Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Insight: Jurnal dan Bimbingan Konseling is a peer-reviewed, open access, and online journal about research, reports, book reviews, and commentaries on all aspects of guidance and counseling which is published by Department of Guidance and Counseling, Universitas Negeri Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling is published twice a year on June and December.
Articles
376 Documents
PENGARUH METODE PENCATATAN PETA PIKIRAN (MIND MAP) TERHADAP PEMAHAMAN TIPE-TIPE KEPRIBADIAN HOLLAND (Studi Pre-Eksperimen Kelas XI IPA SMAN 1 Cibungbulang Bogor)
Neneng Permatasari;
Dharma Setiawaty;
T I Setiawan
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.688 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.022.11
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemahaman siswa terhadap tipetipe kepribadian, kemudian untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh metode pencatatan peta pikiran (mind map) terhadap pemahaman tipe-tipe kepribadian Holland. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimen dengan desain Pre-Experimental design berbentuk one group pre-test post-test design.Teknik analisi data yang digunakan adalah uji-t pada taraf signifikan 0,5dan analisis deskriptif . Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) skor rata-rata pemahaman berubah dari pre-test sebesar 11,61 menjadi 21,11, terjadi peningkatan sebesar 9,5. (2) Pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil thitung = 23,09 dan ttabel sebesar 1,69, dengan membandingkan nilai thitung dengan ttabel, diperoleh hasil thitung = 23,09 > ttabel = 1,69 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode pencatatan peta pikiran (mind map) terhadap pemahaman tipe-tipe kepribadian berdasarkan teori Holland.
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KARIR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ADAPTASI KARIR MAHASISWA BK FIP UNJ ANGKATAN 2011
Nur Izzah Robbaniyah;
Michiko Mamesah;
Susi Fitri
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (312.341 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.022.12
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling karir untuk meningkatkan kemampuan adaptasi karir mahasiswa BK UNJ angkatan 2011. Metode penelitian yang digunakan adalah single subject experiment. Populasi dan sampel dari penelitian ini adalah 1 mahasiswa dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan observasi dan dianalisis dengan analisis dalam kondisi, antar kondisi, hasil baseline awal (A- 1), intervensi (B) dan baseline akhir (A-2). Dari hasil data yang telah didapatkan diperoleh peningkatan persentase kemampuan adaptasi karir subjek. Pada tahap baseline awal (A-1), persentase yang didapat subjek adalah sebesar 61,3%. Pada tahap intervensi (B) persentase meningkat menjadi 64,8%, sedangkan pada fase baseline akhir (A-2), kemampuan adaptasi karir subjek menjadi 70,2%. Pada analisis antar kondisi juga didapatkan hasil persentase overlap data yang didapatkan subjek adalah sebesar 20%. Hal ini menunjukkan bahwa overlap data termasuk ke dalam kategorisasi sangat rendah. Dari hasil data tersebut dapat diinterpretasikan bahwa pemberian intervensi berupa konseling karir efektif untuk digunakan dalam meningkatkan kemampuan adaptasi karir mahasiswa.
PERSEPSI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING MENGENAI PELAKSANAAN EVALUASI PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING
Restu Dewanti;
Retty Filiani;
Aip Badrujaman
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.382 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.022.13
Tujuan penelitian untuk menggambarkan persepsi guru bimbingan dan konseling mengenai pelaksanaan evaluasi program bimbingan dan konseling di SMP sekecamatan Cilincing Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan metode survey yang bersifat deskriptif. Penelitian dilakukan di SMP Kecamatan Cilincing Jakarta Utara. Populasi penelitian sebanyak 61 orang guru bimbingan dan konseling. Sampel di ambil menggunakan teknik probality sampling sebanyak 36 orang guru bimbingan dan konseling. Penelitian dilakukan dari bulan Januari sampai Juni 2013. Instrumen menggunakan kuesioner dengan skala penilaian model bipolar yang berisi 21 pernyataan. Uji validitas butir menggunakan rumus kolerasi Product Moment. Uji reliabilitas butir menggunakan rumus Alpha Cronbach dan diperoleh hasil 0,869. Hasil penelitian menunjukkan persepsi guru bimbingan dan konseling berada pada kategori negatif, sebesar 58% dan pada kategori positif, sebesar 42%. Implikasi dari penelitian ini adalah apabila persepsi negatif mengenai pelaksanaan evaluasi program bimbingan dan konseling tidak ditindak lanjuti, maka program yang sudah ada tidak akan mengalami perubahan serta program menjadi tidak diketahui kekurangan maupun kelebihannya.
STUDI KASUS DAMPAK PSIKOLOGIS BULLYING PADA SISWA TUNARUNGU DI SMK NEGERI 30 JAKARTA
Ria Damayanti;
Wirda Hanim;
Karsih Karsih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.399 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.022.14
Tujuan penelitian ini adalah mengungkap berbagai fakta tentang dampak psikologis bullying pada siswa tunarungu di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 30 Jakarta. Metode yang digunakan adalah studi kasus dalam pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 30 Jakarta, dengan dua responden yaitu BA siswa kelas XI Busana 2 dan RNH XII Boga 3. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui studi kasus, adapun penyajian data menggunakan narasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data yaitu dengan pengecekan derajat kepercayaan beberapa sumber data yaitu responden, wali kelas, guru BK dan teman sebaya. Hasil penelitian keseluruhan menunjukan adanya perilaku bullying yang berdampak secara psikologis anak tunarungu. Dampak psikologis yang dialami BA pada aspek dikucilkan, aspek reaksi emosional dan aspek kehadiran. Sedangkan RNH mengalami dampak psikologis bullying pada aspek dikucilkan, aspek reaksi emosional, aspek dampak dalam pendidikan dan aspek bunuh diri
PROFIL BURNOUT GURU SMP DI KECAMATAN CIRACAS JAKARTA TIMUR BERDASARKAN FAKTOR DEMOGRAFI DAN LINGKUNGAN KERJA
Sri Dewi;
Louise Siwabessy;
Theodorus Immanuel Setiawan
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (311.812 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.022.15
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena burnout yang dialami oleh profesional yang bekerja dibidang pelayanan sosial. Guru merupakan profesi yang rentan terhadap munculnya burnout. Fenomena burnout dapat terjadi pada guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang mengajar matapelajaran ujian nasional. Besarnya tuntutan dan tanggung jawab dalam mendidik para siswa sehingga guru dituntut untuk menjalankan tugas sesuai dengan tuntutan profesinya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket atau instrumen. Analisis data menggunakan uji persentase atau uji-t dan ANOVA. Subjek penelitian 130 orang guru, yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan: 1. Intensitas sindrom burnout guru SMP di Kecamatan Ciracas berada pada katagori sedang (74,6%); 2. Aspek sindrom burnout guru adalah kelelahan emosional (30%) dengan indikator mudah marah (75,6%), aspek depersonalisasi (21%) dengan indikator dominan memandang siswa negatif (44,2%) aspek menurunnya prestasi diri (13.2) dengan indikator dominan kehilangan kreatifitas (22.3%); 3. Tidak ada perbedaan intensitas sindrom burnout guru SMP di Kecamatan Ciracas berdasarkan jenis kelamin, usia,masa kerja dan latar belakang pendidikan; 4. Tidak terdapat perbedaan intensitas sindrom burnout berdasarkan beban kerja, kebijakan sekolah, dukungan sosial dan penghargaan.
PENERAPAN PENDEKATAN BEHAVIORAL TEKNIK MODELING TERHADAP PEMAHAMAN SISWA DALAM PILIHAN SEKOLAH LANJUTAN (SMA/SMK/ MADRASAH ALIYAH) SMPN 281 JAKARTA (KELAS VIII-D)
Tangguh Wibisono;
Louise B Siwabessy;
Fahmi Idris
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (351.378 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.022.16
Tujuan penelitian menggunakan metode model yang sesuai untuk membantu siswa dalan memilih sekolah lanjutan. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 281 Jakarta, pengambilan sampel dimulai bulan September 2012 – Januari 2013. Metode penelitian yang digunakan eksperimen, dan teknik cluster sampling design pra eksperimen dengan model pre-post test one group. Tes dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan, dengan memberikan tes pemahaman berbentuk pilihan ganda. Tes dipakai untuk mengetahui pemahaman siswa dan pembentukan perilaku. Instrumen diuji coba kepada responden dan di validitas dan reliabilitas. Implikasi. penelitian penerapan pendekatan behavioral teknik modeling pada pemahaman siswa dalam pilihan sekolah, cukup signifikan. Kesimpulan, pendekatan behavioral teknik modeling sebagai cara memberi arahan untuk pemahaman siswa dalam pilihan sekolah lanjutan. Disarankan menggunakan teknik modeling pada layanan bimbingan konseling sekolah untuk pemahaman dasar pembentukan perilaku dan pilihan sekolah lanjutan
STUDI KEBIJAKAN MUSLIMAH LDK UNJ DALAM PERSPEKTIF GENDER
Wardah Nisa;
Eka Wahyuni;
Gantina Komalasari
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (363.438 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.022.17
Seiring keikutsertaan indonesia dalam ratifikasi HAM mengenai kesetaraan gender, mendorong setiap instansi untuk membuat kebijakan yang berperspektif gender, namun pada faktanya masih banyak kebijakan yang belum sesuai dengan perspektif gender, atas dasar itulah penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat analisa kebijakan muslimah LDK UNJ ditinjau dari perspektif Gender. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pedoman analisa Moser. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa kebijakan muslimah LDK UNJ belum sesuai dengan perspektif gender baik ditinjau dari proses, implementasi, maupun evaluasi kebijakan itu sendiri
PENGETAHUAN MENGENAI KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA SMA NEGERI 16 BEKASI, TAHUN 2013
Wahyu Wijonarko;
Dewi Justitia;
Aip Badrujaman
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.022.18
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran pada siswa kelas 11 tahun ajaran 2012/2013 di SMAN 16 Bekasi mengenai pengetahuan kesehatan reproduksi. Penelitian di laksanakan bulan Februari-Mei 2013. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan jenis survei. Tujuan dari penelitian deskripsi jenis survei ini untuk menggambarkan tingkat pemahaman siswa mengenai kesehatan reproduksi di SMAN 16 Bekasi. Peneliti menggunakan kuesioner atau angket dengan bentuk pertanyaan tertutup. Bentuk dari kuesioner atau angket ini adalah peneliti menyediakan lembar soal yang berisi pertanyaan-pertanyaan seputar kesehatan reproduksi. Responden akan memilih satu jawaban dari lima jawaban yang disediakan. Jika responden menjawab benar, maka ia akan mendapat bobot nilai 1 dan jika salah mendapat nilai 0. Variabel penelitian ini adalah pengetahuan siswa SMAN 16 Bekasi terhadap kesehatan reproduksi. Pengetahuan kesehatan reproduksi tersebut meliputi pengertian kesehatan reproduksi, perubahan pada masa puber, pengenalan alat dan fungsi, menjaga dan merawat kebersihan organ reproduksi, dan proses-proses yang berkaitan dengan organ reproduksi remaja. Untuk tehnik analisa data, peneliti menggunakan rumus prosentase. Hasil penelitian menunjukkan nilai mean responden adalah 20; pengetahuan tertinggi 26,67; pengetahuan sedang 13,33-26,67; pengetahuan rendah 13,33. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan diperoleh bahwa paling banyak responden berada pada kategori sedang.Artinya bahwa siswa SMA Negeri 16 Bekasi memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kesehatan reproduksi.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISWA MEMILIH JURUSAN IPA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 72 JAKARTA
Yuriani Rinni Allolayuk;
Theodorus Immanuel Setiawan;
Moch. Dimyati
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.508 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.022.19
Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan /menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam memilih jurusan IPA kelas XI IPA di SMA Negeri 72 Jakarta, meliputi faktor internal dan eksternal. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 38 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan dianalisis dengan menggunakan analisa deskriptif. Keseluruhan perhitungan menunjukkan dari 38 responden yang diteliti, diperoleh hasil bahwa faktor yang mempengaruhi siswa memilih jurusan IPA di SMA dipengaruhi oleh faktor internal, mean 78,53. dan faktor eksternal mean 35,16. Implikasi dari penelitian ini, siswa diharapkan lebih mengenali potensi dirinya agar tepat dalam memilih jurusan.
PEMAHAMAN KETERAMPILAN DASAR KONSELING MAHASISWA REGULER JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING ANGKATAN 2011
Zoraidah Putri Ayu;
Retty Filiani;
Happy Karlina Marjo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (375.97 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.022.20
Tujuan penelitian ini untuk memperoleh data, informasi dan gambaran yang jelas mengenai pemahaman keterampilan dasar konseling yang dimiliki mahasiswa Reguler Jurusan Bimbingan dan Konseling, Angkatan 2011.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survei yang bersifat deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa tes pemahaman.Populasi penelitian adalah mahasiswa Reguler Jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2011.Peneliti menggunakan analisa deskriptif dengan rumus presentase dan nilai rata-rata (mean) untuk mengetahui seberapa mahasiswa yang memiliki tingkat pemahaman tinggi, sedang dan rendah. Hasil perhitungan menunjukan bahwa dari 39 responden berdasarkan nilai rata-rata (Mean), bahwa 65% diantaranya memiliki tingkat pemahaman yang tinggi, 35% memiliki tingkat pemahaman sedang dan 0% memiliki tingkat pemahaman rendah. Berdasarkan 16 sub indikator yang ada, keterampilan dorongan minimal merupakan keterampilan dengan presentase tertinggi sebesar 7,48% sedangkan keterampilan memberikan konsekuensi logis berada dalam presentase terendah yaitu sebesar 5,74%.