cover
Contact Name
Abdul Halim Fathani
Contact Email
jpm@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpm@unisma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JPM : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 24424668     EISSN : 26564564     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JPM : Jurnal Pendidikan Matematika (Journal of Mathematics Education) published by Mathematics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education in Malang Islamic University. Publish twice a year in February and August. Contains writings that are taken from the results of the research as well as the results of deep (conceptual) thinking in the field of mathematics education and learning. The focus and scope of this journal include: (1) Development of a model, (2) Media development, (3) Development of mathematics teaching materials, (4) Knowledge of pedagogical content, (5) Evaluation of mathematics learning, (6) The process of mathematical thinking, (7) Study of the theory and practice of mathematics learning, and (8) Study of mathematical integration.
Arjuna Subject : -
Articles 179 Documents
PENERAPAN METODE PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA EKONOMI PADA MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI, UNVERSITAS PAMULANG TAHUN AJARAN 2017/2018 Nisak Ruwah Ibnatur Husnul
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.728 KB) | DOI: 10.33474/jpm.v6i1.2961

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena pembelajaran yang biasa diterapkan selama ini masih konvensional yang cenderung berpusat pada dosen, mahasiswa pasif dan kurang terlibat dalam proses pembelajaran, sehingga diperlukan metode pembelajaran yang banyak melibatkan mahasiswa. Salah satu metode pembelajaran yang dapat memotivasi mahasiswa dalam belajar adalah metode problem posing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode problem posing dalam pembelajaran matematika ekonomi lebih efektif dari pada pembelajaran konvensional.Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa reguler B semester I (satu) jurusan akuntansi Universitas Pamulang tahun ajaran 2017/2018. Sampel diambil 2 kelas menggunakan teknik random sampling, diperoleh kelas 01SAKM008 sebagai kelas eksperimen dan kelas 01SAKM012 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan untuk uji prasyarat meliputi uji normalitas dengan rumus chi-kuadrat, uji homogenitas dengan rumus uji bartlet, dan uji hipotesis dengan uji-t dengan bantuan aplikasi program SPSS.Hasil penelitian pada taraf signifikan 5% dan db = 56 menunjukan bahwa: (1) ada perbedaan rata-rata kualitas pembelajaran matematika ekonomi mahasiswa dengan metode problem posing dibandingkan pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari nilai thitung = 3,55 > ttabel = 2,004 maka H0 ditolak H1 diterima. Dan (2) kualitas pembelajaran matematika ekonomi mahasiswa dengan menggunakan metode problem posing lebih efektif daripada pembelajaran matematika ekonomi menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini dapat di lihat dari nilai thitung = 2,65 > ttabel = 1,673 maka Ho ditolak H1 diterima.
KECEMASAN STATISTIK PADA MAHASISWA CALON GURU Surya Sari Faradiba; Sikky El Walida
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.808 KB) | DOI: 10.33474/jpm.v6i1.3634

Abstract

Peranan Statistika sebagai salah satu bidang ilmu yang berfungsi untuk merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan merepresentasikan data sebagai dasar untuk pengambilan keputusan sangat penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Statistika banyak digunakan dalam berbagai disiplin ilmu lain, antara lain ilmu alam, ilmu sosial, maupun ilmu humaniora. Mengingat tidak semua pengguna statistika memiliki latar belakang pendidikan Matematika, maka penggunaan alat bantu program SPSS menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan. Sayangnya, dalam aplikasinya, pengguna SPSS lebih banyak sekedar mengikuti langkah-langkah prosedural tanpa memahami mengapa mereka melakukan hal tersebut. Dampaknya, pengguna SPSS banyak yang merasa kesulitan dalam melakukan analisis data statistik dan semakin tidak menyukai statistika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kecemasan statistik pada mahasiswa yang menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas mahasiswa dalam penelitian ini (n = 105, 73,4%) tidak menunjukkan kecemasan terhadap statistik melalui empat domain utama yang diukur. Tiga puluh satu siswa (21,7%) menunjukkan kecemasan dalam satu domain, empat siswa (2,8%) menunjukkan kecemasan dalam dua domain dan tiga siswa (2,1%) menunjukkan kecemasan dalam tiga domain. Tidak ada siswa dalam penelitian ini yang menunjukkan kecemasan pada keempat domain sekaligus yang diukur. The role of Statistics as one of the fields of science that functions to plan, collect, analyze, interpret, and represent data as a basis for decision making is very important for the development of science and technology. Therefore, it is not surprising that Statistics is widely used in various other disciplines, including natural sciences, social sciences, and humanities. Given that not all statistical users have a Mathematics education background, the use of SPSS program tools is an alternative that should be considered. Unfortunately, in the application, SPSS users are more just following procedural steps without understanding why they are doing it. The impact is that many SPSS users find it difficult to analyze statistical data and increasingly dislike statistics. This study aims to determine statistical anxiety conditions in students using SPSS. The results of this study indicate that the majority of students in this study (n = 105, 73.4%) did not show statistics anxiety through the four main domains measured. Thirty-one students (21.7%) showed anxiety in one domain, four students (2.8%) showed anxiety in two domains and three students (2.1%) showed anxiety in three domains. There were no students in this study who showed anxiety in all four domains as well as being measured.
ANALISIS PROSES BERPIKIR KRITIS MAHASISWA DALAM MATA KULIAH PERSAMAAN DIFERENSIAL DAN SCAFFOLDING-NYA Alifiani Alifiani; Siti Nurul Hasana
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.387 KB) | DOI: 10.33474/jpm.v6i1.3464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis mahasiswa dalam menentukan solusi dari persamaan diferensial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-eksploratif. Subjek penelitian terdiri dari 3 mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Islam Malang. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Selain itu juga digunakan soal tes sebagai instrument penelitian.  Soal tes disesuaikan dengan indikator kemampuan berpikir kritis IDEAS (Identify, Define, Enumerate, Analyze, Scrutinize). Soal tes terdiri dari 3 soal yang diberikan secara bertahap. Hasil soal tes selanjutnya dianalisis dan dilakukan wawancara kepada subjek penelitian untuk mengetahui proses berpikir kritis mahasiswa saat mengerjakan soal tes. Pada soal tes pertama, subjek penelitian belum mampu berpikir kritis dengan baik karena tidak dapat memenuhi indikator IDEAS. Oleh karena itu, mahasiswa diberikan scaffolding guna mengembangkan kemampuan berpikir kritis yang diberikan. Scaffolding diberikan dalam bentuk social scaffolding berupa penerapan model pembelajaran DD/CT (Deep Dialogue/ Critical Thinking) dalam perkuliahan persamaan diferensial. Pada soal tes kedua, kemampuan berpikir kritis mahasiswa mulai berkembang namun tetap belum memenuhi indikator IDEAS sehingga diberikan social scaffolding kembali berupa penerapan model pembelajaran DD/CT dipadukan dengan  model pembelajaran kooperatif tipe TS-TS (Two Stay-Two Stray). AbstractThis study aims to describe students' critical thinking processes in determining solutions to differential equations. This study uses a descriptive and explorative in a qualitative approach. The research subjects consisted of 3 Mathematics Education students at the University of Islam Malang. The main instrument in this study is the researchers themselves. In addition, test questions are also used as research instruments. Test questions are adapted to IDEAS (Identify, Define, Enumerate, Analyze, Scrutinize) critical thinking skills indicators. The test questions consist of 3 questions given in stages. The results of the test questions were then analyzed and interviewed to the subject of the study to find out the critical thinking process of students when working on test questions. In the first test question, the research subjects were not able to think critically well because they could not meet the IDEAS indicator. Therefore, students are given a scaffolding to develop the critical thinking skills provided. Scaffolding is given in the form of social scaffolding that is the application of the DD / CT (Deep Dialogue / Critical Thinking) learning model in lectures on differential equations. In the second test question, students' critical thinking skills began to develop but still did not meet the IDEAS indicator so that social scaffolding was again given in the form of the application of the DD / CT learning model combined with the TS-TS cooperative learning model (Two Stay-Two Stray). 
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MEDIA STATISTIC BALL DENGAN MODEL INQUIRY Dewi Herawati; Shoffan Shoffa; Achmad Hidayatullah
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.219 KB) | DOI: 10.33474/jpm.v6i1.2967

Abstract

This research begins from the low student’s learning result, because in the mathematic’s learning process students aren’t actively involved and learning process more focus to teacher (teacher centered), so teacher more dominates and becomes the center of attention in learning activity. This proves that less effective learning process at school. The purpose of this research is looking for the effectivity of mathematics learning using statistic ball media with inquiry model at mathematics learning VIII class junior high school spesifically for statistic lesson. Type of this research is descriptive quantity research. Research design used one group pretest posttest design. Research sample is 30 students class VIII-C Muhammadiyah 15 Junior High School, Surabaya. Research data is observation to find out students activities and teachers ability to manage learning, questionnaire to find out student’s response, and test question in the form of essay for measure mathematic ability on statistic learning. The result of this research shows that teacher’s ability on manage learning get a very good category, student’s activity get a very active criteria, completeness of student’s learning result shows that 80% from all students reach KKM. Student’s response to this mathematics learning, students show a positive response. So, application of mathematic learning models used statistic ball media with inquiry model effective use on mathematic learning at student grade VIII-C Muhammadiyah 15 Junior High School, Surabaya.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBENTUK KOMIK MATEMATIKA BERBASIS ANDROID DENGAN PENDEKATAN RME M Amirul Latif; Chusnal Ainy; Achmad Hidayatullah
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.049 KB) | DOI: 10.33474/jpm.v6i1.2969

Abstract

This research starts from the low activeness and student learning outcomes caused by several factors including conventional mathematics learning where the teacher teaches only with the lecture method and other factors are the factors of teaching material students have less attractive and incomplete so that the learning material cannot be conveyed properly and lack of interest in students reading the material available in teaching materials. This study aims to develop teaching materials in the form of android-based comics with the RME approach to quadrilateral flat material. Comic-shaped teaching materials use a 4-D development model which includes 4 stages, which include the stages of defining, planning, developing and disseminating, in this study limited to the development stage. This type of research is the development of Research & Development (R & D) and uses the 4D development model. The learning outcomes test of students who have carried out learning using an Android-based comic-based teaching material with the RME approach in class VII-B schools in Muhammadiyah Middle School 15 Surabaya obtained completeness of 74.07%. Students' responses to the Android-based comic-based teaching materials developed were obtained at 85.19% which are included in the criteria of "very strong". The results of field trials in class VII-A Muhammadiyah Middle School 15 Surabaya obtained the classical completeness of the learning outcomes test of 88.89%. Student responses to the comic-shaped teaching material developed were obtained by 92.75% which was included in the criteria of "very strong".
PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DAN KEPERCAYAAN DIRI PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DENGAN METODE PEER TEACHING Lailatul Fitria; Mustangin Mustangin; Isbadar Nursit
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.968 KB) | DOI: 10.33474/jpm.v5i2.3535

Abstract

Pemahaman konsep dan kepercayaan diri merupakan dua hal sangat penting bagi peserta didik dalam belajar matematika. Pemahaman konsep dasar matematika menjadi prasyarat dalam pemecahan masalah matematika maupun masalah dalam bidang lain. Di samping pemahaman konsep, kepercayaan diri merupakan salah satu faktor penting dalam pemecahan masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi dengan desain Sequantial Explanatory di mana metode kuantitatif pada tahap pertama dan metode kualitatif pada tahap kedua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan, mengetahui manakah yang lebih baik dan mendeskripsikan  pemahaman konsep matematika dan kepercayaan diri peserta didik antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dan metode Peer Teaching dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada materi segiempat dan segitiga kelas VII SMPN2 Sukorejo. Hasil penelitian ini yakni terdapat perbedaan pemahaman konsep matematika dan kepercayaan diri peserta didik kelas eksperimen dengan kelas kontrol, pemahaman konsep matematika dan kepercayaan diri peserta didik kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol, dan deskripsi pemahaman konsep matematika dan kepercayaan diri peserta didik kelas eksperimen berbeda dari kelas kontrol dilihat dari pencapaian indikator pada masing-masing kategori peserta didik. Conceptual understanding and self-confidence are very important things for students in learning mathematics. Understanding the basic concepts of mathematics is a prerequisite for solving mathematical problems and problems in other fields. In addition conceptual understanding, self-confidence is an important factor in problem solving. The method used in this study is a combination method with Sequantial Explanatory design in which the quantitative method in the first stage and the qualitative method in the second stage. This study aims to find out whether there are any differences and to know which one is better and describe the understanding of mathematical concepts and self-confidence of students between experimental classes that use Student Facilitator and Explaining learning models and Peer Teaching methods with control classes that use conventional learning models on quadrilateral material and the VII class triangle of Sukorejo Junior High School 2. The results of this study are different in the understanding of mathematical concepts and self-confidence between the experimental class students and the control class. The understanding of mathematical concepts and self-confidence of experimental class students are better than the control class, and descriptions of understanding mathematical concepts and confidence in experimental class students differ from control class which shown from the achievement of indicators in each category of students.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH ARITMATIKA SOSIAL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Setiyanik, Liyan; Junarti, Junarti; Utami, Anita Dewi
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.901 KB) | DOI: 10.33474/jpm.v6i1.2983

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan  profil pemecahan masalah matematika siswa dalam menyelesaiakan masalah aritmatika sosial yang ditinjau dari gaya belajar, dimana subyek terdiri 31 siswa dari kelas VII D SMP negeri 2 Jiken, yang diambil 6 siswa dengan rincian sebagai berikut yaitu 2 siswa dengan gaya belajar visual, 2 siswa dengan gaya belajar audiotorial, dan 2 siswa dengan gaya belajar kinestetik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian terdiri dari angket gaya belajar, tes pemecahan masalah dan wawancara. Teknik analisis data yang dilakukan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil tersebut diperoleh diskripsi profil pemecahan masalah siswa pada masalah aritmatika sosial berdasarkan gaya belajar sebagai berikut: (1) siswa visual (SV) dapat memahami masalah dengan baik, merencanakan penyelesaian dengan tepat, melaksanakan rencana dengan benar dan memeriksa kembali jawaban yang telah dilakukan. (2) siswa audiotorial (SA)  memahami masalah dengan membaca keras, tidak melakukan tahap memeriksa kembali karena lebih suka berbicara. (3) siswa kinestetik (SK) tidak dapat merencanakan penyelesaian dengan baik sehingga hasil yang diperoleh kurang tepat. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Hand Quick PADA MATERI OPERASI BILANGAN BULAT SISWA KELAS VII Ririn Dwi Agustin; Rochsun Rochsun
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.888 KB) | DOI: 10.33474/jpm.v6i1.4988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran matematika yang Hand Quick untuk siswa kelas VII MTs. Mafatihul Huda Pujon pada materi Bilangan Bulat. Penelitian ini di kembangkan dengan model ADDIE, yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran matematika Hand Quick pada operasi bilangan bulat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) Dari hasil analisis angket respon siswa diperoleh skor sebesar 3,8 dan di kategorikan efektif. (2) dari hasil analisis kevalidan diperoleh skor 3,16 yang termasuk dalam kategori valid. Berdasarkan hasil analisis kevalidan dan keefektifan maka bisa disimpulkan bahwa media Hand Quick termasuk dalam kategori baik dan layak digunakan. This study aims to produce a Hand Quick mathematics learning media for grade VII students of MTs. Mafatihul Huda Pujon on Round Number material. This research was developed with the ADDIE model, which includes the Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation stages. This research produces Hand Quick mathematics learning media on integer operations. The results showed that: (1) From the results of the analysis of the questionnaire responses of students obtained a score of 3.8 and categorized as effective. (2) the validity analysis results obtained a score of 3.16 which is included in the valid category. Based on the results of the validity and effectiveness analysis, it can be concluded that the Hand Quick media is included in the good and proper category.
Analisis Pemecahan Masalah Matematika pada Blended Learning dengan Menggunakan Kemampuan Berpikir Mahasiswa di Perguruan Tinggi Ibnatur Husnul, Nisak Ruwah; Nurullah, Mawardi
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i1.8671

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pemecahan masalah matematika pada blended learning dengan menggunakan kemampuan berpikir mahasiswa di perguruan tinggi se-jabodetabek. Dimana perguruan tinggi tersebut harus menerapkan blended learning di program studi matematika. Komponen yang digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir divergen mahasiswa adalah fluency, flexibility, originality, dan elaboration.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif. Pemilihan sampel ini menggunakan metode purposive sampling, dan teknik pengambilan data dengan memberikan tes pemecahan masalah statistik, menganalisis hasil tes pemecahan masalah statistik, mengelompokkan mahasiswa ke dalam kelompok atas, menengah, dan bawah untuk kemudian dipilih 1 mahasiswa guna diwawancarai terkait hasil tes. Wawancara ini bertujuan untuk mengklarifikasi hasil tes pemecahan masalah statistik dalam kemampuan berpikir divergen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa blended learning UNPAM dengan komponen yang berhasil diserap adalah fluency, originality dan elaboration. Untuk BINUS dalam kontekstual-learning dengan komponen yang terserap adalah fluency, flexibility, originality dan elaboration. BINUS dengan e-learning, menunjukkan komponen yang terserap adalah fluency dan elaboration.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Siregar, Nurhafizhoh; Fauzi, Kms.Amin; Hasratuddin, Hasratuddin
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v6i2.6917

Abstract

Penelitian ini bertujuan  menganalisis peningkatan kemampuan komunikasi matematis melalui bahan ajar yang dikembangkan berbasis pembelajaran matematika realistik, menemukan bahan ajar yang efektif berbasis Pembelajaran Matematika Realistik, menemukan karakter bahan ajar berbasis Pembelajaran Matematika Realistik dalam meningkatan kemampuan komunikasi matematis dan menganalisis perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa antara siswa yang diberi pembelajaran matematis realistik dengan siswa pada pendekatan ekspositori siswa. Jenis penelitian ini adalah Reseacrh and Development (R&D) dengang Model ADDIE (Analyze, Design, Developmet, Implementation and Evaluation). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik SD Negeri 060791 Medan Area yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas V masing-masing sebanyak 20 peserta didik dan objek penelitian adalah pengembangan bahan ajar berbasis Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) yang berupa buku guru dan siswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) Peningkatan kemampuan komunikasi matematis melalui bahan ajar yang dikembangkan berbasis pembelajaran matematika realistik siswa (2) Bahan ajar berbasis Pembelajaran Matematika Realistik digunakan dalam meningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa (3) Karakteristik bahan ajar untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa yang dihasilkan dalam penelitian adalah Self instructional, Self Contained dan User friendly  dan (4) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa antara siswa yang diberi pembelajaran matematis realistik dengan siswa pada pendekatan ekspositori siswa.

Page 9 of 18 | Total Record : 179


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) More Issue