cover
Contact Name
Dwi Novrianda
Contact Email
dwinovrianda@nrs.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dwinovrianda@nrs.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
NERS Jurnal Keperawatan
Published by Universitas Andalas
ISSN : 1907686X     EISSN : 24610747     DOI : -
Core Subject : Health,
NERS: Jurnal Keperawatan focuses its article in the field of nursing, which is the branch of health sciences. The scope of this journal articles are: 1. Medical adn Surgical 2. Emergency 3. Pediatric 4. Maternity 5. Psychiatric 6. Family and Community 7. Geriatric
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
KAJIAN FAKTOR ORGANISASI DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD PARIAMAN Murni, Dewi; Bachtiar, Hafni; Sasmita, Happi
Ners Jurnal Keperawatan Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.12.1.1 - 14.2016

Abstract

Dokumentasi asuhan keperawatan merupakan bukti pencatatan dan pelaporan yang dimiliki perawat dalam asuhan keperawatan yang berguna bagi pasien, perawat dan tim serta tanggung jawab perawat. Dokumentasi yang efektif menjamin kesinambungan pelayanan, menghemat waktu, dan meminimalisasi resiko kesalahan. Pelaksanaan dokumentasi keperawatan sebagai salah satu alat ukur untuk mengetahui, memantau dan menyimpulkan suatu pelayanan asuhan keperawatan yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit. Data menunjukkan pendokumentasian asuhan keperawatan masih rendah (49,5%), dengan ketentuan RSUD Pariaman mengunakan asuhan keperawatan adalah 65% sedangkan, menurut Depkes 80%. Kinerja Perawat dalam pelaksanaan asuhan keperawatan dipengaruhi oleh faktor organisasi (Kepemimpinan kepala ruangan, imbalan, supervisi dan pembinaan). Tujuan penelitian ini untuk melihat factor organisasi yang berhubungan dengan kinerja perawat dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di RSUD Pariaman. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di RSUD Pariaman dengan jumlah sampel 89 orang, dengan teknik pengambilan sampel Simpel random sampling. Instrument yang digunakan angket. Hasil uji statistik bivariat chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kepemimpinan (p = 0,000), imbalan (p = 0,005), supervisi (p = 0,000) dan pembinaan (p = 0,003). Rekomendasi bagi Direktur RSUD Pariaman untuk meningkatkan supervisi di setiap ruangan, kepemimpinan, imbalan dan pembinaan terhadap pelaksanaan asuhan keperawatan kepada perawat pelaksana.   
Hubungan Mekanisme Koping dengan Tingkat Stres Pada Pasien Fraktur Emil Huraini; Gusti Surmasih
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.576 KB) | DOI: 10.25077/njk.10.2.%p.2014

Abstract

Fraktur dapat mengakibatkan kehilangan fungsi fisik sehingga dapat mengakibatkan terjadinya stres. Pasien yang mengalami stres tampak gelisah, kurang nafsu makan, cemas dan mereka berupaya menarik diri dengan diam dan melamun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan mekanisme koping  dengan tingkat stres pada  pasien fraktur di Ruang Trauma Centre RSUP. Dr. M. Djamil Padang Tahun 2013. Jenis penelitian adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel 60 orang, diambil secara Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat stres dan kuesioner COPE. Analisa data univariat yang digunakan yaitu distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Lambda. Hasil analisa univariat didapatkan 50% mengalami stres ringan, 68,3% menggunakan mekanisme koping adaptif   didapatkan hubungan bermakna antara mekanisme koping dengan tingkat stres dengan kekuatan lemah dan arah positif, dimana (p=0,004) dan (r=0,300). Disarankan kepada perawat untuk dapat memperhatikan manifestasi klinis stres dan pasien fraktur yang menggunakan mekanisme koping maladaptif, untuk dapat mengatasi stres dengan cara bertanya pada orang terdekat, penilaian secara positif dan menganjurkan menggunakan koping adaptif.  
Respon Emosional Orang Tua Dalam Merawat Anak Dengan Kanker Dalam Kondisi Perawatan Palliatif Rina Mariyana
Ners Jurnal Keperawatan Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.786 KB) | DOI: 10.25077/njk.14.2.53-58.2018

Abstract

AbstrakKanker merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Dalam merawat anak dengan kanker orang tua mengalami berbagai perubahan dimana orang tua mengalami keputusasaan, perasaan emosional, serta komunikasi dan koordinasi yang kurang antara orang tua dan tim paliatif, dapat mempengaruhi rencana perawatan paliatif pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi respon orang tua dalam merawat anak-anak dengan kanker dalam kondisi perawatan paliatif. Penelitian ini menggunakan desain fenomenologi deskriptif. Penelitian dilakukan di Jakarta, Bogor, dan Bekasi. Orang tua yang merawat anak mereka dengan kanker yang menjalani  perawatan paliatif diwawancara mendalam dengan pertanyaan terbuka. Data kemudian dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Penelitian ini menghasilkan  tema, yaitu ekspresi marah, mengalihkan marah, melepaskan marah, ketidakberdayaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa selama perawatan paliatif, orang tua mengalami berbagai respon emosional yang tidak sengaja dan tidak bisa mereka kendalikan. Oleh karena itu, perawat sangat penting untuk memberikan penilaian dan memfasilitasi pemenuhan kebutuhan yang melibatkan anggota keluarga serta ahli agama untuk mengontrol respon emosional yang dirasakan orang tua. Kata kunci:  kanker, orang tua, emosi, perawatan paliatif
Hubungan Faktor Individual, Sosial dan Pekerjaan dengan Kepuasan Kerja Perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2013 Yulastri Arief
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.9.2.%p.2013

Abstract

Ketidakpuasan karyawan dalam bekerja akan mengakibatkan suatu situasi yang tidak menguntungkan bagi organisasi maupun individual. Indikator ketidakpuasan kerja yang terlihat di IGD RS DR M Djamil adalah tingginya angka ketidakhadiran, meningkatnya angka kesakitan dan turn over serta masalah kedisiplinan kerja lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor individual (minat dan sikap), faktor sosial (interaksi sesama perawat dan dengan atasan) dan faktor pekerjaan (kondidi kerja dan pengawasan) dengan kepuasan kerja perawat di ruangan IGD RS DR M Djamil Padang. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dimana populasi dan sampelnya adalah seluruh perawat pelaksana di ruangan IGD RS DR M Djamil Padang yang berjumlah 45 orang. Untuk mengetahui hubungan antar variabel dilakukan uji chi square. Untuk mengetahui variabel mana yang paling dominan dilakukan dengan uji regresi logistik.   Hasil uji statistik terdapat hubungan bermakna antara minat dengan kepuasan kerja (p=0,004), sikap dengan kepuasan kerja (p=0,003), interaksi karyawan dengan atasan dengan kepuasan kerja (p=0,000), pengawasan dengan kepuasan kerja (p=0,000), tidak terdapat hubungan bermakna antara interaksi sesama karyawan dengan kepuasan kerja (p=0,334), kondisi kerja dengan kepuasan kerja (p=0,727), sedangkan hasil uji regresi logistik didapatkan bahwa pengawasan adalah variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepuasan kerja (p=0,002). Diharapkan hasil penelitian dapat digunakan oleh manajerial keperawatan untuk dapat lebih meningkatkan kepuasan kerja perawat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya pelayanan keperawatan di IGD.
RESIKO REMAJA THALASEMIA TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU -, Halimah; -, Allenidekania; Waluyanti, Fajar Tri
Ners Jurnal Keperawatan Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.12.2.23-27.2016

Abstract

PENGALAMAN PERAWAT DALAM MENERAPKAN TERAPI COMPLEMENTARY ALTERNATIVE MEDICINEPADA PASIEN STROKE DI SUMATERA BARAT Elfira Husna; Setiawan -; Rosina Tarigana
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.695 KB) | DOI: 10.25077/njk.8.2.15 - 23.2012

Abstract

Complementary alternative medicine therapy is a medical practice group and health which is considered as part of conventional treatment. Many studies indicate the frequent use of complementary alternative therapy by patients affected by chronic illness. It is used by neurologic disorder patients like stroke, compared with non neurologic disorder like hypnosis, yoga, herbal therapy, and acupunture. In their service to stroke patients, nurses play their role in giving information and education concerning complementary alternative therapy. Indonesian nurses are beginning to use this method in their practices so that many of them participate in training about it. The objective of the research was to explore nurses’ experience in applying complementary alternative medicine in stroke patients in West Sumatera. The research used descriptive phenomenological approach with 14 nurses. The data werw gathered by conducting in-depth interviews, guided interview, and filed records and analyzed by using Collaizzimethode (1978) through seven stages. The study found there were seven themes as follows: increase capability take care of patients, assist cope patient complaint, nurse give information about therapy alternative to patients, nurses give therapy as standard, add finances and relations, feel happiness and satisfaction, and barrier applying alternative therapy. The themes in  in this research were new themes in qualitative research related to nurses’ experience in applying complementary alternative therapy in stroke patients.
Hubungan Keputusasaan dengan Depresi pada Pasien Diabetes Melitus di Padang Rika Sarfika
Ners Jurnal Keperawatan Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.15.1.14-24.2019

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang dapat menimbulkan depresi pada penderitanya. Depresi sering dikaitkan dengan perasaan keputusasaan. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara keputusaan dengan depresi pada pasien diabetes melitus. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Sebanyak 122 orang pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Pauh dan Puskesmas Andalas Padang ditetapkan sebagai sampel penelitian dengan kriteria inklusi tidak memiliki riwayat gangguan mood atau gangguan jiwa, berusia dalam rentang 25 sampai 65 tahun serta bersedia menandatangani format informed consent. Pengumpulan data dilakukan pada bulan September sampai Oktober tahun 2016 dengan menggunakan kuesioner SDS (Self-rating Depression Scale) dan kuesioner BHS (Beck Hopelessness Scale). Data dianalisis menggunakan Uji Chi-Square. Ada hubungan yang signifikan antara keputusasaan dengan depresi pada pasien diabetes melitus (Pv = 0.001). Pasien diabetes melitus yang mengalami keputusasaan memilki resiko 7.03 kali terjadi depresi dibanding pasien yang tidak mengalami keputusasaan. Keputusasaan pada pasien diabetes melitus terjadi karena pikiran negatif terhadap kondisi penyakit pada masa yang akan datang, kurangnya motivasi dalam pengontrolan gula darah serta harapan yang negatif terhadap kondisi penyakit. Perasaan-perasaan ini membuat pasien menjadi depresi. Berdasarkan hal ini, maka perlu diberikan edukasi mengenai diabetes melitus dan perawatannya agar keputusasaan dapat di antisipasi.Keywords: Diabetes melitus, keputusasaan, depresi, dewasa, lansia
Dukungan Keluarga Dan Lama Dialisis Sebagai Variabel Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pembatasan Cairan Pasien Gagal Ginjal Kronik tiurmaida simandalahi
Ners Jurnal Keperawatan Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.409 KB) | DOI: 10.25077/njk.15.1.25-35.2019

Abstract

Disobedience is a big problem, especially in patients undergoing hemodialysis. The Data of RISKESDAS in 2013, the patients  if Chronic Kidney Failure in Indonesian mencapai 30,7 million society. In West Sumatera as many as 368 patients.  The objective of the research to knows The Relationship of Family Support and Duration of Dialysis with Compliance with Liquid Restrictions in Patients with Chronic Kidney Failure (CRF) at RST Dr. Reksodiwiryo Padang in 2018. This type of research is descriptive analytic with cross sectional design. Data collection was conducted in August 2018 in the RST hemodialysis unit room Dr. Reksowidiryo Padang. The population in this study were all CRF patients who underwent hemodialysis therapy at RST Dr. Reksodiwiryo Padang, April to June 2018 with an average patient visit of 42 peoples. Sampling was done by total sampling as many as 42 people. Data were collected by questionnaire and documentation study on patients. Data has been collected manually and analyzed in univariate and bivariate. The results obtained 76.2% of patients did not adhere to the liquid limitation, 52.4% of patients get poor family support, 66.7% of patients undergoing hemodialysis have long dialysis There is a significant relationship between family support (p=0.030) and duration of dialysis (p=0.001) with compliance with fluid restriction at RST Dr. Reksodiwiryo Padang in 2018. It can be concluded that there is a relationship between family support and length of dialysis with adherence to fluid restriction in RST Dr. Reksodiwiryo Padang in 2018. It is recommended that officers handling patients undergoing hemodialysis pay more attention to the re-control schedule that has been determined on the control sheet, include and educate patients and families regarding fluid restriction, and provide alternatives that can be done for fluid replacement in controlling thirst. Keywords: Chronic Kidney Failure, Compliance with Liquid Restrictions, Duration of Dialysis, Family Support
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Orang Tua pada Anak Pra-operasi Di Ruang Bedah Anak Dwi Novrianda, S.Kep, M.Kep; Hermalinda Hermalinda; Musymiratul Fauziah
Ners Jurnal Keperawatan Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.762 KB) | DOI: 10.25077/njk.15.1.36-47.2019

Abstract

Parental anxiety in the child's preoperative phase is influenced by various factors. This study aimed to determine the factors that affect parents' anxiety in preoperative children in the child's surgery room. Quantitative research with cross sectional study approach has been done in dr. M. Djamil Hospital Padang. The sampling technique used accidental sampling with 30 samples. This research took time from June 20 – July 30, 2016. Data were analyzed using independent sample t-test, with p <0.05. t-Test results showed the variables that influence anxiety of parents in pre operative children were parents’s education (p=0,006), parents’ knowledge (p=0,001), family support (p=0,03), and nurse’s support (p=0,001). Suggested to the nurses in pediatric surgery room to increase the information support like counseling face to face with the parents during the preoperative period, so that can increasing the knowledge of parents.
Perbandingan Kualitas Hidup Berdasarkan Status Gizi Pada Remaja Susmiati Susmiati; Ilfa Khairina; Hanny Oktavia Rahayu
Ners Jurnal Keperawatan Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.642 KB) | DOI: 10.25077/njk.15.1.48-53.2019

Abstract

Masalah status gizi di dunia meningkat setiap tahunnya. Indonesia menempati ke-108 di dunia dengan kasus status gizi tidak normal terbanyak. Pada Tahun 2013 terdapat 1,6% remaja dengan obesitas di Indonesia, dan  obesitas di Sumatera Barat terdapat 7,9%. Remaja obesitas cendrung memiliki kualitas hidup yang buruk. Beberapa masalah mental dapat ditimbulkan oleh kondisi kualitas hidup yang buruk, seperti frustasi, kecemasan, ketakutan, dan khawatir  Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan kualitas hidup pada berbagai status gizi pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain penelitian crosssectional study. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI dan XII SMA N 9 Kota Padang  yang berjumlah 245 siswa dan pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified random sampling.  Penelitian ini menggunakan kuesioner Pediatric Quality Of Life Inventory (PedsQL) Generic Score versi 4.0 dan lembar data untuk menentukan kalsifikasi Indeks Massa Tubuh. Prevalensi angka status gizi tidak normal pada penelitian ini 44,9%. Prevalensi remaja yang memiliki kualitas hidup yang baik sebanyak 140 responden (57,1%). Dari uji t test didapatkan kualitas hidup remaja dengan status gizi normal lebih tinggi secara signifikan dibandingkan remaja dengan status gizi tidak normal dengan nilai (p = 0,000). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara status gizi dengan kualitas hidup pada remaja. Oleh karena itu diharapkan adanya upaya untuk mencegah status gizi tidak normal yang dilakukan oleh perawat untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada sekolah.