cover
Contact Name
Victoria Cindy
Contact Email
victoria.cindy@ciputra.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jee@ciputra.ac.id
Editorial Address
UC Town, Citraland, Surabaya 60219
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
ISSN : 23021802     EISSN : 25809393     DOI : https://doi.org/10.37715/jee
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship (e-ISSN: 2580-9393; p-ISSN: 2302-1802) is published twice a year in the months of March and September. It publishes manuscripts within the fields of entrepreneur and entrepreneurship. Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship (JEE) is published by the Institute of Research & Community Development of Universitas Ciputra.
Articles 153 Documents
Preparing Green Entrepreneurs for Sustainable Development Djatmika, Ery Tri
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Vol. 3 No. 1-2 (2014): Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.695 KB) | DOI: 10.37715/jee.v3i1-2.162

Abstract

Perhatian mengenai dimensi sosial dan lingkungan dalam aktivitas ekonomi merupakan tanggung jawab terkait dengan pembangunan berkelanjutan untuk keberlangsungan bisnis dan memenuhi harapan generasi mendatang. Artikel ini memaparkan mengenai pemahaman mahasiswa peserta perkuliahan entrepreneurship tentang dimensi-dimensi green entrepreneur yaitu clean-growth, socially-aware, dan environmentally-save businesses sebagai triple bottom line, dan menguji kesesuaian model instrumen kebijakan dengan dimensi-dimensi tersebut. Data penelitian survey ini diperoleh dari mahasiswa peserta mata kuliah entrepreneurship dan dianalisis dengan mempergunakan persentase, uji-t sampel berpasangan, dan multivariate general linear model. Mempertimbangkan pentingnya peran institusi perguruan tinggi dalam pengimplementasian pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, maka pembelajaran entrepreneurship perlu mengintegrasikan triple bottom line sebagai konteks kritis dari pendidikan entrepreneurship dan tanggung jawab dalam penciptaan green entrepreneurs.
Karakteristik Bureaucratic Entrepreneur pada Walikota Surabaya Maichal, Maichal; Urbanus, Christian Budiman
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Vol. 3 No. 1-2 (2014): Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.132 KB) | DOI: 10.37715/jee.v3i1-2.159

Abstract

Pemerintah merupakan bagian penting dalam keberhasilan pembangunan ekonomi suatu negara atau daerah. Namun, pada praktiknya terdapat banyak penyimpangan yang dilakukan oleh pemerintah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara negara. Untuk itu, demi mencapai tujuan-tujuan pembangunan maka sektor pemerintahan membutuhkan seorang bureaucratic entrepreneur. Di Indonesia, keberadaan bureaucratic entrepreneurs sangat dibutuhkan untuk melakukan transformasi birokrasi di sektor publik. Penelitian ini mendalami karakteristik bureaucratic entrepreneur pada Walikota Surabaya periode 2010-2015, Tri Rismaharini. Tri Rismaharini, yaitu seorang bureaucratic entrepreneur yang terwujud dari prestasi-prestasi yang telah diraihnya selama memimpin Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diambil dari tiga buah transkrip wawancara mendalam yang dilakukan Tri Rismaharini di tiga stasiun TV nasional dalam kurun waktu kepemimpinannya. Adapun untuk pengolahan data, dilakukan menggunakan metode inductive content analysis. Dalam penelitian ini ditemukan 4 dimensi karakteristik seorang bureaucratic entrepreneur dalam diri Tri Rismaharini yaitu ketulusan, kejujuran, inovatif, dan integritas. Karakter-karakter tersebut ditemukan secara konsisten dalam ketiga transkrip wawancara mendalam yang ada. Keempat karakteristik tersebut merupakan karakter yang membuat Tri Rismaharini mampu menonjol sebagai seorang bureaucratic entrepreneur dalam memimpin Kota Surabaya di tahun 2010–2015.
Entrepreneurial Intention among Employees Sari, Evi Thelia
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Vol. 3 No. 1-2 (2014): Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.495 KB) | DOI: 10.37715/jee.v3i1-2.161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah personal attitude terhadap entrepreneurship, subjective norm, dan perceived behavioral control memengaruhi niat entrepreneurial di kalangan karyawan di Surabaya. Variabel subjective norm harus dikeluarkan dari analisis lebih lanjut karena tidak valid untuk penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Penelitian ini menggunakan 100 sampel dari 1,35 juta penduduk dengan tingkat signifikansi 0,1. Penelitian ini menemukan koefisien regresi dari sikap pribadi (X1) adalah 0,425 dan perceived behavioral kontrol (X3) adalah 0,366, keduanya telah positif memengaruhi niat entrepreneurial. Nilai R2 diukur adalah 0.230 atau 23,3%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini memiliki kontribusi yang rendah terhadap variabel dependen. Kontribusi lainnya 76,6% akan dipenuhi oleh faktor-faktor lain atau variabel yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Penerapan Numbered Heads Together untuk Meningkatkan Keaktifan dan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Entrepreneurship Tirtana, Fanggi Ananta
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Vol. 3 No. 1-2 (2014): Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.259 KB) | DOI: 10.37715/jee.v3i1-2.163

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan pembelajaran kooperatif model numbered heads together, mengetahui keaktifan belajar siswa pada saat penerapan model belajar numbered heads together, dan mengetahui prestasi belajar siswa setelah penerapan model tersebut. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan dua siklus yang terdiri atas tiga pertemuan dalam satu siklus. Setiap siklus meliputi empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes kepada 43 siswa (18 laki-laki dan 25 perempuan) kelas XI program keahlian Perhotelan SMK Muhammadiyah 3 Singosari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan numbered heads together di kelas XI Perhotelan SMK Muhammadiyah berjalan baik, (2) penerapan numbered heads together dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa, dan (3) penerapan numbered heads together dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
Keterkaitan antara Karakteristik Mahasiswa dan Minat Entrepreneurship Istiqomah, Istiqomah; Adawiyah, Wiwiek
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Vol. 3 No. 1-2 (2014): Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.724 KB) | DOI: 10.37715/jee.v3i1-2.165

Abstract

Entrepreneurship mahasiswa saat ini menjadi isu menarik di seluruh dunia karena kompetisi untuk lowongan kerja berpendidikan sarjana semakin meningkat. Minat merupakan prediktor terbaik perilaku individu khususnya ketika perilaku tersebut jarang, sulit diamati, dalam jeda waktu yang susah diprediksi. Penelitian ini mencoba menemukan hubungan antara karakteristik mahasiswa dengan minat entrepreneurship berdasarkan hasil kuesioner terhadap 200 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Data disajikan secara deskriptif dalam bentuk grafik. Variabel yang diamati terdiri dari minat entrepreneurship, gender, angkatan, jenjang, jurusan, suku, pendapatan, keberadaan keluarga yang menjadi entrepreneur, tempat tinggal, partisipasi dalam pelatihan entrepreneurship, aktivitas dalam unit kegiatan mahasiswa, dan IPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden yang berhubungan dengan minat entrepreneurship adalah angkatan (mahasiswa tahun pertama dan kedua), jenjang (D3), jurusan (manajemen), pendapatan (negatif), keberadaan keluarga yang menjadi entrepreneur, tempat tinggal (kos/jauh dari orang tua), dan aktivitas di unit kegiatan mahasiswa. Pelatihan entrepreneurship dan IPK ternyata tidak berhubungan dengan minat entrepreneurship mahasiswa. Implikasi juga dibahas.
Identifikasi Kepemilikan Entrepreneurial Spirit Mahasiswa Hongdiyanto, Charly
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Vol. 3 No. 1-2 (2014): Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.347 KB) | DOI: 10.37715/jee.v3i1-2.167

Abstract

Merupakan informasi yang telah dipahami banyak orang, sebagian besar penduduk Indonesia lebih memilih untuk bekerja menjadi pegawai dibandingkan memiliki usaha sendiri dengan menjadi seorang wirausahawan atau entrepreneur. Hal ini dibuktikan dengan kecilnya presentasi jumlah entrepreneur di Indonesia dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Mayoritas penduduk Indonesia tidak memiliki jiwa entrepreneurial yang bisa terlihat dari kurangnya keberanian untuk memiliki usaha mandiri yang dinilai lebih berisiko apabila dibandingkan dengan menjadi pekerja, baik di perusahaan swasta atau pegawai negeri. Universitas Ciputra adalah lembaga pendidikan tinggi yang didirikan oleh Ir. Ciputra yang bercita-cita untuk menciptakan generasi Indonesia yang memiliki jiwa entrepreneurial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemilikan entrepreneurial spirit mahasiswa di Universitas Ciputra yang berasal dari Kawasan Timur Indonesia (KTI). Data dikumpulkan dengan metode in-depth interview dalam penelitian berjenis kualitatif ini.
KAJIAN PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DI PERGURUAN TINGGI Rinawiyanti, Esti Dwi; Gunawan, Linda Herawati
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Vol. 4 No. 1-2 (2015): Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.902 KB) | DOI: 10.37715/jee.v4i1-2.250

Abstract

Pembelajaran kewirausahaan dimasukkan dalam kurikulum perguruan tinggi dengan maksud untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi seorang wirausaha setelah lulus kuliah nanti. Dengan demikian, mahasiswa bisa mandiri dan menciptakan lapangan pekerjaan, paling tidak untuk dirinya sendiri. Selain membekali mahasiswa dengan hard skills, mata kuliah tersebut juga membentuk soft skills wirausaha pada mahasiswa. Walaupun demikian, dalam pelaksanaannya, perlu dilakukan evaluasi pembelajaran, untuk mendapatkan umpan balik dari mahasiswa terkait dengan pembelajaran tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pembelajaran mata kuliah kewirausahaan di perguruan tinggi. Evaluasi dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada sejumlah mahasiswa aktif yang mengikuti perkuliahan kewirausahaan dan inovasi (KWI). Hasil penelitian menyatakan bahwa dari analisis deskriptif mayoritas responden berasal dari fakultas teknik (55,3%), sebagian besar mempunyai IPK 2,51–3,00 (32,8%), berimbang antara laki-laki dan perempuan, mayoritas tinggal di rumah sendiri (47,2%), uang saku per bulan < 1 juta (50,1%), sebanyak 96,8% mahasiswa menyatakan perlu untuk diberikan mata kuliah KWI di universitas, dan mayoritas mahasiswa (89,7%) menyatakan bahwa dengan diberikannya mata kuliah KWI berpengaruh pada minat untuk berwirausaha di kalangan mahasiswa. Sedangkan untuk analisis pembelajaran KWI, ada lima materi yang perlu diberikan pada mata kuliah KWI yaitu (1) mental wirausaha, (2) inovasi, (3) mencari gagasan/ide usaha, (4) menghadapi risiko, dan (5) pemasaran, serta lima kegiatan utama yang perlu diadakan untuk melengkapi mata kuliah KWI meliputi: (1) kunjungan ke suatu usaha, (2) expo, (3) kuliah tamu, (4) success story, dan (5) business camp. Berdasarkan analisis SWOT dapat diketahui bahwa mata kuliah KWI ini dapat meningkatkan minat mahasiswa untuk membuka usaha sendiri dan cukup dibekali dengan pengetahuan hard skill maupun soft skill. Secara keseluruhan analisis SWOT menyatakan bahwa kinerja perkuliahan KWI dinilai baik oleh mahasiswa dan terus perlu dilakukan perbaikan tiada henti sehingga mahasiswa semakin merasakan manfaat mata kuliah ini bagi penumbuhan minat wirausaha mahasiswa. Diharapkan hasil penelitian ini bisa memberikan masukan bagi peningkatan kualitas pembelajaran kewirausahaan selanjutnya.
Hubungan antara Kepribadian Extrovert-Introvert dan Entrepreneurial Self-Efficacy (ESE) pada Mahasiswa Jurusan X Universitas Y Surabaya Winoto, Liza; Setiawan, Jenny Lukito
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Vol. 4 No. 1-2 (2015): Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.323 KB) | DOI: 10.37715/jee.v4i1-2.243

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara kepribadian extrovert-introvert dan ESE pada mahasiswa jurusan X universitas Y Surabaya. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara kepribadian extrovert- introvert dan ESE pada mahasiswa jurusan X universitas Y Surabaya. Diduga mahasiswa yang berkepribadian extrovert memiliki ESE yang tinggi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah teknik purposive sampling. Subjek penelitian adalah sampel yang diambil dari mahasiswa jurusan X semester 4 universitas Y Surabaya yang berjumlah 44 mahasiswa. Alat ukur yang digunakan adalah skala kepribadian extrovert-introvert Eysenck Personality Inventory (EPI) dan skala ESE De Noble et al., (1977) yang telah dimodifikasi dan diterjemahkan. Metode analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rank. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif antara kepribadian extrovert- introvert dengan entrepreneurial self-efficacy (ESE) pada mahasiswa jurusan X universitas Y. Jadi, hipotesis penelitian diterima.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Intensi dan Perilaku Berwisata Masyarakat serta Implikasinya bagi Entrepreneurship Bidang Pariwisata Renanita, Theda
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Vol. 4 No. 1-2 (2015): Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.546 KB) | DOI: 10.37715/jee.v4i1-2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perilaku berwisata melalui sebuah model yang dapat menggambarkan perilaku berwisata. Teori dasar dalam penelitian ini adalah Theory Planned Behavior yang dikemukakan oleh Fishbein dan Ajzen (1975). Menurut teori tersebut intensi dipengaruhi oleh tiga variabel independent yakni sikap, norma subjektif, dan perceived behavioral control (PBC). Di antara ketiganya, intensi menjadi mediator dengan perilaku. Tahapan pertama adalah penyusunan alat ukur terhadap kelima variabel yang di atas. Penyusunan dilakukan dengan diawali Focus Group Discussion. Skala yang telah disusun disebarkan untuk pengambilan data. Sampel penelitian ini berjumlah 277 orang dengan populasi adalah masyarakat dewasa di Surabaya. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh langsung atau tidak langsung dari faktor tersebut. Hasil analisis menunjukkan jika ternyata suatu perilaku berwisata dipengaruhi oleh intensi. Intensi itu sendiri dipengaruhi oleh PBC. Sementara itu sikap dan norma subjektif tidak terbukti berpengaruh terhadap munculnya intensi berwisata. PBC itu sendiri terdiri dari aspek promo atau tiket harga murah ke tempat tujuan wisata, informasi mengenai penginapan di tujuan wisata, prosedur pengajuan paspor atau visa yang mudah, akses mudah menuju tempat wisata, dan informasi mengenai agenda acara di tempat tujuan wisata. Penelitian ini dapat menjadi masukan dalam strategi pengembangan pariwisata Surabaya dengan mengetahui faktor perilaku berwisata sehingga dapat ditentukan strategi yang tepat untuk mendorong kunjungan wisata.
Minat Berwirausaha pada Mahasiswa yang Tidak Melanjutkan Rintisan Usaha: Sikap Kewirausahaan, Perspektif Lingkungan untuk Berwirausaha, dan Persepsi Kemampuan Berwirausaha Tjakranegara, Claudia; C. Efrata, Tommy
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Vol. 4 No. 1-2 (2015): Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.563 KB) | DOI: 10.37715/jee.v4i1-2.248

Abstract

Penelitian yang berfokus pada minat berwirausaha pada mahasiswa sudah banyak dilakukan. Walau demikian penelitian yang secara spesifik meneliti mahasiswa yang memilih untuk tidak melanjutkan rintisan usahanya pada saat kuliah belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap kewirausahaan, perspektif lingkungan untuk berwirausaha, dan persepsi kemampuan berwirausaha terhadap minat untuk berwirausaha pada mahasiswa yang tidak melanjutkan rintisan usaha pada saat kuliah. Sampel diseleksi menggunakan metode random sampling. Jumlah sampel ditentukan sebanyak 133 mahasiswa. Data dianalisis dengan menggunakan structural equation modeling–partial least square (SEM–PLS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sikap kewirausahaan, perspektif lingkungan untuk berwirausaha, dan persepsi kemampuan berwirausaha berpengaruh secara signifikan terhadap minat untuk berwirausaha. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 67,9% menunjukkan bahwa variabilitas konstruk minat untuk berwirausaha (Y) dapat dijelaskan oleh variabilitas konstruk sikap kewirausahaan, perspektif lingkungan untuk berwirausaha, dan persepsi kemampuan berwirausaha. Hasil penelitian ini mengonfirmasi model minat berwirausaha berbasiskan teori perilaku terencana yang telah dilakukan pada penelitianpenelitian sebelumnya.

Page 2 of 16 | Total Record : 153


Filter by Year

2012 2025