cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 19 No 1 (2019): April" : 8 Documents clear
Pertumbuhan Planlet Anggrek Dendrobium sp. pada Media Tahap III secara In-Vitro Fitri Lailatul Qomariyah; Parawita Dewanti
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.853

Abstract

Anggrek Dendrobium merupakan salah satu jenis anggrek yang memiliki beragam bentuk, warna serta ukuran. Perbanyakan anggrek Dendrobium telah banyak dilakukan secara in vitro dalam kondisi yang steril. Salah satu faktor penting dalam pertumbuhan bibit anggrek secara in vitro adalah jenis dan komposisi media tanam yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan zat pengatur tumbuh atonik pada dua tahap subkultur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 ulangan. Tahap III menggunakan media padat dengan penambahan zat pengatur tumbuh atonik yang terdiri atas empat perlakuan yakni 0 mL (P0), 0,5mL (P1), 1mL (P2) dan 1,5mL (P3). Data penelitian yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis menggunakan analisis ragam, dan dilanjutkan dengan Uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian tahap III menunjukan bahwa penambahan ZPT atonik 1 mL/L memberikan pengaruh pada tinggi planlet (6,62 mm), jumlah daun (3,46), jumlah akar (3,01) yang lebih baik dibandingkan kontrol
Alat Bantu Ramah Lingkungan Dengan Suara Untuk Ikan Pelagis Kecil Hasmawati Hasmawati; Muhammad Aras; Muhammad Sulaiman; Anwar Anwar; Syarifuddin Syarifuddin
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1394

Abstract

Pengembangan alat pemanggil ikan khususnya di bidang perikanan jaring angkat diarahkan untuk menemukan alat tangkap yang lebih efektif dan efisien untuk meningkatkan hasil tangkapan dan ramah lingkungan. Penggunaan alat bantu tangkap suara belum pernah digunakan oleh nelayan pengangkat di Sulawesi Selatan. Pengetahuan yang diharapkan adalah membuat alat bantu panggilan suara khususnya ikan pelagis kecil. Dalam penelitian ini, aspek yang diamati: persentase hasil tangkapan yang dihasilkan oleh tiga jenis suara dan menganalisis hasil tangkapan dalam kaitannya dengan Tingkat Kematangan Gonade untuk melihat keramahan lingkungan. Pembuatan alat pemanggil ikan dengan suara kedap air ini dilakukan di bengkel simulasi dan navigasi Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, kemudian dioperasikan di perairan Kecamatan Barru – Selat Makassar, dengan alat angkat jaring pada bulan Juni – Juli 2018. Hasil penelitian menunjukkan jenis suara I sangat baik untuk Stelophorus sp dengan persentase Gonade Maturity Lavel I 93%, sound II sangat baik untuk digunakan Sardinella sp dengan persentase Gonade Maturity Lavel IV 12% dan Gonade Maturity Lavel V 93% , sedangkan suara III sangat cocok untuk menarik perhatian ikan kembung (Rastrelliger sp) persentase Gonade Maturity Lavel IV 73% dan Gonade Maturity Lavel V 27%, tetapi sebaiknya digunakan setelah bulan Juli (setelah pemijahan)
Perkecambahan dan Pertumbuhan Biji Anggrek Phalaenopsis pada beberapa Kombinasi Komposisi Media dan Air Kelapa lisa erfa; Yuriansyah Yuriansyah; Rizka Novi Sesanti; Desi Maulida
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1148

Abstract

Komposisi media buatan yang digunakan merupakan salah satu faktor yang menentukan kecepatan perkecambahan dan pertumbuhan bibit anggrek dalam botol. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendapatkan kombinasi komposisi media dan air kelapa yang baik untuk perkecambahan dan pertumbuhan protocorm anggrek Phalaenopsis amabilis; dan 2) untuk mengetahui apakah pupuk daun dapat menggantikan penggunaan media dasar MS dalam perkecambahan biji dan membantu pertumbuhan protocorm anggrek Phalaenopsis. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai November 2017 di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Lampung. Ada 9 kombinasi perlakuan yang diujikan: P1 = MS tanpa penambahan air kelapa, P2 = MS ditambah air kelapa 75 ml. l-1, P3 = MS ditambah air kelapa 150 ml. l-1, P4 = Kristalon Hijau tanpa air kelapa, P5 = Kristalon Hijau ditambah 75 ml air kelapa. l-1, P6 = Kristalon Hijau ditambah 150 ml air kelapa. l-1, P7 = Tanam tanpa air kelapa, P8 = Tanam ditambah 75 ml air kelapa. l-1, dan P9 = Growmore ditambah 150 ml air kelapa. l-1. Pengamatan dilakukan terhadap waktu yang dibutuhkan benih untuk berkecambah dan kecepatan pertumbuhan protokorm hingga siap disubkultur. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Komposisi media terbaik untuk perkecambahan dan pertumbuhan protokorm anggrek Phalaenopsis adalah media dasar MS dengan penambahan air kelapa 75 ml. l-1 dilanjutkan dengan media MS dengan penambahan 150 ml air kelapa. l-1; 2) Pupuk Kristalon Hijau dengan penambahan air kelapa 75 ml. l-1 juga 150 ml. l-1 dapat digunakan untuk perkecambahan dan pertumbuhan protocorm anggrek Phalaenopsis menjadi semai, namun dengan waktu yang lebih lama dibandingkan media MS.
Uji Potensi Poh Konsorsium Rizobakteri Sebagai Pemicu Pertumbuhan Tanaman Sanseviera Zulfitriany DM; Sahruddin K; Ita Juwita
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1395

Abstract

Pemanfaatan konsorsium mikroba filosfer dan mikroba rizosfer merupakan langkah alternatif mengurangi dampak negatif penggunaan pupuk sintetik, untuk mencapai produksi tanaman Sanseviera yang tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengujipotensi Pupuk Organik Hayati POH ang merupakan konsorsium rizobakteri sebagai pemicu pertumbuhan Tananaman Sanseviera. Penelitian dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Pusat Kegiatan Penelitian Universitas Hasanuddin dan Pengujian respon pertumbuhan tanaman terhadap konsorsium rhizobakteri dilakukan di Greenhouse IbIKK Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Penelitian ini dilaksanakan dengan Bakteri rizosfer diambil dari perakaran tanaman Sanseviera yang sehat (kedalaman 20 cm). Tanah diayak dan dikering-anginkan kemudian dibawa ke Laboratorium Bioteknologi Pusat Kegiatan Penelitian Universitas Hasanuddin. Potensi konsorsium rizobakteri diukur dengan menguji kemampuan produksi IAA dan GA3. Produksi IAAdan GA3 diuji dengan menggunakan media nutrient broth dan reagen Salkowski (Gutierrez et al, 2009).Perubahanwarna pink dalam tabung reaksi menunjukkan produksi IAA. Konsentrasi Auksin diukur dengan menggunakan kurva standar  IAA dengan persamaan regresi Y=0,064 x + 0,09 diana R2= 0,995. Pengujian respon pertumbuhan tanaman dilakukan dengan 1 kontrol tanpa POH dan6 kombinasikonsorsiumbakteriyaitu (1) konsorsiumIsolat Sh.P2S1 dan Sh.P4S1, (2) konsorsium Isolat Sh.P2S1 dan Sh.P5S1, (3) konsorsiumIsolat Sh.P3S1 dan Sh.P4S1, 4) konsorsium Isolat Sh.P3S1 dan Sh.P5S1, (5) konsorsiumIsolat Sh.P2S1, Isolat Sh.P3S1 dan Sh.P4S1, dan  (6) konsorsiumIsolat Sh.P2S1, Isolat Sh.P3S1 dan Sh.Sh.P5S1. Parameter yang diukur: (1) Panjang Daun  (2) Lebar Daundan (3) Bobot Tanaman Sanseviera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pertambahan daun terbaik dan lebar daun adalah perlakuan dengan konsorsium bakteri NABP1 yaitu merupakan konsorsium 3 isolat yang memilikikemampuanfiksasi Nitrogen, kemampuan produksi IAA sebesar 1,4815 ppm dan GA3 sebesar 3,9426 ppm yang lebih baik dibandingkan dengan isolate lainnya., (2) Bobot Tanaman Sanseviera tertinggi adalah konsorsiumbakteri NABP1.
PKM Sentra Olahan Pala Pekon Tanjung Jati Ersan Ersan; Rachmad Edison; Febrina Delvitasari
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1169

Abstract

Program Hutan Rakyat dengan komoditas pala, sejak tahun 2010 diikuti oleh sekitar 80% petani Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Saat ini tanaman pala sudah mulai berbuah, namun pengolahan buahnya sebatas penjemuran fuli, biji, dan daging buah pala, sedangkan harga daging buah pala masih sangat rendah (basah Rp.2.000/kg atau kering Rp.7.000/ kg). Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi jangka pendek untuk membangun usaha pengolahan pala menjadi produk manisan, sirup, permen, dodol, wajik, wingko rasa pala, untuk meningkatkan nilai tambah produk. Objeknya adalah Kelompok Tani Berkah Jaya dan Kelompok Wanita Tani Khanggom Dipati dari Dusun Banjar Sari, Desa Tanjung Jati. Program Kemitraan Masyarakat dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut: penanganan pasca panen pala, peningkatan nilai tambah olahan pala, pelatihan manajemen usaha, pelatihan administrasi keuangan usaha, pelatihan desain kemasan dan promosi produk, pendampingan pemasaran produk, konsultasi dan bimbingan tanpa batas. Usaha yang dijalankan adalah produksi dan penjualan manisan pala dengan BEP 1,8 sedangkan usaha olahan lainnya belum mendapat pasar yang memadai.
Kualitas Serat Hasil Pengembangan Tanaman Kenaf (Hibiscus Cannabinus L) pada Lahan Pasca Tambang Batubara Roby Roby; Yuanita Yuanita; F.Silvi Dwi Mentari
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1417

Abstract

Kenaf merupakan penghasil serat batang dari famili Malvaceae yang mendapat perhatian serius dari dunia industri karena memiliki nilai komersial dan merupakan tanaman serat yang ramah lingkungan karena kemampuan kenaf yang tinggi dalam menyerap CO2. Percobaan pengembangan tanaman kenaf sebagai upaya pemanfaatan bekas tambang batubara di Desa Tanah Datar Kecamatan Muara Badak Provinsi Kalimantan Timur telah dilakukan dan menunjukkan bahwa kenaf mampu tumbuh dengan baik di lahan setelah pertama kali diberi biochar. dan ditanami Legume Cover Crop Mucuna sp. Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa serat kenaf yang ditanam di bekas tambang batubara memiliki kualitas yang baik dilihat dari analisis uji mutu dan ketahanan serat yang dihasilkan.
Introduksi Teknologi Integrasi Ternak Sapi dan Padi untuk Meningkatkan Pendapatan Petani di Desa Sawaru Andi Ridwan; Amriani Hambali; Siti Nurlelah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1392

Abstract

Rendahnya hasil produksi padi petani di Desa Sawaru disebabkan oleh kelangkaan pupuk kimia dan tingginya harga pada musim tanam, sehingga petani tidak dapat membeli pupuk sesuai kebutuhan tanaman. Sebaliknya, peternak memiliki sapi yang kotoran atau kotorannya berpotensi menjadi pupuk, baik dalam bentuk padat maupun cair. Pada saat yang sama, limbah jerami padi dapat diolah dan digunakan sebagai sumber makanan selama musim kemarau dan musim tanam, ketika pakan segar terbatas. Sistem integrasi sapi dan padi merupakan solusi terbaik untuk meningkatkan pendapatan petani. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki petani melalui kegiatan integrasi sapi dan padi, penerapan teknologi pemanfaatan limbah padi menjadi pakan ternak, penerapan teknologi pemanfaatan kotoran sapi menjadi pupuk organik yang diterapkan pada tanaman padi. Lokasi kegiatan berada di Desa Sawaru Kecamatan Camba Provinsi Sulawesi Selatan dan berlangsung dari bulan Maret sampai dengan Juni 2018, Metode yang digunakan berupa penyuluhan, pelatihan, pembuatan demplot (demplot) dan pengawasan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan sistem sapi dan padi, pembuatan pakan fermentasi dari limbah jerami padi, pembuatan pupuk organik, peningkatan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki petani, dan peningkatan pendapatan usaha pertanian. yang menggandakan pendapatan sebelumnya sebelum penerapan pola integrasi.
Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi menjadi Pupuk Organik Berkualitas Tinggi Sebagai Salah Satu Usaha Inovasi Kampus Yang Bernilai Ekonomi Erna Halid; Nurmiaty Nurmiaty; Seniorita Seniorita
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1393

Abstract

Menurunnya produktivitas lahan disebabkan oleh degradasi kesuburan lahan akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Selain itu, kelangkaan pupuk yang dibutuhkan di tingkat petani menyebabkan petani kesulitan dalam mencari pupuk, dan harga pupuk kimia cenderung terus meningkat seiring dengan turunnya subsidi pupuk dari pemerintah. Solusi yang ditawarkan PPUPIK adalah menyediakan produk pupuk organik lengkap yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman serta meningkatkan kesehatan dan kualitas hasil produksi. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa entrepreneurship di sekitar kampus sebagai wujud penerapan teknologi, menyediakan masyarakat dengan pupuk organik padat dan cair yang berkualitas, serta meningkatkan inovasi teknologi pemanfaatan sampah organik. Kegiatan berlangsung selama delapan bulan di areal Perkebunan Jurusan Pertanian Kampus Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Metode yang digunakan adalah penerapan prinsip-prinsip manajemen usaha yang meliputi manajemen produksi, pemasaran, keuangan dan pengembangan, selain itu metode riset pasar dan metode studi banding. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan jiwa kewirausahaan dikalangan dosen dan mahasiswa, peningkatan minat berwirausaha mahasiswa dari angka nol menjadi tiga mahasiswa melalui magang di lokasi PPUPIK. Inovasi semakin meningkat, sehingga ketersediaan pupuk organik yang berkualitas menjadi mungkin. Terdapat peningkatan pendapatan usaha sebesar Rp 32.000.000 pada akhir Juni 2018, dengan total produksi pupuk organik padat 25 ton dan pupuk organik cair 500 liter.

Page 1 of 1 | Total Record : 8