Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Milled Rice Quality Evaluation of Some Hope Strain Rice Field Rice (Oryza sativa L.) Yuriansyah, Yuriansyah
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.463 KB) | DOI: 10.25181/jppt.v17i1.42

Abstract

The purpose of this study was to determine the quality of milled rice paddy rice several promising lines. The study was conducted in the village of Banjarrejo District of Batang, East Lampung Regency and Lampung State Polytechnic in November 2012 using a completely randomized design with 10 treatments and three replications. The treatment consisted of 10 new rice paddy promising lines 1. IPB 3S, 2. IPB 4S, 5R IPB 3., 4. IPB6R, 5. IPB117-F-7-2-1, 6. IPB 117-F-7-7 -1, 7. IPB 117-F-14-4-1, 8 IPB 117-F-15-4-1, 9. IPB 117-F-20-1-1, and 10. The IPB 117-F- 80-2-1. The results showed that the quality of milled rice paddy rice several promising lines tested have diversity in terms of: rendemen , milling degree, water content, grain heads, broken grains, brewers grains, grains of red, yellow grain, grain whitewash, and grains. Eight promising lines meet minimum standards milling degree, 10 strains meet the standard of a maximum water content, 2 lines meet minimum standards of grain heads, two lines meet minimum standards of broken grains, 9 strains meet the minimum standards of red grains, 7 strains meet minimum standards yolks, 1 strains meet minimum standards grains whitewash, 10 strains meet the minimum standards of foreign objects, and 6 lines meet minimum standards grains of milled rice quality requirements of quality I ISO 6128: 2008.Keywords: quality of milled rice, promising lines, paddy rice
PENGARUH FORMULASI MEDIA DAN KONSENTRASI AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN PROTOKORM ANGGREK PHALAENOPSIS IN VITRO Erfa, Lisa; Yuriansyah, Yuriansyah
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 12, No 3 (2012)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v12i3.213

Abstract

The objective of this research was to find combination of media formulation and coconut water consentrasions in stimulating in vitro Growth of Phalaenopsis protocorm. The research was conducted in Factorial Completely Randomaized Design. The first factor is the media formulation (Knudson C, fertilizer Vitabloom, Green Kristallon , and Grownmore). The second factor is coconut water consentrasion (0, 75, 150, 225 ml l-1). Each treatment combination was replicated three times. The result showed that(1) Vitabloom and green kristallon fertilizers gave a better significant growth of seedling height than Grownmore but no significant difference with Knudson C; (2) the additions of Coconut water 225 ml l-1gave the best in growth of height seedling, followed by coconut water 150 ml l-1; and (3) the best treatment combination was green kristallon with coconut water 150 ml l-1, followed by vitabloom and green kristallon added with coconut water 225 ml l-1. Keywords: Formulation media, coconut water, protocorm, Phalaenopsis, in vitro.
KEBERHASILAN AKLIMATISASI DAN PEMBESARAN BIBIT KOMPOT ANGGREK BULAN (PHALAENOPSIS) PADA BEBERAPA KOMBINASI MEDIA TANAM Erfa, Lisa; Maulida, Desi; Sesanti, Rizka Novi; Yuriansyah, Yuriansyah
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v19i2.1420

Abstract

Aklimatisasi merupakan tahap yang kritis bagi plantlet. Pada lingkungan yang baru plantlet dapat mengalami cekaman lingkungan. Kondisi lingkungan seperti media yang tidak mendukung pada tahap aklimatisasi dapat menyebabkan kematian plantlet.  Penelitian ini bertujuan:  1)  Mendapatkan kombinasi  media yang paling baik bagi keberhasilan aklimatisasi plantlet anggrek Phalaenopsis; 2)Mengetahui apakah terdapat interaksi antara media bagian bawah dengan atas pot; 3) Mendapatkan kombinasi media yang paling baik bagi pertumbuhan bibit anggrek anggrek Phalaenopsis pada tahap pembesaran, dan 4) Melihat apakah media sabut kelapa dapat digunakan untuk aklimatisasi dan pembesaran anggrek Phalaenopsis.  Penelitian dilaksanakan di rumah jaring Politeknik Negeri Lampung dari bulan Maret hingga Agustus 2018.  Plantlet diaklimatisasikan 4 minggu.  Percobaan faktorial dilaksanakan dalam rancangan acak kelompok. Faktor A :  macam media bagian bawah (bata/arang).  Faktor B :  macam media bagian atas (moss sphagnum/pakis/sabut kelapa).  Enam kombinasi perlakuan dicobakan (masing-masing dengan 10 ulangan), yaitu:   P1 (bata+moss); P2 (bata+pakis); P3 (bata+sabut kelapa); P4 (arang+moss); P5 (arang+pakis); dan P6 (arang+sabut kelapa).  Peubah yang diamati: 1)  persen keberhasilan plantlet menjadi bibit, 2) tinggi bibit, 3) panjang daun, 4) lebar daun, dan 5) jumlah daun.   Data yang diperoleh dilakukan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji BNJ 5%.  Hasil penelitian menunjukkan: 1) Media moss atau pakis dikombinasikan dengan bata maupun arang memberikan persen keberhasilan aklimatisasi plantlet anggrek Phalaenopsis yang paling baik (100%); 2) Tidak terdapat interaksi antara media bagian atas dengan bagian bawah; 3) Kombinasi media yang paling baik bagi pertumbuhan bibit anggrek Phalaenopsis pada tahap pembesaran adalah moss baik dikombinasikan dengan bata ataupun arang, kemudian diikuti oleh pakis (dikombinasikan dengan bata ataupun arang); dan 4) Media sabut kelapa dapat digunakan untuk aklimatisasi dan pembesaran bibit anggrek Phalaenopsis bila  dilakukan penyiraman yang lebih intensif.
Perkecambahan dan Pertumbuhan Biji Anggrek Phalaenopsis pada beberapa Kombinasi Komposisi Media dan Air Kelapa lisa erfa; Yuriansyah Yuriansyah; Rizka Novi Sesanti; Desi Maulida
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i1.1148

Abstract

Komposisi media buatan yang digunakan merupakan salah satu faktor yang menentukan kecepatan perkecambahan dan pertumbuhan bibit anggrek dalam botol. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendapatkan kombinasi komposisi media dan air kelapa yang baik untuk perkecambahan dan pertumbuhan protocorm anggrek Phalaenopsis amabilis; dan 2) untuk mengetahui apakah pupuk daun dapat menggantikan penggunaan media dasar MS dalam perkecambahan biji dan membantu pertumbuhan protocorm anggrek Phalaenopsis. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai November 2017 di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Lampung. Ada 9 kombinasi perlakuan yang diujikan: P1 = MS tanpa penambahan air kelapa, P2 = MS ditambah air kelapa 75 ml. l-1, P3 = MS ditambah air kelapa 150 ml. l-1, P4 = Kristalon Hijau tanpa air kelapa, P5 = Kristalon Hijau ditambah 75 ml air kelapa. l-1, P6 = Kristalon Hijau ditambah 150 ml air kelapa. l-1, P7 = Tanam tanpa air kelapa, P8 = Tanam ditambah 75 ml air kelapa. l-1, dan P9 = Growmore ditambah 150 ml air kelapa. l-1. Pengamatan dilakukan terhadap waktu yang dibutuhkan benih untuk berkecambah dan kecepatan pertumbuhan protokorm hingga siap disubkultur. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Komposisi media terbaik untuk perkecambahan dan pertumbuhan protokorm anggrek Phalaenopsis adalah media dasar MS dengan penambahan air kelapa 75 ml. l-1 dilanjutkan dengan media MS dengan penambahan 150 ml air kelapa. l-1; 2) Pupuk Kristalon Hijau dengan penambahan air kelapa 75 ml. l-1 juga 150 ml. l-1 dapat digunakan untuk perkecambahan dan pertumbuhan protocorm anggrek Phalaenopsis menjadi semai, namun dengan waktu yang lebih lama dibandingkan media MS.
Effectiveness of 'Kasgot' Organic Fertilizer on the Growth and Yield of Edamame Soybean on Organic Farming Saputra, Hidayat; Septiana, Septiana; Sari, Evi Yunita; Dulbari, Dulbari; Ahyuni, Destieka; Yuriansyah, Yuriansyah
JURNAL AGROTROPIKA Vol 23, No 2 (2024): Jurnal Agrotropika Vol 23 No 2, Oktober 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v23i2.9272

Abstract

The objectives of this study were to determine whether the application of kasgot organic fertilizer can increase the growth and yield of edamame, determine whether the effectiveness of kasgot organic fertilizer is better than non-kasgot organic fertilizer, and determine the best combination of kasgot organic fertilizer and non-kasgot organic fertilizer in increasing the growth and yield of soybeans. The treatments used: no organic fertilizer (control) (P0), non kasgot solid organic fertilizer (P1), non kasgot liquid organic fertilizer (P2), kasgot solid organic fertilizer (P3), kasgot liquid organic fertilizer (P4), non kasgot solid and liquid organic fertilizer (P5), kasgot solid and liquid organic fertilizer (P6), and non kasgot organic fertilizer and kasgot organic fertilizer (P7). The research findings indicate that the application of organic fertilizer enhances the growth and yield of soybeans compared to the control. Specifically, the combination of solid kasgot organic fertilizer (5 t ha-1) with liquid kasgot (50 ml L-1 water) produced the best plant growth and number of pods plant-1. It was also reported that the variables of number of branches, plant height, and plant wet weight significantly positively correlate with the number of pods plant-1.
PEMBERDAYAAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI DESA WIYONO KAB. PESAWARAN MENUJU KELOMPOK TANI MANDIRI DAN PROFESIONAL DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN PROVINSI LAMPUNG Mutaqin, Zainal; Yuriansyah, Yuriansyah; Rochman, Fajar; Priyadi, Priyadi; Rahmadi, Rizky; Sari, Evi Yunita
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v5i2.3774

Abstract

Desa Wiyono merupakan desa pertanian memiliki potensi sumber daya alam yang sangat kaya walaupun dilingkup perkotaan. Komoditas utama sektor pertanian adalah padi dan perkebunan juga merupakan unggulan dengan luas areal 549 ha (78% dari luas wilayah Desa) dengan komoditi utama kakao. Kurangnya kapasitas yang memadai telah menjadi kendala dalam meningkatkan ketahanan pangan bagi kelompok tani Desa Wiyono. Diperlukan peningkatan kemandirian dan dinamika kelompok tani melalui transfer teknologi berupa teknik pengomposan dengan memanfaatkan agen hayati serta upaya mendorong kelembagaan berusaha tani yang berbadan hukum. Program membimbing kelompok tani dalam proses pendirian Badan Usaha Milik Petani (BUMP) dilakukan dengan mengadakan pelatihan tentang penyelenggaraan administrasi kelompok. Pelatihan mengenai teknik pengomposan organik fokus pada pemanfaatan limbah pertanian dan organik sebagai bahan baku untuk menghasilkan kompos dengan modul komposter. Dengan penerapan teknik pengomposan yang efektif, kelompok tani dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Pendekatan ini bukan hanya memberikan manfaat ekonomi langsung bagi kelompok tani, tetapi juga memperkuat kapasitas mereka dalam mengelola usaha pertanian secara berkelanjutan. Oleh karena itu, implementasi program ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat diadopsi oleh komunitas pertanian serupa di wilayah sekitarnya.
Effectiveness of 'Kasgot' Organic Fertilizer on the Growth and Yield of Edamame Soybean on Organic Farming Saputra, Hidayat; Septiana, Septiana; Sari, Evi Yunita; Dulbari, Dulbari; Ahyuni, Destieka; Yuriansyah, Yuriansyah
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 23 No. 2 (2024): Jurnal Agrotropika Vol 23 No 2, Oktober 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v23i2.9272

Abstract

The objectives of this study were to determine whether the application of kasgot organic fertilizer can increase the growth and yield of edamame, determine whether the effectiveness of kasgot organic fertilizer is better than non-kasgot organic fertilizer, and determine the best combination of kasgot organic fertilizer and non-kasgot organic fertilizer in increasing the growth and yield of soybeans. The treatments used: no organic fertilizer (control) (P0), non kasgot solid organic fertilizer (P1), non kasgot liquid organic fertilizer (P2), kasgot solid organic fertilizer (P3), kasgot liquid organic fertilizer (P4), non kasgot solid and liquid organic fertilizer (P5), kasgot solid and liquid organic fertilizer (P6), and non kasgot organic fertilizer and kasgot organic fertilizer (P7). The research findings indicate that the application of organic fertilizer enhances the growth and yield of soybeans compared to the control. Specifically, the combination of solid kasgot organic fertilizer (5 t ha-1) with liquid kasgot (50 ml L-1 water) produced the best plant growth and number of pods plant-1. It was also reported that the variables of number of branches, plant height, and plant wet weight significantly positively correlate with the number of pods plant-1.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Bagi Peserta Didik di SDN 001/IV Kota Jambi Aslikah, Binti; Tyas, Anggun Shintya Ning; Wulandari, Aprilia Harma; Maesaroh, Binti; Yuriansyah, Yuriansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14294

Abstract

Pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan identitas bangsa. Dalam konteks globalisasi dan dinamika sosial yang terus berkembang, pembentukan identitas bangsa menjadi semakin relevan. Nilai-nilai pancasila sebagai ideologi negara memiliki peran krusial dalam membentuk karakter peserta didik khususnya di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai pancasila di lingkungan Sekolah Dasar (SD). Metode yang digunakan adalah deskriptip kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dilakukan melalui kegiatan pembelajaran dengan mengajarkan serta menanamkan nilai-nilai pancasila melalui penerapan dalam kegiatan di sekolah baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
Response of Shoots from Porang Leaf Bulbs to Cytokinins and IAA in Shoot Multiplication In Vitro Erfa, Lisa; Maulida, Desi; Hamiranti, Rahmadyah; Ferziana, Ferziana; Yuriansyah, Yuriansyah; Safitri, Betari; Yeni, Yeni
International Journal of Applied Sciences and Smart Technologies Volume 06, Issue 1, June 2024
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/ijasst.v6i1.7533

Abstract

The growth regulators in media have the potential to significantly influence the process of in vitro plant regeneration. The response of explants in forming shoots also depends on the type and the combination of growth regulators. This research aimed to identify the most optimal type and concentration of cytokinin for the multiplication of in vitro porang shoots. Additionally, it determined whether the addition of cytokinins should be accompanied by auxin/IAA for porang shoot multiplication. To achieve these objectives, a completely randomized design with six replications was employed, followed by a 5% BNJ. The tested treatments consisted of various combinations of growth regulators. Several observations were recorded, including the speed of explants forming prospective shoots/shoots (days), the age of the explants forming prospective shoots/shoots, the number of prospective shoots and shoots produced per explant, and shoot height (cm). The results showed that 1) Tdz 2 and IAA 0.5 mg.l-1 formed the highest shoots candidates and shoots in porang multiplication in vitro, and 2) the addition of BAP and Tdz 2 mg.l-1 should be combined with IAA 0.5 mg.l-1, while BAP and Tdz 3 mg.l-1 did not require IAA.
TRANSFER TEKNOLOGI DEKOMPOSER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN DI KELOMPOK TANI TUNAS JAYA DESA KALIREJO Dwi Putri, Anna; Yuriansyah, Yuriansyah; Sari, Evi Yunita; Priyadi, Priyadi; Sudrajat, Denny; Subarjo, Subarjo; Irpawa, Dea Musytari Intan; Pujiana, Tri
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8546

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan petani di Desa Kalirejo, Kecamatan Negeri Katon, yang masih bergantung pada pupuk kimia dan belum optimal dalam memanfaatkan limbah pertanian. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan berdampak pada penurunan kesuburan tanah serta meningkatnya biaya produksi. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pengolahan limbah pertanian menjadi pupuk organik dengan bantuan teknologi dekomposer. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam membuat pupuk kompos menggunakan dekomposer agar proses pengomposan menjadi lebih cepat dan efisien. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi langsung, serta evaluasi melalui kuesioner pretest dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan dan pemahaman petani terhadap pembuatan pupuk kompos. Nilai rata-rata pretest sebesar 55,2 meningkat menjadi 85,45 pada post-test, atau naik sebesar 30,8 poin (55,8%). Selain itu, efisiensi waktu pembuatan kompos meningkat dari tiga bulan menjadi satu bulan. Petani juga mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri sehingga mengurangi biaya dan ketergantungan terhadap pupuk kimia. Kegiatan ini membuktikan bahwa transfer teknologi dekomposer efektif dalam meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan usaha tani.