cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Global Conference Index
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Global Conferences Index (GCI) is an Open Access publication series dedicated to archiving conference proceedings dealing with all fundamental and applied research aspects related to education, social science, religion, psychology, law, economic, medicine and health and relevant science.GCI offers a wide range of services from the organization of the submission of conference proceedings to the worldwide dissemination of the conference papers. It provides an efficient archiving solution, ensuring maximum exposure and wide indexing of scientific conference proceedings.
Arjuna Subject : -
Articles 329 Documents
Accompanying Students to a Free Public Intervention and Traumatis Taty Fauzi; Nurbaiti Nurbaiti
Seminar Konseling 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Structuring the direction of national education brings learners ready to face the competition of global competition. Physical arrangement, the psychic's independence is continuously pursued. School counselors will continue to draw their duties and the nature altruistick attitude acts as a safety practitioner in dealing with cases - cases that occur in the school environment. Counselors as recruitment of competent and humanistic skills to support teaching philosophy that learners are given a role in the implementation of the curriculum. Teaching support, counselor to facilitator. To be a facilitator in the learning process skills possessed packed in one sense (sensitive, sympathetic, empathetic, altruistic). Humanistic counselor not possible to include constructivist instruction, either in the classroom or outside the classroom. School counselors are ready to get in on the issues of modern society (WTO, ASEAN, AFEC, AFTA, and MEA). The development of agrarian society that continues to erode into industrial society, impact on the lifestyle of learners How could materialize if the qualified graduates learners mentally shackled, depressed, causing the trauma of abuse in the mix, one in up bringing. Based on Act N0. 23 In 2002 the government explicitly states that every individual should have the opportunity to grow and develop, participate and, protection from discrimination. The reality often appears injustices and violations committed by unscrupulous teachers or peers. The government felt responsible and ensure that no children or learners received physical abuse, psychological.
Membangun Karakter dengan Terapi Positif Nurfarhanah Nurfarhanah
Seminar Konseling 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan tidak hanya menghasilkan peserta didik yang cerdas dan terampil namun juga membentuk karakter dan watak serta kepribadian. Upaya membangun karakter secara implisit hendaknya mengembangan sifat atau pola perilaku yang didasari atau berkaitan dengan dimensi moral yang positif. Terapi positif yang dijiwai dari pendekatan psikologi positif yang memandang hidup harus memiliki suatu kebermaknaan (meaningfulness). Pelaksanaan terapi ini mengajarkan nilai-nilai dengan cara mendayagunakan potensi yang dimiliki tanpa memaksakan nilai-nilai tertentu peserta didik.
Evaluasi dalam Bimbingan dan Konseling Hadiwinarto Hadiwinarto; Arsyadani Mishabuddin; Illawaty Sulian
Seminar Konseling 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to present a concept on the evaluation results of theoretical studies in guidance and counseling in schools.. Explain the concept of the meaning of the measurement, assessment and evaluation of the meaning. The study starts from the evaluation of the importance of the guidance and counselling services, both as a program or as an activity services. Guidance and counselling services as an integral part of the educational services, should be evaluated. Because it will be used as the main considerations to determine the urgency of guidance and counselling services in schools, especially the urgency on academic and non-academic achievement. The measured judgment is something that is absolutely used. Focus the discussion on how to assess the performance of the guidance and counselling teachers or school counsellors in carrying out four types of services, namely: guidance service of classical, guidance service groups, counseling services group and individual counselling service. Results of the study offers an instrument containing signs abilities and skills guidance counseling teacher or school counselor who must be controlled so that it can be used to assess performance. The fourth assessment skills are also very important for prospective teachers of guidance and counseling.
Konseling Adlerian Berbasis Nilai Filosofis Budaya Batobo untuk Meningkatkan Minat Sosial Bagi Masyarakat Melayu Riau Elni Yakub; Ledya Oktavia Liza
Seminar Konseling 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya Batobo yang terdapat di kabupaten kuantan Singingi banyak mengandung filosofis nilai- nilai sosial yang tinggi seperti semangat gotong royong, senasip sepenanggungan, mengerjakan ladang bersama-sama, memikul tanggung jawab secara bersama dan banyak lagi nilai-nilai yang terkandung di dalammnya. Budaya tersebut saat ini sudah mulai luntur terutama di kalangan kaum muda. Untuk itu perlu budaya botobo di lestarikan. Untuk melestarikan suatu budaya dapat dilakukan melalui kegiatan konseling. Tujuan layanan konseling adalah memberikan bantuan kepada invidividu agar berkembang secara optimal termasuk dalam perkembangan sosial. Salah satu pendekatan koseling yang cukup relevan untuk intervensi dalam rangka meningkatkan minat sosial adalah pendekatan Adlerian. Menurut John Wiley & Sons (2004) Adler adalah pendukung kuat dari hubungan sosial yang positif menurutnya, dengan membangun hubungan sosial yang sehat adalah kunci untuk memecahkan pekerjaan atau masalah pekerjaan. Pada dasarnya, manusia saling bergantung. Lebih lanjut Adler berpendapat bahwa ketika kita menerima saling ketergantungan ini individu dapat mengembangkan empati dan kepedulian terhadap orang lain yang pada akhirnya hubungan sosial bisa makmur dan meningkat. Intervensi konseling dengan menggunakan filosofis budaya botobo dapat digunakan untuk layanan konseling kelompok dengan memanfaatkan dinamika kelompok bagi pengentasan masalah sosial yang dialami oleh klien.
Mengatasi Hambatan Bimbingan Konseling di Sekolah Melalui Layanan Berbasis ICT Nurul Haniza; Alex Iskandar
Seminar Konseling 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi dalam mengatasi permasalahan dalam bimbangan konseling (BK) di sekolah dengan mempergunakan layanan konseling berbasis ICT. Manfaat bimbingan konseling berbasis ICT antara lain: 1) layanan ini tidak terikat dengan waktu dan ruang, 2) dapat memberikan bantuan konseling sedini mungkin, 3) mudah mengadakan bimbingan kelompok, 4) memudahkan orang tua/wali murid, masyarakat, dan guru mata pelajaran untuk berintegrasi dengan guru bimbingan konseling. Kendala yang dihadapi dalam menerapkan model layanan ini adalah: 1) biaya yang relatif mahal untuk mengadakan sarana dan prasarana yang digunakan (software dan hardware), dan 2) tidak semua sekolah memiliki jaringan internet yang memadai. Solusi yang dapat dillakukan adalah: 1) mensosialisasikan manfaat bimbingan konseling di lingkungan sekolah dan masyarakat, 2) lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) BK selayaknya menyediakan software layanan BK berbasis ICT yang berstandar, dan 3) menyediakan program tertentu untuk kepelatihan bagi tenaga dan calon tenaga bimbingan konseling sehingga mereka memiliki kemampuan dan keterampilan dalam melaksanakan bimbingan konseling berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT) di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan wawancara sederhana.
The spirit of goodness sebagai landasan pemikiran dan perilaku konselor/guru BK dalam pelayanan konseling Sri Milfayetty
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konseling adalah pendidikan, Konseling diartikan sebagai upaya yang dilakukan untuk memuliakan kemuliaan manusia. Manusia menjadi mulia jika perilakunya didasarkan pada nilai-nilai kebaikan. Sesuatu itu dikatakan baik jika secara logis dapat diterima dengan benar, jika dilakukan hasilnya benar dan jika diterapkan dalam kehidupan akan membentuk karakter yang baik. Konseling dikatakan berhasil jika orang yang terdidik mampu bertindak mulia. Orang-orang yang bertindak mulia akan mampu mengubah dunia ke arah yang lebih baik. Karena sekecil apapun aktivitas konseling perlu didasarkan pada nilai-nilai kebaikan. Nilai-nilai kebaikan akan memampukan seseorang berpikir benar, bertindak benar dan hidup dalam kebenaran. Oleh karena itu sekecil apapun aktivitas pendidikan harus didasarkan pada nilai-nilai kebaikan yang memampukan orang berpikir benar. Selain itu pendidikan juga harus membuat orang menjadi kuat karena mampu mengendalikan diri dan juga memampukan orang memberi makna yang luas dalam kehidupan.
Teknik self-control untuk mengatasi masalah obesitas Sestuningsih Margi Rahayu; Masnurrima Heriansyah
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas merupakan permasalahan yang disebabkan oleh pola makan yang salah sehingga mengakibatkan kelebihan berat badan atau kegemukan. Permasalahan obesitas dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan sehingga perlu mendapat perhatian dalam penanganannya. Dampak yang timbul bagi penderita obesitas adalah mengalami rendah diri, tidak percaya diri dan merasa tertekan dari dalam dirinya dan lingkungannya serta dapat mengganggu kehidupannya sehari-hari. Oleh sebab itu diperlukan penanganan yang tepat. Teknik self-control merupakan teknik yang menekankan suatu aktivitas mengontrol, mengarahkan, mengatur perilaku sendiri dalam mengatasi situasi-situasi problematiknya. Teknik self-control untuk mengatasi masalah obesitas meliputi konsep teknik self-control, obesitas, prinsip-prinsip self-control¸ implementasi teknik self-control untuk mengatasi obesitas.
Stres akademik siswa yang akan menghadapi ujian nasional berdasarkan jenis kelamin Anisa Dwi Astuti; Taufik Taufik; Ifdil Ifdil
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is based on several problems about unreadiness and the success of students in facing the national exam which one of them is influenced by academic stress condition. The research objective to describe the academic stress of male and female students, and to identify the difference. This research uses the quantitative method with descriptive and comparative approach, which has sample 215 using purposive sampling technique. The instruments used stress academic stress scale (SAS). The data analyzed by using persentage, and differential with SPSS for windows release 20. The research findings show the academic stress majority on medium category (40,9%), the academic stress of male students are majority on medium category (45%), and female students are majority on medium category (39%). There is significant difference between the academic stress of male and female students. This research recommanded to counselor for reduce the students academic stress before national exams.
Pentingnya pelaksanaan home visit oleh guru bimbingan dan konseling Puji Gusri Handayani; Hafiz Hidayat
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan rumah sebagai tempat pendidikan pertama bagi siswa hendaklah dapat memberikan peranan yang baik untuk perkembangannya. Pada Kenyataanya, disadari masih banyak keluarga atau lingkungan rumah yang bermasalah sehingga menimbulkan permasalahan bagi siswa terutama dalam proses belajar di sekolah. Permasalahan siswa dapat dilihat dari mana masalah itu datang, baik itu dari hubungan dalam keluarga dan situasi keluarga. Masalah keluarga dan situasi keluarga dapat mempengaruhi siswa di sekolah dalam hal konsentrasi belajar dan aktivitas sekolah, sehingga mengakibatkan turunnya prestasi belajar siswa. Oleh karena itu guru bimbingan dan konseling perlu melakukan kegiatan home visit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, memahami, serta pada nantinya bias mengaplikasikan bagaimana pelaksanaan home visit oleh guru bimbingan dan konseling secara baik dan benar sesuai dengan langkah-langkah home visit, yang terdiri dari perencanaan home visit, pelaksanaan home visit, evaluasi home visit, tindak lanjut home visit, Analisis home visit, dan laporan home visit. Untuk itu kita perlu membahas secara mendalam tentang pentingnya kegiatan home visit yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling, serta bagaimana langkah-langkahnya. Jika kegiatan home visit bisa dilakukan dengan efektif maka permasalahan siswa di sekolah dapat terentaskan dan siswa mempunyai hasil belajar yang maksimal.
Strategi bimbingan konseling bagi siswa yang mengalami ketidakmampuan/keterbatasan belajar M.M. Puji Nitis Kusumawati
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya keterbatasan belajar merupakan gangguan yang memengaruhi pemahaman atau penggunaan bahasa, tertulis ataupun berbicara, keterbatasan ini bisa dalam bentuk kesulitan dalam mendengarkan, berpikir, membaca, menulis, dan mengeja. Gejala-gejala yang nampak dapat mempengaruhi kemampuan siswa dalam menerjemahkan apa yang mereka lihat atau menghubungkan informasi. Apabila hal itu terjadi maka akan bukan tidak mungkin akan berdampak pada gangguan perkembangan bagi siswa. Strategi bimbingan konseling bagi siswa yang mengalami ketidakmampuan/keterbatasan belajar yang dapat membantu siswa dalam mengenal lingkungan dan menerima keberdaaan dirinya sendiri sebagai individu yang berkembang dapat dilakukan melalui layanan bimbingan konseling baik disekolah maupun di luar sekolah. Peningkatan hasil belajar dan motivasi yang ada dalam diri siswa diharapkan merupakan tujuan dari layanan bimbingan konseling, yang tidak lepas dari penyusunan strategi berdampak pada gangguan perkembangan bagi siswa. Pemahaman siswa dengan melalui asesmen dan layanan bimbingan konseling bagi siswa yang memiliki ketidakmampuan/keterbatasan diharapkan mencapai atau memiliki sebuah ketrampilan dasar menguasai pengetahuan yang semakin sulit dan belajar memenuhi perilaku sekolah dan harapan sosial yang ada.

Page 7 of 33 | Total Record : 329


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue