cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa
ISSN : 25491857     EISSN : 25494279     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa is published 2 (two) times a year in February and August with peer-reviewed and open access process. Has p-ISSN: 2549-1857 and e-ISSN: 2549-4279, , published by Study Program Guidance and Counseling STKIP Andi Mattappa Pangkep. JURKAM publishes writings / articles of thought and research results written by experts, educators, scientists, practitioners and reviewers in the disciplines of counseling and counseling, counseling techniques, and educational psychology
Arjuna Subject : -
Articles 205 Documents
Perbedaan Stres Akademik Mahasiswa Berdasarkan Jenis Kelamin Dony Darma Sagita; Shafna Utami Nur Fairuz; Syifa Aisyah
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v5i1.862

Abstract

Stress is a complex problem that occurs in individuals in their lives.  This study aims to find differences in student academic stress based on gender. This study uses a comparative descriptive research method by using Non Probability Sampling, with the convenience sampling technique. The data analysis technique was used the T-Test combined with the RASCH stacking model. The results showed that there was no significant difference in academic stress between men and women.  
Pelatihan Anti Bullying Mampu Meningkatkan Pemahaman Guru Dalam Mencegah Perilaku Bullying Rezki Suci Qamaria; Fidia Astuti
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v4i1.382

Abstract

Ketika kasus bullying mulai dikeluhkan orangtua peserta didik maka sorotan tajam akan ditujukan kepada pihak sekolah. Oleh karena itu, pihak sekolah diharapkan mampu menjalankan tujuan konsep pendidikan yang ada sehingga kasus bullying bisa dicegah kemunculannya. Pihak sekolah dituntut untuk melakukan pengawasan yang efektif kepada seluruh peserta didik sehingga peluang bullying bisa ditiadakan terjadi di lingkungan sekolah. Bertolak pada sekolah yang diteliti maka diperoleh fakta bahwa guru-guru wali kelas mengalami kesulitan membedakan perilaku anak-anak yang sewajarnya dan tindakan bullying itu sendiri di kalangan peseta didik. Pemahaman guru yang minim terkait konsep bullying menjadi salah satu pencetus tindakan bullying menjamur di kalangan peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sebuah langkah sistematis untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para guru dalam bentuk pelatihan anti bullying yang menekankan pada pengenalan konsep dasar bullying sehingga guru bisa mampu berperan aktif dalam mencegah perilaku bullying. Hasil penelitian membuktikan bahwa pelatihan anti-bullying yang diberikan kepada guru telah meningkatkan pengetahuan guru mengenai definisi, bentuk, faktor, dampak, cara mengidentifikasi, dan guru terlibat dalam upaya mencegah bullying dengan memanfaatkan fungsi bystander  (saksi) di sekolah.
Metode Layanan Bimbingan Dan Konseling Untuk Membangun Kompetensi Difabel Netra Dhian Riskiana Putri; Puji Prihwanto
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v5i1.918

Abstract

This study aims to find the formulation of a counseling and guidance service strategy for the visually impaired. People with visual impairments experience problems in the form of loss or reduced function of the sense of sight that hinders their daily activities. The condition with visual impairments creates a feeling of insecurity and has difficulty interacting with other people. This situation is exacerbated by the perception of society that people with visual impairments are unable to do work like other people in general, and only become a burden to their family and other people around them. Therefore, assistance is needed in the form of guidance and counseling services to help develop self-confidence for people with visual impairments, as well as foster their ability to do daily work. This research uses the library research method (library research), which is research that obtains data from library sources, such as books, newspapers, documents, journal articles, and internet media. This study resulted in the formulation of guidance and counseling programs offered for blind people with disabilities, including (1) physical and mental guidance, including religious guidance, sports, mobility orientation, and daily activities; (2) Social guidance, including Braille reading and writing, language and arithmetic; (3) Guidance on business / work skills, including handicrafts, massage and the arts. The counseling technique that is appropriate for the blind diffable is the reality therapy technique.
Penerapan Teknik Self Management Untuk Mereduksi Kecanduan Gadget Dalam Jejaring Sosial Pada Siswa Nurul Maulida Alwi; Abdullah Pandang; Muhammad Fiqri Syahril
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Gambaran pelaksanaan teknik self management untuk mereduksi perilaku kecanduan gadget dalam jejaring sosial pada siswa SMA Nasional Makassar (2) Gambaran perilaku kecanduan gadget dalam jejaring sosial siswa SMA Nasional Makassar sebelum dan setelah diberi teknik self management dan (3) Hasil penerapan teknik self management dapat mereduksi perilaku kecanduan gadget dalam jejaring sosial pada siswa SMA Nasional Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Nasional Makassar sebanyak 39 siswa pada Tahun Ajaran 2015/2016. Sampel penelitian sebanyak 10 siswa. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan teknik self management terdiri atas 4 tahap yaitu tahap monitor diri, pengaturan lingkungan, evaluasi diri, dan pemberian penguatan, pengukuhan, penghapusan, atau hukuman (2) Tingkat kecanduan gadget dalam jejaring sosial pada siswa sebelum diberikan teknik self management berada pada kategori sangat tinggi dan setelah diberikan teknik self management berada pada kategori rendah (3) Penerapan teknik self management dapat mereduksi kecanduan gadget dalam jejaring sosial pada siswa di SMA Nasional Makassar.
Implementasi Layanan Mediasi Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Saiful Akhyar Lubis; Abdurrahman Abdurrahman; Zulfahmi Hasibuan; Rahmadi Ali
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.702

Abstract

Layanan mediasi menjadi hal yang sangat penting disuatu lembaga pendidikan, hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan madrasah menjadi lebih tertib aman dan damai. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi layanan mediasi dalam meningkatkan disiplin siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Medan, dengan cakupan rumusan masalah yaitu 1) Bagaimana guru bimbingan dan konseling menangani masalah siswa melalui layanan mediasi di MAN 3 Medan?, 2) Bagaimana layanan mediasi dapat mendukung peningkatan disiplin siswa di MAN 3 Medan?, 3) Bagaimana gambaran keberhasilan layanan mediasi dalam meningkatkan disiplin siswa di MAN 3 Medan?Hasil penelitian mendiksripkan bahwa layanan mediasi merupakan layanan konseling yang dilaksanakan konselor terhadap dua pihak atau lebih yang sedang dalam keadaan saling tidak menemukan kecocokan, dengan layanan mediasi juga secara tidak langsung sangat mendukung peningkatan disiplin siswa di MAN 3 Medan. Adapun rincian dari hasil penelitian tersebut 1) Pelaksanaan layanan mediasi melalui proses atau tahapan-tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, analisis hasil evaluasi, tindak lanjut dan laporan. 2)  Layanan mediasi di MAN 3 Medan sangat mendukung peningkatan disiplin peserta didik, adapun peningkatan disiplin tersebut diantaranya: a) Layanan mediasi mendukung peningkatan displin dalam kehadiran, b) Layanan mediasi mendukung peningkatan displin dalam tata tertib dan misi sekolah dan c) Layanan mediasi mendukung peningkatan displin dalam proses belajar. 3) Terdapat gambaran keberhasilan  layanan mediasi dalam peningkatan disiplin siswa MAN 3 Medan diantaranya, gambaran keberhasilan dalam proses belajar yang kondusif, gambaran keberhasilan dalam menjalankan misi Madrasah Aliyah Negeri 3 Medan, gambaran keberhasilan di lingkungan MAN 3 Medan menjadi aman dan tertib dan gambaran keberhasilan dalam menjalankan tata tertib di MAN 3 Medan.
Tingkat Kecemasan Ibu Yang Memiliki Balita Dalam Menghadapi Era New Normal Rischa Pramudia Trisnani; Silvia Yula Wardani
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v5i1.975

Abstract

This study aims to analyze the level of anxiety of mothers who have toddlers in facing the new normal era. This research is a descriptive qualitative research or survey. The sampling technique is random sampling. The sample in this study were 97 mothers who have toddlers. Data collection techniques in this study using a questionnaire with descriptive statistical analysis techniques. Based on the results of the data analysis technique, it shows that the condition of the anxiety level of mothers who have toddlers in facing the new normal era shows a high category. Mothers who have toddlers feel anxious, feel unusual tension, are afraid of large crowds and have sleep disorders because they have moody feelings that make mothers antisocial individuals.
Analysis Of Communication Process In Counseling Through Whatsapp Evia Darmawani; Ahmad Rofi Suryahadikusumah
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v4i1.510

Abstract

Konseling melalui  WhatsApp menjadi trend dalam praktik konseling di sekolah. Banyak  penelitian mengenai pengembangan model konseling melalui  WhatsApp dan  menguji efektifitasnya, sementara kajian terhadap proses konselingnya belum tersentuh oleh sebuah riset. Di lain pihak, banyak yang  masih meragukan kebenaran proses komunikasi yang terjadi dalam WhatsApp merupakan proses komunikasi konseling. Penelitian bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi konseling  yang  merujuk kepada dimensi komunikasi efektif dalam konseling.  pendekatan mix method digunakan dengan one phase design. Penelitian dilakukan kepada 25 responden yang merupakan siswa SMK PGRI 2 Palembang yang memanfaatkan konseling melalui  WhatsApp di sekolah tersebut.  Metode kuantitatif digunaka untuk mensurvey ketercapaian aspek komunikasi dalam konseling melalui  WhatsApp, sedangkan metode kualitatif digunakan untuk mendalami pola komunikasi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek rasa nyaman dan keterbukaan merupakan pengalaman yang paling dirasakan responden, sedangkan 50 % responden mengakui kurang merasakan dimensi empati. Penelitian merekomendasikan untuk1) tetap menggunakan prinsip dalam konseling dalam konseling melalui  WhatsApp, terutama dalam pembentukan rapport,2) memahami penggunaan kata – kata , emoticon, dan gaya bahasa dalam komunikasi digital, 3) mengggunakan pendekatan naratif dan solution focused ketika melakukan konseling melalui  WhatsApp. Kata kunci: komunikasi konseling,  WhatsAppAbstract:  Counseling through  WhatsApp has become a trend in counseling practices in schools. Much research on the development of counseling models through  WhatsApp and its effectiveness is discussed, while the study of the counseling process has not been touched by a study. On the other hand, many still doubt the communication process that occurs in  WhatsApp is a counseling communication process. Research aim to analyze counseling communication processes that discuss the dimensions of effective communication in counseling. The mixed method is used with a one-phase design. The study was conducted on 25 respondents who were students of SMK PGRI 2 Palembang who use counseling through  WhatsApp at their school. Quantitative methods used for surveying aspects of communication in counseling through  WhatsApp, while qualitative methods are used to explore patterns of communication that occur. The results showed that the aspects of comfort and openness were the most considered experiences of respondents, while 50% of respondents considered lacking the empathy dimension. Research recomendating to 1) use principles in counseling in  WhatsApp counseling, especially in rapport relations, 2)  mastering  the use of words, emoticons, and language styles in digital communication, 3) use narrative approaches and solutions focused on compiling counseling through  WhatsApp.
Peningkatan Kedisiplinan Siswa Melalui Teknik Cinematherapy Nada Nur Jannah; Sri Widayati; Mega Putra Asmara; Abdul Muhid
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v5i1.942

Abstract

Pada hakikatnya di sekolah-sekolah seringkali masih banyak siswa yang kurang disiplin. Hal ini membuat guru BK harus menangani permasalahan tersebut melalui layanan bimbingan dan konseling melalui teknik cinematherapy. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi dalam peningkatan kedisiplinan siswa melalui teknik cimenatherapy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (studi literatur). Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, yaitu mencari data terkait variabel berupa catatan, buku, artikel jurnal. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian memberikan informasi bahwa upaya dalam meningkatkan kedisiplinan dapat dilakukan melalui teknik cinematherapy.
Penggunaan Program Bimbingan Dan Konseling Berbasis Kearifan Lokal Di Sekolah Taufik Agung Pranowo; Eko Perianto
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan program bimbingan dan konseling berbasis kearifan lokal di SMP Negeri 15 Yogyakarta pada tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi data. Sasaran dari penelitian ini yaitu guru BK di SMP 15 Yogyakarta. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa di dalam program bimbingan dan konseling yang dibuat oleh guru BK, sudah memasukkan kearifan lokal SMP Negeri 15. Hal ini terlihat dengan beberapa layanan dalam program yang memasukkan keagiatan yang berhubungan dengan kearifan lokal di SMP Negeri 15 Yogyakarta. Semua layanan bimbingan dan konseling yang dimasukkan di dalam program bimbingan dan konseling tidak terlepas dari kegiatan yang mendukung terhadap kearifan lokal SMP Negeri 15 Yogyakarta. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa program bimbingan dan konseling di SMP Negeri 15 Yogyakarta tahun ajaran 2018/2019 sudah memasukkan nilai nilai kearifan lokal.  
Penerapan Bimbingan dan Konseling Dalam Pembinaan Akhlak Di Era Digital Pada Siswa Hasan Asari; Saiful Akhyar Lubis; Neng Nurcahyati Sinulingga; Rahmadi Ali
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.703

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif  untuk menyelidiki hal-hal yang terdapat lingkungan alami (natural) dan mencoba untuk menginterpretasi fenomena yang sedang terjadi. Penelitian kualitatif  dapat diartikan  sebagai kegiatan yang terencana, mencakup segala aspek penafsiran yang yang memudahkan partisipan  dan informan dapat terlihat. Pendekatan Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologi yang mengkaji penerapan bimbingan dan konseling dalam pembinaan akhlak di era digital. Adapun Subjek dan objek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, guru akidah akhlak dan siswa kelas X, sedangkan Arsip BK, buku catatan kasus dan dokumen profil MAS Aisyiyah Kota Binjai merupakan data sekunder. Dalam pengumpulan data, metode yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan analisis kualitatif dengan langkah- langkah pemaparan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kondisi akhlak siswa kelas X terhadap perkembangan di era digital sudah cukup baik (2) Pelaksanaan bimbingan dan konseling  yang dilakukan guru BK berjalan dengan efektif dengan melaksanakan berbagai program BK (3) Hambatan dalam pembinaan akhlak siswa kelas X tentunya sebagian besar dipengaruhi oleh arus digitalisasi sehingga membuat perilaku mereka berubah (4) Solusi untuk mengatasi berbagai hambatan yang terjadi dalam membina akhlak di era digital yakni dengan adanya saling kerjasama antar pihak madrasah, orangtua serta para siswa  untuk selalu memajukan kegiatan layanan BK.

Page 8 of 21 | Total Record : 205