cover
Contact Name
SRI OETAMI MADYOWATI
Contact Email
oetamimadyowati@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
oetamimadyowati@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Techno-Fish
ISSN : 25811592     EISSN : 25811665     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal yang menyajikan artikel ilmiah yang berkenaan dengan aspek perikanan, mencakup biologi, fisiologi, ekologi, limnologi, oceanografi serta terapannya dalam bidang akuakultur, penangkapan, pengololahan hasil, pengelolaan pesisir, konservasi, agribisnis dan penyuluhan.
Arjuna Subject : -
Articles 120 Documents
STRATEGI PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI GARAM Yektiningsih, Endang; Madyowati, Sri Oetami; Sugiarto, Sugiarto
Techno-Fish Vol 4 No 1 (2020): Techno-Fish
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v4i1.2788

Abstract

Potensi produksi garam dan permintaan akan garam di Jawa Timur cukup tinggi, sedangkan teknologi produksi petani garam rata-rata masih tradisional. Sebagian besar petani garam menggunakan teknologi tradisional, yang akibatnya adalah proses produksi membutuhkan waktu yang lama dan kualitas produk yang kurang bersih. Untuk mengatasinya, perlu digunakan teknologi yang lebih tinggi dan ditemukan strategi peningkatan kinerja anggota kelompok tani garam agar lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknologi yang diimplementasikan pada masing-masing kelompok tani dan menemukan strategi pemberdayaan kelompok tani garam dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produksinya serta pengembangan usahanya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menguji efektivitas tiga teknologi yang diterapkan pada tiga kelompok petani garam. Teknologi yang diterapkan adalah (1) teknologi geomembrane, (2) teknologi buka-tutup manual, dan (3) teknologi buka-tutup otomatis. Analisis data dengan menggunakan metode deskriptif dengan membandingkan efektivitas ketiga teknologi dan untuk mendapatkan strategi pemberdayaan yang efektif digunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuantitas dan kualtas produksi garam pada setiap jenis teknologi meningkat dengan peningkatan yang berbeda-beda untuk setiap jenis teknologi yang diterapkan, serta meningkatnya kinerja anggota kelompok tani garam. Strategi pemberdayaan yang efektif untuk diterapkan adalah Strategi SO untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemampuan manajerial kelompok tani. Kata kunci: Kelompok Tani, Garam, Strategi Pemberdayaan. 
HUBUNGAN KEDALAMAN PERAIRAN DENGAN KANDUNGAN KAPPA-KARAGINAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii Aris, Muhammad
Techno-Fish Vol 4 No 2 (2020): TECHNO-FISH
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v4i2.3044

Abstract

Kabupaten Pulau Taliabu merupakan wilayah prioritas pengembangan budidaya laut. Salah satu pulau di Kabupaten Pulau Taliabu yang menjadi prioritas pengembangan budidaya laut adalah Pulau Limbo. Budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan aktivitas dominan budidaya laut di Pulau Limbo. Permintaaan akan ketersediaan Kappaphycus alvarezii sangat tinggi karena jenis rumput laut ini dapat dimanfaatkan sebagai penghasil karaginan. Kandungan karaginan pada rumput laut Kappaphycus alvarezii adalah jenis kappa-karaginan. Kandungan karaginan rumput laut Kappaphycus alvarezii sangat dipengerahui oleh parameter lingkungan perairan salah satunya kedalaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kedalaman perairan dengan kandungan kappa-karaginan rumput laut Kappaphycus alvarezii yang dibudidayakan di perairan Pulau Limbo. Kondisi parameter lingkungan menunjukan kedalaman perairan sesuai dengan pengamatan yang diamati, yaitu 5 meter, 10 meter dan 15 meter. Kecerahan perairan 3 - 8 meter. Suhu perairan 29 - 30℃. Salinitas 31 – 36 ppt. Derajat keasaman (pH) 7,1 - 9,1. Oksigen terlarut 4,2 – 5,4 mg/l. Nitrat 0,005 – 0,155 mg/l. Fosfat < 0,005. Kecepatan arus 0,16 – 0,19 m/s. Subtrat dasar pasir berlumpur, pasir berkarang, pasir berbatu. Hasil analisa menunjukan interaksi antara kedalaman dengan kandungan kappa-kararagian rumput laut Kappaphycus alvarezii tidak menunjukan pengaruh yang signifikan.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CURAHAN WAKTU KERJA ISTRI “NELAYAN KARANG PENYELAM” DI PESISIR SURABAYA JAWA TIMUR PURNAMASARI, IKA
Techno-Fish Vol 4 No 2 (2020): TECHNO-FISH
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v4i2.3095

Abstract

ABSTRAKMayoritas penduduk pesisir Surabaya bermata pencaharian sebagai nelayan yang berada dalam kategori menengah ke bawah dari segi sosial ekonomi. Untuk meningkatkan pendapatan keluarga, peranan dan fungsi istri nelayan di dalam suatu keluarga nelayan sangat penting sebagai penambah keuangan keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kontribusi pendapatan istri nelayan karang penyelam terhadap pendapatan rumah tangga dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi curahan waktu kerja istri nelayan karang penyelam di pesisir Surabaya Jawa Timur. Teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 51 orang. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan istri nelayan karang pnyelam terhadap total pendapatan keluarga masih tergolong kecil  yaitu sebesar 25,48%. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap curahan waktu kerja istri nelayan karang penyelam yaitu pendapatan suami, pendapatan istri, jumlah anggota keluarga dan umur. Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh signifikan terhadap curahan kerja istri nelayan karang penyelam yaitu variabel pendidikan. Kata Kunci : curahan waktu kerja, istri nelayan, kerang, nelayan karang, pendapatan
PEMBERIAN PERSENTASE PROTEIN YANG BERBEDA DALAM PAKAN UNTUK KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN IKAN LELE SANGKURIANG Prihatini, Endah Sih; Febrianto, Yogi
Techno-Fish Vol 5 No 1 (2021): JURNAL TECHNO-FISH
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v5i1.3217

Abstract

Budidaya ikan lele keberhasilannya ditentukan pakan. Prosentase protein dalam pakan mempengaruhi kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelangsungan hidup ikan lele dengan prosentase protein yang berbeda dalam pakan dan mengetahui pertumbuhan ikan lele dengan prosentase protein yang berbeda dalam pakan. Penelitian ini dilaksanakan mulai 25 Juni sampai dengan 15 Juli 2020 2020 di desa Karang Wedoro kecamatan Turi kabupaten Lamongan.. Metode yang digunakan adalah eksperimen dendan rancangan acak lengkap. Perlakukan yang digunakan adalah Pakan dengan prosentase protein 20 %, Pakan yang digunakan adalah pakan pellet (pabrik) Pakan dengan prosentase protein 20 %, pakan dengan prosentase protein 30 %, Pakan dengan prosentase protein 40 %. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pakan dengan prosentase protein 30 % memberikan kelangsungan hidup tertinggi. Sedangkan pakan dengan prosentase protein 40 % memberikan pertumbuhan yang tertinggi. Disarankan perlu dilaksanakan penelitian terapan kadar protein 30 % pada budidaya ikan lele atau jenis ikan lainnya.
PEMBERIAN KMnO4 DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERSENTASE HIDUP BENIH IKAN MAS KOKI YANG TERINFEKSI Argulus sp Agustini, Maria; MUHAJIR, MUHAJIR; RAHMAD, RAHMAD
Techno-Fish Vol 4 No 2 (2020): TECHNO-FISH
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v4i2.3329

Abstract

Penyakit pada ikan terutama ukuran benih harus segera diatasi, salah satu bahan kimia yang dapat digunakan untuk memerangi penyakit parasit yang disebabkan oleh Argulus sp adalah KMnO4. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis yang tepat untuk  perlakuan benih KMnO4 terinfeksi ikan mas Argulus sp. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan. Adapun perlakuan dalam penelitian ini adalah dosis KMnO4, perlakuan A = 1,5 ppm, B = 2,5 ppm, dan C = 3,5 ppm. Wadah yang digunakan berupa bak plastik volume 20 liter. Namun, setiap wadah hanya diisi 5 liter air tawar. Variabel yang diukur adalah kelangsungan hidup benih ikan mas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B dengan dosis 2,5 ppm menghasilkan ikan mas penetas sebesar 80,2%. Sedangkan untuk perlakuan A dan C mengalami penurunan masing-masing sebesar 63,8% dan 46,8%.Sedangkan kualitas air pada suhu perairan berkisar antara 28-290C, derajat keasaman berkisar antara 7,0 - 7,8 dan oksigen terlarut berkisar antara 5,2 - 6 ppt. 
KOMPOSISI ASAM LEMAK KERANG BUAH (Donax variabillis) PREPARASI DENGAN PEMANASAN UNTUK MELEPAS CANGKANG Lalopua, Vonda M.N; SAVITRI, IMELDA E.K; ZAINUDIN, ODE F
Techno-Fish Vol 4 No 2 (2020): TECHNO-FISH
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v4i2.3332

Abstract

Kerang “Buah” (Donax variabillis.) merupakan salah satu biota laut yang banyak dikonsumsi terutama karena kandungan proteinnya yang tinggi. Kerang “Buah” biasanya diolah dengan cara kerang dilepas dari cangkang dengan pisau atau dipanaskan, setelah itu direbus dan di tumis dengan bumbu-bumbu seperti bawang putih bawang merah dan caberawit[TR1] . Kerang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan makanan sudah cukup lama namun kandungan gizi  terutama perubahan kandungan lemak dan komposisi asam lemak akibat penanganan kerang belum ada penelitian serta informasinya. Penelitian bertujuan  untuk membandingkan kandungan lemak dan profil asam lemak kerang “Buah” (Donax variabillis.) perlakuan pelepasan cangjang dengan dipanaskan dan tanpa dipanaskan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan dilakukan analisa kandungan lemak dan profil asam lemak kerang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan  lemak kerang buah ( Donax variabilis )  perlakuan dipanaskan meningkat sedangkan kadar air menuru. Kandungan asam lemak daging kerang buah ( Donax variabilis ) terdeteksi 24 jenis asam lemak yang terdiri dari dari 10 asam lemak jenuh (Saturated Fatty Acid/SAFA), 5 asam lemak tak jenuh tunggal ( Monounsauturated Fatty Acid/MUFA) dan 9 asam lemak jenuh jamak (Polysaturated Fatty Acid/PUFA). Kandungan asam lemak jenuh (SAFA) menurun demikian pula asam lemak omega-3, EPA dan DHA menurun tetapi asam lemak jenuh tunggal (MUFA) meningkat dengan perlakuan dipanaskan.[TR2]  
ANALOGI KARAKTERISTIK PERAIRAN PADA KEGIATAN PENGEMBANGAN BUDIDAYA Kappaphycus alvarezii DI PULAU LIMBO, TALIABU, MALUKU UTARA Aris, Muhammad; Tamrin, Tamrin
Techno-Fish Vol 5 No 1 (2021): JURNAL TECHNO-FISH
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v5i1.3359

Abstract

Dewasa ini kegiatan budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu komoditas utama budidaya perikanan yang bernilai ekonomis penting.  dan telah dibudidayakan secara komersial. Budidaya Kappaphycus alvarezii telah berkembang sangat pesat karena merupakan sumber penghasil karaginan. Kabupaten Pulau Taliabu merupakan Kabupaten yang menjadi prioritas pengembangan budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii terutama di pulau Limbo. Kondisi perairan budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii penting diketahui, karena sangat menentukan keberhasilan budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kesesuaian lahan budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii di Pulau Limbo, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Dalam penelitian ini setiap parameter dibagi dalam tiga kelas yaitu sesuai (S1), cukup sesuai (S2) dan tidak sesuai (N). Parameter kualitas air yang diamati adalah suhu, kecerahan, kedalaman, kecepatan arus, salinitas, pH, oksigen terlarut, nitrat dan fosfat. Hasil analisis kesesuaian perairan pada lokasi penelitian menunjukan bahwa lokasi budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii pada stasiun 1 cukup sesuai, sementara stasiun 2, stasiun 3, stasiun 4 serta stasiun 5 sangat sesuai.
TINGKAT ADOPSI TEKNOLOGI PERALATAN PEMBUDIDAYAAN IKAN DI DISTRIK MASNI DAN DISTRIK PRAFI KABUPATEN MANOKWARI Hasanusi, Mohammad; Tebay, Selvi; Alianto, Alianto
Techno-Fish Vol 5 No 1 (2021): JURNAL TECHNO-FISH
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v5i1.3611

Abstract

Peralatan budidaya ikan diperlukan untuk mempermudah kegiatan budidaya seperti pemberian pakan, pengontrolan kondisi kolam dan kondisi ikan, bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi teknologi peralatan budidaya dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat adopsi teknologi peralatan budidaya ikan. Penelitian dilakukan di Distrik Masni dan Distrik Prafi Kabupaten Manokwari pada bulan Agustus-September 2020. Metode yang digunakan yaitu deskriptif dan wawancara langsung ke pembudidaya. Objek penelitan adalah pembudidaya sebanyak 30 orang dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat serta penyuluh. Analisis data secara deskriptif untuk mengukur tingkat adopsi teknologi peralatan pembudidayaan dengan teknik skoring dan chi-square dengan nilai signifikan 90% serta koefisien kontingensi untuk melihat asosiasi ketergantungan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat adopsi tergolong tinggi dengan persentase 73,3%, sedang 16,7% dan rendah 10%. Faktor internal dan eksternal seperti umur, pendidikan formal dan non-formal, pengalaman, dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat serta Penyuluh berpengaruh terhadap tingkat adopsi teknologi peralatan pembudidayaan ikan dengan nilai X2 hitung<X2tabel, akan tetapi memiliki asosiasi ketergantungan yang lemah, sedangkan untuk keuntungan relatif dan kerumitan peralatan tidak berpengaruh terhadap tingkat adopsi dengan nilai X2hitung>X2hitung namun memiliki asosiasi ketergantungan yang kuat.
STRATEGI PENINGKATAN KINERJA BALAI BENIH IKAN PROPINSI JATIM DI UNIT PENGELOLA BUDIDAYA AIR TAWAR (UPBAT) PUNTEN BATU MALANG JAWA TIMUR Hartini, Suzana Sri; Trisbiantoro, Didik; Sumaryam, Sumaryam; Salosa, Kesya Amalia
Techno-Fish Vol 5 No 1 (2021): JURNAL TECHNO-FISH
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Perikanan Budidaya (IPB PUTEN) adalah badan yang diberi tugas untuk menyediakan benih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat/ pembudidaya ikan, maka pada umumnya dilihat kemajuan dan pengembangan lembaganya. adalah badan yang diberi tugas untuk menyediakan benih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat/ pembudidaya ikan, maka pada umumnya dilihat kemajuan dan pengembangan lembaganya. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui kondisi faktor internal (Kekuatan dan Kelemahan) dan faktor eksternal (Peluang dan Ancaman) dalam Balai Benih Ikan Provinsi Jawa Timur Di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB PUTEN) sekaligus merumuskan alternatif strategi peningkatan kinerja balai benih ikan Provinsi Jawa Timur di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB PUTEN). Strategi dalam meningkatkan kinerja Balai Benih Ikan Provinsi Jawa Timur Di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB Puten) dapat dilakukan dengan memperhatikan perspektif pembelajaran yang masih kurang maksimal khususnya pada jumlah SDM yang masih terbatas. Selain itu juga perlu memperhatikan tingkat pendidikan dan pengalaman yang dimiliki dalam dunia perikanan agar dapat lebih optimal dalam bekerja sehingga kinerja Balai Benih Ikan Provinsi Jawa Timur Di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB Puten) juga akan meningkat.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP NILAI EKONOMIS IKAN TERBANG (cypselurus sp.) DAN MOTIVASINYA DALAM PENGEMBANGAN USAHA PERIKANAN DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA Pical, Venda Jolanda; Leasa, Samuel Filemon Imanuel
Techno-Fish Vol 5 No 1 (2021): JURNAL TECHNO-FISH
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v5i1.3976

Abstract

Ikan terbang (cypselurus sp.) di Maluku Tenggara sangat potensial tetapi yang dimanfaatkan hanya telurnya sedangkan ikan terbang belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan penelitian adalah menganalisis persepsi masyarakat terhadap nilai ekonomi ikan terbang (cypselurus sp.) dan motivasinya dalam pengembangan usaha perikanan di Kabupaten Maluku Tenggara. Lokasi penelitian adalah di Tual Kabupaten Maluku Tenggara. Metode sampling menggunakan stratified random sampling. Data primer melalui kuesioner, FGD, wawancara mendalam, dokumentasi, catatan harian serta observasi. Data sekunder dari penelusuran pustaka. Hasil penelitian tentang identitas dan karakteristik responden mayoritasnya berada di usia produktif, didominasi laki-laki dan sudah menikah. Responden mayoritas berpendidikan SMU, kurang mengikuti pendidikan non formal. Responden terlibat dalam usaha perikanan namun tidak terlibat dalam usaha non perikanan. Selain itu juga tidak terlibat dalam organisasi masyarakat, pekerjaan utamanya adalah nelayan dan tidak memiliki pekerjaan sampingan. Persepsi masyarakat terhadap nilai ekonomi ikan terbang (cypselurus sp.) adalah rendah. Hal ini disebabkan nilai jualnya dalam bentuk segar maupun olahan sangat rendah dibandingkan ikan pelagis lainnya. Motivasi masyarakat dalam pengembangan usaha perikanan ikan terbang (cypselurus sp.) sangat tinggi dilihat dari tingkat partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan optimalisasi pemanfaatan ikan terbang (cypselurus sp.) bagi pengembangan usaha perikanan berskala industri rumah tangga sangat tinggi.

Page 8 of 12 | Total Record : 120