cover
Contact Name
arief yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalilmukeperawatanjiwa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa
ISSN : -     EISSN : 26212978     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa [e-ISSN 2621-2978] is a means of developing and publishing scientific works for researchers, lecturers and practitioners of mental nursing published by the Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa is an electronic journal with an open access journal system published twice a year, namely in May and November. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa publishes articles within the scope of mental nursing broadly but is limited, especially in the field of mental nursing in healthy, risk and disturbance groups. Articles must be the result of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, knowledge and technology that are innovative and renewed within the scope of mental nursing science both on a national and international scale.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021" : 25 Documents clear
TINGKAT STRES, ANSIETAS, DAN DEPRESI MAHASISWA PROFESI NERS DI MASA PANDEMI COVID-19 Iis Safira Ariviana; Emi Wuri Wuryaningsih; Enggal Hadi Kurniyawan
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Corona Virus-19 Disease (COVID-19) berdampak pada segala sektor kehidupan, termasuk pendidikan. Beberapa studi menunjukkan bahwa krisis seperti COVID-19 dapat meningkatkan masalah serius pada mahasiswa profesi ners baik secara fisik maupun psikis. Terdapat stresor utama selama pemberian layanan kesehatan yang dapat meningkatkan respon psikologis mahasiswa, seperti ketakutan terinfeksi atau tanpa sadar menginfeksi orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat stres, ansietas, dan depresi mahasiswa profesi ners di masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional mengunakan rancangan penelitian survey online yang dilaksanakan bulan Februari 2021. Subjek penelitian adalah mahasiswa profesi ners angkatan 26 Fakultas Keperawatan, Universitas Jember sejumlah 102 responden yang didapatkan dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian adalah Depression Anxiety and Stress Scale 42 (DASS-42) (Cronbach’s Alpha 0,8806; 0,8517; 0,9053). Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiwa profesi ners teridentifikasi mengalami gangguan mulai dari level ringan sampai berat sekali dengan persentase stres (19,6%), ansietas (34,3%), dan depresi (11,8%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ansietas merupakan gangguan paling tinggi, dilanjutkan dengan stres, dan depresi. Diperlukan adanya penanganan pendekatan masalah kejiwaan dan mahasiswa dapat melakukan upaya manajemen diri untuk mencegah munculnya stres, ansietas, depresi, serta kepedulian terhadap kesehatan mental akan meningkat.
Gambaran Kesejahteraan Psikologis pada Remaja yang Terlibat Bullying Marlynda Maya Triana; Maria Komariah; Efri Widianti
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan psikologis merupakan baiknya kondisi mental dan terlepas dari berbagai masalah mental seseorang, serta memiliki gambaran fungsi psikologi yang positif. Masa remaja pada usia 12-18 tahun merupakan masa terjadinya perkembangan karakteristik yang berisiko kearah positif maupun kearah negatif. Kesejahteraan psikologis pada remaja dapat menjadi pondasi bagi remaja dalam menghadapi masa kritis dan penuh gejolak pada periode remaja, salah satunya dalam menyikapi masalah bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kesejahteraan psikologi pada remaja yang terlibat bullying di SMP 1 PGRI Jatinangor. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP PGRI 1 Jatinangor di kelas VII, VIII dan IX sebanyak 112 siswa remaja yang terlibat bullying. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling berjumlah 106 orang. Instrumen yang digunakan adalah Alat Ukur Kesejahteraan Psikologis Remaja Usia 12-15 Tahun yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data kesejahteraan psikologis secara umum dan data dimensi kesejahteraan psikologis menggunakan nilai mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kesejahteraan psikologis yang rendah yaitu 59 orang (56%). Nilai mean tertinggi dimensi kesejahteraan psikologis remaja yang terlibat bullying SMP PGRI 1 Jatinangor adalah dimensi hubungan positif (22,10). Nilai mean terendah dimensi kesejahteraan psikologis pada dimensi pengembangan diri (12,10). Dari hasil penelitian didapatkan juga remaja dalam mengahadapi kondisi pandemi COVID-19 ini dapat mempengaruhi nilai kesejahteraan psikologis rendah.
Penurunan Tingkat Stres Akibat Pembelajaran Daring pada Mahasiswa Selama Pandemic Covid-19 melalui Terapi Relaksasi Otot Progresif Muhammad Khabib Burhanudin Iqmah; Livana PH; Sri Mulyani
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 telah mengubah kehidupan sehari-hari secara tiba-tiba, dimana sistem pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka baik di lingkungan sekolah ataupun lahan praktek berubah menjadi daring. Metode ini hampir diterapkan diseluruh dunia, termasuk Indonesia. Keunggulan dari metode ini adalah proses pembelajaran tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Proses pembelajaran daring menyebabkan mahasiswa mengalami stres akibat tugas pembelajaran yang diberikan. Upaya untuk mengatasi stres, salah satunya dengan menerapkan terapi relaksasi otot progresif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif dalam mengatasi stres akibat pembelajaran daring pada mahasiswa selama pandemic Covid-19. Penelitian kuantitatif dilakukan dengan metode quasi eksperiment dengan pre post test with control group. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa di Kota Kendal, Jawa Tengah dengan jumlah sampel 326 orang, yang terdiri dari 163 orang kelompok intervensi dan 163 orang sebagai kelompok Kontrol. Data stres dikumpulkan dengan menggunakan7 pernyatan terkait stres dari 21 pernyataan pada kuesioner Depression Anxiety and Stress Scale 21 (DASS 21). Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan dianalisis secara bivariate menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden pada kelompok intervensi mengalami penurunan tingkat stres setelah diberikan terapi relaksasi otot profresif sebesar 72,4%, sedangkan pada kelompok kontrol minoritas mengalami penurunan tingkat stres sebesar 12,3%. Hasil uji bivariate menunjukkan ada perbedaan tingkat stres pada mahasiswa yang mendapat terapi relaksasi otot progresif dibandingkan kelompok yang tidak mendapat terapi dengan nilai p= 0,002.
METAANALISIS EFEK AKSESIBILITAS ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP RISIKO KECEMASAN PETUGAS PELAYANAN KESEHATAN DI ERA PANDEMI COVID-19 Joko Tri Atmojo; Suminanto Suminanto; Juli Muhamad Kartiko; Dewi Arradini; Amallia Wijiwinarsih; Aris Widiyanto
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desember 2019 penyakit coronavirus (COVID-19) muncul dan menjadi tantangan kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Selain dampak fisik, pandemi juga berpengaruh terhadap dampak psikologis yang menyebabkan kecemasan. Sebagai garda terdepan dalam penanganan pandemi COVID-19 tenaga kesehatan berisiko mengalami kecemasan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui efek aksesibilitas alat pelindung diri terhadap risiko kecemasan pada tenaga kesehatan di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan metaanalisis menggunakan PRISMA. Pencarian basis data dilakukan 2020–2021. 16 dari 2.727 studi masuk dalam kriteria untuk dianalisis. Penyajian data menggunakan forest plot dengan model statistik fix effect. Besar adjusted odds ratio (AOR) gabungan menunjukkan bahwa kurangnya aksesibilitas APD meningkatkan risiko kecemasan pada tenaga kesehatan sebesar 1.70 kali lebih tinggi dibandingkan dengan aksesibilitas APD tercukupi (AOR=1.70; 95% CI= 1.49-1.93; p< 0,001). Heterogenitas rendah 13%, secara statistik signifikan dan funnel plot menunjukkan tidak ada bias publikasi. Pencegahan kecemasan pada tenaga kesehatan dibutuhkan untuk penanganan pandemi COVID-19 termasuk menyediakan APD yang memadai.
stress Analisis Stress dan Faktor yang Mempengaruhi Stress Orang Tua dalam Mendampingi Anak Belajar Di Rumah Pada Masa Pandemi : faktor yang mempengaruhi stress Silvia Yula Wardani; Noviyanti Kartika Dewi; Ibnu Mahmudi
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa pandemic sekarang ini orang tua dituntut mampu mendampingi anak selama belajar di rumah. Tugas baru ini sedikit banyak menambah beban pikiran orang tua dan mendorong terjadinya stress pada orang tua. Stress merupakan reaksi fisiologis dan psikologis yang ditunjukkan seseorang ketika ia merasakan adanya ketidak seimbangan antara tuntutan yang dihadapi dan kemampuan yang dimiliki untuk mengamemenuhi tuntutan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat stress dan factor-faktor yang mempengaruhi terjadinya stress pada orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah selama pandemi. Penelitian ini menggunakan desain atau jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua atau wali murid siswa Aisyiyah Bustanul Atfal 7 Kota Madiun. Variabel penelitian dalam penelitian ini antara lain stress, usia, jumlah anak, pekerjaan dan tingkat pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tidak ada hubungan antara usia dengan tingkat stress orang tua selama mendampingi anak belajar dari rumah, (2) tidak ada hubungan antara jumlah anak dengan tingkat stress orang tua selama mendampingi anak belajar di rumah, (3) tidak ada hubungan antara pekerjaan dengan tingkat stress orang tua selama mendampingi anak belajar di rumah, (4) tidak ada hubungan pendidikan orang tua dengan tingkat stress orang tua selama mendampingi anak belajar di rumah.
GAMBARAN BURNOUT PERAWAT DI RUANG ISOLASI CORONAVIRUS DISEASE 2019 Emy Darma Yanti; Ida Ayu Md Vera Susiladewi; I Kade Iman Darmawan; I Gusti Ngurah Putu Jaya Antara
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burnout menjadi salah satu gangguan psikologis yang rentan dihadapi oleh perawat dalam perannya memberikan perawatan pasien di ruang isolasi Coronavirus Disease 2019. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran burnout perawat di ruang isolasi Coronavirus Disease 2019. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif survei pada 60 perawat di Unit Pelaksana Teknis Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara melalui purposive sampling. Penelitian ini menggunakan Maslach Burnout Inventori sebagai alat pengumpulan data yang terdiri dari 21 pernyataan. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil analisis mendapatkan burnout perawat di ruang isolasi Coronavirus Disease 201ada pada kategori rendah yaitu 75%, sedang 20%, dan cukup tinggi 5%. Mayoritas burnout perawat di ruang isolasi Coronavirus Disease 2019 berada pada kategori rendah. Berdasarkan dimensi burnout, sebagian besar perawat mengalami kelelahan emosional rendah, depersonalisasi rendah, dan penurunan pencapaian diri rendah. Akan tetapi, pada dimensi kelelahan emosional mendapatkan 5% perawat mengalami kelelahan tinggi.
PEMBERIAN VIDEO ROLEPLAY MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DI RUMAH SAKIT Ni Komang Menik Sri Krisnawati; Emy Darma Yanti
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi terapeutik menjadi keterampilan dasar yang dibutuhkan oleh seorang perawat. Perawat yang mampu atau memiliki keterampilan komunikasi terapeutik yang baik akan meningkatkan kepuasan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh video roleplay terhadap keterampilan komunikasi terapeutik perawat di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental one group pretest-posttest design yang dilakukan terhadap 30 perawat di Rumah Sakit Universitas Udayana dengan purposive sampling. Pemberian video roleplay dilakukan selama tujuh hari dengan durasi video selama lima menit 16 detik. Pengambilan data menggunakan lembar observasi komunikasi terapeutik yang terdiri dari 28 item aspek penilaian. Nilai rerata pre-test didapatkan 23.17 dan nilai rerata post-test sebesar 47.3. Hasil Uji T berpasangan didapatkan p value 0.000, artinya terdapat pengaruh pemberian video roleplay terhadap keterampilan komunikasi perawat di rumah sakit. Pemberian video roleplay terbukti efektif meningkatkan keterampilan komunikasi terapeutik perawat. Meningkatnya keterampilan perawat dalam melakukan komunikasi terapeutik diharapkan mampu meningkatkan kepuasan pasien selama dirawat dirumah sakit dan membantu pemulihan pasien dengan lebih cepat.  
METAANALISIS RISIKO STRES PADA PETUGAS PELAYANAN KESEHATAN AKIBAT AKSESIBILITAS ALAT PELINDUNG DIRI YANG KURANG MEMADAI DI ERA PANDEMI COVID-19 Rina Tri Handayani; Lilik Hanifah; Aris Widiyanto; Dewi Arradini; Amallia Wijiwinarsih; Joko Tri Atmojo
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Varian baru dari Coronavirus diidentifikasi pada pasien yang terinfeksi mampu menyebabkan penyakit pernapasan akut yang parah dan diberi nama SARS-CoV-2, penyakit yang disebabkan oleh virus itu bernama COVID-19. Seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19, tenaga medis biasanya mengalami tingkat stres yang tinggi dalam menjalankan pekerjaannya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui risiko stres tenaga kesehatan pada masa pandemi COVID-19 dikaitkan dengan aksesibilitas alat pelindung diri yang kurang memadai. Studi ini merupakan metaanalisis menggunakan PRISMA. Pencarian basis data dilakukan 2020–2021. 11 dari 2.710 studi masuk dalam kriteria untuk dianalisis. Penyajian data menggunakan forest plot dengan model statistik random  effect. Besar adjusted odds ratio (AOR) gabungan menunjukkan bahwa kurangnya aksesibilitas APD meningkatkan risiko stres pada tenaga kesehatan sebesar 1.97 kali (OR=1.97; 95% CI= 1.45 hingga 2.68) secara statistik signifikan (p= <0.001). I2= 81% dan berdasarkan hasil funnel plot terdapat bias publikasi. 
Gambaran Tingkat Kecemasan Proses Pembelajaran Daring pada Siswa Sekolah Dasar selama Pandemi Covid-19 Ratih Ikhtiarini; Abdul Wakhid
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak psikis selama proses pembelajaran daring dimasa pandemi covid-19 adalah kecemasan. Kecemasan merupakan perasaan tidak tenang yang samar-samar karena ketidaknyamanan atau rasa takut yang terjadi pada siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan proses pembelajaran daring pada siswa sekolah dasar selama pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan kuantitatif. Tehnik sampel yang digunakan menggunakan total sampling dengan 60 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data dilakukan dengan analisis univariat. Didapatkan responden yang mengalami kecemasan ringan sejumlah 35,0%, dan kecemasan berat ditemukan pada 10,0%.
Adolescent Psychological Pressure Trends in the Pandemic Covid 19 Evi Winingsih; Imam Hambali; Fitri Wahyuni
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During the Covid 19 pandemic, there were some drastic changes. Social and educational change. This study aims to identify the psychological condition of adolescents. The instrument used was the DASS (Depression Anxiety and Stress Scale). The population in this study were adolescents aged 12 to 21 years from secondary school to undergraduate levels. The sampling technique used in this study was stratified sampling. Data is analyzed using descriptive statistics The results of data analysis showed that of all respondents, the worst psychological condition was sensitivity. As many as 63.2 percent of respondents experienced disorders ranging from mild, moderate, severe to very severe. Meanwhile, the psychological conditions of stress and depression were in the category that was not worrying, namely 35.1 percent of respondents who experienced depression and stress which ranged from mild, moderate, severe and very severe categories. Meanwhile, 74.1 percent was categorized as normal.

Page 1 of 3 | Total Record : 25