cover
Contact Name
Yanuarti Petrika
Contact Email
polkesppnj@gmail.com
Phone
+6285282627240
Journal Mail Official
polkesppnj@gmail.com
Editorial Address
Jl. 28 Oktober Siantan Hulu, Pontianak Utara, Kalimantan Barat, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Pontianak Nutrition Journal (PNJ)
ISSN : 26221691     EISSN : 26221705     DOI : https://doi.org/10.30602/pnj.v4i2
Core Subject : Health, Education,
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) is a national scientific journal that contains research articles in the field of nutrition and health related to aspects of clinical nutrition and dietetics, community nutrition, Maternal and Child Nutrition, Food Service Management, Food Science and Technology, sports nutrition, molecular nutrition, nutritional biochemistry, and functional food.
Articles 147 Documents
KAJIAN KARAKTERISTIK MIE KERING DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG BAYAM HIJAU (Amaranthus Sp) Sugiyarti, Kornelia
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 2, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.724 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v2i2.483

Abstract

Bayam merupakan jenis sayuran yang mudah rusak, sehingga untuk pemanfaatannya menjadi sangat terbatas. Sementara bayam mempunyai kandungan Fe yang cukup tinggi. Salah satu upaya untuk menghindari terjadinya kerusakan yaitu membuat daun bayam menjadi tepung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung bayam terhadap sifat kimia dan  tingkat kesukaan  pada mie kering. Metode penelitian menggunakan eksperimen atau percobaan. Panelis yang  digunakan dalam penelitian adalah panelis agak terlatih  berjumlah 25 orang  yang merupakan mahasiswa  jurusan gizi gizi tingkat III dan IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penambahan konsentrasi tepung bayam terhadap daya terima  mie kering  bayam  yang mencakup daya terima warna, aroma dan tekstur yang dibutikan dengan hasil  Uji Friedman p<0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum daya terima  panelis terhadap warna menunjukkan bahwa subtitusi tepung bayam penilain yang tertinggi yaitu dengan subtitusi tepung bayam 50% yaitu sebesar 3,48% sedangkan yang terendah subtitusi tepung bayam 75% yaitu sebesar 3,20%. Daya terima panelis terhadap aroma menunjukkan bahwa subtitusi tepung bayam penilaian yang  tertinggi yaitu dengan subtitusi tepung bayam 75% yaitu sebesar 3,56% sedangkan yang rendah subtitusi tepung bayam pada 25% yaitu 3,12%.
PENGARUH KONSELING GIZI MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PERUBAHAN SISA MAKANAN PASIEN RAWAT INAP KELAS III DI RSUD SOEDARSO PONTIANAK Manik, Lisda Khaira
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 2, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.168 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v2i1.478

Abstract

Sisa makanan adalah volume atau presentase makanan yang tidak habis dimakan dan dapat digunakan untuk mengukur evektifitas menu. Sisa makanan terjadi karena pasien tidak menghabiskan makanan yang sudah disajikan. Sisa makanan dikatakan tinggi atau banyak jika pasien meninggalkan sisa makanan >20%. Konseling gizi dengan motivasi secara rutin akan membantu pasien dalam menghabiskan makanan yang disajikan. Leaflet merupakan salah satu alat untuk mempermudah konseling gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konseling gizi menggunakan media leaflet terhadap perubahan sisa makanan pasien rawat inap kelas III di RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Jenis penelitian ini adalah Quasy-Eksperiment dengan rancangan yang one group pretest postest design. Uji yang digunakan adalah uji paired t-test dan wilcoxon. Jumlah sampel sebanyak 24 sampel dan waktu penelitian pada tanggal 03 Agustus – 08 Agustus 2018. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pada sisa makanan, pada makanan pokok sebelum dan setelah intervensi didapatkan nilai p value (p=0,000) rata-rata hasil sisa makanan pokok sebelum diintervensi yaitu 76,67% sedangkan, sisa makanan pokok setelah intervensi yaitu 52,88%, sisa makanan pada lauk hewani sebelum dan setelah intervensi didapatkan nilai p value (p=0,000) rata-rata sisa lauk hewani sebelum dintervensi yaitu 70,36 % sedangkan sisa lauk hewani setelah diintervensi yaitu 33,32%, sisa makanan pada lauk nabati sebelum dan setelah intervensi didapatkan nilai p value (p=0,000) rata-rata sisa lauk nabati sebelum diintervensi yaitu 71% sedangkan, sisa lauk nabati setelah diintervensi yaitu sebesar 41,54, sisa makanan pada sayur sebelum dan setelah intervensi didapatkan nilai p value (p=0,000), rata-rata sisa sayur sebelum diintervensi yaitu 66,52% sedangkan, sisa sayur setelah diintervensi yaitu sebesar 36,59%.
Daya Terima Sari Kacang Hijau (Phaseolus Radiatus L) Sebagai Bahan Alternatif Pembuatan Keju Pravitasari, Indah; Hariyadi, Didik; Mulyanita, Mulyanita
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.932 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i2.696

Abstract

Keju merupakan makanan yang dihasilkan melalui proses koagulasi dengan bantuan bakteri ataupun enzim. Mahalnya bakteri dan enzim sebagai koagulan dapat digantikan dengan penggunaan sari jeruk lemon yang mengandung pektin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima keju terhadap warna, rasa, aroma, dan tekstur keju subtitusi sari kacang hijau dan sari jeruk lemon sebagai koagulasi dengan konsentrasi yang berbeda.Jenis penelitian ini adalah eksperimen yaitu pembuatan keju subtitusi sari kacang hijau  untuk mengetahui daya terima panelis dengan uji friedman. Hasil penelitian uji organoleptik keju dengan subtitusi sari kacang hijau menyatakan bahwa ada pengaruh terhadap warna, rasa, aroma. Dari hasil penelitian uji organoleptik diketahui bahwa produk terpilih adalah keju subtitusi sari kacang hijau formulasi 37,5 % : 45 %. Dalam pembuatan keju subtitusi kacang hijau perlu penurunan komposisi dari sari lemon agar rasa tidak terlalu asam, serta perlu adanya peningkatan subtitusi sari kacang hijau agar kadar protein dapat tercapai dan perlu adanya pengujian zat gizi melalui uji laboratorium.
PENGARUH KONSELING GIZI, AKTIFITAS FISIK, DAN ASUPAN MAKANAN TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN REMAJA SMA YANG KEGEMUKAN emilia, Emilia; Cilmiyati, Risya
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.954 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i1.624

Abstract

Hasil RISKESDAS (2013) menunjukkan prevalensi obesitas pada remaja usia 13-15 tahun di Indonesia sebesar 10,8%. Bangka Belitung merupakan salah satu dari 13 provinsi dengan prevalensi obesitas tertinggi yang prevalensinya di atas prevalensi nasional yaitu: 12%. Sebagai upaya untuk mengintervensi remaja obesitas melalui perubahan perilaku dengan tidak memperhatikan kebutuhan makannya dengan melakukan penyuluhan gizi. Penelitian ini merupakan analitik dan eksperimental semu dengan pre-post test control group design. Penentuan sampel menggunakan teknik stratified purposive sampling dan dihitung dengan menggunakan uji beda dua mean dengan 46 sempel dengan 3 kelompok yaitu (P1) eksperimen dengan penyuluhan sebulan sekali (P2) eksperimen dengan penyuluhan dua kali sebulan, dan (P3) kelompok kontrol. Pengumpulan data aktivitas fisik melalui kuesioner IPAQ, asupan makanan dikumpulkan melalui kuesioner FFsQ, serta berat badan dan tinggi badan dikumpulkan menggunakan alat uji antropometri. Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara penyuluhan, aktivitas fisik, dan asupan makanan dengan penurunan berat badan pada siswa SMA obesitas yang ditunjukkan dengan p-value> 0,05 dengan determinasi. koefisien (R2) = 0,3%, dan Dari ketiga variabel tersebut penyuluhan gizi memiliki pengaruh terbesar terhadap penurunan berat badan (r = 0,56). Penyuluhan gizi, aktivitas fisik, dan asupan makanan tidak berpengaruh terhadap penurunan berat badan siswa SMA yang mengalami obesitas.
Peningkatan Pengetahuan, Kepuasan dan Penurunan Sisa Makanan Pasien Hipertensi Akibat Konseling Gizi Fatmawati, Dewi Ima; Nirbaya, Arindra; Setyaningrum, Yahmi Ira
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.713 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i2.699

Abstract

Hipertensi sering diderita oleh orang Indonesia. Prevalensi hipertensi harus diatas, karena menimbulkan komplikasi yang membahayakan jiwa. Alternatif solusi melalui konseling gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan, kepuasan dan sisa makanan pasien hipertensi di RSU Mitra Delima Bululawang Malang. Desain penelitian one group pre-post-test yang mengukur tingkat pengetahuan, tingkat kepuasan dan sisa makanan pasien  sebelum konseling gizi dan setelah konseling gizi. Sampel berjumlah 16 pasien yang diukur tingkat pengetahuan dan kepuasan dengan menggunakan kuesioner. Sisa makanan diukur dengan metode comstock, Analisis bivariat yang digunakan untuk variabel tingkat pengetahuan dan kepuasan yaitu uji paired t-test, sedangkan sisa makanan adalah uji Willcoxon signed rank test. Konseling gizi mampu meningkatkan pengetahuan sebesar 37,5%, dengan nilai pre tes 48,7% dan post tes 86,2%. Tingkat kepuasan aroma, bumbu, tekstur dan kematangan juga meningkat setelah konseling gizi. Sisa makanan lauk hewani, lauk nabati, sayuran meningkat setelah konseling gizi. Persentase sisa makanan sayuran rata – rata sebelum konseling gizi sebesar 53,8% dan setelah konseling gizi sebesar 19,3%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konseling gizi mampu meningkatkan pengetahuan, kepuasan, dan menurunkan makanan sisa di piring pasien RSU Mitra Delima.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN MENARCHE DENGAN DISMENORE REMAJA DI KOTA MAGELANG Fitriani, Rosmauli Jerimia
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.061 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i1.625

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa anak – anak menjadi dewasa, yang ditandai dengan pubertas. Pubertas pada wanita ditandai dengan menstruasi. Menstruasi merupakan proses alamiah, namun terkadang terdapat gangguan menstruasi yang sering mengganggu aktivitas, diantaranya adalah Dismenore. Dismenore dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup remaja putri, maka harus ditangani agar tidak terjadi dampak yang lebih buruk. Dismenore berisiko terjadi pada wanita dengan kondisi malnutrisi dan status gizi lebih. Dismenore umumnya terjadi setelah menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan menarche dengan Dismenore pada remaja di Kota Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan Cross sectional. Sampel dimasukkan dalam penelitian bila memenuhi kriteria, yaitu siswa SMA/SMK kelas X dan XI di Kota Magelang yang bersedia menjadi subyek penelitian dengan menandatangani informed consent. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan purposive sampling untuk menentukan lokasi penelitian dan simple random sampling untuk menentukan responden penelitian. Pengumpulan data melalui wawancara dan pengukuran antropometri. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan status gizi dengan Dismenore dan terdapat hubungan menarche dengan Dismenore pada remaja di Kota Magelang.
Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Melitus Rawat Inap di RSUD dr. Soekarjo Tasikmalaya listianasari, yanita; Nuraeni, Irma; Hadiningsih, Naning
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.774 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i2.697

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik sindrom yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan secara absolut atau relatif dari kerja dan atau sekresi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus rawat inap di RSUD Dr. Soekarjo Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan observasional dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Sampel penelitian ini adalah 35 pasien rawat inap penderita diabetes melitus yang telah diberikan diet dari rumah sakit dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Penelitian menunjukkan rata-rata sebagian besar responden memiliki persepsi yang positif (54,3%), motivasi diri yang baik (68,6%), kepercayaan diri yang baik (57,1%), dukungan keluarga yang positif (54,3%), dukungan petugas kesehatan yang baik (65,7%). Diperoleh bahwa sebagian besar responden mengonsumsi makanan dengan jenis yang tepat (62,9%), jumlah kalori tidak tepat (94,3%), dan mengonsumsi makanan dari luar rumah sakit (51,4%).
PENGARUH MEDIA KALENDER TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE PADA PENJAMAH MAKANAN Aulia, Nurul; Puspita, Widyana Laksmi; Rafiony, Ayu
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.433 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i1.626

Abstract

Personal hygiene merupakan perilaku bersih, aman dan sehat untuk mencegah kontaminasi pada makanan. Pengetahuan, sikap dan perilaku hygiene perorangan sangat penting di dalam penyelenggaraan makanan. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan penjamah makanan tentang personal hygiene adalah dengan memberikan informasi menggunakan media kalender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media kalender terhadap pengetahuan dan perilaku personal hygiene pada penjamah makanan di instalasi gizi RSUD dr. Achmad Diponegoro. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest – posttest. Sampel penelitian 12 orang penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD dokter Achmad Diponegoro. Pengumpulan data melalui lembar soal dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t test dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi media kalender (p=0,001), ada perbedaan perilaku sebelum dan sesudah intervensi media kalender (p=0,016). Simpulan penelitian ada pengaruh media kalender terhadap pengetahuan dan perilaku personal hygiene pada penjamah makanan.
Efektivitas Edu-Anemia dalam Peningkatan Pengetahuan dan Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Fe di Pontianak Syahrina, Alfi; Gambir, Jurianto; Petrika, Yanuarti
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.801 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i2.698

Abstract

Teknologi yang semakin canggih di era modern saat ini membuat manusia sangat tergantung pada handphone berbasis smartphone, hingga seluruh kegiatan banyak diselesaikan melalui smartphone. Memanfaatkan hal itu, Aplikasi Edu-Anemia memberikan pesan otomatis meliputi hal hal yang berkaitan dengan anemia. Informasi tersebut akan muncul setiap pagi hari dengan isi pesan yang berbeda selama 14 hari, dan akan berulang sebanyak 6 kali terhitung sejak penelitian dimulai. Selain itu dilengkapi juga dengan kolom kepatuhan minum tablet tambah darah, pesan pengingat minum tablet Fe pada malam hari, serta soal-soal pendeteksi anemia. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental, dengan  melihat efek dari penggunaan aplikasi Edu-Anemia dan leaflet serta kartu kontrol konsumsi tablet Fe yang disediakan oleh Puskesmas Telaga Biru dalam kelompok yang berbeda terhadap peningkatan pengetahuan serta kepatuhan dalam mengonsumsi tablet Fe pada remaja putri, yang diuji menggunakan metode uji sebelum dan sesudah mendapat perlakuan. Penelitian dilakukan selama 90 hari dengan sampel sebanyak  30 sampel dalam setiap kelompok. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dari penggunaan aplikasi Edu-Anemia terhadap pengetahuan dan kepatuhan remaja dalam mengonsumsi tablet Fe (p = 0.00). Perlu penelitian lebih lanjut mengenai inovasi pencatatan minum tablet Fe, dan adanya ide kreatif meningkatkan kedisiplinan remaja dalam mengonsumsi tablet Fe.
ANALISIS ZAT GIZI DAN DAYA TERIMA COOKIES TEPUNG TALAS PONTIANAK Megadianti, Jihan Rizla; Purba, Jonny Syah R; Agusanty, Shelly Festilia
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.21 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i1.627

Abstract

Anak sekolah umumnya berada dalam masa pertumbuhan yang sangat cepat dan aktif, gizi menjadi bagian penting dalam pertumbuhan dan kecerdasan anak, ini dikarenakan dapat berpengaruh serta menghambat pertumbuhan fisik,mental maupun kemampuan berfikir pada anak. Asupan yang diperlukan oleh tubuh dapat melalui makanan yang dikonsumsi seperti makanan selingan, makanan selingan merupakan makanan yang disukai oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak hingga dewasa. Pemberian makanan selingan umumnya dalam porsi kecil dengan kandungan zat gizi berkisar 10%- 20% dari kebutuhan energi sehari. Salah satu produk yang mudah dibuat dan disukai anak-anak ialah cookies. Penelitian ini bertujuan mengetahui analisis zat gizi serta daya terima cookies. Metode yang digunakan yaitu eksperimen, dengan perlakuan tepung talas pontianak dan tepung pisang kepok pontianak adalah F1 (75% : 25%), F2 (50% : 50%), F3 (25% : 75%). Uji yang dilakukan yaitu uji organoleptik untuk melihat tingkat kesukaan dan uji kimia untuk menganalisa zat gizi. Berdasarkan uji organoleptik, dari 3 perlakuan dilihat dari tingkat kesukaannya paling tertinggi adalah F3 (25% : 75%) dengan kandungan protein (5.535%), lemak (28.214%), karbohidrat (10.635%), kadar abu (1.451%), kadar air (4.470%).

Page 4 of 15 | Total Record : 147