cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Global Conference Index
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Global Conferences Index (GCI) is an Open Access publication series dedicated to archiving conference proceedings dealing with all fundamental and applied research aspects related to education, social science, religion, psychology, law, economic, medicine and health and relevant science.GCI offers a wide range of services from the organization of the submission of conference proceedings to the worldwide dissemination of the conference papers. It provides an efficient archiving solution, ensuring maximum exposure and wide indexing of scientific conference proceedings.
Arjuna Subject : -
Articles 329 Documents
Implementasi keterampilan konseling dalam layanan konseling individual Ayong Lianawati
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam layanan bimbingan dan konseling, konselor memiliki peran utama dan signifikan atas keberhasilan layanan bimbingan dan konseling.Konselor mempunyai tugas dan tanggungjawab terhadap peningkatan mutu dan pembaharuan kompetensi. Untuk menunjang pelaksanaan konseling, maka konselor dituntut untuk menguasai keterampilan konseling. Fenomena yang terjadi dilapangan menunjukkan bahwa konselor masih belum sepenuhnya menggunakan keterampilan konseling dalam layanan konseling individual. Terdapat banyak macam keterampilan dasar konseling yang harus dikuasai oleh konselor, akan tetapi dalam kajian ini difokuskan pada empat keterampilan dasar konseling, yakni keterampilan mendengarkan, keterampilan memparafrase, keterampilan mengajukan pertanyaan dan keterampilan merefleksikan perasaan. Berdasarkan paparan tersebut, perlu adanya penelitiantentang implementasi keterampilan konseling dalam layanan konseling individual. Kajian ini menguraikan tentang urgensi keterampilan konseling yang harus dimiliki oleh konselor dalam pelaksanaan layanan konseling individual.
Konseling trauma oleh Ikatan Konselor Indonesia (IKI) untuk korban bencana alam gempa bumi (studi di Kabupaten Pidie Jaya) Nur’aini Safitri; Imalatul Khairat
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The earthquake that occurred on December 7, 2017 in Pidie Jaya leaving a deep sorrow for the victims (children and parents) even many traumatized victims (Post Traumatic Stress Disorder). This research is a descriptive qualitative. Data analysis technique used is the method of triangulation data. The results of this study are: (a) trauma counseling activities carried out by the Indonesia Counselors Association for victims of the earthquake in Pidie Jaya format consists of four activities, namely the format of individual, group, classical, and pitch. Activity trauma counseling for victims that service individual counseling, relaxation, art theraphy, play therapy, Self Report and Sharing, SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) and NLP (Neoro Linguistic Programming), (b) The damage caused to the victims of natural disasters earthquake after receiving counseling traumatized victims (target service) benefited greatly from counseling services that have been provided by a team of IKI such as being able to control your emotions, overcome panic / fear that is in itself after the earthquake, can think positively and take lessons from the disaster, can smile back/no sadness, and can rise to reorganize/planning back a better life again in the future after the earthquake, (c) public perception of counseling trauma that has been implemented by IKI is very nice , creative, useful and much needed by the community, and (d) the counselor is a dignified profession
Gaya belajar anak Homeschooling (studi pada keluarga pelaku Homeschooling) Alfin Miftahul Khair; Galih Fajar Fadillah
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Homeschooling could be an education alternatives, the substance of activities of the school. The child is learns everything under control and supervise of parent. Families must have a strong commitment within the practice. This study is a qualitative phenomenological approach focused discusses a phenomenon about homeschooling. The aim of this research is to know the methods of study used in the process of teaching and learning results gained from the learning process through homeschooling. Collecting data is using the method of observation, interview and documentation. Data analysis using qualitative descriptive method and the validity of data is done by triangulation. The results are: 1) in behavioristic kids are love learning because fun and can be anywhere. Cognitively, kids can customize his ability to learn. In humanistic kids are aware to the conditions and environments around them. 2) Learning Outcome demonstrate the kids progress in cognitive, affective and psychomotor.
Pengaruh keharmonisan keluarga terhadap perilaku sosial siswa Rury Muslifar
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh keharmonisan keluarga terhadap perilaku sosial siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional, sampel penelitian sebanyak 80 siswa. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan Chi Kuadrat (x²). Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara keharmonisan keluarga dengan perilaku sosial siswa. Simpulannya terdapat pengaruh keharmonisan keluarga terhadap perilaku siswa.
Emotional writing dan focus group therapy: upaya penanganan body dissatisfaction pada remaja Pentarina Intan Laksmitawati; Rudianto Jati Widigdo; Dwiky Nuari
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teenagers have many changes, like psychologically and psychally. Based on the above exposure researchers see the importance of holding the program Emotional Writing and Focus Group Therapy which is a program development guidance based group therapy. Adolescence is a time of arrival of puberty which is the transition from childhood to adulthood. At this time the individual trying to find his identity with emotional writing. The target of the program is the early semester student experiencing body dissatisfaction, to find out the exact target, the researchers use a scale of body dissatisfaction. The goal of the program is as a strategy of increased confidence and self-esteem in teens. The methods used in the implementation of this program include planing stage, the stage of implementation, and evaluation. The result of the execution of a program are expressed in percentage form, and the program was included in the rankings either.
Bimbingan kelompok dengan teknik self management untuk mengurangi kecemasan komunikasi interpersonal pada aspek kognitif siswa Dian Mayasari; Iip Istirahayu
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students as social beings should be able to do with good interpersonal communication. The fact that not all students can communicate with good interpersonal communication because of their apprehension. This study aims to analyze decreased students interpersonal communication apprehension on the cognitive aspects in state 21 Junior High School Pontianak. The method used in this study was the quantitative. This study population were students of class VII F state 21 junior high school pontianak amounting to 41 students and sampling techniques by purposive sampling with a total of 10 students. The results of this study indicate that there is a decline in interpersonal communication apprehension on cognitive aspects by 9.5 points or by 19.79% after being given of group counseling with self-management techniques.
Perceraian dan etos kerja (studi kasus pada pendidik di Kecamatan Tegal Timur) Sri Adi Nurhayati
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perceraian adalah hal yang tidak diinginkan oleh pasangan suami isteri namun sering hal tersebut tidak bisa dihindari. Perceraian menurut KBBI adalah putus hubungan sebagai suami isteri. Perceraian mempengaruhi secara psikis, juga fisik. Penelitian ini lebih fokus pada etos kerja pasangan yang sudah bercerai di tempat kerja mereka masing-masing. Etos kerja menurut KBBI adalah semangat kerja yang menjadi ciri khas dan keyakinan seseorang atau kelompok. Karena etos kerja terkait dengan kondisi psikis seseorang, seperti halnya perceraian, maka penelitian ini berusaha mengetahui pengaruh perceraian terhadap etos kerja. Lebih khusus yang diamati adalah responden yang berprofesi sebagai pendidik, berusia diatas 40 tahun, sudah bercerai dengan pasangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif-kuantitatif. Responden yang memenuhi kriteria 20 orang. Uji validitas dan reliabilitas skala sikap yang digunakan menggunakan SPPS versi terbaru. Hasil penelitian yang sudah dilakukan adalah perceraian mempengaruhi etos kerja seseorang. 20% dari total responden, perceraian berpengaruh positif, etos kerja meningkat. Sisanya, perceraian berpengaruh negatif. Etos kerja menurun, memerlukan waktu lebih lama untuk kembali stabil secara emosi. Kurang lebih 2-3 tahun setelah bercerai.
Dhikr as a preventive attempt of sexual abuse of a child at school Yashinta Rizky Ananda; Anastia Sabila Billiny
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students should gain comfort and safety while at school to make the learning process optimally. It’s continuous with the groundbreaking friendly child programme. The program designed to prevent violence and sexual abuse of children. But not a few case of sexual abuse that are found at the school for example, sexual abuse conducted by a friend, citizen schools, even predators who deliberately target children to become victims of sexual abuse. This can make the trauma even allow victims to become principals in the future if it doesn’t get the handling. The efforts that can be done to prevent acts of sexual abuse of children at the schools is by applying Dhikr. Dhikr applied before KBM begins. One of the benefits of Dhikr is to strengthen the heart and body from any kind of negative behavior e.g. from sexual abuse. As for the subject matter presented inthis article covers a few things, this form of sexual abuse that can occur at school, due to sexual abuse, Dhikr as preventive therapy of sexual abuse. Conclusion the author in this article so that the child is able tofortify themselves by way of morning Dhikr before KBM started for the prevention of sexual abuse.
Pengaruh tingkat pendidikan formal orang tua terhadap prestasi belajar mahasiswa program studi bimbingan dan konseling IKIP-PGRI Pontianak tahun akademik 2014/2015 Eli Trisnowati
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan, dengan populasi 150 mahasiswa/i Prodi Bimbingan dan Konseling semester III tahun akademik 2014/2015. Populasi dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen (mahasiswa yang tingkat pendidikan orang tuanya SMA/S1) berjumlah 30 orang, dan kelompok kontrol (mahasiswa yang tingkat pendidikan orang tuanya SD) berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan formal orang tua terhadap prestasi belajar mahasiswa program studi bimbingan dan konseling IKIP PGRI Pontianak. Ini ditunjukan dengan harga “t” hitung (0,487) lebih kecil dari pada harga “t” kritik, baik pada taraf signifikansi 5% (2,01) maupun pada signifikansi 1% (2,68). Jadi dapat disimpulkan bahwa antara mahasiswa yang tingkat pendidikan orang tuanya SMA dengan mahasiswa yang tingkat pendidikan orang tuanya SD tidak terdapat perbedaan dalam prestasi belajarnya.
Pola keyakinan masyarakat Tionghoa terhadap Tatung pada perayaan Cap Go Meh di kota Singkawang Abd. Basith; Hengky
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan dasar keyakinan masyarakat Tionghoa terhadap Tatung pada perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang, 2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang mendasari keyakinan masyarakat Tionghoa terhadap Tatung pada perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpul data wawancara mendalam. Subjek pada penelitian ini yaitu tiga orang Tatung dan tujuh orang masyarakat Tionghoa. Teknik analisis data berupa reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dasar keyakinan masyarakat Tionghoa yaitu adanya ramalan yang akan terjadi, penyembuhan, petunjuk mencari nafkah, pemberian nama toko, mengusir roh jahat, hanya Tatung yang bisa memberi mantra bagi orang Tionghoa yang meninggal, 2) faktor-faktor yang mendasari masyarakat Tionghoa meyakini Tatung yaitu pengalaman terdahulu, keyakinan terhadap Dewa, budaya turun temurun.

Page 9 of 33 | Total Record : 329


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue