cover
Contact Name
Marselius Sampe Tondok
Contact Email
marcelius@staff.ubaya.ac.id
Phone
+622178881112
Journal Mail Official
psikologi@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jl. Margonda Raya, No.100, Depok, Jawa Barat. 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Gunadarma
Jurnal Psikologi (JPUG) accepts manuscripts based on empirical research, both quantitative and qualitative. Priority is given to quantitative research of the multivariate type. Meanwhile, the Jurnal Psikologi also accepts meta-analysis or systematic review manuscripts that have advantages in terms of novelty or unique variables.
Articles 425 Documents
APAKAH IKLIM ORGANISASI DAN KEADILAN ORGANISASI BERPENGARUH TERHADAP WORKPLACE INCIVILITY PADA PEKERJA? Agyl Muhammad Dzikrullah; Inge Andriani
Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i1.5771

Abstract

Workplace incivility merupakan perilaku menyimpang berintensitas rendah dengan maksud ambigu untuk merugikan target. Perilaku ini masih sangat sedikit diberi perhatian, terutama di Indonesia, disebabkan terlalu ambigu sehingga dianggap sebagai hal yang biasa saja dan tidak memiliki dampak. Padahal, jika dibiarkan dapat menyebabkan pekerja mengundurkan diri, kerugian finansial bagi organisasi, hingga depresi. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mencari kontribusi dari dua variabel yang dapat mempengaruhi workplace incivility, yaitu iklim organisasi dan keadilan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling, dengan subjek sebanyak 129 orang pekerja. Workplace incivility diukur menggunakan Indonesian Incivility Behavior Scale oleh Handoyo (2018), iklim organisasi menggunakan Organizational Climate Scale oleh Stringer (2002), dan keadilan organisasi menggunakan Organizational Justice Scale oleh Niehoff & Moorman (1993). Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis regresi berganda. Hasilnya iklim organisasi dan keadilan organisasi memiliki kontribusi yang sangat signifikan terhadap workplace incivility sebesar 12,8% dengan pengaruh yang negatif, dimana 87,2% berasal dari variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Diharapkan penelitian ini dapat membantu organisasi untuk mengatasi workplace incivility, sehingga kerugian yang terjadi bisa diminimalisir
KESEPIAN, KECEMASAN SOSIAL DAN PROBLEMATIC INTERNET USE PADA MAHASISWA PENGGUNA INSTAGRAM Cartika Sari
Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i1.4430

Abstract

Problematic internet use menjadi salah satu fenomena yang seringkali dijumpai pada mahasiswa. Hal ini menjadi perhatian penting bagi banyak peneliti, terutama mengenai penggunaan internet yang berlebihan, khususnya dalam mengakses media sosial Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesepian dan kecemasan sosial terhadap problematic internet use. Penelitian ini melibatkan 130 orang mahasiswa yang menggunakan media sosial Instagram minimal 5 jam dalam sehari. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan uji regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara kesepian dan kecemasan sosial terhadap problematic internet use sebesar 20.3%. Riset ini menunjukkan bahwa kecemasan sosial memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingkan kesepian, dikarenakan mahasiswa yang mengalami kecemasan sosial lebih membutuhkan hubungan yang tetap dan aman ketika menjalin komunikasi, sehingga dengan adanya media sosial Instagram dapat menjadi ruang virtual untuk mencari kedamaian dan menutupi kekurangan, serta ketakutan yang berlebihan atas penilaian negatif tentang diri mahasiswa itu sendiri.
IN FIRE WE STRONG: THE ROLE OF RESILIENCE IN EXAMINING HELP ATTITUDE TO ADOLESCENCE POST TRAUMATIC GROWTH Naurah Nadzifah; Devie Yundianto; Muhammad Khatami
Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i1.5090

Abstract

The fire in Tambora, West Jakarta, is a man-made disaster. It occasionally happened because of its type of disaster. The uniqueness of this study is to see how the attitude of Adolescence to help each other during a disaster can affect post-traumatic growth (PTG), which is moderated by resilience. The research method used is a quantitative method with moderated regression analysis technique. The results show that PTG will grow even more when teenagers have a helpful attitude and are supported by good resilience.
APA NILAI DIRIKU SEBATAS PENAMPILANKU? ANALISIS BODY SURVEILLANCE DAN KETIDAKPUASAN TUBUH DENGAN MEDIATOR BODY SHAME Chrissamary Husodo; Ananta Yudiarso
Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i1.5565

Abstract

Di dalam era modern kini yang semakin maju oleh kecanggihan teknologi, standar kecantikan yang tidak realistis semakin dipopulerkan melalui media sosial. Standar kecantikan yang tidak lepas dari pengaruh objektifikasi menciptakan gambaran bahwa tubuh kurus adalah tubuh yang ideal bagi perempuan, sehingga menjadi salah satu faktor yang turut mengembangkan ketidakpuasan tubuh pada perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara body surveillance dan body dissatisfaction melalui body shame sebagai mediator. Studi hubungan antara body surveillance dan ketidakpuasan tubuh masih sangat terbatas di Indonesia, terlebih lagi yang melibatkan body shame di dalamnya, padahal body shame adalah indikator yang kuat untuk gangguan makan. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara online dengan teknik accidental sampling dari sejumlah 223 perempuan dengan rentang usia 18-25 tahun di Surabaya sebagai partisipan penelitian. Analisis data menggunakan metode analisis mediasi melalui Structural Equations Modeling (SEM) dengan aplikasi JASP versi 0.16. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara body surveillance dan body dissatisfaction yang dimediasi sepenuhnya oleh body shame, dengan indirect effect antara body surveillance dan body dissatisfaction melalui body shame, dengan total effect yang signifikan dan tanpa adanya direct effect. Temuan ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan intervensi yang mempertimbangkan konteks sosial setempat sebagai sumber dari permasalahan body image.
KEPUASAN HIDUP PADA PEMAIN GAME ONLINE PLAYER UNKNOWN’S BATTLEGROUNDS MOBILE (PUBGM) Aris Setiawan; Triyono Triyono
Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i1.4242

Abstract

Aktivitas bermain game online semakin marak dan digemari oleh masyarakat karena dapat memperoleh keuntungan personal, finansial, dapat dijadikan sebagai pekerjaan yang bersifat professional dan sebagai sarana untuk memuaskan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna, gambaran dan faktor-faktor kepuasan hidup bagi para pemain game online Player Unknown’s Battlegrounds Mobile (PUBGM). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian ini berjumlah 4 player game online PUBGM, dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur dan dokumentasi.  Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan Moustakas (1994) dengan mendeskripsikan hasil wawancara, horizonalization, cluster of meaning, deskripsi esensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga temuan dalam penelitian ini. Pertama, berkaitan dengan makna kepuasan hidup. Makna kepuasan hidup bagi pemain game online PUBG Mobile adalah dapat bermain di suatu turnamen dengan melawan para player dan tim tingkat nasional, dapat menambah pengalaman, pengetahuan dan memperoleh keuntungan secara finansial. Kedua, berkaitan dengan gambaran kepuasan hidup. Gambaran kepuasan hidup keempat subjek dapat dilihat dari keinginan untuk merubah kondisi ekonomi, keempat subjek merasa cukup puas dengan kehidupan masa lalunya. Mereka merasa puas dengan kehidupannya saat ini karena dapat bermain dan melawan idola, dapat berjuang berasama dengan tim baik kalah maupun menang. Mereka memiliki keinginan dapat menjuarai turnamen-turnamen di tingkat nasional. Adapun pandangan keluarga, teman, dan pasangan mendukung apa yang mereka jalani, selama hal tersebut positif, dan dapat menghasilkan. Ketiga, berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan hidup pemain game online PUBG Mobile yaitu berupa dukungan keluarga, sosial, dan prestasi.
REFLEKSI HUKUMAN BAGI REMAJA PELAKU KEKERASAN SEKSUAL Kuntum Khaira Ummah; Nila Anggreiny; Amatul F. Nasa
Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i1.4244

Abstract

Berdasarkan undang-undang, remaja pelaku kekerasan seksual bukan hanya menerima hukuman pidana atau penjara, namun secara sosial mereka juga menerima hukuman seperti seperti kekerasan fisik dan verbal, menerima perlakuan dan merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Oleh sebab itu, perlu bagi remaja pelaku kekerasan seksual untuk merefleksikan pengalaman mereka. Dari berbagai bentuk hukuman yang mereka terima, tentunya perlu dilihat bagaimana para pelaku merefleksikan pengalaman mereka selama menjalani hukuman tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan diolah menggunakan analisis fenomena dengan interpretasi. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan  metode wawancara. Analisis data penelitian ini dilakukan pada tiga orang partisipan yang sedang menjalani hukuman pidana di LPKA dengan kasus kekerasan seksual. Kemudian pemilihan partisipan dalam penelitian dilakukan dengan sampling sesuai tujuan. Hasil penelitian ini menggambarkan refleksi hukuman pada remaja pelaku kekerasan seksual yang ditandai dengan tiga tema refleksi yang ditemukan. Tiga tema tersebut ialah, pengalaman menerima hukuman, kesadaran ketika menerima hukuman dan keinginan untuk berubah. Hal tersebut mengintegrasikan bagiamana proses refleksi pada remaja pelaku kekerasan seksual. Refleksi pada remaja pelaku kekerasan seksual dipengaruhi oleh faktor internal, yaitu diri sendiri dan niat yang baik dalam menghadapi situasi saat menerima hukuman.
EVALUASI BELAJAR DARING: BAGAIMANA PERAN REGULASI DIRI TERHADAP KEPUASAN BELAJAR DARI RUMAH SELAMA PANDEMI? Doddy Hendro Wibowo; Erida Yeussy Nainggolan
Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i1.5586

Abstract

Pandemi menyebabkan mahasiswa mengalami kelas pembelajaran daring pertama kali dan kepuasan belajar daring menjadi indikator penentu keberhasilan belajar daring. Namun di lapangan, mahasiswa merasa tidak nyaman dengan metode belajar daring. Tujuan penelitian ini adalah menguji peran regulasi diri belajar daring terhadap tingkat kepuasan belajar daring mahasiswa di masa belajar dari rumah. Penelitian ini melibatkan 281 mahasiswa universitas di Salatiga berusia antara 17-23 tahun dengan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh regulasi diri belajar daring terhadap kepuasan belajar daring mahasiswa di masa belajar dari rumah. Mahasiswa memiliki tingkat kepuasan belajar daring pada kategori sedang (71.2%) dan tingkat regulasi diri belajar daring pada kategori sedang (69.4%).
APAKAH PELATIHAN MUSIK INTERAKSIONAL TERKAIT DENGAN KEMAMPUAN EMPATI DAN SISTEMASI PADA MUSISI? Meidy Christianty Soesanto; Ananta Yudiarso
Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i1.5583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pelatihan musik interaksional dengan kemampuan empati dan sistemasi pada musisi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional menggunakan metode survei. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji hubungan serta model rasch. Hasil penelitian terhadap 111 musisi menunjukan bahwa pelatihan musik interaksional (PMI) berhubungan dengan kemampuan sistemasi (SQ) (r = 0.214, p = 0.012, N = 111). Kemampuan empati (EQ) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan pelatihan musik interaksional (r = 0.024, p = 0.400, N = 111). Pelatihan musik interaksional merupakan alternatif untuk meningkatkan kemampuan sistemasi.
HUBUNGAN PRASANGKA DAN PENGUNGKAPAN DIRI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Arfida Arfida; Sitti Murdiana; Faradillah Firdaus
Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i1.4419

Abstract

Prasangka merupakan pandangan negatif mahasiswa terhadap individu lainnya yang dijadikan sebagai dasar penilaian mereka, sehingga memberikan ancaman bagi mahasiswa dalam melakukan pengungkapan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara prasangka dan pengungkapan diri pada mahasiswa Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah meode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 371 mahasiswa Universitas Negeri Makassar dengan rentang usia 18-22 tahun. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala pengungkapan diri dengan nilai reliabilitas 0,891 dan skala prasangka dengan nilai reliabilitas 0,794. Analisis data menggunakan menggunakan analisis statistik nonparametrik uji spearman rho dengan bantuan JASP 14.0 for windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara prasangka dan pengungkapan diri pada mahasiswa di Universitas Negeri Makassar (r=-0,103 dan p=0,047). Implikasi hasil penelitian ini adalah prasangka yang rendah akan meningkatkan pengungkapan diri, sehingga hasil penelitian ini diharapkan menjadi sumber informasi bagi mahasiswa untuk menurunkan prasangka dan meningkatkan pengungkapan diri. 
KONTROL DIRI DAN PERILAKU CYBERSEX PADA PENGGUNA AKUN ALTER Raeshanty Z. M. Hitalessy; Meta Damariyanti
Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i1.5985

Abstract

Akun alter merupakan sebuah akun yang menggunakan identitas dan perilaku yang berbeda dari penggunanya. Kehadiran akun alter di media sosial membuat para penggunanya dapat mengungkapkan sisi lain dari dirinya, namun banyak yang mengekspresikannya hal-hal negatif seperti tindakan pengguna akun alter yang bersifat erotis, seperti cerita-cerita seksual, postingan foto-foto bagian tubuh yang intim, pelayanan jasa seksual mulai dari chat sex, phone sex, video sex, bahkan ajakan untuk melakukan hubungan badan secara langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan kontrol diri dan perilaku cybersex pada pengguna akun media sosial alter. Penelitian ini melibatkan 220 responden (200 pria dan 20 wanita), berusia 20-40 tahun, aktif mengakses materi seksual dan melakukan aktivitas seksual di internet dengan intensitas waktu 11 jam atau lebih per minggu. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi Pearson. Hasil penelitian membuktikan terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara kontrol diri dan perilaku cybersex pada pengguna akun alter, di mana semakin rendah kontrol diri, maka semakin tinggi perilaku cybersex pada pengguna media sosial akun alter. Begitupun sebaliknya, semakin tinggi kontrol diri maka semakin rendah perilaku cybersex pada pengguna media sosial akun alter. Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa perilaku cybersex berada pada kategori tinggi dan kontrol diri berada pada kategori rendah.