cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 622 Documents
OPTIMALISASI PEMANFAATAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) DAN ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFA) SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN DI MADRASAH MUALLIMIN MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Ginanjar Zukhruf Saputri; Haafizah Dania; Widyasari Putranti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i2.383

Abstract

Sekolah berbasis asrama memiliki beberapa permaslahan terutama di bidang kesehatan. Hasil survey dan skrining kesehatan yang telah dilakukan menunjukkan tingginya prevalensi penyakit menular seperti flu, batuk pilek (16.5%) dan penyakit kulit seperti jamur, gatal, scabies (11.2%). Adanya pos kesehatan pesantren di lingkungan sekolah tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan promosi kesehatan dalam upaya pencegahan penyakit. Hal tersebut didukung pula dengan optimalisasi pemanfaatan TOGA (tanaman obat keluarga) yang ada di setiap asrama sekolah. Lahan yang cukup luas dan tempat tinggal (asrama) siswa yang terpisah menjadi peluang dalam pengembangan penanaman TOGA, di dukung dengan pemanfaatan TOGA dalam bentuk sediaan minuman kesehatan dirasa lebih menarik dan penting untuk diupayakan sebagai salah satu kegiatan edukasi dan promosi kesehatan di lingkungan sekolah berasis asrama. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pemanfaatan TOGA dan pelatihan pemanfaatan tanaman Jahe (Zingiber officinale) dan tanaman rosella (Hibiscus sabdarifa) sebagai minuman kesehatan (syrup). Kegiatan ini meliputi dua sesi, yaitu sosialisasi hasil skrining kesehatan siswa dan edukasi kesehatan diri “swamedikasi” yang diikuti oleh pengelola madrasah, staf poskestren (perawat dan dokter), serta ibu pamong asrama (ummahat). Adapun kegiatan kedua adalah pelatihan pemanfaatan TOGA  Jahe (Zingiber officinale) dan Rosella (Hibiscus sabdarifa) sebagai minuman kesehatan yang diikuti oleh 44 siswa Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Pengetahuan siswa sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan skor rerata dari 5.56 menjadi 9.18 dengan nilai signifikansi P=0.000 (P<0.05). Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dan dapat meingkatkan pengetahuan siswa Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Melalui pelatihan ini diharapkan siswa mampu mengaplikasikan terutama saat progam Mubaligh Hijrah yang menjadi salah satu program rutin Madrasah dalam praktek di masyarakat sekitar. Kegiatan ini diharapkan pula dapat ditindak lanjuti oleh poskestren untuk bersinergi dengan ibu pamong ataupun kantin untuk dapat mengoptimalkan TOGA di lingkungan asrama dan memulai produksi sediaan syrup kesehatan Jahe dan Rosella.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN HANDMADE DI KELURAHAN BANGUNKERTO KECAMATAN TURI KABUPATEN SLEMAN Aprilia Kusbandari; Deasy Vanda Pertiwi; Lina Widiyastuti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i2.384

Abstract

Sabun merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang dapat digunakan untuk membersihan dan menjaga kesehatan tubuh manusia. Sabun mandi yang sering kita jumpai menurut bentuknya ada 2 macam, yaitu sabun batangan (padat) dan sabun cair . Seiring perkembangan jaman sabun banyak sekali kita temukan jenis sabun mandi dengan beraneka raga bentuk dan bau yang khas. Selain sabun dapat digunakan untuk mandi dapat pula dimanfaatkan sebagai obat maupun pewangi dalam ruangan maupun souvenir. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu memberdayakan masyarakat melalui pembuatan sabun handmade untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan yaitu berupa penyuluhan dan praktek pembuatan serta pengemasan sabun sehingga sabun siap untuk di konsumsi. Antusias dari peserta pada saat mengikuti kegiatan ini sangat bagus. Masyarakt tertarik untuk membuat dan mengembangkan usaha pembuatan sabun sabun ini untuk menambah penghasilan dalam keluarga.
PENGUATAN FUNGSI DPS DALAM IMPLEMENTASI PRINSIP SYARIAH PADA BTM DAN BMT MILIK MUHAMMADIYAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Riduwan Riduwan; Priyono Puji Prasetyo; Mufti Alam Adha
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i2.385

Abstract

Lahirnya Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) atau Baitul Maal wa Tamwil (BMT) di lingkungan Muhammadiyah menjadi bagian penting dalam kemandirian ekonomi Muhammadiyah. BTM dan BMT merupakan lembaga keuangan mikro dengan prinsip syariah. Kegiatan utamanya terdiri pada dua bidang, yaitu bidang sosial (Baitul Maal) dan bidang bisnis (Baitul Tamwil). Sebagai lembaga keuangan Syariah, BTM dan BMT harus mendapat pengawasan yang layak, yang dilakukan oleh Dewan Pengawas Syariah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada hari Jum’at dan Sabtu, tanggal 23-24 Maret 2018 yang bertempat di Aula Gedung PWM, Gedong Kuning, Yogyakarta. Peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian ini berjumlah 45 orang yang berasal dari berbagai BTM dan BMT milik Muhammadiyah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Peserta yang mengikuti pelatihan merupakan Dewan Pengawas Syariah dan Pengurus pada BMT dan BTM tersebut.
PEMBERDAYAAN WARGA MELALUI USAHA PEMBUATAN BESEK DI GUMAWANG GUNUNG KIDUL Reni Dwi Astuti; Tri Budiyanto; Muhammad Faishal
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i2.386

Abstract

Gumawang is an area with lots of bamboo, so many bamboo craftsmen in the area. However, production capacity is still low and cannot meet market demand. This is due to the small number of craftsmen (approximately 10 people) and the low number of workers who carry out the bamboo process. In addition, product quality is low, because it is easily damaged (moldy) caused by the water content in the product is too high, especially in the rainy season. Another problem encountered is a non-ergonomic work system and no financial accounting. To solve the problem, a solution was offered in the form of training for Gumawang residents to increase the number of craftsmen, use of product drying technology to reduce water content so that products last longer, counseling on ergonomics, and training on financial management. Another benefit of the service program is increasing the income of craftsmen and residents in general.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENGELOLA UMKM DENGAN KETERAMPILAN GO ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENGELOLAAN Supriyanto Supriyanto; Muhammad Najih Farihanto; Sugeng Handoko
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i2.387

Abstract

Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM) berkembang cukup pesat, artinya pemberdayaan masyarakat agar mandiri berjalan dengan baik. Kemampuan UMKM untuk dapat bertahan di jaman serba digital saat ini sangat penting untuk menopang keberlangsungan unit usahanya. Terlebih lagi UMKM yang ada di daerah pedesaan, sangat diperlukan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan untuk dapat GO Online. UMKM dilatih agar Siap Digital yaitu dapat menggunakan teknologi-teknologi digital yang ada saat ini untuk meningkatkan kualitas pengelolaan. Selain itu juga dapat digunakan sebagai media promosi dan penjualan produk maupun jasa UMKM. Setelah UMKM Siap Digital dilanjutkan dengan pendampingan untuk memilih teknologi yang tepat sehingga pemanfaatan teknologi dapat benar-benar efektif dan efisien. Kegiatan Pelatihan GO Online diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan UMKM, serta mampu memaksimalkan teknologi untuk memaksimalkan marketing.
TEKNIK BERCOCOK TANAM HIDROPONIK PADA LAHAN SEMPIT DI DUSUN TARUBAN WETAN, TUKSONO, SENTOLO, KULONPROGO Nina Salamah; A Riyanto
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i1.388

Abstract

PPermasalahan yang ada di masyarakat Dusun Taruban Wetan, Tuksono, Sentolo, Kulonprogo, Yogyakarta salah satunya adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang cara bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah dan pestisida di area yang seadanya. Maka program kerja KKN Reguler UAD  difokuskan pada teknik bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah dan pestisida (Hidroponik) pada area sempit. Program tersebut bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dusun Taruban Wetan mengenai teknik bercocok tanam Hidroponik. Metode dari pelaksanaan program KKN  ini meliputi : pengetahuan masyarakat, teknik sederhana dan praktek secara langsung. Hasil pencapaian program pelatihan dari kegiatan KKN ini adalah : 1) Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai teknik bercocok tanam Hidroponik, 2) Masyarakat dapat terampil menggunakan barang bekas menjadi media tanam Hidroponik, 3) Masyarakat dapat memanfaatkan area sempit sebagai tempat bercocok tanam Hidroponik.
PELATIHAN NST. (NIJMEEGSE SCHOOLBEKWAN TEST) UNTUK DETEKSI DINI KESIAPAN ANAK MASUK SEKOLAH DASAR SEBAGAI BENTUK PROFESIONALISME GURU Avanti Vera Risti Pramudyani; Ega Asnatasia Maharani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i2.389

Abstract

The school readiness should be a part of early detection is done within the scope of the teacher in ECE. The ability of the teacher to archive the result of the test NST can be used to detect the school of readiness to enter Elementary School will provide important information for the education of the children of the next level. Early detection of the readiness of children entering the Elementary School level can be done by using the NST. (Nijmeegse Schoolbekwan Test). The activities of the Community aims to provide knowledge and insights, as well as the skills to the teacher about the school of readiness of children entering the Elementary School level in using the tool of early detection of NST. Through this training, teachers can also improve professional competence especially in doing the evaluation of the ability of the child who is ready to enter Elementary School level. Main target training is the kindergarten teacher under the auspices of the PCA Umbuharjo. Methods of implementation activities include lectures, discussion, practice, and Self and Group Reflection. Material service consists of three large materials i.e. school readiness concepts, basic concepts, and practice the use of the NST NST. The result of the activities of this devotion is in great demand this training by teachers can be seen from the number of participants and the origin of schools that exceed the target. The constraints experienced by participants of devotion when doing testing to students is community service participants (teachers) the difficulty to get the data from the entire question of tests because of limited time with learners and learners who belongs to moody.
IMPLEMENTASI POINT OF SALE (POS) UNTUK PENGELOLAAN KEUANGAN DI ARIZANAFOOD Lisna Zahrotun; Arfiani Nur Khusna; Ika Arfiani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i2.391

Abstract

Makanan merupakan komponen penting dari kehidupan manusia, ikan merupakan salah satu konsumsi makanan yang mempunyai protein dan kalsium tinggi. Masyarakat Sleman khususnya mengkonsumsi ikan tiap tahun terdapat peningkatan dan penurunan. Bisnis makanan khususnya olahan ikan merupakan bisnis unggulan yang menjanjikan untuk tahun mendatang. UKM Arizanafood mempunyai fokus pada usaha olahan ikan yaitu abon ikan tuna untuk anak-anak dan dewasa. UKM Arizanafood mempunyai kendala dan hambatan pada tahapan stok bahan baku yang terbatas, produksi yang terhambat dan tidak ada peningkatan, proses yang tidak didukung peralatan yang memadai, produk yang bersaing ketat di pasaran, manajemen keuangan akuntansi yang masih manual, distribusi produk belum terdapat alur yang jelas, pemasaran belum menerapkan teknologi berbasis website, sumber daya manusia belum dikelola dengan maksimal, sarana yang masih minim dan finansial dalam hal pelaporan belum dikelola dengan baik, sehingga untuk bersaing di pasar dunia akan sangat berat dihadapi.Pengembangan aplikasi berbasis teknologi internet yaitu aplikasi website dan mobile yang sedang berkembang dapat membantu memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi UKM Arizanafood dari sisi teknologi, sedangkan SCM (Supply Chain Management) untuk manajemen stok barang, CRM (Customer Relationship Management) untuk manajemen pelanggan, manajemen keuangan akuntansi meliputi keuangan kasir dan laporan laba rugi, manajemen kewirausahaan, manajemen strategik UKM, manajemen peningkatan mutu kualitas produk dan manajemen pengelolaan sumber daya manusia dapat membantu permasalahan dari sisi manajemen usaha yang dihadapi UKM Arizanafood.
PELATIHAN PERAN SERTA KADER POSYANDU DALAM PEMBERIAN EDUKASI KEPADA MASYARAKAT Nina Salamah; Nanik Sulistyani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i2.393

Abstract

Posyandu merupakan wadah yang dapat digunakan untuk upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan baik gizi, kesehatan ibu dan anak, Pola hidup bersih sehat, imunisasi dan sebagainya.  Lewat model penimbangan dan pemantauan gizi tiap bulan juga dapat dijadikan sebagai alat surveilans gizi yang tujuan akhirnya adalah upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi balita. Jika pelaksanaan Posyandu baik maka target pragram akan terpenuhi, akan tetapi jika pelaksanaan posyandu kurang lancar maka target tidak akan bisa terpenuhi. Dalam praktek di masyarakat pelaksanaan Posyandu masih mengalami beberapa kendala antara lain kemampuan kader yang masih kurang dalam kegiatan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan kader posyandu dalam pengukuran dan penimbangan balita serta status gizi ibu dan balita. Perlu juga peningkatan kemampuan penyuluhan kader, mengingat keterbatasan tenaga penyuluh di puskesmas Depok 3. Hal ini berimplikasi pada penanganan permasalahan kesehatan ibu dan balita lebih cepat. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu dengan pemberian kegiatan pelatihan-pelatihan untuk peningkatan skill kader Posyandu disertai dengan mengadakan lomba penyuluhan kepada masyarakat dan  pemberian hadiah berupa ung pembinaan untuk melengkapi melengkapi sarana pra sarana yang menunjang kegiatan Posyandu. Melalui kegiatan ini diharapkan peran Posyandu sebagai ujung tombak pemantauan status gizi di masyarakat dapat lebih optimal. Hasil dari kegiatan ini meningkatkan kemampuan kader dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat dengan metode ang lebih menarik sehingga meningkatkan kepercayaan diri kader untuk bisa berbagi kepada masyarakat tentang kesehatan. Pelatihan ini meluas karena juga diberikan kepada kader posyandu lansia dan juga posbindu.
PELATIHAN PENYIAPAN KEHIDUPAN SEHAT BAGI PETUGAS DAN REMAJA DI PANTI ASUHAN YATIM PUTRI AISYIYAH SERANGAN YOGYAKARTA Sitti Nur Djannah; Nurul Qomariyah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i3.395

Abstract

Fenomena permasalahan remaja saat ini menjadi perhatian yang perlu diperhatikan dan ditindaklanjuti dengan bijaksana, agar remaja sebagai penerus bangsa dapat diandalkan kemampuannya untuk bangsa Indonesia. Sebagai penerus bangsa, remaja diharapkan sehat. Kesehatan yang diharapkan pada remaja adalah sehat menyeluruh, yaitu sehat secara fisik, mental, sosial, religi dan produktif.Untuk ini dibutuhkan informasi dan pelatihan yang akurat. Untuk sehat secara fisik, perlu pemahaman remaja pentingnya aktivitas fisik yang dapat membuat badan sehat, salah satunya adalah kesadaran untuk menyenangi olah raga.Berdasarkan tersebut, maka pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan adalah pelatihan penyiapan kehidupan sehat bagi Petugas dan remaja di Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah  Serangan  Yogyakarta, Panti asuhan perlu dukungan dalam menciptakan remaja yang sehat secara menyeluruh, termasuk Petugas panti.Untuk sehat secara mental, salah satu yang menjadi perhatian adalah peningkatan dari sisi religi. Untuk sehat secara sosial, salah satu yang menjadi perhatian adalah hubungan yang baik dan sehat bagi sesama remaja, sehingga dalam kegiatan pengabdian ini menekankan pergaulan yang sehat di antara remaja melalui perilaku sehat kesehatan reproduksi remaja. serta untuk sehat yang produktif, salah satunya perlu wawasan remaja tentang kewirausahaan.