cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community
ISSN : 26148676     EISSN : 26569248     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
KEJADIAN BABY BLUES PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG PEMATANG Rainontisi, Ni Putu; Sari, Intan; Ernawati, Wahyu; Indriyani, Putu Lusita Nati
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.33269

Abstract

Baby blues sering juga disebut Maternity Blues atau postpartum blues diartikan sebagai sindrom gangguan psikologi ringan yang terjadi pada ibu nifas. Postpartum blues di Indonesia mempunyai prevalensi yang tinggi yaitu 37% hingga 67%. Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti kejadian baby blues pada ibu nifas. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan paritas, dukungan suami dan usia ibu secara simultan kejadian baby blues pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Simpang Pematang. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi semua ibu postpartum di wilayah kerja di Puskesmas Simpang Pematang dengan sampel berjumlah 32 orang. Hasil penelitian ada hubungan signifikan dukungan suami (P-value = 0,000) dan usia ibu (P-value = 0,024) dengan kejadian baby blues di Puskesmas Simpang Pematang serta tidak ada hubungan antara paritas (P-value = 0,473) dengan kejadian baby blues di Puskesmas Simpang Pematang. Faktor yang paling berhubungan adalah dukungan suami. Kesimpulannya dukungan suami dan usia ibu sangat berpengaruh terhadap kejadian baby blues.
PERAN PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN SUMBER INFORMASI DALAM KEPATUHAN PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BETUNG Novita, Novita; Indriani, Putu Lusita Nati; Anggraini, Arie; Sari, Erma Puspita
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.33270

Abstract

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia mencatat 48.300 orang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV), 21,8% terinfeksi hepatitis B dan 28.900 terinfeksi sifilis dengan prevalensi kasus pada ibu hamil berturut–turut sebesar 0,3%, 1,7% dan 2,5%. Salah satu cara yang bisa dilakukan dalam upaya pencegahan penyakit HIV/AIDS, sifilis dan hepatitis B adalah dengan diwajibkannya ibu hamil melakukan tes triple eliminasi. Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti kepatuhan pemeriksaan triple eliminasi ibu hamil.Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pemeriksaan triple eliminasi di UPTD Puskesmas Betung. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian yaitu semua ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Betung dengan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 50 responden. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar responden tidak patuh melakukan pemeriksaan triple eliminasi (62%), pengetahuan kurang (60%), motivasi rendah (70%) dan mendapat informasi (60%). Hasil uji chi-square variabel pengetahuan (P-value = 0.000), motivasi (P-value = 0.000) dan sumber informasi (P-value = 0.004). Kesimpulannya Ada hubungan pengetahuan, motivasi dan sumber informasi secara simultan dengan kepatuhan pemeriksaan triple eliminasi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Betung.
TEMAN SEBAYA, PAPARAN PORNOGRAFI DAN BUDAYA DENGAN PERNIKAHAN USIA DINI DI DESA BAWANG TIKAR KABUPATEN OKUT Jayantiningsih, Putu Pebri; Sari, Erma Puspita; Ernawati, Wahyu; Sari, Intan
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.33267

Abstract

Sebagian besar kasus pernikahan dini pada remaja terdeteksi di negara berkembang. Menurut data UNICEF menunjukan penurunan perkawinan anak yang berjalan lambat dari tahun ke tahun, namum jumlah nya masih menjadikan Indonesia sebagai negara kedua dengan angka perkawinan anak tertinggi di Asia tengara setelah Kamboja. Kebaruan penelitian karena meneliti pengaruh teman sebaya, paparan pornografi dan budaya dengan pernikahan usia dini. Tujuan peneliti untuk menganalisis pengaruh teman sebaya, paparan pornografi dan budaya dengan pernikahan usia dini di desa bawang tikar tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini semua remaja yang ada di desa Bawang Tikar dengan jumlah 89 remaja. Sampel penelitian ditentukan teknik Accidental Sampling yaitu semua remaja yang ada di desa bawang tikar. Data di analisis dengan uji Chi-Square. Hasil analisis di dapatkan bahwa pengaruh teman sebaya (P-value =0,015), paparan pornografi (P-value=0,001) dan budaya (P-value= 0,000) berhubungan secara signifikan dengan pernikahn usia dini. Kesimpulannya terdapat hubungan pengaruh teman sebaya, paparan pornografi dan budaya dengan pernikahan usia dini.
KEJADIAN KEK (KURANG ENERGI KRONIK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG BABAT KABUPATEN PALI Rosmita, Rosmita; Afrika, Eka; Indriani, Putu Lusita Nati; Handayani, Sri
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.33265

Abstract

Masalah gizi pada ibu hamil pada umumnya terkait maslah Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi risiko KEK pada ibu hamil yaitu sebesar 17,3 persen. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis simultan hubungan pengetahuan, pendidikan, dan usia ibu terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah spesifik Puskesmas Simpang Babat. Tujuan penelitian menganalisis hubungan pengetahuan, pendidikan dan usia ibu secara simultan dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Babat Kab Pali. Penelitian bersifat kuantitatif menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang berkunjung serta melakukan pemeriksaan kehamilan ke Puskesmas Simpang Babat pada tahun 2023 berjumlah 158 responden. Sampel yang digunakan berjumlah 61 responden, besaran sampel di ambil dengan meggunakan metode accidental sampling. Hasil uji chi-square pengetahuan ibu P-value = 0,019, pendidikan ibu P-value = 0,024 dan usia ibu P-value =0,009 lebih kecil dari α=0,05 menunjukkan ada hubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Kesimpulannya ada hubungan pengetahuan, pendidikan, dan usia ibu terhadap kejadian KEK pada ibu hamil.
CONTINUITY OF CARE (COC) TERHADAP KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI PMB HJ ZUNIAWATI KALIDONI PALEMBANG Sari, Oktiya Miranda; Sari, Erma Puspita; Indriani, Putu Lusita Nati; Sari, Intan
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.33268

Abstract

Countunity Of Care (COC) merupakan pemberian pelayanan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir serta keluarga berencana yang dilakukan oleh bidan. Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang serta aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada fokusnya terhadap COC dalam konteks imunisasi dasar pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi di PMB Hj Zuniawati Kalidoni Palembang. Metode penelitian menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian yaitu semua ibu yang mempunyai balita dibawah 12 bulan yang berada di wilayah kerja PMB Hj Zuniawati Kalidoni Palembang yang berjumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling yang berjumlah 60 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan (P– value = 0,0002), sikap (P– value = 0,0003) dan dukungan keluarga (P-value = 0,008) berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Kesimpulannya pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga berhubungan dengan kelengkapan imunisasi di PMB Hj Zuniawati Kalidoni Palembang.
FAKTOR PENENTU PEMILIHAN KONTRASEPSI IMPLANT PADA AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS PASAR PRABUMULIH Kuslia, Eti; Indriani, Putu Lusita Nati; Anggraini, Arie; Sari, Erma Puspita
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.33277

Abstract

Implant merupakan metode kontrasepsi hormonal yang diletakkan di bawah kulit lengan, memiliki jangka waktu perlindungan 3 sampai 5 tahun, serta sangat efektif. Dari segi keefektifan implant mencapai 99,95%, artinya dari 10.000 akseptor implant hanya 5 akseptor yang masih bisa hamil. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis komprehensif mengenai pengaruh paritas, pendidikan, dan pekerjaan terhadap pemilihan kontrasepsi implant. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan paritas, pendidikan dan pekerjaan yang mempengaruhi penggunaan alat kontrasepsi implant di Puskesmas Pasar Prabumulih. Metode penelitian kuantitatif menggunakan survei analitik. Populasi sebanyak 2768 akseptor KB, sampel sebanyak 97 dengan menggunakan random sampling. Hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan paritas (P-value = 0,000) pendidikan (P-value = 0,000) dan pekerjaan (P-value = 0,001) dengan penggunaan kontrasepsi implant di Puskesmas Pasar Prabumulih. Kesimpulanya terdapat hubungan paritas, pendidikan, serta pekerjaan dalam penggunaan alat kontrasepsi implant oleh akseptor KB.
DETEKSI DINI KANKER SERVIKS MELALUI METODE INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA TEST) PADA WANITA USIA SUBUR (30 – 50 TAHUN) DI PUSKESMAS SUNGAI LEBUNG KABUPATEN OGAN ILIR Hartati, Rini; Wathan, Fika Minata; Indriani, Putu Lusita Nati; Aquari, Bina
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.33266

Abstract

Kanker serviks dapat dicegah dan terdeteksi lebih awal jika wanita usia subur mempunyai pengetahuan yang baik dan kesadaran melakukan deteksi dini. Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) merupakan salah satu metode deteksi dini kanker serviks dengan asam asetat. Kebaruan penelitian terletak pada metode IVA Test untuk deteksi dini kanker serviks pada Wanita Usia Subur (WUS) (30 – 50 tahun). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan jarak tempuh, pengetahuan, dan dukungan suami secara simultan terhadap deteksi dini kanker serviks melalui metode IVA Test pada WUS (30 – 50 tahun) di Puskesmas Sungai Lebung Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji chi square. Populasi adalah (WUS) berjumlah 698 WUS dan sampel berjumlah 35 WUS, teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi P-value = 0,000 (jarak tempuh), P-value = 0,000 (dukungan suami), dan P-value = 0,002 (pengetahuan) berhubungan secara simultan terhadap deteksi dini kanker serviks melalui metode IVA Test pada WUS (30 – 50 tahun) di Puskesmas Sungai Lebung Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir. Kesimpulannya deteksi ini kanker serviks melalui IVA Test dipengaruhi oleh jarak tempuh, dukungan suami, dan pengetahuan WUS.
PEMBERIAN IMUNISASI IPV DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANTAU DURIAN KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Anantama, NW Dessy Fransisca; Sari, Intan; Handayani, Sri; Indriani, Putu Lusita Nati
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.33278

Abstract

Polio merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Salah satu upaya untuk memberantas penyakit polio adalah melakukan Eradikasi Polio yang ditargetkan untuk dicapai pada tahun 2026. Kebaruan penelitian ini terletak pada inovasi pendekatan holistik yang menggabungkan dukungan keluarga dan pengetahuan individu sebagai faktor kritis. Tujuan penelitian menganalisis hubungan dukungan petugas kesehatan, pengetahuan dan dukungan keluarga secara simultan dengan pemberian imunisasi IPV di wilayah kerja Puskesmas Rantau Durian Kabupaten Ogan Komering Ilir. Desain penelitian menggunakan cross-sectional. Populasi penelitian semua ibu yang memiliki bayi usia 4 – 9 bulan dan semua bayi usia 4 – 9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Rantau Durian sebanyak 312 ibu. Sampel berjumlah 76 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Hasil uji chi square didapatkan ada hubungan antara dukungan petugas kesehatan dengan pemberian imunisasi IPV (P-value = 0.000), ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi IPV (P-value = 0.000) dan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi IPV (P-value = 0.000). Kesimpulannya pemberian imunisasi IPV dipengaruhi olehdukungan petugas kesehatan, pengetahuan ibu, dan dukungan keluarga.
STATUS GIZI PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS BERDASARKAN ASUPAN ENERGI, PROTEIN, DAN DURASI HEMODIALISIS DI RSUD PRAYA, KAB. LOMBOK TENGAH Sofyan, Padma Denda Faringga; Utama, Lalu Buly Fatrahady; Lestari, Novianti Anggie; Setyobudi, Irwan
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.30292

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis (PGK) adalah gangguan fungsi ginjal yang berlangsung lebih dari tiga bulan dan ditandai dengan kerusakan struktur maupun fungsi ginjal yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Status gizi pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis sering menurun hingga menyebabkan malnutrisi. Hal ini dipengaruhi oleh asupan energi dan protein yang tidak memadai serta proses hemodialisis yang menyebabkan kehilangan nutrisi esensial seperti asam amino, vitamin, dan protein, terutama pada hemodialisis yang berlangsung lama. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan Dialysis Malnutrition Score untuk menganalisis hubungan asupan energi, protein, dan durasi hemodialisis terhadap status gizi pasien PGK di RSUD Praya. Tujuan Penelitian menganalisis hubungan asupan energi, protein, dan lama hemodialisis dengan status gizi pasien PGK di RSUD Praya. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 35 pasien PGK yang menjalani hemodialisis selama periode April-September 2024. Status gizi pasien diukur dengan formulir Dialysis Malnutrition Score. Pengukuran asupan energi dan protein dengan food recall selama 4x24 jam. Hasil analisis bivariat menggunakan Chi-Square antara asupan energi, protein dan lama hemodialisis dengan status gizi pasien menunjukkan nilai P-value=0,007; P-value=0,003 dan P-value=0,776. Kesimpulannya asupan energi dan protein berhubungan dengan status gizi pasien, namun lama hemodialisis tidak berhubungan dengan status gizi pasien.
KEJADIAN ANEMIA RINGAN PADA IBU HAMIL DI PMB AZ-ZAHWA MUARA ENIM Ananda, Febby Tri; Indriani, Putu Lusita Nati; Anggraini, Arie; Sari, Erma Puspita
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.33276

Abstract

Anemia pada kehamilan yaitu kondisi yang terjadi pada ibu hamil dengan tanda yaitu jika hasil pemeriksaan hemoglobin 11 gr/dl. Prevalensi anemia ibu hamil di Indonesia pada tahun 2022 sebesar 42,1%. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan simultan dalam menganalisis hubungan usia, pengetahuan, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia ringan pada ibu hamil di tingkat pelayanan kesehatan dasar. Tujuan penelitian diketahui hubungan usia, pengetahuan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan anemia ringan pada ibu hamil di PMB Az Zahwa Muara Enim. Metode penelitian menggunakan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang datang di PMB Az Zahwa Muara Enim. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 55 ibu hamil dengan anemia ringan. Hasil uji chi-square diperoleh hubungan usia dengan anemia ringan P-value 0.000, hubungan pengetahuan dengan anemia ringan P-value 0.001 dan hubungan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan anemia ringan P-value 0.000. Kesimpulannya ada hubungan usia, pengetahuan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan anemia ringan.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2025): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT Vol 9, No 2 (2025): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 8, No 4 (2024): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 8, No 3 (2024): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT Vol 8, No 2 (2024): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 8, No 1 (2024): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 7, No 4 (2023): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 7, No 3 (2023): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT Vol 7, No 2 (2023): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 7, No 1 (2023): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 6, No 3 (2022): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 6, No 2 (2022): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT Vol 6, No 1 (2022): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 5, No 2 (2021): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 5, No 1 (2021): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 4, No 2 (2020): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 4, No 1 (2020): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 3, No 2 (2019): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 3, No 1 (2019): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 1, No 1 (2019): April Vol 2, No 2 (2018): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI More Issue