cover
Contact Name
Wening Cahyawulan
Contact Email
wening@unj.ac.id
Phone
+6287780818966
Journal Mail Official
jurnal-insight@unj.ac.id
Editorial Address
LPPM UNJ, Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6-7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 22529055     EISSN : 25978039     DOI : https://doi.org/10.21009/INSIGHT
Core Subject : Education,
Insight: Jurnal dan Bimbingan Konseling is a peer-reviewed, open access, and online journal about research, reports, book reviews, and commentaries on all aspects of guidance and counseling which is published by Department of Guidance and Counseling, Universitas Negeri Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling is published twice a year on June and December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 376 Documents
KONTROL DIRI SISWI KELAS VIII DALAM MENGHADAPI KONFLIK SEBAYA DI SMP DIPONEGORO 1 JAKARTA TIMUR Juhairiah Juhairiah; Michiko Mamesah; Sjenny A Indrawati
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.835 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.041.09

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap berbagai fakta tentang kontrol diri siswi kelas VIII dalam menghadapi konflik sebaya. Metode yang digunakan adalah stusi kasus dalam pendekatan kualitatif studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Diponegoro 1 Jakarta Timur dengan dua subjek. Kedua subjek memiliki masalah pada kontrol diri yang tergambar dari kekurangmampuan diri dalam mengontrol verbalnya. Hasil penelitian keseluruhan menunjukkan bahwa permasalahan pada keduanya yaitu memiliki kontrol diri rendah yang berdampak pada keharmonisan hubungan sosial dengan teman sebaya mereka. Lima aspek yang menggambarkan bahwa seorang individu memiliki masalah dengan kontrol dirinya adalah apabila individu tidak dapat mengontrol kelima aspek tersebut. Kelima aspek tersebut adalah: 1. Kontrol kognitif 2. Kontrol emosi 3. Kontrol impuls 4. Kontrol performa dan 5. Kontrol penghentian kebiasaan buruk. Mengacu pada kelima aspek tersebut hasil penelitian ini menemukan bahwa kedua subjek memiliki kontrol diri yang rendah. Kedua subjek dapat dikatakan memiliki kontrol diri yang rendah dikarenakan mereka sering bertindak tanpa memedulikan kelima aspek yang tersebut di atas.
PENGARUH TEKNIK ASSERTIVE TRAINING UNTUK MENINGKATKAN ASERTIVITAS TERHADAP PERILAKU SEKSUAL DALAM BERPACARAN PADA SISWI KELAS VIII (Studi Kuasi Eksperimen di SMP Diponegoro 1 Jakarta) Khilda Amaliyah; Retty Filliani; Dede Rahmat Hidayat
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.043 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.041.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai pengaruh teknik assertive training dalam meningkatkan asertivitas terhadap perilaku seksual dalam berpacaran pada siswi kelas VIII di SMP Diponegoro 1 Jakarta. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Sampel penelitian sebanyak 16 siswi, dengan menggunakan teknik sampling yaitu purposive sampling dengan kriteria siswi yang sedang menjalin hubungan berpacaran. Sampel terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok eksperimen yang berjumlah 8 siswi dan kelompok kontrol yang berjumlah 8 siswi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Bedell & Lennox (1997). Teknik analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan Mann-Whitney U test. Hasil pengujian hipotesis dengan bantuan program SPSS 20.0 for windows diperoleh nilai asymp. Sig = 0.001, hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai Asym. Sig = 0,001 < nilai signifikansi α = 0,05. Oleh sebab itu, diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan asertivitas terhadap perilaku seksual dalam berpacaran pada siswi yang mendapatkan layanan dengan teknik assertive training lebih tinggi dibandingkan siswi yang tidak mendapatkan layanan dengan teknik assertive training.
UNJUK KERJA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PERSPEKTIF SISWA (Studi Survei Terhadap Siswa di SMK Al-Muhtadin Depok) Muhamad Syauqi; Moch. Dimyati; Herdi Herdi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.024 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.041.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perspektif siswa SMK Al-Muhtadin Depok terhadap kinerja guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dengan menggunakan metode deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi dengan jumlah populasi sebanyak 630 orang. Teknik penarikan sampel yang di gunakan adalah teknik probability sampling dengan memakai Simple Random Sampling sampel acak dengan sampel berjumlah 63, yang terbagi dari kelas X, XI, dan XII, dengan jumlah masing-masing kelas sebanyak 21 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kompetensi unjuk kerja guru Bimbingan dan Konseling/Konselor. Pengujian validitas instrumen diolah menggunakan Ms. Ecxel. Di dalam uji Validitas terdapat 28 butir pernyataan, dimana 21 butir pernyataan adalah valid, pernyataan tidak valid sebanyak 7 butir. Butirbutir pernyataan yang tidak valid tidak dipakai dalam instrumen karena sudah terwakili oleh item lainnya. Uji reliabilitas menunjukkan hasil 0.9398, yang berarti bahwa reliabilitas instrumen mengenai kompetensi kinerja guru bimbingan dan konseling/konselor sangat dipercaya. Berdasarkan data yang didapatkan, unjuk kerja guru Bimbingan dan Konseling/Konselor berada pada kategori tinggi sebesar 3,17 % (2 siswa), kategori sedang mencapai angka 73,01% (46 siswa), sedangkan pada kategori rendah menunjukkan sebesar 23.08 % (15 siswa). Dengan demikian diketahui bahwa kompetensi unjuk kerja guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dilihat dari perspektif siswa SMK Al-Muhtadin Depok berada pada kategori Sedang, dalam katagori ini dampak kepada unjuk kerja guru dalam perspektif siswa ialah terkadang guru bimbingan dan konseling/konselor hanya memperhatikan perkembangan fisiologis dan psikologis serta prilaku peserta didik yang melanggar peraturan sekolah.Untuk itu dianjurkan guru bimbingan dan konseling/konselor dapat meningkatkan perkembangan kompetensinya agar dapat menunjukan ekspektasi kinerja secara profesional dengan mengikuti workshop yang di adakan oleh MGBK (musyawarah guru bimbingan dan konseling) di setiap perwakilan daerah.
PENGARUH METODE CIRC MELALUI LAYANAN KELOMPOK PSIKOEDUKASI TERHADAP PEMAHAMAN KETERAMPILAN MENENTUKAN IDE UTAMA PADA MAHASISWA MANAJEMEN PENDIDIKAN 2014 Nina Nurhasanah; Awaluddin Tjalla; Gantina Komalasari
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.522 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.041.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode CIRC melalui layanan kelompok psikoedukasi terhadap pemahaman keterampilan menentukan ide utama mahasiswa Manajemen Pendidikan 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling Purposive. Sampel berjumlah dua puluh orang berdasarkan hasil pretest keterampilan menentukan ide utama yang kategori rendah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen keterampilan menentukan ide utama yang bersifat pilihan ganda dengan validitas menggunakan rumus Korelasi Point Biserial yang menghasilkan 68 item valid dan 27 item drop. Reliabilitas instrumen dihitung menggunakan rumus Kuder Richardson number 20 dengan nilai 0,867 menunjukkan reliabilitas tinggi yang artinya instrumen akan terus mendapatkan hasil yang sama bila digunakan lagi di kesempatan lain. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus uji Wilcoxon Match Pair Test. Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa Ho ditolak dengan nilai asymp. Sig sebesar 0,005 < taraf signifikansi 0,05 (2-tailed), yang berarti terdapat pengaruh metode CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) melalui layanan kelompok psikoedukasi terhadap pemahaman keterampilan menentukan ide utama pada mahasiswa Manajemen Pendidikan 2014.
HUBUNGAN PEMAHAMAN NAPZA DENGAN SIKAP TERHADAP PENYALAHGUNAAN NAPZA ( Studi Korelasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri Se-Kecamatan Johar Baru ) Nurbaiti Fadhillah; Endang Setyowati; Awaluddin Tjalla
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.737 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.041.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ada atau tidaknya hubungan antara pemahaman tentang NAPZA dengan sikap penolakan penyalahgunaan NAPZA pada siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Johar Baru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan jenis kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di 4 SMP Negeri Kecamatan Johar baru,Jakarta Pusat, dengan sampel 140 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan sampling acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes untuk mengukur variabel pemahaman tentang NAPZA dan menggunakan instrumen untuk mengukur variabel sikap penolakan penyalahgunaan NAPZA. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment pearson, uji koefisien korelasi dan dilanjutkan dengan uji-t pada taraf signifikan 5%. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa rhitung = 0,472dengan taraf signifikansi 0,05, maka diperoleh r tabel = 0,176 ternyata r hitung> r tabel, jadi semua hipotesis nol ditolak. Dengan demikian hipotesis alternatif diterima. Artinya terdapat hubungan positif antara pemahaman tentang NAPZA dengan sikap penolakan penyalahgunaan NAPZA pada siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Johar Baru,Jakarta Pusat. Selanjutnya dilakukan uji-t dengan taraf signifikansi 5% (dk=n-2) dan diperoleh t hitung = 3,14 > t tabel = 1,65 Hal ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara pemahaman tentang NAPZA dengan sikap penolakan penyalahgunaan NAPZA pada siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Implikasi dari hasil penelitian ini ditujukan kepada guru BK untuk dapat memberikan informasi mengenai NAPZA sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA berupa pemberian materi bimbingan klasikal dan pengadaan layanan bimbingan kelompok.
PROFIL EMPATI MAHASISWA ETNIS JAWA (Survei Yang Dilakukan Pada Mahasiswa Jurusan Bimbingan Dan Konseling Universitas di DKI Jakarta) Pemi Senja Maulana; Michiko Mamesah; Happy Karlina Marjo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.866 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.041.14

Abstract

The porpuse of this research was to find out description aboutthebasicempathy’s students college of Guidance and Counselingfrom Java ethnic in DKI Jakarta. This research used a descriptive study with 112 respondent of students college of Guidance and Counselingfrom5UniversitiesinJakarta; Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Muhammadiyah Prof.DrHamka Jakarta (UHAMKA), Universitas IslamAs-Syafi’iyah Jakarta, Universitas Atma Jaya and Universitas Kristen Indonesia (UKI). The research instrument used Basic Empathy Scale (BES) from Darrick Jollife dan David P Farrington (2006) with r 0.857. The valid and reliability test used SPSS version17.0. The Valid test from 20 statements there were 17 valid statements and 3 statements are drop. The drop statements rechanged to be a new editorial statements. The reliability test obtained 0,803 which means it very high reliability and the basic empathy scale can be trust.. This study has found condition of emphaty of students counseling in Jakarta at the high level categoryof 53,57%, middle category of 46,43%, and0 % lower. From these findings that there are students at middle level category, these need to improvement and development of empathy students’ condition such as using audiovisual media (movie) or roleplay method in guding service
HUBUNGAN ASPIRASI EDUKASI ORANG TUA DENGAN PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER SISWA DI SMA 36 JAKARTA Puguh Adi Wibowo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.563 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.041.15

Abstract

Berdasarkan hasil pengolahan data antara variabel dihasilkan korelasi sebesar 0,601 dengan demikian ada hubungan positif kuat antar variabel, artinya bila variabel aspirasi edukasi orang tua meningkat atau ditingkatkan maka akan diikuti penguatan variabel pengambilan keputusan karier siswa.Nilai persamana regresi Ŷ=50,719+0,514X menujukan bahwa nilai murni atas variabel Proses pengambilan keputusan karier Siswa SMA Negeri 36 Jakarta Timur sebesar 50.719 sedangkan kontribusi variabel aspriasi edukasi orang tua sebesar 0,514 hasil uji hipotesis terlihat t hitung 6,425>t tabel 1,980 maka (Ha) diterima dengan ρ=0,000<α=0,05 dengan demikian variable aspriasi edukasi orang tua (X) dinyatakan signifikan terhadap Proses Pengambilan Keputusan Karier (Y), sehingga hipotesis penelitian diterima, artinya variable Aspriasi Edukasi Orang Tua dapat dijadikan tolok ukur terhadap Proses Pengambilan Keputusan Karier.
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN ADLERIAN TERHADAP PENGENDALIAN DIRI SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI JATINEGARA 10 PAGI JAKARTA TIMUR Rika Fitriana; Wirda Hanim; Djunaedi Djunaedi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.448 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.041.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Adlerian terhadap pengendalian diri siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN Jatinegara 10 Pagi pada bulan Oktober sampai denga November 2014. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan bentuk Pretest – Posttest Control Group Design. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 16 orang siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dan penggunaan pendekatan Adlerian dilakukan dalam bentuk konseling kelompok. Pengukuran pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan instrumen pengendalian diri berdasarkan teori dari Thomas Lickona. Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas yang telah dilakukan, instrumen ini memiliki 32 item pernyataan yang valid dan memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,915, yang berarti instrumen tersebut layak digunakan dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan dalam menguji hipotesis pada penelitian ini adalah Mann Whitney U Test. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh hasil nilai Asymp. Sig = 0.010. Hipotesis penelitian diuji pada taraf signifikansi α = 0.05 atau dengan tingkat kesalahan sebesar 5%, maka Nilai Asymp. Sig = 0.010 < nilai signifikansi α = 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan Adlerian berpengaruh secara positif terhadap pengendalian diri siswa kelas VI SDN Jatinegara 10 Pagi.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA KELAS VII DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 8 JAKARTA BARAT Trisakti Ayu Kusuma; Awaluddin Tjalla; Endang Setyowati
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.893 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.041.17

Abstract

Penelitian survey yang bersifat korelasional ini bertujuan untuk bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan sosial dan motivasi berprestasi siswa dan mengetahui ada hubungan positif dan signifikan antara dukungan sosial dan motivasi berprestasi siswa kelas VII di Madrasah Tsanawiyah Negeri 8 Jakarta Barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-November 2014. Populasi penelitian ini adalah 210 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Propotional Random Sampling dengan jumlah sampel 53 siswa. Skala yang digunakan adalah skala Likert. Teknik analisa data yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan reliabilitas sebesar 0,854 untuk instrumen dukungan sosial dan sebesar 0.826 untuk instrumen motivasi berprestasi artinya istrumen layak pakai. Data yang telah diperoleh didistribusikan dengan menggunakan kategorisasi yang dibuat dengan kelas interval dengan kategori tinggi, sedang dan rendah. Siswa kelas VII di Madrasah Tsanawiyah Negeri 8 Jakarta yang dikategorisasikan memiliki dukungan sosial tinggi sebanyak 13% dan motivasi berprestasi siswa tinggi sebanyak 17%, siswa yang dikategorisasikan memiliki dukungan sosial sedang sebanyak 47% dan motivasi berprestasi siswa sedang sebanyak 36%, siswa yang dikategorisasikan memiliki dukungan sosial rendah sebanyak 40% dan motivasi berprestasi siswa rendah sebanyak 47%. Implikasi dari hasil penelitian ini membantu guru bimbingan dan konseling dalam menangani siswa yang memiliki dukungan sosial rendah dan motivasi berprestasi rendah dengan memberikan layanan bimbingan dan konseling secara tepat sesuai kebutuhan siswa, serta guru bimbingan dan konseling dapat bekerja sama dengan orangtua agar lebih memperhatikan anak pada saat dilingkungan keluarga serta memberikan dukungan sosial baik dilingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan bekerjasama dengan guru mata pelajaran agar lebih perhatian pada siswa yang memiliki motivasi berprestasi yang rendah.
PERBEDAAN REGULASI DIRI SISWA DALAM BELAJAR DILIHAT DARI POLA ASUH AUTHORITATIVE, AUTHORITARIAN DAN PERMISIF Yuliana Nur Fatimah Juharta; Awaluddin Tjalla; Dede Rahmat Hidayat
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.626 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.041.18

Abstract

Regulasi diri merupakan kemampuan seseorang mengontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan regulasi diri dalam belajar berdasarkan pola asuh orang tua di SMP Dewi Sartika, Jakarta Timur. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data diperoleh dengan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan statistis deskriptif dan inferensial. Pengujian hipotesis menggunakan teknik ANOVA dan uji post hoc. Hasil analisis menunjukkan 55,29% diasuh dengan pola asuh authoritative, 7,06% diasuh dengan pola asuh authoritarian, 37,65% diasuh dengan pola asuh permisif. Tingkat regulasi diri siswa di SMP Dewi Sartika 20% tinggi, 63,53% sedang, dan 16,47% rendah. Pada pola asuh authoritative 34,05% tinggi, 65,95% sedang, 0% rendah. Pada pola asuh authoritarian 16,67% tinggi, 50% sedang, 33,33% rendah. Pada pola asuh permisif 0% tinggi, 62,5% sedang, 37,5% rendah. Setelah dilakukan uji ANOVA, terdapat perbedaan regulasi diri dalam belajar berdasarkan pola asuh dengan nilai f=0,00. Selanjutnya dilakukan uji post hoc dengan hasil terdapat perbedaan yang signifikan pada regulasi diri dalam belajar siswa yang diasuh menggunakan pola asuh authoritative dengan pola asuh authoritarian. Selain itu, terdapat pula perbedaan yang signifikan mengenai regulasi diri dalam belajar berdasarkan authoritative dan permisif. Akan tetapi tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara regulasi diri dalam belajar berdasarkan pola asuh authoritarian dan permisif.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 14 No. 1 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 2 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 2 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 1 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 2 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10 No 2 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10 No 1 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9 No 2 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9 No 1 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 2 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 1 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 2 (2018): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 1 (2018): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 2 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 1 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 2 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 1 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 2 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 1 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue