sedang yang memerlukan penanganan dan pengendalian secara komprehensif dan berkelanjutan. The purpose of this study was to determine the typology and level of slum areas in the Bonelemo City urban slum area, Bajo Barat District, Luwu Regency. The research method used is weighting and quotient analysis through qualitative and quantitative approaches, both primary and secondary data, which are then described in the form of sentences that are in accordance with the main problem being studied. The results of the analysis show that the typology of the Bonelemo City urban slum area, Bajo Barat District, Luwu Regency is a slum area located in a highland area and is included in the medium slum category that requires comprehensive and sustainable handling and control.
Tinjauan Perencanaan Biaya Dan Penjadwalan Dengan Menggunakan Critical Path Method Pada Pembangunan Gereja Jemaat Maranatha Pattene Klasis Palopo Pappa, Utomo Harun; Fathussalam , A.; Haerianti, Haerianti
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i2.6699

Abstract

Pelaksanaan proyek pada dasarnya adalah proses mengubah sumber daya dan dana secara terorganisir menjadi hasil pembangunan yang mantap sesuai tujuan dalam jangka waktu terbatas. Penelitian ini bertujuan menyusun perencanaan jaringan kerja, alokasi tenaga kerja, dan estimasi waktu menggunakan metode Critical Path Method (CPM) pada pembangunan Gedung Gereja Maranatha Pattene Kota Palopo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan perhitungan ilmiah berdasarkan data lapangan. Hasil perhitungan menunjukkan rencana anggaran biaya sebesar Rp5.803.400.000. Melalui metode CPM, ditemukan 19 item pekerjaan kritis yang memerlukan waktu 128 hari kerja, meliputi pembersihan lokasi, pengukuran bouwplank, galian pondasi, pekerjaan pasir urug, pemasangan batu kosong, pondasi, sloof, cor sloof, dinding, ring balk, rangka atap, atap, nok atap, rangka plafond, list plafond, lantai, dan pengecatan. Dengan perencanaan ini, proyek dapat diselesaikan tepat waktu secara efektif dan efisien. Project implementation is essentially the process of converting resources and funds in an organized manner into solid development results according to objectives within a limited timeframe. This study aims to compile a work network plan, labor allocation, and time estimation using the Critical Path Method (CPM) for the construction of the Maranatha Pattene Church Building in Palopo City. The study uses a quantitative approach with scientific calculations based on field data. The calculation results show a planned budget of Rp5,803,400,000. Through the CPM method, 19 critical work items were found that required 128 working days, including site clearing, bouwplank measurement, foundation excavation, sand fill work, installation of empty stones, foundations, sloof, sloof casting, walls, ring balk, roof frame, roof, roof ridge, ceiling frame, ceiling list, floor, and painting. With this planning, the project can be completed on time effectively and efficiently.
Pengaruh Limpasan Air Drainase Terhadap Tingkat Kerusakan Permukaan Jalan Di Desa To’lemo Kecamatan Lamasi Timur Kabupaten Luwu Tangibali, Junianto; Fathussalam B., Andi; Sudirman, Sudirman
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i2.6703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limpasan air drainase terhadap kerusakan jalan. Penelitian ini menggunakan data primer berupa lebar dan panjang jalan, kerusakan jalan (jenis, tingkat, dan dimensi kerusakan), serta dimensi dan kondisi saluran, sedangkan data sekunder berupa data curah hujan 10 tahun terakhir dari GPM (Global Precipitation Measurement). Data kondisi perkerasan dianalisis menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI) untuk mendapatkan nilai rating SDI. Data kondisi saluran dan curah hujan dianalisis untuk mendapatkan nilai Q eksisting dan Q rencana saluran drainase di setiap unit segmen. Nilai pengaruh drainase terhadap kerusakan jalan diperoleh dari analisis korelasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, pada segmen 4 diperoleh debit rencana saluran (Qr) = 4,330 m³/det, sedangkan dari hasil survei lapangan didapat kapasitas saluran (Qs) = 1,830 m³/det. Limpasan air memiliki hubungan kuat terhadap kerusakan Jalan To’lemo, di mana diperoleh nilai SDI = 160 sehingga kondisi jalan termasuk kategori rusak berat, yang memerlukan penanganan segera melalui perbaikan drainase dan perkerasan jalan agar kerusakan tidak semakin meluas. This study aims to determine the effect of drainage water runoff on road damage. This study uses primary data in the form of road width and length, road damage (type, level, and dimensions of damage), as well as channel dimensions and conditions, while secondary data in the form of rainfall data for the last 10 years from Global Precipitation Measurement. Pavement condition data is analyzed using the Surface Distress Index (SDI) Method to obtain the SDI rating value. Channel condition and rainfall data are analyzed to obtain the existing Q value and the planned Q value of the drainage channel in each segment unit. The value of the influence of drainage on road damage is obtained from correlation analysis. Based on the results of the study, in segment 4, the planned channel discharge (Qr) is obtained = 4,330 m³/sec, while the results of the field survey obtained channel capacity (Qs) = 1,830 m³/sec. Water runoff has a strong relationship to the damage to To'lemo Road, where the SDI value is obtained = 160 so that the road condition is categorized as severely damaged, which requires immediate treatment through drainage and road pavement repairs to prevent further damage.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue