cover
Contact Name
Yanuarti Petrika
Contact Email
polkesppnj@gmail.com
Phone
+6285282627240
Journal Mail Official
polkesppnj@gmail.com
Editorial Address
Jl. 28 Oktober Siantan Hulu, Pontianak Utara, Kalimantan Barat, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Pontianak Nutrition Journal (PNJ)
ISSN : 26221691     EISSN : 26221705     DOI : https://doi.org/10.30602/pnj.v4i2
Core Subject : Health, Education,
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) is a national scientific journal that contains research articles in the field of nutrition and health related to aspects of clinical nutrition and dietetics, community nutrition, Maternal and Child Nutrition, Food Service Management, Food Science and Technology, sports nutrition, molecular nutrition, nutritional biochemistry, and functional food.
Articles 147 Documents
Penggunaan Video Sebagai Media Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Gizi Pada Ibu Menyusui Hana, Irodatul Aqlul; Jaladri, Iman; Dewintha, Rezza; Mulyanita, Mulyanita
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.627 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v4i2.907

Abstract

ASI Eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama enam bulan tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atau minuman lain. Pengetahuan merupakan faktor yang penting untuk terbentuknya tindakan seseorang. Terdapat berbagai macam media pendidikan yang dapat dilakukan salah satunya adalah media video animasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian media video terhadap peningkatan pengetahuan gizi ibu menyusui. Metode : Penelitian ini adalah pre-experiment dengan rancangan pretest-posttest one group design subjek penelitian adalah ibu menyusui di Desa Seponti Jaya. Sebanyak 25 Sample dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara langsung. Data analisis dengan menggunakan Wilcoxon untuk melihat perbedaan pengaruh pemberian media sebelum dan setelah diberikan intervensi. Hasil Penelitian : Rata-rata pengetahuan antara sebelum dan setelah diberikan edukasi terjadi peningkatan dengan p-value < 0,01. Kesimpulan penelitian : Ada pengaruh edukasi gizi melalui Media Video sebelum dan sesudah diberikan intervensi terhadap pengetahuan gizi ibu menyusui
KESADARAN MAHASISWA IAIN KUDUS TERHADAP DAMPAK MIE INSTAN SERTA ALTERNATIF MIE SEHAT ALAMI Wulan, Febriana Restuning
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.523 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v4i2.832

Abstract

AbstrakMie merupakan makanan cepat saji yang digemari banyak orang meski kandungannya tidak baik. Namun, tetap saja banyak yang mengonsumsi makanan ini secara terus-menerus. Keunggulan pada mahasiswa yang tinggal jauh dari orang tua. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengetahui tingkat kesadaran mahasiswa IAIN Kudus terhadap Bahaya konsumsi mie instan, agar dapat mengonsumsi makanan yang lebih baik. Pada penelitian ini akan menggunakan angket gform yang di sebar melalui online . Responden berjumlah 25 orang yang dipilih secara acak. Berdasarkan penelitian, banyak mahasiswa yang suka terhadap mie instan. Mereka tahu bahaya makan mie secara terus menerus. Bagi para mahasiswa dapat memilih atau membuat sendiri miei dengan bahan alam.Kata kunci : mie instan, mahasiswa, alami.
Pemberian Formula Minuman Sari Tempe Yang Difortifikasi Besi (Fe) Terhadap Status Anemia Remaja Putri Di Kota Pontianak Djunaidi, S.ST, M.Si, Aris
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 4, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.026 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v4i1.901

Abstract

Anemia gizi besi pada remaja putri mempunyai dampak yang merugikan bagi kesehatan berupa gangguan tumbuh kembang, penurunan daya tahan tubuh dan daya konsentrasi, serta penurunan kemampuan belajar. Salah satu upaya untuk pencegahan anemia defisiensi besi adalah dengan fortifikasi. Minuman sari tempe merupakan salah satu contoh produk hasil penganekaragaman produk pangan berbasis tempe. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian formula minuman sari tempe yang difortifikasi besi (Fe) terhadap status anemia pada remaja putri. Metode Penelitian adalah eksperimen dengan rancangan Quasi experimental desain the separate sample pretest posttest control group design. Penelitian dilakukan pada remaja putri SMP Negeri 3 Kota Pontianak. Penelitian dilakukan pada Bulan Juli sampai dengan Oktober 2019. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh hasil bahwa ada perbedaan status anemia sebelum dan sesudah pemberian formula sari tempe yang difortifikasi Fe pada remaja putri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah minuman sari tempe dengan fortifikasi besi (Fe) berpengaruh terhadap status anemia remaja putri
Pengaruh Tepung Pisang Kepok (Musa Paradisiaca) Yang Ditambahkan Pada Makanan Anak Stunting Terhadap Penurunan Bakteri E.Coli Cikita, Rafika Cristin; Petrika, Yanuarti; Waliyo, Edy
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.009 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v4i2.903

Abstract

Stunting adalah gangguan pada pertumbuhan yang terjadi akibat kekurangan gizi kronis atau disebabkan penyakit infeksi. Diketahui bahwa pada anak stunting pada saluran cernanya terjadi petumbuhan bakteri pathogen, prebiotic adalah zat dalam bahan makanan seperti serat yang tidak dapat dicerna dan secara selektif dapat merangsang pertumbuhan dan aktivitas bakteri, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tepung pisang kepok (musa paradisiaca) pada anak stunting terhadap penurunan bakteri e.coli di wilayah Jungkat Kabupaten Mempawah. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan Pretest and Posttest Control-Group Design, dengan 40 sampel yang diambil dengan cara purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan di desa Jungkat, Kabupaten Mempawah. Data dianalisis menggunakan uji Paired T-Test dan uji Wilcoxon Signed Ranks. Rata-rata terjadi penurunan jumlah bakteri e.coli sebelum diberikan tepung pisang yaitu sebesar 76.350,30 koloni dan sesudah diberikan tepung pisang yaitu 56.903,30 koloni. Pemberian tepung pisang kepada balita stunting yang diukur melalui feses menurunkan jumlah bakteri e.coli dalam usus balita.
Determinan Kejadian Stunting Pada Balita: Asupan Protein, Zink, Penyakit Infeksi Dan Indikator Keluarga Sehat Festilia, Shelly
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 4, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.07 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v4i1.902

Abstract

Stunting terjadi akibat dari tidak tercukupinya asupan zat gizi, kondisi kesehatan yang buruk serta pola asuh yang kurang memadai. Asupan zat gizi pada masa pertumbuhan khususnya saat balita memiliki pengaruh pada tinggi badan yang akan terlihat pada waktu yang relatif lama. Selain asupan faktor lain seperti penyakit infeksi juga turut menjadi penyebab stunting. Program pemerintah melalui PIS PK dengan indikator keluarga sehat diharapkan dapat menurunkan angka kejadian stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa determinan kejadian stunting meliputi asupan dan indikator keluarga sehata pada anak balita. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan penelitian kasus kontrol. Hasil penelitian menunjukkan balita yang mengalami penyakit infeksi mempunyai resiko 2 kali lebih besar terjadinya stunting. Balita dengan tingkat konsumsi protein kurang mempunyai resiko 3 kali lebih besar terjadinya stunting. Balita dengan asupan zink kurang beresiko 7 kali terjadinya stunting. Keluarga dengan indikator keluarga sehat sebagai faktor pencegah timbulnya stunting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsumsi zink yang kurang mempunyai faktor resiko lebih besar dengan kejadian stunting, sedangkan indikator keluarga sehat menjadi peluang untuk mencegah anak stunting.
Pendidikan Gizi Melalui Media Audio Kinestik Terhadap Peningkatan Pengetahuan Serta Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Anak Sekolah Ariestia, Intan; suebah, suaebah; nopriantini, nopriantini
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.057 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v4i2.904

Abstract

Salah satu pesan gizi seimbang khususnya untuk anak usia sekolah dasar yaitu dengan mengkonsumsi sayur dan buah sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy-Experiment dengan desain one group pretest and posttest design. Responden penelitian yaitu anak sekolah dasar negeri 2 jungkat yang berjumlah 37 orang sesuai dengan total sampel yang dihitung, analisis data menggunakan uji Wilcoxon Sign test. Pengetahuan menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan gizi terhadap peningkatan pengetahuan menggunakan media audio kinestetik (lagu dan senam sayur dan buah). Selain itu, untuk hasil konsumsi sayuran menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap konsumsi sayuran setelah diberikan media audio kinestetik (lagu dan senam sayur dan buah). Sedangkan untuk hasil penelitian konsumsi buah menunjukkan bahwa tidak terdapat prbedaan yang signifikan terhadap konsumsi buah setelah diberikan media audio kinestetik (lagu dan senam sayur dan buah). Pendidikan gizi menggunakan media audio kinestetik (lagu dan senam sayur dan buah) dapat meningkatkan pengetahuan gizi anak sekolah dasar.
ASUHAN GIZI PASIEN HIDROSEFALUS OBSTRUKTIF POST EVD LACTO-OVO-VEGETARIAN DI RSPON JAKARTA Adi Iskandar; Khoirul Anwar; Novita Sabuluntika
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 5, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v5i1.956

Abstract

Hidrosefalus obstruktif adalah gangguan pada cairan serebrospinal yang salah satunya diakibatkan oleh adanya tumor dan infeksi pada otak. Proses asuhan gizi terstandar (PAGT) diperlukan dalam menangani masalah gizi dan mengurangi risiko komplikasi yang terjadi pada pasien hidrosefalus obstruktif khususnya jika pasien mempunyai diet khusus seperti lacto-ovo-vegetarian. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui proses asuhan gizi terstandar pada pasien dengan diagnosis medis makroadenoma hidrosefalus obstruktif space occupying lesion intracranial (SOL IK) post pemasangan external ventricular drain (EVD) dengan diet lacto-ovo-vegetarian. Metode penelitian ini adalah observasional dengan desain studi kasus di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta, pengumpulan data dengan cara wawancara dengan kuesioner, dan observasi data rekam medik. Data diolah dengan aplikasi komputer Microsoft Excel 2016. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil pasien diberikan diet Tinggi Kalori Tinggi Protein lacto-ovo-vegetarian dan dilakukan monitoring evaluasi selama tiga hari dengan hasil monitoring dan evaluasi adalah hasil evaluasi asupan pasien baik untuk energi dan karbohidrat dan defisit sedang untuk protein, terjadi penurunan asupan karena kondisi fisik pasien yaitu konstipasi yang menurunkan nafsu makan pasien diintervensi hari ke 2
Proses Asuhan Gizi Terstandar pada Chronic Kidney Disease Stage V, Diabetes Melitus II, Anemia dan Pseudoaneurisma Haryana, Nila Reswari; Chairunnisa, Triola
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 5, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v5i1.913

Abstract

Pasien MRS dengan keluhan perdarahan (pseudoaneurisma) pada bekas operasi AV Shunt (perlakuan pra-hemodialisis) dan didiagnosis CKD stage V dengan hemodialisis, DM tipe II, anemia. Studi kasus dilaksanakan pada pasien rawat inap di RS USU pada bulan November 2021 selama 3 hari intervensi dan monitoring evaluasi. Pengumpulan data menggunakan metode food recall 24 jamx3 hari, wawancara, dan data sekunder. Hasil pengkajian gizi menunjukkan perubahan nilai laboratorium terkait fungsi ginjal dan endokrin serta anemia. Selain itu asupan energi dan zat gizi makro masih rendah (<70%). Prinsip diet yang diterapkan selama intervensi adalah diet gagal ginjal kronik dengan hemodialisis, yaitu energi (2310 kkal), lemak (64 g) dan karbohidrat (375 g) diberikan cukup, sedangkan protein diberikan tinggi (1.2 g/kgBB). Pasien diberikan nasi merah selama di rumah sakit untuk membantu menurunkan gula darah. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan pada hari ke-1 dan ke-2 konsumsi pangan pasien telah memenuhi target (>70%). Namun, hari ketiga konsumsi makan pasien menurun hingga <70%. Hal ini dikarenakan pasien menggigil akibat penurunan gula darah sewaktu (GDS) yang drastis dari 161 mg/dL ke 90 mg/dL, sehingga ntuk mengatasi hal ini, kolaborasi dengan tenaga kesehatan diperlukan. Akhir intervensi terdapat perbaikan pada gula darah, kreatinin, Hb, Ht dan kondisi pucat pada pasien
ASUHAN GIZI PADA PASIEN SPACE OCCUPYING LESSION DI RS PON JAKARTA Putri, Islamiati; Anwar, Khoirul; Mastin, Masruroh
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 5, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v5i1.962

Abstract

Space occupying lesion merupakan desakan ruang yang diakibatkan peningkatan volume di dalam ruang intrakranial. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses asuhan gizi terstandar pada pasien diagnosis medis Observasi General Seizure Susp. Space Occupying Lession (SOL IK) , ec Susp. Massa Paru.  Pasien mengalami perubahan berat badan (17% dalam 3 bulan terakhir) karena kurangnya nafsu makan serta mengalami gangguan menelan sehingga asuhan gizi diperlukan untuk menurunkan resiko refeeding syndrome dan malnutrisi lebih lanjut. Metode penelitian ini yaitu observasional dengan desain studi kasus. Metode pengumpulan data berupa observasi data rekam medik dan wawancara kemudian data diolah menggunakan Microsoft Excel tahun 2016. Diberikan diet Refeeding Syndrome I melalui Nasogastric Tube serta dilakukan monitoring dan evaluasi selama 3 (tiga) hari. Hasil intervensi pasien selama 3 (tiga) hari pada fisik/klinis terus mengalami perbaikan, asupan pasien sudah sesuai dengan kebutuhan, meningkat secara bertahap karena pemberian diet yang diberikan sesuai dengan kondisi dan terapi yang diterima pasien.
Uji Penerimaan Snack Bar Strawberry sebagai Camilan Sehat Tinggi Protein dan Antioksidan Indrawati, Veni; Sulandjari, Siti; Dewi, Rahayu; Ismawati, Rita; Ruhana, Amalia
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 5, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v5i1.953

Abstract

Snack Bar merupakan camilan berbentuk batangan yang berasal dari sereal dan kacang-kacangan. Produk Snack Bar telah banyak dikembangkan dengan menambahkan berbagai bahan salahsatunya buah-buahan. Penambahan buah strawberry pada Snack Bar bertujuan untuk meningkatkan kandungan gizi Snack Bar sehingga dapat dikonsumsi sebgai camilan sehat. Jenis penelitian eksperimen berupa pembuatan produk Snack Bar Strawberry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandunga gizi Snack Bar Strawberry dan tingkat penerimaan/kesukaan panelis berdasarkan warna, aroma, tesktur dan rasa. Pengambilan data penerimaan produk dengan observasi menggunakan instrument pada 30 panelis. Data dianalisis secara deskriptif dengan persentase Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerimaan/kesukaan terhadap Snack Bar Strawberry yaitu; 80% suka terhadap warna, 73,33 % suka terhadap aroma, 56,66% suka terhadap tekstur dan 83,33% suka terhadap rasa. Kandungan gizi Snack Bar Strawberry yaitu Karbohidrat (195g), protein (43,3g), vitamin C (70mg) dan vitamin E (15mg). Snack Bar Strawberry dapat digunakan sebagai camilan sehat tinggi protein dan antioksidan. Hasil produk Snack Bar Strawberry yang dibuat menggunakan madu memiliki tekstur yang kurang kokoh sehingga perlu penggunaan gula caramel untuk memperkuat tekstur.

Page 6 of 15 | Total Record : 147