cover
Contact Name
Raden Gamal Tamrin Kusumah, M.Pd
Contact Email
raden@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
attalim@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
ISSN : 16932161     EISSN : 26211955     DOI : -
Core Subject : Education,
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam memuat artikel tentang Pendidikan Islam hasil penelitian dan kajian di bidang Pendidikan Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri Bengkulu dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan JUNI dan DESEMBER.
Arjuna Subject : -
Articles 280 Documents
Talking Stick Model : Sebuah Pengaruh Dalam Melihat Hasil Belajar Siswa Suhirman Suhirman; Agus Wedi
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i2.8131

Abstract

Abstract: Talking Stick Model: An Influence In Seeing Student Learning Outcomes.Variations in learning need to be done to adjust to the latest student conditions. The purpose of this study was to determine the effect of the talking stick learning model on the learning outcomes of Islamic Religious Education for grade 5 students at SDN 10 Sungai Are, OKU Selatan District, for the 2021/2022 academic year. The method is quantitative with a Quasi Experimental Design approach. The population in this study amounted to 28 students. The data collection technique in this study was a learning achievement test in the form of multiple choice of 20 questions which had previously been tested for validity and reliability. The results of the calculation of the learning outcomes test are 19 valid questions and 1 invalid question. The data analysis technique used is the normality test, homogeneity test, and hypothetical test using paired sample t-tests. Based on the research results, there are learning outcomes of Islamic Religious Education before and after using the talking stick learning model. this is evidenced by the results of the paired t-test which shows a sig.(2 tailed) value of 0.582 where the value is smaller than the value of 0.05. Thus the results of this study can be seen that the use of the talking stick learning model can improve learning outcomes significantly.Abstrak: Talking Stick  Model : Sebuah Pengaruh Dalam Melihat Hasil Belajar Siswa.Variasi dalam pembelajaran perlu dilakukan untuk menyesuaikan kondisi siswa yang terbaru. Tujuan studi ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking stick terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas 5 di SDN 10 Sungai Are Kabupaten OKU Selatan tahun ajaran 2021/2022. Metodenya adalah  kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 28 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 20 soal yang terlebih dahulu telah diuji validitas dan reabilitasnya. Hasil perhitungan tes hasil belajar adalah 19 soal valid dan 1 soal tidak valid. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas,uji homogenitas,dan uji hipotetis dengan menggunakan paired sampe t-tes. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hasil belajar Pendidikan Agama Islam sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran talking stick. hal ini dibuktikan dari hasil uji paired t-test yang menunjukan nilai sig.(2 tailed) sebesar 0,582 dimana nilai lebih kecil dari nilai 0,05. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa penggunaan model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan hasil belajar secara signifikan.
Urgensi Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Yenni Patriani; Fadhila Suskha; Idi Warsah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 21, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v21i1.7036

Abstract

Abstract: The Urgency of Evaluation of Learning Arabic for the Islamic Religious Education Study Program at UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. This study aims to evaluate Arabic language learning in the Islamic Religious Education Study Program at UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu and to determine the urgency of the evaluation. This research is a descriptive research with a qualitative type. Sources of data from lecturers and students. Data collected by documentation, observation and interviews. Data analysis using data reduction, data presentation, drawing conclusions. The results showed that the evaluation of learning Arabic used in the Islamic Religious Education Study Program at UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu applied more written tests which only included writing skills, not oral tests in this case listening skills (istima'), reading (qiro'). ah), and speak (kalam). The urgency of evaluating Arabic language learning for Arabic lecturers is to determine the level of success of the teaching and learning process in the classroom. For students, the results of the evaluation can be used to determine the level of ability and mastery of the Arabic material that has been taught.. Abstrak: Urgensi Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Fatmawati Sukarno BengkuluPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembelajaran bahasa Arab di Prodi Pendidikan Agama Islam UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu serta untuk mengetahui urgensi evaluasinya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis kualitatif. Sumber data dari dosen dan mahasiswa. Data dikumpulkan dengan dokumentasi, observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran bahasa Arab yang digunakan di Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu lebih banyak menerapkan tes tulis yang hanya mencakup keterampilan menulis saja, tidak dengan tes lisan dalam hal ini keterampilan mendengar (istima’), membaca (qiro’ah), dan berbicara (kalam). Urgensi evaluasi pembelajaran bahasa Arab bagi dosen Bahasa Arab adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan proses belajar mengajar di kelas. Bagi mahasiswa hasil evaluasi dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan dan penguasaan terhadap materi bahasa Arab yang telah diajarkan.
Hubungan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Masa Pandemi Muhammad Ghozali; Yuselia Yuselia
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.6726

Abstract

Abstract: Hubungan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Masa PandemiCara seseorang belajar adalah perpaduan unik dari kemampuannya untuk menyerap, mengatur, dan menganalisis pengetahuan. Setiap anak memiliki beberapa gaya belajar yang unik untuk menggapai tujuan pembelajaran. Kemampuan instruktur untuk mengenali tren gaya belajar akan membantu kemajuan proses belajar mengajar pada gaya belajar visual, auditorial, dan kinestik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan mengkaji gaya belajar siswa dalam kaitannya dengan hasil belajar pada pelajaran Agama Islam. Metode kuantitatif digunakan dengan metode korelasional dan alat pengumpulan data berupa observasi dan angket. Ukuran sampel ditentukan dengan menggunakan teknik non-probability sampling, dengan 383 siswa menanggapi. Korelasi bivariat pearson adalah pendekatan analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel X (gaya belajar siswa) cukup baik dan variabel Y (hasil belajar PAI) sangat baik, sedangkan uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar siswa dengan hasil belajar agama Islam. pendidikan di SMPN 3 Air Gegas dengan koefisien 0,320 dan nilai signifikansi 0,004 antara kedua variabel, menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak.Abstract: The Relationship of Student Learning Styles on Learning Outcomes of Islamic Religious Education During the PandemicThe way a person learns is a unique blend of his ability to absorb, organize, and analyze knowledge. Every child has several learning styles that he uses to achieve learning goals. The instructor's ability to recognize trends in learning styles will help advance the teaching and learning process. This study aims to describe and examine student learning styles in relation to learning outcomes in Islamic religious lessons. This research is a quantitative research using correlational methods and data collection tools in the form of observations and questionnaires. The sample size was determined using a non-probability sampling technique, with 383 students responding. Pearson bivariate correlation is a data analysis approach used to test hypotheses. The results showed that variable X (student learning style) was quite good and variable Y (PAI learning outcomes) was very good, while the correlation test showed that there was a significant relationship between student learning styles and Islamic religious learning outcomes. education at SMPN 3 Air Gegas with a coefficient of 0.320 and a significance value of 0.004 between the two variables, indicating that Ha is accepted and H0 is rejected.
Implementation of Learning of The Akidah Akhlak In The Character Of Loving The Country Alimni Alimni; Meri Lestari; Muhammad Faaris
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 21, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v21i1.8173

Abstract

Abstract: Implementation of Learning of The Akidah Akhlak In The Character of Loving The Country.The purpose of this research is to describe the implementation of Akidah Ahlak learning to form the character of love for the homeland at Madrasah Ibtidaiyah. This type of research is descriptive qualitative, because the primary data are 4th grade students, and secondary data are teachers of morals and the principal of the school. Methods of data collection using the method of observation, interviews, documentation. The results of this study indicate that Public Madrasah Ibtidaiyah 04 Seluma has introduced character education to love the homeland through the study of moral creed. Although there are several obstacles, the teacher provides solutions to minimize these obstacles. So that the implementation of Akidah Akhlak Learning in to form of the Character of Love for the Homeland goes well. The attitude of love for the homeland is reflected in how we defend our homeland, are ready to sacrifice for the nation and state, love customs, culture, language and preserve nature and the environment.Abstract: Penerapan Model Pembelajaran Mastery Learning (Belajar Tuntas) dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Akidah Akhlak.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Implementasi Pembelajaran Akidah Ahlak alam membentuk karakter cinta tanah air pada Madrasah Ibtidaiyah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, karena data primernya adalah siswa kelas IV, dan data sekundernya adalah guru mata pelajaran akidah akhlak dan kepala sekolah. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Madrasah Ibtidaiyah  Negeri 04 Seluma telah memperkenalkan pendidikan karakter cinta tanah air melalui kajian akidah akhlak, walaupun terdapat beberapa kendala, namun guru memberikan solusi untuk meminimalisir kendala tersebut. Sehingga Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Dalam Pembentukan Karakter Cinta Tanah Air berjalan dengan baik. Sikap cinta tanah air tercermin dari bagaimana kita mempertahankan tanah air kita, siap berkorban demi bangsa dan negara, mencintai adat istiadat, budaya, bahasa dan melestarikan alam dan lingkungan.
Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Tuna Rungu Di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bengklulu Khermarinah Khermarinah; Idi Warsah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 21, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v21i1.6672

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana metode pembelajaran PAI bagi anak-anak yang tuna rungu yang dilatarbelakangi oleh anggapan bahwa pembelajaran PAI hanya beranggapan sebagai wadah pembelajaran yang biasa, yang hanya berkumpul sama teman-teman, lalu bersenang-senang dan mendapatkan nilai yang cukup bagus, sehingga terkesan tidak ada nilai Al-qu’ran Hadis yang ada pada diri sang anak.Penelitian itu bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara belajar siswa dalam mempelajari pembelajaran PAI yang dilakukan oleh guru melalui teori juga disertai dengan praktek.Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yakni dengan mengumpulkan data-data dilapangan kemudian dianalisis untuk menarik kesimpulan. Adapun aspek dalam penelitian ini adalah guru PAI yang mengajar di SLB Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bengkulu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu melalui perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi data, menggunakan bahan refrensi, dan mengadakan member check. Data yang dianalisis digunakan dengan analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema budaya.Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran PAI di SLB Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bengkulu nilai-nilai Al-qu’ran Hadis yang baik dan bisa menghapalkan ayat-ayat al-quran dengan baik juga bisa menjadi kebanggaan bagi siswa agar siswa mengarahkan kearah yang lebih baik lagi.
The Problems of Using Google Classroom as a Learning Tool for Islamic Religious Education in the Covid-19 Era Adi Saputra; Karmi Kostia Leza Intan Permata; Suhirman Suhirman
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.7896

Abstract

Abstract: Problematika Penggunaan Google Classroom Sebagai Sarana Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Era Covid-19Tujuan penelitian ini untuk mengetahui problematika penggunaan Google Classroom sebagai sarana pembelajaran di era Covid-19 pada mata pelajaran PAI kelas 11 di SMA Negeri 6 Kota Bengkulu dan mengetahui upaya menghadapi problematikanya. Jenis penelitiannya adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan berjumlah 12 orang yaitu 1 orang kepala sekolah SMA, 2 orang guru Pendidikan Agama Islam, dan 9 orang siswa-siswi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematikanya adalah terdapat sarana yang kurang mendukung seperti jaringan yang tidak stabil; siswa yang tidak mempunyai smartphone dan laptop; masih banyak guru yang belum mahir menggunakan teknologi dan sosial media untuk pembelajaran jarak jauh; siswa yang tidak mengerti cara menggunakan teknologi untuk pembelajaran. Upaya dalam menghadapi problematikanya adalah pihak sekolah memberikan pelatihan menggunakan Google Classroom sebelum kegiatan belajar dilaksanakan; menyediakan kuota internet untuk belajar. Dewan guru selalu memberikan motivasi belajar kepada peserta didik. Guru juga bergabung di seluruh grup Whatsapp kelas dan aplikasi Google Clasroom sehingga dapat mengawasi aktivitas belajar online.Abstract: The Problems of Using Google Classroom as a Learning Tool for Islamic Religious Education in the Covid-19 EraThe purpose of this study was to find out the problems of using Google Classroom as a learning tool in the Covid-19 era in 11th grade Islamic Lesson at Public High School 6 Bengkulu City and to find out how to deal with the problems. This type of research is qualitative, with a descriptive approach. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. There were 12 informants, namely 1 high school principal, 2 Islamic Religious Education teachers, and 9 students. The results of the study indicate that the problem is that there are facilities that are not supported, such as an unstable network; students who do not have smartphones and laptops; there are still many teachers who are not proficient in using technology and social media for distance learning; students who do not understand how to use technology for learning. Efforts to deal with the problem are that the school provides training using Google Classroom before learning activities are carried out; provides internet quota for studying. The teacher council always provides learning motivation to students. Teachers also join all class Whatsapp groups and the Google Classroom application so they can monitor online learning activities.
Personalisasi Dan Platform Pengajaran Digital (Blended Learning, Online Learning, Adaptive Learning) Siti Hawa; Ishaq Ishaq; Rahmad Syah Putra; Amirul Haq Rd
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.4153

Abstract

Abstract: Personalize And Digital Teaching Platform (Mixed Learning, Online Learning, Adaptive Learning)This paper, entitled Personalization and Digital Teaching Platforms (Blended Learning, Online Learning, Adaptive Learning, etc.) has problems (1) How important is personalization in digital learning, (2) How is the relationship between personalization and various important elements in digital learning? The purposes of this paper are (1) To find out how important personalization is in digital learning, (2) To find out how personalization is related to various important elements in digital learning. The writing method used is descriptive qualitative method. Data collection techniques are documentation techniques and data processing techniques using qualitative descriptive techniques. The results show that personalization in digital learning is very important because it is a change in teaching methods and methods in accordance with advances in science and technology. Personalization is closely related to an important element in learning, namely the use of the internet as the main media in the e-learning model. Furthermore, the personalization system is carried out to increase the ability or absorption of students in the use of technology. Approaches that can be taken in personalizing digital learning include: Blended learning (a model or strategy which is basically a combination of the advantages of face-to-face and virtual learning), Online learning (Online learning is the result of learning delivered electronically with using computers and computer-based media), Adaptive learning (adaptive learning), adaptive mobile learning is a multi-media learning program that presents learning media with mobile devices and has the ability to adapt to the characteristics of user learning styles (student learning styles). Abstrak: Personalisasi Dan Platform Pengajaran Digital (Blended Learning, Online Learning, Adaptive Learning)Tulisan yang berjudul Personalisasi dan Platform Pengajaran Digital (Blended Learning, Online Learning, Adaptive Learning, dll) ini memiliki masalah (1) Bagaimana pentingnya personalisasi dalam pembelajaran digital, (2) Bagaimana keterkaitan antara personalisasi dengan berbagai elemen penting dalam pembelajaran digital? Tujuan tulisan ini adalah (1) Untuk mengetahui Bagaimana pentingnya personalisasi dalam pembelajaran digital, (2) Untuk mengetahui Bagaimana keterkaitan antara personalisasi dengan berbagai elemen penting dalam pembeljaran digital. Metode penulisan yang digunakan adalah metode deskritif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya adalah teknik dokumentasi dan teknik pengolahan data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa personalisasi dalam pembelajaran digital sangat penting karena merupakan suatu perubahan dalam metode dan cara mengajar sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan ilmu teknologi. Personalisasi sangat terkait dengan elemen penting dalam pembelajaran, yaitu pada pemanfaatan internet sebagai media utama dalam model pembelajaran e-learning. Selanjutnya, system personalisasi dilakukan untuk meningkatkan kemampuan atau daya serap siswa dalam penggunaan teknologi. Pendekatan yang dapat dilakukan dalam personalisasi pembelajaran digital antara lain seperti: Blended learning ( Model ataupun srategi yang pada dasarnya merupakan gabungan keunggulan pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka dan  secara virtual), Online learning (Pembelajaran online merupakan hasil dari suatu pembelajaran yang disampaikan sacara elektronik dengan menggunakan computer dan media berbasis computer), Adaptive learning (pembelajaran adaptive), adaptive mobile learning adalah program multi media pembelajaran yang menyajikan media pembelajaran dengan perangkat bergerak dan memiliki kemampuan untuk menyesuaikan dengan karakteristik gaya belajar pengguna(student learning styles).
Penerapan Model Pembelajaran Mastery Learning (Belajar Tuntas) Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Akidah Akhlak Syarifuddin Syarifuddin; Zubaidah Zubaidah; Khairiah Khairiah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 21, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v21i1.6673

Abstract

Abstract: Application of Mastery Learning Model (Complete Learning) in Improving The Learning Achievement of Akhlak Creed. Students have had difficulty in improving morally advanced learning achievements because teachers are not able to develop learning models. The purpose of this paper is to map the achievements of students learning. Using descriptive qualitative methods. The findings show (1) the form of student achievement has not been optimal because teachers are less able to apply the mastery learning model; (2) the relationship of applying the mastery learning model. The more effective the application of the learning model, the higher the achievements achieved by students; (3) the application of mastery learning (complete learning) model affects the improvement of student achievement in learning morals. Then it can be concluded that the application of the mastery learning model (complete learning) can improve the achievements of students learning moral beliefs. With this can be recommended to the institution. Abstract: Penerapan Model Pembelajaran Mastery Learning (Belajar Tuntas) dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Akidah Akhlak. Siswa telah mengalami kesulitan dalam meningkatkan prestasi belajar akidah akhlak dikarenakan guru guru tidak mampu mengembangkan model pembelajaran. Tujuan tulisan ini adalah untuk memetakan prestasi siswa belajar. Menggunakan metode kualitatif diskripstif. Temuan menunjukkan (1) bentuk prestasi siswa belum optimal disebabkan guru kurang mampu menerapkan model pembelajaran mastery learning; (2) hubungan penerapan model pembelajaran mastery learning. Semakin efektif penerapan model pembelajaran, maka semakin tinggi prestasi yang dicapai siswa; (3) penerapan model pembelajaran mastery learning (belajar tuntas) mempengaruhi peningkatan prestasi siswa belajar akidah akhlak. Kemudian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran mastery learning (belajar tuntas) dapat meningkatkan prestasi siswa belajar akidah akhlak. Dengan ini dapat disarankan kepada lembaga pendidikan untuk menerapkan model pembelajaran mstery learning untuk meningkatkan prestasi siswa. 
INTELEGENSI GANDA SEBAGAI BASIS PEMBELAJARAN Alfauzan Amin
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 10, No 2 (2011): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v10i2.7622

Abstract

This article aim to to know how study strategy base on Multipel Intelegensi. Strategy Study base on Multiple Intelligences (MI) represent a number of engineered step pursuant to tendency of intellegence of student to reach the target of study. In Islam, construction of edukatif interaction do not only limited to humanizing human being only pursuant to human being eksistensi under the sun eye (ardh fil khalifah), but also humanize human being as Allah slave. Exploiting Strategy study base on MI can be used in Islamic education interaction as effort physic balance tuition, liver and mind, grow pre-eminent person with akhlaqul karimah, and also guide human being comprehend and Islam teaching applicati hollisticly
Pengaruh Strategi Blended Learning Terhadap Efektivitas PTM Terbatas Pada Pembelajaran PAI Yufi Mohammad Nasrullah; Ayuni Maulinda; Alimudin Alimudin; Nurul Fatonah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i2.6676

Abstract

Abstract: The Effect of Blended Learning Strategies on the Effectiveness of Face-to-Face Learning Is Limited to Islamic Religious Education Subjects This study aims to determine the influence of blended learning strategies on the effectiveness of limited PTM at PAI learning in SMAN 1 Garut. The applied method is a quantitative method, with inferential descriptive analysis techniques. There were 177 respondents selected using probability sampling techniques. The analytical techniques used are descriptive analysis techniques, validity tests, realability tests and cholera tests. The results showed that blended learning strategies had a positive effect on the effectiveness of limited PTM where Tcount 11,616 > Ttable 1,974. While the value of the coefficient of determination is 34% which indicates the large contribution of influence. And the remaining 66% were influenced by other variables that were not studied. Thus, the results obtained show that there is an influence of blended learning strategies on the effectiveness of face-to-face learning limited to PAI learning.Abstrak: Pengaruh Strategi Blended Learning Terhadap Efektivitas Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Penelitian ini berorientasikan pada besaran pengaruh nilai signifikasi dari strategi blended learning terhadap efektivitas PTM terbatas pada pembelajaran PAI yang bertempatan di SMAN 1 Garut. Metode yang diterapkan adalah metode kuantitatif, dengan teknik analisis deskriptif inferensial. Terdapat sebanyak 177 responden dipilih dengan menggunakan teknik probability sampling. Teknik analisis yang diterapkan adalah teknik analisis deskriptif, uji validitas, uji realiabilitas dan uji kolerasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi blended learning berpengaruh positif terhadap efektivitas PTM terbatas dimana Thitung 11,616 > Ttabel 1,974. Sedangkan nilai koefisien determinasi sebesar 34% yang menunjukkan besar kontribusi pengaruhnya, dan sisanya 66% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, hasil yang diperoleh menunjukkan terdapat pengaruh strategi blended learning terhadap keefektivitasan PTM terbatas pada pembelajaran PAI.