cover
Contact Name
Hilda Hilaliyah
Contact Email
hilda.unindra@gmail.com
Phone
+6287878741498
Journal Mail Official
jurnal.deiksis@gmail.com
Editorial Address
Ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI Kampus A Gedung 3 lantai 2, Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Deiksis
Deiksis is a journal that aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish scientific works from national and international lecturers, researchers, students, and practitioners to present their new ideas, concepts, and theories in Indonesian language and literature education focused on Language Learning and Indonesian Literature, Class Action Research (CAR) of the teaching of Language and Indonesian Literature, Indonesian Linguistics and Literature, Linguistic and Literary analysis as well as related topics. All articles are peer-reviewed by at least two peer-reviewers. Deiksis is managed to be issued twice in every volume. The scope of Deiksis is Indonesian Language and Literature Learning Model, Assessment and Evaluation of Teaching Indonesian Language and Literature, discourse analysis, pragmatics, anthropolinguistics, language and culture, dialectology, language documentation, cognitive linguistics, language education, translation, language planning, psycholinguistics, sociolinguistics and other scientific fields related to language studies.
Articles 411 Documents
Citraan Psikopat pada Tokoh Utama dalam Naskah Drama “Cermin” Karya Nano Riantiarno Mohammad Khikam Zahidi; Hidayah Budi Qur’ani
Deiksis Vol 13, No 2 (2021): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.803 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v13i2.6463

Abstract

Tingkat kriminalitas di Indonesia beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang begitu memprihatinkan, serta pada beberapa kasus dikaitkan dengan gangguan gejala psikopat. Psikopat ialah bentuk kekalutan mental yang ditandai dengan tidak adanya pengorganisasian dan pengintegrasian pribadi, tidak bisa bertanggung jawab secara moral, selalu konflik dengan norma sosial dan hukum yang diciptakkan oleh angan-angannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena perilaku psikopat pada naskah drama “CERMIN” karya Nano Riantiarno dengan pendekatan psikologi sastra, khususnya menggunakan teori gangguan kepribadian psikopat Sigmund Freud. Pada dasarnya psikologi sastra memberikan perhatian pada masalah kejiwaan para tokoh fiksional yang terkandung dalam karya sastra. Sasaran dalam penelitian ini adalah fenomena perilaku psikopat yang dialami oleh tokoh dengan mengkaji bentuk perilaku, dan faktor penyebabnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa (1) bentuk perilaku psikopat tokoh dalam naskah drama “CERMIN” karya Nano Riantiarno diketahui berdasarkan ciri perilaku khusus pada psikopat yaitu berperilaku antisoasial, suka memanipulasi, berperilaku sadistis, sehingga dapat ditentukan bentuk perilaku psikopa yang dialami. (2) Faktor yang menyebabkan tokoh dalam naskah drama “CERMIN” karya Nano Riantiarno berperilaku psikopat yaitu faktor biologis dan faktor lingkungan. Kata Kunci: Psikopat, Psikopat Fenomena Perilaku, Psikologi Sastra.
Penerapan Media Literasi Graphic Organizer (GO) sebagai Upaya Pembelajaran Mater Teks pada Siswa Memmy Dwi Jayanti; Siti Muharomah
Deiksis Vol 13, No 1 (2021): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.5 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v13i1.5862

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran mengenai hasil belajar siswa berupa isi teks dalam penggunaan media Literasi Graphic Organizer (GO) dan proses pembelajaran guru dalam penerapan media tersebut. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, lokasi penelitian adalah sekolah di SMPIT Darul Sholihin yang beralamat di Bedahan Sawangan, Depok. Data penelitian berupa representasi hasil belajar siswa berupa tugas proyek dalam membuat teks, selanjutnya mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui terkait dengan materi yang dibelajarkan yaitu pengaturan grafis peta cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya literasi pembelajaran sudah dilakukan di sekolah. Siswa mampu menerapkan media Go peta cerita, ditunjukkan dengan kemampuan siswa yang dapat menjelaskan dalam isi teks seperti: tempat kapan dan di mana cerita terjadi, karakter tentang para tokoh yang terdapat dalam teks cerita, konflik yang muncul atau masalah utama yang dihadapi oleh para tokoh cerita, mengurutkan kejadian tentang apa saja yang dilakukan oleh para tokoh, dan tahapan terakhir yaitu membuat resolusi atau konklusi, artinya siswa memuat apa saja yang dilakukan oleh para tokoh untuk menyelesaikan masalah.
Citra Perempuan Berdasarkan Aspek Sosial pada Tiga Tokoh Berbeda Generasi dalam Novel Sunyi di Dada Sumirah Karya Artie Ahmad Cici Tri Eni; Tri Pujiati
Deiksis Vol 13, No 1 (2021): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.051 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v13i1.5643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra tokoh perempuan secara sosial dalam novel Sunyi di Dada Sumirah karya Artie Ahmad. Metode penelitian deskriptif kualitatif pendekatan analisis isi digunakan untuk citra perempuan secara psiskis dan sosial pada tokoh yang tergambar dalam novel Sunyi di Dada Sumirah karya Artie Ahmad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) citra sosial dalam masyarakat pada tokoh Suntini yaitu di pandang sebelah mata, suka menolong, tertindas, dan menjunjung adat istiadat; adapun citra sosial dalam masyarakat pada tokoh Sunyi yaitu mendapatkan pelecehan; sedangkan tokoh Sumirah yaitu dipandang sebelah mata; (2) citra sosial dalam keluarga pada tokoh Suntini yaitu pekerja keras, dan ibu yang penuh kasih sayang; citra sosial dalam keluarga pada tokoh Sumirah yaitu pantang menyerah dan menyayangi anaknya; sedangkan tokoh Sunyi yaitu anak yang berbakti.
Idiom Bahasa Dawan Dialek Amanuban di Kabupaten Timor Tengah Selatan Siti Hajar; Heni Purniawati
Deiksis Vol 12, No 03 (2020): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.38 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v12i03.5195

Abstract

Bahasa Dawan merupakan bahasa yang digunakan hampir di seluruh daratan Timor atau pah meto (daratan kering). Bahasa Dawan sering disebut Uab Meto’ oleh penuturnya. Bahasa Dawan masyarakat Timor Tengah Selatan (TTS) terdiri atas tiga dialek yaitu dialek Molo, Amanuban, dan Amanatun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi idiom bahasa Dawan yang digunakan masyarakat Amanuban di Desa Falas Kecamatan Kie Kabupaten Timor Tengah Selatan. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah simak catat dan wawancara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua jenis idiom, yakni idiom penuh dan idiom sebagian/semiidiom dengan klasifikasi idiom dengan bagian tubuh sebanyak 62, idiom dengan kata indra sebanyak  21, idiom dengan warna sebanyak 4, idiom dengan nama benda-benda alam sebanyak 11, idiom dengan nama-nama binatang sebanyak 7, idiom dengan bagian tumbuhan sebanyak 9, dan idiom dengan kata bilangan sebanyak 8. Kata Kunci: Idiom, Bahasa, Dawan, Amanuban
Exploring Apology Strategy by Indonesian Public Figures: A Pragmatic Study in Social Media Budi Abudin; Hanna Sundari
Deiksis Vol 13, No 2 (2021): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.743 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v13i2.7627

Abstract

Public figures tend to use social media platforms to apologize in public due to its practicality and effectiveness. Although public apology as a social phenomenon has been extensively studied in the English-speaking world, Indonesian public apologies have less attention from linguists and management scientists. This paper examines the speech act of apologizing made by Indonesian Public Figures in 2020 by analyzing videos collected from YouTube. The data of the study was analyzed based on Murphy’s framework of formulate (2015). Findings include that Indonesian public figures prefer all three categories of apology strategy: explicit, conventional-indirect, and non-conventional-indirect strategies. Mover, explanation, account, or excuse become the most frequent used to express their apology. It was then followed by expression of lack of intent and statement of repair. Keywords: Pragmatic, Apology, Indonesia, Youtube, Public Figures 
The Use of Code-Switching and Code-Mixing in English Teaching-Learning Process Rika Novianti; Mashadi Said
Deiksis Vol 13, No 1 (2021): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.032 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v13i1.8491

Abstract

The research aims to find out types of code-switching and code-mixing, the functions of code-switching and code-mixing in the English teaching-learning process. The method of this research is a qualitative descriptive method. The data source is English teachers’ utterances in teaching English as a foreign language, the teacher’s language of instructions. The results of the research are: 1) the students and teachers used code-switching and code-mixing in the process of communication in the classroom; 2) in code-switching, they used inter- sentential, intra- sentential, and tag switching; 3) in code-mixing, they used alternation and insertion; 4) the functions of code-switching include reiteration, message qualification, personalization, referential, and poetic; 5) the function of code-mixing is to draw students’ attention in learning. The findings imply that code-switching and code-mixing are necessary to facilitate learning.
Promoting Learning from Home Environments Through Google Classroom Application for EFL Undergraduates Amrina Rosyada
Deiksis Vol 12, No 03 (2020): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.859 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v12i03.6402

Abstract

As the world has been shocked by the unexpected rapid disease named COVID-19, several emergency actions are conducted in all aspects of human lives, including in the education field. In Indonesia, all colleges, particularly in several red-zone areas such as Jakarta, are restricted accessed for several months ahead. All activities inside the institutions’ building are limited, and face-to-face classrooms are forbidden and changed into virtual classrooms or called Learning from Home Environments (LHE). Regarding the situation, this research is promoting LHE with the use of Google Classroom application as a free available media in teaching English basic grammar course for EFL undergraduates. This research was participated by 60 students of English Education Program, Universitas Indraprasta PGRI (Unindra), located in Jakarta, Indonesia. The research administered a convergent mixed-method research design by collecting data in two cycles that accumulated through tests and questionnaires. Based on research questions, a correlational analysis and a narrative analysis were allocated. The results indicate an interesting output on students’ course engagement and course understanding. Supported by several practical and simple features, Google Classroom becomes a promising and favorite tool in learning English from home environments during the pandemic period.Keywords: Learning from home environments, google classroom application, EFL undergraduates, virtual classroom, pandemic period
Konstruksi Realitas Berita Anies Baswedan dan PSBB di Harian Tempo.Co Erna Megawati; Sangaji Niken Hapsari; Priarti Megawanti
Deiksis Vol 13, No 2 (2021): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.486 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v13i2.8214

Abstract

Kebijakan memberlakukan kembali PSBB yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta sejak 14 September 2020 telah menuai pro dan kontra di masyarakat. Surat kabar daring tidak ketinggalan menghadirkan realitas pro dan kontra ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi realitas berita Anies Baswedan dan PSBB di harian daring Tempo.co. Metode pengumpulan data dalam penelitian yaitu metode simak dan metode pustaka. Data dianalisis dengan mengunakan AWK Norman Fairclough melalui tiga tahap, yakni tahap deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi dan Teori Konsep Appraisal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di harian Tempo.com konstruksi Anies Baswedan ditampilkan dengan kosakata berupa verba, adverbial, metafora dan modalitas. Hasil analisis pada gramatika menunjukkan penggunaan konstruksi aktif, pasif serta negasi. Sistem Appraisal yang dihadirkan pada wacana ini dilakukan dari tataran sikap dengan menggunakan afeksi kata sifat, kata benda, dan kata kerja serta penghakiman negatif. Pada tataran amplifikasi, terdapat amplifikasi kekuatan intensifier negatif dengan leksis sikap dan metafora serta fokus yang menguat dan menurun. Dari tinjauan sumber sikap, pewarta menggunakan heteregloss oleh pewarta dan sumber lain yang dikutip pewarta untuk mengevaluasi objek evaluasi, Anies Baswedan dan Kebijakan PSBB. Kata Kunci: Anies Baswedan, PSBB, Media Daring.
English Homonym and Polysemy Words Through Semantic Approach: Novels Woy & The Dancer Ayu Bandu Retnomurti
Deiksis Vol 13, No 1 (2021): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.35 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v13i1.6608

Abstract

Every single word or sentence we utter every day should carry particular meaning that our listener can digest well. When we speak or write something with words contained in it, the meaning is considered as being contributed to it. This research aims to study some words which are identified similar by pronunciation and spelling, but the meaning may be either different or similar. This research was undertaken by the researcher used type of descriptive qualitative method seen from the objective of research and qualitative research seen from the inquiry mode used. The results of the research are the researcher found that there are ten homonym words and five polysemy words found in novels Waiting on You and the Dancer.
Campur Kode dan Alih Kode Masyarakat Pesisir Pantai Lippo Labuan (Kajian Sosiolinguistik) Yayah Juariah; Astini Uyun; Ojah Sri Nurhasanah; Ilas Sulastri
Deiksis Vol 12, No 03 (2020): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.496 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v12i03.5264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahasa sehari-hari yang digunakan masyarakat pesisir Pantai Lippo Labuan dalam berinteraksi, baik dengan sesama penduduk setempat maupun pendatang. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa dalam proses percakapan masyarakat pesisir Pantai Lippo Labuan sering menggunakan campur kode dan alih kode bahasa (Sunda-Jawa) sangat menarik untuk diteliti sehingga dapat memberikan gambaran penggunaan campur kode dan alih kode yang dilakukan masyarakat pesisir Pantai Lippo Labuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian adalah bahasa yang digunakan masyarakat pesisir Pantai Lippo Labuan. Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen atau alat penelitian adalah peneliti itu sendiri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi (simak), rekam, dan catat. Pengumpulan data dilanjutkan dengan penganalisisan wujud, jenis, dan faktor penyebab campur kode dan alih kode masyarakat pesisir Pantai Lippo Labuan. Campur kode dan alih kode yang dilakukan masyarakat pesisir Pantai Lippo Labuan memiliki alasan yang jelas. Kata Kunci: campur kode, alih kode, wujud, jenis dan faktor penyebab