Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Insight: Jurnal dan Bimbingan Konseling is a peer-reviewed, open access, and online journal about research, reports, book reviews, and commentaries on all aspects of guidance and counseling which is published by Department of Guidance and Counseling, Universitas Negeri Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling is published twice a year on June and December.
Articles
376 Documents
PENGEMBANGAN MODUL INFORMASI KARIR UNTUK PESERTA DIDIK KELAS X JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN (TKR) SMK NEGERI 26 JAKARTA
Praditya Rizky Hutama;
Indira Chanum;
Herdi Herdi,
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (326.851 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.042.15
Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan permasalahan utama, yaitu kurangnya sumber yang dapat digunakan guru BK dalam memberikan layanan Bimbingan dan Konseling (BK) karir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar berupa Modul Informasi Karir Untuk Peserta Didik Kelas X Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Negeri 26 Jakarta yang diharapkan dapat membantu peserta didik mencapai kematangan karir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan melalui 5 dari 10 tahapan penelitian yang Borg & Gall yang di modifikasi oleh Sugiyono. Peneliti melakukan pengumpulan data analisis kebutuhan dengan beberapa teknik, yaitu wawancara dan angket. Kompetensi-kompetensi yang terdapat dalam modul dikembangkan dari hasil analisis kebutuhan (mengacu kepada teoriteori mengenai informasi karir). Uji validasi pada penelitian ini dilakukan oleh 3 validator, yaitu ahli media, ahli materi, dan guru BK. Peneliti juga melakukan pengujian keterbacaan pada subjek calon pengguna produk hasil pengembangan yaitu peserta didik kelas X jurusan TKR dengan responden sebanyak 8 orang. Dengan demikian, simpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwa modul informasi karir yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru BK dalam memberikan layanan bimbingan karir di sekolah. Kata kunci: Modul, Informasi Karir, Kematangan Karir
FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR SISWA SMK BINA SEJAHTERA 1 BOGOR
Ahmad Mubarik;
Endang Setiyowati;
Karsih Karsih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1032.545 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.031.01
Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan karir siswa di SMK Bina Sejahtera 1 Bogor. Metode yang digunakan adalah deskriptif jenis survei. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK Bina Sejahtera 1 Bogor sebanyak 135 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berisi 60 item. Berdasarkan hasil uji coba diketahui 50 butir valid dan 10 butir kurang baik dengan kriteria r tabel 0,238. Uji reliabilitas dengan Split-Half Guttman 0,744. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian adalah Propotional Random Sampling, sampel penelitian ini diambil dari perhitungan 40% jumlah populasi yaitu 54 siswa. Instrumen penelitian adalah kuesioner berisi 60 butir pernyataan tentang faktor eksternal yang mempengaruhi pengambilan keputusan karir. Hasil penelitian yaitu faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan karir siswa setelah lulus SMK adalah diperoleh aspek sekolah sebesar 71,16%, komunitas 46,03%, sosial ekonomi keluarga 39,42%, teman sebaya 34,66% dan keluarga 32,54%. Kesimpulan penelitian adalah siswa XI SMK Bina Sejahtera dalam pengambilan keputusan karir didominasi aspek sekolah dengan indikator meliputi pandangan, sikap sekolah mengenai nilai-nilai dalam bekerja dan mengenai tinggi rendahnya status sosial jabatan-jabatan yang dikomunikasikan oleh guru BK/Tenaga pengajar. Impilkasi hasil penelitian adalah guru BK/Tenaga pengajar memaksimalkan peranan dengan melakukan strategi pelayanan bimbingan karir.
PENGARUH PERMAINAN BONEKA DALAM LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERKADAP KOMPETENSI MORAL SISWA
Putri Larasati;
Endang Setyowati;
Awaluddin Tjalla
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (336.047 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.042.16
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan bimbingan kelompok dengan teknik permainan boneka terhadap kompetensi moral siswa kelas II SD. Kompetensi moral ini memiliki dimensi kompetensi diri, kompetensi mitra, dan kompetensi dalam situasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SDSN 01 Ujungmenteng Pagi sebanyak 56 orang dan Sampel sebanyak 16 orang. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket kompetensi moral yang memiliki reliabilitas 0,888 dengan kategori reliabel. Hasil uji hipotesis dilakukan dengan bantuan program SPSS (Statistic Product and Service Solution) 16.0 for windows menggunakan Mann Whitney U Test yang menunjukkan bahwa kompetensi moral memiliki Sig 0,001 hasil tersebut menunjukkan bahwa Sig < 0,05. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa perbandingan skor kompetensi moral peserta didik yang mendapatkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan boneka lebih tinggi dibandingkan peserta didik yang tidak mendapatkan layanan bimbingan kelompok dengan permainan boneka. Kata Kunci: kompetensi moral, bimbingan kelompok, permainan boneka.
HUBUNGAN ANTARA PROKRASTINASI AKADEMIK DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP 137 JAKARTA
Andini Megiantara;
Dewi Justitia;
Djunaedi Djunaedi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1091.315 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.031.02
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan prokrastinasi akademik dengan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 137 Jakarta. Metode yang digunakan dalam peneliltian ini adalah korelasional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 137 Jakarta dengan jumlah 33 siswa. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data prokrastinasi akademik (x) diukur menggunakan instrumen penelitian dan prestasi belajar (y) diperoleh dari hasil raport kelas VIII.4 SMP Negeri 137 Jakarta. Uji normalitas untuk variabel prokrastinasi akademik sebesar 0,200 dan prestasi belajar sebesar 0,073. Dapat disimpulkan bahwa variabel prokrastinasi akademik dan prestasi belajar berdistribusi normal. Uji menghasilkan r hitung sebesar -0,526 ini berarti hubungan antara ke-dua variabel tersebut kuat. Uji signifikansi menggunakan Thitung= -3,78 dan Ttabel= - 170. Karena Thitung>Ttabel maka, berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji beda dua rerata yaitu uji “tâ€. Dapat disimpulkan terdapat hubungan negatif yang signifikan prokrastinasi akademik terhadap prestasi belajar SMP Negeri 137 Jakarta. Sedangkan Uji koefisien determinasi menghasilkan KD sebesar 27,66%. Artinya, prestasi belajar ditentukan oleh prokrastinator sebesar 27,66% sisanya ditentukan oleh faktor lain.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING TERHADAP PENINGKATAN KARAKTER TOLERANSI (Studi Pre-Experiment Pada Siswa Kelas VII SMP Labschool Jakarta)
Rina Astiasari;
Wirda Hanim;
Aip Badrudjaman
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (352.724 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.042.17
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling terhadap peningkatan karakter toleransi siswa kelas VII SMP Labschool Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November – Desember 2013. Penelitian ini menggunakan metode pre-experiment dengan desain one group time pre test-post test design, yaitu tanpa menggunakan kelompok pembanding. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Labschool Jakarta, yang berjumlah 240 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, dimana jumlah subjek penelitian yang terpilih adalah 11 siswa. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan Wilcoxon Match Pairs Test yang dilakukan dengan menggunakan Statistic Product and Service Solution 16.0 for Windows, diperoleh nilai Asymp.Sig = 0.003 < nilai signifikansi α = 0.05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terjadi peningkatan karakter toleransi yang signifikan setelah diberikan perlakuan. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling merupakan salah satu alternatif yang dapat dipilih untuk diterapkan dan terus dikembangkan dalam rangka meningkatkan karakter toleransi siswa. Semakin tinggi penguatan dan motivasi yang diberikan, maka dimungkinkan semakin baik siswa dengan karakter toleransi rendah dapat meningkat karakter toleransinya. Kerjasama dengan orangtua serta penanaman nilai karakter toleransi pada setiap mata pelajaran merupakan faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan karakter toleransi. Kata Kunci : bimbingan kelompok, teknik modeling, karakter toleransi
GAMBARAN COPING STRESS MAHASISWA BK DALAM MENGIKUTI PERKULIAHAN DI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Anies Andriyati Devi;
Retty Filiani;
Wirda Hanim
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1013.687 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.031.03
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran coping stress mahasiswa BK dalam mengikuti perkuliahan di Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa BK dari angkatan 2013, 2012, 2011, 2010, dan 2009 dengan sampel 20% dari populasi, dengan teknik proportionate stratified random sampling. Populasi keseluruhan Mahasiswa BK pada semester ganjil tahun 2013 adalah 378.Sehingga sampel yang diambil sebanyak 76 responden. Analisa data hasil penelitian digunakan dengan menggunakan teknik deskriptif kuatitatif. Berdasarkan analisa data, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden 39,47% yaitu mahasiswa BK di Universitas Negeri Jakarta cenderung memiliki kemampuan coping stress yang cukup baik dalam mengikuti perkuliahan. Hal ini terlihat dari hasil perhitungan data keseluruhan bahwa persentase pada kategori sedang mendapatkan persentase tertinggi. Jika dilihat per aspek, persentase tertinggi ada pada aspek atau bentuk coping yang berfokus pada penilaian atau appraisal focused coping, itu artinya bahwa responden cenderung menggunakan bentuk coping tersebut. Jika dilihat per angkatan, masing-masing angkatan yaitu 2013, 2012, 2011, dan 2009 lebih cenderung menggunakan appraisal focused coping atau coping yang berfokus pada penilaian sedangkan 2010 lebih cenderung menggunakan problem focused coping atau coping yang berfokus pada masalah.
PERSEPSI TERHADAP BODY IMAGE ANTARA SISWI YANG MENGGUNAKAN JILBAB DENGAN SISWI YANG TIDAK MENGGUNAKAN JILBAB (Studi Komparatif di SMK Tirta Sari Surya Jakarta Timur)
Syifa Khaeriyah;
Michiko Mamesah;
Awaluddin Tjalla
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (400.77 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.042.18
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana persepsi terhadap body image antara siswi yang menggunakan jilbab dengan siswi yang tidak menggunakan jilbab di SMK Tirta Sari Surya Jakarta Timur dan melihat apakah terdapat perbedaan persepsi terhadap body image antara siswi yang menggunakan jilbab dengan siswi yang tidak menggunakan jilbab. Metode yang digunakan adalah studi komparatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 siswi, yang terdiri atas 60 siswi yang menggunakan jilbab dan 60 siswi yang tidak menggunakan jilbab. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen body image yaitu Multidimentional Body Self Related Questtionaire (MBSRQ) yang dikemukakan oleh Thomas F. Cash. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan teknik analisis Uji Mann-Whitney U-Test, diperoleh hasil nilai asymp. Sig = 0.026, hipotesis penelitian diuji pada taraf signifikansi atau dengan tingkat kesalahan sebesar 5%, maka Nilai Asymp. Sig = 0.026 < nilai signifikasi . Dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan persepsi terhadap body image antara siswi yang menggunakan jilbab dengan siswi yang tidak menggunakan jilbab. Kata Kunci : Body image, Jilbab, Remaja
PENGARUH TEKNIK BIBLIOTERAPI TERHADAP PENINGKATAN HARGA DIRI SISWA YANG ORANGTUANYA BERCERAI DI SMP NEGERI 232 JAKARTA
Arga Satrio Prabowo;
Indira Chanum;
Dede Rahmat Hidayat
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1099.937 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.031.003
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik biblioterapi terhadap peningkatan harga diri siswa yang orangtuanya bercerai.Penelitian ini dilakukan di SMPN 232 Jakarta pada bulan September sampai dengan Oktober 2013.Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian menggunakan sampel sebanyak enam orang siswa dan penggunaan teknik biblioterapi dilakukan dalam bentuk konseling kelompok. Pengukuran pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Coopersmith Self-esteem Inventory yang telah diadaptasi kedalam bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas yang telah dilakukan, instrumen ini memiliki 51 item pernyataan yang valid dan memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0.901, hal tersebut menyimpulkan bahwa instrumen tersebut layak dan dapat dipergunakan dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan dalam menguji hipotesis pada penelitian ini adalah Wilcoxon Match Pairs Test untuk membandingkan hasil pre-test dan post test.Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh hasil nilai asymp. Sig = 0.028. Hipotesis penelitian diuji pada taraf signifikansi α = 0.05 atau dengan tingkat kesalahan sebesar 5%, maka Nilai Asymp. Sig = 0.028 < nilai signifikasi α 0.05. Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima.Dapat ditarik kesimpulan teknik biblioterapi berpengaruh dalam meningkatkan harga diri siswa yang orangtuanya bercerai.
STUDI KASUS DAMPAK MENJADI ORANG TUA TUNGGAL PEREMPUAN USIA REMAJA AKHIR
Astri Ayu Kamasitoh;
Atiek Sismiati S;
Happy Karlina Marjo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (599.536 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.031.04
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap berbagai fakta tentang dampak menjadi orang tua tunggal perempuan usia remaja akhir. Metode yang digunakan adalah studi kasus dalam pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Depok dengan dua responden yaitu : PL remaja perempuan usia 21 tahun, dan NF remaja perempuan usia 20 tahun. Hasil penelitian keseluruhan menunjukan bahwa permasalahan menjadi orang tua tunggal perempuan berdampak pada kehidupan remaja perempuan sebagai orang tua tunggal. PL mengalami dampak menjadi orang tua tunggal perempuan pada aspek stres, standar hidup yang rendah, pandangan negatif dari masyarakat dan pengasuhan anak. Aspek role overload (ketumpangtindihan peran), kemiskinan, kesendirian dan isolasi, serta merasa menjadi beban tidak berdampak pada subjek PL. PL memiliki resiliensi yang baik, sehingga mampu menjalani kehidupan sebagai orang tua tunggal perempuan de-ngan baik pula. Subjek NF mengalami dampak menjadi orang tua tunggal perempuan pada seluruh aspek. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya kemerosotan moral dengan menganggap pernikahan usia muda, kemudian bercerai (mengakibatkan remaja berstatus orang tua tunggal) adalah hal yang biasa dan dapat diterima oleh keluarga. Perbedaan dampak menjadi orang tua tunggal pada penelitian ini dipengaruhi kuat oleh resiliensi diri responden. Perlu penanganan bimbingan dan konseling yang tepat dalam menangani kasus remaja sebagai orang tua tunggal.
HUBUNGAN ANTARA DETERMINASI DIRI DENGAN NILAI HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 53 JAKARTA
Aurora Paramitha;
Meithy Intan Rukia Luawo;
Awaluddin Tjalla
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1073.717 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.031.05
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran serta data empiris mengenai hubungan determinasi diri dengan nilai hasil belajar pada siswa kelas XI SMAN 53 Jakarta. Penelitian ini dilakukan di SMAN 53 Jakarta dengan populasi sebanyak 265 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik area probability sampling. Peneliti menggunakan 55 siswa sebagai sampel penelitian atau 20% dari jumlah populasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasional. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner tentang determinasi diri dan nilai rapor. Setelah dilakukan uji coba didapatkan hasil 62 item valid dengan nilai reliabilitas 0.733 untuk variabel determinasi diri. Berdasarkan pengujian hipotesis antar kedua variabel didapatkan koefisien korelasi sebesar 0.984 dengan (p=0.00, <0.05), artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara determinasi diri dengan nilai hasil belajar siswa. Semakin tinggi tingkat determinasi diri siswa maka semakin tinggi juga nilai hasil belajar yang didapatkannya, begitu pula sebaliknya. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan bagi pihak sekolah khususnya bagi guru BK untuk memahami determinasi diri serta dapat dijadikan bahan acuan untuk menyusun program layanan BK agar para siswa dapat memahami determinasi diri dan memiliki kesadaran untuk meningkatkan determinasi diri untuk mencapai nilai hasil belajar yang lebih baik.