cover
Contact Name
Ferry Lismanto Syaiful
Contact Email
ferrylismanto5@gmail.com
Phone
+6285264108500
Journal Mail Official
ferrylismanto5@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Hilirisasi IPTEKS (JHI) | ISSN: 2621-7198 (Online) Published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas STP Building, Second Floor, Engineering Faculty, Kampus Limau Manis, Padang. West Sumatra - Indonesia. 25163 Phone./Fax.: +62-751-72645 Email: hilirisasiipteks@gmail.com Website: http://hilirisasi.lppm.unand.ac.id/index.php/hilirisasi/home
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Hilirisasi IPTEKS (JHI)
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 26217198     DOI : https://doi.org/10.25077/jhi.v5i2
Jurnal Hilirisasi IPTEKS (JHI) is a scientific publication media that aims to publish articles on downstream research activities in the form of community service. Detailed scopes of articles accepted for submission to JHI are: Product Commercialization Production Innovation Application of research results Research Products Technology Social Engineering Public Policy Prototype Model
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 299 Documents
PELATIHAN E-COMMERCE DAN MANAJEMEN KEUANGAN SEBAGAI LANGKAH MENINGKATKAN PENDAPATAN PADA KERIPIK PISANG ARJUNA Ira Vahlia; Nina Lelawati
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.b (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.825 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v3i1.311

Abstract

Era yang serba menggunakan ICT saat ini, menuntut juga pelaku industri kecil untuk meningkatkan kemampuannya dalam bidang teknologi komunikasi dan informasi. Internet menciptakan lingkungan bisnis yang tidak lagi mementingkan waktu dan jarak. Berdasarkan latar belakang masalah yang dihadapi home industri keripik pisang arjuna; 1) Home industri keripik pisang arjuna dalam hal memasarkan produk yang dihasilkan belum memanfaatkan penjualan secara online yaitu dengan menggunakan e-commerce. 2) Home industri keripik pisang arjuna belum melakukan pembukuan dengan baik dalam kegiatan produksinya. Adapun yang menjadi tujuan dari pengabdian adalah; 1) Mitra diberikan pelatihan e-commerce hal ini dilakukan untuk mitra memasarkan produknya peda khalayak ramai melakukan ICT. 2) Mitra diberikan pendampingan, kegiatan ini bertujuan agar mitra dapat membukukan semua kegiatan yang khususnya berkaitan dengan keluar masuk keuangan. Pelatihan dan pengabdian yang telah dilakukan maka diperoleh kesimpulan Kegiatan PKM yang dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan kepada mitra keripik pisang arjuna mampu menginovasi pemasaran yang awalnya konvensional menjadi pemasaran yang memanfaatkan perkembangan teknologi yaitu dengan melakukan pemasaran elektronik atau juga disebut E-commerce.
PENINGKATAN KETERTARIKAN DAN PENGETAHUAN SISWA/I DALAM MEMPELAJARI BAM MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA AJAR INTERAKTIF Muhammad Ilhamdi Rusydi; Pepi Putri Utami; Muhammad Fikri; Agung Wibowo Ardiyanta Surbakti; Pratama Halim; Aulia Rahman
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.b (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.446 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.b.313

Abstract

Media ajar memiliki peranan dalam peningkatan prestasi belajar siswa. SDN No. 14 Pauh, Padang, mengalami permasalahan dalam pelaksanaan kelas Budaya Alam Minangkabau (BAM). Mata pelajaran yang merupakan muatan lokal daerah Sumatera Barat ini tidak hanya kekurangan referensi namun juga kesulitan dalam mengembangkan media ajar. Hal tersebut berdampak terhadap ketertarikan siswa/i di dalam kelas. Tulisan ini menjelaskan pengaruh media ajar interaktif yang dirancang terhadap ketertarikan siswa/i dalam mengikuti pelajaran BAM. Sampel sebanyak 22 siswa kelas 4. Materi ajar yang dibahas adalah pakaian adat, randai, silek, rumah gadang dan seni ukir Minangkabau. Kegiatan dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018/2019. Terdapat dua media ajar utama yang dikembangkan, yaitu laman www.sibuyuang.com dan museum mini yang disebut Pojok Minangkabau. Laman website memiliki beberapa fitur selain materi ajar berupa teks, yaitu video interaktif, permainan edukatif dan buku pop-up ber-teknologi Augmented Reality. Pojok Minangkabau menawarkan konsep museum mini dengan beberapa koleksi khas minangkabau seperti ukiran, peralatan musik dan pakaian. Implementasi media ajar telah dilakukan sebanyak enam kali. Empat pertemuan pertama digunakan untuk mengevaluasi ketertarikan siswa menggunakan strategi hand signal sedangkan dua pertemuan terakhir berhubungan dengan pengetahuan siswa berdasarkan ujian lisan dan ujian tertulis. Uji T digunakan untuk mengevaluasi hipotesis dengan tingkat keyakinan 5%. Dari empat kali pertemuan pertama, didapatkan ketertarikan siswa/i setelah menggunakan media ajar interaktif lebih besar daripada sebelum menggunakan. Hal yang sama juga ditemukan pada evaluasi terhadap pengetahuan siswa pada dua pertemuan terakhir. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa media ajar yang dikembangkan telah berhasil meningkatkan ketertarikan dan pengetahuan siswa/i dalam mempelajari pelajaran BAM.
JUMANTIK CARE SEBAGAI UPAYA PEMERATAAN PROGRAM JUMANTIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG BINGKUNG KABUPATEN SOLOK Putri Nilam Sari; Annisa Fitri; Tri Mutmainah Kasih; Efrida Yanti; Yoly Marlina; Mutia Yuhesti; Asyifa Delila; Afandi Afandi; Indah Melati
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.b (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.457 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.b.314

Abstract

Jentik nyamuk Aedes aegypti banyak berkembang biak di tempat-tempat yang tergenang air. Hal ini menyebabkan penyakit DBD banyak terdapat di musim hujan dan biasanya menyerang pada pagi hari dan sore hari. Inciden Rate DBD Provinsi Sumatera Barat berada pada urutan ke empat terbanyak di Indonesia. Khususnya di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Bingkung terdapat sebanyak 32 kasus DBD pada tahun 2018 dan 8 kasus DBD sampai Agustus 2019. Dari hasi survei yang dilakukan, kegiatan sanitasi dan air bersih di wilayah ini belum terlaksana dengan baik yang meningkatkan risiko perkembangan jentik nyamuk. Karena belum menyeluruh program Juru Pemantau Jentik (Jumantik), dilakukan kegiatan “Jumantik Care” untuk memeratakan program Jumantik di seluruh wilayah kerja Puskesmas Tanjung Bingkung. Intervensi yang dilakukan adalah penyuluhan DBD, pemberian leafet, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), advokasi kepada kader, dan pemeriksaan jentik ke rumah-rumah. Diharapkan kepada petugas puskesmas untuk meningkatkan program promotif dan preventif agar mencegah penularan DBD di masyarakat.
PENGEMBANGAN UNIT USAHA PRODUK INTELEKTUAL KAMPUS TEKNOLOGI ENERGI SURYA DI UNIVERSITAS ANDALAS Syafii Syafii; M Imran Hamid
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.819 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.315

Abstract

Universitas Andalas merupakan universitas tertua di luar pulau Jawa, dan urutan empat tertua di Indonesia yang berdiri tahun 1956. Berdasarkan rencana induk Universitas Andalas 2011-2028 akan menjadi Universitas yang terdepan dibidang pembangunan karakter dan kewirausahaan. Untuk itu Universitas Andalas sangat mendorong usaha-usaha mempercepat proses pengembangan budaya kewirausahaan di perguruan tinggi. Pada artikel ini akan dipaparkan produk-produk teknologi energi surya dari hasil riset dan usaha komersialisasi yang telah dilakukan. Introduksi teknologi yang telah ditawarkan adalah: 1). Solar tracker untuk solar panel plant. 2). Produk teknologi pemantauan dan kendali PLTS berbasi IoT, 3). Smart Automatic Transfer Switch, 4). Jasa konsultasi dan instalasi PLTS. Usaha komersialisasi yang telah dilakukan adalah sosialisasi dan penyebarluasan melalui aplikasi Google Bisnisku.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NAGARI SILAGO KABUPATEN DHARMASRAYA MELALUI TEKNOLOGI BUDIDAYA TANAMAN KELAPA SAWIT Zahlul Ikhsan; Yaherwandi Yaherwandi; Siska Efendi; Dewi Rezki; Irwin Mirza Umami; Dede Suhendra
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v3i1.316

Abstract

Oil palm plants are the belle of the community in the Dharmasraya Regency today. One of the causes of the low productivity of community plantations is caused by the production technology that is applied relatively simple, starting from seeding to harvesting. With the application of appropriate cultivation technology, it will be directed to increase palm oil production. The activity objectives are to 1) increase the understanding and knowledge of the Nagari Silago community about oil palm production technology, 2) improve the community's knowledge and skills in processing agricultural waste to be more useful 3) encourage the enthusiasm of farmers so that they can better utilize Nagari Silago's agricultural potential. This community service activity was carried out in Nagari Silago District IX Koto Dharmasraya Regency on 26-27 October 2019. This community service activity was carried out using the lecture, discussion method. The number of students involved numbered 150 people. Previously, the community service participants only followed the coconut cultivation technique, which was carried out by the farmers before, even though the cultivation technique was not correct. The Nagari Silago community is very enthusiastic about welcoming and discussing about the technology of oil palm cultivation. Many people ask questions, and good discussions are starting from the origin of seedlings and oil palm nursery techniques, land clearing, fertilizing, castration, pest control, and diseases of oil palm plants. Farmers can consider the concept of 5 T, which is the right way, the proper dosage, the right time, the right type and the right quality that is important in providing that which is not suitable enough for vegetative and generative growth of oil palm.
PEMANFAATAN MAKANAN TAMBAHAN BERBASIS DIVERSIFIKASI DADIAH PADA IBU HAMIL DAN PELATIHAN PEMANTAUAN STATUS GIZI PADA PETUGAS KESEHATAN Susmiati Susmiati; Helmizar Helmizar; Asrawati Nurdin; Zifriyanti Minanda Putri; Esthika Ariany Maisa; Yuanita Ananda; Muthamainah Muthamainah; Sidaria Sidaria; Ilfa Khairina
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.33 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.317

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak balita akibat kekurangan gizi dalam waktu lama terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi dan kurangnya asupan gizi bayi. Stunting akan mengakibatkan anak mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan otak, beresiko mengidap penyakit metabolik dan degeneratif dikemudian hari. Salah satu program lokal berbasis masyarakat yang mungkin dilakukan adalah pemberian makanan tambahan pada ibu hamil yang merupakan usaha peningkatan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan. Salah satu makanan yang sangat tinggi nilai gizi baik protein, lemak dan probiotiknya yang mudah didapatkan di daerah Lintau Buo adalah dadiah. Pemberian makanan tambahan ini tidak efektif bila tidak diikuti dengan pemantauan tumbuh kembang oleh petugas kesehatan. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang PMT dan peningkatan pengetahuan petugas tentang pemantauan tumbuh kembang bayi dan anak. Pengabdian berupa penyuluhan tentang pemanfaatan pemberian makanan tambahan berbasis dadiah pada ibu hamil serta pelatihan pemantauan tumbuh kembang pada petugas kesehatan di Nagari tanjung bonai Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah datar yang terkenal sebagai penghasil dadiah yang tinggi kandungan bakteri asam laktat. Sasaran Pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil dan petugas kesehatan di wilayah Lintau Buo Utara. Metode pelaksanaan program ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu tahap persiapan berupa persiapan izin lokasi, pembuatan modul penyuluhan. Tahap kedua yaitu pelaksanaan penyuluhan atau desiminasi ilmu dan peragaan pemantauan tumbuh kembang bayi dan anak. Tahap ketiga adalah tahap evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan. Dari kegiatan ini memberi nilai tambah pengetahuan ibu hamil dan petugas kesehatan sehingga diharapkan angka kejadian stunting dapat ditekan.
PEMBUATAN FORMULASI SEDERHANA INSEKTISIDA BOTANI BERBAHAN KACANG BABI (Tephrosia vogelii) DAN SIRIH HUTAN (Piper aduncum) UNTUK MENCEGAH HAMA PADA TANAMAN SAYURAN Eka Candra Lina; Arneti Arneti; Novri Nelly; Angga Ferdiyansyah
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.282 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.318

Abstract

Petani sangat mengandalkan insektisida sintetik dalam upaya pengendalian hama. Penggunaan insektisida sintetik yang tidak bijaksana dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang ditandai dengan musnahnya mikro organisme tanah, matinya musuh alami, dan matinya organisme bukan sasaran lainnya. Selain itu dampak negatif residu pestisida pada produk pertanian dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia yang mengkonsumsi produk yang terkontaminasi residu pestisida. Pengendalian hama alternatif yang ramah lingkungan sangat dibutuhkan dalam proses budidaya tanaman, diantaranya adalah insektisida botani. Upaya mengurangi ketergantungan petani terhadap insektisida sintetik dapat dilakukan dengan menjadikan petani sebagai produsen insektisida dan bukan hanya sebagai konsumen. Insektisida botani dari bahan tumbuhan yang ada di sekitar tempat bercocok tanam dapat digunakan sebagai tindakan pencegahan (preventif) dari serangan hama. Piper aduncum atau yang disebut sirih hutan dan Tephrosia vogelii atau disebut kacang babi banyak ditemukan di lahan pertanian produktif Alahan Panjang, Sumatera Barat. Campuran dua jenis bahan ini dengan perbandingan 2:1 diketahui dapat mengendalikan hama dari golongan Lepidoptera yang menyerang sayuran. Sosialisasi penggunaan di tingkat petani, latihan penyiapan bahan tanaman dan pembuatan larutan semprot dengan konsentrasi 5%, perlu dilakukan agar pengendalian hama efektif dan efisien. Manfaat kegiatan ini dapat membantu petani dalam mengendalikan serangan hama pada tanaman budidaya, mengurangi penggunaan insektisida sintetik, menghemat biaya produksi dan secara tidak langsung meningkatkan pendapatan petani.
PEMBERDAYAAN PETERNAK MELALUI RENOVASI KANDANG PADA ITIK PEDAGING DI NAGARI SUNGAI KAMUYANG KECAMATAN LUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Kadran Fajrona; Erpomen Erpomen; Syafri Nanda; Linda Suhartati; El Latifa Sri Suharto; Tevina Edwin; Roni Pazla; Riza Andesca Putra; Amri Syahardi
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.b (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.225 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.b.319

Abstract

Program pengabdian masyarakat dilaksanakan pada peternakan itik yang berlokasi di Nagari Sungai Kamuyang, Kabupaten Limapuluh Kota. Usaha peternakan itik pedaging ini masih dikelola secara tradisional yaitu berupa perpaduan antara sistem perkandangan dan umbaran. Kondisi perkandangan yang memprihatinkan dan belum memadai merupakan kendala utama yang dihadapi peternak itik. Peternak melakukan umbaran pada persawahan yang ada di lingkungan sekitar kandang. Ternak itik dilepas di pagi hari dan kembali ke kandang disore harinya. Kondisi atap kandang yang bocor, pencahayaan yang buruk dan lantai tanah yang lembab menjadi penyebab ternak itik mudah terserang penyakit yang dapat menurunkan produktivitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperbaiki manajemen sistem pemeliharaan ternak itik melalui renovasi kandang. Metode kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah pemberdayaan masyarakat partisipatif meliputi penyuluhan, pendampingan atau pembinaan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan baik dan mendapatkan respon positif dari peternak. Kegiatan pengabdian dalam rangka merenovasi kandang ternak itik ini mampu mengatasi masalah peternak dalam hal penanganan penyakit ternak dan meningkatkan produktivitas ternak.
UPAYA MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI PENYANDANG DISABILITAS DI SUMATERA BARAT: SUATU PENDEKATAN PEMASARAN DAN INOVASI PRODUK Donard Games; Dessy Kurnia Sari
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.497 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.320

Abstract

Kemandirian ekonomi penyandang disabilitas menjadi isu penting dan utama dalam keadilan sosial dan kemanusiaan. Selama ini seringkali penyandang disabilitas terkendala dalam hal adanya kesempatan untuk bisa mengekspresikan diri dan kemampuannya. Untuk itu, dibutuhkan intervensi untuk membantu pemasaran produk mereka. Program pengabdian kepada masyarakat ini berupa menjadi bagian dari solusi dengan menginisiasi pendekatan yang mengintegrasikan pemasaran dan inovasi produk. Tujuan utamanya adalah untuk membuat fondasi yang kuat bagi pemasaran dan inovasi produk penyandang disabilitas di Sumatera Barat. Program ini pada tahap ini berfokus pada produk kerajinan yang dibuat oleh penyandang disabilitas yang tergabung pada Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia di Kota Padang dan siswa di YPPLB Padang. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan melakukan pelatihan merajut yang telah dilakukan untuk meningkatkan aspek kualitas dan kuantitas produk. Selanjutnya, dilakukan penyuluhan mengenai inovasi produk rajutan yang bisa diimplementasikan oleh penyandang disabilitas. Setelah itu, dilakukan seleksi produk-produk yang bisa ditampilkan pada online platform karajoelok.com yang memang didesain untuk menjadi platform bagi produk-produk penyandang disabilitas. Program ini juga memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk tampil terbuka untuk memasarkan produknya sehingga dikenal dan diterima oleh masyarakat luas. Dengan demikian, diharapkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas bisa mulai mendapatkan jalan untuk arah yang lebih baik terutama di Sumatera Barat.
PEMBUATAN PESTISIDA NABATI SEBAGAI PIONIR PADA KELOMPOK TANI HARAPAN BARU DI KENAGARIAN ALAHAN PANJANG KABUPATEN SOLOK Irfan Sulainsyah; Fitri Ekawati; Doni Hariandi; Obel Obel; Nugraha Ramadhan; Rachmad Hersi Martinsyah
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 3.b (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.536 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i3.b.324

Abstract

Kegiatan Pengabdian Ipteks Berbasis Dosen dan Masyarakat (IBDM) telah dilaksanakan bersama mitra Kelompok Tani Harapan Baru yang berlokasi di Kabupaten Solok. Budidaya tanaman hortikultura yang dilaksanakan oleh kelompok tani ini sangat bergantung pada penggunaan pestisida untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman nya. Seringkali penggunaan pestisida nya jauh melebihi takaran yang dianjurkan, sehingga produk yang dihasilkannya banyak mengandung residu pestisida. Mereka menyadari bahwa penggunaan pestisida yang berlebihan dapat mengakibatkan gangguan kesehatan dan menurunkan kesuburan lahan. Untuk itu, Kelompok tani Harapan Baru menyatakan ingin menjadi kelompok tani yang ramah lingkungan dengan melakukan praktek budidaya pertanian yang ramah lingkungan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani untuk pembuatan pestisida nabati. Kegiatan yang dilaksanakan terdiri atas persiapan dan sosialisasi kegiatan, pengenalan bahan pestisida nabati, praktek pembuatan pestisida nabati untuk pengendalian hama, dan aplikasi pestisida nabati ke lahan milik petani. Secara umum kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Kelompok tani sudah dapat memilih bahan baku dan cara membuat beberapa jenis pestisida nabati. Pada kegiatan ini telah dihasilkan tiga jenis pestisida nabati yang berasal dari ekstrak daun pepaya yang memiliki metabolit sekunder seperti alkaloid, terpenoid dan flavonoid, ekstrak kulit jengkol yang mengandung senyawa asam jengkolat, saponin, terpenoid, tanin, steroid dan alkaloid, dan ekstrak daun sirsak yang mengandung senyawa annonain dan resin. Ketiga pestisida nabati yang dihasilkan terbukti efektif mengendalikan hama pada tanaman hortikultura, seperti bawang merah, tomat, kubis, dan cabai.

Page 7 of 30 | Total Record : 299