cover
Contact Name
SRI OETAMI MADYOWATI
Contact Email
oetamimadyowati@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
oetamimadyowati@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Techno-Fish
ISSN : 25811592     EISSN : 25811665     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal yang menyajikan artikel ilmiah yang berkenaan dengan aspek perikanan, mencakup biologi, fisiologi, ekologi, limnologi, oceanografi serta terapannya dalam bidang akuakultur, penangkapan, pengololahan hasil, pengelolaan pesisir, konservasi, agribisnis dan penyuluhan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2021): TECHNO-FISH" : 5 Documents clear
ANALISIS PEMASARAN KOMODITAS PERIKANAN TANGKAP DAN STRATEGI PENGEMBANGANNYA DI KABUPATEN PACITAN PROVINSI JAWA TIMUR (STUDI KASUS DI TEMPAT PELELANGAN IKAN TELENG) Jefri Nugraha; Buyung Purnomo Waluyo; R. Sugeng Rahardjo
Techno-Fish Vol 5 No 2 (2021): TECHNO-FISH
Publisher : TECHNO-FISH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v5i2.4402

Abstract

Kabupaten Pacitan memiliki potensi pesisir yang memadai, dengan panjang pantai70,710 km dan luas sampai 4 mil laut mencapai 523,82 km², membentang melewati 7kecamatan. Jenis komoditas perikanan tangkap yang diperoleh nelayan sangat bervariasi,yakni: ikan demersal, ikan pelagis besar, ikan pelagis kecil, dan udang. Aktivitas perikanantangkap ini juga didukung iadanya Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sebagai sarana pemasaranhasil tangkapan nelayan, salah satu yang terbesar adalah TPI Teleng. TPI seharusnya dapatmemberikan perlindungan bagi nelayan dalam hal permainan harga yang bisa dilakukan parapedagang. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan saluran pemasaran komoditashasil tangkapan di TPI Teleng; dan (2) merumuskan alternatif strategi pengembanganpemasaran hasil tangkapan di TPI Teleng untuk menunjang pengembangan perikanan tangkapdi Kabupaten Pacitan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deksriptif untuk menjelaskandistribusi dan pemasaran hasil tangkapan, serta analisis SWOT untuk merumuskan formulasistrategi pengembangan pemasaran. Dari hasil penelitian didapatkan data bahwa terdapatempat jenis saluran pemasaran di TPI Teleng. Perumusan strategi dari faktor internal diperolehtotal nilai sebesar 2,963 dan faktor eksternal sebesar 2,965. Menurut matriks IE, ini berartipemasaran hasil tangkapan TPI Teleng berada di sel lima (V), sehingga strategi terbaik adalahmempertahankan dan mempertahankan posisi yang telah dicapai selama ini. Alternatif strategiyang dapat dikembangkan adalah menarik investor untuk mendirikan pabrik pengolahan danekspor ikan di Pacitan, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya ikan yang ada dan menjagakelestariannya dengan memantau kegiatan penangkapan ikan, dan melengkapi fasilitas yangbelum tersedia untuk TPI Teleng, seperti gedung berpendingin, dan pasar ikan yangmenampilkan wisata kuliner bahari.
PERBEDAAN PERTUMBUHAN BERAT MUTLAK BENIH IKAN CUPANG HALFMOON (Betta splendens) AKIBAT PEMBERIAN JENIS PAKAN ALAMI YANG BERAGAM M Muhajir; Maria Agustini; M.Tajuddin Noor
Techno-Fish Vol 5 No 2 (2021): TECHNO-FISH
Publisher : TECHNO-FISH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v5i2.4404

Abstract

Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak memilikikeunikan. Salah satu yang sangat digemari adalah ikan cupang halfmoon (Betta splendens).Dari sisi makanan, fase kritis benih ikan cupang halfmoon terjadi pada umur 1-2 bulan olehkarena pemberian jenis pakan alami yang tidak tepat sehingga dapat dengan mudah dan cepatterpapar berbagai jenis penyakit. Tujuan penelitian ini untuk menentukan jenis pemberianpakan alami yang paling baik pengaruhnya terhadap pertumbuhan berat mutlak ikan cupanghalfmoon (Betta splendes) umur 1-2 bulan. Rancangan percobaan yang digunakan dalampenelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan sembilan kaliulangan. Adapun perlakuan dalam penelitian ini adalah pemberian jenis pakan alami yangberagam, perlakuan A (Tubifex sp), perlakuan B (Daphnia sp) dan perlakuan C (infusoria).Ketiga jenis pakan alami tersebut diberikan pada benih ikan cupang halfmoon (Betta splendens)dengan dosis yang sama sebesar 10% dari bobot tubuhnya. Wadah yang digunakan berupabak plastik berkapasitas 5 liter, namun setiap wadahnya hanya hanya diisi 3 liter. Variabel yangdiukur adalah pertumbuhan berat mutlak benih ikan cupang halfmoon (Betta splendens) umur1-2 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A dengan pemberian pakan alamiTubifex sp menghasilkan pertumbuhan berat mutlak benih ikan cupang halfmoon (Bettasplendens) umur 1-2 bulan yang paling tinggi sebesar 0,68 gr/ekor. Sementara itu, untukperlakuan B dan C mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,44 gr/ekor dan 0,27gr/ekor. Parameter kualitas air meliputi suhu air antara 27,7°C – 27,9°C, derajad keasamanantara 7,2 - 7,8 dan oksigen terlarut antara 5,1 - 5,4 ppm. Dari ketiga jenis pakan alamitersebut, Tubifex sp memiliki pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan berat berat mutlak benihikan halfmoon (Betta splendens) umur 1-2 bulan.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BUAH MANGROVE TINJANG (Rhizophora sp) SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN PADA PEMBUATAN ES KRIM Ernawati; Cahyaning Rini Utami; Sri Karuniari Nuswardhani; Moh. Awaludin Adam; Irawati Mei Widiastuti
Techno-Fish Vol 5 No 2 (2021): TECHNO-FISH
Publisher : TECHNO-FISH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v5i2.4406

Abstract

Produk es krim merupakan makanan yang banyak digemari masyarakat. Pengolahantepung mangrove jenis Rhizophora menjadi es krim merupakan alternatif diversifikasi pangankaya antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan tepungRhizophora sp dan lama waktu pencampuran (mixing), sehingga didapatkan es krim yangmemiliki mutu baik mengacu pada standar nasional tentang es krim (SNI 01-3820-1995).Metode penelitian terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu: penambahan tepung Rhizophora sp (0,100, 150, dan 200 g); Lama pencampuran (mixing) (10, 15 dan 20 menit). Variabel yang ditelititerdiri dari kadar proksimat dan aktifitas antioksidan tepung Rhizophora. Analisis produk es krimmeliputi kadar lemak, protein, karbohidrat dan aktifitas antioksidan. Analisis organoleptik yangdiamati adalah rasa dan tekstur. Tepung Rhizophora sp hasil analisis mempunyai kadar air10,11%±0.07, lemak 0,48%±0.03, protein 2,15%±0.01, karbohidrat 82,94%±0.05, antioksidanIC50 yaitu 113,7±11.83 mg/mL. Perlakuan penambahan tepung Rhizophora berpengaruh sangatnyata terhadap nilai kadar protein, karbohidrat dan aktivitas antioksidan. Perlakuan lamapencampuran berpengaruh nyata terhadap kadar proteinnya. Nilai rasa pada kisaran 5,20 (agaksuka) – 6,85 (sangat suka), dan nilai tekstur 5,20 (agak suka) – 6,90 (sangat suka).
PENGARUH KOMBINASI YANG BERBEDA PEMBERIAN LUMPUR DAN CAMPURAN BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN BOBOT MUTLAK CACING SUTERA (Tubifex sp.) Nurul Hayati; Didik Budiyanto; Agus Sutoyo
Techno-Fish Vol 5 No 2 (2021): TECHNO-FISH
Publisher : TECHNO-FISH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v5i2.4407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi campuran lumpur danbahan organik terhadap pertumbuhan bobot mutlak cacing sutera. Rancangan Acak Lengkap(RAL) digunakan dalam penelitian ini dengan 5 kali percobaan dan 5 kali pengulangan.Perlakuan dalam penelitian ini meliputi A (80% lumpur dan 20% bahan organik), B (60% lumpurdan 40% bahan organik), C (50% lumpur dan 50% bahan organik), D (40% lumpur dan 60%bahan organik), dan E (20% lumpur dan 80% bahan organik). Parameter utama adalahpertumbuhan bobot mutlak. Diperoleh data yang diuji secara statistik yang menggunakananalisis varians (ANOVA) dan dilakukan uji beda nyata jujur (BNJ) tingkat 5%. Hasil analisisdata menunjukkan bahwa penggunaan media campuran lumpur dan bahan organikberpengaruh nyata (p<0,05) terhadap bobot mutlak cacing sutera. Penelitian ini mendapatkanhasil yang terbaik pada perlakuan C yaitu terbentuknya 50% lumpur dan 50% bahan organikdengan berat mutlak 1,94 gram. Kualitas air selama penelitian adalah suhu berkisar 28,3 –29,50C, pH berkisar 7,1 – 67,5 dan DO berkisar 5,5 – 6,1 ppm.
KOPERASI SIMPAN PINJAM BAGI NELAYAN TANGKAP (STUDI KASUS DI DESA MOOTAWA KABUPATEN BONE BOLANGO PROVINSI GORONTALO) Maharani; Ramlah; Lebrina Ivantry Boikh; Ady Jufri; Asni; Arif Prasetya; Anti Landu; Hasan Eldin; Ilham Antariksa; La Ode Abdul Fajar Hasidu; Riska
Techno-Fish Vol 5 No 2 (2021): TECHNO-FISH
Publisher : TECHNO-FISH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v5i2.4408

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran Koperasi Simpan Pinjam WargaMakmur bagi nelayan di Desa Mootawa Kecamatan Bone Raya Kabupaten Bone BolangoProvinsi Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif.Pemilihan sampel/ responden dilakukan dengan pengambilan para pengurus koperasi secarasengaja (judgement sampling) dan anggota Koperasi Simpan Pinjam Warga Makmur yangberprofesi sebagai nelayan. Pengumpulan data dengan pengamatan/observasi, wawancaralangsung kepada nelayan responden dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakanadalah teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran KoperasiSimpan Pinjam bagi nelayan di Desa Mootawa Kecamatan Bone Raya Kabupaten BoneBolango Provinsi Gorontalo, yaitu: membantu keperluan/ kebutuhan hidup nelayan melaluipinjaman dengan syarat-syarat yang mudah dan angsuran yang cukup ringan bagi nelayan.Sejauh ini, koperasi belum pernah menyelenggarakan kegiatan pendidikan/ pelatihan khususuntuk mendidik dan menambah pengetahuan anggota tentang perkoperasian, permodalan dan lain-lain. Koperasi juga belum pernah terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan sosial dimasyarakat nelayan sekitar.

Page 1 of 1 | Total Record : 5