cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community
ISSN : 26148676     EISSN : 26569248     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
EFEKTIVITAS METODE SIRIRAJ STROKE SCORE DAN ALLEN STROKE SCORE DALAM MEMBUAT DIAGNOSA KEPERAWATAN AKTUAL PADA PASIEN STROKE Wardhani, Annalia; Maria, Insana; Rusdi, Rusdi
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 8, No 4 (2024): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v8i4.26334

Abstract

Stroke atau cedera serebrovaskuler (CVA) adalah kondisi klinis pada kepala khususnya otak berupa gangguan fungsi neurologis akibat gangguan pada sirkulasi darah sehingga menimbulkan       gejala berupa penurunan kemampuan neurologis. Siriraj Stroke Score (SSS) dan Allen Stroke Score (ASS) merupakan suatu alat penilaian deficit neurologis dan dikembangkan menggunakan alat yang sederhana, valid, dan dapat dipercaya untuk evaluasi. Kebaruan dalam penelitian karena menganalisis efektivitas metode Siriraj Stroke Score dan Allen Stroke Score dalam  membuat diagnosa keperawatan aktual pada pasien stroke. Tujuan penelitian untuk melihat efektivitas metode Siriraj Stroke Score dan Allen Stroke Score dalam merumuskan diagnosa keperawatan yang sesuai untuk pasien stroke. Desain dalam penelitian yaitu Pra eksperiment (the one shot case study atau posttest only design). Subyek penelitian adalah pasien stroke dengan jumlah 20 responden tiap kelompok didapat dengan  pendekatan accidental sampling. Analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan spearman rho test. Hasil penelitian menggunakan uji korelasi Spearman Rho pada variabel pengkajian SSS, didapatkan data bahwa P-value untuk lama durasi pengkajian adalah p=0,000, jumlah diagnosa yang ditetapkan p=0,001, dan lama durasi penetapan p=0,000, yang semuanya α (0,05). Kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara metode SSS dengan durasi pengkajian. Metode SSS juga berhubungan dengan jumlah diagnosa yang ditetapkan serta lama durasi penetapan diagnosa. Selain itu, terdapat hubungan antara metode ASS dengan durasi pengkajian dan jumlah diagnosa yang ditetapkan. Tidak ada hubungan metode ASS dengan lama durasi penetapan diagnosa.
ANALISIS MANAJEMEN LOGISTIK KESEHATAN DALAM PENGADAAN DAN PENDISTRIBUSIAN OBAT PADA INSTALASI FARMASI Faridz, Hasbi Miftah; Kulsum, Annisa Ummu; Zain, Nabiilah Salsa; Iswanto, Acim Heri
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 8, No 3 (2024): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v8i3.26008

Abstract

Ketersediaan obat yang tidak memadai dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan pasien yang mengakibatkan penyakit tidak terobati dan terjadi kesalahan pengobatan akibat upaya penggantian obat yang tidak tersedia. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengetahui kondisi manajemen logistik dalam pengadaan dan pendistribusian obat di instalasi farmasi, mengetahui permasalahan yang dihadapi manajemen logistik dalam pengadaan dan pendistribusian obat di instalasi farmasi, mengetahui cara untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam pengadaan dan pendistribusian obat di Instalasi farmasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kajian literatur untuk menjawab tujuan penelitian dengan pencarian secara elektronik melalui database Sciencedirect  dan Google Scholar. Artikel yang direview sebanyak 5 artikel dari tahun 2017-2024. Hasil dari penelitian ini adalah pengadaan obat di instalasi farmasi telah sesuai perencanaan dan penganggaran yang dibuat, namun ketersediaan obat masih terjadi kekosongan yang persediaannya tergantung sedikit banyaknya permintaan atau kebutuhan pasien. Pendistribusian obat di instalasi farmasi telah dilakukan sesuai dengan resep dokter dan telah memenuhi standar atau SOP yang berlaku. Kesimpulannya dengan mengidentifikasi dan mengatasi tantangan yang ada, instalasi farmasi dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengadaan dan pendistribusian obat, sehingga memberikan dampak positif bagi pelayanan kesehatan secara keseluruhan.  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI BUAH DAN SAYUR Irwan, Irwan; Kadir, Sunarto; Ain, Nur
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 8, No 2 (2024): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v8i2.20659

Abstract

Salah satu masalah umum perilaku konsumsi seseorang adalah kurangnya konsumsi buah dan sayur. Kurangnya konsumsi buah dan sayur dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti hipertensi, diabetes dan obesitas. Kebaruan dalam penelitian ini karena menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi buah dan sayur. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi buah dan sayur pada mahasiswa Kesehatan Masyarakat angkatan 2019 Universitas Negeri Gorontalo. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi mahasiswa Kesehatan Masyarakat angkatan 2019 sebanyak 167 orang dan sampel sebanyak 118 orang dengan teknik simple random sampling. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji chi square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik ordinal. Hasil analisis jenis kelamin P-value 0,391 (α0,05), preferensi/kesukaan P-value 0,000 (α0,05), pengetahuan gizi P-value 0,000 (α0,05), media massa/iklan P-value 0,000 (α0,05), pengaruh teman sebaya P-value 0,000 (α0,05), dan fast food P-value 0,000 (α0,05). Diantara keenam variabel Pengetahuan gizi merupakan faktor dominan terhadap perilaku konsumsi buah dan sayur. Kesimpulan bahwa pengetahuan gizi memiliki hubungan yang paling besar terhadap perilaku konsumsi buah dan sayur mahasiswa kesehatan masyarakat angkatan 2019 Universitas Negeri Gorontalo.
GAMBARAN FAAL HATI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS BERDASARKAN NILAI SGOT DAN SGPT Hartini, Supri; Khotimah, Cantika Khusnul; Kusumawati, Nursalinda
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 8, No 1 (2024): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v8i1.21931

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat kelainan dalam sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Jika tidak terkendali, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk hipertensi, neuropati diabetik, penyakit ginjal, penyakit jantung, stroke, dan gangguan hati. Untuk menilai kerusakan pada hati, enzim SGOT (Serum Glutamat Oksaloasetat Transaminase) dan SGPT (Serum Glutamat Piruvat Transaminase) sering digunakan. Kebaruan penelitian ini karena tempat penelitian dan kriteria responden yang mengidap diabetes melitus lebih dari 5 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang faal hati pada penderita diabetes melitus berdasarkan nilai SGOT dan SGPT di Klinik Islamic Center Samarinda. Penelitian dilakukan dengan rekomendasi uji etik RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda dengan nomor uji etik 105/KEPK-AWS/V/2023. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel diambil dari populasi penderita diabetes melitus dihitung menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 45 sampel. Variabel penelitian ini merupakan variabel tunggal yaitu SGOT dan SGOT pada penderita diabetes melitus. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, yang memberikan gambaran statistik tentang variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 29 responden (64,44%) memiliki kadar SGOT yang meningkat, sementara 16 responden (35,56%) memiliki kadar SGOT dalam batas normal. Sebanyak 41 responden (91,11%) memiliki kadar SGPT dalam batas normal, sedangkan 4 responden (8,89%) menunjukkan peningkatan kadar SGPT. Kesimpulannya terdapat kenaikan kadar SGOT dan SGPT pada penderita diabetes melitus di Klinik Islamic Center Samarinda.
ANALISA STRES DAN IMUNITAS GURU KHADIJAH ISLAMIC BOARDING SCHOOL DI JAKARTA Rasheed, Safira Aulia; Nataprawira, Sari Mariyati Dewi
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 8, No 4 (2024): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v8i4.26423

Abstract

Guru, khususnya yang bertugas di sekolah berasrama berisiko mengalami stres yang lebih tinggi dibandingkan profesi lainnya, karena beban tugas yang lebih tinggi. Stres kronik dapat mempengaruhi sistem imun yang mengakibatkan peradangan kronis dan menimbulkan gangguan kesehatan yang bervariasi, dari gejala ringan hingga sedang. Khadijah Islamic Boarding School (KIS) adalah salah satu sekolah berasrama di Jakarta yang gurunya juga beresiko mengalami stres kronik. Tujuan penelitian untuk menganalisis tingkat stres dan dampaknya pada imunitas sebagai upaya meningkatkan kesehatan para guru. Metode penelitian analitik observasi ini dilakukan terhadap 37 responden guru yang diambil dengan metode total sampling. Responden diwawancara serta mengisi kuesioner mengenai tingkat stres (DASS-21) dan tingkat imunitas (ISQ) secara periodik bulan Oktober 2023 hingga Januari 2024. Data dianalisa dengan spearman-ranked menggunakan software SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan analisis data responden memiliki usia dengan rentang 22–59 tahun, mayoritas berjenis kelamin perempuan (81,1%), pendidikan terakhir sarjana (89,2%), dan sudah menikah (51,4%), sedangkan analisis kuesioner didapatkan   mayoritas responden (72%) memiliki tingkat stres normal dan mayoritas (83%) memiliki sistem imun yang baik. Selama periode observasi didapatkan tingkat stres dan sistem imun yang fluktuatif dengan korelasi kuat dan signifikan kecuali pada Oktober 2023, dengan korelasi cukup (-0.583) (ρ-value = 0.001). Kesimpulan bahwa terdapat korelasi yang kuat antara tingkat stres dan sistem imun pada guru KIS.
PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN AKREDITASI DI KLINIK PRATAMA SEBAGAI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA: SEBUAH STUDI KASUS Maharani, Chatila; Diatri, Devita
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 8, No 3 (2024): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v8i3.26302

Abstract

Fasilitas pelayanan kesehatan harus memberikan pelayanan kesehatan dengan kualitas terbaik untuk dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 menyatakan bahwa setiap fasilitas kesehatan baik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan maupun tidak, wajib terakreditasi. Pada semester 1 Tahun 2023, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terakreditasi hanya 42.7%. Jumlah Klinik Pratama sebagai salah satu FKTP yang terakreditasi masih sangat rendah dibandingkan Puskesmas. Hal ini karena akreditasi di Klinik adalah hal baru dengan disahkannya standar akreditasi Klinik pada tahun 2022. Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti tentang persiapan dan pelaksanaan akreditasi di klinik pratama sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kegiatan yang dilaksanakan Klinik Pratama Swasta yaitu Klinik Insan Medika Semarang dalam mempersiapkan akreditasi sampai dengan survei akreditasi serta hambatan dan tantangannya. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Wawancara mendalam dilaksanakan kepada Pemilik Klinik, Penanggungjawab Bab I, II, dan III serta perwakilan audit internal. Selain itu data sekunder berupa dokumen akreditasi juga digunakan dalam penelitian ini. Analisa dilakukan secara thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klinik Insan Medika sudah mempersiapkan sejak tahun 2017 tetapi tertunda karena pandemi COVID-19, dan mulai melanjutkan sejak tahun 2021. Pelaksanaan persiapan akreditasi yaitu sosialisasi, pelatihan, pendampingan (tidak kontinyu), penyusunan dokumen dan persiapan fasilitas, pelaksanaan audit internal, penilaian mandiri, permohonan usulan akreditasi, survei akreditasi sampai mendapatkan hasil akreditasi. Kesimpulan bahwa untuk pelaksanaan akreditasi perlu persiapan waktu, fasilitas, dana, dan SDM terutama terkait pelatihan sesuai dengan kondisi SDM.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP (QUALITY OF LIFE) PENDERITA TB PARU Djua, Nur Alim; Irwan, Irwan; Ahmad, Zul Fikar
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 8, No 2 (2024): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v8i2.24855

Abstract

Tuberkulosis menjadi masalah kesehatan yang menimbulkan kesakitan, kecacatan, dan kematian yang tinggi sehingga perlu dilakukan upaya penanggulangan. Individual terdiagnosis TB Paru akan mengalami perubahan yang dirasakan membuat produktivitasnya menurun dan mempengaruhi kualitas hidup penderita. Kebaruan penelitian ini karena meneliti status kualitas hidup penderita TB Paru. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor usia, tingkat pendidikan, sosial ekonomi, tingkat kecemasan, dukungan sosial keluarga yang mempengaruhi kualitas hidup penderita TB Paru di wilayah Kerja Puskesmas Buntulia Kabupaten Pohuwato. Desain penelitian observasional analitik, pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Populasi dalam penelitian ini semua penderita TB Paru yang menjalani pengobatan di Puskesmas Buntulia Kabupaten Pohuwato sebanyak 32 orang. Analisis statistik digunakan uji pearson correlation. Hasil menunjukkan bahwa nilai P-value untuk variabel usia (P-value 0,025), tingkat kecemasan (P-value 0,013), dan dukungan sosial keluarga (P-value 0,001) yang bermakna bahwa ada pengaruh terhadap kualitas hidup penderita TB Paru, sedangkan untuk variabel tingkat pendidikan (P-value 0,222) dan sosial ekonomi (P-value 0,264) tidak ada pengaruh. Kesimpulan bahwa ada pengaruh antara usia, tingkat kecemasan, dan dukungan sosial keluarga terhadap kualitas hidup penderita TB Paru.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE DENGAN INFEKSI CACING PADA SISWA SEKOLAH DASAR Rahmawati, Yosiana; Harlita, Tiara Dini; Yusran, Dini Indriaty
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 8, No 1 (2024): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v8i1.21725

Abstract

Penyakit infeksi cacing masih menjadi salah satu penyakit yang dialami masyarakat salah satunya di Indonesia. Kisaran usia yang terjangkit infeksi cacingan berkisar usia 6 sampai 12 tahun atau pada umur anak memasuki Sekolah Dasar (SD) karena umur tersebut lebih sering berinteraksi dengan tanah. Faktor yang erat kaitannya dengan infeksi cacingan pada anak erat hubungannya dengan personal hygiene dan sanitasi. Kebaruan penelitian ini adalah peneliti menggunakan 3 sampel yaitu kuku tangan, kuku kaki dan feses agar hasil lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan personal hygiene dengan kejadian kecacingan dan dilakukan dengan rekomendasi uji etik Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur dengan nomor NO.DP.04.03/7.1/07806/2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional sebanyak 31 siswa dari jumlah populasi 112 siswa menggunakan rumus Taro Yamane. Penelitian ini dilakukan di SDN 005 Kecamatan Loa Janan Ilir Kota Samarinda selama 1 bulan. Sampel diperiksa menggunakan metode sedimentasi dan direct slide. hasil penelitian ini 96,78% tingkat pengetahuan baik dan 3,22% tingkat pengetahuan kurang. Infeksi cacing didapatkan hasil 96,78% siswa negatif kecacingan dan 3,22% siswa positif kecacingan dengan jenis cacing yaitu Ascaris lumbricoides. Hasil uji fisher diperoleh nilai P-value  sebesar 0,032, maka terdapat hubungan pengetahuan personal hygiene dengan kejadian kecacingan. Kesimpulannya siswa yang memiliki pengetahuan personal hygiene yang baik dapat terhindar dari infeksi kecacingan.
ANALISIS RESPON STRES MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI DI FKIP UNIVERSITAS SILIWANGI Fukui, Sitty Hana Annisa
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 8, No 3 (2024): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v8i3.26393

Abstract

Stres telah menjadi hambatan nomor satu pada prestasi akademis mahasiswa. Sebagian besar itu timbul dari ketegangan yang disebabkan oleh tuntutan akademik dalam penyelesaian skripsi. Saat ini tingkat stress akademik mahasiswa semester 8 dan di atasnya dari program studi eksakta  telah ditemukan respon heterogen berkategori ringan dan sedang yang teridentifikasi dari gejala fisik, psikologi dan perilaku stres. Kebaruan penelitian adalah menekankan pada respon stres akademik mahasiswa hanya semester 8 yang sedang penyelesaian skripsi dari program studi pendidikan eksakta dan non eksakta. Penelitian bertujuan menganalisis respon homogen stres mahasiswa dalam penyelesaian skripsi di FKIP Universitas Siliwangi. Metode Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan populasi 363 mahasiswa angkatan 2020 dari program studi eksakta dan noneksakta. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 190 sampel. Instrumen penelitian adalah kuesioner Depression Anxiety Stress Scale 42 (DASS 42). Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian yaitu Mahasiswa eksakta yang sedang penyelesaian skripsi mempunyai tingkat respon stres akademik berkategori sedang yang didominasi oleh gejala psikologi stres. Pencapaian respon stress ini linier dengan karakteristik stres akademik mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan dan Program Studi Pendidikan Fisika, Matematika dan Biologi. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (non eksakta) dan karakteristik stres mahasiswa berdasarkan usia dan lama kerja didominasi tingkat respon stres mahasiswa berkategori ringan. Kesimpulan yaitu Gejala psikologi stres sebagian besar mahasiswa semester 8 bersumber dari perasaan terbebani penyusunan skripsi, tertekan dari dosen pembimbing dan kecemasan dari teman angkatan.
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DANUREJAN I, YOGYAKARTA Marbun, Rini; Septriana, Septriana; Yuliati, Endri
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 8, No 2 (2024): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v8i2.24901

Abstract

Berdasarkan hasil PSG (Pemantauan Status Gizi) tahun 2016, DIY berada pada urutan ke-21 dari 34 provinsi di Indonesia dalam kasus gizi kurang dan buruk. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi status gizi balita adalah pola asuh ibu. Wilayah kerja Puskesmas Danurejan I berada di bantaran Sungai Code dengan kehidupan social ekonomi menengah ke bawah. Kebaruan penelitian ini mengetahui hubungan pola asuh dengan status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Danurejan I Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross-sectional, dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Danurejan I Yogyakarta pada bulan Mei–Juni 2018. Besar sampel adalah 139 balita, ditentukan dengan metode simple random sampling. Variabel bebas adalah pola asuh ibu (dukungan dalam pemberian makan, perawatan kesehatan, dan rangsangan psikososial) sedangkan variabel terikat berupa status gizi balita. Data pola asuh ibu diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner dan status gizi balita ditentukan berdasarkan indeks BB/U. Analisis bivariate menggunakan uji Fisher exact. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 15,1% ibu mempunyai pola asuh yang kurang baik dalam pemberian makan, perawatan kesehatan (1,40%), dan rangsangan psikososial (3,60%). Uji bivariate menunjukan adanya hubungan pola asuh ibu dalam dukungan pemberian makan dan status gizi  (p=0,000), sedangkan perawatan kesehatan (p=0,720) dan rangsangan psikososial (p=0,435) tidak berhubungan dengan status gizi.  Kesimpulan menunjukkan bahwa pola asuh ibu, terutama dalam pemberian makan berkaitan dengan status gizi balita.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2025): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT Vol 9, No 2 (2025): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 8, No 4 (2024): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 8, No 3 (2024): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT Vol 8, No 2 (2024): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 8, No 1 (2024): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 7, No 4 (2023): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 7, No 3 (2023): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT Vol 7, No 2 (2023): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 7, No 1 (2023): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 6, No 3 (2022): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 6, No 2 (2022): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT Vol 6, No 1 (2022): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 5, No 2 (2021): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 5, No 1 (2021): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 4, No 2 (2020): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 4, No 1 (2020): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 3, No 2 (2019): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 3, No 1 (2019): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 1, No 1 (2019): April Vol 2, No 2 (2018): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI More Issue