cover
Contact Name
Tanto
Contact Email
tanto@politeknikjambi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
inovator@politeknikjambi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Inovator
Published by Politeknik Jambi
ISSN : -     EISSN : 26155052     DOI : 10.37338/ji
Core Subject : Engineering,
Journal of Inovator is peer review journal, published twice a year by the LPPM Politeknik Jambi. This journal discusses the scientific works containing results of research in the field of mechanical engineering, includes Dynamics, Vibration and Sound Engineering, Material and Manufacture Technology, Thermal and Refrigeration Engineering, Energy Conversion, Robotic and Industrial Automation, Vehicle Engineering, Solid Mechanic and Design.
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
Analisa Pengaruh Beban Listrik Terhadap Efesiensi Termal PLTU Jatmiko Edi Siswantoa
Jurnal INOVATOR Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v2i1.114

Abstract

Suatusi stem penyedia tenaga listrik mempunyai fungsi membangkit kan, menyalurkan dan menyediakan tenaga listrik dengan mutu yang diinginkan. Banyak faktor yang pengaruhi kinerja suatu engine antara lain nilai kalor bahan bakar, pola pemeliharaan engine live time, material engine, temperature ambient dan keandalan alat bantu engine. Sebagai bagian dari system penyedia tenaga listrik, Turbin uap  PLTU Muaro Jambi pengoperasiannya di harapkan pada kondisi kerja yang optimal. Efisien sitermal Turbin Uap adalah indeks keseluruhan kinerja turbin uap terhadap energi input dari bahan bakar yang menjadi energy panas. Analisa pengaruh beban turbin untuk mengetahui efesiensi thermal turbin uap dari siklus pembangkit tenaga uap. Terutama beban siang ( 6 MW) dan malam ( 11 MW).  Dari data penelitian dan perhitungan pertama di dapat Laju aliran massa fluida kerja pada turbin pada beban 6 MW. rata – rata sebesar 7.111 kg/jam dan pada turbin pada beban 11 MW. rata – rata sebesar 11.856 kg/jam, Kedua didapat Laju heat transfer, Qin kedalam fluida kerja yang melalui boiler (MW) pada beban 6WM rata – rata sebesar 19.432.728 Kj/jam ( 19,4 MW/jam)  danpadabeban 11WM rata – rata sebesar 32.585.100 Kj/jam ( 32,5 MW/jam), Ketiga didapat Laju heat transfer, Qout dari konden sasi uap melalui kondensor pada beban 6WM rata – rata sebesar 13.415.571 Kj/jam ( 13,4 MW/jam)  dan pada beban 11WM rata – rata sebesar 21.627.150 Kj/jam ( 21,6 MW/jam). Efisien sitermal yang didapat pada beban listrik  6 MW sebesar 31% dan pada bebanListrik 11 MW sebesar 33 % .Jadi pembebanan saat malam lebih besar efesiensinya.    
Rancang Bangun Alat Penyuling Minyak Atsiri Tumbuhan Nilam Metode Distilasi Air dan Uap Hilda Porawati; Ari Kurniawan
Jurnal INOVATOR Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v2i1.115

Abstract

Indonesia is the largest supplier of essential patchouli oil on the world market. Patchouli essential oil cant hold or bind the fragrance of other fragrance ingredients so that the smell is longer lasting. Patchouli plant essential oils have a good chance because demand is always increasing population and the habits of the people tend to use cosmetics and fragrances as one form of people’s lifestyles, then the need for perfume is increasing every year. Make distillatory essential oil patchouli plant with water and steam distillation method to produce essential oils from patchouli.  The method used is the water and steam distillation method according, this method of distillation can produce steam and heat which is stable because of the constan vapor. The results of  the design  of   this  distiller  can  produce  essential oils from  patchouli. The design of patchouli essential oil refining equipment, the method used is steamed, with a scale of 2 kg patchouli and 20 liters of water. The kettle tube is made from aluminum plate the size used is a diameter of 300 mm. the results of the design of the refiner can produce essential oils from patchouli. The essential oil refiner uses gas fuel.
TEST THE DURABILITY OF THE CUMMINS ENGINE DENGAN METODE BEBAN PENUH DI KMP. SALVINO PT SAMUDERA FERRY Kurniawati Oktarina; Tatang Septiawan; Lucius Patria Giri
Jurnal INOVATOR Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v6i2.238

Abstract

Permesinan bantu atau generator merupakan motor bantu yang menjadi sarana untuk pemenuhan kebutuhan listrik diatas kapal dalam menghasilkan energi daya. Pada kapal KMP. Salvino terdapat 2 (dua) unit generator yang berfungsi memasok seluruh kebutuhan listrik diatas kapal, yaitu dengan merek YANMAR 6HAL-TH dengan daya masing-masing sebesar 2x130 kW dan 1 unit generator darurat yang bermerek CUMMINS NTA 855 G4 dengan daya sebesar 280 kW. Subjek penelitian ini adalah mesin bantu cadangan merek CUMMINS Engine. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui analisis pendekatan deskriptif kualitatif. Pada penentuan kapasitas daya generator peneliti melakukan beberapa tahap proses untuk mencari hasil yang optimum. Pada penentuan kapasitas daya generator, peneliti melakukan beberapa tahap pertama, menghitung kapasitas peralatan yaitu dengan menghitung nilai faktor beban Sea normal going, operation, At Port, dan Anchor. Kedua menghitung kebutuhan daya pada ketiga nilai faktor, ditambah dengan pada saat cuaca buruk. Setelah didapatkan kebutuhan beban, peneliti melakukan pengujian sebanyak 3 kali dengan beban variasi sampai beban puncak. Hasil penelitian menunjukan bahwa Generator yang ada di KMP. Salvino sudah cukup optimal dan efisien dalam memenuhi syarat standar aturan instalasi listrik yang tertera dalam (BKI) Pt. 1, Vol. IV yang mana mempersyaratkan bahwa sumber tenaga listrik yang ada di kapal dengan total daya yang dikeluarkan 15% lebih tinggi dari pada daya yang ditetapkan dalam power balance.
Analisa ketercapaian kebutuhan uap untuk daya listrik dan produktivitas pengolahan kelapa sawit : Pada pabrik kelapa sawit (PKS) di Petaling Jambi Jatmiko Edi Siswanto; Erna Rahayu
Jurnal INOVATOR Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v6i2.241

Abstract

Boiler mempunyai peranan penting dalam proses produksi uap, dimana uap akan digunakan untuk menggerakkan turbin uap dan generator sebagai penghasil energi listrik untuk kebutuhan pabrik dan uap keluaran turbin digunakan untuk proses pengolahan.Berdasarkan pengujian dan perhitungan dan pembahasan yang dilakukan pada penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan Kebutuhan uap untuk operasional turbin agar dapat menghasilkan daya aktual sebesar 1200 kw Adalah sebesar 25.200 Kg uap . Kebutuhan uap untuk pengolahan kelapa sawit berkapasitas 45 Ton TBS/Jam adalah 21.600 Kg uap/jam. Debit uap rata-rata yang dihasilkan oleh boiler pengoperasian boiler adalah sebesar 31.000 Kg uap/jam. Pengoperasian boiler sebagai pembangkit turbin dengan daya 1200 Watt aman karena produksi uap boiler lebih besar dari daya yang digunakan untuk pembankit turbin yaitu sebesar 25.200 Kg uap dan yang dihasilkan boiler sebesar 31.000 Kg uap/jam terdapat selisih 5.800 Kg uap/jam. Pengoperasian boiler sebagai Target Produksi berkapasitas 45 ton TBS/jam aman karena produksi uap boiler lebih besar dari kebutuhan uap untuk target produksi yaitu sebesar 31.000 Kg uap/jam yang dihasilkan boiler dan sebesar 21.600 Kg uap/jam Yang digunakan proses target produksi terdapat selisih 9.400 Kg uap/jam.
Limbah Cangkang Kepiting sebagai Biokoagulan pada Sistem Water Treatment (Kajian Pengaruh Variasi Jenis dan Konsentrasi Koagulan, Kecepatan Pengadukan) Ani Melani; Robiah; Pandu Pratama
Jurnal INOVATOR Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v6i2.247

Abstract

Generates quite a lot of hard skin (shell) waste, the amount of waste can reach around 40-60% of the total weight of the crab. Crab shell waste contains chemical compounds, including 30-40% protein; 30-50% minerals and 50-70% Chitin. Chitin can be further processed to produce chitosan which has many benefits in various fields, one of benefits is as a coagulant. The purpose of this study was to determine the characteristics of the crab shell with SEM and FTIR test and its ability as a coagulant by determining concentrations at concentrations of 50, 75, 100 , 150 and 250 mg/l and stirring speed at 100, 120 , 130 , 140 and 150 rpm in each coagulant with the coagulation-flocculation (jartest) process. This experiment uses chitin powder and chitosan as primary coagulants whose test results are compared with alum synthetic coagulants. The water samples used in this research were taken from the raw water treatment systems. From the results of this study, the results obtained were 250 mg/l consentration chitin powder capable of reducing 53,1% turbidity at 130 rpm stirring speed and 150 mg / l concentration chitosan capable of reducing 62.8% turbidity at stirring speed 130 rpm.
Variasi Laju Aliran Air Panas Terhadap Efisiensi Dan Efektifitas Laju Perpindahan Panas Pada Alat Heat Exchanger Tipe Shell And Tube Dengan Aliran Searah Angga Bahri Pratama; Saragi, Jandri Fan HT; Al Qadry; Boangmanalu, Eka Putra Dairi; Sahat; Kadriadi; Fajri, Nural
Jurnal INOVATOR Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v6i2.252

Abstract

Heat exchanger merupakan suatu alat yang digunakan dalam proses perpindahan panas suatu fluida ke fluida lain tanpa adanya perpindahan massa dan dapat digunakan sebagai pemanas atau pendingin. Salah satu jenis heat exchanger yang sering digunakan dalam proses industri adalah shell and tube heat exchanger. Fokus penelitian ini adalah menghitung dan menganalisis efisiensi dan efektivitas laju perpindahan panas pada alat penukar panas tipe shell and tube dengan aliran searah. Metode pengumpulan data adalah pengamatan langsung terhadap alat, dengan selang waktu lima menit untuk setiap pengujian. Setelah dilakukan penelitian dan analisis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh variasi aliran pada Vh = ±800 l/h, Vc = ±1000 l/h yang dibuat konstan pada tipe shell and tube, dapat disimpulkan semakin besar laju aliran panas maka semakin besar temperatur yang dihasilkan yaitu dengan temperatur 47.7°C, hal ini juga mempengaruhi waktu pengambilan data, dengan efisiensi yang diperoleh sebesar 146% dan efektifitas = 0.50.
Pengaruh Temperatur terhadap Kekuatan Impak Material Baja ST37 dengan Metode Charpy dan Izod Jandri Fan; Sahat; Al Qadry; Eka Putra Dairi Boangmanalu; Angga Bahri Pratama
Jurnal INOVATOR Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v6i2.254

Abstract

Impact Test can be interpreted as a test that measures the ability of a material to accept impact loads which are measured by the amount of energy required to break the specimen with a swing. The aim of this test is to determine the effect of temperature on the value of energy absorbed by the material and the impact value. The method used in this research is the experimental method, namely the method used to find the effect of temperature on the impact strength of charpy and izod. The results of the charpy and izod impact tests on ST37 Steel specimens prove that there is an influence of temperature on the charpy and izod impact tests. Where the higher the temperature, the higher the energy absorbed and the impact price. Conversely, the lower the temperature, the energy absorbed and the impact price will be lower. In the test results, the lowest energy absorbed in the charpy impact test was 76 J and 22 J in the izod impact test, while the highest energy absorbed in the charpy impact test was 245 J and 114 J in the izod impact test. The lowest impact price in the test was 0.1727 J/mm2 for the charpy impact test and 0.037 J/mm2 for the izod impact test, while the highest impact price in the test was 0.5568 J/mm2 for the charpy impact test and 0.19 J/mm2 for izod impact testing.
Analisis Kekuatan Tarik Plat Baja ST37 Variasi Kuat Arus dengan Metode Shielded Metal Arc Welding Boangmanalu, Eka Putra Dairi; Saragi, Jandri Fan HT; Pratama, Angga Bahri; Al Qadry
Jurnal INOVATOR Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v6i2.256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat mekanik material melalui pengujian tarik. Spesimen pengujian tarik yaitu dari plat st37, spesimen tersebut diuji berdasarkan variasi kuat arus dengan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Proses yang dilakukan dengan mempersiapkan specimen sesuai dengan standart ASTM-E8 dengan perbandingan arus listrik 35A, 45A, 55A, 65A, 75A, 85A dan Raw material. Berdasarkan hasil pengujian, variasi kuat arus 85A lebih dominan memiliki kekuatan pembebanan tertinggi dari pada kuat arus lainnya, specimen pengujian tarik dengan menggunakan SMAW 85 A memiliki pembebanan maksimum sebesar 21.561 N, tegangan maksimum yang diperoleh 94.57 Mpa, regangan maksimum 0.07 % dan modulus young sebesar 2.944.19 Mpa, akan tetapi jika dibandingkan dengan raw material, nilai dan sifat-sifat mekanisnya lebih baik daripada variasi kuat arus, hasil yang diperoleh pembebanan maksimum sebesar 23.463 N, tegangan maksimum 102.91 Mpa, regangan maksimum 0.07 % dan Modulus young 3.087.52 Mpa.
Mesin Pengayun Penapis Tepung Menggunakan Motor AC Siti Paridah Juhari; Juliyanna Aliman; Abdul Hadi Puad
Jurnal INOVATOR Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v6i2.257

Abstract

The project study is based on observation and applies to the present manual method of filtering flour with a standard filter. The research study aims to create a flour sifting machine that is appropriate for small business owners. The scope of the study that has been set is to focus on small and medium industrial cake makers. A medium-sized machine is designed to facilitate lifting and moving for users. It addresses a number of issues with the use of existing methods, such as the use of a lot of manpower in the process of sifting flour, the length of time required if the old method is used, and the inability to sift huge amounts of flour. The material used must have special characteristics, i.e. it does not rust and does not affect food. Research indicates that stainless steel is the most appropriate. While for the component formation process, methodological studies are used to plan the project production process by using flow charts as a guide for project planning, production and testing. As a result, the average rate of time saving of sifting flour using this machine compared to the manual method is 26.67%. Based on the results, analysis and discussions that have been carried out, it can be concluded that the "Flour Filter Oscillating Machine Using AC Motor" has achieved its objective. Furthermore, it has been demonstrated that this equipment can save time when compared to manual labor.
Rancang Bangun Alat Pemotong Stiker Hilda Porawati; Ari Kurniawan; Alex Yohannes Pasaribu
Jurnal INOVATOR Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v6i2.258

Abstract

Mesin pemotong stiker untuk usaha mikro kecil menengah rempeyek adalah suatu mesin yang berfungsi untuk memotong stiker khusus untuk label produk yang ditempel ke pembungkus plastik. Dalam pemotongan stiker. Di usaha UMKM masih menggunakan jasa pihak luar ataupun memotong sendiri secara manual, salah satunya usaha UMKM di kota jambi. Dalam pemotongan stiker label pengerjaan masih secara manual sehingga memerlukan tenaga kerja yang cukup besar dan waktu yang cukup lama. Maka dari itu, dibuat Mesin Pemotong stiker dengan kapasitas 150 lembar dengan penggerak motor listrik single phase induction motor, disuplai oleh tenaga listrik 220V\50Hz kecepatan putaran 1400 rpm. Alat ini dapat memotong kertas stiker dengan cepat dan hasil potongan presisi dan rapi. Mesin pemotong stiker label ini bertujuan untuk mempermudah pemotongan stiker label, dan agar masyarakat kecil dapat menggunakan mesin pemotong stiker label dengan harga mesin yang lebih ringan. Untuk memperpanjang masa ketahanan dan keawetan mesin, dapat di lakukan perawatan, perbaikan dan kebersihan mesin. Adapun sistem mata pisau potong dari mesin pemotong stiker label ini adalah mengunakan sistem mata pisau dengan gerakan naik turun.

Page 11 of 16 | Total Record : 157