cover
Contact Name
arief yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
suhartini.ismail@fk.undip.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Perawat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25487051     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Perawat Indonesia (e-ISSN 2548-7051) diterbitkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah. Jurnal Perawat Indonesia atau disingkat JPI ini terbit 2 kali setahun. Jurnal ini mempublikasi artikel-artikel dalam bidang ilmu keperawatan. Jurnal Perawat Indonesia menerima artikel-artikel dalam bidang ilmu keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 192 Documents
Hubungan Intensitas Bermain Video game Dengan Perkembangan Emosional Anak Usia Sekolah Dasar Sholihah, Banatus; Naviati, Elsa
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.489 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v6i1.1037

Abstract

Di masa pandemi virus corona, karantina diterapkan sebagai pedoman penting untuk pencegahan penyakit di berbagai negara. Terlepas dari manfaatnya, karantina juga menimbulkan komplikasi dan permasalahan. Dengan adanya pandemi COVID-19, terdapat kebijakan berupa penutupan sekolah dan penghentian sementara interaksi belajar tatap muka atau pembelajaran luring. Hal ini menyebabkan anak-anak dan remaja memiliki waktu senggang dalam jadwal pembelajaran dan kehidupan sosial mereka. Anak-anak dan remaja mengisi waktu senggang mereka dengan bermain video game. Situasi ini membuat intensitas dan waktu yang dihabiskan anak-anak di media sosial dan video game semakin meningkat. Namun, sedikit yang diketahui tentang hubungan antara perkembangan emosional dan waktu yang cenderung dihabiskan anak-anak untuk bermain video game. Oleh sebab itu, makalah ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas bermain video game dengan perkembangan emosional pada anak usia sekolah dasar. Adapaun metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan studi korelasi serta menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4-6 yang bermain video game baik secara online maupun offline. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan 163 responden. Berdasarkan analisis data yang menggunakan uji Spearmen-rho didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara intensitas bermain video game dengan perkembangan emosional anak usia sekolah dasar. Di sisi lain, mayoritas anak yang bermain video game adalah anak laki-laki di kelas 5 yang umumnya berusia 11 tahun. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan orang tua dapat meningkatkan pengawasan dan kesadarannya terhadap anak-anak yang bermain video game terutama terhadap dampak negatif yang ditimbulkan dari video game.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DALAM MASA PANDEMI COVID 19 DI STIKES BAITURAHIM JAMBI Fithriyani; Suryenti , Vevi
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.999 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v6i2.1048

Abstract

Corona Virus atau dikenal dengan COVID-19 saat ini telah menyebar ke berbagai negara didunia. COVID-19 dilaporkan cukup menular dengan tingkat kematian yang relative tinggi dan dilaporkan terus meningkat. Angka pasien positif COVID-19 yang terus bertambah di Indonesia membuat satuan pendidikan mengikuti aturan pemerintah untuk pelaksanaan perkuliahan secara daring yang merupakan kebijakan nasional sebagai langkah strategis dalam upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring selama masa pendemi covid 2019 di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturahim jambi. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik deskriptif. Teknik pengambilan Sampel yaitu purposive sampling kepada mahasiswa program studi S1keperawatan. Keaktifan dan kesiapan mahasiswa mengikuti perkuliahan daring 49,5% setuju dengan perkuliahan daring , media yang paling banyak digunakan selama perkuliahan daring yaitu youtube sebanyak 37,8 %, media pembelajaran yang efektif selama perkuliahan daring menggunakan aplikasi zoom yaitu 37,1%, gaya belajar visual yang diminati, model komunikasi 2 arah yaitu 54,5% seperti video conference (zoom) dan efektifitas perkuliahan daring kurang puas yaitu 32,2% dan puas 31,5%. Persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring selama masa pendemi covid sebagian besar baik , walaupun dengan berbagai kendala selama perkuliahan daring. Dibutuhkan peran perguruan tinggi menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan perkuliahan daring di masa pendemi.
Hubungan Pengalaman Spiritualitas dengan Perilaku Self Management pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Gianyar I Ni Made Sri Dharmayanti; Desak Made Widyanthari; I Kadek Saputra
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.555 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v6i1.1058

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan peran aktif penderitanya untuk melaksanakan self management agar mencegah terjadinya berbagai komplikasi yang mengancam nyawa. Self management diabetes merupakan hal penting dalam mencapai penatalaksanaan diabetes yang optimal dan pengalaman spiritualitas merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pelaksanaan self management. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengalaman spiritualitas dengan perilaku self management pasien diabetes melitus di Puskesmas Gianyar I. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Total 37 responden dipilih melalui teknik consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan selama satu bulan dari Maret hingga April 2021. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Daily Spiritual Experience Scale (DSES) dan Diabetes Self Management Questionnaire (DSMQ). Hasil uji statistik spearman’s rank (α = 0,05) didapatkan p value= 0,007; r = 0,437 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengalaman spiritualitas dengan perilaku self management pasien diabetes. Pengalaman spiritualitas memberikan dukungan, kekuatan dan kepercayaan dalam menghadapi suatu penyakit sehingga akan berhubungan dengan perilaku self management. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan landasan bagi pelayanan kesehatan dan perawat agar lebih memperhatikan aspek pengalaman spritualitas dan perilaku self management diabetes pasien.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KESIAPAN MENINGKATKAN MANAJEMEN KESEHATAN BERBASIS KEPERAWATAN KOMPLEMENTER DAN ALTERNATIF PADA PENDERITA HIPERTENSI Ainiyah Iklimawati, Bagas Panji Pradana
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.98 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v6i1.1082

Abstract

Masalah hipertensi semakin meningkat dikarenakan tingginya angka pertumbuhan penduduk di berbagai negara. Data kejadian hipertensi tahun 2019 di desa Gunungcondong yang didapat dari kegiatan POSBINDU-PTM dan posyandu lansia mencapai 14,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan variabel independen yaitu pengetahuan dengan variabel dependen yaitu kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan desain penelitian cross sectional, dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah penderita hipertensi di Desa Gunungcondong yang terdaftar dalam program kegiatan POSBINDU-PTM dan posyandu lansia. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang didapatkan dari 96 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan menggunakan Exact Fisher Test. Berdasarkan hasil Exact Fisher Test didapatkan nilai p = 0,000 dan nilai p<0,05 maka Ho ditolak sehingga Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan berbasis keperawatan komplementer dan alternatif  pada penderita hipertensi. Kata Kunci : pengetahuan, kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan, terapi komplementer atau alternatif, dan hipertensi.
Perbandingan Edukasi Kesehatan Metode Video dan Lefleat Terhadap Pengetahuan Seks Bebas pada Remaja Tampubolon, Masrina Munawarah; Widiyono, Widiyono
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.763 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v6i2.1087

Abstract

Jumlah kehamilan dan melahirkan pada remaja masih meningkat setiap tahunnya. Sekitar 11% kelahiran bayi lahir dari ibu remaja di negara berkembang. Kejadian ini dilatarbelakangi oleh perilaku seks pranikah. Dorongan seksual dan rasa ingin tahu yang besar tentang seksualitas membuat remaja mencari informasi melalui apa saja. Informasi yang benar tentang seks menjadi hal yang penting diberikan pada remaja agar tidak terjerumus pada perilaku seks bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektifitas edukasi menggunakan media video dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan tentang seks bebas pada remaja. Jenis penelitian adalah eksperimental semu menggunakan rancangan Two Group Pre-Test – Post-Test dengan teknik random sampling. Responden adalah 60 remaja di Karang Taruna Desa Banaran yang dibagi menjadi dua kelompok. Penelitian menggunakan uji statistik Independent t-test diperoleh nilai signifikansi (p value) sebesar 0,000 < 0,05. Hassil penelitian menunjukkan ada perbedaan efektifitas pemberian pendidikan kesehatan antara media video dengan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan seks bebas pada remaja. Media audiovisual dianggap lebih menarik dibandingkan dengan media leafleat. Pendidikan kesehatan yang menyasar kepada para remaja sebaiknya menggunakan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif sehingga dapat menstimulasi remaja untuk fokus dan memperhatikan materi yang disampaikan.
Intensitas Penggunaan Gadget dengan Perkembangan Sosial pada Anak Usia Dini (4-6 Tahun) Kartika, Tika; Mutiudin, Ade Iwan; Marlina, Lina
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.302 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v6i2.1160

Abstract

Penggunaan gadget melebihi batas waktu yang disarankan pada anak dapat menyebabkan sebuah ketergantungan, ketika dalam menggunakan gadget terlalu lama mengakibatkan anak kurang berinteraksi dan kurang beradaptasi yang nantinya akan menghambat perkembangan sosial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan sosial pada anak usia dini (4-6 tahun). Metode penelitian ini adalah deskriftif analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah data kuantitatif dengan istrumen penelitian melalui pengisian kuisioner. Responden dalam penelitian ini sebanyak 35 orang melalui teknik pengambilan sampel total sampling. Analisa data menggunakan metode uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar  sekitar 18 anak (51,4%) intensitas penggunaan gadget tinggi dengan perkembangan sosial yang kurang sebanyak 16 anak (45,7%). Hasil analisis didapatkan hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan sosial pada anak usia dini (4-6 tahun) dengan nilai p value 0,000 yang lebih kecil daripada nilai α : 0,05 (p<0,05). Berdasarkan penelitian ini erat hubungannya antara intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan sosial, diharapkan orangtua mampu mengontrol penggunaan gadget pada anak dengan memberikan batasan waktu dan mengalihkan kebiasaan anak dengan membiarkan anak beradaptasi dengan lingkungannya. Kata Kunci    : Penggunaan Gadget, Perkembangan Sosial Anak,  Usia Dini 1-4 tahun  
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL: APLIKASI TIK TOK DENGAN CYBERBULLYING PADA REMAJA Manurung, Basaria; Lita1, Lita; Roza Adila, Dian
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.857 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v6i2.1163

Abstract

Penggunaan media sosial salah satunya aplikasi Tik Tok yang sedang marak digunakan oleh anak remaja dengan menampilkan video pendek yang di sediakan dengan fitur-fitur yang menarik pada aplikasi Tik Tok seperti tarian, gaya bebas, video goyang dua jari dan lain sebagainya, sehingga membuat remaja sangat menyukai aplikasi ini untuk mengekspresikan diri pada aplikasi Tik Tok tersebut. Tingginya penggunaan aplikasi Tik Tok bisa menyebabkan terjadinya kejadian Cyberbullying pada kalangan remaja dengan memberikan komentar buruk di kolom komentar yang disediakan oleh aplikasi yang memberikan dampak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial: aplikasi tik tok terhadap cyberbullying pada remaja. Jenis penelitian kuantitatif dengan deskrispi korelasi dan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 120 orang dengan teknik snowball sampling dan consecutive sampling. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang sudah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas. Analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil uji korelasi uji Chi-square didapat Pvalue= 0.427 (>0,05) yang berarti tidak terdapat hubungan yang bermakna mengenaipenggunaan media sosial : aplikasi Tik Tok terhadap cyberbullying pada remaja. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan mengenai cyberbullying pada media sosial guna menurunkan angka kejadian cyberbullying pada remaja.
The intervention of Pronation Position on Oxygen Saturation in COVID-19 Patients: A Literature Review: INTERVENSI POSISI PRONASI TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN COVID-19 : Literature Review Sakila Indah Mawarni; Fahrun Nur Rasyid; Fadhlur Rahman, Ahmad
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.199 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v6i2.1184

Abstract

Abstrak   Pendahuluan: Pasien kritis covid-19 biasanya ditandai dengan gagal napas akut yang berdampak pada oksigenasi, salah satunya adalah penurunan oksigen. tujuan: penelitian ini untuk mengetahui pengaruh posisi pronasi terhadap saturasi oksigen (spo2) pada pasien covid-19. Metode: penelitian ini berdasarkan kajian pustaka atau structured literature review dengan rentang waktu 5 tahun terakhir (2016-2021). sumber database yang digunakan antara lain google scholar, pubmed, science direct, dan springerlink dengan terjaring 212 artikel jurnal dan 8 artikel yang memenuhi kriteria kelayakan. Hasil: tujuh artikel menyatakan peningkatan saturasi oksigen setelah posisi tengkurap. satu artikel menemukan bahwa tidak ada efek pada saturasi oksigen setelah posisi tengkurap. Kesimpulan: durasi intervensi pada posisi tengkurap dianjurkan untuk dipertahankan minimal 16 jam per hari berapapun jumlah sesinya dan disesuaikan dengan daya tahan dan kenyamanan pasien. posisi pronasi pada pasien ards memiliki manfaat yang baik untuk meningkatkan luaran klinis dan merupakan implementasi alternatif untuk pasien covid-19 dengan gejala ringan atau sedang.   Kata Kunci : Posisi Rawan, Saturasi Oksigen, COVID-19
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN KEPATUHAN CUCI TANGAN DAN PENGGUNAAN MASKER PADA REMAJA Hamranani, Sri Sat Titi; Kusumaningrum, Puput Risti; Putra, Yanuario Burnama
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.349 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v6i1.1199

Abstract

Abstrak Masalah kesehatan dunia yang saat ini menjadi sorotan dan sangat penting untuk mendapatkan perhatian dari ilmuwan kesehatan dan masyarakat umum adalah wabah akibat dari virus covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang pencegahan covid-19 dengan kepatuhan cuci tangan dan hubungan pengetahuan pencegahan covid-19 dengan penggunaan masker. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja di Desa Ngaran.Responden penelitian sebanyak 161 responden yang diperoleh dengan tehknik konsekutif sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi eksklusi dalam penelitian. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner yang dianalisa dengan uji kendall tau. Hasil penelitian dari hubungan pengetahuan pencegahan covid-19 dengan kepatuhan cuci tangan dianalisa menggunakan uji kendall tau didapatkan hasil p-value 0,027 (p<0,05) maka Ho ditolak dan dinyatakan ada hubungan. Sedangkan hasil penelitian dari hubungan pengetahuan pencegahan covid-19 dengan kepatuhan menggunakan masker dianalisa menggunakan uji kendall tau didapatkan hasil p-value 0,035 (p<0,05) maka Ho ditolak dan dinyatakan ada hubungan. Kesimpulan penelitian ini Ada hubungan antara pengetahuan pencegahan covid-19 dengan kepatuhan cuci tangan responden remaja Desa Ngaran. Ada hubungan antara pengetahuan pencegahan covid-19 dengan kepatuhan penggunaan masker responden remaja Desa Ngaran.. Keywords: Remaja, pengetahuan covid-19 ; kepatuhan
Efektifitas Intervensi Aktifitas Fisik Jalan dan Aerobik terhadap Pencegahan Komplikasi pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Pasca Percutaneous Coronary Intervention: Review Studi Intervensi: Intervensi aktifitas fisik jalan dan aerobik Putri, Agustri Lestari; Kurniawan, Catur; Wicaksana, Anggi Lukman
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.49 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v6i2.1253

Abstract

Latar Belakang: Tatalaksana Percutaneous Coronary Intervention (PCI) dilakukan untuk mengurangi penyempitan atau penyumbatan akibat plak pada Penyakit Jantung Koroner (PJK). Aktifitas fisik berjalan dan aerobik dapat mencegahan komplikasi setelah tindakan PCI namun belum ada ringkasan terkait hal tersebut. Tujuan: Studi ini dimaksudkan untuk mencari bukti terkait pengaruh intervensi aktifitas fisik jalan dan aerobik dalam mencegah komplikasi pada pasien PJK paska PCI. Metode: Metode yang digunakan adalah pencarian literatur dengan sistematis pada publikasi artikel 10 tahun terakhir dari database: PubMed, Science Direct, dan Ebsco. Kata kunci yang digunakan adalah “Coronary heart disease patient after Percutaneous coronary intervention” OR “Coronary artery disease patient after Percutaneous coronary intervention” AND “walking” AND “aerobic” AND “prevent complications”. Peneliti hanya memilih artikel original dan hasil review dengan kriteria inklusi: teks artikel utuh dalam Bahasa Inggris, dan menjawab tujuan penelitian. Sementara studi tanpa PCI dan bukan penelitian intervensi akan dikeluarkan dalam review. Pencarian literatur mengikuti panduan PRISMA. Hasil: Terdapat 3 artikel dari hasil pencarian yang memenuhi kriteria. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas fisik berjalan dan aerobik dapat menurunan jumlah depresi segmen ST (ΣST) (p<0.05), frekuensi angina (p<0.05), meningkatkan sirkulasi darah di miokardium sehingga mencegah pebentukan aterosklerosis, dan VO2MAX lebih tinggi signifikan (p<0.05). Kesimpulan: Studi ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik aerobik dan berjalan dapat mecegah komplikasi pada pasien PJK paska PCI.