EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
95 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 6 (2022)"
:
95 Documents
clear
Pengelolaan Kelas dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar
Aina Wirda;
Putri Jayani Simbolon;
Neli Neli;
Yantoro Yantoro
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4149
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan 1) permasalahan pengelolaan kelas, baik secara individu maupun kolektif, dan 2) inisiatif untuk mengatasi permasalahan pengelolaan kelas yang muncul selama proses pembelajaran di SDN 64/I Muara Bulian. Variabel tunggal pengelolaan kelas adalah fokus penelitian deskriptif kuantitatif ini. Pengajar SDN 64/I Muara Bulian dan menjadi subjek penelitian ini. Berikut hasil temuan penelitian ini: 1) Masalah khusus yang sering muncul antara lain: perilaku siswa yang bercita-cita menggambar perhatian orang lain keinginan untuk menunjukkan kekuasaan (27,5%); ingin menyakiti orang lain (21%) dan sebagai tanda kecacatan (15 persen). Mengenai masalah yang paling menonjol yang mempengaruhi kelompok: Selama belajar kelompok, kelompok dengan mudah mengalihkan perhatiannya dari tugas guru (79 persen), kelas bereaksi negatif terhadap salah satu anggota (54 persen), memiliki semangat kerja yang rendah (25 persen), kurang mampu menyesuaikan diri dengan kondisi baru (23 persen), kurang kohesif di kelas sroom (13 persen), dan mendorong anggota kelas yang benar-benar melanggar aturan (8 persen).2) Upaya untuk memecahkan masalah pengelolaan kelas individu dan kelompok, seperti peringatan dan saran, strategi interpersonal, dan pendelegasian bimbingan konseling kepada guru
The Effect of Hello English Application on Speaking Ability
Ruhut Febiola Simanjuntak;
Atni Prawati;
Masyhur Masyhur
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4100
Technology has received a lot of attention because of its potential to solve learning problems in this modern era. Disinterest and low participation of students in the learning process, encourage teachers to use technology as a medium to increase students' enthusiasm for learning English, especially speaking. This research aims to determine whether Hello English application had a significant impact on speaking ability. Pre-experimental research was employed to conduct this research. The sample of this research consisted of 35 students from class XI MIA 1 at SMAN 3 Padang Sidimpuan. The pretest is used to determine the students' initial speaking ability. The posttest was conducted after the treatment was applied in four meetings utilizing Hello English application as a supporting medium in learning English. The t-test formula was used to analyze the collected data. Based on the findings of this research, the t-count value was 26.727, and the t-table value was 2.032. It denotes the alternative hypothesis (Ha) regarding there is a significant effect of Hello English application on the speaking ability of eleventh-grade students at SMAN 3 Padang Sidimpuan is accepted.
Improving English Writing Skills through the Application of Audiovisual Media at Senior High School
Amatollah Amatollah;
Suparman Suparman;
Pratiwi Sakti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4294
The author found that there was still a lack of mastery and interest of students in writing English sentences at SMAN 3 Sumbawa Besar. This study aims to explain strategies for using audiovisual media as well as analyze the results of improving English writing skills in the use of audiovisual media. This type of research is descriptive quantitative with the data collection techniques used are observation, English writing skills test and documentation and the analysis technique used is the paired sample t-test. Based on the results of the descriptive statistical analysis test, the average score of pretest and posttest English writing was obtained by students in the control class of 50.88 and 59.56 experienced an increase in scores in the experimental class of 58.68 and 74.85, meaning that there was an increase in English writing skills after the use of audiovisual media. From the analysis of the pretest-postest paired t-test, a result of -35.098 with a sig value was obtained. hitug (2 tailed) 0.000 is smaller than the ttabel 0.05. It was concluded that there was a difference between the pretest and postest scores in the results of English writing skills before using audiovisual media and after using audiovisual media.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (Stad) Dan Kemampuan Awal terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Walila Dwita Manjani;
Kms Muhammad Amin Fauzi;
Suroyo Suroyo
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4234
Penelitian bertujuan menganalisis perbedaan hasil belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) dengan yang menggunakan model pembelajaran konvensional, perbedaan hasil belajar siswa memiliki Kemampuan Awal Matematika tinggi dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD dengan hasil belajar memiliki model pembelajaran konvensional, perbedaan hasil belajar siswa memiliki Kemampuan Awal Matematika rendah dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan hasil belajar yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD, menganalisis interaksi antara model pempelajaran dan Kemampuan Awal Matematika terhadap hasil belajar siswa. Sampel ditetapkan sebanyak 54 orang. Hasil penelitian diperoleh terdapat perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran STAD dengan Konvensional. Hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran STAD dengan nilai rata-rata 90,00, sedangkan hasil belajar siswa menggunakan pembelajaran konvensional dengan nilai rata-rata 83,70. Siswa memiliki Kemampuan Awal Matematika Tinggi memperoleh nilai rata-rata hasil belajar sebesar 90,12, sedangkan hasil belajar siswa yang memiliki Kemampuan Awal Matematika Rendah memperoleh nilai rata-rata sebesar 84,03. Tedapat perbedaan hasil belajar siswa memiliki Kemampuan Awal Matematika Tinggi lebih tinggi dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD dengan hasil belajar dengan model pembelajaran konvensional. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa memiliki Kemampuan Awal Matematika Tinggi lebih rendah dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan hasil belajar yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD. Berdasarkan hasil uji Anava diketahui diketahui harga sig=0,044
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru Pendidikan Agama Kristen di SMK
Harun Y. Natonis;
Anita A. Hege Udju
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4251
Tujuan riset ini adalah adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Menengah KejuruanKristen Oinlasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian lapangan dengan meneliti fakta-fakta dan permasalahan yang ada di lapangan.Maka hasil riset menunjukkan bahwa Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Kristen Oinlasi cenderung menerapkan gaya kepemimpinan laissez faire dan kepemimpinan demokratis dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Sedangkan Kinerja guru Pendidikan Agama Kristen Sekolah Menengah Kejuruan Kristen Oinlasidalam kompetensi paedagogis diketahui cukup baik dapat dilihat dari pemahaman guru Pendidikan Agama Kristen terhadap karakteristik peserta didik.
Rekonstruksi Moderasi Beragama Terintegrasi Sains Pondok Pesantren Era Revolusi Industri 4.0
Muhammad Ilham Syarif;
Saputra Habci Amran;
Safrizal Safrizal;
Niki Dian Permana;
R Hariyani Susanti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4070
This research was conducted because of an interesting case that occurred at the Tajung Limau Islamic boarding school. The unique case that occurs is the integration effort that occurs between religious values and the effort to instill moderation in religion to manifest an attitude of tolerance. The research method used is a qualitative method with a case study model. The CSE study method is a qualitative research method which is carried out because of an interesting case that occurred in the community. Data collection was carried out by means of observation and interviews. Data analysis was performed using the triangulation method. The research results obtained are that moderation in religion has been carried out since planning, implementing and evaluating learning. Planting the values of religious moderation at the Thawalib Islamic Boarding School Tanjung Limau, Pariangan District, is carried out by incorporating the values contained in the concept of moderation. So that the effort made is an effort to integrate science with religion. Integration in science learning is done by connecting verses of the Koran with science concepts such as Al-hujurat verse 13 about diversity.
Perilaku Masyarakat dalam Mengamalkan Nilai Keagamaan di Desa Ndeskati Kaupaten Karo
Syafri Fadillah Marpaung;
Muhammad Irvan Marsya;
Hasian Rambe
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4121
Pengabdian Masyarakat (PEMA) ini dilakukan sebagai wujud adanya suatu aktivitas yang menjadi bentuk pengabdian terhadap masyarakat melalui suatu pendekatan antar bidang pengetahuan dan wilayah dalam jangka waktu dan wilayah-wilayah yang dipilih untuk menjadi kegiatan intrakurikuler dalam menjalankan tugas kewajiban oleh mahasiswa. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui garis haluan manajemen hubungan masyarakat (HUMAS) dalam proses internalisasi norma-norma yang berbasis pada agama Islam terhadap masyarakat di wilayah Desa Ndeskati, Kec. Naman Teran, Kab. Karo. Kegiatan ini dilaksanakan di tanggal 18 Juli 2022 di Desa Ndeskati, Kec. Naman Teran, Kab. Karo. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan dan penyelenggaraan sosialaisasi tentang nilai keagamaan dan pendidikan, melaksanakan kegiatan dakwah dan mengajar ngaji Al-Qur’an, kegiatan bimbingan belajar dan kegiatan gotong royong bagi masyarakat juga anak-anak sekolah di Desa Ndeskati, Kec. Naman Teran, Kab. Karo. Hasil pengabdian ini memberikan informasi jika: (1). Proses internalisasi norma-norma keislaman selama menentukan strategi manajemen hubungan masyarakat (HUMAS) di desa Ndeskati sudah sebanding dengan prosedur teori strategi manajemen pada umumnya, yaitu diawali dari tahapan perencanaan, tahapan analisis lingkungan, tahapan merumuskan strategi, tahapan proses pelaksanaan strategi, tahapan pengawasan dan tahapan evaluasi.
Developing E-Module Based on Kuantan Singingi’s Local Wisdom for Writing Procedure Texts
Sri Indrawati;
Atni Prawati;
Rumiri Aruan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4161
This research was intended to develop an electronic module based on Kuantan Singingi’s local wisdom as teaching material for writing procedure texts in high school and to discover the validity level of it. Thus, this research applied the Research and Development (R&D) using the 4D Model introduced by Thiagajaran et al. (1974). The data of this research were collected through an interview with an English teacher at SMAN 1 Sentajo Raya and the validation sheet from a material expert and a media expert. The research findings revealed the assessment from the material expert scored 84 with a percentage of 84%, classified as ‘Valid’, while that from the media expert scored 80 with a percentage of 94.11%, categorized as ‘Very Valid’. Owing to this, the e-module is confirmed to be valid and eligible to use as a teaching and learning material for writing procedure texts in high school. The use of this e-module can be an alternative for teaching material in order to help improve the student’s skills in writing procedure texts as well as conserve the local wisdom, specifically concerning traditional food, among them.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Aplikasi Quizizz untuk Meningkatkan Kerja Sama dan Hasil Belajar Tema 9
Yuliana Yuliana;
Adi Winanto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4092
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan aplikasi Quizizz dapat meningkatkan kerjasama dan hasil belajar siswa Tema 9 Kelas IV SDN Krandon Lor 02 Semester 2 Tahun 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model PTK yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc Taggart, setiap siklus terdiri dari tiga langkah yaitu perencanaan, tindakan dan observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan pertanyaan. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif dengan membandingkan proporsi kerjasama dan hasil belajar pada setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan aplikasi Quizizz dapat meningkatkan kerjasama dan hasil belajar siswa Kelas IV Tema 9 di SDN Krandon Lor 02 Semester 2 Tahun 2021/2022. Hal ini terlihat pada peningkatan kerjasama siswa dengan kelompok pada setiap pertemuannya, siklus I 66% dan siklus II mencapai 97% dan hasil belajar siswa yang tuntas pada siklus I ada 4 siswa yang tuntas atau 50%, sedangkan siklus II berjumlah Ada ada 6 siswa yang tuntas atau 75%. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Penanaman Nilai Pendidikan Karakter melalui Lagu Anak-Anak pada Siswa Sekolah Dasar
Ronald Candra
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4059
Penelitian berangkat dari fenomena pada jenjang Sekolah Dasar dimana usia ini sangat rentan dalam meniru hal negatif. Kecenderungan yang muncul lebih ke arah pola perilaku dan fikir anak seperti krisis moral, kedisiplinan, kejujuran, sampai kearah kurang perduli terhadap lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah Penanaman Nilai Pendidikan Karakter Melalui Lagu Anak-Anak Pada Siswa Sekolah Dasar. Guna mendekati masalah digunakan teori Etnomukologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data didapatkan melalui studi pustaka seperti jurnal serta artikel-artikel ilmiah yang dianalisis secara komprehensif dan empiris. Kajian ini menyimpulkan bahwa penanaman nilai pendidikan karakter dilakukan melalui tujuh tahapan yakni (orientasi, presentasi & demonstrasi, latihan terstruktur, latihan terbimbing, latihan mandiri, sampai tahap evaluasi). Berdasarkan tahapan yang dilakukan nilai karakter dari siswa yang muncul adalah (1) nilai cinta tanah air yang terlihat pada antusias siswa dalam menghafalkan lagu-lagu daerah seperti naik-naik kepuncak gunung, (2) nilai peduli lingkungan terdapat pada lirik lagu yang digunakan sebagai materi pembelajaran, (3) serta nilai komunikatif antar sesama teman terlihat pada interaksi antar siswa dengan guru, guru dengan siswa atau sesama siswa saat proses pembelajaran dilakukan