EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
2,458 Documents
Presuposisi dan Implikatur pada Negosiasi di Pasar Telagasari serta Implementasinya pada Teks Negosiasi sebagai Bahan Ajar
Atik Sumiyati;
Oding Supriadi;
Dian Hartati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (135.168 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.1287
Sebagai makhluk sosial tidak lepas dari kegiatan berkomunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana presuposisi dan implikatur tuturan pada negosiasi masyarakat di pasar Telagasari serta dimanfaatkan sebagai bahan ajar di Sekolah Menengah Atas. Pendekatan penelitian dengan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, teknik rekam dan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat serta analisis data dengan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini adalah (1) Presuposisi tuturan pada negosiasi di pasar Telagasari yaitu presuposisi potensial memberitahukan keberadaan seseorang, presuposisi faktif menginformasikan suatu peristiwa, presuposisi structural petutur yang tidak dinyatakan dapat dipahami, presuposisi leksikal menunjukkan kalimat-kalimat yang mengacu pada unsure tertentu yang mengikuti kata kerja dan tanda Tanya. Presuposisi Non-faktif dan Presuposisi Konterfaktual tidak terdapat pada negoisasai di pasar Telagasari, (2) Implikatur tuturan yang terdapat pada negosiasi di Pasar Telagasari adalah implikatur konvensional bersifat umum sehingga mudah memahami. Implikatur Percakapan memberikan makna yang temporer, (3) Pemanfaatan hasil analisis presuposisi dan implikatur sebagai bahan ajar materi teks berupa handout berdasarkan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar dalam silabus 2013. Kesimpulannya terdapat presuposisi dan implikatur tuturan pada negosiasi masyarakat di pasar Telagasari dapat menjadi bahan ajar teks bagi SMA
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Pendapatan Orang Tua, Semangat Belajar, dan Fasilitas Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa di Masa Pandemi
Mochammad Vecky Al Zuhry;
Muhammad Abdul Ghofur
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (553.499 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.895
Tahun 2020-sekarang pandemi Covid-19 juga belum usai. Penelitian berikut mempunyai tujuan guna mengatahui pengaruh tingkat pendapatan orangtua, semangat belajar, dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar. Strategi yang dipakai pada penelitian berikut menggunakan metodologi kuantitatif. Metode ini menggunakan probability samplinguntuk menghasilkan 100 siswa. Pengumpulan data memakai teknik dokumentasi dan kuisioner. Hasil analisa dari uji t menyimpulkan jika tingkat pendidikan orang tua secara keseluruhan mempengaruhi prestasi belajar siswa, tingkat pendapatan orangtua tidak mempengaruhi prestasi belajar siswa, keinginan belajar mempengaruhi prestasi belajar siswa dan fasilitas belajar tidak mempengaruhi prestasi siswa. Siswa SMK tamsis Mojokerto kelas X diharapkan agar lebih mandiri, lebih percaya akan kemampuan yang dimiliki
Penerapan Pembelajaran Daring Menggunakan Model Problem Based Learning pada Mata Kuliah Konsep Biologi
Ragil Dian Purnama Putri;
Siti Fatonah;
Susilawati Susilawati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (463.212 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1805
Virus corona yang tak kunjung selesai mengakibatkan seluruh tatanan kehidupan berubah. Perguruan tinggi yang menjadi tempat mahasiswa mencari ilmu harus melakukan pembelajaran secara daring. Salah satu prodi di perguruan tinggi yaitu PGMI. PGMI telah mewajibkan mahasiswa untuk mempelajari berbagai ilmu termasuk Konsep Biologi. Dalam pembelajaran daring perlu adanya model pembelajaran yang tepat, salah satunya menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Adapun tujuan dari penulisan artikel ini yaitu untuk mengetahui peningkatan pembelajaran daring menggunakan model PBL. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan. Adapun hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu pada siklus I pembelajaran daring menggunakan PBL belum efektif karena masih banyak mahasiswa yang tidak aktif dan salah dalam menjawab soal pertanyaan. Sedangkan, pada siklus II telah mengalami peningkatan, dimana mahasiswa terlihat aktif dalam mengikuti diskusi dan sudah banyak yang tidak salah lagi dalam mengerjakan soal pertanyaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran daring dengan model PBL sangat efektif bagi mahasiswa PGMI UIN SUSKA Riau.
Analisis Pemahaman Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Mengenai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
Aifah Fauziah;
Enur Fitiriani Dewi Sobari;
Babang Robandi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (538.48 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i4.608
Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam memahami Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Penelitian ini menggunakan metode survei dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dan Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket menggunakan google form. Tenik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ini bahwa 100% guru mengetahui apa itu asesmen kompetensi minimum, 87,5% guru mengetahui komponen apa saja dari literasi membaca dan numerasi yang akan diukur dalam asesmen kompetensi minimum dan sebanyak 12,5% guru tidak mengetahui, 62,5% yang menyatakan tidak hanya literasi membaca dan numerasi yang diukur pada soal-soal asesmen kompetensi yang menjawab dan 37,5% ya, 25% guru menjawab untuk masing-masing soal literasi membaca dan numerasi yaitu 36 soal dan 75% yaitu 30 soal. Hasil penelitian menunjukkan asesmen kompetensi minimum perlu untuk disosialisasikan yang lebih terhadap guru
Framework Eksplorasi Karir dalam Model Kampus Merdeka
Ahmad Rofi Suryahadikusumah;
Aisha Nadya;
Yogi Damai Syaputra
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (708.689 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2188
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh trend kajian yang dilakukan berkenaan kampus merdeka. Mayoritas membahas tentang implementasi, tata kelola, dan tantangan yang dihadapi, belum ditemukan kajian yang menganalisis nilai mendasar dari isi kurikulum kampus merdeka terkait eksplorasi karir. Penelitian bertujuan untuk menelusuri dan memetakan nilai eksplorasi karir dalam kebijakan kampus merdeka, Sumber data utama adalah panduan merdeka belajar – kampus merdeka dan sumber pembanding adalah jurnal penelitian terdahulu (10 tahun ke belakang) yang relevan dengan pembahasan kampus merdeka maupun eksplorasi karir. Alur kajian dimulai dari mengkaji landasan filosofis model kampus merdeka, pembahasan kebijakan kampus merdeka, konsep eksplorasi karir, serta membandingkan nilai eksplorasi karir dengan kebijakan kampus merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum kampus merdeka memiliki dua muatan eksplorasi karir mahasiswa yaitu Self exploration dan environmental exploration. Hasil penelitian merekomendasikan agar dalam implementasi kampus merdeka dapat memfasilitasi mahasiswa untuk mampu menghadapi tantangan dan situasi terkini di dunia kerja, mampu berkesplorasi dalam kreativitas, kemampuan, dan kepribadian dalam bekerja.
Pengaruh Latihan Lempar Tangkap Bola Menggunakan Sasaran terhadap Ketepatan Chest Pass Basket SMA
Muhammad Iqbal;
Syamsuramel Syamsuramel;
Destriani Destriani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i4.971
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan lempar tangkap bola terhadap ketepatan chest pass basket SMA Negeri 1 Indralaya Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian quasy eksperiment. Data hasil posttest tes AAHPERD tertinggi yaitu 58 dan hasil tes terendah yaitu 43 dan di dapatlah mean atau rata-rata dari pretest sebesar 44,5 dan posttest sebesar 51,4 sehingga perbedaan mean pretest dan posttest sebesar 6,48. chest pass bola basket berpengaruh pada peningkatan ketepatan passing pada siswa SMA Negeri 1 Indralaya Utara sehingga latihan ini digunakan dalam latihan chest pass bola basket. Sampel penelitian yang digunakan adalah sampel yang jumlahnya sebesar populasi yaitu 30 orang. Instrumen penelitian yaitu tes chest pass bola basket. Dari hasil pengolahan dan analisis data dengan menggunakan uji normalitas data dan uji hipotesis dengan rumus uji t, bahwa latihan chest pass berpengaruh terhadap keterampilan chest pass bola basket. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data melalui perhitungan rumus uji t dengan kriteria thitung lebih besar dari ttabel (11,36 > 1,70) dengan taraf kepercayaan 95% (α=0,05) dan jumlah sampel (N=30), maka hipotesis yang diajukan diterima. Latihan chest pass bola basket secara signifikan memberikan pengaruh terhadap keterampilan chest pass bola basket
Hubungan Antara Kontrol Diri Dan Dukungan Sosial Orangtua Dengan Keberhasilan Keluarga Pada Pernikahan Usia Dini Di Kota Padang
Dedi Kurniawan;
A Muri Yusuf
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (678.119 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i4.680
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kontrol diri dan dukungan orangtua dengan keberhasilan keluarga pada pernikahan usia dini di kota Padang. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif korelasional. Penelitian ini menggunakan teknis analisis regresi ganda yang bertujuan untuk menguji hubungan dua variabel bebas terhadap satu variabel terikat. Adapun variabel dalam penelitian ini terdiri dari kontrol diri (X1) dan dukungan orangtua (X2) yang merupakan variabel bebas, serta keberhasilan keluarga pada pernikahan usia dini (Y) merupakan variabel terikat. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Populasi penelitian ini adalah pasangan yang menikah pada usia dini di Kota Padang berjumlah 136 orang. bahwa anggota masyarakat yang menjadi estimasi populasi penelitian berjumlah 90 orang. Pengambilan sampel ditetapkan untuk mencapai tujuan penelitian yang telah dirumuskan. Untuk menentukan besarnya sampel dengan menggunakan rumus Slovin. Data teknis analisis dalam penelitian ini menggunakan statistik parametrik yaitu teknik analisis ANOVA (Analysis of Variance). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa kontrol diri dan dukungan sosial orangtua secara bersama-sama berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan keluarga pada pernikahan usia dini
Blended Learning dan Implikasinya terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa SMA di Era Pandemi Covid-19
Lesmiyati Hariyani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (482.104 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1643
Pandemi Covid-19 yang semakin meningkatkan, sistem pembalajaran onine dapat mempermudah siswa, guru dan kelancaran pembelajaraan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui implikasi Blend Learning dalam hasil belajar mata pelajaran Geografi pada era Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, dimana pengumpulan datanya berasal berbagai jurnal maupun buku yang dianalisis sesuai dengan masalah yang ada. Hasil dalam penelitian ini yaitu terdapat beberapa problematika dari beberapa pihak, yaitu guru, siswa hingga orang tua siswa. Guru dituntut dapat bisa beradaptasi dengan model pembelajaran bermodel blended learning pada masa pandemi saat ini. Perubahan lingkungan belajar akan mempengaruhi masalah psikologis siswa. Permasalahan yang dihadapi siswa berupa stigma bahwa kegiatan belajar (sekolah) harus berlangsung di lembaga pendidikan, jika di rumah berarti sedang berlibur. Tidak semua orang tua memiliki keterampilan menggunakan IT dan perangkat kerja berbasis internet, hal ini juga menjadi tantangan dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Hal tersebut dapat diatasi oleh pelaksanaan pembelajaran dapat dirancang melalui kombinasi media pembelajaran, karena gaya belajar setiap siswa berbeda. Kita sebagai pendidik atau orang tua tidak dapat memaksa siswa untuk belajar dalam suasana dan cara yang kita inginkan, karena setiap siswa atau individu memiliki tipe atau gaya belajarnya masing-masing.
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Co Op Co Op
Ina Gesti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (663.621 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2041
Penelitian yang dilaksanakan pada salah satu sekolah dasar di kabupaten Pasaman Barat yang mengalami permasalahan yaitu Hasil belajar IPS siswa yang tidak mencapai ketuntasan yang ditetapkan, hal tersebut dikarenakan cara mengajar guru yang konvensional, hal tersebut juga berakibat siswa menjadi pasif dalam pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut guru merancang pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe co-op co-op dengan langkah pembelajaran yang dilakukan yaitu diskusi kelas yang terpusat pada siswa, seleksi dan pembentukan topik kelompok, seleksi topik kelompok, seleksi topik kecil atau mini topik, persiapan topik kecil atau mini topik, presentasi topik kecil atau mini topik, persiapan presentasi kelompok, presentasi kelompok dan Evaluasi. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh, pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe co-op co-op dapat meningkatkan hasil belajar siswa. pada siklus 1 siswa memperoleh ketuntasan pembelajaran 64% dan pada siklus 2 mencapai 81%. Disamping itu pembelajaran dengan model kooperatif tipe co-op co-op juga membuat siswa menjadi aktif dalam belajar dan mengembangkan kemampuan berfikirnya
Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Mewujudkan Kualitas Pendidikan Di Indonesia
Hani Risdiany;
Yusuf Tri Herlambang
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.127 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.434
Upaya pemerintah untuk mengembangkan profesi guru sebagai profesi yang kuat dan dihormati sejajar dengan profesi lainnya terlihat dari lahirnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang melakukan usaha profesi guru mengembangkan perlindungan hukum. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai pengembangan tingkat profesionalisme guru untuk mencapai mutu pendidikan di Indonesia. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research). Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah dengan mengumpulkan dan menelusuri berbagai buku, jurnal, dan lainnya yang terkait dengan konsep pembahasan. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif yaitu metode penelitian yang berusaha mengungkap fakta kejadian yang ditulis dalam pernyataan-pernyataan yang berasal dari sumber data yang diteliti. Hasil penelitian ini adalah berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam peningkatan profesionalisme guru dengan meningkatkan kualifikasi dan persyaratan jenjang pendidikan yang lebih tinggi bagi tenaga pengajar dari jenjang sekolah hingga perguruan tinggi. Guru profesional harus memiliki 4 kompetensi, yaitu: kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional, serta yang penting dan perlu dilakukan oleh pemerintah adalah membangun kemandirian di kalangan guru, dimana kemandirian ini akan menumbuhkan sikap profesional dan inovatif terhadap guru dalam menjalankan perannya dan tugasnya adalah mendidik masyarakat menuju kehidupan dan kualitas yang lebih baik