cover
Contact Name
Dr. Deris Stiawan
Contact Email
deris@unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Keperawatan
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
PERBEDAAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU TENTANG PENGELOLAAN POSYANDU SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN PELATIHAN DI DESA WANANTARA KECAMATAN SINDANG KABUPATEN INDRAMAYU Dedeh Husnaniyah; Depi Yulyanti; Dewi Yunita Sari; Riski Maulana; Tarkawi Tarkawi
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2022
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu adalah kegiatan yang dilaksankan oleh, dari dan untuk masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan pada umumnya serta kesehatan ibu dan anak pada khususnya. Pelayanan di posyandu dilakukan oleh para kader yang bersifat sukarela. Kader posyandu merupakan anggota masyarakat yang bersedia, mampu dan memiliki waktu untuk menyelenggarakan kegiatan posyandu. Peran Kader dalam menggerakkan masyarakat dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk mengikuti kegiatan posyandu. Pentingnya peran kader, maka harus dibekali dengan pengetahuan yang baik agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Kader yang berada di Desa Wanantara semuanya adalah kader baru, yang sudah mengikuti pelatihan kader 1 orang, sehingga untuk dapat menjalankan perannya dengan baik maka diperlukan adanya pelatihan bagi kader tentang pengelolaan posyandu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan kader posyandu tentang pengelolaan posyandu sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan. Metode penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional study. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh kader yang berada di Desa Wanantara sebanyak 20 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang diberikan kepada kader sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebelum dilakukan pelatihan kader yang memiliki pengetahuan baik tentang pengelolaan posyandu sebanyak 7 (35%) dan kader dengan pengetahuan kurang cukup sebanyak 13 (65%). Setelah dilakukan pelatihan, kader yang memiliki pengetahuan baik tentang pengelolaan posyandu menjadi 20 kader (100%) mengalami peningkatan. Simpulan pada penelitian ini adalah terdapat perbedaan pengetahuan kader tentang pengelolaan posyandu setelah dilakukan pelatihan.Kata Kunci: Pengetahuan, pelatihan, kader, pengelolaan posyandu
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DALAM PENCEGAHAN ANEMIA DI SMA Jaji Jaji; Jum Natosba
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2023
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Remaja merupakan kelompok agregat yang tahap perkembangannya dinamis dalam kehidupan seseorang. Proses mencari jatipada remaja, tidak selalu berjalan mulus, sehingga para ahli menyebutnya sebagai periode strom and stress. Salah satu masalah yang terjadi pada remaja putri yaitu anemia. Kebutuhan zat besi remaja harus dipastikanterpenuhi pada saat ini untuk mencapai pertumbuhan yang optimal. Kekurangan zat besi atau anemia yang berlanjut sampai dewasa dan hingga perempuan tersebut hamil, dapat menimbulkan risiko terhadap bayinya. Pendidikan kesehatan sendiri adalah upaya untuk memberikan informasi, pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, baik di tingkat individu, kelompok, maupun masyarakat. Media yang dapat dipakai dalam pemberian pendidikan kesehatan diantaranya video animasi. Tujuan penelitian ini unetuk mengetahui pengaruh media video animasi sebagai media meningkatkan pengetahuan remaja putri dalam pencegahan anemia. Metode: Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif bersifat analitik dengandesain penelitaian yang digunakan adalah uji beda mean. Hasil: Hasil penelitian didapatkan nilai p=0.000, yang artinya ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan remaja sebelum diberi pendidikan kesehatan menggunkan media video animasi dengan pengetahuan remaja setelah diberi pendidikan kesehatan menggunkan video animasi. Simpulan: Perlu inovasi dalam memberikan pendidikan kesehatan dengan harapan terjadi peningkatan pengetahuan. Kata kunci: anemia, pengetahuan, remaja putri, video animasi
PENGARUH METODE VIDEO ANIMASI DAN DEMONSTRASI TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA ANAK USIA SEKOLAH DI LAPAK PEMULUNG KEBAGUSAN BINAAN YAYASAN INDONESIA HIJAU JAKARTA Rima Berlian Putri; Sukmah Fitriani; Juli Dwi Prasetyono
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2023
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah kebiasaan berprilaku positif yang dilakukan anak-anak dalam memperkuat kebiasaan hidup sehat dalam mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan dan berperan aktif menjaga lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia sekolah supaya mendapatkan manfaat dari pembelajaran pengalaman dengan metode menonton video animasi mengenai PHBS dan demonstrasi dan praktek langsung. Metode: kegiatan ini dilakukan dengan kelompok anak usia sekolah sebanyak 23 orang. Penelitian ini dengan melakukan pretest pada anak usia sekolah, pemberian materi mengenai PHBS melalui metode video animasi dan melakukan demonstrasi dan praktek langsung PHBS berupa cuci tangan, kebersihan diri dan lingkungan dan melakukan evaluasi dari hasil kegiatan berupa posttest. Hasil: dengan menggunakan kuesioner menunjukkan adanya pengetahuan anak usia sekolah sebesar mengenai PHBS pre 62,36% dan post sebesar 88,67% dan demonstrasi praktek PHBS menggunakan checklist pre 37% dan post 87%. Kesimpulan: adanya pengaruh metode pemberian materi dengan menggunakan video animasi demonstrasi langsung mengenai PHBS. Kata kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Anak Usia Sekolah, Metode Video Animasi dan Demonstrasi
ANALISIS TIMBULNYA KELUHAN PRURITUS VULVAE PADA REMAJA DIHUBUNGKAN DENGAN PERILAKU MENSTRUAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI Nurna Ningsih; Popy Dwi Kusuma; Firnaliza Rizona
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2023
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Perilaku menstrual hygiene yang kurang baik dapat menyebabkan gangguan pada area kelamin salah satunya pruritus vulvae. Hasil riset Kementrian Kesehatan Indonesia menunjukkan 5,2 juta remaja putri diIndonesia mengalami keluhan pruritus vulvae akibat tidak menjaga kebersihan area genetalia saat menstruasi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan perilaku menstrual hygiene saat menstruasi dengan timbulnya keluhan pruritus vulvae pada remaja. Metode: Penelitian ini merupakan survei analitikdengan populasi pada penelitian ini adalah siswi di SMPN 5 Madang Suku I dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Pengumpulan datadilakukan menggunakan kuesioner dengan diperoleh hasil lebih dari setengah responden yaitu sebanyak 52 (57,8%) responden sudah memiliki perilaku menstrual hygiene yang cukup, dan kurang dari setengah responden yaitu sebanyak 41 (45,6%) responden mengalami gejala pruritus vulvae ringan. Simpulan: Analisis data dilakukan menggunakan uji Somers’d Gamma menunjukkan tidak ada korelasi yang bermakna antara perilaku menstrual hygiene saat menstruasi dengan timbulnya keluhan pruritus vulvae (p value = 0,443 > 0,05). Kata Kunci: Menstruasi, Menstrual Hygiene, Perilaku, Pruritus Vulvae, Remaja
PENGARUH LATIHAN YOGA TERHADAP PERUBAHAN KUALITAS HIDUP PADALANSIA AWAL PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 YANG MENGIKUTI KEGIATAN PROLANIS Dini Dwi Puspita; Herliawati Herliawati; Fuji Rahmawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2023
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan : Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak diderita oleh masyarakatterutama pada lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup. Pada penderita DM tipe 2 kualitas hidup yang rendah dapat memperburuk kondisi penyakitnya. Oleh karena itu, kualitas hidup yang baik bagi penderita DM tipe 2 sangat dibutuhkan untuk mengelola penyakit dan menjaga kesehatannya sehingga mendapatkan kesejahteraan dalam hidupnya. Upaya yang dilakukan untuk mencapai kualitas hidup yang optimal melaluiProgram Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Salah satu kegiatan prolanis yang dilakukan adalah latihan fisik dengan senam diabetes. Selain senam diabetes, latihan fisik yang dianjurkan untuk DM tipe 2adalah latihan yoga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan yoga terhadap perubahan kualitas hidup pada lansia awal penderita diabetes melitus tipe 2 yang mengikuti kegiatan prolanis. Metode : Metode yang digunakan adalah Pre Experimental Design dengan rancangan one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sampel sebanyak 16 responden. Hasil : Hasil uji Wilcoxon signed rank test menunjukkan p value = 0.000 (p value ≤ 0,05), yang artinya ada pengaruh latihan yoga terhadap perubahan kualitas hidup pada lansia awal penderita diabetes melitus tipe 2 yang mengikutikegiatan prolanis. Hasil penelitian menunjukkan dari 16 responden yang memiliki kualitas hidup buruk sebelum dilakukan latihan yoga mengalami perubahan kualitas hidup baik sebanyak 13 responden (81,3%)setelah dilakukan latihan yoga. Simpulan : Simpulan, latihan yoga memiliki pengaruh besar terhadap perubahan kualitas hidup pada lansia awal penderita diabetes melitus tipe 2 yang mengikuti kegiatan Prolanis. Kata kunci : DM Tipe 2, Kualitas Hidup, Lansia Awal, Latihan Yoga, Prolanis
PENILAIAN RISIKO PERKEMBANGAN DEKUBITUS PADA PASIEN DI RUMAH SAKIT: LITERATURE REVIEW Zikran Zikran; Sigit Purwanto
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2023
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Dekubitus merupakan kronis lokal pada daerah yang tertekan lama akibat adanya tekanan tersu-menerus dan gaya geser. Sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit, maka penilaian risiko perkembangan dekubitus pada pasien di rumah sakit penting dilakukan untuk pencegahan dekubitus. Tujuan: Untuk menentukan penilaian risiko perkembangan dekubitus pada pasien di rumah sakit. Metode: Desain penelitian ini menggunakan systematic reviews dan pedoman (PRISMA). Metode pencarian literature-literature dengan electronic database seperti proquest, ebsco, google scholar, pubmed, science direct, CINAHL dan perpustakaan nasional yang dipublikasikan full text. Artikel dipilih yang relevan dengan tujuan penulisan literature review. Hasil: Penilaian data minimum dalam perkembangan dekubitus termasuk imobilitas, status kulit, perfusi, diabetes, kulit lembab, persepsi sensorik, nutrisi, dan penilaian nyeri. Pengkajian perkembangan dekubitus salah satunya bisa menggunakan skala Braden. Skala Braden menunjukkan keseimbangan antara sensitivitas dan spesifisitas sehingga instrument ini lebih baik untuk penilaian prediktif risiko dekubitus pada pasien Simpulan: Dekubitus pada pasien di rumah sakit dapat dicegah dengan melakukan penilaian risiko perkembangan dekubitus pada pasien dengan memperhatikan karakteristik pasien yang dirawat. Kata Kunci: Dekubitus, Pencegahan, Penilaian Risiko
HUBUNGAN PERSEPSI PENYAKIT DAN MOTIVASI DIRI DENGAN TINGKAT KEPATUHAN SELF-CARE MANAGEMENT PADA PENDERITA DIABETES MELITUS Haura Nadira; Khoirul Latifin; Fuji Rahmawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2023
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Pada saat ini banyak ditemui penderita diabetes melitus yang mengalami komplikasi,namun belum diketahui sejauh mana tingkat kepatuhan self-care management yang sudahditerapkan dan bagaimana hubungannya terhadap tingkat persepsi penyakit dan motivasi diri padapenderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi penyakitdan motivasi diri dengan tingkat kepatuhan self-care management pada penderita diabetes melitus.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif non eksperimen dengan desainkorelasional. Sampel yang digunakan berjumlah 76 orang dengan cara pengambilan nonprobability sampling menggunakan teknik purposive sampling.Hasil: Hasil uji bivariat menggunakan uji spearman rank pada persepsi penyakit dengan tingkatkepatuhan self-care management diperoleh p-value 0,000 dan r = 0,405 yang berarti ada hubunganyang cukup kuat antara persepsi penyakit dengan tingkat kepatuhan self-care management padapenderita diabetes melitus, pada motivasi diri dengan tingkat kepatuhan self-care managementdiperoleh p-value 0,000 dan r = 0,559 yang berarti ada hubungan yang kuat antara motivasi diridengan tingkat kepatuhan self-care management pada penderita diabetes melitus. Hasil penelitianini menunjukkan sebagian besar responden yang memiliki persepsi penyakit baik dan motivasi diritinggi, patuh terhadap pelaksanaan self-care management.Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dalam meningkatkan kepatuhan self-care managementpada penderita diabetes melitus maka diperlukan peran tenaga kesehatan untuk memberikanpemahaman dan dorongan dalam meningkatkan persepsi penyakit dan motivasi diri pada penderita diabetes melitus.Kata kunci: Diabetes Melitus, Motivasi Diri, Persepsi Penyakit, Self-Care Management, TingkatKepatuhan.
EDUKASI KESEHATAN MELALUI MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG DAMPAK SEKS PRANIKAH Lisna Rahmadani; Antarini Idriansari; Sigit Purwanto
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2023
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh edukasi kesehatan melalui media booklet terhadap pengetahuan remaja tentang dampak sekspranikah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 58 responden. Pengetahuan remaja pada penelitian ini diukur menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian dengan menggunakan uji Marginal Homogeneity didapatkan bahwa ada perbedaan pada kelompok sebelum dan sesudah intervensi melalui booklet p value 0,000. Simpulan: Edukasi kesehatan melalui media booklet dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang dampak seks pranikah. Kata Kunci : Booklet, Dampak Seks Pranikah, Edukasi Kesehatan, Pengetahuan, Remaja.
PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI APLIKASI SOBAT TB EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA SELAMA PERAWATAN MANDIRI PASIEN TB Gita Aprilia; Fuji Rahmawati; Herliawati Herliawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2023
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Kemampuan pasien dalam melakukan perawatan diri akan memaksimalkan proses pengobatan selama tahapan pengobatan TB Paru. Keluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam merawat anggota keluarganya yang menderita TB Paru. Peran dukungan keluarga akan mempengaruhi keputusan pasien untuk menyelesaikan pengobatan atau tidak. Keluarga pasien TB Paru harus memiliki pengetahuan yang baik sehingga dapat memberikan dukungan yang baik. Salah satu cara meningkatkan pengetahuan yaitu melalui pendidikan kesehatan menggunakan aplikasi SOBAT TB. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan melalui aplikasi SOBAT TB terhadap tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga selama perawatan mandiri pasien TB Paru. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan rancangan one group pre-posttest design. Penelitian ini dilakukan kepada 31 orang responden yang merupakan anggota keluarga dari pasien TB Paru di Puskesmas Taman Bacaan, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penggunaan aplikasi SOBAT TB dilakukan selama 7 hari berturut-turut. Hasil: Berdasarkan uji Wilcoxon Matched Pairs menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan melalui Aplikasi SOBAT TB terhadap tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga yang ditunjukkan dengan p value 0,000 untuk tingkat pengetahuan keluarga dan p value 0,002 untuk dukungan keluarga (p value < 0,05). Simpulan: Aplikasi SOBAT TB dapat menjadi media pendidikan kesehatan mengenai penyakit TB dan perawatan mandirinya. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Perawatan Mandiri, SOBAT TB, TB Paru
STUDI KASUS: IMPLEMENTASI AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP NYERI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA Heti Luspina; Mutia Nadra Maulida; Karolin Adhisty; Nurna Ningsih
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2023
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Sectio caesarea adalah tindakan pembedahan pada dinding abdomen dan uterus yang bertujuan untuk melakukan kelahiran anak. Setelah tindakan persalinan post SC selesai akan timbul efek nyeri pada luka pembedahan. Persepsi nyeri persalinan bisa ditangani secara farmakologis dan non farmakologis. Intervensi keperawatan yang dapat membantu menangani nyeri post SC adalah dengan memberikan aromaterapi lavender. Menggambarkan asuhan keperawatan pada ibu post sectio caesarea dengan menerapkan aromaterapi lavender. Metode: Metode yang diterapkan dalam penelitian ini, yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap 3 Ibu post sectio caesarea. Hasil: Hasil pengkajian pada 3 ibu diperoleh 4 diagnosis keperawatan, yaitu nyeri akut, gangguan integritas kulit, menyusui tidak efektif dan risiko infeksi. Analisis pengkajian pada ketiga pasien kelolaan, yaitu nyeri pada bagian luka operasi SC. Intervensi dan implementasi pada 3 ibu post SC dengan masalah nyeri akut adalah dengan manajemen nyeri. Salah satu intervensi yang memiliki efek samping yang minimal, yaitu penerapan aromaterapi lavender. Aromaterapi memberikan pengaruh relaksasi dan menjadikan sensasi nyeri pada ibu post SC dengan cara menciptakan pikiran ibu menjadi tenang dengan aromaterapi yang dihirup. Hasil evaluasi diperoleh masalah tingkat nyeri ibu post sectio caesarea mengalami penurunan dengan hasil diagnosis keperawatan nyeri akut teratasi sebagian. Simpulan: Implementasi aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pada ketiga ibu post sectio caesarea. Kata Kunci: Sectio caesarea, nyeri, aromaterapi lavender