EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
182 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 6 (2021)"
:
182 Documents
clear
Pengaruh Pendidikan Karakter terhadap Kedisiplinan Peserta Didik di Sekolah Dasar
Ferdinandus Etuasius Dole
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (953.425 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1026
Masalah yang diangkat pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pendidikan karakter peserta didik Gugus 01 Detukeli? 2) Bagaimana tingkat kedisiplinan peserta didik Gugus 01 Detukeli? dan 3) Bagaimana pengaruh pendidikan karakter terhadap kedisiplinan peserta didik kelas Gugus 01 Detukeli? tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui: 1) sejauhmana Penerapan pendidikan karakter peserta didik kelas Gugus 01 Detukeli; 2) tingkat kedisiplinan peserta didik Gugus 01 Detukeli; dan, 3) adanya pengaruh pendidikan karakter terhadap kedisiplinan peserta didik Gugus 01 Detukeli. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif korelasional, yang dilaksanakan di Sekolah dasar dalam Gugus 01 Kecmatan Detukeli, yang terdiri dari SDK Magekoba, SDI Aedari, SDN Kurupoke dan SDK Gaibhabha, dengan Jumlah Guru sebanyak 30 orang yang keseluruhannya menjadi subyek penelitian ini. Data dikumpulkan melalui angket. Pengujian hipotesis menggunakan analisis Regresi Linear Sederhana dengan rumus Korelasi Product Moment Pearson. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) rata-rata Pendidikan Karakter sebesar 114, sesuai dengan interval nilai variabel X Pendidikan Karakter, maka disimpulkan bahwa pendidikan karakter di gugus 01 Detukeli berada pada kategori cenderung Sedang. 2) rata-rata variabel kedisplinan 11, interval nilai variabel Y Pendidikan Karakter, maka dapat disimpulkan bahwa kedisplinan di gugus 01 Detukeli berada pada kategori cenderung Sedang. 3) pengaruh pendidikan karakter terhadap kedisiplinan peserta didik Gugus 01 Detukeli ditunjuk oleh koofesien korelasi (R) = 0,730 yang menyatakan bahwa indeks korelasi (r) X terhadap Y (R2) 0,532. Nilai F berada pada signifikan 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis diterima dan disimpulkan bahwa pendidikan karakter berpengaruh secara signifikan terhadap kedisiplinan peserta didik
Kisah Nabi dan Rosul sebagai Upaya Penanaman Budaya Literasi pada Anak Usia Dini untuk Mencegah Problem Etik Digital
Nur Dwi Sukmono;
Wening Sekar Kusuma
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (483.287 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1523
Terdapat dampak positif dan negatif dalam penggunaan literasi digital. Dampak positifnya tentu sangat baik. Dampak negatif dari penggunaan media sosial yaitu, 1) Bullying, 2) pemicu kejahatan, 3) Pornografi, 4) Ancaman ujaran kebencian, dan 5) Perkembangan emosi. Berdasarkan hal tersebut, tentu penerapak pembelajaran literasi digital sangat penting. Dalam menyongsong program pemerintah, Gerakan Literasi Sekolah, maka sudah sepantasnya pihak sekolah berfokus pada pembelajaran literasi, terutama pada anak usia dini. Mengingat, dalam tahap anak usia dini masih belum bisa baca dan tulis, maka pelaksanaan literasi sebatas pada bercerita. Sehingga, dengan menggunakan kisah nabi dan rosul sebagai upaya penanaman budaya literasi pada anak usia dini untuk mencegah problem etik digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif analitis. Adapun tahap-tahap yang diterapkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Mengumpulkan data-data tentang literasi, literasi digital, dan budaya literasi; 2. Mengkaji data pustaka yang berhubungan tetang nilai moral, kisah nabi dan perkembangan anak; 3. Merumuskan strategi pengembangan budaya literasi dalam menghadapai problem etik digital melalui kisah-kisah nabi. Hasil dari penelitian adalah kelima hal negatif dalam menggunakan media sosial yang mengarah pada literasi digital tersebut dapat diantisipasi dengan kisah-kisah nabi yang menjadikan tokoh Nabi dan Rosul sebagai sosok yang patut dicontoh dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Respon Siswa terhadap Pembelajaran Daring PAI pada Masa Pandemic Covid-19 Di SMP
Ery Hasby;
Tajuddin Noor;
Undang Ruslan Wahyudin
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (482.722 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1384
Studi ini mengeksplorasi persepsi mengenai pembelajaran PAI secara online dan jarak jauh selama masa pandemic Covid-19 yang dialami oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Telukjambe kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan desain survei kuantitatif dengan memanfaatkan angket berskala Likert berbantuan platform online Googleform. Sampel penelitian melibatkan 89 siswa Komponen-komponen yang diukur adalah kualitas, peluang, relevansi, pengembangan, dukungan, dan tantangan. Hasil ini menunjukkan bahwa respon dan persepsi siswa mengenai pembelajaran secara daring PAI menunjukkan bahwa pembelajaran PAI yang dilaksanakan secara daring memiliki kualitas yang baik (80,00%), pembelajaran PAI secara daring memberikan siswa peluang untuk dapat mengikuti pembelajaran dengan baik (83,39%) dan mendapatkan pengalaman belajar kekinian yang berbeda dengan pembelajaran tatap muka, pembelajaran PAI secara daring baik (83%) dan relevan diterapkan selama masa pandemic Covid 19. Hal tersebut tentunya memerlukan dukungan system pembelajaran yang mendukung pembelajaran guru dengan siswa sehingga mampu meminimalisir tantangan yang dihadapi selama pembelajaran daring PAI di masa pandemic Covid-19
The Future of Nonnative Teachers of English
Nining Ismiyani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (500.437 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1243
This paper discusses nonnative teachers of English who are often claimed to be less competent and qualified compared to their native counterparts. The aim of this paper is to elaborate that the identity of the teachers of English shall no longer be problematic in a matter of English Language teaching profession. The literature-based methodology was employed in this paper. The discussion is divided into two sections; the first part discusses the status and identity of nonnative English-speaking teachers and the second part delineates the actions for self-confidence of nonnative teachers of English as an international language. To conclude, Teaching English must emphasize on the teacher’s quality of the English teaching competence rather than the irrelevant nonnative identity. Furthermore, actions need to be executed by Nonnative English-speaking teachers (NNESTs) to enhance their performance in English language teaching in order to increase their self-confidence of their status in ELT and to be able to internationally compete.
Hubungan antara Locus Of Control dan Perfeksionisme dengan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Akuntansi
Isni Mardiani;
Sri Zulaihati;
Ati Sumiati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (855.249 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.805
Locus of control dan perfeksionisme merupakan faktor yang mengakibatkan terjadinya prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan locus of control dan perfeksionisme dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan korelasional dan jenis data kuantitatif, populasi penelitian sebanyak 266 mahasiswa dengan jumlah sampel 152 mahasiswa Akuntansi dan Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Jakarta. Teknik pengumpulan data meggunakan kuesioner lalu data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linieritas, persamaan regresi berganda, uji f, uji t dan analisis koefisien determinasi dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian ini yaitu 1) Ada hubungan negatif antara locus of control dengan prokrastinasi akademik, 2) Tidak ada hubungan positif antara perfeksionisme dengan prokrastinasi akademik dan 3)Ada hubungan antara locus of control dan perfeksionisme secara bersama-sama dengan prokrastinasi akademik. Kesimpulannya semakin rendah tingkat locus of control dan semakin tinggi tingkat perfeksionisme yang dimiliki mahasiswa maka semakin tinggi tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa, begitupun sebaliknya
Persepsi Guru Sekolah Menengah Pertama terhadap Penggunaan Aplikasi WhatsApp dalam Pembelajaran Online Selama Pandemi COVID-19
Muhammad Turmuzi;
Laila Hayati;
Nurul Hikmah;
Eka Kurniawan;
Deni Hamdani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (508.885 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1571
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru Sekolah Menengah Pertama terhadap penggunaan aplikasi WhatsApp dalam pembelajaran online selama pandemi COVID-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus yang menggunakan pendekatan kualitatif. Responden dalam penelitian ini 20 orang guru di SMPN 1 Labuapi Kabupaten Lombok Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik triangulasi dengan menggunakan berbagai instrumen, khususnya kuesioner dan wawancara tertulis dengan subjek penelitian. Pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner berfokus untuk menguji pendapat guru tentang penggunaan WhatsApp dalam pembelajaran online. Setelah data terkumpul, peneliti menganalisis data dengan menggunakan teknik analisisi data kualitatif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Kesimpulan penelitian ini adalah sebanyak (95%) responden menyatakan bahwa Grup WhatsApp efektif untuk digunakan dalam pembelajaran online. Semua responden setuju tampilan WhatsApp yang sederhana memudahkan penggunanya saat mengoperasikan aplikasinya
Pengembangan Bahan Ajar Berbantuan Software Maple pada Mata Kuliah Kalkulus I
Baharuddin Baharuddin;
Sri Sulasteri;
A Mifta Ainun;
Suharti Suharti;
Muhammad Rusydi Rasyid
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (599.031 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.863
Maksud diselenggarakannya penelitian ini ialah untuk memproduksi bahan ajar yang berbantuan Maple dengan penilaian yang sudah valid, praktis, dan efektif. Rangkaian penelitian mengacu pada sintaks ADDIE. Penelitian dilakukan di UIN Alauddin Makassar dengan subjek penelitian mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Matematika spesifiknya angkatan 2018. Sampel penelitian berjumlah 38 mahasiswa. Instrumen yang diaplikasikan berupa lembar validasi, angket respon untuk mahasiswa, lembar keterlaksanaan produk, lembar observasi, dan lembar tes belajar. Hasil yang didapatkan ialah untuk penilaian valid mendapat kategori sangat valid karena skor rerata masuk dalam rentang 4,3≤M≤5. Penilaian kepraktisan mendapat kategori terlaksana seluruhnya sebab skor yang didapat masuk dalam rentang 1,5≤M≤2. Sementara penilaian keefektifan mendapat kategori tuntas dengan skor 84,21% untuk hasil belajar subjek penelitian, lalu pada pengamatan aktivitas mendapat kategori sangat baik sebab skornya masuk dalam rentang 80≤P≤100. Maka dari itu bahan ajar yang disusun dikatakan berhasil dan layak untuk diaplikasikan
Peran Orangtua Dalam Menanamkan Kedisiplinan pada Anak Usia 4-5 Tahun
Lina Agustina;
Astuti Darmiyanti;
Nancy Riana
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (474.691 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1426
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai peran orangtua dalam menumbuhkan kedisiplinan belajar anak selama masa pandemic Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mitra PAUD Adzariyat Karawang. Responden penelitian adalah guru dan orangtua, sedangkan fokus penelitian pada anak usia 4-5 tahun. Data dikumpulkan melalui observsasi, dokumentasi dan wawancara. Triangulasi digunakan sebagai teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan selama berlangsungnya kebijakan belajar dari rumah, orangtua harus melaksanakan peran sebagai educator, motivator dan supervisor dalam membantuk kedisiplinan belajar anak. Kemajauan teknologi membuat anak akrab dengan gadget namun menimbulkan masalah ketika orangtua kesulitan mengontrol aktivitas belajar anak. Sebagian orangtua melakukan perannya dengan menerapkan metode reward, keteladanan, membuat kesepakatan, mendengarkan anak bercerita, memfasilitasi kebutuhan belajar, melakukan pendampingan hingga melakukan pengawasan ketat terhadap situs atau tayangan video yang ditakses anak. Melalui aktualisasi peran orangtua selama masa pandemic dengan belajar bersama anak di rumah membuat hubungan kelekatan anak dengan orangtua meningkat. Demikian pula dengan kemandirian dan kedisplinan belajar anak. Anak menjadi mandiri dan disiplin agar anak mampu bersikap selektif dalam menolak pengaruh negatif yang menghampirinya
Adopsi E-Commerce oleh Umkm di Banten: Analisis Pengaruh Theory Of Planned Behavior
Erni Taruli Pebrina;
Ipang Sasono;
Dhaniel Hutagalung;
Riyanto Riyanto;
Masduki Asbari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (667.337 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1484
Tujuan studi ini adalah untuk menemukan dan mendefinisikan model yang dapat menjelaskan adopsi E-commerce oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada pelaku usaha tersebut di Banten. Data dikumpulkan dari 93 karyawan UMKM, yang bekerja pada UMKM di Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan survei konfirmasi dengan bantuan software SmartPLS 3.0. Studi ini menunjukkan bahwa: Pertama, attitude toward using berpengaruh signifikan positif terhadap intention to use. Kedua, subjective norm berpengaruh signifikan pada intention to use. Ketiga, perceived behavior control berpengaruh pada intention to use. Keempat, intention to use berpengaruh signifikan pada usage behavior. Kelima, perceived behavior control berpengaruh pada usage behavior. Studi ini menguatkan fakta bahwa theory of planned behavior mampu menjelaskan tentang adopsi e-commerce pada pelaku UMKM di Banten.
Peran Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar
Wiwik Maladerita;
Vini Wella Septiana;
Nurhizrah Gistituati;
Alwen Betri
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (95.232 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1507
Tujuan penelitian ini mendeskripsikan peran guru dalam penerapan kurikulum 2013 di SD, kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanan kurikulum 2013 di SD Alang Rambah Tapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Desain dalam penelitian ini menggunakan desain Fenomenologi. Penelitian ini terdiri dari data primer diperoleh melalui teknik observasi dan diperkuat dengan menggunakan teknik wawancara. Kemudian data sekunder diperoleh melalui teknik dokumentasi. Analisis data penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengambarkan bahwa pelaksanaan kurikulum 2013 di SDN 05 Ramban Tapan diterapkan melalui pendekatan saintifik. Setiap guru sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran terlebih dahulu menyiapkan RPP, media, alat peraga, dan perangkat penujang lainya. Kendala dalam pelaksanaan kurikulum 2013 di SD yakni kemandirian belajar siswa masih kurang, banyaknya unsur penilaian yang dilakukan guru, dan membutuhkan waktu lama dalam perekapan nilai di rapor. untuk menerapkan kemandirian dalam belajar, guru mengeluh dengan banyaknya unsur penilaian pada siswa, beberapa siswa ada yang belum mampu menghubungkan mata pelajaran satu dengan yang lain, penyelesaian materi setiap tema berbatas waktu, dan perekapan penilaian pada raport yang membutuhkan waktu yang lama.