JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa is published 2 (two) times a year in February and August with peer-reviewed and open access process. Has p-ISSN: 2549-1857 and e-ISSN: 2549-4279, , published by Study Program Guidance and Counseling STKIP Andi Mattappa Pangkep. JURKAM publishes writings / articles of thought and research results written by experts, educators, scientists, practitioners and reviewers in the disciplines of counseling and counseling, counseling techniques, and educational psychology
Articles
205 Documents
Analisis Pemahaman Kepala Sekolah dan Guru Terhadap Pelaksanaan Layanan Bimbingan Konseling di Sekolah
Yagus Yagus;
Kusnadi Kusnadi
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.683
Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui bagaimana pemahaman kepala sekolah terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah; 2) Untuk mengetahui bagaimana pemahaman guru mata pelajaran terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.Populasi dalam penelitian adalah sejumlah 24 sekolah dari sekolah sampel yaitu 12 di sekolah SMP dan 12 di sekolah SMA pada tahun pelajaran 2018/2019 di Makassar. Untuk memudahkan penilaian terhadap kepala sekolah dan guru mata pelajaran, peneliti memberikan angket kepada guru BK di sekolah masing-masing dengan menilai secara langsung berdasarkan hasil observasi atau pengetahuannya terhadap pemahaman kepala sekolah atau guru mata pelajaran. Penelitian dilaksanakan pada 2 Agustus s.d 9 Oktober 2018. Instrumen Penelitian menggunakan angket dengan jumlah item sebanyak 20 item. Kriteria pengukuran pemahaman : 1) Rendah jika skor 20-27; 2) Kurang jika skor 28-45; 3) Sedang jika skor 46-63; dan Tinggi jika skor 64-89.Hasil penelitian bahwa pemahaman kepala sekolah sejumlah 25% yang tergolong kurang dan sebanyak 75% yang berada pada kategori sedang. Pemahaman kepala sekolah pada taraf kurang sebanyak 67%, pemahaman pada taraf sedang sebanyak 25% dan sejumlah 23% yang tergolong tinggi. Guru mata pelajaran di SMA yang memiliki pemahaman rendah sebanyak 8%. Pemahaman guru mata pelajaran pada taraf kurang sebanyak 17%, pemahaman guru mata pelajaran pada pada taraf tinggi sebanyak 25%. Guru mata mata pelajaran di SMP yang memiliki pemahaman rendah (0%). Pemahaman pada taraf kurang sebanyak 17%, pemahaman pada taraf sedang sebanyak 75% dan pemahaman guru mata pelajaran pada taraf tinggi sejumlah 23%.Kesimpulan : 1) Pemahaman kepala sekolah tentang bimbingan dan konseling baik di tingkat SMA dan SMP masih belum optimal; 2) Pemahaman guru mata pelajaran tentang Bimbingan dan Konseling di SMP maupun di SMA juga belum menunjukkan kategori yang tinggi lebih banyak pada kategori sedang dan rendah.
Konsep Diri Dan Dukungan Teman Sebaya Sebagai Prediktor Regulasi Diri Santri
Zulfia Iliyati;
Ridwan Budi Pramono;
Latifah Nur Ahyani
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.592
Pesantren memberikan banyak kontribusi positif bagi sistem pendidikan nasional di negara kita. Karakteristiknya yang khas, dimana para santri mendapatkan pendidikan berupa ilmu keagamaan serta ilmu pengetahuan umum yang mengikuti kurikulum pendidikan nasional. Anak yang belajar di pondok, memiliki kewajiban sebagai siswa untuk belajar di sekolah sekaligus menjadi santri pondok pesantren. Kegiatan keseharian yang dilakukan mulai dari kegiatan belajar pelajaran umum sekaligus melakukan kegiatan keagamaan yang wajib diikuti sebagai seorang santri. Peran tersebut yang menuntut para santri agar dapat meregulasi diri dengan baik sehingga dapat mengikuti jadwal kegiatan sekolah dan pondok dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsep diri dan dukungan teman sebaya terhadap regulasi diri santri. Subjek penelitian terdiri dari 100 santri dengan quota sampling sebagai metode pengambilan data yang digunakan. Peneliti menggunakan analisis regresi untuk mengetahui hubungan antara ketiga variabel tersebut. Hasil menunjukkan bahwa konsep diri dan dukungan teman sebaya mempunyai hubungan yang sangat signifikan dengan regulasi diri, dengan sumbangan efektif sebesar 32,1%. Secara terpisah konsep diri memiliki sumbangan efektif sebesar 31,2% dan dukungan teman sebaya sebesar 9,7%. Besarnya sumbangan konsep diri terhadap regulasi diri dibandingkan variabel dukungan teman sebaya dalam penelitian ini memperlihatkan bahwa konsep diri memegang peranan lebih besar bagi santri dalam meregulasi dirinya. Analisis, diskusi dan kesimpulan akan didiskusikan lebih lanjut dalam artikel ini.
Efektivitas Konseling Kelompok Online Pendekatan Solution-Focused Untuk Meningkatkan Humility Pada Siswa
Rohmatus Naini;
Mungin Eddy Wibowo;
Mulawarman Mulawarman
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/jurkam.v5i1.951
Permasalahan kurangnya rasa menghargai dan menghormati antara satu dengan yang lain seringkali ditunjukkan dengan rendahnya humility. Konselor sekolah perlu melakukan pengembangan karakter humility karena sebagai pengembangan virtue lain. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan konseling kelompok online pendekatan solution-focused untuk meningkatkan humility pada siswa. Penelitian eksperimen ini menggunakan desain pretest posttest control group desain dengan melibatkan 16 siswa SMA dengan rentang usia 14 – 16 tahun. Untuk mengukur humility peneliti menggunakan humility scale yang diadaptasi dari Elliot (2010) sejumlah 32 item dengan reliabilitas 0.901. Pelaksanaan konseling kelompok dilakukan secara online dengan sistem sinkron untuk konseling menggunakan video dan penyelesaian worksheet dilakukan dengan sistem asinkron. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok solution-focused saat T1-T2 (t = 13.48; p = 0.01) dan T1-T3 (t =12.86, p = 0.01), namun, tidak mengalami perbedaan skor saat T2-T3 (t = -2.296, p = 0.06) dikarenakan p > 0.05. Jika dilakukan perbandingan antara kelompok solution-focused dan kelompok control diperoleh (MD = 9.5; SE = 1.55; p = 0.01) artinya adanya perbedaan perubahan rerata kenaikan humility secara signifikan lebih besar pda kelompok solution-focused dengan p < 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok online pendekatan solution-focused efektif meningkatkan humility, dan kelompok solution focused memiliki perubahan peningkatkan humility lebih besar jika dibandingkan dengan kelompok control.
Sequentially planned integrative counseling for children untuk mengurangi kecemasan berbicara di depan kelas
Muhammad Fiqri Syahril;
Nurul Maulida Alwi;
Syamsul Bachri Thalib
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.728
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan siswa berbicara di depan kelas pada siswa SD Negeri Tidung Makasar, untuk mengetahui gambaran pelaksanaan teknik sequentially planned integrative counseling for children dalam mengurangi kecemasan berbicara di depan kelas siswa SD Tidung Makassar dan untuk mengetahui penerapan teknik sequentially planned integrative counseling for children dapat mengurangi kecemasan berbicara di depan kelas pada siswa SD Negeri Tidung Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian single subject research (SSR) dengan desain A-B-A. Subjek penelitian berjumlah 2 orang siswa yang teridentifikasi mengalami kecemasan berbicara di depan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah dengan menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis visual. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik sequentially planned integrative counseling for children dapat mengurangi kecemasan berbicara di depan kelas.
Bimbingan Kelompok Dengan Media Permainan Uno Stacko Untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar
Dewi Lianasari;
Purwati Purwati
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.680
Konsentrasi belajar sangat berpengaruh pada proses pembelajaran dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dan untuk menguji efektifitas layanan bimbingan kelompok dengan media permainan uno stacko untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa di SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen, dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian siswa kelas X ATPH dan 8 siswa sebagai sampel dengan teknik pengambilan sampel purposive. Hasil penelitian diperoleh bahwa di SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan Kabupaten Magelang sudah melakukan bimbingan kelompok sesuai dengan tahapan dan prosedur namun belum menggunakan berbagai teknik dalam pelaksanaannya, hasil uji statistik dengan perhitungan paired sample t test menunjukkan menunjukkan t-hitung = - 2,982 ≤ t-tabel= - 0,711, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima dengan kata lain bimbingan kelompok dengan media permainan uno stacko efektif untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa.
Rasch Analysis: Academic Resilience Of Students Based On Gender
Fatma Nofriza;
Chandra Dewi Sukma Wardani;
Dony Darma Sagita
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.667
This study aims to determine the differences in academic resilience between male and female students at UHAMKA that analyzed through the rash model. This study uses a comparative descriptive approach, the sample in this study amounted to 333 students consisting of 255 women and 78 men who were obtained by means of sampling convenience. The instrument used was ARS-30 (The 30 item Academic Resilience Scale), the data analysis technique was an independent t-test with the help of the SPSS application and combined with the Rasch model stacking that was tested. The results of this study indicate the value of sig. 2 Talled of 0.94> 0.05, it can be concluded that there is no significant difference between the resilience levels of male and female students. Furthermore, partial resilience of men and women are both in the medium category.
Strategi Kolaborasi Guru Bimbingan Dan Konseling dengan Orang Tua dalam Pengembangan Karakter Siswa SMP
Dwi Putranti;
Agus Supriyanto;
Shopyan Jepri Kurniawan
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/jurkam.v5i1.949
Tujuan dari penulisan ini adalah sebagai referensi khususnya bagi guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan layanan dengan orang tua. Keberhasilan suatu pendidikan tidak bia diwujudkan oleh satu pihak. Sebaiknya harus adanya kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya guru dan orang tua. Bahwasanya banyak tindakan amoral yang dilakukan dikalangan remaja seperti free sex, tawuran dan lain sebagainya. Oleh karena itu menjadi tantangan untuk guru bimbingan dan konseling. Tentu penanaman pendidikan karakter tentu harus ada kolaborasi yang dilakukan berbagai pihak antara konselor dan orang tua.Tujuannya adalah terciptanya layanan yang mampu meningkatkan potensi dari individu tersebut. Sehingga sangat dirasa perlu adanya strategi kolaborasi dengan orang tua dalam meningkatkan karakter pada siswa.
Pengaruh Teknik Ice Breaking Dalam Bimbingan Kelompok Untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Mahasiswa
Rosliana Rosliana
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.763
Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui gambaran pelaksanaan teknik ice breaking di Institut Pemerintahan Dalam Negeri Sulawesi Selatan (2) Mengetahui gambaran tingkat kejenuhan belajar mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan teknik ice breaking di Institut Pemerintahan Dalam Negeri Sulawesi Selatan. (3) Mengetahui apakah ada pengaruh teknik ice breaking dapat mengurangi tingkat kejenuhan belajar mahasiswa di Institut Pemerintahan Dalam Negeri Sulawesi Selatan.Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen (True Experimental Designs) dalam bentuk Pretest-Posttest Control Group Design.Teknik pengumpulan data melalui angket, dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistic deskriptif non parametric wilcoxon signed ranks test. Sampel kelompok eksperimen 15 praja dan sampel kelompok kontrol 15 praja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan teknik ice breaking dalam bimbingan kelompok dilakukan melalui tahap persiapan, tahap peralihan, pelaksanaan kegiatan dan tahap pengakhiran termasuk pretest dan posttest. Pelaksanaan ice breaking,mahasiswa mengikuti dengan antusias serta aktif berpartisipasi dalam setiap permainan yang diberikan. (2)Tingkat kejenuhan belajar mahasiswa di Institut Pemerintahan dalam Negeri Sulawesi Selatan sebelum diterapkan teknik ice breaking dalam bimbingan kelompok berada pada kategori sangat tinggi,dan setelah diterapkan teknik ice breaking dalam bimbingan kelompok berada pada kategori rendah (3) Ada pengaruh yang signifikan terhadap penerapan teknik ice breaking dalam bimbingan kelompok dalam mengurangi kejenuhan belajar mahasiswa di Institut Pemerintahan dalam Negeri Sulawesi Selatan. Artinya, teknik ice breaking dalam bimbingan kelompok dapat mengurangi kejenuhan belajar mahasiswa.
Stres Belajar Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan Di Tengah Pandemi Covid-19
Siti Rahmi;
Riski Sovayunanto;
Nurul Fadilah
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.699
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Tingkat Stres Belajar Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan Di Tengah Pandemi Covid-19. Adapun metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif yang sifatnya deskriptif atau dapat dikatakan penelitian survey. Data penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif yang sifatnya kuantitatif atau Mencari prosentase. Adapun hasil penelitiannya adalah terdapat pada kategori kurang dan kategori kurang sekali, sehingga hasilnya terlihat pada analisis secara keseluruhan sebanyak 97 subjek (48,26%). Sedangkan berdasarkan per indikatornya sebanyak 147 subjek (73,14%), dengan indikator tingkat Stressor, sedangkan pada indikator Reaksi Tingkat Stressor sebanyak 100 subjek (49,75%). Jadi, dari hasil porsentase tersebut terlihat pada kategori kurang baik, artinya tingkat stress belajar mahasiswa Unversitas Borneo Tarakan dapat dikatakan tinggi.
Implementation Of Emotive Rational Counseling Approach To The Increased Students’ Learning Motivation
Muhammad Syahrul;
Andi Bunyamin
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.608
The purpose of this research is to recognize the difference of students' learning motivation in taking mathematics lesson before and after the application of Emotive Rational Counseling. This research includes quantitative research. Sample of the research was 30 students. It was selected by purposive sampling technique. Data was collected by questionnaire. It was then analyzed using descriptive statistical analysis and t-test. The result of this research obtained an experimental subject before taking Emotive Rational counseling of which average value was equal to 61,03. It indicates that the level of student's motivation to participate in math lesson is in low category. After the treatment of Emotive Rational counseling, it obtained an average result of 82.86. It denotes that the students' motivation level is in high category. From the t-test it obtained the value of tcount of 14.620, while the ttable value at the level of significance is 5 percent with dk = 29 of 2.045. It states that the research hypothesis was rational emotive counseling therapy can increase student learning motivation.