cover
Contact Name
Zaky Farid Luthfi
Contact Email
zaky.farid@fis.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jce@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Civic Education
ISSN : -     EISSN : 2622237X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JCE mengundang para sarjana, peneliti, praktisi, dan mahasiswa pascasarjana untuk mengirimkan artikel ilmiah mereka yang berasal dari penelitian, studi, dan ulasan buku di bidang pendidikan kewarganegaraan, pendidikan moral, studi interdisipliner dalam bidang politik, hukum, sosiologi, sejarah, dan budaya yang memengaruhi pendidikan kewarganegaraan dan moral di seluruh dunia.
Arjuna Subject : -
Articles 378 Documents
Kehidupan Perempuan Buruh Tani Mandailing Riskami Wal Ikrami; Fatmariza Fatmariza
Journal of Civic Education Vol 4 No 3 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1215.043 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i3.618

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan kehidupan perempuan buruh tani musiman di Jorong Lubuk Gobing Nagari Batahan Kabupaten Pasaman Barat. Adapun yang melatarbelakangi adanya penelitian ini adalah terdapat banyak perempuan yang bekerja sebagai buruh tani musiman dan cenderung mendapat beban ganda dalam kehidupan berkeluarga. Artikel ini menampilkan potret kehidupan perempuan yang bekerja di sawah, di rumah, maupun di tengah masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus pada keluarga petani Mandailing di Lubuk Gobing. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling yakni tujuh buruh tani perempuan, suami, tokoh masyarakat, ulama, anak, tokoh adat. Data dikumpulkan melalui observasi yang didukung dengan wawancara serta studi dokumentasi. Kemudian data diuji dengan teknik triangulasi yakni data diuji pada sumber yang sama tetapi dengan teknik yang berbeda. Ditemukan data yang berbeda dan juga yang sama, sehingga peneliti menguji data pada sumber yang berbeda. Data dianalisis sebagaimana Miles dan Huberman yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun temuan penelitian ini yaitu bahwa perempuan hanya memiliki peluang kerja sebagai buruh tani yang bekerja mulai dari proses penanaman sampai pada proses panen. Meskipun bekerja pada sektor produktif, perempuan buruh tani Mandailing tetap mengerjakan pekerjaannya dalam rumah tangga atau sektor domestik. Di tengah kesibukan perempuan buruh tani Mandailing Lubuk Gobing dalam peran gandanya, mereka juga memiliki peran kemasyarakatan. Dengan demikian perempuan buruh tani Mandailing di Lubuk Gobing mengalami ketidakadilan di dalam keluarga dikarenakan beratnya beban kerja yang harus dikerjakan.
Modal Sosial Pasangan Calon Gubernur Mahyeldi-Audy dalam Kompetisi Pemilihan Gubernur Sumatera Barat Tahun 2020 Syafri Joni Fajri; Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 4 No 3 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1662.591 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i3.619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk modal sosial yang dimiliki oleh Pasangan Calon Mahyeldi-Audy, mengungkapkan pemanfaatan modal sosial yang dimiliki oleh Mahyeldi-Audy dan implikasi modal sosial terhadap kemenangannya dalam Pilgub Sumatera Barat Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua bagian yaitu informan pelaku (Mahyeldi-Audy) dan informan pengamat (calon-calon penantang, ketua partai pengusung, tim sukses) dengan menggunakan wawancara dan studi dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data, kemudian menggunakan triangulasi sumber guna menguji keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan Pertama, adanya beberapa bentuk modal sosial yang dimiliki oleh Mahyeldi-Audy antaranya organisasi dan kelompok sosial dimana Mahyeldi tergabung dalam beberapa organisasi sosial diantaranya Afta, PSP, ICMI, MES, PSP, dll. Sementara Audy tergabung dalam Alumni IPB, Ikatan Pelajar Minang, Ikatan Saudagar Minang, Minang Skuad dan HIPMI. Kedua, Hubungan dan jaringan keluarga dimana Mahyeldi tergabung kedalam IKKA, Majelis taklim, PKK dan Audy memiliki jaringan sebagai cucu orang berpengaruh di Sumatera Barat terutama di Solok. Ketiga, jabatan/prestasi yang dimiliki. Keempat, figuritas/kepribadiannya di mata masyarakat. Seluruh modal sosial tersebut dimanfaatkan oleh Mahyeldi-Audy serta tim kampanye untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat. Modal sosial ini juga berimplikasi terhadap kemenangan Mahyeldi-Audy dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Barat.
Harmonisasi Antar Umat Beragama Amalia Nurul Wahyuni; Akmal Akmal
Journal of Civic Education Vol 4 No 3 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.913 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i3.622

Abstract

Perbedaan agama dan etnis dalam satu lingkungan masyarakat biasanya sangat rawan terjadinya konflik. Namun hal ini tidak terjadi di Korong Tanjung Basung II, Kenagarian Sungai Buluh Barat, Kecamatan Batang Anai. Penelitian ini adalah salah satu kajian ilmiah yang membahas tentang harmonisasi antar umat beragama di Tanjung Basung II Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini di peroleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat islam dan masyarakat Kristen di Tanjung Basung II mampu menciptakan kehidupan yang harmonis. Hal ini dapat dilhat dari kehidupan sehari- hari dalam masyarakat seperti saling tegur sapa ketika berpapasan di jalan dan saling menghargai antar umat beragama, dan juga dapat dilihat dari berbagai kegiatan yang biasa dilakukan oleh masyakat seperti pesta pernikahan (Baralek), Malakok, Tradisi Kesenian, Kegiatan Keolahragaan, serta kegiatan sosial lainnya seperti gotong royong atau melayat dengan ketentuan tidak ikut serta mendoakan dan mensholatkan jenazah yang berbeda agama.
Penerapan Hukum Waris Islam dalam Pembagian Harta Warisan di Nagari Ujung Gading Septia Alamanda; Akmal Akmal
Journal of Civic Education Vol 4 No 4 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.127 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i4.623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan hukum waris Islam dalam pembagian harta warisan di Nagari Ujung Gading. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik snowballl sampling yaitu pengambilan sampel secara terstruktur. Jenis data terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi yaitu triangulasi sumber. Setelah data diperoleh maka di analisis melalui 4 tahap yakni mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan hukum waris Islam dalam pembagian harta warisan di Nagari Ujung Gading belum terealisasikan dengan baik. Hal ini terbukti dengan masih terdapat konflik dalam pembagian harta warisan di masyarakat Nagari Ujung Gading. Sehingga tidak semua masyarakat Nagari Ujung Gading menerapkan sistem pembagian harta warisan menurut hukum waris Islam. Hal ini di sebabkan oleh beberapa faktor diantaranya faktor keagamaan, faktor ekonomi, rendahnya kesadaran masyarakat, dan kurangnya peranan dari pihak yang berwenang. Dari penelitian tersebut dapat peneliti simpulkan bahwa masyarakat Nagari Ujung Gading belum sepenuhnya menerapkan hukum waris Islam dalam pembagian harta warisan. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap pembagian harta warisan secara hukum waris Islam dan kurangnya perhatian masyarakat terhadap pentingnya mengetahui pembagian warisan secara hukum waris Islam.
Hubungan Level Pendidikan Orangtua dalam Mendampingi Anak Belajar Daring di Kenagarian Kambang Barat Liza Britiwi; Nurman S
Journal of Civic Education Vol 4 No 4 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.876 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i4.624

Abstract

Pembelajaran Daring yang dilakukan di rumah dirasakan sebuah beban yang berat bagi orang tua dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana proses pendampingan orang tua dalam pembelajaran daring untuk anak-anaknya dalam pendidikan sekolah pada masa pandemi Covid-19 dan bagaimana hubungan level pendidikan orang tua dan solusi yang di tempuh orang tua terhadap keberhasilan anak dalam pembelajaran daring di rumah pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan di Kanagarian Kambang Barat Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini diambil dengan purposive sampling yang berjumlah 27 orang yang terdiri dari orang tua dan anak selama 3 bulan di Kenagarian Kambang Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memberikan motivasi, nasehat dan perhatian kepada anak selama proses pendampingan belajar. Adapun level pendidikan orang tua di Kenagarian Kambang Barat yang rata-rata tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) mereka memiliki kemampuan untuk mendampingi anaknya tetapi tidak memiliki waktu yang cukup untuk anaknya belajar di rumah. Penelitan ini menyimpulkan bahwa Pembelajaran Daring menghendaki agar orang tua memprioritaskan atau mengalokasikan waktu pada anak-anak mereka untuk bisa mendampingi anak belajar di rumah.
Implikasi Pandemi Covid-19 Terhadap kehidupan Masyarakat di Kecamatan Airpura, Pesisir Selatan Andi Maulana; Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 4 No 4 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.287 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i4.625

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dampak Pandemi Covid-19 yang dialami masyarakat di kecamatan Airpura, Kabupaten Pesisir Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak Pandemi covid 19 terhadap kehidupan masyarakat di bidang sosial budaya, ekonomi dan keagamaan. Disamping itu penelitian ini juga untuk menganalisis yang dilakukan masyarakat dalam menjalani aktivitasnya di masa Pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari sekretaris camat, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat. Jenis data terdiri dari data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan data. Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak Pandemi Covid-19 terhadap kehidupan masyarakat di bidang ekonomi adalah penurunan pendapatan dalam skala mikro. Selain itu Pandemi juga mengganggu perekonomian rumah tangga. Di bidang sosial budaya dampaknya adalah adanya pembatasan-pembatasan dalam acara prosesi perkawinan. Kemudian juga berdampak kepada prosesi peribadatan di tempat ibadah terutama tempat ibadah yang menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Persepsi Mahasiswa Prodi PPKn terhadap Pendidikan Anti-korupsi dalam Membentuk Karakter Anti-Korupsi Hilmi Tamela Putri; Suryanef Suryanef; Maria Montessori; Muhammad Prima Ersya
Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.537 KB) | DOI: 10.24036/jce.v5i2.626

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas bagaimana persepsi mahasiswa prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan terhadap Pendidikan Anti-korupsi dalam konteks membentuk karakter anti-korupsi. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan kuensioner yang memuat pernyataan untuk mengungkapkan persepsi mahasiswa terkait masalah penelitian. Sampel penelitian ini berjumlah 95 orang dengan mahasiswaa angkatan 2017, 2018, dan 2019 yang sudah mempelajari mata kuliah Pendidikan Anti-korupsi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala likert dengan kategori jawaban Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS) dan Sangat Tidak Setuju (STS). Lokasi Penelitian ini berada di Jurusan Ilmu Sosial Politik, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang. Teknik analisis data menggunakan persentasi normal, uji validitas dengan pearson product moment dan uji reabilitas dengan cronbach’s alpha. Hasil penelitian ini memperoleh frekuensi keseluruhan dengan rata-rata persentase sebesar 75,89% dengan begitu jawaban dari responden dapat dikatakan positif dan setuju terhadap Pendidikan Anti-korupsi dalam konteks membentuk karakter anti-korupsi.
“Horja” sebagai Implementasi Budaya Gotong Royong dalam Pelaksanaan Tradisi Pernikahan M. Yusuf Siregar; Nurman S; Susi Fitria Dewi; Muhammad Prima Ersya
Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.158 KB) | DOI: 10.24036/jce.v5i2.628

Abstract

“Horja” sebagai implementasi budaya gotong royong dikhawatirkan dapat menggeser nilai-nilai horja sebagai budaya gotong royong dalam adat Mandailing. Gotong royong dalam horja berupa pemberian bantuan uang dan pemberian bantuan tenaga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan, faktor-faktor yang mempengaruhi dukungan masyarakat seta implikasi terhadap kehidupan sosial bagi yang melaksanakan dan bagi masyarakat yang tidak melaksanakan horja sebagai budaya gotong royong. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Selanjutnya, dilakukan reduksi data terhadap hasil wawancara tersebut hingga didapatkan data yang yang paling absah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gotong royong dalam horja berupa pemberian bantuan uang dan pemberian bantuan tenaga. Dalam gotong royong horja masyarakat mandailing di Nagari Sontang Cubadak terbagi dua golongan yaitu Horja yang melibatkan keluarga terdekat (dongan sahudon) dan Horja yang melibatkan masyarakat.
Strategi KPU Solok Selatan untuk meningkatkan partisipasi memilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 Ilham Saputra; Suryanef Suryanef; Al Rafni; Irwan Irwan
Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.587 KB) | DOI: 10.24036/jce.v5i2.629

Abstract

This study aims to find out how the strategy is carried out by the South Solok KPU to increase voter participation in the 2020 Regent and Deputy Regent elections. The election of the Head of Blood is the embodiment of Democracy at the regional level. The direct election of regional heads entered into the electoral regime after the 2004 elections with the enactment of Law No. 32 of 2004 on regional government, which stipulates that a regional head is directly elected by the people. Furthermore, participation in electing the community is the main factor in the success of the Regional Head Election. This participation is not only limited to quantity but also based on quality. For this reason, efforts to increase voter participation in terms of quantity and quality are important. This type of research is qualitative research using descriptive methods and data collection techniques are in-depth interviews with research informants and study documentation. The informants of this study were the commissioners of the South Solok KPU and the KPPS officers for the 2020 Regional Head Elections. The location of this research was the South Solok KPU Office. The results obtained from this study are that the South Solok KPU strategy to increase voter participation in the 2020 Regent and Deputy Regent Elections is to conduct voter socialization and education to the public online, face to face and using mobile cars. Face-to-face socialization was carried out to 10 voter bases attended by a limited number of participants, and empowered Election Organizers to conduct socialization at their domicile. Online socialization is carried out using social media and other online applications, while socialization with mobile cars is carried out using a microphone installed in the car by inviting the public to exercise their right to vote on polling day. Keywords: Pilkada, Democracy, Participation
Kampanye Politik Melalui Media Sosial oleh Kandidat Calon Kepala Daerah Kabupaten Pesisir Selatan pada Pilkada Tahun 2020 Rehan Febri; Suryanef Suryanef; Hasrul Hasrul; Irwan Irwan
Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.274 KB) | DOI: 10.24036/jce.v5i2.630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana pemanfaatan media sosial sebagai media kampanye oleh pasangan calon kandidat kepala daerah di Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2020 dan kendala yang dihadapi oleh tim kampanye dalam mengkampanyekan calon kepala daerah melalui media sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Informan dalam penelitian ini adalah ketua tim kampanye pasangan calon kepala daerah, anggota tim kampanye bidang media sosial pasangan calon kepala daerah, komisioner KPUD Pesisir Selatan bidang sumber daya manusia dan partisipasi masyarakat, dan masyarakat penggguna media sosial Kabupaten Pesisir Selatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial dalam kampanye politik yang digunakan oleh pasangan calon kandidat kepala daerah pada pilkada Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2020, yaitu: Pertama Pesan Politik yang Disampaikan oleh pasangan calon kandidat kepala daerah dalam kampanye melalui media sosial pada pilkada tahun 2020. Kedua penyampaian visi dan misi pasangan calon kepala daerah diposting melalui media sosial. Ketiga penyampaian program kerja pasangan calon kepala daerah diposting melalui media sosial. Kendala-kendala yang dihadapi dalam oleh tim kampanye dalam mengkampanyekan kandidat calon kepala daerah melalui media sosial pada Pilkada Kabupaten Pesisir Selatan yaitu maraknya isu hoax yang beredar di tengah masyarakat, tidak semua masyarakat melek akan teknologi terutama dalam penggunaan media sosial, demografi penduduk Kabupaten Pesisir Selatan masih dalam taraf menengah kebawah sehingga masyarakat tidak mungkin disentuh melalui kampanye melalui media sosial.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 1 (2026): Journal of Civic Education (IN PRESS) Vol 8 No 4 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 3 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 2 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 1 (2025): Journal of Civic Education Vol 7 No 4 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 3 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 2 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 1 (2024): Journal of Civic Education Vol 6 No 4 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 3 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 2 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 1 (2023): Journal of Civic Education Vol 5 No 4 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 3 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 1 (2022): Journal of Civic Education Vol 4 No 4 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 3 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 2 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 3 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 2 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 1 (2020): Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 2 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2019): Journal of Civic Education Vol 1 No 4 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2018): Journal of Civic Education More Issue