cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community
ISSN : 26148676     EISSN : 26569248     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 174 Documents
RENDAHNYA PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI INTRA UTERIN DEVICE (IUD) DI PUSKESMAS GELUMBANG KAB. MUARA ENIM Afriani, Yulia; Sari, Erma Puspita; Indriani, Putu Lusita Nani; Rahmawati, Eka
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.33262

Abstract

Intra Uterine Device (IUD) salah satu jenis Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Kebaruan penelitian karena meneliti penggunaan alat kontrasepsi IUD pada akseptor KB. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan, sikap ibu dan dukungan suami secara simultan dengan rendahnya pemakaian alat kontrasepsi IUD di Puskesmas Gelumbang Kabupaten Muara Enim. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi akseptor Keluarga Berencana (KB) yang berkunjung ke Puskesmas Gelumbang Kabupaten Muara Enim. Sampel berjumlah 40 akseptor KB dan teknik pengumpulan data dengan accidental sampling. Hasil uji chi square di peroleh P-value = 0.005 ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemakaian KB IUD, P-value = 0.000 ada hubungan yang signifikan sikap ibu dengan pemakaian KB IUD dan P-value = 0.000 ada hubungan dukungan suami dengan pemakaian KB IUD. Kesimpulannya pengetahuan, sikap ibu dan dukungan suami secara simultan berhubungan dengan rendahnya pemakaian KB IUD di Puskesmas Gelumbang Kab. Muara Enim.
KORELASI PENGETAHUAN IBU MENGENAI PEMBERIAN MP-ASI DENGAN STATUS GIZI BAYI 6–12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBOTO Kadir, Yusrifat; Hafid, Ridha; Mohamad, Rini Wahyuni
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 4 (2025): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i4.34451

Abstract

Status gizi merupakan gambaran keseimbangan zat gizi dengan kebutuhan tubuh yang dapat diukur melalui beberapa indikator. Pengetahuan ibu tentang pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) sangat penting dalam mencegah morbiditas dan mortalitas bayi, karena ibu diharapkan mampu memahami dan mengaplikasikan prinsip pemberian MP-ASI dengan benar. Kebaruan penelitian ini adalah memberikan bukti empiris terkini mengenai pentingnya pengetahuan ibu dalam pemberian MP-ASI terhadap status gizi bayi pada rentang usia kritis 6–12 bulan khususnya di wilayah Puskesmas Limboto, yang sebelumnya belum banyak diteliti pada lingkup daerah ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi usia 6–12 bulan di wilayah Puskesmas Limboto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi bayi usia 6–12 bulan, dan sampel sebanyak 98 responden yang diambil dengan teknik proportional sampling. Analisis data menggunakan uji Fisher Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai P-value = 0.000, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi. Kesimpulannya, semakin baik pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI maka semakin baik pula status gizi bayi, sehingga hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi Puskesmas Limboto dalam meningkatkan promosi kesehatan dan penyuluhan gizi.
EFEKTIVITAS TERAPI BERMAIN PLASTISIN TERHADAP KECEMASAN HOSPITALISASI ANAK PRASEKOLAH DI RSUD DR. HASRI AINUN HABIBIE PROVINSI GORONTALO Olii, Nurul Hidayati; Hafid, Ridha; Mohamad, Rini Wahyuni
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 4 (2025): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i4.34428

Abstract

Hospitalisasi adalah keadaan yang menyebabkan seorang anak harus tinggal di rumah sakit. Respon anak terhadap hospitalisasi dipengaruhi oleh tahapan usia perkembangan. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah terapi bermain. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan plastisin sebagai media utama terapi bermain, yang tidak hanya efektif menurunkan kecemasan tetapi juga memberikan manfaat tambahan bagi perkembangan motorik halus, kreativitas, dan ekspresi emosi anak, serta menjadi kontribusi ilmiah pertama di Gorontalo dalam konteks hospitalisasi anak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terapi bermain plastisin terhadap penurunan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah (3–6 tahun) di ruang perawatan anak RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh anak prasekolah yang dirawat di ruang perawatan anak, dengan sampel sebanyak 30 responden menggunakan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian melalui uji Wilcoxon menunjukkan nilai P-value = 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan terapi bermain plastisin terhadap penurunan kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah. Kesimpulan terdapat pengaruh terapi bermain plastisin terhadap penurunan kecemasan hospitalisasi.
KONSEP DASAR EKONOMI KESEHATAN DAN APLIKASINYA DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN : TINJUAUAN LITERATUR Green Nego, Ingrid; Oktaviani Yustedjo, Dika; Parlindungan, Hotmada; Hartono, Budi; Ghutsa Daud, Alfani
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 4 (2025): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i4.34207

Abstract

Kenaikan biaya layanan kesehatan global serta tuntutan pencapaian Cakupan Kesehatan Semesta (UHC) menuntut strategi alokasi sumber daya yang efisien dan adil. Ekonomi kesehatan menjadi kerangka analitis untuk menilai intervensi, efektivitas biaya, dan distribusi manfaat kesehatan. Studi ini merupakan narrative integrative review terhadap 20 artikel peer-reviewed (2020–2025) yang diperoleh melalui PubMed Central, DOAJ, dan repositori institusi menggunakan kata kunci “health economics” “cost-effectiveness” “resource allocation” “efficiency” dan “health system management”. Hasil menunjukkan bahwa evaluasi ekonomi—cost-effectiveness, cost-utility, cost-benefit, dan cost-minimization—menjadi instrumen utama prioritisasi intervensi; teknik manajerial seperti Just-In-Time dan Total Quality Control efektif mengurangi pemborosan; metode lanjut seperti probabilistic sensitivity analysis dan distributional cost-effectiveness analysis mengintegrasikan aspek keadilan; sementara kerangka Health Technology Assessment (HTA) adaptif diterapkan mulai dari QALY threshold di Inggris hingga causal loop diagrams di Thailand. Hambatan utama meliputi keterbatasan data dan kurangnya tenaga terlatih, sedangkan manfaatnya mencakup efisiensi biaya, perluasan akses, dan keberlanjutan pembiayaan. Kesimpulannya, ekonomi kesehatan memberikan kerangka komprehensif untuk meningkatkan mutu, aksesibilitas, dan keberlanjutan sistem pelayanan kesehatan, serta dapat menjadi dasar pengambilan keputusan berbasis bukti. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis komprehensif yang tidak hanya menekankan efisiensi biaya, tetapi juga integrasi prinsip keadilan (equity) melalui pendekatan distribusional dan prosedur fairness, sehingga ekonomi kesehatan diposisikan bukan semata alat penghematan, melainkan instrumen strategis dalam pemerataan akses dan penguatan kebijakan kesehatan berkelanjutan 
DETEKSI DINI PENYAKIT GULA DARAH MELALUI APLIKASI ANDROID SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN SEJAK DINI Syarthibi, Ahmad; Saquro, Abdan
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 10, No 1 (2026): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMM
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v10i1.35872

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi Deteksi Dini Penyakit Gula Darah berbasis Android sebagai media edukasi dan skrining awal non-medis bagi siswa dan guru di SMK Kesehatan Fania Salsabila. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi fitur skrining risiko diabetes sederhana berbasis input mandiri dengan edukasi kesehatan yang terstruktur dalam satu aplikasi mobile yang dirancang khusus untuk lingkungan sekolah, sehingga mendukung upaya pencegahan sejak usia muda. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya prevalensi diabetes mellitus di Indonesia, rendahnya kesadaran pemeriksaan gula darah rutin, serta keterbatasan alat skrining di sekolah. Aplikasi Android dipilih karena mudah diakses dan banyak digunakan. Fitur utama aplikasi meliputi informasi penyakit gula darah, jenis, gejala dan faktor risiko, pengobatan, pencegahan, serta menu skrining yang menganalisis data pengguna seperti usia, berat badan, tekanan darah, kadar gula darah puasa, dan riwayat keluarga untuk mengklasifikasikan tingkat risiko menjadi rendah, sedang, atau tinggi. Metode penelitian meliputi identifikasi masalah, studi literatur, pengumpulan data melalui observasi dan kuesioner, perancangan sistem, implementasi, serta pengujian menggunakan black box testing dan user testing. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi mudah digunakan, informatif, dan bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran pengguna terhadap deteksi dini dan pencegahan diabetes, sehingga berpotensi menjadi media promotif-preventif yang efektif di lingkungan sekolah dan masyarakat umum.
EFEKTIVITAS TEH FORTIFIKASI DAUN KELOR DAN KAYU MANIS TERHADAP HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI ANEMIA DI SMP NEGERI 8 KOTA TENGAH, KOTA GORONTALO Rahim, Eman; Daud, Susanty; Ottay, Christian Julius; Sau, Rahmawati A.; Ismail, Nurain Rahim
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 4 (2025): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i4.34598

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi pada remaja putri, terutama akibat peningkatan kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan kehilangan darah saat menstruasi. Salah satu upaya pencegahan dan penanganannya adalah pemanfaatan pangan lokal kaya zat besi, seperti daun kelor, yang dapat difortifikasi dengan bubuk kayu manis untuk meningkatkan cita rasa dan nilai gizi. Penelitian ini berbeda dari penelitian sebelumnya yang umumnya menggunakan kapsul atau ekstrak daun kelor serta berfokus pada kelompok dewasa, karena menekankan pendekatan aplikatif melalui konsumsi teh fortifikasi berbasis pangan lokal pada remaja putri anemia usia sekolah menengah pertama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi teh fortifikasi daun kelor dan bubuk kayu manis terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri anemia kelas VIII di SMP Negeri 8 Kota Tengah, Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan rancangan one group pre-test and post-test design, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Intervensi berupa pemberian teh fortifikasi daun kelor dan bubuk kayu manis dilakukan sebanyak dua kali sehari selama 14 hari. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan menggunakan alat Easy Touch GCHb sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi seluruh responden (100%) berada pada kategori anemia, sedangkan setelah intervensi terjadi peningkatan kadar hemoglobin, dimana 76,70% responden berada pada kategori normal dan 23,30% masih berada pada kategori anemia namun telah mengalami peningkatan kadar hemoglobin dari 9,1 g/dL menjadi 11,7 g/dL. Dapat disimpulkan bahwa konsumsi teh fortifikasi daun kelor dan bubuk kayu manis berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia 
TINJAUAN PROSES PENYELENGGARAAN MAKANAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA GORONTALO Amay, Seftianisa; R. Ismail, Nurain; Rahim, Eman; Open, Ripki
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 4 (2025): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i4.34612

Abstract

Penyelenggaraan makanan merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar narapidana yang harus dilaksanakan secara layak, bergizi, dan higienis. Kasus keracunan massal yang terjadi di Lapas Kelas IIA Gorontalo tahun 2021 menunjukkan adanya kerentanan dalam sistem pengelolaan makanan dan menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap proses penyelenggaraan makanan sebagai upaya menjamin keamanan pangan dan mencegah kejadian luar biasa di lingkungan pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyelenggaraan makanan di Lapas Kelas IIA Gorontalo yang meliputi perencanaan anggaran, menu, pengadaan, penyimpanan, pengolahan, penyajian, distribusi, higiene dan sanitasi, pencatatan dan pelaporan, serta monitoring dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa penyelenggaraan makanan sudah sesuai pedoman, dengan tenaga dapur bersertifikat dan penerapan kebersihan yang baik. Namun, masih terdapat keterbatasan sarana dan prasarana, khususnya pada ruang penyimpanan dan pengolahan yang belum memadai. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penyelenggaraan makanan berjalan cukup baik, tetapi membutuhkan perbaikan infrastruktur fisik untuk mencegah kontaminasi silang dan menjamin keamanan pangan bagi narapidana.
LITERASI KESEHATAN DIGITAL DAN PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA: ANALISIS DARI PERSPEKTIF KESEHATAN MASYARAKAT Rupa Anjeli, A. Maya; Budiono, Nugrahadi Dwi Pasca; Inayah, Zufra; Mindiharto, Sestiono
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 10, No 1 (2026): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMM
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v10i1.37088

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara remaja mengakses informasi kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi, namun di sisi lain meningkatkan risiko paparan misinformasi yang dapat memengaruhi perilaku kesehatan. Dalam konteks kesehatan masyarakat, literasi kesehatan digital menjadi kompetensi penting yang menentukan kemampuan remaja dalam memahami dan memanfaatkan informasi kesehatan secara tepat. Penelitian ini menghadirkan kebaruan dengan menempatkan literasi kesehatan digital sebagai determinan perilaku kesehatan reproduksi remaja dalam konteks daerah, khususnya di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, wilayah dengan penetrasi digital tinggi namun masih menghadapi permasalahan kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara literasi kesehatan digital dan perilaku kesehatan reproduksi remaja menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang pada 420 remaja usia 15–19 tahun yang dipilih melalui multistage random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terstruktur menggunakan adaptasi eHealth Literacy Scale (eHEALS) dan instrumen perilaku kesehatan reproduksi, serta dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki literasi kesehatan digital rendah hingga sedang dan lebih dari sepertiga menunjukkan perilaku kesehatan reproduksi kurang baik; remaja dengan literasi kesehatan digital rendah memiliki risiko perilaku berisiko yang lebih tinggi (PR = 1,840; CI 95%: 1,320–2,560; p = 0,001). Kesimpulannya, literasi kesehatan digital berperan signifikan dalam membentuk perilaku kesehatan reproduksi remaja, sehingga penguatan literasi digital melalui sekolah, keluarga, dan media kredibel perlu dikembangkan secara berkelanjutan.
POTENSI EKSTRAK BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA) SEBAGAI ANTIHIPERGLIKEMIA PADA TIKUS WISTAR HIPERGLIKEMIK: STUDI IN VIVO Akbar, M. Ali; Dahliah, Dahliah; Iskandar, Darariani; Wahyu, Sri; Nurhayati, Riski
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 10, No 1 (2026): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMM
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v10i1.37584

Abstract

Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan pengembangan terapi alternatif berbasis bahan alam. Bunga rosella (Hibiscus sabdariffa) diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi memiliki efek antihiperglikemik. Kebaruan penelitian ini terletak pada evaluasi efektivitas ekstrak etanol bunga rosella dengan variasi dosis terhadap penurunan kadar glukosa darah pada model tikus Wistar hiperglikemik yang diinduksi streptozotocin. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi ekstrak etanol bunga rosella sebagai agen antihiperglikemik serta menilai pengaruh variasi dosis terhadap penurunan kadar glukosa darah. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental laboratoris dengan desain pre test–post test control group design menggunakan 30 ekor tikus Wistar jantan hiperglikemik (GDS 200 mg/dL) yang diinduksi streptozotocin (STZ) 50 mg/kgBB dan dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kontrol positif (metformin 150 mg/kgBB), serta tiga kelompok perlakuan ekstrak rosella dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB selama 15 hari, dengan pengukuran kadar glukosa darah sewaktu setiap tiga hari dan analisis data menggunakan Paired Sample T-Test, One Way ANOVA, dan Post Hoc Tukey (p0,05). Hasil penelitian menunjukkan seluruh kelompok perlakuan mengalami penurunan kadar glukosa darah yang signifikan (p0,05) dengan mean difference tertinggi pada kelompok P3 (226,83 mg/dL), diikuti P2 (192,50 mg/dL) dan P1 (137,83 mg/dL), serta uji ANOVA menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok sejak hari ke-3 hingga hari ke-15 (p0,05). Uji Post Hoc menunjukkan dosis 400 mg/kgBB memberikan efek penurunan glukosa paling optimal (101,8 ± 4,9 mg/dL) bahkan melampaui kelompok metformin (143,3 ± 6,3 mg/dL). Kesimpulan bahwa ekstrak etanol bunga rosella memiliki efektivitas antihiperglikemik yang bersifat dosis-tergantung pada tikus Wistar hiperglikemik, dengan dosis 400 mg/kgBB menunjukkan efek paling optimal.
KASUS SERIAL RESEKSI HATI LAPAROSKOPI, SATU PUSAT PENGALAMAN 5 TAHUN Tendean, Michael; Mambu, Toar Deliezer Bram; Tjandra, Ferdinand; Salem, Billy Enos Christian Ratu; Panelewen, Jimmy; Ayawaila, Marven Stevano; Luciana, Fanni
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 10, No 1 (2026): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMM
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v10i1.37451

Abstract

Kanker hati merupakan penyebab kematian ketiga tertinggi akibat kanker secara global, dengan angka mortalitas di Indonesia mencapai 9,6% dan menempati urutan tertinggi kedua di dunia. Reseksi bedah tetap menjadi modalitas kuratif utama, sementara pendekatan laparoskopik semakin berkembang karena menawarkan keuntungan minimal invasif; namun, data mengenai luaran reseksi hati laparoskopik di Indonesia, khususnya kawasan timur, masih sangat terbatas. Kebaruan penelitian ini adalah penyajiannya sebagai laporan awal yang mendeskripsikan luaran reseksi hati laparoskopik di Indonesia timur, sehingga memberikan data dasar penting bagi pengembangan layanan bedah hepatobilier minimal invasif di wilayah dengan keterbatasan akses teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik demografis pasien, profil teknik operasi, serta luaran pasca reseksi hati laparoskopik pada kasus tumor hati di RSUD Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado. Penelitian observasional deskriptif dengan desain serial kasus prospektif ini melibatkan seluruh pasien yang menjalani reseksi hati laparoskopik periode 2019–2024, dengan pengumpulan data meliputi karakteristik demografis, parameter praoperasi, teknik intraoperatif berdasarkan terminologi Brisbane 2000, serta luaran pasca operasi berupa fungsi hati, komplikasi menurut klasifikasi Clavien–Dindo, dan kejadian gagal hati pasca hepatektomi (PHLF) berdasarkan kriteria International Study Group of Liver Surgery (ISGLS). Sebanyak 15 pasien dilibatkan, dengan mayoritas perempuan (66,7%) dan rerata usia 42,13 tahun; seluruh pasien memiliki fungsi hati Child–Pugh A. Tumor hati primer mendominasi (60%), dengan seluruh kasus ganas primer berupa karsinoma hepatoseluler. Mayoritas prosedur merupakan hepatektomi minor (80%) dengan transeksi parenkim menggunakan pisau bedah harmonik (86,7%). Tidak ditemukan kejadian PHLF maupun komplikasi mayor, sementara satu kasus kematian pasca operasi terjadi akibat sepsis. Secara keseluruhan, reseksi hati laparoskopik pada pasien tumor hati di pusat layanan ini menunjukkan luaran pasca operasi yang baik dengan angka komplikasi mayor yang rendah, sehingga mendukung penerapan pendekatan minimal invasif sebagai pilihan terapi yang aman dan potensial untuk dikembangkan di pusat layanan hepatobilier di Indonesia timur.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 2 (2026): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUN Vol 10, No 1 (2026): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMM Vol 9, No 4 (2025): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT Vol 9, No 2 (2025): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 8, No 4 (2024): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 8, No 3 (2024): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT Vol 8, No 2 (2024): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 8, No 1 (2024): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 7, No 4 (2023): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 7, No 3 (2023): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT Vol 7, No 2 (2023): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 7, No 1 (2023): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 6, No 3 (2022): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 6, No 2 (2022): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT Vol 6, No 1 (2022): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 5, No 2 (2021): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 5, No 1 (2021): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 4, No 2 (2020): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 4, No 1 (2020): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 3, No 2 (2019): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU Vol 3, No 1 (2019): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI Vol 1, No 1 (2019): April Vol 2, No 2 (2018): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI More Issue