EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
182 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 6 (2021)"
:
182 Documents
clear
Pembelajaran Berbasis Daring Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Iisbud Sarea: Problematika, Pemecahan Masalah, dan Harapan
Sri Wahyu Hidayati;
Sukarddin Sukarddin
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (734.15 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1344
Penelitian ini bertujaun untuk menggali informasi tentang problematika, harapan, dan memecahkan masalah yang dihadapi oleh dosen IISBUD SAREA dalam menerapkan pembelajaran daring di masa pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitan ini adalah metode campuran (mix method) yaitu metode kualitatif dan kuantitif. Metode kualitatif dimaksudkan untuk menggali informasi tentang problematika dan harapan dosen dengan melibatkan wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan metode kuantitaif dimaksudkan untuk memecahkan masalah dalam bentuk workshop atau pelatihan dengan melibatkan teknik pengumpulan data melalui kuisioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai macam masalah yang ditemukan yaitu masalah pengelaman dan kemampuan dosen dalam mengimplementasikan pembelajaran online yang masih sangat kurang, sarana yang tidak memadai, kesiapan dan kemampuan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran online masih sangat rendah, dan metode mengajar. Dari masalah tersebut kemudian dipecahkan dengan menyelenggarakan pengelolaan pembelajaran online berbasis moodlecloud. Ada 4 aspek yang dinilai dari pleatihan yaitu aspek kemenarikan yaitu 83,3% atau sangat praktis, aspek biaya 89% atau sangat praktis, aspek waktu 80,4% atau praktis dan aspek kemudahan pengoperasian 93% atau sangat praktis. Selain itu, ada beberapa harapan yang dikemukakan oleh tenaga pengajar yaitu pelatihan harus disertakan dengan modul, waktu pelatihan perlu ditambah, perlu dilakukan pelatihan sejenis yang diperuntungkan untuk dosen dan mahasiswa.
Hasil Cowl Drapery menggunakan Teknik Draping
Yasnidawati Yasnidawati;
Ela Nurlita
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (802.974 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1487
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan hasil cowl drapery menggunakan Teknik Draping.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan. Objek penelitian yaitu cowl drapery menggunakan teknik draping. Instrumen penelitian memakai format penilaian dengan Skala Likert. Penilaian dilakukan oleh 3 orang panelis yaitu dosen yang ahli dalam bidang busana, dengan cara fitting. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuatitatif dan analisis inferensial. Hasil cowl drapery menggunakan Teknik Draping menunjukkan hasil cowl drapery menggunakan teknik draping didapatkan hasil penilaian dengan nilai persentase sebesar 80.21 % dikategorikan Sesuai. Berdasarkan uji t didapatkan hasil rata-rata penilaian yang signifikan antara hasil jadi cowl drapery menggunakan teknik draping dengan taraf signifikansi sebesar 0.05
Development of Assignment-Based Teaching Materials And Local Wisdom For English Learning of Iisbud Sarea Students During the Pandemic
Samsudin Samsudin;
Sukarismanti Sukarismanti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (716.374 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1107
The purpose of this research is to develop assignment-based teaching materials and local wisdom for the English language learning of Iisbud Sarea students during the pandemic. Then, this research method uses the ADDIE namely development, analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results showed that the validation test results of material expert, language expert, and media expert against the modules developed were in the "high" and "very high" categories. Then, the results of the practicality test both in terms of students and English lecturer that the module is in the category of "practical" and "very practical". While the effectiveness test showed that the assignment-based English module and local wisdom are in the practical category where the test results in the law study program are 16 people who get a score of ≥ 70 or 76.2%. While the test results in the sociology study program are 15 people who get a score of ≥ 70 or 77%. Thus, overall the assigment-based English language module and local wisdom are in the effective category and have met the standard of the effectiveness of pre-determined teaching materials, namely 75% of students get a grade of ≥ 70 or grade B.
Evaluasi Penghapusan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)
Okhaifi Prasetyo;
Amanda Ridho Pratomo
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (460.351 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1281
Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan Satuan Pendidikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar. Untuk itu tujuan penelitian ini yaitu mengevaluasi penghapusan ujian sekolah berstandar nasional (USBN). Penelitian ini merupakan studi literatur dengan menelaah sumber-sumber terkait penghapusan ujian sekolah berstandar nasional (USBN). Hasil dari berbagai telaah literatur ini akan digunakan untuk mengevaluasi penghapusan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) serta potensi penelitian selanjutnya di Indonesia. Pelaksanaan USBN bertujuan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik selama di sekolah dasar dan menengah. Alasan Mendikbud Nadiem menghapus USBN, karena materi dinilai terlalu padat sehingga cenderung mengajarkan materi dan menghafal materi, bukan kompetensi. Selain itu USBN juga membuat peserta didik dan guru stres, dan hal itu mengubah indikator keberhasilan siswa sebagai individu. Banyak pihak yang setuju dengan penghapusan USBN, hanya saja perlunya perbaikan yang dilakukan pihak pendidikan untuk pengganti USBN.
Refleksi Pemikiran Pembaharuan Pendidikan Islam Kh. Ahmad Dahlan terhadap Problematika Pendidikan Islam
Ghufran Hasyim Achmad
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (490.51 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1319
Problematika pendidikan Islam saat ini sangat kompleks. Problematika tersebut terkait dengan sistem pendidikan, sistem pembelajaran, sampai kepada kualitas output lembaga pendidikan Islam. KH. Ahmad Dahlan merupakan salah satu tokoh yang berperan dalam melakukan pembaharuan pendidikan Islam khususnya di Indonesia. Sehingga penelitian bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemikiran serta pergerakan KH. Ahmad Dahlan sebagai tokoh pembaharuan pendidikan, serta menjadikannya sebagai refleksi bagi lembaga pendidikan dalam menyikapi problematika yang sedang dihadapi. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Berdasarkan analisis dari sumber data, maka dapat disimpulkan bahwa KH. Ahmad Dahlan melakukan pembaharuan terkait dengan tujuan pendidikan, materi dan metode pembelajaran, dan sistem pendidikan. Pemikiran KH. Ahmad Dahlan sangat relevan sebagai refleksi bagi lembaga pendidikan Islam dalam menyikapi berbagai problematika yang dihadapi. Penerapan pemikiran KH. Ahmad Dahlan dapat meningkatkan kualitas lembaga pendidikan Islam. Dengan demikian akan lahir output lembaga pendidikan Islam yang berjiwa sosial, nasionalisme, serta berjiwa religius yang tinggi
Analisis Latar Belakang Akademik dan Sosial Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Mashud Syahroni;
Fifit Firmadhani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (645.811 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1492
Peminat program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Tidar mengalami tren penurunan sehingga perlu peningkatan mutu pendidikan salah satunya pada proses pembelajaran bermutu dengan analisis karakteristik mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan karakteristik mahasiswa prodi PBSI. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subyek penelitian adalah mahasiswa program studi PBSI Universitas Tidar angkatan 2018-2020 dan sampel ditentukan menggunakan teknik stratified proportional random sampling. Pengumpulan data dengan angket dan dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dengan tabel tunggal. Hasil penelitian yaitu latar belakang akademik mahasiswa program studi PBSI merupakan lulusan jenjang sekolah menengah berjenis sekolah menengah atas dengan jurusan ilmu pengetahuan sosial. Alasan pemilihan prodi PBSI karena minat dan keinginan menjadi guru pegawai negeri sipil. Alasan pemilihan prodi PBSI juga karena faktor lokasi dan status perguruan tinggi negeri dari Universitas Tidar. Sedangkan latar belakang sosial mahasiswa program studi PBSI berasal dari masyarakat daerah Magelang dan sekitarnya. Ditinjau dari aspek sosial ekonomi mahasiswa berasal dari golongan ekonomi menengah bawah dengan pekerjaan orangtua mayoritas sebagai petani dan buruh. Proses pembelajaran bermutu perlu disesuaikan dengan latar belakang akademik dan sosial mahasiswa PBSI tersebut
Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran Daring Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Masa Pandemi Covid-19
Dian Permatasari;
Amirudin Amirudin;
Achmad Junaedi Sittika
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (620.053 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1082
Pendidikan Agama Islam merupakan ilmu pengetahuan yang harus diajarkan sejak usia dini hingga perguruan tinggi. Pada kondisi pandemic pembelajaran PAI di perguruan tinggi harus dilaksanakan secara daring atau virtual memanfaatkan aplikasi dan media internet. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan respon mahasiswa dalam pembelajaran PAI secara daring di masa pandemic Covid 19. Penelitian merupakan penelitian survey deskriptif melibatkan 67 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Univesitas Singaperbangsa Karawang. Pengumpulan data dilakukan dengan instumen angket berbantuan Googleform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring efektif diimplementasikan dalam pembelajaran PAI di perguruan tinggi. Mahasiswa sebagian besar merasa puas dan mahasiswa mendukung keberlanjutan pembelajaran secara daring. Ini dukung oleh ketersediaan fasilitas dan dukungan media terhadap keberlangsungan pembelajaran. Dengan ketersediaan fasilitas yang baik membantu mahasiswa dengan baik untuk mengefesiensikan waktu belajar mereka. Kendati beberapa penelitian mengungkap hambatan dan ketidakefektifan pembelajaran daring di masa pandemic. Akan tetapi hasil berbeda akan ditemukan pada lingkungan, ketersediaan fasilitas, akses, kompetensi mengajar dosen, dan kondisi belajar mahasiswa yang lebih kondusif mendukung tercapainya tujuan belajar
Strategi Guru dalam Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Peserta Didik melalui Pembelajaran Pkn
Syofiyah Hasna;
Amanda Ramadhan Firdaus;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (493.146 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1570
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesadaran nasionalis anak-anak di negara Indonesia yang menurun menjadi fokus tersendiri, seperti sikap dan perilaku sosial anak, remaja, dan generasi muda saat ini dan kemerosotan generasi muda telah menyebabkan penurunan kesadaran nasionalis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membentuk karakter nasionalisme siswa sekolah dasar dan pentingnya pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk jiwa nasionalisme pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif, dengan teori atau landasan yang bersumber dari penelitian kepustakaan, yang mencakup berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan artikel. Metode ini menitikberatkan pada pemahaman fenomena sosial yang terjadi di masyarakat dan digunakan untuk menentukan kebenaran dalam suatu realitas yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mata pelajaran PKn menaruh anak didik citra buat mempunyai perilaku yg berkarakter misalnya semangat nasionalisme dan patriotism. Dan tugas guru PKn lebih dari sekadar menyampaikan gagasan tentang bagaimana menjadi warga negara yang baik kepada siswa itu juga memerlukan pemberian pengetahuan, motivasi, menanamkan pola pikir, dan mempromosikan sikap dan perilaku etis yang sangat baik
Students’ Perception toward English Speaking Motivation during Online Learning System through Multimodal Approach
Usman Sidabutar
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (83.421 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1390
Education is emphasized to grow the tools offered by the 4.0 to create the teaching-learning process more practical and adapted to the social demands. This research aims at finding the students' perception on the teaching method by multimodal approach which is focused on the construction of verbal texts and visual texts. The subject of this research is the students of the sixth semester in English Department of the HKBP Nommensen University Medan. This experiment research is applied by multimodal approach which is focused on the construction of verbal texts and visual texts and continued by questionnaires. The implementation of teaching with a multimodal approach which is focused by verbal and visual tends to motivate students’ interest in speaking English. The result of the score achieved by the students with 73.33 percent is relevant to the students’ motivation with 86.67 percent by the mean of test score in 76.73. This is the one of evidence shows that creativity of the lecturer by multimodal approach by which the digital play makes a huge manner in the interest subject to be lectured.
Anti-Corruption Values Potrayal in English Textbooks for Senior High School Grade XII: Critical Discourse Analysis Perspective
Prayogo Hadi Sulistio;
Erna Wardani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (625.151 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1420
This study is aimed to investigate anti-corruption values portrayal in English textbooks for senior high school grade XII. This research used content analysis. Data collection was carried out by determining anti-corruption values which were divided into three, namely: core values, attitude values and work ethic values then grouping reading texts, dialogues and illustrations representing the three anti-corruption values and interpreting the implementation of anti-corruption education according to the data found. The results of this study indicate that the coverage of anti-corruption values in textbooks dominantly present honesty, care and hardworking values in dialogues, reading texts and illustrations. Furthermore, anti-corruption values are represented by various expressions such as caring, empathy, responsibility in various contexts not only to increase students' interpersonal skills, but also to apply anti-corruption values that the students find in dialogues, reading texts, and illustrations in daily life. It shows that the authors of the textbooks have tried to insert anti-corruption values as part of anti-corruption education initiated by the Corruption Eradication Commission in collaboration with the government