cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 289 Documents
INTEGRASI GULA AREN TONGO SUMBAWA BARAT SEBAGAI PEMANIS ALTERNATIF PADA EDUKASI GIZI TERSTRUKTUR UNTUK DIABETES MILITUS (DM) TIPE 2 Lisa Iriandini; Muammar Khadafie
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 2 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i2.7536

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Kabupaten Sumbawa Barat. Rendahnya kepatuhan diet dan masih dominannya edukasi gizi yang bersifat generik menyebabkan pengendalian glikemik pasien belum optimal. Di sisi lain, Kabupaten Sumbawa Barat memiliki potensi pangan lokal berupa gula aren Tongo yang mengandung inulin, mineral, dan senyawa bioaktif dengan indeks glikemik relatif lebih rendah dibandingkan gula pasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi gula aren Tongo sebagai pemanis alternatif dalam edukasi gizi terstruktur bagi pasien diabetes melitus tipe 2, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan participatory action research yang melibatkan pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan primer. Intervensi edukasi yang dikaji meliputi penyuluhan mengenai indeks glikemik dan inulin, demonstrasi penggunaan gula aren Tongo, serta distribusi booklet edukasi dan alat bantu takaran. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah, dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi gula aren Tongo dalam edukasi gizi dipersepsikan mampu meningkatkan literasi gizi, self-efficacy, dan kepatuhan diet. Para partisipan melaporkan adanya penurunan konsumsi gula pasir serta perbaikan subjektif pada kontrol glikemik, meskipun tidak dilakukan pengukuran klinis terhadap parameter seperti HbA1c. Selain memberikan manfaat kesehatan, pendekatan ini juga dinilai mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal melalui optimalisasi komoditas unggulan daerah. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan edukasi gizi berbasis kearifan lokal sebagai strategi inovatif dalam pengelolaan diabetes melitus tipe 2 di fasilitas kesehatan primer.
PENGARUH WAKTU FERMENTASI DALAM PEMBUATAN BIOETANOL GENERASI KEDUA DARI TANGKAI TANDAN LIMBAH PANEN TBS Abdil Aziz; Giyanto
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 2 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i2.7549

Abstract

Tangkai tandan limbah panen TBS memiliki ketersediaan yang melimpah, namun pemanfaatannya masih relatif terbatas dan sering dianggap sebagai limbah yang tidak bernilai. Limbah ini mengandung selulosa yang berpotensi dikonversi menjadi glukosa untuk menghasilkan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi tangkai tandan limbah panen TBS sebagai bahan baku bioetanol serta mengkaji pengaruh lama waktu fermentasi terhadap kadar etanol yang dihasilkan. Penelitian diawali dengan preparasi tangkai tandan limbah panen TBS melalui pengeringan, penghalusan, dan pengayakan. Sampel kemudian dilakukan pretreatment menggunakan NaOH 2 N, dilanjutkan hidrolisis dengan H?SO? 2 M. Filtrat hasil hidrolisis difermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae (1% b/v) dan urea (0,05% b/v) dengan variasi waktu fermentasi 2, 4, dan 6 hari, kemudian didestilasi pada suhu 78–80°C untuk memperoleh bioetanol. Parameter yang diamati meliputi rendemen bioetanol, berat jenis, kadar etanol, derajat keasaman (pH), dan total padatan terlarut (°Brix). Analisis statistik menunjukkan bahwa variasi waktu fermentasi berpengaruh sangat nyata (p < 0,05) terhadap seluruh parameter yang diamati. Kadar etanol tertinggi diperoleh pada fermentasi 4 hari sebesar 29,01% dengan berat jenis terendah sebesar 0,9631. Rendemen bioetanol tertinggi diperoleh pada fermentasi 6 hari sebesar 7,87%. Semakin lama waktu fermentasi menyebabkan penurunan pH dan total padatan terlarut. Secara umum, peningkatan waktu fermentasi mampu meningkatkan konversi substrat menjadi etanol sehingga mempengaruhi kualitas dan kuantitas bioetanol yang dihasilkan.
FLOW EXPERIENCE DAN KETERLIBATAN KERJA TELLER PERBANKAN DI SUMBAWA: FLOW EXPERIENCE DAN KETERLIBATAN KERJA TELLER PERBANKAN DI SUMBAWA Fitra Rosandi; Fathin Mu’taz Hazmyza; Ayuning Atmasari
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 2 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i2.7741

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman flow experience dan kaitannya dengan keterlibatan kerja pada teller perbankan di Kabupaten Sumbawa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis terhadap dua partisipan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa flow dialami ketika partisipan menghadapi transaksi bernilai besar atau berisiko tinggi, berada dalam tuntutan ketelitian yang tinggi, dan memiliki kontrol yang cukup atas alur kerja. Pengalaman tersebut ditandai oleh fokus penuh, keterlibatan total dalam pelayanan, berkurangnya kesadaran terhadap waktu, serta rasa menikmati proses kerja. Flow juga tampak memperkuat keterlibatan kerja melalui partisipasi aktif, kemampuan menentukan prioritas, dan upaya menjaga kualitas serta integritas profesional. Temuan ini menegaskan bahwa flow experience merupakan kondisi psikologis penting yang membantu teller mempertahankan keterlibatan kerja dalam situasi pelayanan yang menuntut kecepatan, akurasi, dan tanggung jawab tinggi.
Analysis Of Global Warming Potential (Gwp) Greenhouse Gas Emissions In The Transportation Sector In Sumbawa Regency Aryan Perdana Putra; Joni Safaat Adiansyah; Sukuryadi
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 3 (2025): EDISI 26
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i3.6276

Abstract

Perubahan iklim merupakan tantangan global yang muncul akibat akumulasi emisi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer, yang memicu peningkatan suhu rata-rata bumi, intensifikasi fenomena cuaca ekstrem, serta memperbesar risiko terhadap ketahanan pangan dan ketersediaan air bersih. Kabupaten Sumbawa, sebagai kawasan agropolitan yang aktivitas ekonominya didominasi oleh sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, turut mengalami dampak signifikan dari perubahan iklim tersebut, seperti terjadinya gagal panen serta penurunan produksi rumput laut. Di sisi lain, sektor transportasi berperan sebagai kontributor utama emisi GRK, terutama melalui proses pembakaran bahan bakar fosil oleh kendaraan bermotor. Tingginya tingkat konsumsi bahan bakar di Kabupaten Sumbawa menjadikan daerah ini sebagai salah satu penyumbang terbesar emisi GRK di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi besaran kontribusi sektor transportasi terhadap total emisi GRK di Kabupaten Sumbawa, sehingga dapat dijadikan dasar bagi perumusan kebijakan mitigasi yang mampu menyeimbangkan kebutuhan mobilitas dengan perlindungan lingkungan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa emisi GRK dari sektor transportasi mencapai 61.384.220,81 CO? eq, dengan porsi dominan berasal dari gas CO? sebesar 59.966.119,65 CO? eq.
ANALISIS LITERATUR TENTANG KONTRIBUSI MASYARAKAT DALAM KONSERVASI DI PULAU MOYO, SATONDA, DAN SEKITARNYA: DASAR PENGEMBANGAN STRATEGI BERKELANJUTAN Fidya Yolanda Polontalo
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 3 (2025): EDISI 26
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i3.6301

Abstract

Konservasi keanekaragaman hayati dan ekosistem di kawasan Pulau Moyo, Satonda, dan sekitar Dompu memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Melalui tinjauan literatur dari sepuluh studi yang dipilih, artikel ini mengidentifikasi pola keberhasilan dan tantangan dalam pengelolaan konservasi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan konservasi sangat dipengaruhi oleh tingkat partisipasi, dukungan sosial-ekonomi, dan keberdayaan masyarakat. Namun, masih terdapat kekurangan dalam pengembangan model konservasi yang inovatif dan berkelanjutan. Rencana riset selanjutnya direkomendasikan untuk fokus pada pembangunan model konservasi partisipatif yang inklusif dan adaptif berbasis masyarakat, dengan pendekatan multisektoral dan teknologi inovatif. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan konservasi berbasis masyarakat yang efektif dan berkelanjutan di kawasan tersebut. 
Implementasi Monitoring Jaringan Komputer Menggunakan Cisco Paket Tracer Arif Malva Purnama; Irfan Marwazi Harahab; Nanda Jarti
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 3 (2025): EDISI 26
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i3.6791

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi monitoring jaringan komputer menggunakan Cisco Packet Tracer. Tujuan penelitian adalah untuk mempermudah analisis, pengawasan, serta simulasi jaringan secara virtual sebelum diterapkan pada jaringan nyata. Metode penelitian dilakukan dengan merancang topologi jaringan, melakukan konfigurasi perangkat, serta menguji monitoring kinerja jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cisco Packet Tracer mampu memberikan visualisasi dan monitoring jaringan dengan baik, terutama dalam mendeteksi konektivitas, aliran data, serta identifikasi permasalahan jaringan. Kesimpulannya, Cisco Packet Tracer dapat menjadi alternatif efektif untuk monitoring jaringan komputer di lingkungan akademis maupun pelatihan dasar.
Design and Scheduling of Sand Quarry Mining at CV Damian Group, Wanasaba District, East Lombok Bedy Fara Aga Matrani; Alpiana; Erwin Rangga Fitriawan
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 3 (2025): EDISI 26
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i3.6825

Abstract

Pasir di Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki potensi yang besar, salah satunya di Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. CV Damian Group merencanakan kegiatan pertambangan batuan komoditas pasir dengan luas WIUP 1,57 Ha pada daerah tersebut. Pada kegiatan eksplorasi di wilayah izin usaha pertambangan komoditas pasir CV Damian Group mendapatkan hasil perhitungan cadangan terbukti yaitu 379.505,088 ton. Kegiatan produksi dijadwalkan rata-rata 312 hari/tahun dengan total 6 hari kerja/minggu. Rencana target produksi penambangan pada CV Damian Group adalah 49.920 m³/tahun atau 160 m³/hari dengan asumsi bahwa kapasitas muat per ritase dump truck sebesar 4 m³. Luas bukaan lahan tambang adalah 1,17 Ha dengan jumlah jenjang yang terbentuk berjumlah 4 jenjang dengan cadangan tertambang sebesar 210.836,16 m³. Berdasarkan hasil perhitungan produktivitas alat mekanis mendapatkan hasil yaitu 355 LCM/Hari dimana target produksi yang akan dilakukan untuk perharinya yaitu 160 m³/hari maka hasil produktivitas yang dihasilkan adalah 0,45 maka, alat yang dibutuhkan untuk dapat menambang dengan target tersebut yaitu 1.
Q3 IMPLEMENTASI SISTEM KENDALI SEDERHANA KIPAS ANGIN BERBASIS SENSOR SUHU DALAM PEMBELAJARAN SAINS SEKOLAH DASAR: Indonesia Agiana Ridmatunniah; Amanda Suryanti Nafisa; Nanda Jarti
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 3 (2025): EDISI 26
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i3.6835

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan sistem kendali sederhana kipas angin berbasis sensor DHT11 sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas VI SDIT Al-Fauzan. Latar belakang penelitian ini adalah perlunya pembelajaran sains yang kontekstual dan berbasis teknologi agar siswa memahami penerapan konsep ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan yaitu Project-Based Learning (PjBL) melalui eksperimen sederhana yang melibatkan siswa dalam perakitan dan pengamatan alat. Sistem dirancang menggunakan sensor DHT11 untuk mendeteksi suhu dan kelembapan, lalu mengatur kecepatan kipas secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini efektif meningkatkan pemahaman konsep suhu, perubahan energi panas, serta keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa.  
Pengaruh Penggunaan VLAN terhadap Efisiensi Dan Keamanan Jaringan Lokal (LAN) Hokwee; Alfito Fuji; Nanda Jarti
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 3 (2025): EDISI 26
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i3.6845

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh penerapan VLAN terhadap performa jaringan di Laboratorium Jaringan Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Ibnu Sina Batam. Metodologi penelitian meliputi perancangan topologi VLAN, konfigurasi switch dan router, pengujian kinerja jaringan menggunakan parameter throughput, delay, dan stabilitas koneksi, serta analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan VLAN meningkatkan efisiensi transmisi data sebesar 23,6%, keamanan jaringan sebesar 32,3%, dan stabilitas koneksi sebesar 22,6%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa VLAN mampu mengoptimalkan kinerja jaringan, meminimalkan risiko akses tidak sah, serta memudahkan manajemen jaringan secara fleksibel. Temuan ini memberikan rekomendasi bahwa implementasi VLAN merupakan strategi efektif untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan jaringan lokal di lingkungan akademik maupun organisasi modern.
Ekosistem Kendaraan Listrik dan Smart Mobility di Indonesia: Peluang, Tantangan Infrastruktur dan Arah Kebijakan 2030 Ahmad Jaya; Ida Giriantari; Satya Kumar
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 2 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i2.7577

Abstract

Indonesia berada di titik krusial dalam transformasi ekosistem kendaraan listrik (EV) dan smart mobility nasional. Penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) mencapai 43.188unit pada 2024 meningkat 153% dari 2023 dan melonjak menjadi 103.931unit sepanjang 2025 dengan pangsa pasar sekitar 12%. Artikel ini menganalisis secara komprehensif dimensi-dimensi utama smart mobility dalam konteks Indonesia: komponen teknologi inti EV, pembangunan infrastruktur pengisian daya, inovasi baterai dan peran strategis nikel, integrasi Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Buatan (AI), serta implikasi lingkungan dan kebijakan menuju target nasional 2030. Dengan menggunakan kajian pustaka sistematis yang diperkuat data sekunder dari GAIKINDO, PwC, PLN, Kementerian ESDM, dan IEA (2021–2025), studi ini mengidentifikasi bahwa ekosistem EV Indonesia memerlukan sinergi holistik antara teknologi, regulasi yang mendukung, dan partisipasi aktif masyarakat. Tantangan utama mencakup distribusi infrastruktur pengisian yang belum merata dengan hanya 4.655unit SPKLU beroperasi saat ini versus target 31.859 pada 2030 tingginya biaya produksi baterai, serta hambatan adopsi teknologi. Keunggulan strategis Indonesia terletak pada cadangan nikel terbesar dunia (40–45% total global), yang memungkinkan pengembangan industri baterai dari hulu ke hilir. Artikel ini menyimpulkan bahwa pencapaian visi 2030 berupa 2 juta mobil listrik dan 13 juta motor listrik memerlukan kolaborasi multisektoral yang konsisten antara pemerintah, industri, dan komunitas riset.