cover
Contact Name
Ratih Siti Aminah
Contact Email
ratih.penari@gmail.com
Phone
+6285885785740
Journal Mail Official
wahana@unpak.ac.id
Editorial Address
Universitas Pakuan, Jalan Pakuan No.1 Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana
Published by Universitas Pakuan
ISSN : 08535876     EISSN : 26224356     DOI : https://doi.org/10.33751/wahana
Media Bahasa, Sastra dan Budaya yang diterbitkan oleh Fakultas Sosial ilmu dan Budaya Universitas Pakuan dengan E-ISSN 2622-4356. Jurnal ini memuat makalah, pemikiran kritis, gagasan ilmiah, dan hasil penelitian pada bidang bahasa, sastra, budaya, komunikasi dan seni dalam bentuk artikel ilmiah dari para peneliti, akademisi, seniman, budayawan, dan mahasiswa dengan berbagai metode, baik kualitatif, kuantitatif, metode campuran, berbagai pendekatan dan teori bahasa, sastra,budaya, komunikasi dan seni. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun berbentuk digital. Jurnal ini menjalin kerja sama dengan editor berstatus guru besar dari beberapa universitas yang akan meninjau artikel sebelum dipublikasikan. Setiap artikel yang dikirmkan akan ditinjau dan ditelaah (review) dengan metode double blind oleh dua orang penelaah (reviewer). Media Bahasa Sastra dan Budaya Wahana telah terdaftar di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Articles 165 Documents
PENGGUNAAN RAGAM BAHASA PEMASARAN DIGITAL DESAIN GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK Salsabila, Adinda Thalia; Putri, Andini Normala; Kurniawan, Calista Azzahra; Radjagukguk, Laurensia Rosemauli Baru; Rofiq, Mohammad Ainur; Wijaya, Naqisyah; Wardhani, Syafira Putri Cahya Wardhan Putri Cahya; Sholihatin, Endang Sholihatin
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 29, No 2 (2023): Volume 29 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/wahana.v29i2.9439

Abstract

Abstrak Kemajuan teknologi dan pemasaran digital telah membuka peluang baru dalam meningkatkan nilai produk desain grafis, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan perekonomian masyarakat, namun perlu diadopsi pendekatan saintifik dengan harapan memastikan kelancaran dan keberhasilan dalam aktivitas tersebut. Tujuan penelitian ini untuk engetahui bentuk ragam bahasa pemasaran digital pada produk desain grafis, mengetahui manfaat penggunaan ragam bahasa pemasaran digital pada produk desain grafis, mengetahui penerapan penggunaan ragam bahasa pemasaran digital pada produk desain grafis,dan mengetahui strategi pemasaran digital pada produk desain grafis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik penggalian data melalui observasi media sosial, kuesioner dan pengambilan tangkapan layar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan Pendekatan Saintifik. Hasil penelitian menunjukkan, bentuk ragam bahasa pemasaran digital pada produk desain grafis terdiri dari ragam lisan (suara latar, video affiliator) ragam tulisan (iklan otomatis, iklan layar utama), ragam bahasa baku, dan ragam bahasa tidak baku; manfaat penggunaan ragam bahasa pemasaran digital pada produk desain grafis yaitu untuk memaksimalkan target iklan, mencerminkan citra merek, dan memengaruhi konversi tindakan audiens; dan penerapan penggunaan ragam bahasa pemasaran digital pada produk desain grafis yaitu (a) ragam bahasa lisan digunakan untuk iklan yang perlu penjelasan secara spesifik, (b) ragam bahasa tulisan digunakan untuk iklan yang tidak perlu penjelasan spesifik, (c) ragam bahasa baku untuk iklan layanan masyarakat, dan (d) ragam bahasa tidak baku untuk iklan komersial; 4) Strategi pemasaran digital pada produk desain grafis yaitu menggunakan strategi Search Engine Optimatization dan Social Media Marketing. Kata kunci : Disain Grafis, Pemasaran Digital, Ragam Bahasa
HEALTH BELIEF MODEL DALAM KEARIFAN LOKAL PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT Duryatmo, Sardi; Sarwoprasojo, Sarwititi; Lubis, Djuara P; Suharjito, Didik
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 30, No 1 (2024): Volume 30 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/wahana.v30i1.10217

Abstract

The tradition of using medicinal plants in Waesano Village, Sanonggoang District, West Manggarai Regency, East Nusa Tenggara Province, is still maintained to this day. They use various plants that grow wild in the 4,000-hectare Sesok forest to maintain their health. The nature of their treatment is preventive and curative. This research uses a qualitative method. Data analysis was carried out by applying the individual health belief model or healtf belief model in determining attitudes to do or not to perform health behaviors (Conner 2005). The model was developed by Rosenstock in 1950 to study and promote improved health care. The model consists of six constructs, namely perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefits, perceived barriers, cues to action, and motivation related to individual motivation to always live a healthy life. The results of the study produced findings that a person's susceptibility to certain diseases encourages them to consume certain medicinal plants. Perceived susceptibility or vulnerability is defined as whether a person has a high risk of a disease. Perceived severity talks about an individual's beliefs about the seriousness or severity of a disease. Information regarding the severity of a disease comes from medical or physician and knowledge. Perceived benefits are related to a person's view of the value or usefulness of the new healthy behavior that they will do. People tend to adopt healthier behaviors when they believe that new behaviors can inhibit the progression of the disease. Regarding perceived benefits, the residents of Waesano Village until now continue to use a variety of medicinal plants to maintain their health because they have obtained many benefits or uses. This behavior is partly because the consumption of medicinal plants has been proven to be efficacious in overcoming many health problems that they experience. Many residents have proven the efficacy of medicinal plants based on empirical experience to overcome various diseases.Keywords: health belief model, local wisdom, health behavior
REPRESENTASI TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DAN PLURALISME DALAM FILM KOS-KOSAN Pristiawan, Taufik Rizqi; Yusmawati, Yusmawati
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 30, No 1 (2024): Volume 30 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/wahana.v30i1.10229

Abstract

This research discusses the role of the film "KOS-KOSAN" in raising the theme of inter-religious tolerance and pluralism in a pluralistic Indonesian society. Film is considered a powerful medium in conveying messages and social values. Through strong narratives, complex characters, and evocative visuals, films can stimulate reflection and awareness of the importance of tolerance and inter-religious harmony. These films can inspire and convey values of tolerance, mutual respect, and inter-religious harmony to their audiences. This study aims to analyze representations the values of tolerance between religious communities of pluralism in the film “KOS-KOSAN”. In this study, Roland Barthes semiotic method approach was used to analyze the elements in the film, especially signs that are an important part of everyday life. The results of the study show that the film "KOS-KOSAN" succeeds in depicting several aspects that contain values of tolerance and pluralism in the context of everyday life, such as: respect for religious differences and choices of clothing, acceptance of multiculturalism and diverse lives, acceptance of multiculturalism and diverse lives, Clothing symbolism and respect for identity. Keywords: Film; pluralism; representation; tolerance
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM KELOMPOK UMKM BATIK DI KAMPUNG BATIK CIBULUH BOGOR Cahyaningrum, Qoute Nuraini; Satriani, Imani; Rejeki, Sari
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 29, No 2 (2023): Volume 29 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/wahana.v29i2.9440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimlisasikan penggunaan media sosial Instagram di UMKM Kelompok Pembatik di Kampung Cibuluh. Terdapat sembilan kelompok UMKM pembatik di Kampung Batik Cibuluh, namun yang menjadi mitra yaitu kelompok UMKM Batik Sadulur, Batik Melinda dan Batik Melangit. Kelompok UMKM batik ini memanfaatkan media sosial Instagram sebagai media untuk berpromosi. Permasalahan dari pembatik pada kelompok UMKM ini belum mengoptimalisasikan pemanfaatan media sosial Instagram sehingga engagement rate yang didapatkan masih terbilang rendah. Penelitian ini diawali dengan pembuatan konten Instagram berupa foto dan video yang berisi informasi produk, informasi tempat Kelompok UMKM Batik. Hasil dari penelitian ini berupa terdapat kenaikan pada nilai engagement rate pada akun Instagram Batik Melinda, Melangit dan Batik Sadulur. Kata Kunci: Cibuluh, Engagement Rate, Media Sosial Instagram
PERAN MEDIA MASSA DALAM PENANGANAN STUNTING DI JAKARTA Indriani, Indriani; Hayati, Farida; Ariefaldy, Muhammad Ilhan; Satrio, Rezky Metra
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 30, No 1 (2024): Volume 30 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/wahana.v30i1.10218

Abstract

Stunting has become a major problem in various developing countries, including Indonesia. A report from the Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) in 2022 stated that the prevalence of stunting in Indonesia was 21.6%. Meanwhile, the prevalence of stunting in DKI Jakarta is 14.8%. Handling stunting cannot only be done through one sector, because stunting is also caused by many factors. In handling stunting, mass communication has an important role in changing people's behavior. The research was conducted using a qualitative method to find out how the process carried out by the mass media in reporting related to stunting handling, especially in DKI Jakarta. From the results of the study, it is known that the issue of stunting has not been considered attractive to the mainstream media and the packaging of news about stunting tends to be monotonous so that it is considered less interesting for the public to read it. Efforts are needed to optimize social media so that the message of stunting prevention and handling can reach the community. Keywords: behavior, handling stunting, media, journalist.
PERSEPSI PENGIKUT TIKTOK @BOGORDAILY.NET TERHADAP NILAI BERITA KRIMINAL GANGSTER BAWA SAJAM DI MEDIA BOGORDAILY.NET Winarto, Angelita Anyelir; Aminah, Ratih Siti; Valdiani, Dini
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 29, No 2 (2023): Volume 29 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/wahana.v29i2.9408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi pengikut TikTok @bogordaily.net terhadap pemberitaan kriminal viral gangster bawa sajam buat resah warga di media siber bogordaily.net. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan deskriptif statistik dan uji korelasi rank spearman dengan menggunakan program SPSS versi 25. Penelitian ini dilaksanakan di akun media siber TikTok bogordaily.net. Penelitian ini menggunakan teori Uses and Effect. Pengambilan sampel penelitian ini berjumlah 100 responden dengan teknik purposive sampling dan menyebarkan kuesioner. Hasil penelitian ini pengikut TikTok @bogordaily.net dapat mengakses TikTok 5 menit dan terpapar terpaan berita gangster bawa sajam karena isi pemberitaan menarik untuk dibaca, kemudian timbul persepsi yang dapat berupa perhatian, penafsiran dan pengetahuan setelah membaca pemberitaan kriminal gangster.
FENOMENA KEBERAGAMAN BAHASA DAERAH DI BANYUWANGI JAWA TIMUR, INDONESIA Istiqomah, Hanin Fathan Nurfina; Pratama, Gilang; Mushoffa, Mushoffa; Sari, Ayu Indah; Nourma, Icha; Holifatullah, Holifatullah; Ningrum, Feby Tyas
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 30, No 1 (2024): Volume 30 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/wahana.v30i1.10386

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan keberagaman suku bangsa, budaya dan bahasa. Salah satu sumber kekayaan budaya bangsa adalah bahasa daerah. Tidak sedikit bahasa daerah di Indonesia mengalami pergeseran hingga terancam punah. Hal ini disebabkan karena jumlah penutur bahasa daerah semakin menurun dan berkurang peminatnya. Fenomena ini juga merupakan dampak dari adanya kontak antar bahasa daerah, Bahasa Indonesia dan juga Bahasa Asing di kalangan masyarakat. Proses pelestarian yang beriringan dengan adanya fenomena pergeseran bahasa daerah terjadi hampir di seluruh daerah yang ada di Indonesia, tidak terkecuali di kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. Data penelitian ini disajikan menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengkonstruksi dan menganalisis fenomena keberagaman bahasa daerah di Banyuwangi secara kritis hingga mendapat gagasan yang terstruktur. Keberagaman bahasa di Banyuwangi muncul karena proses akulturasi budaya asli dan pengaruhnya terhadap budaya lain. Penduduk asli Banyuwangi memiliki bahasa daerah sendiri yang disebut Bahasa Using. Selain itu, mayoritas masyarakat Banyuwangi juga menggunakan Bahasa Jawa dan Madura dalam berinteraksi sosial. Selain itu, terdapat juga bahasa daerah yang dituturkan oleh sekelompok masyarakat pendatang seperti bahasa Mandar, bahasa Bugis, bahasa Bali, bahasa Arab dan bahasa Tionghoa. Walaupun masyarakat pendatang diperkenankan menggunakan bahasa daerah masing-masing, kerukunan dan kedamaian tetap terjaga dengan saling menghormati keberagaman bahasa. Kata kunci: Banyuwangi, Bahasa Daerah, Keragaman, Osing 
STRATEGI KOMUNIKASI BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA BOGOR DALAM PENYEBARAN INFORMASI PENGGUNAAN APLIKASI ELEKTRONIK SURAT PEMBERITAHUAN PAJAK TERUTANG (E-SPPT) Andiningtia, Siti Nur Mustari; Hafzotillah, Hafzotillah; Martha, Layung Paramesti
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 29, No 2 (2023): Volume 29 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/wahana.v29i2.9441

Abstract

AbstrakBadan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor merupakan organisasi perangkat daerah yang mengelola perpajakan daerah, salah satunya Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Bapenda Kota Bogor mengeluarkan perubahan kebijakan pelayanan PBB-P2 dengan menggunakan aplikasi Elektronik Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (E-SPPT). Berdasarkan data, proses penyebaran informasi aplikasi E-SPPT PBB-P2 belum berjalan optimal kepada wajib pajak di Kota Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Komunikasi Bapenda Kota Bogor Dalam Penyebaran Informasi Penggunaan Aplikasi E-SPPT, untuk mengetahui hambatan yang di hadapi wajib pajak terhadap kebijakan penggunaan Aplikasi E-SPPT dan untuk mengetahui mekanisme penggunaan Aplikasi E-SPPT di Bapenda Kota Bogor bagi wajib pajak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan sumber data yang berasal dari data primer dan data sekunder. Peneliti menggunakan teori Strategi Komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan jika terdapat inovasi yang dilakukan oleh Bapenda Kota Bogor dalam penyebaran Informasi E-SPPT PBB yaitu sosialisasi secara langsung dan kontinyu, kegiatan Mobil Keliling, Pekan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Operasi Sisir, dan Helpdesk. Pelaksanaan penyebaran informasi E-SPPT PBB-P2 oleh Bapenda memiliki kendala dalam pelaksanaannya baik dari internal, penggunaan media, dan eksternal. Aplikasi E-SPPT PBB dapat diakses melalui playstore dan dapat juga menggunakan website. Kata Kunci: E-SPPT PBB-2, penyebaran informasi,strategi komunikasi
NILAI-NILAI KEARIFAN BUDAYA LOKAL TEMBANG SUNDA NYOREANG NYAWANG DAN LAJUNING LAKU PATANJALA SEBAGAI UPAYA KONSERVASI LINGKUNGAN DI BOGOR Swastikanthi, Agatha Trisari; Septriani, Hilda
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 30, No 1 (2024): Volume 30 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/wahana.v30i1.10220

Abstract

Local cultural wisdom is based on locality. One of the forms of locality is the tembang. Sundanese songs that are part of oral literature today are not as much as they used to be, but there is still a group of people who still maintain the existence of these songs. One of them is as a means of invitation to build awareness in protecting nature and the environment. The data of this research is Sunda Nyoreang Nyawang and Lajuning Laku Patanjala. This study aims to identify the structure of the Sundanese Nyoreang Nyawang and Lajuning Laku Patanjala songs and identify the values of local cultural wisdom manifested in the Sundanese Nyoreang Nyawang and Lajuning Laku Patanjala songs. This research uses a qualitative method.  The theory used is that of Charles Sanders Pierce's semiotics. The data analysis technique begins by recording words related to local wisdom, to further reveal the conceptual meaning of each word that is used as data in the research. The results of this study show that the two songs represent the values of local cultural wisdom contained in the lyrics of the songs and are evidence of the footsteps of their creators related to concern for the environment and concern for others to continue to be aware of protecting the environment together.Keywords: Konservasi; value of local wisdom; tembang
ANALISIS KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA PADA FILM TILIK KARYA AGUNG WAHYU PRASETYO Silfiana, Tia Amanda; Aprilita, Alin Annisa; Prasetyo, Arya Dicka; Kanzunnudin, Mohammad
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 30, No 2 (2024): Volume 30 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/wahana.v30i2.11373

Abstract

Film Tilik karya Agung Wahyu Prasetyo mengangkat dinamika sosial melalui perjalanan sekelompok ibu-ibu yang hendak menjenguk Bu Lurah yang sedang dirawat di rumah sakit. Sepanjang perjalanan, mereka terlibat perbincangan penuh dengan gosip tentang Dian, seorang remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter Bu Tejo, tokoh utama dalam film, dengan pendekatan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis isi dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra teori dari Sigmund Freud sebagai alat untuk menganalisa. Melalui struktur kepribadian id, ego, dan superego, analisis ini mengungkapkan bahwa Bu Tejo didominasi oleh dorongan id yang kuat, yang terlihat dalam perilaku bergosip dan menghakimi orang lain. Ego Bu Tejo berfungsi sebagai mediator antara dorongan id dan realitas sosial, namun sering kali gagal mengendalikan impulsnya. Sementara itu, superego Bu Tejo yang lemah menciptakan konflik internal, terutama dalam menanggapi perilaku sosial yang tidak sesuai dengan norma moral. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman lebih dalam tentang pengaruh struktur kepribadian terhadap perilaku sosial, serta bagaimana film dapat digunakan sebagai media untuk mengeksplorasi isu-isu psikologis dan sosial.